KESIAGAAN & PENANGANAN ANCAMAN
Kenali • Observasi situasi terus menerus
Ancaman • Peningkatan Pengamatan
SIAGA BENDUNGAN III • Observasi atas kejadian WASPADA
(Terendah) • Peningkatan Pengamatan
SIAGA BENDUNGAN II • Identifikasi kejadian SIAGA
(Menengah) • Analisis tindakan perbaikan
SIAGA BENDUNGAN I • Periksa tingkat kerusakan AWAS
(Tertinggi) • Simulasi waktu/cara keruntuhan
Sumber: Perum Jasa Tirta I
Raymond Valiant (2021) 51
MATRIKS PENANGANAN ANCAMAN
Perilaku Longsoran Banjir Gempa Sabotase Perang
Abnormal Bumi
Pencegahan &
perlindungan
Rehabilitasi 1
Pengosongan 2 1
sebagian isi waduk
Pengosongan total 3 2 3 22 2
isi waduk
Persiapan evakuasi 4 3 1
Evakuasi 4 2111
Catatan: urutan langkah dimulai prioritas pertama sampai terakhir. Sumber: Perum Jasa Tirta I
Raymond Valiant (2021) 52
RETAKAN PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI Pemeriksaan 17 Juni 2014
No Pemeriksaan Tanggal Keterangan Raymond Valiant (2021) 53
1. Pemeriksaan 24 Oktober Belum terlihat adanya retakan
besar 2013
2. Pemeriksaan Nov 2013 - Mei Belum terlihat adanya retakan
rutin 2014
3. Pemeriksaan 25 Januari Gempa dirasakan MMI IV namun
pasca gempa 2014 belum terlihat adanya retakan
4. Pemeriksaan 13 Februari
letusan Kelud 2014
5. Pemeriksaan 9 Maret 2014 Gempa dirasakan MMI III dan belum
pasca gempa terlihat adanya retakan
6. Pemeriksaan 17 Juni 2014 Ditemukan retakan memanjang
besar mulai STA 0+550 sampai dengan STA
0+675 m dengan total panjang
retakan sekitar 70 m (terbagi dalam
beberapa segmen retakan) dan lebar
berkisar 0,3-0,5 cm. Retakan berada
di sisi hulu dan tengah puncak
bendungan.
7. Pemeriksaan 12 Juli 2016 Ditemukan retakan baru yang
rutin memanjang mulai STA 0+50 s/d STA
0+500 (terbagi dalam beberapa
segmen dengan lebar berkisar 0,3-1
cm). Retakan berkembang ke arah
tengah dan hilir puncak bendungan.
Sumber: Perum Jasa Tirta I
RETAKAN PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI Penanganan retakan dilakukan sesuai rekomendasi Komisi
Keamanan Bendungan (KKB) dan Balai Teknik Bendungan
Studi retakan (pengukuran georadar, pengamblan contoh tanah undisturbed melalui Inspeksi Khusus.
dan pengujian triaxial siklik, analisis bahaya gempa & analisis dinamik)
Pemasangan patok geser melintang retakan berikut pemantauannya
GRAFIK HUBUNGAN ANTARA TMA WADUK DENGAN PERKEMBANGAN RETAKAN
PADA PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI Penutupan retakan pada 2015 dan pengaspalan 2019
TMA Waduk (m)2 8 0, 00 6,00
Perkembangan Retakan (mm)2 7 5, 005,00
2 7 0, 00 4,00
2 6 5, 00 3,00
2 6 0, 00 2,00
2 5 5, 00 1,00
2 5 0, 00 0,00
2 4 5, 00 -1,00
2 4 0, 00 -2,00
-3,00
-4,00
-5,00
-6,00
Waktu Pengamatan (Tanggal)
TMA Waduk (m) Dial Gauge Test Pit I (mm) Dial Gauge Test Pit II (mm) Dial Gauge Test Pit III (mm)
Pembuatan test pit dan pemasangan dial gauge berikut pemantauannya
Sumber: Perum Jasa Tirta I
Raymond Valiant (2021) 54
RETAKAN PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI
Kondisi Terkini Semester I Tahun 2021
Sumber: Perum Jasa Tirta I
RETAKAN PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI AMAN DALAM
KEBETERIMAAN
Retakan disebabkan oleh settlement dari material di
atas inti bendungan. Oleh karena terdiri atas unselected
materials maka modulus berbeda = ketidakseragaman
penurunan. Ada respon dari loading dan unloading
tampungan waduk sebagai primary force,
280,00 GRAFIK HUBUNGAN ANTARA TMA WADUK DENGAN PERKEMBANGAN RETAKAN 10,00 GRAFIK HUBUNGAN ANTARA TMA WADUK DENGAN PERKEMBANGAN RETAKAN
PADA DIAL GAUGE 4 S.D 6 PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI PADA DIAL GAUGE 6 S.D 9 PUNCAK BENDUNGAN SUTAMI
TMA Waduk (m)275,00gempa 8,00 274,00 0,50
Perkembangan Retakan (mm)270,006,00272,00 0,40
265,00 gempa 4,00 270,00 gempa 0,30
TMA Waduk (m)260,002,00268,00 0,20
Perkembangan Retakan (mm)255,000,00266,000,10
250,00 -2,00 264,00 0,00
245,00 -4,00 262,00 -0,10
-6,00 260,00 -0,20
-8,00 258,00 -0,30
256,00 -0,40
240,00 -10,00 254,00 -0,50
Waktu Pengamatan (Tanggal) Waktu Pengamatan (Tanggal)
TMA Waduk (m) Dial Gauge 4 (mm) Dial Gauge 5 (mm) Dial Gauge 6 (mm) TMA Waduk (m) Dial Gauge 7 (mm) Dial Gauge 8 (mm) Dial Gauge 9 (mm)
Sumber: Perum Jasa Tirta I
Raymond Valiant (2021) 56
KESIMPULAN
INDIKATOR KINERJA LAYANAN OPERASI & PEMELIHARAAN
Direktorat Jenderal Pembiayaan Infrastruktur
Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat
Malang, 22 November 2021
11/22/21 57
AKHIRNYA …
Pengelolaan sumber daya air terpadu melibatkan
berbagai aspek termasuk di dalamnya infrastruktur.
Pengelolaan infrastruktur khususnya bendungan di
Indonesia memiliki adversities yang menjadikan
pengelolaan sebuah aktivitas terintegrasi.
Pengelolaan bendungan merupakan rangkaian shared risk
yang dibawa secara embedded sejak perencanaan dan
pelaksanaan.
Raymond Valiant (2021) 58
Terima kasih …
perumjasatirta1