Bahan Ajar
KELAS III
MENYAYANGI TUMBUHAN DAN HEWAN
SUBTEMA 2: MENYAYANGI
TUMBUHAN
PEMBELAJARAN KE-2
Disusun Oleh
Anak Agung Ayu Sri Vidya Artini, S.Pd.
201503209658
1
Cover .................................................................................................................................. 1
Daftar Isi ............................................................................................................................ 2
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi ................................................ 3
Tujuan ................................................................................................................................ 4
Peta Konsep ....................................................................................................................... 5
Pendahuluan ....................................................................................................................... 6
Materi ................................................................................................................................. 7
1. Dongeng ................................................................................................................. 7
2. Keberagaman Sifat Individu Mewujudkan Pengamalan Pancasila ........................ 10
Rangkuman ........................................................................................................................ 13
Daftar Pustaka .................................................................................................................... 14
2
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
Muatan Kompetensi Dasar Indikator
Pelajaran
Bahasa Pengetahuan 3.8.1 Menganalisis isi pesan
Indonesia 3.8 Menguraikan pesan dalam yang terdapat dalam
dongeng yang disajikan secara lisan, dongeng yang ditonton.
tulis, dan visual dengan tujuan untuk
kesenangan
PPKn Keterampilan 4.8.1 Mengarang kembali isi
4.8 Memeragakan pesan dalam dongeng dengan bahasa
dongeng sebagai bentuk ungkapan sendiri.
diri menggunakan kosa kata baku
dan kalimat efektif. 1.3.1 Memerinci keberagaman
Pengetahuan sifat individu dalam
1.3 Mensyukuri keberagaman kehidupan sehari-hari di
rumah sebagai wujud
karakteristik individu di pengamalan sila
lingkungan sekitar sebagai Pancasila yang
anugerah Tuhan Yang Maha Esa. dilambangkan dalam
“Garuda Pancasila”..
Keterampilan
4.3 Menyajikan makna 4.3.1 Memeragakan beberapa
sifat individu dalam
keberagaman karakteristik kehidupan sehari-hari di
individu di lingkungan sekitar rumah sebagai wujud
pengamalan sila
Pancasila yang
dilambangkan dalam
“Garuda Pancasila”.
3
Tujuan Pembelajaran
1. Melalui pengamatan bermedia slide presentasi bermuatan video
”Kisah Semut dan Merpati” secara tatap maya, peserta didik dapat
menganalisis sebuah isi pesan yang terdapat dalam dongeng yang
telah di tonton dengan tepat.
2. Dengan menganalisis pesan pada dongeng ”Kisah Semut dan
Merpati” secara tatap maya, peserta didik dapat mengarang kembali
isi dongeng dengan bahasa sendiri dengan baik.
3. Melalui menyimak Slide presentasi bermuatan video dalam tatap
maya, peserta didik dapat memerinci tiga sifat individu dalam
kehidupan sehari-hari di rumah sebagai wujud pengamalan sila
Pancasila yang dilambangkan dalam “Garuda Pancasila” dengan tepat
dan lengkap.
4. Melalui membuat LKPD dalam ruang tatap maya, peserta didik dapat
memeragakan sifat individu dalam kehidupan sehari-hari di rumah
sebagai wujud pengamalan Pancasila sila ke-2 yang dilambangkan
dalam “Garuda Pancasila” dengan tepat.
4
Tema 2 Bahasa Indonesia Pengertian Dongeng
Menyayangi
Tumbuhan Unsur-Unsur Dongeng
dan Hewan Jenis-jenis Dongeng
Subtema 2 Pengertian
Keberagaman
Manfaat
Hewan bagi
Kehidupan
Manusia
Pembelajaran
Ke-2
PPKn
Menyimpulkan
Sifat Individu
5
Tahukah anak-anak apa yang
disebut dengan Dongeng ?
Nah dari pertanyaan di atas, kita akan mengetahui tentang materi yang
akan kita pelajari yaitu tentang dongeng dengan jenis cerita fabel, dan
keberagaman sifat individu di rumah dalam kehidupan sehari-hari dalam
pengamalan pancasila. Silahkan cermati dan pahami materi berikut ini!
.
6
1. DONGENG
A. Pengertian Dongeng
Dongeng adalah cerita fiksi atau cerita khayalan. Dongeng banyak
mengandung pesan moral. Dongeng biasanya diceritakan secara lisan dan turun-
temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Dalam dongeng terdapat unsur-
unsur intrinsik. Unsur intrinsik adalah unsur pembangun karya sastra.
B. Unsur intrinsik dongeng adalah sebagai berikut:
1) Tema, yaitu ide dasar, ide pokok, atau gagasan yang menjiwai keseluruhan
cerita. Misalnya tema pertolongan dalam cerita Si Semut dan Merpati.
2) Amanat, yaitu pesan atau nasihat yang ingin disampaikan pengarang. Misalnya,
amanat dongeng Si Semut dan Merpati. Jika kita dengan tulus ikhlas menolong,
pasti akan ada petolongan untuk diri kita
3) Tokoh adalah pelaku dalam sebuah cerita. Tokoh dalam cerita dibedakan
menjadi tokoh utama dan tokoh tambahan. Tokoh utama adalah tokoh yang
paling banyak diceritakan. Tokoh tambahan adalah tokoh yang porsi
penceritaannya lebih sedikit. Misalnya, tokoh dongeng Si Semut dan
Merpati adalah Si Semut. Watak adalah karakter/sifat tokoh. Watak-watak
tokoh dapat dikenali melalui perkataan, perbuatan, pikiran, dan reaksi tokoh.
4) Latar adalah tempat dan waktu kejadian. Latar dibedakan menjadi latar
tempat, misalnya di kantor, di sawah, dan di bukit; latar waktu, misalnya senja
hari, siang hari, zaman perang, dan musim hujan.
C. Jenis-Jenis Dongeng
1) Cerita fabel (binatang)
2) Cerita jenaka (lucu)
3) Cerita legenda
4) Cerita mitos
5) Cerita sage
6) Cerita parabel
7
https://www.poskata.com/pena/cerita-si-kancil-dan-buaya/
Salah satu cerita dongeng yang paling di sukai anak-anak yaitu cerita fabel.
fabel adalah cerita yang menggambarkan watak dan budi manusia yang
pelakunya diperankan binatang, berisi pendidikan moral dan budi pekerti. Fabel
juga merupakan cerita fiksi berupa dongeng yang menggambarkan budi pekerti
manusia yang diibaratkan pada binatang. Tokoh utama fabel adalah hewan yang
jinak dan hewan yang liar. Sumber belajar dapat disimak
https://www.youtube.com/watch?v=wvnf1QSIbJA&t=227s
8
Kisah Semut dan Merpati
Pengarang: Anonim
1) Pada suatu hari, ada seekor semut yang sedang berjalan-jalan mencari makan di
pinggir sungai. Seperti biasa, dia berjalan dengan riang dan karena kurang hati-
hati tiba-tiba ia terjatuh ke dalam sungai.
https://www.mikirbae.com/2019/08/pembelajaran-2-subtema-2-
manfaat-hewan.html
2) Arus sungai menghanyutkannya. Semut itu timbul tenggelam dan kelelahan. Ia
berusaha untuk menepi, tetapi tidak berhasil. Seekor burung merpati kebetulan
bertengger di ranting pohon yang melintang di atas sungai, melihat semut yang
hampir tenggelam dan merasa iba.
3) Burung merpati ini memetik daun dan menjatuhkannya di dekat semut. Semut
merayap naik ke atas daun. Akhirnya, ia berhasil menyelamatkan dirinya dengan
bantuan daun tersebut dan mendarat di tepi sungai.
4) Tidak lama kemudian, sang semut melihat seorang pemburu burung sedang
mengendap-endap berusaha mendekati burung merpati yang telah menolongnya
tadi. Semut menyadari bahaya yang membayangi merpati yang baik tersebut. Ia
segera berlari mendekati pemburu dan menggigit kaki sang pemburu.
5) Pemburu itu kesakitan dan terkejut. Ia mengibaskan ranting yang tadinya akan
digunakan untuk menangkap burung. Burung Merpati menyadari keberadaan
pemburu yang sibuk mengibas-ngibaskan ranting. Akhirnya sang burung pun
terbang menyelamatkan dirinya.
Sumber video Kisah Si Semut dan Merpati :
https://www.youtube.com/watch?v=ZuyiAlH7aok
9
2. KEBERAGAMAN SIFAT INDIVIDU MEWUJUDKAN PENGAMALAN
PANCASILA
https://astrividya.home.blog/2018/12/19/keragam
an-dan-suku-budaya-di-indonesia/
Keberagaman adalah Keberagaman adalah variasi dan mengacu pada
perbedaan. Keberagaman adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat
banyak perbedaan dalam berbagai bidang. Keberagaman berarti memahami bahwa
setiap individu itu unik, dan mengakui perbedaan individu lainnya.
Perbedaan individu ini bisa berdasarkan dimensi ras, etnis, jenis kelamin,
orientasi seksual, status sosial ekonomi, usia, kemampuan fisik, keyakinan agama,
keyakinan politik, atau ideologi lainnya. Keberagaman adalah eksplorasi dari
perbedaan-perbedaan ini dalam lingkungan yang aman, positif, dan terpelihara.
Keberagaman juga adalah tentang memahami satu sama lain dan bergerak
melampaui toleransi sederhana untuk merangkul dan merayakan dimensi
keragaman yang kaya.
10
Contoh pengamalan Pancasila di rumah
1) Sila Pancasila pertama berbunyi Ketuhanan yang Maha Esa. Makna sila pertama
Pancasila yaitu setiap warga negara bersikap berdasar sifat ketuhanan. Contoh
pengamalan sila ke-1 di rumah yaitu:
1. Saling menghormati antar manusia
2. Tidak memaksakan suatu agama pada orang lain
3. Bekerjasama dan saling bantu di bidang sosial, ekonomi, dan keamanan
lingkungan tanpa pandang latar belakang agama
4. Mengembangkan toleransi agama sejak dini
5. Membina kerukunan hidup antar manusia
2) Sila Pancasila kedua berbunyi Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Makna sila
kedua Pancasila yaitu mengakui bahwa kedudukan setiap warga negara adalah
sama. Contoh sikap sila ke-2 yaitu:
1. Tidak membeda-bedakan manusia berdasarkan suku, agama, warna kulit,
tingkat ekonomi, maupun tingkat Pendidikan.
2. Menjaga hal dan kewajiban diri sendiri dan orang sekitar.
3. Menyadari bahwa setiap manusia adalah ciptaan Sang Pencipta.
4. Tidak melakukan diskriminasi dengan orang-orang yang dijumpai baik di
sekolah, rumah, dan tempat lainnya.
5. Tidak melecehkan seseorang karena apapun.
6. Membela kebenaran dan keadilan.
11
3) Sila ketiga Pancasila berbunyi Persatuan Indonesia. Makna sila ketiga Pancasila
yaitu menyatunya bangsa Indonesia dari berbagai sendi kehidupan, yaitu politik,
sosial, budaya, ekonomi, pertahanan, dan keamanan. Tujuan persatuan
Indonesia adalah menumbuhkan rasa bersatu warga negara yang memiliki
beragam adat dan budaya. Contoh sikap sila ke-3 yaitu:
1. Cinta tanah air dan bangsa dengan membeli produk dalam negeri
2. Cinta tanah air dan bangsa dengan mengharumkan nama bangsa lewat
prestasi di berbagai bidang akademik dan non akademik
3. Tidak merendahkan suku adat dan budaya lain
4. Mengutamakan kerukunan bangsa Indonesia dibandingkan dengan
kepentingan kelompok, pribadi, dan golongan
5. Menumbuhkan rasa senasib dan sepenanggungan serta membantu warga
yang berkesusahan
4) Sila keempat Pancasila berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat
Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan Perwakilan. Makna sila ke-4 Pancasila
yaitu bangsa Indonesia memiliki prinsip demokrasi dan kedaulatan rakyat.
Contoh sikap sila ke-4 yaitu:
1. Mengedepankan musyawarah, diskusi, atau bertukar pendapat untuk
mencapai mufakat atau kesepakatan dalam menyelesaikan masalah di
rumah.
2. Tidak memaksakan kehendak pada orang lain.
3. Mengutamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara, daripada
kepentingan pribadi.
4. Ikut serta dalam pemilihan umum.
5. Melaksanakan hasil keputusan yang berdasar musyawarah dengan niatan
dan perbuatan baik dan dengan rasa tanggung jawab.
5) Sila kelima Pancasila berbunyi Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.
Sila ke-5 Pancasila berhubungan dengan sikap adil dan menghormati hak asasi
manusia. Contoh sikap sila ke-5 yaitu:
1. Berbuat adil pada siapapun tanpa pilih kasih.
2. Menghargai hasil karya orang lain.
12
3. Tidak membedakan seseorang karena status dan kondisi ekonominya
4. Bersikap kekeluargaan.
5. Tidak mengintimidasi orang dengan hak milik kita
6. Menghormati hak asasi orang lain beserta kewajibannya
7. Tidak menyusahkan orang lain untuk sama-sama hidup dengan layak.
Sumber video contoh pengamalan Pancasila :
https://www.youtube.com/watch?v=Nlky-oKan4Q
Rangkuman :
1. Dongeng adalah cerita fiksi atau cerita khayalan. Dongeng banyak
mengandung pesan moral. Dongeng biasanya diceritakan secara lisan dan
turun-temurun dari satu generasi ke generasi berikutnya. Cerita Fabel tentang
‘Si Semut dan Merpati”. Unsur intrinsik dongeng meliputi : 1) Tema, 2)
Amanat, 3) Tokoh, 4) Latar. Jenis-Jenis Dongeng yaitu Cerita Fabel
(binatang), Cerita Jenaka (lucu) Cerita Legenda, Cerita Mitos, Cerita Sage, dan
Cerita Parabel.
2. Keberagaman adalah variasi dan mengacu pada perbedaan. Keberagaman
adalah suatu kondisi dalam masyarakat yang terdapat banyak perbedaan
dalam berbagai bidang. Keberagaman berarti memahami bahwa setiap
individu itu unik, dan mengakui perbedaan individu lainnya. Contoh
Pengamalan Pancasila
13
Daftar Pustaka
Kemendikbud. 2018. Buku Guru SD/ MI Kelas III: Menyayangi Tumbuhan dan Hewan.
Jakarta: Kemendikbud.
Kemendikbud. 2018. Buku Siswa SD/ MI Kelas III: Menyayangi Tumbuhan dan Hewan.
Jakarta: Kemendikbud.
https://astrividya.home.blog/2018/12/19/keragaman-dan-suku-budaya-di-indonesia/
https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5658431/28-contoh-sikap-pancasila-sila-1-
sampai-5-dan-penjelasan-sudah-tahu
https://erlangga.co.id/materi-belajar/sd/6967-menentukan-unsur-intrinsik-dongeng-.html
https://www.kompas.com/skola/read/2020/04/03/193000469/dongeng--pengertian-dan-
jenisnya?page=all
https://www.mikirbae.com/2019/08/pembelajaran-2-subtema-2-manfaat-hewan.html
https://www.youtube.com/watch?v=ZuyiAlH7aok
https://www.youtube.com/watch?v=Nlky-oKan4Q
https://www.youtube.com/watch?v=wvnf1QSIbJA&t=227s
14