RANGKUMAN BAHAN AJAR
KELAS 2
TEMA 7 KEBERSAMAAN
Siti Soimah, S.P.,S.Pd.
SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo
BAHASA INDONESIA
FABEL
Fabel adalah cerita pendek yang tokohnya hewan yang seolah-olah berperilaku
menyerupai manusia.
Tokoh-tokoh dalam fabel adalah berbagai jenis hewan.
Cerita dalam fabel adalah cerita fiksi, yang artinya cerita tersebut dibuat
berdasarkan khayalan atau imajinasi pengarang. Jadi cerita fabel tidak benar-
benar terjadi, bahkan cerita tersebut kadang tidak masuk akal.
Serigala yang Licik
Pipi dan Popo anak domba tersesat di tengah hutan. Tiba-tiba mereka
bertemu dengan seekor serigala yang kelaparan. Beberapa hari perutnya hanya
diisi air karena tidak menemukan mangsa satupun. Wah, serigala tentu saja senang.
Namun saat itu kondisinya sangat lemah. Serigala tak kuat kalau harus memangsa
kedua atau salah satu domba itu. Segera Serigala memutar otak. Dengan
kepintaran dan kelicikannya Serigala berusaha memperdaya kedua domba kecil itu.
“Tak usah takut. Bagaimana kalau kalian aku antar pulang? Tapi kemana,
karena sebentar lagi malam tiba. Sekarang kalian menginap dulu saja di rumahku.
Besok pagi baru aku antar pulang. “ bujuk serigala dengan ramah.
Pipi si adik langsung mengiyakan ajakan srigala. Namun Popo sang kakak yang
lebih berhati-hati dengan tegas menolak ajakan serigala itu. “Maaf Serigala, Aku
tahu kelicikanmu selama ini. Engkau sengaja mengundang kami ke tempatmu. Di
sana kamu beserta kawananmu akan lebih mudah memangsa kami. Sementara
kalau di sini, dengan kondisi engkau yang lemah tak mungkin kuat memangsa kami.”
Maka Pipi dan Popo pun secera pergi dari tempat itu. Berlari meninggalkan serigala
yang kecewa karena tipu dayanya gagal.
Tokoh cerita fabel diatas yaitu Pipi dan Popo si domba, dan Serigala.
Ciri-ciri Fabel (dongeng tentang hewan) :
1. Tokoh dalam cerita adalah hewan
2. Tokoh hewan memiliki karakter dan sifat seperti manusia
3. Memiliki alur cerita
4. Memiliki pesan-pesan kebaikan di dalam ceritanya.
Fabel dapat diperagakan menjadi sebuah drama. Langkah-langkah
memperagakan fabel yaitu :
1. Membuat kelompak yang jumlah anggotanya sesuai dengan tokoh dalam fabel.
2. Memahami peran setiap tokoh.
3. Meminta teman lain untuk menjadi narrator. Narrator adalah orang yang
membacakan fabel. Tokoh adalah orang yang berperan enjadi hewan yang
berbicara dalam fabel.
4. Berlatih sebelum tampil agar fabel tersampaikan dengan baik.
MATEMATIKA
PECAHAN
Pecahan merupakan bagian dari kesatuan.
Pecahan dapat dinyatakan dalam bentuk a/b
a sebagai pembilang
b sebagai penyebut
a pembilang
b penyebut
Mengenal Pecahan
Pecahan 1/2, dibaca satu perdua, seperdua, atau setengah.
Pada pecahan 1/2, 1 merupakan pembilang dan 2 merupakan
penyebut.
Pecahan 1/2 dapat digambarkan ole bagian yang diarsir
seperti gambar berikut.
Mengenal Pecahan
Jika sebuah benda utuh dibagi menjadi 3 bagian sama besar, maka
setiap bagiannya dapat dinyatakan dengan pecahan 1/3, dibaca
satu pertiga, atau sepertiga.
Pada pecahan 1/3, 1 sebagai pembilang dan 3 sebagai penyebut.
Pecahan 1/3 dapat digambarkan oleh bagian yang diarsir seperti
gambar di berikut.
Mengenal Pecahan
Sebuah kue dibagi menjadi 4 bagian sama besar.
Setiap potongan kue tersebut dapat dinyatakan dengan pecahan
1/4.
Pecahan 1/4 dibaca satu perempat atau seperempat.
Pecahan 1/4 juga dapat digambarkan oleh bagian gambar yang
diarsir sebagai berikut.
Pecahan sebagai Bagian dari Keseluruhan
Pecahan juga merupakanbagian dari keseluruhan.
Contoh :
Ibu membeli 10 buah apel. Setengah bagian dari apel tersebut
disajikan untuk tamu. Sisanya akan ditempatkan di piring. Berapa
banyak jeruk yang akan disajikan untuk tamu?
Penyelesaian : banyak jeruk mula-mula 10
Diambil setengah bagian dari jeruk.
Setengah bagian dari jeruk 10 jeruk adalah 5 jeruk.
Dapat di tulis, 1/2 dari 10 jeruk adalah 5 jeruk.
Jadi, banyak jeruk yang akan disajikan untuk tamu adalah 5 buah.
sebuah pizza dibagi menjadi 8 bagian sama
besar. Setiap potongan pizza tersebut
dinyatakan dalam pecahan 1/8.
Sebuah mentimun dibagi menjadi 3 bagian
sama panjang. Setiap potongan mentimun
tersebut dinyatakan dalam pecahan 1/3
Menentukan Nilai Pecahan
Pecahan dapat digunakan untuk menyatakan bagian gambar yang
diarsir. Pada gambar disamping, ada 3 bagian yang diarsir dari 5 bagian
seluruhnya.
Jadi pecahan untuk bagian yang diarsir adalah 3/5
Banyak semua bunga ada 5 tangkai.
Banyak bunga di dalam vas bunga ada 1.
Jadi nilai yang menyatakan banyak
bunga dalam vas dibandingkan semua
bunga adalah 1/5.
Banyak semua anak ada 6 anak.
Anak yang berambut panjang 2 anak.
Pecahan yang menyatakan banyak anak yang
berambut panjang dibandingkan semuanya
adalah 2/6
Banyak semua buah di piring ada 5 buah. pisang
Banyak pisang ada 2 buah.
Pecahan yang menyatakan banyak
dibandingkan semuanya adalah 2/5
Membuat Gambar Sesuai Nilai Pecahan
Pecahan dapat dinyatan sebagai bagian gambar yang diarsir dari
seluruh gambar.
Langkah-langkah membuat gambar yang menyatakan suatu pecahan :
1. Membuat sebuah gambar utuh
2.Membagi menjadi beberapa bagian sama besar sebanyak
penyebut pecahan.
3. Mengarsir bagian gambar sebanyak pembilang pecahan.
Contoh : buatlah gambar yang menyatakan pecahan 1/3
Pecahan sebagai Bagian dari Sekumpulan Objek.
Bilahan pecahan dapat digunakan untuk menyatakan bagian dari
sekumpulan objek.
Banyaknya siswa laki-laki pada
kumpulan siswa di samping
sesuai dengan nilai pecahan 1/3
Banyaknya buku yang terbuka pada
kumpulan buku di samping sesuai
dengan nilai pecahan 1/5
Menentukan Nilai Pecahan sesuai Gambar 1/4
1/4
Pecahan merupakan bagian dari keseluruhan. 1/4
1/4
1 1/2 1/2
1/4 1/4
1/4 1/4
SBdP
MEMBEDAKAN BUNYI KUAT DAN
BUNYI LEMAH
Bunyi kuat dan bunyi lemah semuanya sudah pernah kita dengar
dalam kehidupan sehari-hari.
Bunyi kuat contonya adalah saat bel sekolah berbunyi. Kita
mendengar suara bel dengan kuat.
Bunyi lemah contonya saat kita berjalan, bunyi langkah kaki kita
dapat terdengar tetapi terdengar lemah.
Benda yang digetarkan dapat menghasilkan bunyi. Bunyi yang dihasilkan
dapat terdengar lama dan ada juga yang cepat. Bunyi yang terdengap lama
disebut dengan bunyi panjang, dan bunyi yang terdengar cepat disebut bunyi
pendek.
Kita juga dapat membunyikan bunyi panjang dan bunyi pendek dengan suara,
ketika kita bernyanyi.
5 dinyanyikan 1 ketukan, bunyi panjang
3 dan 2 dinyanyikan ½ ketukan, bunyinya pendek.
Gerak Dasar Tari Kijang
Kijang atau disebut muncak berasal dari Dunia Lama dan dianggap sebagai
jenis rusa tertua, telah ada sejak 15-35 juta tahun yang lalu.
Tarian kijang berasal dari Jawa Barat. Tarian ini merupakan kesenian yang
menceritakan tentang suasana perburuan rakyat dengan menggunakan
media jamparing dan gondewah (busur dan anak panah)
Berlari-lari kecil ke arah depan dengan posisi
tangan di kepala seperti tanduk. Pandangan lurus
ke depan
Melompat ke kanan dan ke kiri. Posisi tangan
lurus, jari membuka. Posisi badan membungkuk.
Menggerakkan tangan ke samping kanan dan kiri,
posisi kaki jongkok seperti gambar.
Gerak Dasar Tari Kupu-Kupu
Kupu-Kuu Adalah makhluk ciptaan Tuhan. Kupu-kupu memiliki sayap yang indah untuk
terbang. Kita dapat menirukan gerakan kupu-kupu.
Bentangkan selendang denga tangan ke samping, lalu
kepakkan tangan.
Berlari-lari kecil ke depan. Kepala menghadap ke
depan, lalu menoleh kanan dan kiri.
Berjalan dan berputar sambal mengepakkan sayap
menggunakan selendang.
Menggambar Imajinasi
Salah satu menyampaikan cerita melalui gambar imajinasi/gambar imajinatif.
Gambar imajinatif adalah gambar yang dibuat berdasarkan imajinasi atau
khayalan pelukis. Jadi, gambar imajinasi dapat mencerminkan apa yang sedang
dirasakan atau apa yang sedang dipikirkan oleh pelukis.
Menggambar imajinatif dimulai dengan membuat sketsa.
Sketsa adalah gambaran awal yang digunakan untuk mengawali atau sebagai
kerangka sebguah gambar utama.
Gambar imajinasi dapat diberi warna agar menarik.
Langkah-langkah menggambar
1. Siapkan alat dan bahan.
2. Lakukan pengamatan atau observasi.
3. Buatlah sketsa gambar.
4. Berilah warna.
Alat dan bahan: • pensil • krayon • penghapus
Membuat Patung Hewan
Proses pembuatan patung: 1. Siapkan tanah liat atau plastisin. 2. Siapkan alat bantu
dan air. 3. Siapkan meja putar (jika ada). 4. Siapkan gambar rancangan patung. 5.
Tempatkan tanah liat atau plastisin di atas meja, putar sedikit demi sedikit. 6.
Pijat-pijat bahan hingga mendekati bentuk yang diinginkan secara global. 7. Jika
bahan kurang bisa ditambah, sebaliknya bila berlebih bisa dikurangi. 8.
Sempurnakan bentuk dengan alat bantu, lalu berikan sentuhan akhir dengan
pembentukan detail patung dan dihaluskan.
Alat dan bahan:
1. Tanah liat atau plastisin
2. Air
3. Butsir
Patung termasuk karya tiga dimensi.
Karya tiga dimensi memiliki dimensi panjang, dimensi lebar dan dimensi tinggi
sehingga dapat dilihat dari segala sisi.
karya tiga dimensi memiliki 3 unsur, yaitu titik, garis, dan bidang.
Selain patung, karya seni tiga dimensi yang lain yaitu karya seni gerabah, misalnya
genthong. Genthong adalah karya seni tiga dimensi yang terbuat dari tanah liat.
Bahan lain yang dapat digunakan untuk membuat patung adalah batu, kayu, dan
logam.
Membuat Kreasi Maket Kebun Binatang
Langkah-Langkah Membuat Maket Kebun Binatang
1. Membuat dasar maket
• Potonglah kertas karton yang tebal dengan ukuran panjang 60 cm dan
lebar 40 cm.
• Berilah warna sesuai dengan keinginan.
2. Membuat binatang
• Buatlah beberapa hewan dari kertas manila, kemudian diberi warna.
• Hewan juga bisa dibuat dari plastisin.
3. Membuat pagar
• Buatlah pagar dari kertas/koran bekas yang digulung, kemudian dicat.
• Rangkai kertas gulung tadi membentuk pagar dengan lem.
4. Membuat pohon
• Buatlah pohon dari kertas/koran bekas yang digulung, kemudian dicat.
• Rangkai kertas gulung tadi membentuk pohon dengan daun dengan lem.
5. Memasang binatang, pagar, dan pohon pada dasar maket. Pasanglah
binatang, pagar, dan pohon pada dasar maket dengan menggunakan lem.