MEDIA PEMBELAJARAN BIOLOGI LANDASAN DAN PRINSIP
PENGGUNAAN MEDIA
Dosen Pengampu : Dr. Hj. Nevrita. M.Pd., M.Si. PEMBELAJARAN
Kelompok 2 :
Muhammad Fadhilah Maulana (2003030007)
Riska Nurdiana (2003030002)
Siska Wanda Hariyanti (2003030014)
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
UNIVERSITAS MARITIM RAJA ALI HAJI
PEMBAHASAN
123
Pengertian Media Pembelajaran
o Media merupakan sesuatu yang bersifat meyakinkan pesan dan
dapat merangsang pikiran, perasaan, dan kemauan audiens
(siswa) sehingga dapat mendorong terjadinya proses belajar
pada dirinya. Sedangkan pembelajaran atau ungkapan yang
lebih dikenal sebelumnya “pengajaran” adalah upaya untuk
membelajarkan siswa.
Oemar Hamalik menuturkan bahwa pembelajaran adalah suatu
kombinasi yang tersusun meliputi unsurunsur manusiawi,
material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling
mempengaruhi untuk tercapainya tujuan pembelajaran.
Sedangkan menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia
pembelajaran adalah proses, cara, perbuatan yang menjadikan
orang atau makhluk hidup belajar.
Landasan-landasan Penggunaan Media
Pembelajaran
Landasan Filosofis Landasan Teknologis
Landasan Psikologis Landasan Empiris
Landasan-landasan Penggunaan Media
Pembelajaran
1. Landasan Filosofis
Seorang guru dalam menggunakan media pembelajaran perlu memperhatikan
landasan filosofis. Artinya, penggunaan media semestinya didasarkan pada nilai
kebenaran yang telah ditemukan dan disepakati banyak orang baik kebenaran akademik
maupun kebenaran sosial. Misalnya, isi pesan (materi pelajaran) yang disampaikan
kepada siswa seharusnya sudah merupakan kebenaran yang teruji secara obyektif,
radikal dan empiris. Jangan sampai materi pelajaran masih salah, tidak baik, dan tidak
indah yang disampaikan kepada peserta didik.
Seorang guru perlu mengecek unsur kebenaran materi sebelum disampaikan kepada
peserta didik. Proses inilah yang disebut penggunaan landasan filosofis dalam memilih
isi dan media pembelajaran. Media yang digunakan guru juga perlu dicek kembali
kebenaran dan ketepatannya. Guru yang memilih media belum sesuai dengan materi yang
akan disampaikan berarti media 5 tersebut tidak benar, tidak bagus, dan tidak indah
artinya penggunaan media yang tidak tepat belum mempertimbangkan landasan filosofis.
Landasan-landasan penggunaan Media
Pembelajaran
2. Landasan Psikologis
Dengan memperhatikan kompleks dan uniknya proses belajar, maka ketepatan
Pemilihan media dan metode pembelajaran akan sangat berpengaruh terhadap hasil
belajar peserta didik. Di samping itu, presepsi peserta didik juga sangat
berpengaruh terhadap hasil belajar. Oleh sebeb itu, dalam pemilihann media
disamping memperhatikan kompleksitas dan keunikan proses belajar, memahami
makna presepsi serta faktor-faktor yang berpengaruh terhadap penjelasan
presepsi hendaknya diupayakan secara optimal agar proses pembelajaran dapat
berlangsung secara efektif.
Untuk itu perlu :
1. Diadakan pemilihan media yang tepat sehingga dapat menarik perhatian
peserta didik serta memberikan kejelasan obyek yang diamatinya.
2. Bahan pembelajaran yang akan diajarkan disesuaikan berdasarkan pengalaman
peseta didik.
Kajian psikologi menyatakan bahwa anak akan lebih mudah mempelajari hal yang
kongkrit dari pada yang abstrak.
Landasan-landasan Penggunaan Media
Pembelajaran
3. Landasan Teknologis
Teknologi pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pembuatan,
penerapan, pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi
pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang,
prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari cara
pemecahan, melaksanakan mengevaluasi, dan mengelola pemecahan masalah-
masalah dalam situasi dimana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan kontrol.
4. Landasan Empiris
Peserta didik yang memiliki tipe belajar visual akan lebih memperoleh keuntungan
bila pembelajaran menggunakan media visual, seperti gambar, diagram, video, atau
film. Sementara peserta didik yang mempunyai tipe belajar auditif, akan lebih
suka dengan media belajar audio seperti radio, rekaman suara, atau ceramah guru.
Akan lebih tepat atau menguntungkan peserta didik dari kedua tipe belajar
tersebut jika menggunakan media audio-visual. Berdasarkan landasan rasional
empiris tersebut, maka pemiihan media pembelajaran hendaknya bukan dasar atas
kasukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian karakteristik
pembelajar, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri.
Prinsip-prinsip Media Pembelaajaran
A. Prinsip Media Pembelajaran
Agar penggunaan media pembelajaran tersebut tepat pada tujuan. Wina Sanjaya
(2013:173) mengemukakan prinsip penggunaan media pembelajaran antara lain:
1. Kesesuaian media pembelajaran dengan tujuan pembelajaran.
2. Kesesuaian media pembelajaran dengan materi pembelajaran.
3. Kesesuaian media pembelajaran dengan minat, kebutuhan, dan kondisi siswa.
4. Media yang digunakan diperhatikan efektivitas dan efisiensinya.
5. Kesesuaian media pembelajaran dengan kemampuan guru terkait teknis
penggunaannya.
Prinsip pokok yang harus diperhatikan dalam penggunaan media pada setiap
kegiatan belajar mengajar adalah bahwa media digunakan dan diarahkan untuk
mempermudah siswa belajar dalam upaya memahami materi pelajaran. Dengan
demikian, penggunaan media harus dipandang dari sudut kebutuhan siswa. Ada 9
(Sembilan) prinsip media pembelajaran antara lain, yaitu :
1. Tidak ada suatu media yang terbaik untuk mencapai semua tujuan pembelajaran.
2. Penggunaan media harus didasarkan pada tujuan pembelajaran yang hendak
dicapai. Dengan demikian pemanfaatan media pembelajaran harus menjadi bagian
integral dari penyajian pelajaran.
Prinsip-prinsip Media Pembelaajaran
3. Penggunaan media pembelajaran harus mempertimbangkan kecocokan ciri media
dengan karakteristik materi pelajaran yang disajikan.
4. Penggunaan media pembelajaran harus disesuaikan dengan bentuk kegiatan
belajar yang akan dilaksanakan seperti belajar klasikal, kelompok kecil, belajar
secara individual, dan belajar mandiri.
5. Guru hendaknya kenal betul dengan alat yang akan digunakan. Penggunaan media
harus disertai persiapan yang cukup seperti mempreview media yang akan dipakai,
mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan.
6. Penggunaan media harus diusahakan agar senantiasa melibatkan partisipasi aktif
peserta.
7. Media yang digunakan hendaknya dipilih secara objektif, tidak didasarkan atas
kesenangan pribadi.
8. Aneka ragam media
9. Kepraktisan dan ketersediaan media.
Prinsip-prinsip Media Pembelaajaran
B. Prinsip Pemanfaatan Media
Ada beberapa prinsip umum yang perlu kita perhatikan dalam pemanfaatan media
pembelajaran, yaitu :
1. Setiap jenis media, memiliki kelebihan dan kelemahan.
Tidak ada satu jenis media yang cocok untuk semua proses pembelajaran dan
dapat mencapai semua tujuan belajar. Ibaratnya, tak ada satu jenis obat yang
manjur untuk semua jenis penyakit.
2. Penggunaan beberapa macam media secara bervariasi memang diperlukan.
Namun harap diingat, bahwa penggunaan media yang terlalu banyak sekaligus
dalam suatu kegiatan pembelajaran, justru akan membingungkan pebelajar dan
tidak akan memperjelas pelajaran. Oleh karena itu gunakan media seperlunya,
jangan berlebihan.
3. Penggunaan media harus dapat memperlakukan pebelajar secara aktif.
Lebih baik menggunakan media yang sederhana yang dapat mengaktifkan seluruh
pebelajar daripada media canggih namun justru membuat pebelajar kita terheran-
heran pasif.
TERIMAKASIH
KELOMPOK 2