The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by ekamartini80, 2021-10-13 01:10:57

E-Modul Kelas 3 Semester 2

E-Modul Kelas 3 Semester 2

E-MODUL KELAS III
SEMESTER 2

TAHUN PELAJARAN
2019/2020

OLEH
LUH PUTU EKA MARTINI,S.Pd

SD NEGERI 2 PELIATAN

KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dapat
terselesaikannya E-Modul Kelas III Sekolah Dasar (SD) Semester II Tahun Pelajaran
2019/2020. E-Modul ini bertujuan untuk membantu siswa SD dalam memahami konsep
– konsep muatan pelajaran agar lebih mudah. Diharapkan bahwa E-Modul ini juga dapat
menambah wawasan bagi siswa dalam pembelajaran. Dalam E-Modul ini memuat
tentang beberapa pokok materi muatan pelajaran serta Latihan soal untuk siswa.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu
dalam penyusunan E-Modul ini, semoga dapat memberikan manfaat pada siswa untuk
lebih memahami konsep muatan pelajaran, pengembangan keterampilan literasi dan
berpikir kritis. Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penyusunan
E-Modul ini. Untuk itu, penulis terbuka pada kritik maupun saran yang bersifat
membangun guna memperbaiki kelemahan yang masih terdapat pada E-Modul ini.

Ubud, April 2020

Penulis

PEMERINTAH KABUPATEN GIANYAR
KORWIL PENDIDIKAN KECAMATAN UBUD

SD NEGERI 2 PELIATAN

Alamat: Br. Tebesaya, Kec. Ubud, Kab. Gianyar

HALAMAN PENGESAHAN
Nomor: 421/ 079 / SD/ 2020

Judul E-Modul : E-MODUL KELAS III SEMESTER II TAHUN PELAJARAN
2019/2020 SD NEGERI 2 PELIATAN

Identitas Penulis : : Luh Putu Eka Martini, S.Pd
Nama :-
NIP : Guru Kelas III
Jabatan
:-
Pangkat/Gol : Guru Kelas
Jenis Guru
: Pendidikan
Bidang Ilmu

Kepala SD Negeri 2 Peliatan

I Gusti Nyoman Arya, S.Pd
NIP.19641230 198404 1 001

DAFTAR E-MODUL

E-Modul 1. Tema 8 Praja Muda Karana Subtema 1 Pembelajaran 6
E-Modul 2. Tema 8 Praja Muda Karana Subtema 2 Pembelajaran 6
E-Modul 3. Tema 8 Praja Muda Karana Subtema 4 Pembelajaran 1

BAHAN AJAR

TEMA 8 Bahan Ajar
Kelas III

PRAJA MUDA KARANA

SUB TEMA 1

NAMA : LUH PUTU EKA MARTINI, S.Pd

SD NEGERI 2 PELIATAN
TAHUN AJARAN 2019/2020

TEMA 8 Bahan Ajar
Kelas III

PRAJA MUDA KARANA

SUB TEMA 1

AKU ANGGOTA PRAMUKA
PEMBELAJARAN 6

1

KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Muatan: Bahasa Indonesia Indikator
NO Kompetensi
3.9.1. Mengidentifikasi informasi terkait
3.9 Mengidentifikasi lambang/ simbol (rambu lambang pramuka dengan benar
lalu lintas, pramuka, dan lambang
negara) beserta artinya dalam teks lisan, 3.9.2.Mengindentifikasi informasi terkait
tulis, dan visual lambang negara dengan benar.

4.9 Menyajikan hasil identifikasi tentang 4.9.1. Menceritakan kembali informasi
lambang/simbol (rambu lalu lintas, terkait lambang negara dengan
pramuka, dan lambang negara) beserta benar.
artinya dalam bentuk visual dan tulis
menggunakan kosakata baku dan kalimat
efektif

Muatan : Matematika

NO Kompetensi Indikator
3.11 Menjelaskan sudut, jenis sudut (sudut
siku-siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), 3.11.1. Menentukan jenis sudut melalui
4.11 dan satuan pengukuran tidak baku gambar atau menggunakan benda
konkret dengan benar.
Mengidentifikasi jenis sudut (sudut siku-
siku, sudut lancip, dan sudut tumpul), dan 4.11.1. Menjelaskan tentang jenis-jenis
satuan pengukuran tidak baku sudut dengan benar.

Muatan: PPKn Indikator

NO Kompetensi 1.2.1. Mengidentifikasi tempat terpasang
1.1 Menerima simbol sila-sila Pancasila lambang negara Garuda Pancasila
dengan benar.
dalam lambang negara “Garuda
Pancasila” sebagai anugrah Tuhan Yang 2.2.1. Menyimulasikan sikap-sikap
Maha Esa di rumah sesuai sila-sila Pancasila dalam
2.2 Menerima sikap sesuai dengan sila-sila lambang negara Garuda pancasila
Pancasila dalam lambang negara di rumah
“Garuda Pancasila” di rumah
3.2.1. Menjelaskan arti gambar bagian-
3.2 Memahami arti gambar pada lambang bagian burung garuda, pada
negara “Garuda Pancasila” lambang negara “Garuda
Pancasila” dengan benar

2

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah mengamati, siswa dapat mengidentifikasi arti gambar lambang pramuka
yang disajikan dalam media ppt dengan benar.

2. Setelah mengamati siswa dapat menceritakan arti gambar lambang pramuka dengan
benar

3. Setelah mengamati, siswa dapat mengidentifikasi arti gambar bagian-bagian burung
garuda pada lambang negara “Garuda Pancasila” dengan benar.

4. Setelah mengamati, siswa dapat menceritakan arti gambar bagian-bagian burung
garuda pada lambang negara “Garuda Pancasila” dengan benar.

5. Setelah membaca teks, siswa dapat menentukan jenis sudut melalui gambar atau
menggunakan benda konkret dengan benar dengan benar.

6. Setelah membaca teks, siswa dapat menceritakan kembali informasi terkait arti
lambang negara berdasarkan teks yang dibaca dengan benar.

7. Setelah mengamati gambar, siswa dapat menjelaskan perbedaan antara sudut siku-
siku, sudut lancip, dan sudut tumpul dengan benar.

3

PERHATIKAN GAMBAR
DI BAWAH INI

Gambar Murid berbaris.
Sumber : Liputan6.com

Terdapat beberapa siswa yang sedang berbaris di
halaman sekolah ada yang memakai topi dan ada yang
tidak memakai topi. Terlihat juga ada siswa yang menutup
wajahnya dengan topinya. Sementara itu ada siswa yang
terlihat bercanda di belakang barisan dengan temannya.
Barisan terlihat tidak rapi
Menurut kalian mengapa hal itu bisa terjadi??
Bagaimana seharusnya mereka berbaris?
Ketika mereka berbaris sudut apa yang mereka bisa
bentuk?

4

PRAMUKA ITU
APA YAA?????

Pramuka adalah singkatan dari praja
muda karana yang artinya jiwa muda
(pemuda) yang suka berkarya

LAMBANG GERAKAN PRAMUKA
Lambang gerakan prmuka adalah
tunas kelapa. Mengapa kelapa
dipilih??? Karena kelapa memiliki
banyak manfaat , yang artinya
anggota pramuka harus bermanfaat
di sekitarnya

5

Kelompok Gerakan pramuka adalah
1. Siaga (umur 7-10th)
2. Penggalang (umur 10-15th )
3. Penegak (umur 16-21th)
4. Pandega (21-25th )

MANFAAT MENGIKUTI PELATIHAN PRAMUKA
1. Menjadi siswa yang displin
2. Lebih cinta terhadap tanah air
3. Menjadi anak yang madiri
4. Riang gembira
5. Berjiwa patriotisme yaitu rela berjuang dan rela

berkorban demi negara

6

PRAMUKA SIAGA

Siaga adalah sebutan bagi Anggota Pramuka yang berumur antara 7-
10 tahun. Disebut Pramuka Siaga karena sesuai dengan kiasan
(kiasan dasar) masa perjuangan bangsa Indonesia, yaitu ketika
rakyat Indonesia menyiagakan dirinya untuk mencapai
kemerdekaanagi Pramuka Siaga ada dua, yaitu Dwi Satya (janji
Pramuka Siaga) dan Dwi Darma (ketentuan moral Pramuka Siaga).

Dwi Satya
Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh-sungguh:
Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan
Republik Indonesia, dan mengikuti tata krama keluarga.
Setiap hari berbuat kebaikan.

Dwi Darma
Siaga berbakti kepada ayah dan ibundanya
Siaga berani dan tidak putus asa

Dua Kode Kehormatan yang disebutkan di atas adalah standar moral
bagi seorang Pramuka Siaga dalam bertingkah laku di masyarakat..

7

Satuan Pramuka Siaga

Satuan terkecil dalam Pramuka Siaga disebut Barung. Setiap beberapa
Barung dihimpun dalam sebuah satuan besar yang bernama
Perindukan. Barung diberi nama dengan warna semisal, Barung Merah,
Barung Hijau dll. Sebuah Barung beranggotakan antara 6 - 8 orang
Pramuka Siaga dan dipimpin oleh seorang Pemimpin Barung (Pinrung)
yang dipilih oleh Barung itu sendiri. Masing-masing Ketua Barung ini
nanti akan memilih satu orang dari mereka yang akan menjadi
Pemimpin Barung Utama yang disebut Sulung. Sebuah Perindukan
terdiri dari beberapa Barung yang akan dipimpin oleh Sulung itu tadi.

Penggunaan Atribut Siaga Putri

8

ATRIBUT SIAGA

Tanda Tutup Kepala; Berbentuk lingkaran (putri) dan jajargenjang (putra)
dengan warna dasar hijau. Dipasang di topi pramuka bagian depan.

Tanda Pandu Dunia (WOSM); Berwarna dasar ungu. Untuk putri berbentuk
lingkaran, dipasang dikerah baju sebelah kanan. Sedang untuk putra
berbentuk persegi, dipasang di dada (di atas papan nama) sebelah kanan.

Tanda Pelantikan; Berwarna dasar coklat tua. Untuk putri berbentuk
lingkaran, di pasang di kerah baju sebelah kiri. Sedang untuk putra, dipasang
di dada sebelah kiri, di bawah lipatan baju.

Papan Nama; Berwarna dasar coklat muda. Baik putra maupun putri dipasang
di dada sebelah kanan di atas lipatan baju dan di bawah tanda pandu dunia
(WOSM).

Tanda Lokasi Kwarcab; Memuat nama kwartir cabang (Kabupaten/Kota)
anggota pramuka tinggal. Baik putra maupun putri dipasang di lengan baju
sebelah kanan, paling atas.

Tanda Gugus depan; Memuat nomor gugusdepan di mana anggota pramuka
bergabung. Baik pada putra maupun putri, dipasang di lengan baju sebelah
kanan, tepat di bawah Tanda Lokasi Kwarcab. Untuk anggota putri, nomor
gudepnya genap dan untuk putri nomornya ganjil.

Lencana / Badge Daerah; Memuat lambang kwartir daerah di mana anggota
pramuka tinggal. Dipasang di lengan baju pramuka sebelah kanan, di bawah
Tanda Gudep.

Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Siaga; Berbentuk segitiga terbalik. Baik pada
putra maupun putri, dipasang lengan baju sebelah kanan, di kanan, kiri, dan
bawah Lencana / Badge Daerah. Pemasangan TKK di lengan baju maksimal 5
buah TKK. Jika memiliki TKK lainnya (lebih dari lima) selebihnya dipasang di
tetampan (selendang) TKK.

Tanda Jabatan; Berupa tanda Sulung, Pemimpin Barung, atau Wakil
Pemimpin Barung. Pemasangannya di dada sebelah kanan, di bawah lipatan
baju.

Tanda Kecakapan Umum (TKU) Siaga; Terdiri atas tiga tingkatan yaitu Mula,
Bantu, dan Tata. Pemasangan atribut TKU di lengan baju sebelah kiri, di
bawah tanda barung.

9

Tanda Barung Berbentuk segitiga dengan warna sesuai nama barungnya. baik
pada putri maupun putra dipasang di lengan baju sebelah kiri paling atas.
Warna dari tanda barung disepakati oleh anggota barung berdasarkan
musyawarah warna yang diutamakan adalah merah, putih , hitam, kuning ,
hijau karena warna tersebut merupakan bagian warna dari Garuda Pancasila

COBA AMATI GAMBAR
DI BAWAH INI

AMATI BAGIAN YANG MEMPUNYAI WARNA PUTIH , MERAH, KUNING, HITAM, HIJAU
!
Dalam Garuda Pancasila, terdapat warna pokok warna-warna ini memiliki maknanya
masing-masing, yaitu:
1. Warna Merah: Pada Garuda Pancasila, terdapat warna merah di bagian kanan atas
dan kiri bawah perisai. Warna merah melambangkan keberanian.

10

2. Warna Putih: Warna putih pada perisai Garuda Pancasila terletak pada bagian kiri
atas dan kanan bawah perisai. Makna warna putih ini adalah kesucian, kebenaran,
dan kemurnian

3. Warna Kuning Emas: Warna kuning emas pada seluruh burung Garuda; serta
lambang bintang, rantai, dan padi; menggambarkan keagungan bangsa dan
keluhuran negara Indonesia.

4. Warna Hitam: Warna hitam terdapat di tengah, pada perisai yang berbentuk
jantung dan pada lambang banteng. Warna hitam ini bermakna siklus hidup manusia
sejak awal penciptaan hingga akhir kehidupan.

5. Warna Hijau: Warna hijau merupakan warna alam yang ada pada pohon beringin
dan kapas, menggambarkan kesuburan dan kemakmuran serta kehidupan di alam
semesta.

Deskripsi dan arti filosofi Lambang Negara

Garuda

Garuda Pancasila merupakan burung yang sudah dikenal melalui mitologi kuno di
sejarah Nusantara (Indonesia), yaitu tunggangan Dewa Wishnu yang berwujud seperti
burung elang rajawali. Garuda dipakai sebagai Simbol Negara untuk menggambarkan
Negara Indonesia merupakan bangsa yang kuat dan besar.
Warna keemasan di burung Garuda mengambarkan kejayaan dan keagungan.
Garuda memiliki sayap, paruh, cakar dan ekor yang melambangkan tenaga dan
kekuatan pembangunan.
Jumlah bulu Garuda Pancasila mengambarkan hari / Tanggal proklamasi
kemerdekaan Bangsa Indonesia, yaitu tanggal 17-Agustus-1945, antara lain: Jumlah
bulu pada masing-masing sayap berjumlah 17, Jumlah bulu pada ekor berjumlah 8,
Jumlah bulu di bawah perisai/pangkal ekor berjumlah 19, Jumlah bulu di leher
berjumlah 45.

Perisai

Perisai merupakan tameng yang telah lama dikenal dalam budaya dan peradaban
Nusantara sebagai senjata yang melambangkan perlindungan, pertahanan dan
perjuangan diri untuk mencapai tujuan.
Di tengah perisai terdapat sebuah garis hitam tebal yang menggambarkan garis
khatulistiwa hal tersebut mencerminkan lokasi / Letak Indonesia, yaitu indonesia
sebagai negara tropis yang dilintasi garis khatulistiwa.
Pada perisai terdapat lima buah ruang yang mewujudkan dasar negara Pancasila.

10

Warna dasar pada ruang perisai merupakan warna bendera Indonesia (merah-putih).
dan pada bagian tengahnya memiliki warna dasar hitam.
Berikut adalah Pembagian dan penjelasan lambang pada ruang perisai:
Makna Sila Pertama Pancasila, Bintang Tunggal
Makna Sila 1, Ketuhanan Yang Maha Esa dilambangkan dengan Perisai hitam
dengan sebuah bintang emas berkepala lima (bersudut lima), bintang emas sendiri
dapat diartikan sebagai sebuah cahaya seperti layaknya Tuhan yang menjadi cahaya
kerohanian bagi setiap manusia.

Makna Sila Kedua Pancasila, Rantai Emas
Makna Sila 2, Kemanusiaan yang Adil dan Beradab dilambangkan Rantai yang
disusun atas gelang-gelang kecil ini menandakan hubungan manusia satu sama lain
yang saling membantu, gelang yang persegi menggambarkan pria sedangkan gelang
yang lingkaran menggambarkan wanita.

arti pancasila, garuda pancasila, ideologi pancasila, pengertian pancasila, pancasila
sebagai ideologi
Makna Sila Ketiga Pancasila, Pohon Beringin
Makna Sila 3, Persatuan Indonesia dilambangkan dengan pohon beringin (Ficus
benjamina) di bagian kiri atas perisai berlatar putih, Pohon beringin merupakan
sebuah pohon Indonesia yang berakar tunjang - sebuah akar tunggal panjang yang
menunjang pohon yang besar ini dengan tumbuh sangat dalam ke dalam tanah. Hal
ini mencerminkan kesatuan dan persatuan Indonesia. Pohon Beringin juga
mempunyai banyak akar yang menggelantung dari ranting-rantingnya. ini
mencerminkan Indonesia sebagai negara kesatuan namun memiliki berbagai latar
belakang budaya yang berbeda-beda (bermacam-macam).

Makna Sila keempat Pancasila, Kepala Banteng
Makna Sila 4, Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam
Permusyawaratan / Perwakilan. yang disimbolkan dengan kepala banteng pada
bagian kanan atas perisai berlatar merah. Lembu liar atau Banteng merupakan
binatang sosial yang suka berkumpul, sama halnya dengan manusia dimana dalam
pengambilan keputusan harus dilakukan secara musyawarah salah satunya dengan
cara berkumpul untuk mendiskusikan sesuatu.

arti pancasila, garuda pancasila, ideologi pancasila, pengertian pancasila, pancasila
sebagai ideologi
Makna Sila kelima Pancasila, Padi Kapas
Makna Sila 5, Keadilan Sosial bagi Seluruh Rakyat Indonesia dilambangkan dengan
padi dan kapas di bagian kanan bawah perisai yang berlatar putih. kapas dan padi
(mencerminkan pangan dan sandang) merupakan kebutuhan pokok semua
masyarakat Indonesia tanpa melihat status maupun kedudukannya. ini
mencerminkan persamaan sosial dimana tidak adanya kesenjangan sosial anatara
satu dan yang lainnya, tapi hal ini (persamaan sosial) bukan berarti bahwa Indonesia
memakai ideologi komunisme.

11

Pita yang bertulis semboyan "Bhinneka Tunggal Ika"
Sehelai pita putih dengan tulisan "Bhinneka Tunggal Ika" berwarna hitam
dicengkeram oleh Kedua cakar Garuda Pancasila.
Semboyan Bhinneka Tunggal Ika merupakan kutipan dari Kakawin Sutasoma karya
Mpu Tantular. Kata "bhinneka" memiliki arti beraneka ragam atau berbeda-beda,
sedang kata "tunggal" berarti satu, dan kata "ika" bermakna itu. Secara harfiah
Bhinneka Tunggal Ika diartikan "Beraneka Satu Itu", yang bermakna meskipun
berbeda beda tapi pada hakikatnya tetap satu kesatuan. Semboyan ini digunakan
untuk melambangkan kesatuan dan persatuan Bangsa Indonesia yang terdiri dari
beraneka ragam ras, budaya, bahasa daerah, agama, suku bangsa dan kepercayaan.

SUDUT

Perhatikanlah Gambar Perisai Pada Burung Garuda di atas
Dapatkakah Kamu Mengidentifikasi??
Sudut Apa Saja Yang Ada Pada Perisai Tersebut?

1. Sudut Lancip
Sudut lancip adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis lurus yang pangkalnya
saling berhimpit dengan besarnya sudut kurang dari 90 derajat.
2. Sudut siku-siku
Sudut siku-siku adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis lurus yang pangkalnya
saling berhimpit dengan besarnya sudut rsama dengan 90 derajat (tidak kurang dan
tidak lebih).

12

3. Sudut Tumpul
Sudut tumpul adalah sudut yang dibentuk oleh dua garis lurus yang pangkalnya
saling berhimpit dengan besarnya sudut lebih dari 90 derajat.
COBA PERHATIKAN GAMBAR DI BAWAH SUDUT APA YANG KALIAN TEMUI

13

14

15

DAFTAR PUSTAKA

Buku Pedoman Pendidik Tema : 8 Kelas 3 (Buku Tematik
Terpadu Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, 2013 Rev.2018).

Buku Peserta didik Tema : 8 Kelas 3 (Buku Tematik Terpadu
Kurikulum 2013 Rev.2017, Jakarta: Kementerian Pendidikan
dan Kebudayaan, 2013 Rev.2018).

https://www.pramukaria.id/2015/05/pemasangan-atribut-
tanda-pengenal-siaga.html

TEMA 8 Bahan Ajar
Kelas III

PRAJA MUDA KARANA

SUB TEMA 2
AKU ANAK MANDIRI

PEMBELAJARAN 6



KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Muatan: Bahasa Indonesia Indikator
NO Kompetensi
3.9.1. Mengidentifikasi syarat kecakapan
3.9 Mengidentifikasi lambang/ simbol (rambu khusus yang harus dipenuhi untuk
lalu lintas, pramuka, dan lambang mendapatkan tanda kecakapan khusus
negara) beserta artinya dalam teks lisan, pada pramuka siaga (C4)
tulis, dan visual 4.9.1. Menceritakan kecakapan khusus
yang harus dimiliki agar mendapatkan
4.9 Menyajikan hasil identifikasi tentang tanda kecakapan khusus pada atribut
lambang/simbol (rambu lalu lintas, pramuka siaga (P2)
pramuka, dan lambang negara) beserta
artinya dalam bentuk visual dan tulis
menggunakan kosakata baku dan kalimat
efektif

Muatan : Matematika Indikator

NO Kompetensi 3.12.1. Mengidentifikasi perbedaan
3.12 Menganalisis berbagai bangun datar berbagai bangun datar berdasarkan sifat-
sifatnya dengan benar (C4)
berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki 4.12.1. Memberi contoh bangun datar
dengan sifat-sifat tertentu melalui gambar
4.12 Mengelompokkan berbagai bangun datar dengan benar (P2)
berdasarkan sifat-sifat yang dimiliki

Muatan: PPKn Indikator
NO Kompetensi
3.1 Memahami arti gambar pada lambang 3.1.1.Mengidentifikasi makna dari gambar
perisai di bagian dada burung garuda
negara “Garuda Pancasila” pada lambang negara “Garuda Pancasila”
berdasarkan pengamalannya dalam
4.1 Menceritakan arti gambar pada lambang kehidupan sehari-hari (C4)
negara 4.2.1. Menceritakan perilaku sehari-
harinya yang sesuai dengan arti gambar
perisai di bagian dada burung garuda
pada lambang negara “Garuda Pancasila”
dengan benar.(P2)

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah mengamati tanda kecakapan khusus siswa dapat mengidentifikasi syarat
kecakapan khusus yang harus dipenuhi untuk mendapatkan tanda kecakapan khusus
pada pramuka siaga dengan benar

2. Setelah mengidentifikasi tanda kecakapan khusus siswa dapat menceritakan kecakapan
khusus yang harus dimiliki agar mendapatkan tanda kecakapan khusus pada atribut
pramuka siaga

3. Setelah mengamati tanda kecakapan khusus dan atribut pramuka siswa dapat
menemukan bangun datar

4. Setelah mengamati, siswa dapat memberikan contoh bangun datar berdasarkan sifat-
sifat bangun datar dengan benar

5. Setelah mengamati, siswa dapat mengidentifikasi makna dari gambar perisai di bagian
dada burung garuda pada lambang negara “Garuda Pancasila” berdasarkan
pengamalannya dalam kehidupan sehari-hari dengan benar.

6. Setelah mengidentifikasi makna dari lambang Negara Indonesia, siswa dapat
menceritakan kembali perilaku sehari-harinya yang sesuai dengan arti gambar perisai di
bagian dada burung garuda pada lambang negara “Garuda Pancasila” dengan benar

APAKAH AKU ADALAH SEORANG
ANAK YANG MANDIRI

DAPATKAH KAMU MELAKUKAN SUATU KEGIATAN
SEORANG DIRI?

AMATI GAMBAR! DIBAWAH GAMBAR MANAKAH YANG
MENCERMINKAN ANAK YANG MANDIRI ?

12

34

Kemandirian merupakan sikap/perilaku yang

ditunjukan pada diri sendiri tanpa adanya

pengarahan dari orang lain. Orang

yang mandiri pasti akan melakukan atau

mengerjakan sesuatu dengan

kemampuannya sendiri serta tidak

Bacalah dengan nyaring !

Aku anggota pramuka yang mandiri. Anggota pramuka
dilatih untuk dapat bekerja secara mandiri. Aku selalu
berusaha bekerja tanpa bantuan orang lain. Aku selalu
menyiapkan peralatan sendiri. Aku menyiapkan dan
mengenakan seragam pramuka sendiri.

Aku mengenakan kelengkapan seragam pramuka
secara mandiri. Seragam pramuka memiliki banyak
kelengkapan. Diantaranya baju seragam lengkap dengan
celana atau rok. Baju dilengkapi dengan tanda-tanda
pramuka. Ada juga tutup kepala dan setangan leher.
Dilengkapi dengan ikat pinggang, kaus kaki, dan sepatu.

Latihan pramuka membuatku menjadi mandiri. Aku
sudah dapat mandiri melakukan kegiatan. Aku selalu
menyiapkan perlengkapan sekolah secara mandiri. Aku
mengerjakan tugas dan merapikan kamar secara mandiri.
Untuk dapat mengerjakan kegiatan secara mandiri perlu
berlatih. Latihan akan menyenangkan jika dikerjakan secara

Sikap mandiri hendaknya dilandasi dengan
pengamalan sila pada Pancasila

Pengamalan Pancasila Sila 1-5 di Lingkungan Keluarga

Sila ke-1
a. Melaksanakan ibadah tepat waktu
b. Mengingatkan anggota keluarga untuk
melaksanakan ibadah.
c. Melaksanakan ibadah bersama-sama anggota keluarga.
d. Merayakan hari-hari besar agama bersama-sama anggota keluarga.
e. Membimbing anggota keluarga untuk memperdalam ilmu agama

Sila ke-2
a. Melaksanakan kewajiban sebagai anggota keluarga.
b. Menolong anggota keluarga yang mengalami kesusahan.
c. Menerima hak sebagai anggota keluarga.
d. Gemar melakukan kegiatan untuk kepentingan bersama.

Sila ke-3
a. Giat belajar agar dapat membanggakan keluarga.
b. Mengembangkan perilaku hormat kepada orang yang lebih tua.
c. Menghargai anggota keluarga yang lebih muda.
d. Selalu menjaga kerukunan dengan sesama anggota keluarga.
e. Membantu berbagai kegiatan dalam keluarga.

Sila ke-4

a. Menyelesaikan masalah di dalam keluarga dengan cara musyawarah.
b. Berjiwa besar untuk menerima dan mempertimbangkan pendapat sesama

anggota keluarga.
c. Tidak boleh memaksakan kehendak sendiri kepada anggota keluarga yang lain.
d. Setiap anggota keluarga menerima dan menghargai hasil keputusan bersama.
e. Setiap anggota keluarga bertanggung jawab untuk melaksanakan hasil

keputusan musyawarah.
Sila ke-5

a. Bergotong-royong menyelesaikan pekerjaan dalam keluarga.
b. Bekerja keras dalam menyelesaikan masalah keluarga.
c. Saling membantu antar sesama anggota keluarga.
d. Bersikap adil dalam pembagian hak dan kewajiban setiap anggota keluarga.
e. Menjaga kerukunan dan persatuan dengan sesama anggota keluarga.

Untuk melatih kemandirian di dalam kegiatan pramuka kalian akan berlatih dengan
tekun dan sebagai penghargaan kalian akan diberikan tanda kecakapan khusus.

Syarat Kecakapan Khusus (SKK)

SKK atau syarat kecakapan khusus adalah syarat yang harus atau wajib
dipenuhi oleh seorang Pramuka Siaga untuk mendapatkan Tanda Kecakapan Khusus
(TKK).

Tanda Kecakapan Khusus (TKK) Dalam Kepramukaan adalah tanda yang
diberikan kepada anggota pramuka atau peserta didik sebagai bentuk apresiasi atas
skil atau kemampuan seorang anggota pramuka dalam suatu bidang tertentu.

Tanda Kecakapan Khusus bersifat opsional bagi anggota pramuka atau peserta
didik, sehingga seorang peserta didik dapat memiliki Tanda Kkecakapan Khusus yang
berbeda dari peserta didik lain.

Agar bisa memperoleh Tanda Kecakapan khusus seorang Pramuka harus
mampu memenuhi atau menyelesaikan Syarat-syarat Kecakapan Khusus dalam
setiap bidang yang di minatinya.

Tanda Kecakapan Khusus (TKK)

Untuk Pramuka Siaga hanya terdiri atas satu tingkat. Tanda Kecakapan
Khusus (TKK) untuk pramuka siaga berbentuk segitiga sama kaki terbalik (sisi atas di
bagian atas) dan tidak memakai bingkai. Tanda Kecakapan Khusus biasanya di
tempel atau dipasang di lengan baju dibagian kanan membentuk setengah lingkaran
di sekeliling tanda Kwarda dengan puncak menghadap ke bawah sebanyak 5 buah.
Sebutan bagi pembina antara lain: pasa Pembina Pramuka Siaga putra dinamakan
atau dipanggil Yanda dan Pembina Siaga Pramuka putri dinamakan atau dipanggil
Bunda. Pembantu Pembina Pramuka Siaga putra dinamakan atau dipanggil Pakcik
dan Pembantu Pembina Pramuka putri dinamakan atau dipanggil Bucik.
Bentuk barisan Upacara Pramuka Siaga adalah lingkaran dan Pembina harus berada
di tengah lingkaran. Ini mengandung filosofi bahwa cara pandang Pramuka Siaga
yang masih terfokus pada satu titik.

Tanda Kecakapan Khusus Pramuka Siaga
Ada 10 macam TKK Pramuka Siaga, yaitu :

1. TKK Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)

Untuk memenuhi SKK P3K seorang Pramuka Siaga harus sudah memenuhi syarat
berikut:
Mengetahui cara dan dapat memberi penolongan pada kecelakaan luka iris, luka
garuk, luka terbakar, kena benda panas, benjut/ memar.

Mengetahui cara dan dapat menggunakan dengan benar dan rapi: (a) pembalut
segitiga untuk luka di kepala, tangan dan kaki (b) pembalut panjang (zwachtel
verband) untuk jari dan lengan/ paha.
Mengetahui cara dan dapat menghentikan perdarahan hidung, menolong kecelakaan
akibat sengatan binatang/ serangga dan debu mata.
Mengetahui penggunaan obat atau ramuan untuk obat luka.
Mengetahui nama dan alamat poliklinik (Puskesmas), dokter atau rumah sakit
terdekat

2. Pengatur Ruangan

Untuk memenuhi SKK Pengatur Ruangan seorang Pramuka Siaga harus memenuhi
syarat-syarat berikut.
Dapat mengatur dan menempatkan alat-alat rumah tangga, seperti meja, kursi, rak
majalah, lemari, dan lain-lain di salah satu mangan, misalnya ruangan tamu, kamar
tidur, ruang kerja atau istirahat.
Dapat menyusun gambar, bunga, tanaman, tirai sebagai hiasan dekorasi suatu
ruangan.
Dapat mengatur dan menyiapkan meja makan.
3. Pengamat

Untuk memenuhi SKK Pengamat seorang Pramuka Siaga harus memenuhi Syarat-
syarat berikut:
Dapat menggunakan panca indranya untuk mengenal dan mengingat sedikitnya 7
dari 10 macam benda yang dilihatnya selama 1 menit, diraba, atau suara yang
didengarnya.
Dapat mengikuti jejak sejauh 1 km dengan menggunakan tanda jejak sederhana
(secara Siaga).
Mengetahui dan mencatat cara dan kebiasaan hidup dari satu jenis binatang yang
terdapat di sekitarnya, atau
Mengetahui nama dan mengenal macam tumbuh tumbuhan/buah buahan/sayur
sayuran yang biasa digunakan manusia dan tumbuh di daerahnya.

4. Juru Masak

Untuk memenuhi SKK Juru Masak seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat-
syarat berikut :
Juru masak
Dapat memasak dan menyiapkan air minum.
Bersama seorang teman membuat makanan cuci mulut, dengan bahan bahan yang
mudah didapat di daerahnya, misalnya: singkong, ubi, pisang, sagu, terigu, atau
bahan lainnya.
Membuat satu jenis lauk pauk sederhana yang digoreng/direbus/ dibakar.
Mengetahui apa yang dimaksud dengan hidangan 4 sehat 5 sempurna.
5. Berkemah

Untuk memenuhi SKK Berkemah seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat
syarat berikut.
Sedikitnya sudah tiga kali mengikuti Perkemahan Sehari (Persari= Dagkamp), dapat
mengatur barang-barang di dalam tendanya.
Mengerti dan dapat menjaga kebersihan perkemahan Barungnya.
7. Penabung

Untuk memenuhi SKK Penabung seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat-
syarat berikut:
Memiliki buku Tabanas, buku Tabungan Pramuka, atau buku Tabungan Pelajar,
Dapat menabung uang secara teratur dalam buku tabungannya itu sekurang-
kurangnya selama 6 bulan,
Dapat dengan hafal menyanyikan lagu “Mari Menabung” ciptaan Imam Soetiono.

8. Menjahit

Tanda Pengenal Gerakan Pramuka Untuk Semua Golongan Lengkap
Pramuka Pandega: Kode Kehormatan dan Syarat Kecakapan Lengkap
Pramuka Penegak Lengkap
Untuk memenuhi SKK Menjahit seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat
syarat berikut:
Dapat membuat sapu tangan atau alas meja (taplak) dengan tangan/ mesin jahit,
Dapat memasang kancing (lubang baju) dan membuat lubang kancing,
Dapat membuat tanda barung dan kain dan menjahit tanda barung kainnya di
bajunya,
Dapat membuat pakaian untuk boneka, atau (b) membuat mainan (boneka, atau
lainnya) dari kain, atau (c) membuat pakaian dalam untuk sendiri, atau (d) membuat
pakaian bayi (popok, gurita, baju dan lain lain).

8. Juru Kebun

Untuk memenuhi SKK Juru Kebun seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat
syarat berikut:
Dapat mengenal sedikitnya 2 jenis tanaman buah buahan, dan 2 jenis tanaman sayur
sayuran,Dapat mempergunakan pupuk kompos, Telah menanam dan memelihara
sedikitnya satu jenis tanaman hias, satu jenis tanaman buah buahan atau satu jenis
tanaman sayur sayuran, sampai berbunga, sampai berbuah, sampai dipanen, atau
sampai sedikitnya selama 3 bulan

9. Pengaman Kampung/Desa

Untuk memenuhi SKK Pengamanan Kampung/Desa seorang Pramuka Siaga harus
memenuhi syarat syarat berikut:
Dapat membunyikan tanda bahaya dari kentongan dan mengerti arti dan maksud
bunyi kentongan titir, bunyi kentongan pincang dan bunyi kentongan uluk-uluk.
Menolong sedikitnya sekali dengan jalan melaporkan kepada Pos Keamanan terdekat
tentang pelanggaran pencurian atau tindakan jahat telah menanam dan memelihara
sedikitnya satu jenis tanaman hias, satu jenis tanaman buah buahan atau satu jenis

tanaman sayur sayuran, sampai berbunga, sampai berbuah, sampai dipanen, atau
sampai sedikitnya selama 3 bulan
10. Gerak Jalan

Untuk memenuhi SKK Gerak Jalan seorang Pramuka Siaga harus memenuhi syarat
syarat berikut:
Mengenai cara dan telah melakukan dengan baik, sikap berdiri dan berjalan
(cepat/lambat),
Mengerti cara mencegah dan merawat lepuh di kaki,
Pernah mengikuti gerak jalan dalam satuan barung/perindukannya sejauh 5 km
untuk putra dan 3 km untuk putri dan dilakukan sekurang kurangnya 2 kali.

Cara memasang Tanda Kecakapan Khusus pada seragam pramuka

TKK dipasang pada lengan kanan pakaian seragam pramuka, dengan cara
penempatan gambar TKK, yaitu :

1. Melintang, dua jari dibawah lambang Kwartir Daerah/diatas jahitan bawah
lengan, atau

2. Melingkari lambang Kwartir Daerah pada posisi kanan, kiri atau bawah
lambang kawasan dan diatur sedemikian rupa/ simetris biar nampak rapi.
Jumlah maksimal yang dipasang pada lengan baju yakni 5 macam
TKK. Berikut pemasangan pada lengan kanan pada pakaian seragam pramuka.

3. Peserta bimbing yang telah mempunyai lebih dari 5 macam TKK maka
selebihnya sanggup menggunakan/ dipasang pada Tetampan/ selempang.

4. Penggunaan Tetampan/ Selempang. Tetampan/ selempang merupakan alat
kelengkapan seragam pramuka yang dipergunakan untuk memasang TKK.
Tetampan/ Selempang terbuat dari kain yang berwarna dasar coklat tua,
mempunyai lebar 10 cm dan panjang menyesuaikan pengguna.( tinggi tubuh )
serta pada kedua pinggir kain diberi pita zig-zag dengan warna : Siaga :

Berwarna hijau. Penggalang : Berwarna merah Penegak/ Pandega : Berwarna
Kuning.
5. Tetampan/ selempang, dikenakan pada seragam pramuka menyilang pada
pundak lengan kanan atas ke kiri bawah dan sanggup digunakan pada
program khusus/ tertentu misal pada Upacara besar, Upacara peresmian dll.,
sedangkan pada kegiatan yang bersifat rutin tidak perlu dikenakan.

Selain tanda kecakapan khusus di dalam seragam pramuka juga terpasang
beberapa atribut

Dari atribut tersebut kalian dapat mengidentifikasikannya kedalam beberapa
jenis bangun datar

BANGUN DATAR

1. Persegi
2. Persegi panjang
3. Segitiga
4. Trapesium

5. Jajargenjang
6. Layang-layang

7. Belah Ketupat
8. Lingkaran

TEMA 8 Bahan Ajar
Kelas III

PRAJA MUDA KARANA

SUB TEMA 4
AKU SUKA BERKARYA

PEMBELAJARAN 1



KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

Muatan: Bahasa Indonesia Indikator
NO Kompetensi Dasar
3.7 Mencermati informasi tentang konsep 3.7.1. Mengidentifikasi pokok pikiran
delapan arah mata angin dan tentang konsep delapan arah
pemanfaatannya dalam denah dalam
teks lisan, tulis, visual, dan/atau mata
eksplorasi lingkungan angin dan pemanfaatannya

4.7 Menjelaskan konsep delapan arah dalam
mata angin dan pemanfaatannya denah dengan benar.(C4)
dalam denah dalam bentuk tulis dan
visual menggunakan kosakata baku 4.7.1. Menceritakan kembali ide
dan kalimat pokok
efektif dari informasi yang \
didengar/disajikan tentang
delapan
arah mata angin dan
pemanfaatannya dalam denah
dengan tepat.(P2)

Muatan : Matematika

NO Kompetensi Dasar Indikator
3.13
Menjelaskan data berkaitan dengan 3.13.1. Menginterpretasikan data
4.13 diri peserta didik yang disajikan dengan
dalam
diagram gambar benar

Menyajikan data berkaitan dengan 4.13.1. Menyajikan dalam bentuk
diri peserta didik yang disajikan diagram
dalam diagram gambar
gambar dengan benar.

Muatan: SBdP Indikator
NO Kompetensi Dasar
3.4 Mengidentifikasi ciri-ciri gabungan 3.1.1. Mengidentifikasi langkah-
langkah
teknik potong, lipat, dan sambung
dalam karya keterampilan gabungan teknik potong, lipat,
dan
4.4 Membuat karya keterampilan dengan
gabungan teknik potong, lipat, sambung dalam karya
dan/atau sambung keterampilan dengan
benar(C4)
4.3.1. Merancang pembuatan karya
keterampilan dengan
gabungan
teknik potong, lipat, dan
sambung
dengan benar

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Setelah membaca teks, siswa dapat menentukan arah mata angin dengan
berbantukan power point dengan benar.

2. Setelah membaca teks, siswa dapat menggunakan kata delapan arah mata angin
dan pemanfaatannya dalam denah dengan tepat.

3. Setelah mengamati gambar, siswa dapat menginterpretasikan data dengan benar.
4. Setelah mengamati data, siswa dapat menyajikan dalam bentuk diagram gambar

dengan benar.
5. Setelah mengamati, siswa dapat mengidentifikasi langkah-langkah gabungan

teknik potong, lipat, dan sambung dalam karya keterampilan dengan benar.
6. Setelah mengamati, siswa dapat merancang pembuatan karya keterampilan

dengan gabungan teknik potong, lipat, dan sambung dengan benar.

Seorang anak ditemukan menangis sendirian
di areal pertunjukan barong sai anak itu
Nampak kebingungan karena tersesat dan
terpisah dari orang tuanya

Kira-kira apa yang menyebabkan anak itu
tersesat yaa??
Bagaimanakah cara agar kita tidak tersesat apabila
mengunjungi tempat yang belum pernah dikunjungi?
Pernahkan anak-anak bertanya kepada orangtua, apa yang
harus kita lakukan ketika terpisah dari orang tua di
tengah keramaian?

KETIKA ANAK-ANAK TERSESAT KALIAN BISA
MELAKUKAN HAL SEPERTI DI BAWAH INI

1. Anak-anak harus mengingat identitas orang tua kalian baik itu
nama alamat dan no hp orang tua agar kalian dapat dengan mudah
menghubungi orang tua kalian

2. Kalian harus tetap tenang jangan menangis
3. Cobalah mencari bantuan misalnya mencari petugas keamanan
4. Coba perhatikan lingkungan sekitar kalian adakah denah yang

dapat membantu kalian menemukan suatu tempat? Misalnya
kalian ingat terakhir bersama orang tua kalian di parkir kalian bisa
mengikuti denah tersebut.
Apakah kalian pernah melihat denah?

DENAH

Denah adalah gambar yang menunjukkan letak sesuatu.
Misalnya untuk menunjukkan letak benda. Bisa pula
menunjukkan bagian dari sebuah ruang atau bangunan. Tempat
yang ditunjukkan tidak terlalu luas. Umumnya berupalingkungan
yang kecil. Namun, bisa lebih mendetail. Denah disebut sebagai
peta kecil. Fungsinya untuk menunjukkan letak sesuatu.Suatu
ketika mungkin kamu pernah pergi bertamasya. Misalnya pergi
ke kebun binatang. Di sana kamu akan menemukan papan
penjelasan. Papan tersebut berisi denah kebun binatang Pada
denah tersebut ditunjukkan letak kandang. Ada pula letak tempat
istirahat dan lainnya. Keberadaan denah membantu pengunjung
supaya tidak tersesat.

Cara Membaca Denah

Yang perlu kita perhatikan sebelumnya adalah jika akan membaca
denah, maka perhatikan juga mata angin sebagai salah satu patokan
utama agar kita tidak salah membaca denah dengan baik dan benar.
Biasanya, denah lokasi suatu tempat, memiliki mata angin utara yang
akan menghadap ke atas. Secara otomatis, maka :

Atas adalah utara

Kanan adalah timur

Bawah adalah selatan

Kiri adalah barat

Mata angin di dalam denah sangat bervariasi, hanya ada arah utara saja,
ada arah utara dan selatan, dan juga mata angin yang lengkap sehingga
tidak membuat bingung orang-orang yang membacanya.

ARAH MATA ANGIN

Arah mata angin dapat disebut sebagai titik kompas. Arah
mata angin berfungsi sebagai petunjuk untuk mengetahui
sebuah posisi ketika sedang melakukan perjalanan.
Arah mata angin dapat membantu ketika sedang dalam
sebuah perjalanan dan kehilangan arah. Titik arah mata angin
digunakan dalam sistem putaran kompas, peta, dan sistem
navigasi lainnya.
Saat ini arah mata angin menjadi dasar pembelajaran yang
harus kita ketahui. Bahkan arah mata angin sudah menjadi
pembelajaran semenjak TK. Untuk kembali mengingatnya,
simak penjelasan berikut ini tentang jenis dan cara
menentukan arah mata angin

Jenis Arah Mata Angin
Dalam materi kepramukaan mata angin terbagi menjadi
empat, delapan, 16, hingga 32. Namun yang lebih umum
dikenal hanya delapan arah mata angin.

Pembagian delapan arah mata angin didasarkan pada cardinal
points dan ordinal points. Cardinal points ditentukan dari arah
sudut yang berkelipatan 90 derajat dan paling dasar

DIAGRAM

Apa Pengertian Diagram?
Diagram adalah suatu gambaran untuk memperlihatkan atau menerangkan

suatu data yang akan disajikan. Atau definisi diagram yang lainnya adalah lambang-
lambang tertentu yang dapat dipakai untuk menjelaskan sarana, prosedur serta
kegiatan-kegiatan yang sudah biasa dilaksanakan dalam suatu sistem.
Apa Jenis Diagram ?

a. Diagram gambar
b. Diagram garis
c. Diagram batang
d. Diagram lingkaran

a. Diagram Gambar

Benda apa yang jumlahnya paling banyak?
Berapakah selisih antara palstik dan kardus?

Berapakah jumlah keseluruhan benda pada diagram diatas?
b. Diagram Garis

c. Diagram Batang

d. Diagram Lingkaran

TEKNIK POTONG, LIPAT, DAN SAMBUNG

Teknik potong, lipat dan sambung adalah salah satu jenis teknik pembuatan berbagai
produk kerajinan baik sebagai benda hias atau benda pakai. Teknik ini secara tidak langsung
setiap orang pasti sudah melakukan teknik tersebut di dalam kehidupan sehari-harinya.
Teknik potong adalah teknik dengan cara memotong atau memisahkan bahan menjadi dua
bagian atau lebih dalam membentuk benda kerajinan. Teknik Lipat adalah teknik dengan cara
melipat sehingga membentuk sebuah kerajinan. Teknik sambung adalah teknik dengan cara
menyatukan atau menggabungkan bahan dari dua bagian atau lebih menjadi satu dalam
membentuk benda kerajinan.

Teknik potong dilakukan dengan berbagai jenis alat, tergantung dari jenis
bahannya. Misalnya memotong kain dapat memakai gunting, cutter atau alat
sejenisnya.Teknik lipat dilakaukan tergantung dari bahan dan alat yang digunakan. Jika
melipat bahan lunak tentunya cukup dengan kedua tangan saja. Tetapi jika bahan keras
yang dilipat, pasti menggunakan alat yang sesuai dengan jenis bahannya. Teknik
sambung dapat dilakukan dengan cara dilem, dijahit, dironce dan masih banyak lagi
teknik sambung, tergantung dari bahan yang digunakan.

\


Click to View FlipBook Version