The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

KUMPULAN MATERI TEMA 1 KELAS 3 SEKOLAH DASAR

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by tyanmunggaran, 2022-10-07 14:52:50

MATERI TEMA 1

KUMPULAN MATERI TEMA 1 KELAS 3 SEKOLAH DASAR

Keywords: TEMA 1,KELAS 3 SD

SDN 221 BABAKAN SENTRAL

RANGKUMAN MATERI
KELAS 3

Disusun Oleh :

SEPTIANA MUNGGARANI, S.Pd
NIP. 199009142019032006

PEMERINTAH KOTA BANDUNG
DINAS PENDIDIKAN
TAHUN 2020

Page 1

RANGKUMAN MATERI BAHASA INDONESIA
PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)
KELAS III C

BAHASA INDONESIA
KD 3.4 Mencermati kosakata dalam teks tentang konsep cirri-ciri, kebutuhan (makanan dan tempat
hidup), pertumbuhan, dan perkembangan makhluk hidup yang ada di lingkungan setempat yang
disajikan dalam bentuk lisan, tulis, visual, dan/ atau eksplorasi lingkungan.

• Makhluk hidup digolongkan menjadi tiga, yaitu manusia, hewan, dan tumbuhan

Ciri-ciri makhluk hidup yaitu:
1. Bernapas

Semua makhluk hidup bernapas. bernapas adalah proses mengambil oksigen (O2), dari luar dan
mengeluarkan karbondioksida (CO2 ) dari dalam tubuh. Oksigen di perlukan makhluk hidup untuk
membakar makanan dalam tubuh. pembakaran itu menghasilkan energy. energy yang dihasilkan
digunakan untuk bergerak dan beraktivitas

• Manusia bernapas dengan paru-paru

• Tumbuhan bernapas melalui stomata (mulut daun), lenti sel (pori-pori kulit batang), atau rambut

akar.
• Hewan bernapas dengan cara berbeda-beda, yaitu:

➢ paru-paru → contohnya sapi, singa, ikan paus

➢ insang → contohnya ikan

➢ trakea → contohnya belalang, kupu-kupu, kumbang

➢ kulit → cacing

➢ paru-paru dan kulit →katak

➢ paru-paru dan kantung udara → burung

2. Bergerak
Bergerak merupakan salah satu ciri makhluk hidup. gerak manusia dan hewan dapat kalian lihat dengan
jelas. ketika bergerak, manusia dan hewan menggunakan alat gerak.
• alat gerak manusia adalah tangan dan kaki.
• alat gerak hewan dapat berupa sayap, kaki dan sirip.
• tumbuhan bergerak, tetapi tidak mudah dilihat. contohnya : gerak pada tumbuhan adalah daun
putri malu akan menutup jika disentuh, daun petai cina menutup pada sore hari. bunga matahari
yang selalu menghadap matahari.

No Cara Bergerak Ciri Hewan Alat Gerak Contoh Hewan
kuda, ayam, unta
1. Berjalan cirinya mempunyai kaki yang kaki
2. Melompat kuat kaki katak, kangguru, kelinci
3. Terbang cirinya kaki belakang lebih sayap
4. Berenang panjang dari kaki depan Sirip, ekor kelelawar, kupu-kupu, lebah
memiliki sayap yang fungsinya
untuk terbang anjing laut, ikan, lumba-
Memiliki sirip dan ekor lumba
ular, cacing, larva
5. Melata otot perut sebagai alat gerak Otot perut Semut, cicak
6. Merayap Hewan merayap menggunakan kaki
kakinya yang bersendi untuk
melompat dan berjalan

Page 2

3. Memerlukan makanan

seluruh makhluk hidup memerlukan makanan, makanan berasal dari hewan dan tumbuhan. makanan

hewan berbeda-beda.

contohnya

kambing : makan rumput dan daun

ayam : biji-bijian

tumbuhan : tumbuhan dapat membuat makanan sendiri dengan bantuan cahaya. terutama cahaya

matahari. proses pembuatan makanan pada tumbuhan disebut fotosintesis.

• Manusia

Manusia tergolong makhluk hidup pemakan segala, pemakan tumbuhan dan pemakan daging.

• Hewan
➢ Herbivora adalah hewan pemakan tumbuhan.

Ciri-ciri hewan herbivora : berkaki empat, berdarah panas, hidup di daratan, vivipar (beranak),

mamalia.

Misalnya, sapi, kerbau, kuda, domba kelinci
➢ Karnivora adalah hewan pemakan daging.

Ciri-ciri hewan karnivora :

• Apabila mamalia : berkaki empat, gigi tajam, hidup di darat, vivipar (beranak). Contohnya singa,

harimau, macan.

• Apabila hewan laut : berkembang biak secara ovovivipar, memiliki ukuran tubuh yang besar.

terkecuali sejenis piranha. Contohnya ikan hiu.

• Apabila sejenis burung : memiliki cakar yang tajam dan paruh yang runcing. Contohnya burung

elang.
➢ Omnivora adalah hewan pemakan segala.

Ciri-ciri hewan omnivora :

Apabila sejenis burung: berkembang biak secara ovipar, berdarah panas/dingin, mengerami telurnya,

berkaki dua. Misalnya : Ayam, angsa, burung dan itik.

▪ Tumbuhan
Tumbuhan memperoleh makanan dari hasil proses fotosintesis.
Proses fotosintesis mutlak memerlukan cahaya matahari, sebab kata “foto” sendiri adalah berarti cahaya.
Selain itu fotosintesis juga memerlukan air dan karbondioksida alias CO2.
Jadi bahan baku untuk melakukan fotosintesis adalah :
1) Karbondioksida
2) Air
3) Cahaya matahari

Jadi fotosintesis terjadi di daun, karena di daun inilah terletak zat klorofil (zat yang membuat kebanyakan
daun berwarna hijau) yang juga diperlukan untuk melakukan fotosintesis.

Urutan prosesnya adalah sebagai berikut:

1. Klorofil atau zat hijau daun menyerap energi dari cahaya matahari.
2. Energi matahari yang diserap ini berfungsi untuk memecah air menjadi hidrogen dan oksigen.
3. Tumbuhan hanya membutuhkan hidrogen, sementara oksigen tidak dibutuhkan dan akan dibuang ke

udara.
4. Hidrogen akan bertemu dengan karbondioksida dan menghasilkan glukosa. Glukosa inilah yang

sebenarnya adalah makanan bagi tumbuhan dan merupakan masakan hasil dari proses fotosintesis.

Page 3

4. Berkembang biak
Berkembang biak merupakan kemampuan dari makhluk hidup untuk menghasilkan keturunan.
Perkembangbiakan untuk melestarikan jenisnya. Tujuan dari perkembangbiakan adalah sebagai cara untuk
mempertahankan jenisnya supaya tidak mengalami kepunahan.

• Manusia berkembang biak dengan cara melahirkan.

• Hewan berkembang biak dengan cara:

➢ Bertelur (ovivar) : ayam, bebek, ikan

➢ Melahirkan (vivipar) : kucing, kambing, tikus

➢ Bertelur-melahirkan (ovovivipar) : ikan pari, hiu, kadal

• Tumbuhan berkembang biak dengan cara:
➢ Biji → biji merupakan alat pekembangbiakan yang utama pada tumbuhan biji. contohnya: padi,

jagung, pepaya.
➢ Tunas → yaitu bagian batang yang memiliki bakal tunas, contohnya: bambu, pohon kelapa, pohon

pisang
➢ Setek → yaitu cara memperbanyak tanaman dengan menggunakan potongan tubuh tanaman (akar,

daun, batang). Contohnya: pohon singkong, kentang, tebu
➢ Okulasi →yaitu cara menempelkan bagian kulit pohon yang memilki tunas pada irisan batang

pohon lain. Contohnya: alpukat rambutan, durian

Page 4

5. Makhluk Hidup Dapat Tumbuh dan Berkembang
• Pengertian Tumbuh

makhluk hidup tumbuh. Tumbuh artinya proses bertambahnya ukuran tubuh. Pertumbuhan manusia
dipengaruhi oleh makanan dan juga kebiasaan berolahraga. Proses pertumbuhan pada manusia:
Contohnya :Batang tumbuhan yang tadinya 2 cm menjadi 5 cm, Bayi yang beratnya 5 kg berubah menjadi
6,5 kg.
Proses pertumbuhan pada manusia

bayi → anak- anak → remaja → dewasa

Proses pertumbuhan pada hewan berbeda-beda, sesuai dengan jenisnya. Contoh pertumbuhan pada
ayam:

Proses pertumbuhan pada tumbuhan, contohnya:

Biji → tumbuh akar → tumbuh batang → daun → pohon/ tanaman

• Pengertian Berkembang.
Berkembang merupakan salah satu perubahan organisme ke arah kedewasaan dan biasanya tidak bisa
diukur oleh alat ukur atau bersifat kualitatif.
Contohnya : Pematangan sel ovum dan sperma. Pematangan hormon-hormon dalam tubuh
6. Makhluk Hidup Peka Terhadap Rangsangan
Makhluk hidup peka terhadap perubahan yang terjadi di sekitarnya. Alat pengenal lingkungan pada manusia,
hewan dan tumbuhan berupa rangsang. dapat berupa cahaya, bunyi, rasa atau sentuhan. Tumbuhan tidak
memiliki alat indra, tatapi peka terhadap rangsang. Misalnya tumbuhan putri malu menguncup daunnya jika
disentuh, dan pertumbuhan batang kea rah cahaya matahari.
Semua makhluk hidup menanggapi rangsangan. Kemampuan makhluk hidup memberi tanggapan rangsangan
disebut iritabilitas. iritabilitas pada manusia dan hewan menggunakan pancaindra. Pancaindra terdiri atas
mata untuk melihat, hidung untuk mencium, lidah untuk mengecap, dan kulit untuk meraba.
7. Makhluk Hidup Mampu Beradaptasi
Untuk bertahan hidup dilingkungannya, setiap makhluk hidup menyesuaikan diri dengan lingkungannya.
Tempat hidup makhluk hidup dapat melakukan aktivitasnya disebut habitat. Jika makhluk hidup tidak bisa
menyesuaikan diri dengan lingkungannya maka akan mati atau harus berpindah kelingkungan baru.
Kemampuan makhluk hidup untuk menyesuaikan diri dengan lingkungannya disebut adaptasi.

Page 5

Pengertian Beradaptasi adalah menyesuaikan diri terhadap lingkungannya. Makhluk hidup mempu
beradaptasi dengan lingkungannya.
Macam-macam adaptasi yaitu:
1) Adaptasi morfologi,

Adaptasi morfologi adalah penyesuaian terhadap lingkungan yang berhubungan dengan bentuk tubuh
atau alat tubuh.
2) Adapatasi tingkah laku,
Adapatasi tingkah laku adalah penyesuaian terhadap lingkungan dalam bentuk tingkah laku
misalnya hewan berimigrasi ke lain tempat yang banyak sumber makanan
3) Adaptasi fisiologis.
Adaptasi fisiologis adalah penyesuaian fungsi alat tubuh terhadap keadaan lingkungan. Misalnya
berkeringat saat cuaca panas.

METAMORFOSIS
• Pengertian metamorfosis adalah proses perubahan bentuk dan struktur yang terjadi pada hewan,
mulai dari embrio sampai menjadi hewan dewasa.

➢ Metamorfosis ada 2 jenis, yaitu:
1. Metamorfosis sempurna

Metamorfosis sempurna adalah metamorfosis yang melalui tahap-tahap perubahan bentuk yang sangat
berbeda dengan hewan dewasanya
2. Metamorfosis tidak sempurna.
Metamorfosis tidak sempurna.adalah metamorfosis yang bentuknya tetap sama dengan hewan
dewasanya.

➢ Katak termasuk hewan vertebrata (bertulang belakang) yang melalui metamorfosis dalam proses
pertumbuhannya.

➢ Proses metamorfosis katak sendiri termasuk jenis metamorfosis sempurna karena bentuk tubuhnya
sangat berbeda antara satu fase metamorfosis dengan fase metamorfosis lainnya.

✓ Daur hidup katak secara umum urutan metamorfosis katak terdapat 4 fase, yaitu:
fase telur → fase berudu → fase katak muda → fase katak dewasa.

✓ Contoh hewan yang mengalami metamorfosis sempurna adalahKatak

1. Nyamuk 3. katak

2. Capung 4. kupu-kupu

8. Memerlukan suhu tubuh tertetu
Tubuh akan berkeringat jika berada pada suhu yang terlalu tinggi. Sebaliknya, tubuh kalian akan menggigil
jika berada pada suhu terlalu dingin. semua itu dilakukan tubuh agar memiliki suhu tubuh yang sesuai

9. Mengeluarkan zat sisa makanan

Page 6

Zat sisa dari proses produksi harus dikeluarkan, jika tidak dikeluarkan, zat sisa akan menjadi racun yang
membahayakan kesehatan. Zat sisa dapat berupa gas, cairan atau zat padat. alat pengeluaran zat sisa pada
hewan dan manusia adalah paru-paru mengeluarkan karbon dioksida (CO2 ) , ginjal mengeluarkan urine,
dan kulit mengeluarkan keringat.

Page 7

PERKEMBANGBIAKAN TUMBUHAN
Tumbuhan dapat berkembangbiak dengan 2 cara yaitu:
1. Perkembangbiakan vegetatif

Perkembangbiakan vegetatif adalah perkembangbiakan tumbuhan tanpa melalui proses peleburan sel
kelamin jantan dan betina.
Perkembangbiakan vegetatif ada 2 macam yaitu:
1) Perkembangbiakan vegetatif alami

Perkembangbiakan vegetatif alami adalah perkembangbiakan tumbuhan tanpa campur tangan
manusia.
❖ Biji adalah tumbuhan yang ditanam dengan menggunakan bijinya.

Contoh : semangka, apel, durian, kelengkeng, sirsak, jeruk, alpukat, rambutan, jagung dll.

❖ Tunas adalah bagian tumbuhan yang baru tumbuh dari kecambah atau kuncup yang berada di
atas permukaan tanah/media tanam.
Contoh : pisang, bambu, tebu, nanas, cocor bebek, kelapa, cemara, sukun dll.

❖ Spora adalah alat perkembangbiakan yang terdiri atas satu atau beberapa sel yang dihasilkan

dengan berbagai cara pada tumbuhan rendah yang berukuran sangat halus.

Contoh : paku-pakuan, jamur, ganggang, suplir dll.

Paku-pakuan Jamur

Page 8

❖ Umbi batang adalah umbi yang terbentuk dari batang atau struktur modifikasi batang yang
tumbuh dan berkembang di dalam tanah dan ujungnya menggelembung menjadi umbi.
Contoh : ubi jalar, singkong, kentang, bengkuang

❖ Umbi lapis adalah sejenis umbi yang terbentuk dari tumpukan (pangkal) daun yang tersusun
rapat.
Contoh : bawang merah, bawang bombay, bunga bakung

❖ Akar tunggang / umbi akar / akar tinggal adalah akar tanaman yang berupa akar besar dan bagian
dari kelanjutan batang
Contoh : lengkuas, jahe, kunyit, temulawak, wortel, lobak, singkong dll.

2) Perkembangbiakan vegetatif buatan
Perkembangbiakan vegetatif buatan adalah perkembangbiakan yang dilakukan dengan bantuan
manusia.
Contoh :
❖ Stek adalah perkembangbiakan dengan cara menanam bagian tumbuhan seperti batang atau
daun tanpa menunggu tumbuhnya akar baru.
Contoh : singkong, mawar, tebu, bougenville, cempaka, beringin, sirih, melati, lidah mertua dll.
Page 9

❖ Runduk adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan cara membengkokkan cabang tanaman
hingga ke tanah, lalu memendamnya dengan tanah.
Contoh : strowbery, anggur, apel, alamanda, melati dll.

❖ Cangkok adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan cara membuat batang tanaman menjadi
berakar. Penccangkokan dilakukan pada tanaman buah buahan dikotil dan kayunya mengandung
kambium.
Contoh : mangga, sawo, jambu air, jambu biji, jeruk, kedondong, rambutan dll.

❖ Menyambung adalah adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan cara menyambung batang
bawah dan batang atas dua tanaman yang sejenis, dengan tujuan untuk untuk menggabungkan
sifat-sifat unggul dari kedua tanaman sehingga memperoleh tanaman baru yang memiliki sifat
sifat unggul.
Contoh : durian, mangga, kopi dll.

2. Perkembangbiakan generatif
Perkembangbiakan generatif adalah proses perkembangbiakan yang membutuhkan alat kelamin jantan
dan alat kelamin betina melaui penyerbukan dan pembuahan.
Contoh : kamboja, kembang sepatu

Page 10

DONGENG

✓ Pengertian dongeng adalah suatu karya sastra lama yang berisi cerita luar biasa dan penuh khayalan (fiksi)
yang oleh masyarakat umum dianggap sebagai cerita yang tidak benar-benar terjadi.

✓ Dongeng adalah cerita tradisional yang diceritakan secara turun-temurun dari generasi ke generasi dimana
tujuannya untuk menghibur dan mengajarkan nilai-nilai moral.

✓ Unsur-unsur Intrinsik dalam dongeng adalah:
1. Tema
2. Tokoh
3. Penokohan / watak / karakter

1) Protagonis

adalah tokoh inti yang memiliki sifat baik

2) Antagonis

adalah tokoh utama yang berseberangan atau berlawanan dengan tokoh protagonis)

3) Tritagonis

adalah peran yang menjadi penengah dan pendamai antara peran protagonis dan antagonis.

4. Latar / setting tempat

waktu maju
5. Alur / plot (Jalan Cerita)

6. Amanat / pesan mundur
tersurat (Jelas)

Tersirat (tersembunyi)
7. Majas (Gaya Bahas)

✓ Ciri-ciri dongeng yaitu:
1. Cerita dalam dongeng memiliki alur yang sangat sederhana.
2. Cerita dongeng biasanya singkat dan bergerak cepat.
3. Karakter tokoh dalam cerita dongeng biasanya tidak disampaikan secara rinci.
4. Dongeng biasanya disampaikan secara lisan sebagai hiburan atau cerita pengantar tidur.
5. Pada umumnya dongeng mengandung pesan moral kepada pendengar/ pembacanya.

✓ Amanat adalah pesan moral yang ingin disampaikan penulis kepada pembaca berupa nilai- nilai luhur yang
dapat dijadikan contoh atau teladan.

✓ Amanat tersurat adalah amanat yang dijelaskan dalam kata-kata sebuah tulisan.

✓ Amanat tersirat adalah amanat yang tidak dijelaskan secara tertulis, tetapi dapat diketahui pembaca melalui
alur cerita dalam tulisan.

✓ Contoh-contoh amanat / pesan dalam dongeng:
• “Anak Gembala dan Serigala”. Pesan amanatnya adalah apabila sesorang berbicara bohong, maka
selamanya orang tidak akan percaya lagi walaupun dia berkata benar.
• “Malin Kundang”. Pesan amanatnya adalah agar tidak melupakan jasa-jasa orangtua apalagi mendurhakai
orangtua sendiri.
• “Legenda Batu Menangis”. Pesan amanatnya adalah agar seorang anak tidak mendurhakai sang ibu karena
hukuman Tuhan berlaku bagi mereka yang berbuat demikian.
• “Kuda dan Keledai yang Sarat dengan Beban”. Pesan amanatnya adalah bantulah orang yang memerlukan
bantuan maka suatu saat nanti kamu juga akan terbantu.

WAWANCARA

✓ Arti wawancara adalah suatu bentuk komunikasi lisan yang dilakukan secara terstruktur oleh dua orang atau
lebih, baik secara langsung maupun jarak jauh, untuk membahas dan menggali informasi tertentu guna
mencapai tujuan tertentu pula.

Page 11

✓ Fungsi Wawancara
1. Menghindari kesalahan informasi/ data yang simpang siur
2. Informasi/ data dari hasil wawancara merupakan pelengkap informasi awal
3. Memperoleh informasi secara komprehensif, akurat, jujur, dan mendalam
4. Mendapatkan informasi dan data yang objektif dan berimbang
5. Menggali kemunkinan adanya perspektif baru atas suatu masalah

✓ Tujuan Wawancara
Untuk menggali dan mendapatkan informasi atau data dari orang pertama

✓ Jenis-Jenis Wawancara
▪ wawancara terstruktur, yaitu wawancara yang dilaksanakan secara terencana dengan berpedoman pada
daftar pertanyaan yang telah disiapkan.
▪ wawancara tidak terstruktur, yaitu wawancara yang tidak berpedoman pada daftar pertanyaan.

✓ Narasumber adalah orang yang akan diwawancarai

✓ Pewawancara adalah orang yang akan mewawancarai

✓ Tahap-tahap wawancara, yaitu:
• Menentukan topik wawancara
• Menentukan narasumber
• Membuat daftar pertanyaan
• Mempersiapkan alat bantu untuk mencatat hasil wawancara

✓ Etika / sopan santun dalam wawancara, yaitu:
• Datang tepat waktu sesuai dengan perjanjian
• Bersikap sopan santun,wajar dan ramah
• Bertanya dengan kalimat yang jelas dan singkat sesuai dengan topik wawancara
• Jangan menyela apabila narasumber sedang berbicara
• Selesai wawancara ucapkan terima kasih.

B. Sub Tema 2 : Pertumbuhan dan Perkembangan Manusia
• Manusia merupakan salah satu makhluk hidup.
• Manusia memiliki ciri-ciri yang sama dengan makhluk hidup lainnya.
• Salah satu ciri manusia sebagai makhluk hidup adalah mengalami pertumbuhan dan perkembangan.
• Pertumbuhan dan perkembangan manusia : Bayi → anak-anak → remaja → dewasa
• Pertumbuhan manusia terjadi sejak di dalam kandungan.
• Setelah lahir, pertumbuhan manusia bertambah besar dari bayi hingga dewasa.
• Setelah dewasa pertumbuhan manusia berhenti. Namun, perkembangan emosi dan pikiran manusia terus
berkembang.
• Ciri manusia mengalami pertumbuhan ditandai dengan bertambahnya berat, tinggi, dan besar tubuh.
contohnya: pada saat dilahirkan berat bayi normal sekitar 2,5 kg, dengan tinggi badannya 47 cm. Seiring
bertambahnya usia maka berat, tinggi, dan besar bayi pun bertambah.
• Ciri manusia mengalami perkembangan ditandai dengan bertambahnya kemampuan yang dimiliki manusia.
Perkembangan manusia dapat bertambah dengan cara belajar dan dilatih. Contohnya kekuatan tangan bayi
0 tahun dalam memegang benda akan berbeda dengan bayi di 1 tahun.

• Contoh lain tahapan perkembangan pada manusia (bayi):
Page 12

Lahir → tengkurap → duduk → merangkak → berjalan

• Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan manusia:
1) Makanan bergizi → makanan bergizi diperlukan tubuh agar badan kita tetap sehat, tumbuh, dan

berkembang dengan baik. Makanan bergizi adalah makanan yang mengandung zat-zat gizi yang

diperlukan oleh tubuh. Berikut tabel makanan bergizi:

NO Jenis Makanan / Kandungan Gizi Fungsi Makanan Contoh Makanan /
Minuman Minuman
Karbohidrat (zat Sumber tenaga
1. Makanan pokok Nasi, kentang, jagung, roti,
tepung) Membangun tubuh ubi, dan sagu
2. Lauk- pauk Ikan, daging, telur, keju
3. Sayur-sayuran Protein hewani, Menjaga tubuh agar
tetap sehat dan Tahu, tempe
4. Buah-buahan lemak mencegah timbulnya Kangkung, bayam, wortel,
penyakit buncis
5. Susu Protein nabati Menjaga tubuh agar
tetap sehat dan Jeruk, apel, anggur, pisang,
Vitamin dan mencegah timbulnya jambu
penyakit
mineral Menguatkan tulang Susu
dan gigi
Vitamin

Protein hewani,
kalsium, vitamin
dan mineral

Jagalah makanan yang kita makan agar selalu bersih dan menyehatkan. Makanan yang bersih, menyehatkan,
dan bergizi akan membantu pertumbuhan dan perkembangan manusia dengan baik. Sebaliknya jika
memakan makanan yang tidak mengandung zat gizi, maka pertumbuhan tubuh menjadi lambat dan mudah
terserang penyakit. Selain itu, kita tidak boleh mengonsumsi makanan secara berlebihan karena akan
berakibat tubuh menjadi gemuk atau obesitas. Obesitas membuat gerakan kurang lincah, napas menjadi sesak
dan jantung bekerja lebih berat.
2) Istirahat → Tubuh yang lelah memerlukan istirahat, dengan beristirahat tubuh kita menjadi segar

kembali. Istirahat yang paling baik adalah tidur, saat tidur kegiatan berbagai bagian tubuh berkurang
atau terhenti. Saat bangun tidur tubuh menjadi segar kembali. Kebutuhan tidur manusia berbeda-beda
tergantung pada usia seseorang. Orang dewasa membutuhkan waktu tidur 7-8 jam sehari. Anak-anak
membutuhkan waktu tidur lebih lama, daripada orang dewasa, karena masih dalam masa pertumbuhan.
Selain tidur malam anak-anak juga membutuhkan tidur siang. Orang akan mudah terserang penyakit
apabila waktu tidurnya tidak cukup. Bentuk istirahat selain tidur, yaitu dengan cara bersantai. Bersantai
membuat otak dan tubuh yang lelah dan tegang menjadi segar kembali. Bersantai dapat dilakukan
dengan berbagai cara : duduk tenang, berjalan-jalan santai, membaca cerita-cerita lucu, menonton film,
mendengarkan radio, dan bersenda gurau.
3) Olahraga → Olahraga merupakan kegiatan yang baik. Manfaat olahraga yaitu:

• otot-otot tubuh menjadi rileks, lentur, padat, dan kuat.
• dapat mengeluarkan keringat dan melancarkan peredaran darah.
• tubuh menjadi tetap sehat, bugar, dan tidak mudah terserang penyakit.
• lebih mudah tidur nyenyak.

Page 13

Olahraga harus dilakukan secara teratur dan seimbang. Olahraga tidak boleh dilakukan terlalu lama atau
terlalu berat. Olahraga dapat dilakukan dengan cara: lari pagi, jalan cepat, main bola, main tali, renang,
dsb.

4) Rekreasi → Rekreasi termasuk salah satu cara beristirahat. Tujuan rekreasi adalah menghilangkan
kejenuhan akibat kegiatan rutin sehari-hari. Dengan rekreasi menjadi segar kembali.Tempat rekreasi
tidak harus jauh atau memerlukan biaya mahal, dapat rekreasi ke taman hiburan, kebun binatang, alam
terbuka seperti tepi pantai atau daerah pegunungan.

C. Sub Tema 3 : Pertumbuhan dan Perkembangan Hewan

• Pertumbuhan pada hewan ditandai dengan: bertambah berat, bertambah tinggi, bertambah besar.

• Untuk pertumbuhan hewan memerlukan makanan yang cukup dan teratur.

• Dengan makan makanan yang teratur, maka hewan dapat tumbuh dan berkembang biak.

• Dilihat dari ciri-cirinya setiap hewan memiliki persamaan dan perbedaan.

• Persamaan dan perbedaan pada hewan dapat dilhat dari:

1) Habitat hewan :

• Hewan darat, Contohnya : ayam, kambing

• Hewan air, Contohnya : ikan, udang, paus

• Hewan Amfibi (hidup di air dan darat ), Contohnya : katak, kodok, dan salamander

2) Bentuk fisik

Berdasarkan Penutup Tubuh:

• Berupa sisik, contohnya : ikan

• Berupa bulu, contohnya : ayam

• Berupa rambut, contohnya : sapi, kucing, kelinci, dll

• Berupa cangkang, contohnya: siput, bekicot, kura-kura, dll

• Berduri ( diliputi duri ), contohnya: landak, bulu babi, ikan buntal
Berdasarkan jumlah kaki → berkaki dua, berkaki empat, berkaki enam, dsb.
Berdasarkan bentuk mulut atau paruh → berparuh runcing, lebar, dsb.

3) Jenis hewan berdasarkan makanannya ( catatan sub tema 1 hal 4 )

4) Jenis hewan berdasarkan cara berkembang biak (catatan sub tema 1 hal 3)

5) Jenis hewan berdasarkan cara bergerak ( catatan sub tema 1 hal 1)

Beberapa contoh pertumbuhan dan perkembangan hewan:

1. Ayam

• Ciri-ciri ayam : tubuh ayam berbulu, berkaki dua, pemakan segala, memiliki paruh dan bernapas

dengan paru-paru, berkembangbiak dengan cara bertelur.

• Ayam mengalami perubahan bentuk mulai dari telur sampai dewasa.

• Ayam betina dapat menghasilkan satu telur setiap hari.

• Telur yang dihasilkan sekitar 7 – 12 telur.

• Setelah masa bertelur, ayam akan mengerami telurnya selama 21 hari.

• Daur hidup ayam:

Page 14

2. Kucing
• Ciri-ciri kucing: tubuh kucing berambut, berkaki empat, pemakan daging, bernapas dengan paru-
paru, berkembangbiak dengan cara melahirkan dan menyusui.
• Kucing mengalami pertambahan berat, tinggi, dan besar mulai dari lahir sampai batas dewasa.
• Kucing hamil selama 60 -70 hari dan melahirkan 2 – 6 anak kucing dalam satu kelahiran.
• Daur hidup kucing: anak kucing → kucing muda → kucing dewasa

3. Ikan
• Ciri-ciri ikan: tubuh bersisik, bergerak dengan cara berenang menggunakan sirip dan ekor, pemakan
segala, bernapas dengan insang, berkembangbiak dengan cara bertelur.
• Ikan dapat bertelur sampai ribuan dalam sekali waktu.
• Tempat hidup ikan (habitat) dapat dibedakan menjadi tiga macam:
1) Air tawar, contohnya : ikan mas, gurame, nila, lele, dll.
2) Air asin, contohnya : ikan badut, ikan pari, ikan tongkol. Dll.
3) Air payau (campuran air tawar dan air asin), contohnya: bandeng, kakap putih, kerapu
macan, dll
• Selain itu, ikan dapat dibedakan berdasarkan fungsinya, yaitu ikan hias dan ikan untuk dimakan.
• Daur hidup ikan: telur ikan → larva → ikan kecil / muda → ikan dewasa

4. Katak
• Ciri-ciri katak : hidup di darat dan di air (amfibi) , kulit licin , bergerak dengan cara melompat,
pemakan serangga, bernapas menggunakan kulit dan paru-paru, berkembang biak dengan bertelur.
• Katak mengalami perubahan bentuk yang sangat berbeda.
• Daur hidup katak : telur → berudu / kecebong → katak muda → katak dewasa

Page 15

• Pada saat menjadi kecebong, akan tumbuh sepasang kaki belakang, lalu tumbuh kaki depan. Pada
kondisi tumbuh kaki belakang dan depan, maka tahapan ini disebut katak berekor. Lama- kelamaan
panjang ekor katak akan semakin memendek dan tumbuh menjadi katak muda. Pada saat ekor katak
menghilang, katak muda tumbuh menjadi katak dewasa.

5. Lalat
• Lalat merupakan salah satu contoh binatang merugikan.
• Lalat dapat mengganggu kesehatan manusia karena membawa bakteri atau kuman..
• Ciri-ciri lalat: memiliki antena, sepasang sayap untuk bergerak, berkaki enam, bernapas dengan
trakea, berkembang biak dengan cara bertelur.
• Lalat dapat bertelur di mana-mana, termasuk pada makanan tempat hinggap lalat.
• Daur hidup lalat: telur → larva → kepompong → lalat.

6. Nyamuk
• Nyamuk termasuk hewan yang merugikan.
• Nyamuk dapat mengganggu kesehatan manusia. Salah satu contoh penyakit yang disebabkan
nyamuk (nyamuk aides aigepty) adalah penyakit demam berdarah.
• Ciri-ciri nyamuk: memiliki antena, memiliki belalai (proboscis: mulut penghisap), sepasang sayap,
bernapas dengan trakea, berkembang biak dengan cara bertelur.
• Nyamuk jantan lebih kecil daripada nyamuk betina.
• Nyamuk betina menghisap darah manusia untuk membuat telur.
• Nyamuk bertelur di air.
• Daur hidup nyamuk: telur → jentik-jentik → pupa → nyamuk

Page 16

7. Kupu-kupu
• Ciri-ciri kupu-kupu: kakinya ada enam, sayapnya besar, memiliki belalai (probosis) untuk
menghisap sari bunga, bernapas dengan trakea, berkembang biak dengan cara bertelur.
• Kupu-kupu bertelur di daun.
• Daur hidup kupu-kupu: telur → ulat → kepompong → kupu-kupu

D. Sub Tema 4 : Pertumbuhan dan Perkembangan Tumbuhan
• Pertumbuhan pada tumbuhan ditandai dengan pertambahan tinggi tumbuhan, ukuran daun, banyak daun,
banyak ranting, dan besar batang.
• Perkembangbiakan pada tumbuhan dibagi menjadi dua jenis, yaitu: perkembangbiakan secara alami dan
perkembangbiakan buatan.
a. Perkembangbiakan secara alami
Perkembangbiakan secara alami adalah perkembang biakan yang dilakukan tanpa bantuan manusia.
Jenis perkembangbiakan alami, seperti biji, tunas, umbi, dan spora.
1) Biji (gambar subtema 1)
• Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan biji: kacang hijau, mangga, jeruk,
semangka, padi, dll.
• Bagian-bagian biji:

Page 17

• Daur hidup biji: biji ditanam → tumbuh akar → batang → daun → tumbuhan muda →
tumbuhan dewasa → berbunga → berbuah (di dalam buah terdapat biji)

2) Tunas
• Perkembangbiakan dengan tunas adalah perkembangbiakan dengan munculnya tanaman
baru di dekat tanaman induknya.
• Tunas akan tumbuh menjadi tanaman baru yang sama dengan induknya.
• Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan tunas: pohon pisang, pohon kelapa, tebu,
bambu, cocor bebek dll.
• Daur hidup tunas: tunas → batang baru → daun → tanaman muda → tanaman dewasa

3) Umbi
• Perkembangbiakan dengan cara umbi adalah perkembangbiakan bagian tumbuhan yang ada di dalam
tanah dan mengalami pembengkakan (mengembung) sebagai akibat perubahan fungsinya.
• Tanaman umbi dibedakan menjadi: umbi akar, umbi lapis, dan umbi batang.
➢ Umbi akar → umbi akar merupakan umbi yang terbentuk dari akar. Contohnya: wortel, lobak,
singkong, dll.
➢ Umbi lapis → umbi lapis merupakan umbi yang terbentuk dari tumpukan-tumpukan pangkal daun
yang tersusun rapat. Contohnya: bawang merah, bawang putih, Bombai, dll.
➢ Umbi batang → umbi batang merupakan umbi yang terbentuk dari batang. Contohnya: kentang, ubi
dll.
• Tumbuhan umbi-umbian banyak dimanfatkan manusia untuk makanan sehari-hari
4) Spora
• Perkembangbiakan dengan cara spora adalah perkembangbiakan oleh sel atau beberapa sel
yang berfungsi untuk menyebarkan tanaman.
Contoh spora:

• Tanaman spora akan tumbuh di tempat yang lembab.
• Contoh tumbuhan yang berkembangbiak dengan spora: lumut, suplir, tanaman paku, dll.

Page 18

b. Perkembangbiakan secara buatan
• Perkembangbiakan secara buatan adalah perkembangbiakan tumbuhan dengan bantuan manusia.
• Contoh perkembangbiakan secara buatan: mencangkok, setek, dan menempel.
1. Mencangkok adalah memperbanyak tumbuhan dengan cara memotong dahan induknya.
Tumbuhan yang bisa dicangkok adalah tumbuhan yang berkembangbiak dengan biji. Contoh
tumbuhan yang biasa dicangkok adalah durian, rambutan, mangga, jambu, dan jeruk.

Kelebihan mencangkok tanaman:
1) Tanaman tumbuh lebih cepat dari biasanya
2) Mutu tanaman lebih baik daripada induknya

Kekurangan mencangkok tanaman:
1) Hasil cangkokan lebih mudah roboh
2) Akar tanaman hasil mencangkok lebih rapuh

Cara mencangkok:
Alat-alat yang dibutuhkan: pisau, tali, sabut kelapa/ plastik
Bahan yang digunakan: tanah yang mengandung pupuk
Langkah-langkah mencangkok:

1) Pilih cabang atau dahan pohon dengan ukuran sedang
2) Kupas dahan kira-kira sepanjang 5-9 cm hingga bersih dari kulit dan lender
3) Tutup bagian luka pada dahan dengan tanah subur yang sudah dicampur pupuk kandang.
4) Bungkus tanah dengan plastik atau sabut kelapa, lalu ikat bagian ujung atas dengan

ujung bawah.
5) Siram cangkokan setiap pagi dan sore
6) Biarkan cangkokan selama kurang lebih 1-2 bulan
7) Setelah akarnya tumbuh banyak, potong cabang dari induknya, kemudian tanam di

tempat teduh.
Page 19

MATERI TAMBAHAN
A. Bunga Nasional

Bunga nasional adalah bunga yang dapat mewakili karakteristik/ ciri sebuah bangsa dan negara. Indonesia
memiliki tiga bunga nasional, yaitu:
• Bunga melati putih (Jasminum sambac) dijuluki sebagai puspa bangsa
• Bunga anggrek bulan (Phalaenopsis amabilis) dijuluki sebagai puspa pesona
• Bunga padma raksasa (Rafflesia arnoldii) dijuluki sebagai puspa langka.
Cirri-ciri bunga:
1) Bunga melati

• Berwarna putih
• Berbau harum menyengat
• Manfaatnya untuk kesehatan manusia dan dijadikan hiasan

pengantin
• Dijuluki puspa bangsa

2) Bunga anggrek

• Warna mahkota bunga bervariasi/beragam
• Tidak berbau menyengat
• Manfaatnya sebagai hiasan
• Dijuluki puspa pesona

3) Bunga Padma raksasa

• Warna mahkota merah berbintik putih

• Berbau tak sedap/berbau bangkai dan menyengat

• Berukuran sangat besar,diameter 1 meter dan berat 11 kg

• Dijuluki puspa langka

B. Materi Pengetahuan Bahasa

• Menyusun kata acak menjadi kalimat padu:
Contoh: memelihara – Dedi – ayam

Jawab : Dedi memelihara ayam

• Membuat kalimat dari suatu kata

Contoh: Buatlah kalimat dari kata di bawah ini!

1) Makan → Mina suka makan sayur bayam.

2) Berkembangbiak → Kucing berkembanng biak dengan cara melahirkan.

Page 20


Click to View FlipBook Version