The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Maximus Ackerman, 2023-06-06 11:06:12

ART FILM

ART FILM

Maximus Ackerman wHAT'S ART : FILM AR ? T FILM What's art: Film PKLART st. vladimir academy this is art art is fun


DAFTAR ISI Daftar Isi Pengertian Sejarah Film Fungsi dan Unsur film Jenis-jenis film Genre Film i 1 2 3 7 8


Pendapat lain juga ada yang mengemukakan bahwa seni film merupakan hasil karya seni yang mempunyai kelengkapan dari beberapa unsur seni untuk melengkapi kebutuhan sifatnya spritual. Seni film menurut KBBI merupakan selaput tipis yang dibuat dari seluloid untuk tempat gambar negatif (yang dibuat potret) atau tempat gambar positif (yang dimainkan di bioskop). Pendapat para ahli seni film dapat diartikan sebagai berikut: P E N G E R T I A N Seni film adalah rangkaian gambar hidup yang diputar sehinggga menimbulkan sebuah ilusi gambar bergerak yang disajikan sebagai bentuk hiburan. Secara etimologi, film berasal dari kata cinematographie yakni cinema yang berarti “gerak”, tho atau phytos “cahaya” dan graphie atau graph “tulisan, gambar citra”. Dengan kata lain, dapat diartikan film merupakan proses melukis gerak dengan cahaya yang menggunakan alat khusus berupa kamera. Kridalaksana (1984:32) : Effendi : Seni rupa. Seni fotografi. Seni arsitektur. Seni tari. Seni puisi sastra. Seni teater. Seni musik. Seni pantonim. Novel. - Lembaran tipis, bening, mudah lentur yang dilapisi dengan lapisan antihalo, dipergunakan untuk keperluan fotografi. - Alat media massa yang mempunyai sifat lihat dengar (audio visual) dan dapat mencapai massa yang banyak. - hasil budaya dan alat ekspresi kesenian. Menurutnya film sebagai alat komunikasi yang menggabungkan berbagai teknologi, seperti; fotografi, rekaman suara, dan kesenian. Unsur seni yang terdapat pada seni film antara lain: 1


SEJARAH Pada tahun 1250, ditemukan sebuah kamera bernama OBSCURA. Oleh sebab itu tahun 1250-1895, disebut dengan masa pra sejarah film karena itu merupakan masa dimana terdapat penemuan" baru yg disebabkan obsesi" besar orang eropa, contohnya terciptanya sebuah alat yang bisa merekam gerak (yang hingga kini digunakan untuk membuat sebuah film). Tahun 1895, dikenal sebagai tahun dimana awal adanya sebuah sinema, karena pada tanggal 28 Desember 1895, untuk pertama kalinya dalam sejarah perfilman, sebuah film cerita dipertunjukkan di depan umum. Film ini dibuat oleh Lumiere bersaudara, Lumiere Louis (1864-1948) dan Auguste (1862-1954), inventor terkenal asal Perancis dan pelopor industri perfilman. Tempat pemutaran film itu adalah di Grand Cafe di Boulevard des Capucines, Paris. Sekitar 30 orang datang dengan dibayar untuk menonton film-film pendek yang mempertunjukkan kehidupan warga Perancis. Pada awal 1885, telah diproduksi gambar bergerak pertama namun, film karya Lumiere bersaudara yang dianggap sebagai film sinema yang pertama. Judul film karya mereka adalah “Workers Leaving the Lumiere Factory.” Pemutaran film ini di Grand Cafe menandai lahirnya industri perfilman. Thomas A. Edison juga menyelenggarakan bioskop di New York pada 23 April 1896. Dan meskipun Max dan Emil Skladanowsky muncul lebih dulu di Berlin pada 1 November 1895, namun pertunjukan Lumiere bersaudara inilah yang diakui kalangan internasional. Kemudian film dan bioskop ini terselenggara pula di Inggris (Februari 1896), Uni Sovyet (Mei 1896), Jepang (1896-1897), Korea (1903) dan di Italia (1905). Perubahan dalam industri perfilman, jelas nampak pada teknologi yang digunakan. Jika pada awalnya, film berupa gambar hitam putih, bisu dan sangat cepat, kemudian berkembang hingga sesuai dengan sistem pengelihatan mata kita, berwarna dan dengan segala macam efek-efek yang membuat film lebih dramatis dan terlihat lebih nyata. Isu yang cukup menarik dibicarakan mengenai industri film adalah persaingannya dengan televisi. Untuk menyaingi televisi, film diproduksi dengan layar lebih lebar, waktu putar lebih lama dan biaya yang lebih besar untuk menghasilkan kualitas yang lebih baik. 2


SEJARAH Sebagai hasil produki sekelompok orang, yang berpengaruh terhadap hasil film. Film mempunyai aliran-aliran yang menggambarkan segmentasi dari audiensnya. Seperti: drama, komedi, horor, fiksi ilmiah, action dan sebagainya. Bagi Amerika Serikat, meski film-film yang diproduksi berlatar belakang budaya sana, namun filmfilm tersebut merupakan ladang ekspor yang memberikan keuntungan cukup besar. Menurut Jack Valenti, kekuatan unik yang dimiliki film, adalah: Hal lainnya adalah soal konglomerasi dalam industri ini, dimana konglomerat besar industri film dunia mempunyai kontrol terhadap pendistribusian film ke bioskop, video, stasiun Televisi kabel dan stasiun televisi sampai luar negeri. Hal tersebut berimplikasi yang membuat pemain baru tidak bisa masuk. Hampir sama dengan industri musik dan rekaman, pelanggaran hak atas kekayaan intelektual juga menghantui industri perfilman. Meski dalam setiap film produksi AS terhadap peringatan dari FBI, namun pembajakan film tetap saja tidak bisa diremehkan begitu saja. Film bersuara keluar pertama kali dari studio Warner Brothers karena kondisi studio itu yang terdesak dan hampir merugi. Wartawan mengembangkan mitos persoalan WB ini. Padahal terlihat bahwa WB memang sengaja melakukan investasi besar-besaran untuk film bersuara ini. Faktanya sekarang WB menjadi konglomerasi media raksasa, bernama AOLTime Warner. Tahun 1913-1914 merupakan periode sejarah yang kompleks. Film bisu merupakan early cinema, tapi bukan film primitif. Pengertian primitif dalam film sebenarnya terpengaruh oleh terminologi seni primitif yang mengacu pada seni Afrika. Lalu istilah ini dipakai untuk menyebut film-film Melies. Early cinema digunakan untuk menyebuat sinema awal. 3


SEJARAH Periode tahun 1902-1908, gambar ditampilkan dalam bentuk lukisan (model Melies). Ini yang disebut model representasi primitive (Noel Bratch). Pengambilan gambar diambil dalam bentuk general shot. Penonton berada di luar frame. Setiap tableu bersifat otonom. Pada tahun 1918, ada fenomena yang berdampak ganda pada film seni. Dalam salah satu film Melies, ada adegan kejar-mengejar yang menampakkan cirri film comic. Dari sinilah muncul scenario dan munculnya scenario ini didorong oleh munculnya editing film. D.W. Griffith mengembangkan adegan kejar-mengejar ini dari Pathe, sementara ia juga menggunakan gambar telepon dan surat yang silih berganti. Gambar ini beraasl dari film Goumount. Di film Griffith ini mulai terjadi peralihan ruang. Kemudian pada tahun 1978, Federasi Arsip Film mengadakan kongres di Brighton dan mempertontonkan 500 film early cinema. School of Brighton adalah sebuah kolokium historiografi film. Film-film ini ditemukan oleh sinematek Inggris. Ahli-ahli yang berkonsentrasi pada early cinema ini kira-kira 350-an orang. Dari temuan itu, kita mengetahui bahwa pada tahun 1908 profesi sutradara belum seterhormat sekarang. Hal ini membuktikan bahwa sejarah film harus terus-menerus ditulis. 4


F U N G S I D A N U N S U R F I L M Fungsi Film Sebagai seni (art) sejumlah film punya fungsi narasi, karena itu menghadirkan suatu rangkaian peristiwa yang saling berkaitan secara kasual yang mengkonstruksi sebuah kisah. Sebagai industri film adalah sesuatu yang merupakan bagian dari produksi ekonomi suatu masyarakat dan ia mesti dipandang dalam hubungannya dengan produk-produk lainnya. Sebagai komunikasi, film merupakan bagian penting dari system yang digunakan oleh para individu dan kelompok untuk mengirim dan menerima pesan Menurut Ron Mottam (Ibrahim, 2007:171) ada tiga fungsi film yaitu fungsi artistik, industrial, dan komunikatif: 1. 2. 3. Unsur-unsur Film Dalam proses pembuatan film terdapat beberapa unsur didalamnya. Unsurunsur tersebut antara lain: Produser Produser merupakan pihak yang bertanggung jawab atas segala sesuatu hal yang diperlukan dalam pembuatan film. Sutradara Sutradara merupakan pihak atau orang yang paling bertanggung jawab terhadap proses pembuatan film diluar hal-hal yang berkaitan dengan dana atau properti lainnya. Penulis Skenario Penulis skenario film adalah seseorang yang menulis naskah cerita yang akan difilmkan. Naskah skenario yang ditulis penulis skenario inilah yang kemudian digarap atau diwujudkan sutradara menjadi sebuah karya film. 5


F U N G S I D A N U N S U R F I L M Penata Kamera (Kameramen) Penata kamera atau disebut dengan kameramen adalah seseorang yang bertanggung jawab dalam proses perekaman/ pengambilan gambar dalam pembuatan film. Penata Artistik Penata artistik adalah seseorang yang bertugas untuk menampilkan cita rasa artistik pada sebuah film yang diproduksi. Penata Musik Penata musik adalah seseorang yang bertugas atau bertanggungjawab sepenuhnya terhadap pengisian suara musik tersebut. Editor Editor mempunyai tugas sebagai seseorang yang bertanggungjawab dalam proses pengeditan gambar. Pengisi Dan Penata Suara Pengisi suara adalah seseorang yang bertugas mengisi suara pemeran atau pemain film. Jadi, tidak semua pemeran film menggunakan suaranya sendiri dalam berdialog di film. Pemeran Film (Aktor dan Aktris) Pemeran film atau disebut juga dengan aktor dan aktris adalah mereka yang memerankan atau membintangi sebuah film yang diproduksi. 6


JENIS-JENIS FILM Film Dokumenter Film Fiksi Film Eksperimental Film dokumenter adalah jenis film yang biasanya disajikan dalam bentuk fakta dan data. Dengan kata lain, film dokumenter akan mendokumentasikan suatu kenyataan atau tidak ada cerita fiktif. Untuk itu, film dokumenter digunakan untuk mempresentasikan kenyataan dan menampilkan kembali sebuah fakta yang ada di kehidupan. Dalam film dokumenter, unsur hiburan tidak terlalu ditonjolkan. Selain itu, film dokumenter juga memiliki pesan khusus dari tema yang telah ditentukan. Tak heran jika jenis film ini kerap digunakan sebagai media kritik sosial. Salah satu jenis film yang paling populer dan digemari oleh semua kalangan adalah film fiksi. Film fiksi sendiri merupakan film dari sebuah karangan atau di luar kejadian nyata. Biasanya, cerita fiksi memiliki dua peranan, yakni protagonis dan antagonis. Di samping itu, film fiksi juga memiliki adegan yang sudah dirancang sejak awal. Berbeda dengan film dokumenter yang tidak terlalu menonjolkan unsur hiburan, film fiksi cenderung sebagai sarana hiburan. Meski begitu, saat ini banyak film fiksi yang dijadikan sebagai media kritik sosial. Film dokumenter biasanya menyajikan realita melalui berbagai cara dan dibuat untuk berbagai macam tujuan. Namun, biasanya jenis film ini tak lepas dari tujuan penyebaran informasi, seperti; pendidikan dan propaganda bagi orang atau kelompok tertentu. 7


GENRE FILM Aksi : Genre aksi ataupun action merupakan genre yg memberikan adegan-adegan menegangkan ketika saat ditonton. Genre ini memberikan cerita yang menegangkan dengan adanya aksi kejar-kejaran, tembak menembak serta Balapan. Dalam sebuah adegannya genre ini memakai mobil, motor, pesawat, kapal dan kuda sebagai alat transportasi dari adegan kejar-mengejar. Dalam genre action terdapat karakter protagonis dan antagonis yang keduanya saling berhubungan dalam sebuah konflik cerita. Dalam film action genre ini bisa dihubungkan dengan genre yang lainnya. Drama : Genre drama merupakan film yang pada umunya menceritakan sebuah kehidupan nyata yang berhubungan dengan tema, setting, karakter, serta cerita. Pada genre drama, isu yang diambil biasanya dalam skala besar yaitu masyarakat dan skala 14 kecil yaitu keluarga. Pada skala besar cerita yang diambil bertemakan dengan politik, dan kekuasaan. Pada skala keluarga yaitu bertema dengan keharmonisan atau cinta. Kisah dalam drama seringkali diambil dari sebuah novel atau karya saatra yang kemudian dikembangkan menjadi sebuah film. Genre drama seperti halnya dengan genre action yaitu bisa digabungkan dengan beberapa klasifikasi. Fantasi : Genre fantasi merupakan genre yang ceritanya tidak sepenuhnya nyata, karakter peristiwa dan tempat yang tidak nyata. Film ini berhubungan dengan mitos, imajinasi, negeri dongeng, serta mimpi. Film yang bergenre fantasi banyak yang berhubungan dengan hal-hal gaib, jin, naga, dewa dan dewi. Adapula film dengan genre ini seringkali berceritakan tentang agama yaitu tuhan atau malaikat yang turun ke bumi atau campur tangan ilahi. Genre merupakan istilah dari bahasa perancis yang mempunyai makna “bentuk” atau “tipe” dalam film genre merupakan sebuah klasifikasi atau jenis dari film yang dibuat, kemudian film tersebut memiliki sebuah pola yang khas, setting, karakter, cerita maupun tema . Fungsi dari genre sendiri merupakan untuk mengelompokan sebuah klasifikasi dari film tersebut, untuk mempermudah memilah film-film yang dicari sesuai dengan spesifikasi. Selain spesifikasi genre juga berpungsi sebagai sarana antisipasi dari penonton terhadap film yang akan ditonton. Berikut contoh beberapa macam-macam genre film yang laris dalam dunia perfilm-an : 8


GENRE FILM Horor : Film dengan genre ini ialah film yang bercerita tentang ketakutan dan didalamnya ada suasana mencengkram dan membuat takut penonton. Cerita yang disajikan biasnaya sederhana, yaitu bagimana manusia melawan ketakutannya dan roh jahat 15 yang berhubungan dengan dunia supranatural atau sisi gelap manusia.karakter yang adala dalam genre horror berhubungan dengan mahkluk gaib, monster hingga berwujud fisik menyeramkan. Komedi : Genre dengan film komedi biasanya genre yang paling disukai, karena cerita yang membuat tertawa penonton seringkali menjadi favorit. Tujuan utama dalam film komedi ialah memancing penonton untuk tertawa. Dalam film komedi drama yang disampaikan sangat ringan yang biasa melebih-lebihkan dari aksi, situasi dan bahasa. Sehingga karakter yang ada pada film tersebut harus bisa membuat penonton tertawa dengan aksinya. Ada dua jenis pada film komedi yaitu; komedi situasi (komedi yang menyatu dengan cerita) dan komedi kolosal (komedi yang dibawakan bergantung kepada figuran). Pada genre komedi biasanya sering digabungkan dengan genre aksi, , drama, musikal bahkan horror. Sasarannya ialah untuk remaja, keluarga dan anak-anak. Kriminal : Film-film dengan genre kriminal atau gengster berhubungan dengan aksiaksi dari karakter utama. Karakter tersebut sering kali melakukan perampokan bank, pencuruan, pemerasan dan perjudian. Seringkali tokoh yang digunakan dalam film dengan genre ini, menggunakan tokoh kriminal besar atau mafia-mafia yang terkenal. Tokoh yang digunakan biasanya tokoh yang terinspirasi dari kehidupan nyata dan sering sekali berseteru dengan penegak hukum, seperti pengacara, polisi, dan detektif swasta. Petualangan : Petualangan merupakan genre sebuah cerita yang datang ke tempat atau wilayah asing serta belum disentuh. Film dengan genre petualangan selalu memberikan suasana yang eksotis akan tempat yang disajikan. Biasanya tempat tersebut seperti gunung, hutan, lautan, pulau-pulau serta pegunungan savana. Dalam genre ini biasanya menceritakan sebuah perjalanan untuk menemukan harta karun yang hilang, emas, atau berlian. 9


GENRE FILM Animasi : Genre ini menampilkan film yang dibuat dengan teknik menggambar tangan atau animasi komputer. Adapun animasi yang disajikan dapat berupa 2 Dimensi, 3 Dimensi, CGI, stop motion, dan sebagainya. Walt Disney adalah salah satu rumah produksi Hollywood yang populer dengan film-film animasinya. Hampir dapat dipastikan bahwa setiap film yang dirilis Disney pasti laku di pasaran. Beberapa contoh filmnya antara lain Frozen Series, Toy Story Series, juga The Lion King. Dokumenter : Film pada genre ini merupakan dokumentasi faktual tentang suatu hal yang diulas secara rinci dan detail dengan menyampaikan pesan tertentu. Contoh film dokumenter di antaranya Leaving Neverland, Citizenfour, The Art of Killing, dan sebagainya.. Keluarga : Film keluarga adalah salah satu genre yang dibanjiri banyak penonton. Selain karena seluruh keluarga dapat menikmatinya, cerita dalam film ini juga banyak mengulas tentang keseharian keluarga. Dengan demikian para penonton bisa relate dengan ceritanya. Persahabatan : Tema persahabatan juga banyak diangkat dalam film karena semua orang bisa relate dengan kisahnya. Film dalam genre ini biasanya menyajikan dua atau sekelompok orang yang bersahabat baik dan bersama-sama mereka mengatasi masalah yang datang. Film dengan tema seperti ini juga sering kali dibumbui dengan komedi yang mengundang gelak tawa penonton. Namun kemudian mereka dibuat menangis karena adegan menyentuh hati yang ditampilkan para tokohnya. Contoh film persahabatan misalnya Bridge to Terabithia, The Kite Runner juga film Bebas. Romantis : Genre ini biasanya banyak disukai oleh mereka yang sedang dimabuk cinta alias bucin. Fokus film romantis atau romance adalah kisah cinta antara sepasang kekasih. Biasanya genre ini disandingkan dengan genre drama. Contoh film romantis barat yang legendaris misalnya Titanic dan Pretty Woman. 10


GENRE FILM Fiksi Ilmiah : Film fiksi ilmiah atau science fiction (sci-fi) menampilkan imajinasi apabila rekayasa ilmu pengetahuan diterapkan dalam kehidupan manusia. Film-film dengan genre ini biasanya menampilkan manusia super, robot, monster, alien, kemampuan melihat masa lalu atau masa depan, juga kemampuan luar biasa dari para tokohnya. Contoh yang bergenre sci-fi misalnya Annihilation, Star Wars Series, Edge of Tomorrow, Arrival, dan sebagainya. Thriller : Adrenalin para penonton dijamin terpacu sepanjang menyimak film dengan genre thriller ini. Ya, adegan-adegan menegangkan yang disajikan menjadi kunci dari genre ini. Agar makin hidup, biasanya genre ini dikawinkan dengan genre lain, seperti, action, misteri, atau juga horor. Contoh film dengan genre thriller antara lain, Casino Royale, Shutter Island, The Six Sense, dan sebagainya Misteri : Misteri yang dimaksud dalam genre ini bukanlah mengarah pada horor, melainkan sesuatu yang belum jelas sehingga dicari dengan proses penyelidikan. Dengan demikian, film bergenre misteri menyuguhkan teka-teki bagi penontonnya tentang siapa pelaku kejahatan di dalamnya. Genre misteri banyak menyajikan kasus kriminal sehingga tokohnya berprofesi sebagai polisi atau detektif. Contoh film misteri misalnya Sherlock Holmes, Vertigo, The Third Man, dan sebagainya. Biografi : Genre ini menyajikan cerita tentang perjalanan hidup seorang public figure atau tokoh inspiratif dari segala bidang, baik hiburan, olahraga, ilmu pengetahuan, politik, dan sebagainya. Contoh film biografi antara lain, Bohemian Rhapsody, Gandhi, Nixon, dan sebagainya. Musikal : Genre ini menampilkan adegan-adegan yang diselingi dengan tarian dan nyanyian oleh para pemeran filmnya, sama seperti setiap film India. Gerak dan lagu yang ditampilkan tersebut sebagai bumbu sekaligus penguat jalannya cerita. Contoh film musikal antara lain Aladdin, High School Musical, The Greatest Snowman, dan sebagainya. 11


Click to View FlipBook Version