PENGARUH CAHAYA TERHADAP JUMLAH GELEMBUNG
PADA TANAMAN HYDRILLA
Disusun oleh
KELOMPOK 1:
XII MIPA 3
1. Cahya Sinar Taji (09)
2. Evelyn Berliana Dwi Febrianty (13)
3. Nurul Azny (26)
4. Taura Muhammad Sanubari (30)
5. Wilujeng Dwi Ramadani (32)
6. Windy Fitriani (33)
SMA NEGERI 1 PALIMANAN
JI.KH Agus Salim No. 128 Palimanan Telp.(0231) 341023-344252
Palimanan - Kabupaten Cirebon
1. TUJUAN PRAKTIKUM
● Mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi fotosintesis.
● Membuktikan bahwa pada peristiwa fotosintesis menghasilkan O2
2. LANDASAN TEORI :
Percobaan Ingenhousz adalah salah satu percobaan yang digunakan untuk
membuktikan bahwa proses fotosintesis pada tumbuhan menghasilkan oksigen. Dengan
tujuan membuktikan adanya gas oksigen yang dihasilkan dari proses fotosintesis dan
mengetahui faktor- faktor yang mempengaruhi proses fotosintesis.
Fotosintesis merupakan penambahan zat karbon dari udara untuk diubah menjadi
senyawa organik dan menghasilkan suatu energi yang digunakan tumbuhan hijau untuk
pertumbuhan. Proses fotosintesis dapat berlangsung karena adanya organ pada tumbuhan
yang disebut klorofil. Di dalam klorofil terdapat organel yang disebut kloroplas. Cahaya
matahari merupakan salah satu faktor yang berperan penting dalam laju fotosintesis.
3. RUMUSAN MASALAH
● Bagaimakah pengaruh cahaya terhadap jumlah gelembung pada tanaman hydrilla?
4. HIPOTESIS
Jumlah gelembung yang dihasilkan di tempat terang lebih banyak daripada jumlah
gelembung pada tempat gelap. Semakin rendah intensitas cahayanya,maka semakin lambat
proses fotosintesisnya karena energi yang diserap tidak cukup.
5. VARIABEL BEBAS, VARIABEL TERIKAT, VARIABEL KONTROL
● Variabel kontrol : tanaman hydrilla dan 500 ml air
● Variabel terikat : jumlah gelembung
● Variabel bebas : intensitas cahaya (gelap,ruang dan cahaya langsung)
6. ALAT DAN BAHAN
● Corong kaca
● Tabung reaksi
● Gelas kimia 1L
● Kawat
● Tanaman hydrilla
● Penjepit tabung reaksi
7. PROSEDUR KERJA
● Siapkan alat dan bahan.
● Potonglah beberapa cabang tumbuhan air dan masukkan ke dalam kaca dengan bagian
batang menghadap ke atas.
● Isilah gelas kimia dengan air sampai hampir penuh.
● Masukkan corong kaca dan tumbuhan air ke dalam gelas kimia berisi air sampai corong
kaca terbenam air.
● Isilah tabung reaksi dengan air sampai penuh dan tutup mulut tabung reaksi dengan
jempol.
● Masukkan tabung reaksi itu ke dalam air pada gelas kimia dengan posisi terbalik
sementara jempol masih menutup tabung.
● Letakkan tabung reaksi yang berisi air itu di atas corong kaca dan tahan dengan penjepit
tabung reaksi.
● Letakkan perangkat percobaan kedalam lemari selama 2 menit, lalu amati jumlah
gelembung selama 2 menit.
● Letakkan perangkat percobaan didalam ruangan selama 2 menit, lalu amati jumlah
gelembung selama 2 menit.
● Letakkan perangkat percobaan ditempat yang terkena cahaya matahari langsung selama
5 menit, lalu amati gelembung selama 2 menit.
8. HASIL PENGAMATAN Waktu Banyak gelembung
Tabel 2 menit 0
No Perlakuan 2 menit 0
5 menit 1
1. Ditempat gelap
2. Diruangan
3 Cahaya langsung
9. INTERPRETASI DATA
Setelah melakukan praktikum terhadap percobaan ingenhousz didapatkan hasil. Pada
tempat gelap dan ruangan tidak mengeluarkan gelembung, namun seharusnya diruangan
mengeluarkan gelembung walaupun sedikit. Dan pada cahaya langsung mengeluarkan
gelembung sedikit, seharusnya mengeluarkan gelembung yang banyak.
10. KESIMPULAN
Pada tempat gelap dan ruangan tidak mengeluarkan gelembung sedangkan pada
cahaya langsung mengeluarkan sedikit gelembung.
11. LAMPIRAN
12. DAFTAR PUSTAKA
https://www.studocu.com/id/document/ssekolah-menengah-atas-negeri-10-fajar-har
apan/hedon/laporan-percobaan-ingenhousz/22507136
PERTANYAAN
1. Ketika alat diletakkan di tempat yang langsung terkena sinar matahari selama 2 menit
terjadi (1) gelembung. Sedangkan ketika alat diletakkan di dalam ruangan selama 2
menit terjadi (tidak ada) gelembung.
2. Adakah perbedaan kuantitas gelembung yang terjadi ketika alat diletakkan di tempat
yang langsung terkena sinar matahari dibandingkan ketika alat diletakkan dalam
ruangan? Iya ada.
3. Perbedaan banyak gelembung yang terjadi disebabkan oleh Intensitas cahaya