The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Best Practice Sri Wahyuni Sam dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Sri Wahyuni Sam, 2023-11-20 02:58:10

Best Practice Sri Wahyuni Sam

Best Practice Sri Wahyuni Sam dalam Pendidikan Profesi Guru (PPG) Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. Hamka

Keywords: UHAMKA,PPG,Best Practice,Matematika,Pendidikan Matematika

2022 BEST PRACTICE Penulis: Sri Wahyuni Sam, S.Pd. PPG DALJAB KATEGORI 2 UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. Dr. HAMKA Pendidikan Matematika


Page 1 LOKASI SMA Negeri 1 Tapango terletak di JL. KUA Desa Tapango, Kecamatan Tapango, Kab. Polewali Mandar, Sulawesi Barat. LINGKUP PENDIDIKAN Sekolah Menengah Atas


TUJUAN YANG INGIN DI CAPAI TANGGAL Page 2 Meningkaatkan hasil belajar matematika Peserta Didik dengan menggunakan Model Pembelajaran Problem Based Learning pada Materi Statistika di Kelas XII MIA Rencana Aksi 1: 18 Oktober 2022, pukul 10.00 - 11.30 WIB Rencana Aksi 2: 31 Oktober 2022, pukul 10.00 - 11.30 WIB Rencana AKsi 3: 9 November 2022, pukul 10.00 - 11.30 WIB Rencana Aksi 4: 28 November 2022, pukul 08.00 - 09.30 WIB PENULIS Sri Wahyuni Sam, S.Pd.


Metode STAR SITUASI TANTANGAN AKSI REAKSI Page 3 Kondisi yang menjadi latar belakang masalah, mengapa praktik ini penting untuk dibagikan, apa yang menjadi peran dan tanggungjawab anda dalam praktik ini. Apa saja yang menjadi tantangan untuk mencapai tujuan tersebut? Siapa saja yang terlihat. Langkah-langkah apa yang dilakukan untuk menghadapi tantangan tersebut/strategi apa yang digunakan/ bagaimana prosesnya, siapa saja yang terlibat / Apa saja sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan strategi ini. Bagaimana dampak dari aksi dari langkahlangkah yang dilakukan? Apakah hasilnya efektif? atau tidak efektif? Mengapa? Bagaimana respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan, Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang dilakukan? Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut.


Page 4 SITUASI KONDISI YANG MENJADI LATAR BELAKANG MASALAH Rendahnya hasil belajar peserta didik yang tuntas di tahun-tahun sebelumnya karena sulit memahami penjelasan guru, dan kurang peduli terhadap pembelajaran. Pembelajaran masih berpusat pada guru sebagai satu-satunya sumber belajar karena tidak memperhatikan karakteristik peserta didik. Sebagai pendidik, masih kurang menerapkan model-model pembelajaran inovatif, strategi pembelajaran yang digunakan guru kurang bervariasi dan kontekstual, sehingga pembelajaran terkesan monoton serta tidak bermakna. Hasil belajar siswa adalah salah satu indikator keberhasilan pendidikan yang berlangsung disekolah dan diperoleh melalui suatu proses pembelajaran sekaligus untuk menyatakan tingkat keberhasilan yang dicapai seseorang peserta didik setelah melalui aktifitas belajar. Menurut Sudjiono mengemukakan bahwa hasil belajar siswa harus mengungkapkan aspek kemampuan berfikir (cognitif), aspek nilai dan sikap (affective), dan aspek keterampilan (psychomotor) yang melekat pada masingmasing individu. Berdasarkan hasil pengamatan, refleksi dan wawancara dengan rekan sejawat didapatkan bahwa: 1. 2. 3. MENGAPA PRAKTIK INI PENTING UNTUK DIBAGIKAN Penggunaan model pembelajaran Problem Based Learning efektif digunakan karena mampu melatih peserta didik untuk memecahkan masalah, berpikir kritis, sikap kolaborati dalam kegiatan pembelajaran. Pendekatan saintifik dapat merancang minat belajar peserta didik dalam proses pembelajaran. Penggunaan media pembelajaran berbasis IT mampu membantu peserta didik dalam memahami materi pembelajaran. Pada pembelajaran ini melibatkan peserta didik dapat berdiskusi, berpikir kritis dalam memecahkan masalah dan membuat suasana belajar lebih menarik sehingga hasil belajar peserta didik meningkat, Penulis menyusun perangkat pembelajaran secara maksimal dan sesuai dengan model pembelajaran yang diterapkah, yaitu Problem Based Learning. Sehingga, praktik ini selain menjadi bahan refleksi untuk diri saya sendiri, bisa menjadi bahan referensi bagi rekan guru yang mengalami masalah yang sama dengan saya.


Page 5 SITUASI PERAN DAN TANGGUNG JAWAB DALAM PRAKTIK INI Sebagai pendidik, saya mempunyai tanggungjawab untuk melakasanakan proses pembelajaran secara efektif dan bermakna dengan menggunakan model pembelajaran yang kreatif dan inovatif serta memanfaatkan media teknologi sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai sesuai yang diharapkan. Menciptakan suasana belajar yang kondusif dan menyenangkan agar peserta didik antusias dan termotivasi untuk berperan aktif dalam proses pembelajaran. Diharapkan semua guru memiliki presepsi yang sama bahwa peserta didik harus aktif dalam pembelajaran dan bukan hanya mendengarkan ceramah guru. 1. 2. 3. Untuk mendukung hal tersebut, penulis menyusun perangkat pembelajaran yang sesuai dengan model pembelajaran yang digunakan, diantaranya modul pembelajaran berbasis PBL, LKPD, media pembelajaran berupa PPT, instrumen penilaian dengan bentuk soal yang kontekstual dengan bentuk soal berbasis literasi untuk menambah pengetahuan baru peserta didik diluar matematika.


Page 6 TANTANGAN Tantangan-tantangan tersebut seharusnya menjadi pendorong seorang guru sehingga harus mampu merancang pembelajaran inovasi yang sesuai perkembangan zaman dengan menerapkan media dan model pembelajaran yang inovatif untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik. Pihak terlibat dalam proses ini adalah: Dosen Pembimbing Ibu Himatul Khusna, M.Pd. dan Guru Pamong Ibu Nengsih, M.Pd. Bapak Ruslan M, S.Pd., M.Si selaku kepala sekolah SMA Negeri 1 Tapango yang telah memberi izin dan dukungan dalam kegiatan ini. Rekan sewajat Ibu Andi Nirmala Dewi, S.Pd selaku obsever dalam kegiatan ini dan Ibu Rahmayanti, S.Pd. selaku tim pengambilan video dan seluruh rekan guru beserta staff yang turut membantu dalam pelaksanaan rencana aksi. Peserta didik di kelas XII MIA SMA Negeri 1 Tapango yang telah berpartisipasi aktif dan memberikan respon yang sangat baik selama kegiatan berlangsung. Untuk mencapai tujuan tersebut maka perlu kerjasama antara sekolah dalam hal ini pihak: 1. 2. 3. 4. Tantangan yang dihadapi pada saat pembelajaran: Peserta didik belum terbiasa melakukan proses pembelajaran dengan model Problem Based Learning dan media pembelajaran inovatif dalam proses belajar mengajar. Guru kurang memilki waktu untuk berinovasi dalam menerapkan model pembelajaran yang baru dan menyiapkan rancangan pembelajaran inovatif. Sehingga terkadang dalam satu semester sampai semester berikutnya, model pembelajaran yang digunakan menoton. Masih terdapat peserta didik yang kurang aktif dalam diskusi kelompok. Hal-hal tak terduga lainnya pun turut menjadi tantangan dalam praktik pembelajaran ini, seperti kegiatan dinas pendidikan dan kebudayaan yang harus di ikuti, pemadaman listrik yang padam menyebabkan jaringan ketika dosen sign in mengalami kendala, serta kondisi cuaca yang esktrim yang menyebabkan (i) sekolah diliburkan karena peserta didik mayoritas terdampak banjir dan (ii) jadwal rencana aksi yang di undur karena tidak adanya peserta didik. 1. 2. 3. 4.


Page 7 AKSI Langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan, yaitu: Peserta didik dibiasakan untuk belajar dengan berbagai sumber belajar seperti mengintegrasikan TPACK dalam pembelajaran. Disini saya menggunakan HP untuk mencari berbagai sumber informasi yang ada di internet (penggunaan quizziz, liveworksheet, QR Code, dan youtube). Menyiapkan waktu untuk belajar hal-hal baru dan mempersiapkan menyusun perangkat pembelajaran, langkah-langkah yang saya lakukan adalah: Mempelajari model, metode, dan pendekatan dalam pembelajaran inovatif sehingga saya bisa menentukan pilihan untuk menggunakan model pembelajaran yang akan saya gunakan. Menyiapkan bahan ajar (materi, power point, video, dan gambar yang terkait dengan materi. Menyusun RPP Menyiapkan LKPD Menyiapkan instrumen dan rubrik penilaian Mengatasi keaktifan peserta didik, peran saya memantau dan membimbing peserta didik yang belum memahami tugas yang akan dilakukan, membuat yel-yel serta melaksanakan ice breaking untuk melatih fokus peserta didik. Dalam mengatasi kendala koneksi wifi yang tidak stabil, saya menyiapkan jaringan bantuan melalalui hotspot seluler. 1. 2. a. b. c. d. e. 3. 4.


Page 8 AKSI Strategi yang digunakan, yaitu: Penggunaan media pembelajaran seperti Quizizz, Youtube, Power Point, Live Worksheer, dan Laptop. Sumber daya atau materi yang diperlukan dalam pembelajaran Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Media Pembelajaran Bahan Ajar LKPD Lembar evaluasi Sarana dan Prasarana berupa Laptop, Proyektor, Infokus. Kepala Sekolah, guru, peserta didik, rekan sejawat. Selain itu, perangkat pembelajaran yang disiapkan diantaranya: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Dalam mengoptimalkan penggunaan model pembelajaran inovatif, dan penggunaan media pembelajaran yang terintegrasi TPACK, didukung dengan fasilitas kelas serta sarana dan prasarana yang memadai seperti LCD, smartphone, laptop, jaringan wifi, dan lain sebagainya.


Page 9 AKSI Metode yang digunakan guru harus menyenangkan peserta didik sehingga peserta didik lebih tertarik dan bersemangat untuk mengikuti pembelajaran di kelas. Guru sebagai fasilitator harus lebih kreatif memilih model pembelajaran inovatif. Guru harus selalu berinovasi agar peserta didik tidak jenuh dengan suasana pembelajaran yang ada. Melaksanakan kegiatan pembelajaran dengan model PBL Menggunakan media interaktif yang dapat menarik peserta didik untuk memiliki pemahaman terhadap materi. Media tersebut berupa penayangan video, PPT, youtube, dan sebagainya. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan praktik pembelajaran yang sudah dilakukan maka guru telah merancang penilaian yang baik dan secara keseluruhan dari ranah kognitif, afektif dan psikomotorik yang tercantum dalam instrumen yang lengkap dimulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian ranah dan rubrik penilaian.


Page 10 REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK Bagaimana dampak dari aksi langkah-langkah yang dilakukan Peserta didik mulai tampak bersemangat mengikuti pembelajaran karena guru tidak hanya berceramah, hasil cukup efektif untuk mencapai tujuan pembelajaran. Dampak dari pengintegrasian TPACK dalam proses pembelajaran dapat membuat peserta didik lebih bersemangat dan tidak mudah bosan dalam mengikuti proses pembelajaran Dampak dari pembelajaran yang telah dilaksanakan memberikan hasil yang efektif. Berikut persentase ketuntasan hasil belajar peserta didik pada rencana aksi yang telah dilaksanakan. Dari grafik diatas, terlihat bahwa hasil ketuntasan peserta didik pada penilaian pengetahuan, keterampilan dan sikap terlihat lebih baik dari sebelumnya. Sehingga dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan Model Problem Based Learning efektif diterapkan untuk meningkatkan hasil belajar matematika pada materi statistika di kelas XII MIA SMA Negeri 1 Tapango. Apakah hasilnya efektif atau tidak efektif? Mengapa?


Page 11 REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK Bagaimana respon orang lain terkait strategi yang telah dilakukan? Kepala sekolah sangat mendukung penuh atas kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan dengan menyediakan fasilitas belajar, memberi perhatian dalam kegiatan belajar peserta didik, serta berharap agar guru lain juga ikut ber inovasi dan kreatif dalam merancang proses pembelajaran di kelas. Rekan sejawat selaku observer dalam kegiatan ini memberikan respon positif, yang terlihat dari adanya perbaikan dari setiap rencana aksi. Beliau berharap pembelajaran inovatif ini dapat dipertahankan dan bisa berbagi kiat-kiat dalam mendesain pembelajaran inovatif. Peserta didik sangat menyukai proses pembelajaran di kelas karena terdapat tayangan video motivasi, ice breaking sebelum pelaksanaan tes formatif, serta pemberian reward yang diberikan oleh guru. Pelaksanaan prakti pembelajaran yang dilakukan mendapat respon positif dan berharap pembelajaran selanjutnya guru dapat lebih kreatif dalam membangun keaktifan peserta didik. 1. 2. 3.


Page 12 REFLEKSI HASIL DAN DAMPAK Jadilah guru yang profesional dan terus berupaya mengembangkan diri tanpa henti untuk menyajikan pembelajaran yang menarik, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik. Suasana belajar mengajar di kelas menjadi lebih baik dan menyenangkan karena peserta didik terlibat lebih aktif di dalam kegiatan pembelajaran. Saya mendapat feedback positif dari peserta didik dan guru dengan adanya penerapan model PBL dalam pembelajaran Pembelajaran yang saya dapat dari keseluruhan proses yang telah dilakukan adalah: 1. 2. Sebagai tenaga pendidik, kita harus dapat memilih dan menerapkan model pembelajaran yang inovatif dan kreatif yang sesuai dengan materi pembelajaran yang diintegrasikan dengan perkembangan teknologi (TPACK) maupun kontekstual agar dapat mencapai tujuan pembelajaran yang diharapkan, terus berusaha menjadi guru yang profesional, mengembangkan diri tanpa henti menyajikan pembelajaran yang kreatif, menarik, inovatif, dan bermakna bagi peserta didik. Apa pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut? Apa yang menjadi faktor keberhasilan atau ketidak berhasilan dari strategi yang dilakukan? Berusaha melaksanakan semaksimal mungkin apa yang telah direncanakan, sehingga menghasilkan suatu kolaborasi yang baik dan mendorong tercapainya tujuan yang ingin dicapai. Selain itu, keberhasilan terlihat dari ketertarikan peserta didik terhadap proses pembelajaran. Dukungan kepala sekolah, rekan sejawat, serta peserta didik yang turut membantu terlaksana kegiatan pembelajaran.


Page 13 LAMPIRAN


Page 14 LAMPIRAN PENILAIAN KETERAMPILAN Rencana Aksi 1 Rencana Aksi 2 Rencana Aksi 3 Rencana Aksi 4


Page 15 LAMPIRAN PENILAIAN SIKAP Rencana Aksi 1 Rencana Aksi 2 Rencana Aksi 3 Rencana Aksi 4


Page 16 ARTEFAK PESERTA DIDIK Tes Formatif RA 1 Tes Formatif RA 2 Tes Formatif RA 3 Tes Formatif RA 3


Page 17


Click to View FlipBook Version