Modul Ajar Program Kebutuhan Khusus Pengembangan Diri Sensorik motorik Kelas XI SMALB Fase F Penulis: Fais Rufia Qur’ani SMALB AL IKHSAN KABUPATEN NGANJUK JAWA TIMUR 2022
MODUL AJAR Program Kebutuhan Khusus Pengembangan Diri Berkaitan Dengan Sensorik Motorik Nama Sekolah : SMALB AL IKHSAN Satuan Pendidikan / Kelas : SMALB / XI Jenis Hambatan : Autis Mata Pelajaran : Program Khusus ( Intterasi Sosial Komunikasi dan Perilaku) Alokasi Waktu : 2 Kali Pertemuan, 2 JP (2 x 35 menit) Hasil Asesmen Pembelajaran Kompetensi Awal : No. Profil Peserta Didik Kompetensi Awal 1. RTS Autis berusia 16 tahun a. Mampu memakai kaos dengan mandiri b. Mampu melakukan kegiatan mencuci pakaian 2. RD Autis berusia 17 tahun a. Mampu memakai kaos dengan mandiri b. Mampu melakukan kegiatan mencuci pakaian Permasalahan Peserta didik: No. Profil Peserta Didik Permasalahan 3. RTS Autis berusia 16 tahun a. Kesulitan dalam melipatb pakaian b. Kesulitan dalam menyimpan pakaian dengan rapi. 4. RD Autis berusia 17 tahun a. Kesulitan dalam melipatb pakaian b. Kesulitan dalam menyimpan pakaian dengan rapi.
Profil Pelajar Pancasila Dimensi Uraian Beriman, Bertakwa kepada Tuhan YME, dan Berakhlak Mulia Siswa secara rutin melakukan kegiatan berdoa pada saat hendak memulai belajar. Beriman dan bertakwa kepada Allah SWT. Mandiri Peserta didik menyelesakan tugas dengan baik sesuai aturan yang diberikan, memiliki kemampuan dan minat Sarana dan Prasarana : Alat tulis, laptop, LCD projector, dan jaringan internet. Media pembelajaran : berbasi ICT video pembelajaran Alat dan Bahan : pakaian (kaos) Target Peserta Didik : 2 peserta didik dengan hambatan autis Model Pembelajaran : Problem Based Learning Metode Pembelajaran : demonstrasi dan Drill Penilaian : Penilaian individual dan penilaian autentik Petunjuk Penggunaan Modul Ajar 1. Modul ajar ini dirancang untuk membantu guru Sekolah Luar Biasa (SLB) kelas XI autis dalam mengajarkan program khusus (merawat diri) membuat minuman. 2. Kegiatan pembelajaran dalam modul ini, selain menggunakan model pembelajaran problem based learning bisa dipadukan dengan metode pembelajaran dan teknik pembelajaran lainnya. 3. Modul ajar ini memuat aktivitas yang berpusat pada peserta didik dengan mengintegrasikan aspek sikap, pengetahuan dan keterampilan sebagai tujuan untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila. 4. Modul ini sifatnya tidak mengikat. Guru dapat menyesuaikan materi ajar sesuai dengankarakteristik dan kebutuhan peserta didik . Peran Guru Dalam Proses Pembelajaran adalah: 1. Memfasilitasi peserta didik dalam menerima konsep dan mengaplikasikan konsep pembelajaran program kebutuhan khusus bina diri (merawat diri) membuat minuman teh dikehidupan sehari-hari. 2. Membimbing peserta didik mengerjakan tugas sesuai dengan kemampuan peserta didik. 3. Memfasilitasi peserta didik untuk belajar membuat teh dengan media berbasis ICT seperti video pembelajaran dan powerpoint 4. Melaksanakan asesmen kemampuan bina diri. 5. Membuat laporan pencapaian kemajuan belajar peserta didik.
6. Pembelajaran yang dilaksanakan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan harapan peserta didik dapat belajar secara aktif. 7. Jika peserta didik mengalami kesulitan, diberikan bimbingan dan motivasi agar dapatmengerjakan tugas. 8. Memeriksa hasil pekerjaan peserta didik dan memberikan nilai sesuai kemampuannya. 9. Bekerjasama dengan orangtua untuk membimbing peserta didik belajar membersihkan dan menyimpan peralatan makan. Capaian Pembelajaran: Program khusus Interaksi Sosial Komunikasi dan Perilaku Kelas XI SMALB Sensorik motorik Peserta didik mampu memadukan berbagai stimulasi indera penglihatan (visual), memadukan berbagai stimulasi indera pendengaran (auditory), memadukan berbagai stimulasi indera penciuman (olfactory), memadukan berbagai stimulasi indera pengecap (gustatory), memadukan stimulasi indera peraba (tactile), mengkreasikan gerakan otot dan persendian (propioseptil) sehingga mampu bergerak dengan dinamis, mendemonstrasikan perlatan yang melibatkan organ motorik halus dan kasar (alat tulis, alat makan, alat mandi, alat transportasi sepeda, dan sebagainya) Kemandirian Peserta didik mampu membiasakan pola hidup sehat, memahami cara menjaga Kesehatan reproduksi dan seksualitas. Interaksi Sosial Peserta didik mampu berpartisipasi dalam kegiatan sosial Perilaku Peserta didik mampu menahan diri untuk tidak tantrum ketika ada stimulus lingkungan yang tidak disukai, mengurangi perilaku maladaptif dan membentuk perilaku yang adaptif. Komunikasi Peserta didik mampu menceritakan tentang pengalaman orang lain (cerita bermakna) menggunakan bahasa Indonesia yang baik, menceritakan langkah-langkah membuat sesuatu/menggunakan alat (prosedur) dengan bahasa sendiri, menceritakan tentang pengalaman diri menggunakan bahasa asing/daerah secara sederhana.
Alur tujuan Pembelajaran Pada akhir Fase E, peserta didik mampu menyimak tayangan video tentang tutorial membersihkan peralatan makan, mengemukakan hasil tayangan video. Peserta diidk autis mengenal peralatan untuk menyuci piring dan gelas. Peserta didik autis mencoba mencuci piring, peserta didik autis mencoba mencuci gelas. Peserta didik autis mengenal tempat menyimpan piring. Peserta didik autis dapat mengetahui cara mengeringkan piring dengan lap. Peserta didik autis dapat mencoba mengeringkan dengan lap piring dan gelas. Peserta didik autis dapat mencoba menyimpan piring dan gelas dengan rapi. Peserta didik autis dapat menulis alat dan bahan untuk menyuci piring dan gela. Peserta didik autis bersama guru melakukan tanya jawab mengenai cara mencuci dan menyimpan peralatan makan. Dalam pembelajaran yang berkaitan ini berhitung untuk mencapai tujuan pembelajaran menerapkan model Pembelajaran Problem Based Learning dengan sintaks pembelajaran sebagai berikut: Orientasi peserta didik pada maslah Mengorganisasi kan peserta didik untuk belajar Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok Mengembang kan dan menyajikan hasil karya mwnnganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Indikator Ketercapaian: 1. Menyebutkan nama pakaian: kaos dan celana 2. Mempraktekkan langkah-langkah melipat kaos 3. Mempraktekkan langkah-langkah di dalam lemari. Capaian Pembelajaran: 1. Peserta didik mampu menyebutkan perbedaan kaos dan celana 2. Peserta didik mampu mempraktekkan langkah-langkah melipat kaos. 3. Peserta didik mampu mempraktekkan langkah-langkah menyimpan kaos di dalam lemari. Pertanyaan Pemantik 1. Siapa yang dirumah suka membantu orangtua? 2. Siapa yang dirumah suka membantu ibu melipat pakaian?
Persiapan Pembelajaran 1. Guru menyiapkan alat dan bahan yang akan digunakan dalam proses pembelajaran. 2. Guru menyiapkan pertanyaan pemantik. 3. Guru menyiapkan materi dan bahan ajar lainnya sesuai kebutuhan 4. Guru membuat power point dan video tutorial Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran Kegiatan Pendahuluan 1. Membuka kegiatan dengan aktivitas rutin kelas, sesuai kesepakatan kelas(menyapa, berdoa, dan mengecek kehadiran). 2. Memberikan apresiasi atas jawaban peserta didik 3. Memberikan pertanyaan pemantik a. Siapa yang dirumah membantu orangtua? b. Siapa yang pernah melipat kaos? 4. Menyampaikan tujuan pembelajaran 5. Peserta didik mendengarkan penjelasan guru tentang tujuan pembelajaran 10 Menit Kegiatan Inti A. Orientasi peserta didik pada masalah 1. Menampilkan video pembelajaran 2. Menjelaskan kepada peserta didik gambar apa yang ditampilkan. 3. Melakukan tanya jawab, apa saja yang diperlukan dalam melipat kaos? 4. Memberikan reward terhadap jawaban peserta didik. 5. Membimbing peserta didik autis untukmengemukakan hasil menyimak tayangan video tentang tutorial melipat kaos. 6. Memotivasi peserta didik autis untuk terlibat dalam pemecahan masalah dengan mempertanyakan tentang langkah melipat kaos. B. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar 1. Meminta peserta didik untuk menyebutkan langkah-langkah melipat kaos. 2. Memberi promt dan reward atas jawaban 60 Menit
peserta didik C. Membimbing penyelidikan individu 1. Setelah selesai mengamati video, guru menanyakan lagi hal-hal yang berkaitan dengan video 2. Peserta didik menyebutkan alat dan bahan yang digunakan 3. Memberi reward kepada peserta didik atas jawabannya 4. Meminta peserta didik membantu menyiapkan alat dan bahan untuk melipat kaos.sesuai yang sudah dilihat di video. 5. Memberikan contoh cara melipat kaos. 6. Membimbing peserta didik untuk bersama-sama mempraktekkan melipat kaos. D. Mengembang kan dan menyajikan hasil karya 1. Meminta peserta didik untuk mencoba Langkah-langkah melipat kaos yang sudah dibawa. 2. Meminta peserta didik untuk menyimpan kaos dalam lemari 3. Memberikan reward / apresiasi dengan tepuk tangan atau pujian atas keberanian peserta didik. E.Analisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah 1. Menanyakan apa saja alat dan bahan yang digunakan untuk melipat kaos. 2. melakukan tanya jawab Bersama peserta didik, tentang percobaan melipat kaos..
Kegiatan Penutup 1. Menyimpulkan pembelajaran cara melipat kaos. 2. menyampaikan materi esok yang akan disampaikan 3. Guru bersama peserta didik menutup kegiatan dengan doa dan salam 10 menit
INSTRUMEN ASESMEN / PENILAIAN A. Asesmen / Penilaian Sikap KISI-KISI INSTRUMEN ASESMNama sekolah : Kelas/ Fase : Semester : No Dimensi profil pelajar pancasila Aspek Sikap yang dinilai Beriman dan a. Berdoa sebelummelaksanakan kegiatansecara mandiri b. Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang MahaEsa dengan dengan cara bersyukur 1 bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia 2 Mandiri a. Bertanggung jawab menyelesaikan tugas b. Menjawab pertanyaan/tugas secara mandiri 3 Bernalar Kritis a. Menyampaikan beberapa pertanyaan
MEN/ PENILAIAN SIKAP Penilaian Teknik Keterangan penilaian Bentuk penilaian Bentuk instrumen Non Tes Observasi Lembar Observasi Non Tes Observasi Lembar Observasi Non Tes Observasi Lembar Observasi
RUBRIK PENILNo Sikap Skor 4 SBekembang Mulai Be1 Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang Maha Esa dan Berakhlak Mulia Berdoa sebelum melaksanakan kegiatansecara mandiri Beriman dan Berdoa sebmelaksanasecara madan bertaqTuhan yandengan debersyukur bantuan vebertaqwa kepada Tuhan yang MahaEsa dengan dengan cara bersyukur 2 Mandiri Mengerjakan tugas dengan secara mandiri Mengerjakabantuan verb3 Bernalar Kritis Dapat menyampaikan beberapa pertanyaan Dapat menysebuah pert
LAIAN SIKAP Skor 3 Skor 2 Skor 1 erkembang Mulai Terlihat Belum Terlihat belum akan kegiatan andiri Beriman qwa kepada ng MahaEsa ngan cara dengan erbal Berdoa sebelum melaksanakan kegiatan secara mandiri Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang MahaEsa dengan dengan cara bersyukur dengan bantuan fisik Berdoa sebelum melaksanakan kegiatan secara mandiri Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan yang MahaEsa dengan dengan cara bersyukur dengan bantuan verbal dan fisik n tugas dengan bal Mengerjakan tugas dengan bantuan fisik Belum mampu mengerjakan tugas (dengan bantuan verbal dan fisik) yampaikan tanyaan Dapat menyampaikan pertanyaan namun harus diminta terlebih dahulu Belum dapat menyampaikan pertanyaan.
LEMBAR PENILAINilai Akhir Sikap = SkSkKonversi Nilai ( Skala 0 – 100 ) Pred90-100 A80-89 B70-79 C0-69 DNo Nama Peserta Didik Beriman dan bertaqwa kepadaTuhan yang MahaEsa dan Berakhlak Mulia 4 3 2 1 1 2
IAN SIKAP kor Porelahan X 100 kor Maksimal dikat Keterangan A SB ( Sangat Baik) B B ( Baik ) C C ( Cukup ) D K ( Kurang ) Aspek Sikap yang dinilai a Mandiri Bernalar Kritis 4 3 2 1 4 3 2 1
REMEDIAL 1. Guru melakukan bimbingan secara individu. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik. 2. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknaidan menguasai materi ajar. 3. Remedial bisa dilaksanakan dengan pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah mencapai capaian pembelajaran lebih dahulu.
A. ASESMEN / PENILAIAN PENGETAHUAN KISI-KISI INSTRUMEN ASESMENNama sekolah : Kelas/ Fase : Semester : No. Indikator Pembelajaran Tujuan Pembelajaran Teknik Penilaia1. Menulis alat dan bahan untuk melipat kaos. Peserta didik dapat menuliskan alat dan bahan untuk melipat kaos. tes 2. Menyebutkan alat dan bahan untuk melipat kaos. Peserta didik dapat menyebutkan alat tes
n – s – b – u – n ………………………….. p – s – n – o ………………….. r – i – a …………… Susunlah huruf hingga menjadi kata yang tepat! N/ PENILAIAN PENGETAHUAN Penilaian Soal Pengetahuan an Bentuk Penilaian Bentuk Instrumen tulis Isian singkat tertulis menjodohkan
dan bahan untuk melipat kaos.
RUBRIK PENILAIANo Bentuk Soal 5 4 2 Benar salah Mengerjakan lengkap dan benar semua Mengerjakan lengkadan benar 2 3 Isian huruf Mengerjakan lengkap dan benar semua Mengerjakan lengkadan benar 3 LEMBAR PENILANo Nama Peserta Didik Benar5 4 1 2
AN PENGETAHUAN Penilaian Skor 3 2 1 ap Mengerjakan lengkap dan benar 1 Mengerjakan lengkap dengan bantuan verbal Mengerjakan lengkap dan dengan bantuan verbal maupun bantuan fisik ap Mengerjakan lengkap dan benar 2 Mengerjakan lengkap dengan bantuan verbal Mengerjakan lengkap dan dengan bantuan verbal maupun bantuan fisik AIAN PENGETAHUAN Aspek yang dinilai r salah Isian huruf 3 2 1 5 4 3 2 1
Nilai Akhir Pengetahuan= SkSkKonversi Nilai ( Skala 0 – 100 ) P90-100 80-89 70-79 0-69
kor Porelahan X 100 kor Maksimal Predikat Keterangan A SB ( Sangat Baik) B B ( Baik ) C C ( Cukup ) D K ( Kurang )
REMEDIAL 1. Guru melakukan bimbingan secara individu. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik. 2. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknaidan menguasai materi ajar. 3. Remedial bisa dilaksanakan dengan pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah mencapai capaian pembelajaran lebih dahulu.
Asesmen/ Penilaian Keterampilan KISI-KISI INSTRUMEN ASESMENama sekolah : Kelas/ Fase : Semester : No Keterampilan Aspek Keterampilan yangdinilai 1 Menyebutkan nama alat dab bahan untuk melipat kaos. Peserta didik autis menyebutnama alat dab bahan untuk melipat kaos. 2 Menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos. Peserta didik autis menyebutknama alat dab bahan untuk melipat kaos.
EN/ PENILAIAN KETERAMPILAN g Penilaian Keterangan Teknik penilaian Bentuk penilan Bentuk instrumen tkan Non Tes Unjuk Kerja Lembar Penilaian Observasi kan Non Tes Unjuk Kerja Lembar Penilaian Observasi
3. Membedakan namanama alat dan bahan untuk melipat kaos. Peserta didik autis dapat membedakan nama-nama aladan bahan untuk m melipat ka
at aos. Non Tes Unjuk Kerja Lembar Penilaian Observasi
RUBRIK PENILAIANo Keterampilan 1 Menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos Mampu menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos dan tepat. Mampu mnama alatuntuk medengan jekurang te2 Menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos Mampu menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos dengan jelas dan tepat. Mampu mnama alatuntuk medengan jekurang te3. Membedakan nama-nama alat dan bahan untuk melipat kaos Mampu membedakan nama-nama alat dan bahan melipat kaos dengan jelas dan tepat Mampu mnama-nambahan untkaos dengnamun kuLEMBAR PENILAIA
AN KETERAMPILAN Penilaian Skor menyebutkan t dan bahan elipat kaos elas namun epat. Mampu menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos dengan bantuan verbal. Mampu menyebutkan melipat kaos bantuan verbal dan fisik menyebutkan t dan bahan lipat kaos elas namun epat. menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos dengan bantuan verbal. Mampu menyebutkan nama alat dan bahan untuk melipat kaos dengan bantuan verbal dan fisik membedakan ma alat dan tuk melipat gan jelas dan urang tepat Mampu membedakan nama-nama alat dan bahan melipat kaos makan dengan bantuan verbal. Mampu membedakan nama-nama alat dan bahan untuk melipat kaos dengan bantuan verbal dan fisik. AN KETERAMPILAN
No. Nama Peserta Didik Menyebutkan rasa asin pada makanan Mema4 3 2 1 4Nilai Akhir Keterampilan Konversi Nilai ( Skala 0 – 100 ) P90-100 80-89 70-79 0-69
Aspek yang dinilai enyebutkan rasa manis pada akanan. Membedakan rasa asin dan manis pada makanan 4 3 2 1 4 3 2 1 = Skor Porelahan X 100 Skor Maksimal Predikat Keterangan A SB ( Sangat Baik) B B ( Baik ) C C ( Cukup ) D K ( Kurang )
REMEDIAL 1. Guru melakukan bimbingan secara individu. Bimbingan yang diberikan disesuaikan dengan tingkat kesulitan yang dialami oleh peserta didik. 2. Guru melakukan pembahasan ulang terhadap materi yang telah diberikan dengan cara/metode yang berbeda untuk memberikan pengalaman belajar yang lebih memudahkan peserta didik dalam memaknai dan menguasai materi ajar. 3. Remedial bisa dilaksanakan dengan pemanfaatan tutor sebaya, yaitu peserta didik dibantu oleh teman sekelas yang telah mencapai capaian pembelajaran lebih dahulu.
BAHAN AJAR
Langkah-langkah melipat kaos
Media Pembelajaran
Media Pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat digunakan untuk menyampaikan pesanatau informasi dalam proses belajar mengajar sehingga dapat merangsang perhatian dan minat siswa untuk belajar. Media yang digunakan untuk program kebutuhan khusus adalah media berbasis ICT seperti menggunakan video tutorial Media pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan kemampuan membedakan rasa asin dan manis pada peserta didik autis yaitu media berbasis TPACK berupa video pembelajaran dan media non digital berupa kartu bergambar dan benda kongkret. Media pembelajaran Digital Non Digital
LANGKAH-LANGKAH PENGGUNAAN MEDIA PEMBELAJARAN Media Digital 1. Nyalakan laptop 2. Nyalakan LCD proyektor 3. Colokkan kabel proyektor ke laptop kemudian atur layar laptop agar terlihat di layar LCD 4. Kemudian atur ukuran layar sesuai keinginan 5. Buka video pembelajaran yang akan ditayangkan 6. Video pembelajaran siap untuk disimak peserta didik Media Non digital poster 1. Menyiapkan kartu bergambar 2. Kartu yang telah disusun dipegang setinggi dada dan menghadap ke arah siswa. 3. Menampilkan satu persatu kartu tersebut setalah guru selesai menjelaskan 4. Memberikan kartu-kartu yang telah diterangkan kepada siswa secara acak dan berputar bergilir untuk diamati setiap siswa dalam satu kelas.
contoh media pembelajaran digital https://www.youtube.com/watch?v=mBZbUvSdnYU https://youtu.be/I35zyr7BUac
Contoh media pembelajaran non digital
Kajian Literatur Japar dkk.(2020). Pelatihan pembuatan media pembelajaran berbasis ICT untuk meningkatkan kompetensi guru PPKN SMP. Jurnal karya abadi,4(1):265-266, https://onlinejournal.unja.ac.id/JKAM/article/view/10534 Nurdiyansyah. (2019). Media Pembelajaran Inovatif. Sidoarjo: Penerbit Umsida Press Karo Ir & Rohani. (2018). Manfaat media pembelajaran. Jurnal pendidikan dan matematika, ISSN: 2087- 8249 :94-95, http://jurnal.uinsu.ac.id/index.php/axiom/article/view/1778 Mujiyati. (2016). Kontruksi pembelajaran sejarah melalui problem based learning.jurnal historia,4(2):83- 85, https://fkip.ummetro.ac.id/journal/index.php/sejarah/article/view/536 Fitriati, hikmah. 2012. Penerapan metode modeling untuk meningkatkan hasil belajar materi membuat kerajinan dari kertas pada siswa kelas IV SD negeri 2 karangjati banjarnegara. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang. http://lib.unnes.ac.id/18809/1/1402408080.pdf Amin, M. 1995. Ortopedagogik Anak Tunagrahita. Bandung : Depdikbud. Astati.(2011). Bina Diri Untuk Anak Tunagrahita, Edisi kedua. Bandung:Amanah Offset. Crocker, dan Nelson. 1983. Developmental Behavioral Pediatrics, 1st ed., Philadelphia, WB Saunders. Dediknas. 1997. Bina Diri. Jakarta: Depdiknas Depdiknas. 2006. Penduan Pelaksanaan Kurikulum Pendidikan Khusus