The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul Praktikum System Modelling Flexsim Genap 2021_2022-1

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nurazizah fazriyani, 2024-06-24 06:10:54

Modul Praktikum System Modelling Flexsim Genap 2021_2022-1

Modul Praktikum System Modelling Flexsim Genap 2021_2022-1

1 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem MODUL PRAKTIKUM PEMODELAN SISTEM DENGAN SOFTWARE Flexsim 2019 GENAP 2021/2022 Dosen Pengampu : M. Ali Pahmi, ST., M.T Semester 6 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi


2 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Modul Praktikum Pemodelan Sistem (Practice Modul System Modelling) Penulis M Ali Pahmi, M.T Copyright © 2022 by Penulis Diterbitkan oleh: Prodi Teknik Industri Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Terbit: Januari, tahun 2022 Hak Cipta dilindungi undang-undang Dilarang memperbanyak sebagian atau seluruh isi buku ini dengan bentuk dan cara apa pun tanpa izin tertulis dari penerbit dan penulis.


3 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN 1.1. Tujuan Umum …………………………………………………………………….4 1.2. Sasaran output praktikum ………………………………….…………….4 1.3. Sistematika format penulisan laporan ………………………………4 1.4. Mekanisme pengumpulan tugas & Penilaian …………………….5 II. PRAKTIKUM FLEXSIM 1 2.1. Pengenalan-SImulasi dengan flexsim 2019 …………………..……6 2.2. Pengenalan basic interface ………………………………………..………7 2.3. Mengubah view model dengan mouse ………………………………..9 2.4. Kategori objek 3D dalam Flexsim ……………………………………..10 2.5. Strategy dalam membuat model ……………………………………...12 2.6. Expert Fit dalam Flexsim …………………………………………………..12 2.7. Mulai membuat model ……………………………………………………...13 2.8. Memasukan dan edit Logic pada model …………………………….18 III. PRAKTIKUM FLEXSIM 2 3.1. Menggunakan STAT FIT ………………………………………………………26 3.2. Menampilkan data dashboard statistic model ………………….28 IV. PRAKTIKUM FLEXSIM 3 4.1. Study Case Manufaktur 1 …………………………………………………..34 V. PRAKTIKUM FLEXSIM 4 5.1. Study Case Manufaktur 2 …………………………………………………..34 VI. TUGAS INDIVIDUAL 6.1. Membuat Jurnal Study Case Pemodelan Sistem ……………….35


4 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem I. PENDAHULUAN 1.1. TUJUAN UMUM Modul Praktikum Pemodelan Sistem (MPPS) merupakan bagian dari matakuliah Pemodelan Sistem yang dilaksanakan pada semester genap. MPPS bertujuan untuk : 1) Memberikan penguatan pemahaman terhadap materi teori yang telah diperoleh mahasiswa pada pertemuan sebelumnya, melalui contoh-contoh studi kasus yg dapat di eksplorasi lebih jauh oleh mahasiswa. 2) Mahasiswa mampu membuat argument, mengemukakan pendapat / berkomunikasi. 3) Mengerti konsep dasar dan membangun model simulasi dengan menggunakan tools yang tersedia pada software Flexsim. 4) Melatih mahasiswa agar mampu menganalisis hasil praktikum, dan menyusunnya dalam bentuk laporan jurnal ilmiah. 1.2. SASARAN OUTPUT PRAKTIKUM Sasaran praktikum dalam pemodelan system ini yaitu pemodelan system dengan menggunakan Flexsim. Sedangkan output dari praktikum ini terbagi dua jenis yaitu : A) Laporan tugas praktikum dalam bentuk PPT B) Study Case Individual dalam bentuk Jurnal 1.3. SISTEMATIKAN FORMAT PENULISAN LAPORAN Laporan output praktikum dibuat dengan format penulisan : A) Format laporan tugas praktikum dalam bentuk PPT (8-9 halaman) a) Cover tugas (1 hal) b) Tujuan praktikum (1Hal) c) Landasan teori (1hal) d) Metodologi (1hal) e) Hasil Analisis dan Pembahasan (2-3 hal) f) Simpulan (1hal) g) Refferensi (1hal)


5 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem B) Format study case individual dalam bentuk jurnal a) Menggunakan kertas HVS ukuran A4 (21,0 cm x 29,7 cm). b) Diketik menggunakan komputer dengan rapi di MS Word c) Laporan ditulis dengan batas kiri 3 cm, batas kanan 2 cm, batas atas 2 cm dan batas bawah 2 cm. d) Pada cover mencantumkan nama matakuliah, identitas praktikan (nama dan NIM). e) Laporan tugas praktikum dalam bentuk soft copy Ms Word (7-12 hal) : ➢ Judul Jurnal ➢ Abstract ➢ Latar belakang (Pendahuluan dan tujuan) ➢ Landasan Teori ➢ Metodologi ➢ Hasil Analisis dan Pembahasan ➢ Simpulan ➢ Daftar Pustaka (menggunakan format IEEE Mendeley) ➢ lebih jelasnya bisa dilihat dalam design format jurnal JENIUS STTMC yang ditentukan. http://jurnal.sttmcileungsi.ac.id/index.php/jenius/authorguide 1.4. MEKANISME PENGUMPULAN TUGAS DAN PENILAIAN A. Laporan praktikum dibuat secara paperless dalam bentuk soft copy yang ditentukan diatas dan dikirimkan pada link google class yang akan diumumkan oleh dosen pengampu sebelumnya. B. Formulasi Penilaian yang digunakan : NP = (TP*P1 +TP*P2+TP*P3+ TP*P4+ TJ*P5) a. Jumlah Praktikum (P) b. Bobot laporan praktikum (TP) = 0,15 c. Bobot tugas study case individual (TJ) = 0,4


6 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 2. PRAKTIKUM FLEXSIM 1 2.1. PENGENALAN - SIMULASI DENGAN FLEXSIM 2019 Apa itu simulasi? Secara umum, model simulasi adalah tiruan digital dari sistem bisnis. Dengan menggunakan FlexSim, Anda dapat membangun model simulasi yang meniru sistem bisnis Anda seperti yang ada saat ini atau Anda dapat membangun prototipe sistem bisnis masa depan Anda untuk memprediksi kinerjanya di dunia nyata. Tujuan dari model simulasi adalah untuk membantu Anda memperoleh pemahaman yang lebih dalam tentang sistem bisnis Anda dan berupaya meningkatkannya secara holistik. Idealnya, setelah Anda membangun model simulasi, Anda akan dapat bereksperimen dengan variabel yang berbeda untuk mengoptimalkan sistem Anda dengan lebih baik. Anda juga dapat menggunakan model simulasi untuk menguji bagaimana sistem bisnis Anda merespons perubahan kondisi. Gbr.1 Flexsim Discrete Simulation FlexSim menggunakan paradigma simulasi kejadian Discrete, yaitu simulasi peristiwa yang diwakili oleh serangkaian peristiwa kronologis, yang menyebabkan perubahan yang sesuai dengan keadaan objek dalam sistem. Peristiwa ini terjadi secara real time (dalam simulasi) selama simulasi berjalan. Anda kemudian dapat mengukur peristiwa dan status ini untuk mengumpulkan metrik yang berguna (statistik dan data lainnya) tentang sistem yang Anda simulasikan.


7 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.1 3D Model Event dalam Flexsim Apa kegunaan dan batasan yang bisa simulasi berikan: ✓ Simulasi dapat Membantu Anda melihat sistem bisnis Anda secara lebih holistic; mengatasi efek silo yang mengganggu banyak operasi bisnis; Hasilkan metrik yang berguna (statistik, data, dan keluaran berguna lainnya) yang dapat membantu Anda membuat keputusan bisnis utama; Membantu Anda bereksperimen dengan variabel atau kondisi yang berbeda dalam model simulasi Anda untuk menentukan konfigurasi yang optimal. ✓ Tetapi simulasi tidak dapat: Merekayasa balik solusi untuk sistem bisnis; Identifikasi metrik kunci (output) mana yang penting untuk menentukan apakah sistem bisnis anda berhasil atau tidak. 2.2. PENGENALAN BASIC INTERFACE Topik ini akan memberikan ikhtisar tentang elemen terpenting antarmuka pengguna FlexSim dan akan menjelaskan beberapa istilah dan konsep utamanya. Anda terutama


8 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem akan membangun model simulasi Anda menggunakan dua antarmuka: model 3D dan alat Alur Proses. ➢ 3D Model - Model 3D adalah di mana Anda akan memvisualisasikan sistem bisnis Anda menggunakan grafik 3D. ➢ Process Flow Tool - Alat Alur Proses adalah tempat Anda akan membangun logika yang mendukung model 3D Anda. Elemen terpenting dari antarmuka model 3D diberi label pada gambar berikut: Gbr.2 Interface Flexsim 3D Model ➢ Main menu & Tool bar; Berupa format standar yang mirip dengan format windows melingkupi, File, Edit, View, Statistic, Help etc. ➢ Simulation control ; Berupa lokasi dimana anda dapat memulai dan mengendalikan simulasi yang berjalan dan merecord waktu berjalannya sebuah simulasi. ➢ Library & Toolbox; Adalah interface yang dapat mengakses hampir semua alat di FlexSim.Toolbox menyediakan satu tempat di mana Anda dapat melihat semua alat dan komponen alat yang Anda gunakan dalam model simulasi Anda. Anda juga dapat menggunakan kotak alat untuk mengelola komponen alat. ➢ Quick Properties ; Adalah interfacre yang menampilkan parameter dari sebuah item yang dipilih / di klik, mencakup statistics, general proeprties, dimensi item etc.


9 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Interface Alur Proses sangat mirip dengan antarmuka model 3D. Elemen terpenting dari alat Alur Proses diberi label pada gambar berikut: Gbr.3 Interface Flexsim Flow Process Tool 2.3. MENGUBAH VIEW MODEL DENGAN MOUSE ➢ Moving in model ; Untuk bergerak dari kiri ke kanan atau maju dan mundur dalam model, klik di suatu tempat di dalam model dan, sambil menahan tombol mouse, seret mouse ke sisi kiri atau kanan layar atau ke atas dan ke bawah layar. ➢ Rotating ; Untuk memutar model ke segala arah, klik kanan di suatu tempat di model. Kemudian gerakkan mouse ke kiri atau kanan untuk memutar model secara horizontal, atau gerakkan mouse ke atas atau ke bawah untuk memutar model secara vertikal. ➢ Zoom in or out; Untuk memperbesar dan memperkecil model, gunakan tombol roda pada mouse Anda. Menggulir ke atas akan memperbesar model dan menggulir ke bawah akan memperkecil.


10 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 2.4. KATEGORI OBJEK 3D DALAM FLEXSIM FlexSim menawarkan berbagai objek 3D berbeda yang dapat Anda gunakan untuk membangun model simulasi. Tiga kategori objek terpenting yang perlu Anda ketahui adalah: 1) FLOW ITEMS adalah item yang akan mengalir melalui model simulasi Anda dari awal simulasi Anda hingga akhir. Item aliran dapat mewakili banyak hal berbeda dalam model simulasi Anda seperti: a. Material item yang bergerak melalui jalur perakitan b. Customer yang berjalan melalui pusat layanan c. Product moving ke lokasi berbeda di Gudang d. Transfer order dari satu stasiun ke stasiun lain Lebih lanjut terkait flow items bisa di lihat di library & toolbox Gbr.4 Flow items dalam Flexsim 2) FIX RESOURCES sumber daya tetap / FIX berinteraksi dengan item aliran dalam simulasi, seperti menyimpan atau memodifikasi item aliran. Item aliran akan mengalir dari satu sumber daya tetap ke sumber daya tetap hilir berikutnya hingga mencapai akhir simulas. Sumber daya tetap dapat mewakili berbagai langkah atau proses dalam model Anda, seperti: a. Work stations b. Machine Operations c. Processing Stations d. Loading and unloading sites e. Storage areas Lebih lanjut fix items bisa dilihat library & toolbox


11 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.5 Fix items dalam Flexsim 3) TASK EXECUTERS adalah objek yang dapat bergerak di seluruh model dan berinteraksi dengan sumber daya tetap dan item aliran. Disebut task executers karena mereka dapat diberi tugas dan urutan tugas. Misalnya, objek ini dapat melakukan perjalanan, memuat item aliran, membongkar item aliran, mengatur atau mengoperasikan mesin, bertindak sebagai sumber daya bersama untuk stasiun pemrosesan, dan melakukan banyak tugas simulasi lainnya. Gbr.6 Task Executers dalam Flexsim OTHERS 3D OBJECT Di luar tiga kategori dasar item di FlexSim ini, ada jenis objek tambahan yang dapat Anda gunakan untuk meningkatkan model simulasi Anda: a) VISUAL OBJECT dapat membantu Anda mengelola model kompleks dan menambahkan detail visual yang mungkin berguna saat mempresentasikan model kepada pemangku kepentingan. b) CONVEYOR dapat digunakan untuk membuat sistem konveyor untuk mengangkut item aliran melalui model simulasi.


12 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem c) AStar dan AGV OBJECT mengontrol gerakan pelaksana tugas dalam model simulasi, memastikan bahwa pelaksana tugas menggunakan jalur perjalanan yang ditentukan. d) FLUID OBJECT dapat digunakan untuk membuat model simulasi penanganan material fluida. 2.5. EXPERT FIT DALAM FLEXSIM ExpertFit adalah tools yang digunakan untuk menentukan distribusi probabilitas statistik terbaik secara otomatis dan akurat guna merepresentasikan kumpulan data input. Expertfit menyediakan analis simulasi dengan bantuan dalam pemodelan sumber acak (contoh: waktu pelayanan) dalam keadaan tidak ada data. Gbr.7 Expert Fit dalam Flexsim 2.6. STRATEGY DALAM MEMBUAT MODEL ❖ Kumpulkan semua informasi yang tersedia yang menjelaskan terkait system yang akan dibuat simulasinya; From how it looks to how it behaves, Bagaimana system terlihatnya hingga bagaimana system berperilaku. ❖ Membuat sketsa konsep model dengan data layout CAD (jika ada) ❖ Membuat sketsa flowchart konsep model ❖ Tentukan logic setiap layer ❖ Dalam membuat model ambil pendekatan secaera Incremental / perlahan dan bertahap, layer demi layer. ❖ Lakukan run chek & rechek di setiap layernya.


13 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 2.7. MEMULAI MEMBUAT MODEL 3D ❖ Pastikan computer anda telah terinstall Flexsim 2019 Student Version-Mfg. ❖ Ikuti Langkah-langkah berikut : 1) Klik ikon flexsim pada computer anda Gbr.8 Icon Flexsim 2) Tunggu muncul layer flexsim seperti ini Gbr.9 Preface Flexsim 3) Pilih pada menu bar “File” lalu klik “new model” Gbr.10 Preface 2 Flexsim


14 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 4) Pada simulasi kita menggunakan system MKS, Sebelum klik “OK” pastikan pada display sudah dalam satuan / unit : a. Time = Second b. Length = Meter c. Fluid = Liter Selain itu pada gbr terlihat setingan tinggi model manusia yang akan digunakan. Gbr.11 Setting unit pada Flexsim 5) Layar akan secara otomatis berubah menjadi tampilan berikut : Gbr.12 Blank screen model pada Flexsim 6) Arahkan cursor pada tab “library”, lalau klik drag / Seret objek berikut dari Perpustakaan ke dalam model 3D, sesuai posisi pada ilustrasi dibawah ini:


15 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem ➢ 1 Source ➢ 1 Queue ➢ 1 Processor ➢ 2 Sinks Gbr.13 Drag dan positioning model 7) Klik icon “Source 1” pada monitor untuk memilihnya. Perhatikan bahwa panel kanan berubah untuk menampilkan “Quick Properties” untuk objek ini. Di bawah “General Properties”, klik di dalam kotak pertama, yang menampilkan nama objek saat ini. Hapus nama objek saat ini dan ketik nama baru: “Customer arrive”. Perhatikan bahwa nama tampilan untuk objek ini diperbarui dalam model 3D. Gbr.14 Quick properties “source 1”


16 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 8) Ulangi langkah sebelumnya untuk mengganti nama semua objek sebagai berikut: Tabel 1 Pergantian nama object 9) Setelah selesai, model 3D Anda akan terlihat seperti gambar berikut: Gbr.15 Hasil positioning model dan nama objek 10) Metode koneksi dan pemutusan pada objek sesuai rule pada gbr berikut : Gbr.16 Rule koneksi dan pemutusan objek pada flexsim


17 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 11) Membuat koneksi pada objek sesuai rule pada gbr berikut : • Klik simbol • Lalu cursor akan berubah menjadi mode koneksi dengan simbol • Ketika mode koneksi, drag “cursor mouse” pada layer dan klik / buat koneksi pada objek ; “customer arrive” terhadap “waiting line”, lalu ulangi hingga objek terakhir dan klik tombol “Esc” pada keyboard, dan hasilnya sesuai gbr berikut. Gbr.17 Koneksi pada objek model 12) “FIRST RUN” atau Jalankan simulasi pada symbol untuk menguji / mengetes model 3D yang baru dibuat, maka akan muncul item box yg berjalan pada simulasi. Gbr.18 First Run


18 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 2.8. MEMASUKAN DAN EDIT UNSUR LOGIC PADA MODEL 1) Membuat “Global list”, pada tab kiri klik “Tool box”, lalu pilih “Global list” dan pada tab selanjutnya pilih “item List”, sesuai gbr berikut. Gbr.19Pemilihan item list 2) Akan muncul layer tab “item list”, Pada tab tersebut Ubah nama menjadi “Waiting customer” Gbr.20 Mengubah data pada item list


19 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 3) Pada tab tersebut klik dan pilih “Age”, dan hapus semua pilihan lain ,karena tidak digunakan pada conoh simulasi ini. Hasilnya akan seperti gbr berikut. Gbr.21 hasil data input pada item list 4) Pada “Back order” centrang box “Reevaluate all value on push”. Dalam hal ini check box ini akan memastikan bahwa list entry akan selalu update setiap customer baru tiba. Gbr.22 Back order tab 5) Klik tombol “OK” untuk menutup tab 6) Mengedit Model Logic. Pada langkah ini, Anda akan mengedit properti objek 3D untuk membuat logika dasar model simulasi. Berikut adalah penjelasan dari


20 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem objek yang akan Anda edit dan alasan mengapa Anda melakukan perubahan tersebut: Tabel 2 . Rencana Logic pada model Object Penjelasan Customers Arrive (Source) Sebagian besar model 3D dimulai dengan objek sumber yang membuat item aliran yang akan bergerak melalui model 3D dan berinteraksi dengan objek. Dalam model ini, item aliran akan mewakili pelanggan yang datang ke pusat layanan pelanggan. Sumber akan menentukan seberapa sering pelanggan datang. Untuk model ini, Anda akan mengubah tingkat kedatangan pelanggan sehingga pelanggan tiba kira-kira setiap menit. Anda akan menggunakan distribusi statistik yang disebut distribusi eksponensial untuk menghitung secara acak tingkat kedatangan dalam rentang waktu ratarata sekitar 60 detik. Secara default, sumber membuat item aliran yang terlihat seperti kotak. Karena item aliran dalam model ini mewakili pelanggan, Anda akan mengubah kelas item aliran sehingga terlihat seperti orang. Waiting Line (Queue) Anda akan menyetel objek ini sehingga pelanggan (Flow item ) ditambahkan ke daftar WaitingCustomers segera setelah mereka memasuki antrean. Anda juga akan mengubah antrean sehingga pelanggan membentuk antrean, daripada menumpuk di dalam antrean. Service Desk (Processor) Objek ini mewakili waktu yang dibutuhkan seorang karyawan untuk membantu pelanggan. Untuk alasan itu, Anda akan mengatur objek ini sehingga menarik pelanggan pertama dari daftar WaitingCustomers ketika siap membantu pelanggan lain. Anda juga akan mengatur jumlah waktu yang dibutuhkan seorang karyawan untuk membantu pelanggan. Anda akan menggunakan distribusi statistik log normal 2 statistik sehingga akan memakan waktu sekitar 92 detik untuk membantu pelanggan Unhappy Customers (Sink) Sink menghapus item aliran dari model. Anda akan mengatur sink ini sehingga akan mencari daftar WaitingCustomers untuk setiap pelanggan yang telah menunggu lebih dari 200 detik. Ini akan menarik setiap pelanggan yang memenuhi kriteria ini dan menghapusnya dari model, mewakili pelanggan yang frustrasi dan pergi. Happy Customers (Sink) Anda akan menggunakan pengaturan default untuk objek ini, jadi Anda tidak akan membuat perubahan apa pun padanya.


21 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 7) Untuk Menambah logic pada table 2 diatas maka, double click “Customer arrive” 8) Pada “Source” tab, klik “Flowitem class” menu dan pilih “Person” Gbr.23 Tab customer arrive 9) Klik / Centrang Pada check box “Arrival at time 0“, dan jika anda klik “Edit parameter” maka secara otomatis sudah diset distribusi statistic “exponential”. Gbr.24 Tab customer arrive 2


22 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.25 Detail distribution 10) Double klik “Waiting customer” pada “Queue” klik “Item placement’ dan pilih “Horizontal line. Gbr.26 Customer arrive tab


23 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 11) Lanjut klik “Flow” tab, cari dan klik “Send to port” , pilih “Use list” dan pilih sub “Push to item list “ dan akan muncul “Waiting list” dan klik. Gbr.27 Customer arrive tab 2 12) Pilih dan double klik “Service Desk” lalu PASTIKAN CLEAR CHECK BOX “ Convey Items Across Processor Length” Gbr.28 Service desk tab 13) Klik panah di sebelah kotak “Process time” untuk membuka menu. Arahkan ke “Statistical Distribution” , lalu pilih Log Normal 2, untuk kemudian parameter di set sebagai berikut.


24 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.28 Service desk tab Perhatikan di bagan tersebut, bahwa sebagian besar pelanggan akan membutuhkan waktu sekitar 91,5 hingga 93,5 detik untuk menyelesaikan pesanan mereka, tetapi beberapa mungkin membutuhkan waktu lebih atau kurang. 14) Double klik “Unhappy Customer”, lalu pada tab muncul klik “Flow” dan PASTIKAN CHECK paa Check box “Pull Strategy” Gbr.29 Unhappy customer tab


25 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 15) Pada tab yg sama klik icon segitiga kecil disamping “Any port”, lalu pada tab muncul klik “use list” dan PASTIKAN CHECK Check box “Waiting customer” terpilih, Klik tanda dan pilih “Where” dan edit value menjadi 200 sesuai gbr. Gbr.30 Detail inhappy cust tab 16) Klik Run test Gbr.31 Hasil model 3D 17) ”SAVE” beri nama sesuai kode berikut : PRAKTIKUM _1_XXXXXX-XXXXX_GANJIL_XXXX NIM – Nama Tahun Ajar 18) Kirimkan data pada link google class yg disediakan


26 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 3. PRAKTIKUM FLEXSIM 2 3.1. MENGGUNAKAN STAT FIT Sebelum menggunakan STAT FIT, anda diwajibkan menyiapkan range data waktu hasil pengamatan, dengan jumlah data minimal 15 data pengamatan. 1) Pilih menu Statistics kemudian pilih ExpertFit Gbr.32 Pemilihan fitur expert fit 2) Klik New… dan pilih fit distributions to data… lalu OK. Maka proyek yang anda buat akan tampil dilayar, dan pilihlah Analyze… Gbr.33 Pemilihan fitur expert fit 3) Pada Menu Data klik Enter Data. Selanjutnya akan muncul box Enter-Data Option, pilih Enter/Edit Data Values kemudian klik Apply 4) Pada Single-Value Editing copy data yang hendak dicari distribusinya. Kemudian klik Paste at End from Clipboard, setelah muncul data klik OK. (Data juga dapat diinputkan secara manual)


27 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.34 Input data waktu dalam expert fit 5) Langkah selanjutnya klik menu Models → Klik Automated Fitting Gbr.35 Jendela data analysis 6) Setelah Expertfit selesai akan didapat output seperti pada gambar di bawah yang akan digunakan sebagai Process Time.


28 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem Gbr.36 Hasil distribusi data input 3.2. MENAMPILKAN DATA DASHBOARD STATISTIK DARI MODEL 1) Buka Kembali data tugas Praktikum 1 yg sudah dibuat sebelumnya. 2) Pada TAB menu file, Pilih / Klik “Dashboard” LALU pilih “ Add a dashboard” Gbr.37 Dashboard menu 3) Pada Quick properties “Dashboard name” diubah menjadi “Customer service metric” Gbr.38 Sub tab quick preoperties


29 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 4) Atur lebar sub tab posisi dashboard sesuai keperluan 5) Di sebelah “Content” klok Pin Statistic . Pin to Customer Service Metrics, lalu pilih Content vs Time. Gbr.39 Sub quick preoperties 6) Pastikan bahwa bagan Content vs Time.sekarang muncul di dasboard. Jika bagan belum dipilih, klik bagan ini untuk memilihnya. Arahkan mouse ke tepi kanan bagan hingga titik ubah posisi sesuai keperluan. Gbr.40 Pengaturan dashboard


30 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 7) Buka Toolbox di panel kiri. Di bawah grup Statistic Collector, konfirmasikan bahwa ada pengumpul statistik WaitingLineContentvsTime Gbr.41 Tool box 8) Di dasboard, klik dua kali bagan Konten vs Waktu untuk membuka propertinya. Di kotak nama di bagian atas properti, ubah nama tampilan bagan menjadi Konten Baris Tunggu Seiring Waktu. 9) Konfirmasikan bahwa Sumber Data menampilkan Kolektor Statistik WaitingLineContentvsTime. Gbr.42 Waiting line over time tab 10) Klik tombol OK untuk save the changes dan close the window. Jika anda “run” simulasi maka akan muncul grafik. Gbr.43 Graifk Waiting line over time


31 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 11) Pada model 3D, klik “waiting line” Kembali lalu pilih / klik. 12) Disamping “stay time” statistic, klik pin button untuk membuka menu. Arahkan ke “Pin to customer service metrics” lalu pilih “Staytime”. Perhatikan bahwa sekarang kedua chart dalam dashboard berubah menjadi “Waitinglinestaytime” di toolbox. 13) Di Dashboard, double klik “staytime” chart untuk membuka properties. 14) Dalam kotak nama “name boc” diatas properties. Rubah nama chart display menjadi “wait times” 15) Di “include” grup, clear “object” dan “min” checkboxs, tekan tombol “OK” untuk simpan perubahan. Gbr.44 Penambahan chart pada dashboard 16) Lakukan hal yg sama untuk dashboard :


32 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem


33 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 17) Hasil dashboard Ketika model simulasi akan berjalan seperti dibawah ini:


34 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 18) ”SAVE” beri nama sesuai kode berikut : PRAKTIKUM _2_XXXXXX-XXXXX_GANJIL_XXXX NIM – Nama Tahun Ajar 19) ”Kirimkan data pada link google class yg disediakan 4. PRAKTIKUM FLEXSIM 3 4.1. STUDY CASE MANUFAKTUR 1 Praktikum kali ini dilaksanakan secara daring / luring dengan belajar mandiri, melalui media audio video youtube. 1) Buatlah model sesuai instruksi dan penjelasan yang ada pada link berikut ini : 2) ”SAVE” beri nama sesuai kode berikut : PRAKTIKUM _3_XXXXXX-XXXXX_GANJIL_XXXX NIM – Nama Tahun Ajar 3) ”Kirimkan data pada link google class yg disediakan 5. PRAKTIKUM FLEXSIM 4 5.1. STUDY CASE MANUFAKTUR 2 Praktikum kali ini dilaksanakan secara daring / luring dengan belajar mandiri, melalui media audio video youtube. 4) Buatlah model sesuai instruksi dan penjelasan yang ada pada link berikut ini : https://www.youtube.com/watch?v=MkESP8sHHfM


35 Sekolah Tinggi Teknologi Muhammadiyah Cileungsi Program Studi Teknik Industri Praktikum Pemodelan Sistem 5) ”SAVE” beri nama sesuai kode berikut : PRAKTIKUM _4_XXXXXX-XXXXX_GANJIL_XXXX NIM – Nama Tahun Ajar 6) Kirimkan data pada link google class yg disediakan 6. PRAKTIKUM FLEXSIM 6.1 Membuat Jurnal Study Case Pemodelan Sistem 1) Angkatlah sebuah isu real yg terkait system disekitar anda.dan buatlah kedalam simulasi model Flexsim. 2) Buat Analisa before after dari permasalahan yg diangkat. 3) Buatlah laporan kedalam bentuk jurnal 4) Beri nama sesuai kode berikut : PRAKTIKUM _5_XXXXXX-XXXXX_GANJIL_XXXX NIM – Nama Tahun Ajar 5) Kirimkan data pada link google class yg disediakan


Click to View FlipBook Version