( 37 ) - Dari Abu Dzar berkata : Rosululloh ShollaAllohu'alaihi
wa sallam bersabda :
ََّا أَبَا ُذَيٍر إَُِذا طَبَ ْخ َت َمَرقًَا ،فَأَ ْكثِْر َماءَ َهاَ ،وتَ َعا َه ْد ِجيَرانَ َك
”Wahai Abu Dzar, apabila kamu memasak makanan yang
berkuah maka perbanyaklah kuahnya dan bagikanlah kepada
) tetangga-tetanggamu.” ( HR.Muslim
( 38 ) Dari Abu Sa'id Al-Khudri Rodhiyallohu 'anhu :
َخَر َج َر ُسوُل اللةِه َصلةى اللةهُ َعلَْيِه َو َسلة َم ِفي أَ ْض احى أَْو فِطْ ٍر إِلَى الْ ُم َصلةى ثُةم
انْ َصَر َف فََو َع َظ النةا َس َوأََمَرُه ْم بِال ةص َدقًَِ فََقا َل أَََُّها النةا ُس تَ َص ةدقُوا فََمةر َعلَى
النِي َساِء فََقا َل ََّا َم ْع َشَر النِي َساِء تَ َص ةدقْ َن فَِإنِيي َرأََّْتُ ُك ةن أَ ْكثََر أَْه ِل النةا ِر فَ ُقْل َن
َوبِ َم ُذَلِ َك ََّا َر ُسوَل اللةِه قَا َل تُ ْكثِْر َن اللةْع َن َوتَ ْكُفْر َن الَْع ِشيَر َما َرأََّْ ُت ِم ْن
نَاِق َصا ِت َعْق ٍل َوِدَّ ٍن أَُْذ َه َب لِلُ ِيب الةر ُج ِل الْ َحا ِزِم ِم ْن إِ ْح َدا ُك ةن ََّا َم ْع َشَر
النِي َساِء ثُةم انْ َصَر َف فَلَ ةما َصاَر إِلَى َمْن ِزلِِه َجاءَ ْت َزَّْنَ ُب اْمَرأَةُ ابْ ِن َم ْسعُوٍد
تَ ْستَأُِْذ ُن َعلَْيِه فَِقي َل ََّا َر ُسوَل اللةِه َه ِذِه َزَّْنَ ُب فََقا َل أَ ُّي الةزََّانِ ِب فَِقي َل اْمَرأَةُ
ابْ ِن َم ْسعُوٍد قَا َل نََع ْم ائْ َذنُوا لََها فَأُُِذ َن لََها قَالَ ْت ََّا نَبِ ةي اللةِه إِنة َك أََمْر َت
الْيَ ْوَم بِال ةص َدقًَِ َوَكا َن ِعْن ِدي ُحِل ٌّي لِي فَأََرْد ُت أَ ْن أَتَ َص ةد َق بِِه فََزَع َم ابْ ُن
Karakteristik Istri yang Sholihah 51
َم ْسعُوٍد أَنةهُ َوَولَ َدهُ أَ َح ُّق َم ْن تَ َص ةدقْ ُت بِِه َعلَْيِه ْم فََقا َل النةبِ ُّي َصلةى اللةهُ َعلَْيِه
َو َسلة َم َص َد َق ابْ ُن َم ْسعُوٍد َزْو ُج ِك َوَولَ ُد ِك أَ َح ُّق َم ْن تَ َص ةدقْ ِت بِِه َعلَْيِه ْم
"Rosululloh ShollaAllohu'alaihi wa sallam keluar menuju
lapangan tempat sholat untuk melaksanakan shalat 'Iedul Adhha
atau 'Iedul Fithri. Setelah selesai Beliau memberi nasehat
kepada manusia dan memerintahkan mereka untuk menunaikan
zakat seraya bersabda: "Wahai manusia, bersedekahlah (
berzakatlah )".
Kemudian Beliau mendatangi jama'ah wanita lalu bersabda:
"Wahai kaum wanita, bersedekahlah. Sungguh aku melihat
kalian adalah yang paling banyak akan menjadi penghuni
neraka". Mereka bertanya: "Mengapa begitu, wahai
Rosulullah?". Beliau menjawab: "Kalian banyak melaknat dan
mengingkari pemberian (suami). Tidaklah aku melihat orang
yang lebih kurang akal dan agamanya melebihi seorang dari
kalian, wahai para wanita".
Kemudian Beliau mengakhiri khuthbahnya lalu pergi.
Sesampainya Beliau di tempat tinggalnya, datanglah Zainab,
isteri Ibu Mas'ud meminta izin kepada Beliau, lalu dikatakan
kepada Beliau; "Wahai Rosulullah ShollaAllohu'alaihiwa
sallam, ini adalah Zainab". Beliau bertanya: "Zainab siapa?".
Karakteristik Istri yang Sholihah 52
Dikatakan: "Zainab isteri dari Ibnu Mas'ud". Beliau berkata,:
"Oh ya, persilakanlah dia".
Maka dia diizinkan kemudian berkata,: "Wahai Nabi Alloh,
sungguh anda hari ini sudah memerintahkan shadaqah (zakat)
sedangkan aku memiliki emas yang aku berkendak
menzakatkannya namun Ibnu Mas'ud mengatakan bahwa dia
dan anaknya lebih berhak terhadap apa yang akan aku
sedekahkan ini dibandingkan mereka. Maka Nabi
ShollaAllohu'alaihi wa sallam bersabda: "Ibnu Mas'ud benar,
suamimu dan anak-anakmu lebih barhak kamu berikan
shadaqah dari pada mereka ."
(Muttafaqun 'alaih)
Karakteristik Istri yang Sholihah 53
َوتَ ْش ُكُر ُك ةل نَ ْع َماٍء تًَُلِقي
َُوتَ ْصبُِر َما إَُِذا نَزل الْبًََلء
Ia mensyukuri setiap kenikmatan yang didapatinya ( 39 )
Dan bersabar saat tertimpa musibah ( 40 )
تَُوالِي الْ ُمْؤِمنِي َن بِ ُك ِيل أَْر ٍض َولِْل ُك
ُفةا ِر َدَّْ َدنَُها بََراء
Berloyalitas kepada orang beriman dimanapun berada ( 41 )
Dan terhadap orang kafir ia berlepas diri ( 42 )
تُثَبِي ُت بَ ْعلََها ِعْن َد الْ ُكُرو ِب
ُتُصبره إُِذا َحل الَقضاء
Ia meneguhkan suaminya ketika kesusahan
Ia membuatnya sabar jika memang menjadi ketetapannya ( 43 )
Karakteristik Istri yang Sholihah 54
( 39 ) - Dari Abu Huroiroh, dari Nabi ShollaAllohu 'alaihi wa
sallam bersabda :
َل ََّ ْش ُكُر اللةهَ َم ْن َل ََّ ْش ُكُر النةا َس
"Orang yang tidak (bersyukur) berterimakasih kepada manusia
maka ia tidak (bersyukur) berterimakasih kepada Alloh." ( HR.
Ahmad, Abu Daud dan At-Tirmidzi )
( 40 ) - Dari Shuhaib berkata, Rosululloh ShollaAllohu'alaihi wa
sallam bersabda :
إِ ْن، َولَْي َس َُذا َك َِلَ َح ٍد إِةَل لِْل ُمْؤِم ِن، إِ ةن أَْمَرهُ ُكلةهُ َخْي ٌر،َع َجباا َِلَْم ِر الْ ُمْؤِم ِن
َصبَ َر فَ َكا َن َخْي ارا،ُ َوإِ ْن أَ َصابَْتهُ َضةراء،ُ فَ َكا َن َخْي ارا لَه،أَ َصابَْتهُ َسةراءُ َش َكَر
ُلَه
"Sungguh menakjubkan semua keadaan orang-orang mukmin.
Sesungguhnya semua urusan yang dimilikinya itu semuanya
baik, dan tidaklah hal demikian itu dimiliki kecuali hanya oleh
orang-orang mukmin saja. Jika dia mendapat kesenangan maka
dia bersyukur, dan itu baik baginya; dan apabila mendapatkan
kesusahan dia bersabar, dan itu baik baginya."
( HR. Muslim )
Karakteristik Istri yang Sholihah 55
( 41 ) - Dari Nu'man bin Basyir berkata, Rosululloh
ShollaAllohu'alaihi wa sallam bersabda :
َوتَ َعاطُِفِه ْم َمثَ ُل الْ َج َس ِد إُِذَا ا ْشتَ َكى، َوتََرا ُح ِمِه ْم،َمثَ ُل الْ ُمْؤِمنِي َن ِفي تََوا ِيد ِه ْم
ِمْنهُ عُ ْضٌو تََدا َعى لَهُ َسائُِر الْ َج َس ِد بِال ةسَه ِر َوالْ ُح ةمى
"Perumpamaan orang-orang yang beriman dalam hal saling
mencintai, menyayangi dan berlemah lembut di antara mereka
bagaikan satu tubuh, apabila ada satu anggota tubuh yang sakit
maka seluruh tubuh akan ikut merasa sakit hingga tidak bisa
tidur dan merasa demam ." (Muttafaqun 'alaih)
( 42 ) - Dari Ibnu Ms'ud berkata :
، ََّا ابْ َن َم ْسعُوٍد:َد َخْل ُت َعلَى َر ُسوِل اللةِه صلى الله عليه وسلم فََقا َل
َحتةى قَا َل لِي، اللةهُ َوَر ُسولُهُ أَ ْعلَ ُم: فَ ُقْل ُت،تَ ْد ِري أَ ُّي عَُرى اِْلَّ َما ِن أَْوثَ ُق
َوالْبُغْ ُض فِي اللةِه، الْ َح ُّب فِي اللةِه، فَِإ ةن أَْوثَ َق عَُرى اِْلَّ َما ِن: قَا َل،ثًََلثاا
"aku pernah menemui Rosululloh ShollaAllohu 'alaihi wa
sallam maka beliau bertanya : Hai Ibnu Mas'ud Apakah engkau
tau ikatan iman yang paling kuat ? maka aku menjawab : Alloh
dan Rosul-Nya yang lebih tau, sampai Beliau mengulang-
Karakteristik Istri yang Sholihah 56
ngulang pertanyaan itu kepadaku sebanyak tiga kali, Beliau
bersabda : Sesungguhnya ikatan imana yang paling kuat ialah
cinta karena Alloh dan benci karena Alloh.” (HR. Ibnu Syaibah)
( 43 ) - Diriwayatkan oleh Bukhori dan Muslim dari ummul
mukminin 'Aisyah Rodhiyallohu 'anha tentang kejadian
permulaan turunnya wahyu dan kembalinya Nabi
ShollaAllohu'alaihi wa sallam dari Gua Hirok setelah malaikat
Jibril turun kepadanya, 'Aisyah berkata :
َحتةى َد َخ َل، ُفََر َج َع بَِها َر ُسوُل اللةِه َصلةى اللةهُ َعلَْيِه َو َسلة َم تَ ْر ُج ُف بََوا ِدُره
، ُ فََزةملُوهُ َحتةى َُذ َه َب َعْنهُ الةرْوع." َزِيملُونِي، "َزِيملُونِي: فََقا َل،ًََعلَى َخ ِدَّ َج
فَأَ ْخبَ َرَها." َما لِي لََق ْد َخ ِشي ُت َعلَى نَْف ِسي،ًُ "أَ ْي َخ ِدَّ َج:ًَقَا َل لِ َخ ِدَّ َج
، فََواللةِه، فََواللةِه َل َُّ ْخ ِزَّ َك اللةهُ أَبَادا، أَبْ ِشْر، َكًةل: ًُ قَالَ ْت َخ ِدَّ َج،الْ َخبَ َر
، َوتَ ْك ِس ُب الْ َم ْع ُدوَم، َوتَ ْح ِم ُل الْ َك ةل، َوتَ ْص ُد ُق الْ َح ِدَّ َث،إِنة َك لَتَ ِص ُل الةرِح َم
َوتُِعي ُن َعلَى نََوائِ ِب الْ َح ِيق،َوتَْق ِري ال ةضْي َف
"Maka dengan badan yang menggigil, akhirnya Rosululloh
ShollaAllohu 'alaihi wa sallam kembali kepada Khadijah seraya
berkata, "Selimutilah aku..selimutilah aku." Hingga perasaan
takut beliau pun hilang. Setelah itu, beliau berkata kepada
Khodijah, "Wahai Khadijah, apa yang terjadi denganku,
sungguh aku merasa khawatir atas diriku sendiri." Akhirnya,
Karakteristik Istri yang Sholihah 57
beliau pun menuturkan kejadian yang beliau alami. Khadijah
berkata, "Tidak. Bergembiralah engkau. Demi Alloh, Alloh
tidak akan mencelakakanmu selama-lamanya. Sesungguhnya
engkau benar-benar seorang yang senantiasa menyambung
shilatur rohim, seorang yang jujur kata-katanya, menolong yang
lemah, memberi kepada orang yang tak punya, engkau juga
memuliakan tamu dan membela kebenaran..."
Karakteristik Istri yang Sholihah 58
تَسيُر بِسيرِه نَحَو الحتو ِف
َُلَج ِل اللِه طَا َب ُهنا ِفداء
Ia berjuang bersamanya menuju kematian
Karena Allohlah ia beruntung,
dan disinilah ia mengorbankan jiwanya
تُقي ُم بِظ ِل ُحكِم اللِه عمارا
َُوداُر الكف ِر لي َس بها بَقاء
Ia mengisi umurnya dengan tinggal
di bawah naungan hukum Alloh,
Dan Ia tidak merasa nyaman tinggal di negara kafir ( 44 )
Karakteristik Istri yang Sholihah 59
تُغَ يِذي ِصغَاَرَها ُحّبًا لِ ِدَّ ٍن
ُلَُهم فِي َدلِيها َدْواما َسنَاء
Ia menyuapi anak-anaknya dengan kecintaan terhadap agama
Dengan martabat dan perilakunya yang baik
anak-anaknya menjadi baik ( 45 )
فَتِْل َك ِصَفا ُت حسناء َوُدوٍد
َُوأَةما غَْيرها فهو الَهباء
Maka demikianlah sifat istri-istri yang baik lagi penyayang
Adapun selain sifat-sifat ini
maka itu ibarat debu (tidak ada harganya) ( 46 )
Penyusun Sya'ir :
Abu Humam Al-Atsariy
4 / 20 / 1438 Hijriyyah
Karakteristik Istri yang Sholihah 60
( 44 ) - Dari Jabir bin Abdulloh :
أَ ةن َر ُسوَل اللةِه َصلةى اللةهُ َعلَْيِه َو َسلة َم بَ َع َث َس ِرَّةًا إِلَى َخثْ َعٍم فَا ْعتَ َص َم نَا ٌس
، فَبَلَ َغ ُذَلِ َك النةبِ ةي َصلةى اللةهُ َعلَْيِه َو َسلة َم، فَأَ ْسَر َع ِفيِه ُم الَْقْت ُل،بِال ُّس ُجوِد
" أَنَا بَِريءٌ ِم ْن ُك ِيل ُم ْسِلٍم َُِّقي ُم بَْي َن أَظُْه ِر: َوقَا َل، فَأََمَر لَُه ْم بِنِ ْص ِف الَْعْق ِل
" َلتََراءَى نَاَرا ُه َما: قَا َل. َولِ َم، ََّا َر ُسوَل اللةِه: قَالُوا." الْ ُم ْش ِركِي َن
"Bahwa Rosululloh ShollaAllohu ‘alaihi wa sallam telah
mengirim kami dalam sebuah kesatuan militer menuju
Khats’am, kemudian orang-orang diantara mereka berlindung
dengan bersujud, kemudian cepat terjadi pembunuhan diantara
mereka. Lalu hal tersebut sampai kepada Nabi ShollaAllohu
‘alaihi wa sallam, dan beliau memerintahkan agar mereka diberi
setengah diyah. Dan beliau bersabda : “Aku berlepas diri dari
setiap muslim yang bermukim di antara orang-orang musyrik.”
Mereka bertanya; kenapa wahai Rosulullah? Beliau berkata:
kedua api peperangan mereka saling melihat." ( HR. Abu Daud,
At-Tirmidzi dan An-Nasai )
Karakteristik Istri yang Sholihah 61
( 45 ) - Dari Ibnu 'Umar, dari Nabi ShollaAllohu'alaihi wa
sallam bersabda :
فَاَْلَِميُر الة ِذي َعلَى النةا ِس، َوُكُلّ ُك ْم َم ْسئُوٌل َع ْن َرِعيةتِِه،« ;أََل ُكُلّ ُك ْم َراٍع
َوُهَو َم ْسئُوٌل، َوالةر ُجلُ َراٍع َعلَى أَْه ِل بَْيتِِه، َوُهَو َم ْسئُوٌل َع ْن َرِعيةتِه،َراٍع
َوالَْعْب ُد، َوِه َي َم ْسئُولًٌَ َعْن ُه ْم، َوالْ َمْرأَةُ َرا ِعيًٌَ َعلَى بَْي ِت بَ ْعلَِها َوَولَ ِدِه،َعْن ُه ْم
َوُكُلّ ُك ْم َم ْسئُوٌل َع ْن، أََل فَ ُكُلّ ُك ْم َراٍع،َُراٍع َعلَى َما ِل َسيِي ِدِه َوُهَو َم ْسئُوٌل َعْنه
» َرِعيةتِِه
"Ketahuilah setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian
akan dimintai pertanggung jawaban atas yang dipimpin.
Penguasa adalah pemimpin ia bertanggung jawab atas siapa
yang dipimpinnya, seorang laki-laki adalah pemimpin
keluarganya ia bertanggung jawab atas mereka , seorang wanita
adalah pemimpin atas rumah dan anak suaminya ia bertanggung
jawab atas mereka dan seorang hamba sahaya adalah pemimpin
dari harta tuannya ia bertanggung jawab atasnya. Ketahuilah
setiap kalian adalah pemimpin dan setiap kalian akan dimintai
pertanggung jawaban atas yang dipimpinnya.” (Muttafaqun
'Alaih)
Karakteristik Istri yang Sholihah 62
( 46 ) - Dari Abu Huroiroh, dari Nabi ShollaAllohu 'alaihi wa
sallam bersabda :
فَاظَْفْر بَِذا ِت، َولِ ِدَّنَِها، َولِ َج َمالَِها، َولِ َح َسبَِها، لَِمالَِها:تُْن َك ُح الْ َمْرأَةُ َِلَْربٍَع
ال يِدَّ ِن تَِربَ ْت َََّدا َك
"Wanita itu dinikahi karena empat hal yaitu karena hartanya,
kedudukannya, kecantikannya dan karena agamanya maka
pilihlah agamanya niscaya engkau beruntung." (Muttafaqun
'alaih).
Karya : Syaikh Turkiy Al-Bin'aliy Taqobbalahulloh
(Beliau adalah ketua dewan fatwa di Daulah Islamiyyah atau
ketua pertama Maktabul Buhus Wad Dirosat)
Mutarjim : Hubbut Tauhid
Selasai diterjemahkan pada tanggal 9 Shofar
tahun 1441 Hijriyah di bumi Alloh
Karakteristik Istri yang Sholihah 63
Sumber :
Departemen at-Turots al-‘ilmiy
Versi Tarjamah Indonesia Diterbitkan oleh :
Karakteristik Istri yang Sholihah 64