The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Rangkuman Bahan Ajar Kelas 2 Tema 5 Pengalamanku

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by sitisoimahbatul, 2022-02-09 00:28:22

TEMA 5 PENGALAMANKU

Rangkuman Bahan Ajar Kelas 2 Tema 5 Pengalamanku

RANGKUMAN BAHAN AJAR
KELAS 2

Tema 5 Pengalamanku

Siti Soimah, S.P.,S.Pd.

SD Muhammadiyah Sudagaran Wonosobo

Muatan Pelajaran PPKN

Pancasila

1.Ketuhanan Yang Maha Esa.
2.Kemanusiaan yang adil dan beradab.
3.Persatuan Indonesia
4.Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam


permusyawaratan/perwakilan.
5.Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

1.Ketuhana Yang Maha Esa

Pengamalan sila pertama Pancasila

Di rumah
Bersikap jujur.
Beribadah sesuai dengan agama yang dianut.
Menghormati dan menaati kedua orang tua.
Selalu bersyukur atas apa yang kita miliki.



Di sekolah

Berdoa sebelum memulai dan mengakhiri bacaan.
Menghormati teman yang beda agama
Menghormati teman yang sedang beribadah.

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

Pengamalan sila kedua Pancasila

Di rumah
Menyayangi orang lain.
Berani membela kebenaran.
Peduli terhadap orang di sekitar kita.
Tidak membedakan-bedakan teman.



Di sekolah

Memperhatikan saat guru mengajar di sekolah.
Ikut memberi sumbangan untuk teman/petugas sekolah yang
sedang terkena musibah.

3. Persatuan Indonesia

Pengamalan sila ketiga Pancasila

Di rumah
Mendahulukan kepentingan bersama.
Rajin belajar demi membanggakan keluarga
Menghormati semua anggota keluarga.




Di sekolah
Mengikuti upacara bendera dengan tertib.
Mempelajari budaya daerah lain di Indonesia.
Bekerja sama membersihkan kelas.
Menggunakan produk buatan dalam negeri.

4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat

kebijaksanaan dalam permusyawaratan/

perwakilan.

Pengamalan sila keempat Pancasila

Di tempat bermain

Berdiskusi/musyawarah menentukan permainan yang akan

dilakukan.
Mendiskusikan urutan bermain.
Tidak memaksakan kehendak.
Menerima hasil musyawarah dengan senang hati.
Pendengarkan pendapat orang lain.
Tidak memotong kata-kata teman saat berdiskusi.
Menggunakan kata yang santun saat memberi pendapat.

Pengamalan sila keempat Pancasila

Di tempat wisata

Sebelum berwisata kita perlu mendiskusikan beberapa hal, diantaranya :
Tempat yang ingin dikunjungi.
Makanan yang akan dibawa.
Alat transportasi dan perlengkapan lain yang perlu disiapkan.



Dalam bermusyawarah, kita harus menghormati dan menjalankan

keputusan musyawarah dengan penuh tanggung jawab.

Sikap yang harus dihindari saat melakukan musyawarah, diantaranya

1. Memaksakan kehendak kepada orang lain.
2. Tidak mendengarkan pendapat orang lain.
3. Memotong perkataan orang lain saat memberikan pendapat.

5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat

Indonesia

Sila kelima Pancasila mengajarkan kita untuk bersikap adil.
Sikap adil akan terjaga jika kita melakukan hak dan kewajiban secara

seimbang.



Hak di tempat bermain

Menggunakan fasilitas bermain di taman
Mendapatkan tempat bermain yang bersih



Kewajiban di tempat bermaian

Merawat dan menjaga fasilitas di taman agar tidak rusak.
Membuang sampah pada tempat sampah.

Muatan Pelajaran

BAHASA INDONESIA

Menjelaskan ungkapan permintaan maaf

Ungkapan permintaan maaf diucapkan saat melakukan

kesalahan.
Menggunakan kata “maaf” saat meminta maaf.
Permintaan maaf diucapkan dengan santun dan

menggunakan nada yang lembut, agar orang yang

mendengarnya dapat menerima permohonan maaf kita.

Kemudian kita dapat menanggapinya kembali dengan

mengucapkan “terima kasih”.

Mengamati percakapan permintaan maaf

Maafkan aku Labiba, aku

lupa tidak membawa


bukumu yang aku pinjam

kemarin.


Iya, tidak apa-apa Alifa.

Besok jangan sampai lupa

lagi ya.

terima kasih Labiba

Siapa tokoh yang mengucapkan permintaan maaf?
Mengapa tokoh tersebut meminta maaf?
Apa jawaban Labiba dalam percakapan tersebut?

Meminta maaf harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.
Jika sudah meminta maaf, kita tidak boleh melakukan kesalahan


yang sama.

Mengamati percakapan permintaan maaf

Saat membaca teks percakapan, beberapa hal yang harus kita
perhatikan yaitu :




1.Mencermati seluruh isi cerita yang di baca
2.Mencatat tokoh-tokoh yang ada dalam cerita.
3.Mencermati tokoh yang mengucapkan permintaan maaf.
4.Mencari alasan tokoh meminta maaf dalam cerita.
5.Mencermati tokoh yang menerima permintaan maaf.



Cara membaca dan memperagakan teks percakapan :

1.Suara tidak terlalu pelan.
2.Lafal harus jelas.
3.Intonasi (tinggi rendah suara harus sesuai.
4.Pemenggalan kalimat yang tepat.
5.Gerak tubuh/ekspresi sesuai perkataan.

Menjelaskan Ungkapan Permintaan Tolong

Dalam keadaan sulit, tentu kita memerlukan bantuan atau pertolongan

orang lain.
Kita dapat melakukannya dengan mengucapkan permintaan tolong.
Permintaan tolong harus diucapkan dengan santun dan lembut,

tujuannya adalah agar orang yang dimintai tolongmau membantu kita

dengan senang hati.

Saat mengucapkan permintaan tolong, sebaiknya

menggunakan kata “tolong”.

Puisi

Puisi merupakan kumpulan kata yang disusun sesuai tema tertentu.
Puisi dibuat dengan kata-kata yang indah.
Untuk memahami isi puisi, kita perlu membacanya dengan cermat.
Kita juga perlu mengerti kata-kata yang digunakan, kita bisa bertanya

kepada orang tua, kakak, atau tema.
Bahkan bila perlu harus mencari arti kata dalam Kamus Besar Bahasa

Indonesia.

Ibu Tema : Ibu (orang yang disayangi)
Judul : Ibu
Karya : Soimah Pencipta : Soimah
Jumlah bait : 2

Dalam 1 bait ada 4 baris.
Isi bait 1 : menceritakan tentang jasa ibu
Ibu, Isi bait 2 : menceritakan harapan/
Kau pahlawanku keinginan penulis
Kau bidadariku
Kau jalan surgaku



Ibu,
Ku kan selalu menyayangimu
Ku kan selalu mendoakanmu
Ku ingin di surga bersamamu

Menanggapi Pembacaan Puisi

Saat teman membacakan puisi, kita bisa memberikan

tanggapan dengan memperhatikan Lafal, Intonasi, dan

Ekspresi.

Lafal/artikulasi artinya kejelasan pengucapan.
Intonasi artinya ketepatan nada.
Ekspresi artinya raut wajah.

Menilai Puisi

Kita dapat menilai pembaca puisi dengan cara memberikan

tanggapan dan saran.
Saran berfungsi untuk membantu teman agar lebih baik

dalam membaca puisi.

Membuat pertanyaan sesuai isi puisi

Menggunakan kata tanya ADIK SIMBA (Apa, Dimana, Kapan,

Siapa, Mengapa, Bagaimana)

Menulis Puisi

Tahapan Menulis Puisi :
1. Menentukan tema
2. Menulis kata/kalimat sesuai tema
3. Menuliskan kata-kata dalam beberapa baris puisi.
4. Menyusun baris-baris menjadi bait-bait.

Muatan Pelajaran
MATEMATIKA

Alat Ukur Panjang Baku



Dengan alat ukur panjang baku, hasil

pengukuran suatu benda akan sama walaupun

dilakukan oleh orang yang berbeda.
Alat ukur panjang baku yang digunakan

disesuaikandengan ukuran benda.

Cara mengukur panjang benda

1.Letakkan titik nol di ujung penggaris tepat dengan

ujung awal pensil yang aKan diukur.

2.Baca angka terakhir di penggaris yang tepat sejajar

dengan ujung pensil yang diukur. Angka tersebut

menunjukkan panjang pensil, yaitu 13 cm.

Macam-macam alat ukur panjang



1. Mistar
2. Pita meter
3. Meteran saku
4. Meteran roll
5. Jangka sorong
6. Micrometer sekrup



Hasil pengukuran dapat dinyatakan dalam satuan m

(meter) dan cm (centimeter).

1 m = 100 cm

Untuk menyelesaikan permasalahan berkaitan dengan panjang

benda, satuan panjang harus disamakan terlebih dahulu. Baik itu

untuk menjumlahkan, mengurang, maupun mengurutkan panjang

benda.

Muatan Pelajaran
SBdP

Membedakan Panjang Pendek Bunyi pada

Lagu anak Menggunakan symbol

Saat kita bernyanyi ada bunyi panjang dan ada bunyi

pendek.
Bunyi panjang dinyanyikan lebih panjang dari bunyi

pendek.
Panjang pendek bunyi disebut pola irama.
Pola irama dihitung berdasarkan ketukan.
Misalnya pola irama 2 artinya setiap birama lagu

terdapat 2 hitungan atau ketukan.

Judul Paman Datang
Pola irama/birama : 2/4
Ciptaan : A.T. Mahmud
Symbol dinyanyikan dengan bunyi pendek.
Symbol dinyanyikan dengan bunyi panjang.

Menentukan Kuat dan Lemah pada Lirik Lagu
Anak Menggunakan symbol

Tekanan kuat terdapat pada awal ketukan tiap

bait lagu.
Symbol dinyanyikan dengan tekanan kuat.

Membuat kerajinan



Banyak benda di sekitar kita yang dapat digunakan sebagai bahan
untuk membuat kerajinan.




Kerajinan tersebut berasal dari bahan alam maupun buatan.
Bahan alam adalah bahan yang telah tersedia di alam misalnya daun dan

ranting kering, kulit buah, kulit kerang, tanah liat, pasir pantai, daun

kelapa, biji-bijian, dan lain sebaginya.
Bahan buatan adalah bahan yang dibuat oleh manusia, misalnya plastisin,

kertas, kain, manik-manik, karet, benang wol, plastic dan lain sebagainya.

Membuat kerajinan



Pemilihan bahan untuk kerajinan bisa disesuaikan dengan benda
yang akan dibuat, misalkan vas bunga, pigura foto, kotak tisu dan benda

yang lainnya.


Dalam membuat kerajinan juga membutuhkan beberapa alat,

diantaranya yaitu :

1.Pemotong : alat untuk memotong bahan. Contohnya gunting.
2.Perekat : bahan untuk menempelkan dua benda. Contohnya lem,


selotip.
3.Pewarna : alat untuk memberi warna agar hasil prakarya indah


dilihat. Contohnya krayon, pensil warna, spidol warna, dan cat air.

Mengidentifikasi arah gerak


tangan pada gerak keseharian



Setiap hari manusia bergerak. Manusia melakukan gerakan tertentu saat

melakukan gerakan tertentu. Contohnya gerakan mencangkul, gerakan

mendorong meja, gerakan menyapu langit-langit rumah, dan gerakan yang

lainnya.




Sebuah gerakan dapat disusun menjadi tarian. Kita bisa menari dengan

iringan lagu atau music. Gerakan tari sesuai dengan tempo music.




Berikut ini gerakan pohon cemara tertiup angin :

Sebuah tarian dapat memadukan 2 gerakan.
Contohnya perpaduan antara gerak tangan dan kaki.
Perpaduan dua anggota tubuh disebut koordinasi gerak.
Gerakan yang dikoordinasikan harus sesuai dengan hitungan agar indah

dilihat.




Contoh : gerakan bunga mawar di taman

YUK KITA EVALUASI

TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version