T0L LAUT
MENYATUKAN INDONESIA
Tol laut adalah konsep untuk memperbaiki proses Tahuna, Kahakitang, Buhias,
pengangkutan logistik di Indonesia yang saat ini
sedang gencar diterapkan oleh masa Tagulandang, Biaro, Lirung,
kepemimpinan Presiden ke-7 Indonesia, Joko
Widodo. Sehingga diharapkan proses distribusi Melangoane, Kakorotan, Miangas,
barang (terutama bahan pangan) di Indonesia
menjadi semakin mudah. Kemudian, berdampak Marore, Tahuna.
pada harga bahan pokok yang semakin merata di
seluruh wilayah Indonesia. Tanjung Perak, Makaasar, Tahuna,
Yang perlu masyarakat Indonesia tahu lagi adalah
konsep tol laut ini bukan serta merta membuat Tanjung Perak
jalan tol di atas laut. Melainkan jalur pelayaran
bebas hambatan yang menghubungkan hampir Tobelo, Maba, Gebe, Obi, Sanana, dan
seluruh pelabuhan di Indonesia seperti yang sudah
dijelaskan oleh Ir. Joko Widodo. Tobelo.
Contoh pelabuhan yang terhubung dengan tol laut
Indonesia cetusan Ir. Joko Widodo adalah Tanjung Perak, Wanci, Namlea, Tanjung
pelabuhan Tanjung Priok dengan Tanjung Perak,
Sorong dengan Tanjung Perak. Perak.
Jalur Tol Laut Indonesia Tanjung Perak, Tidore, Morotai, dan
Berikut ini adalah jalur tol laut Indonesia:
Tanjung Perak.
Tanjung Priok, Tanjung Batu, Tarempa,
Natuna, Tanjung Priok. Tanjung Perak, Nabire, Serul, Wasior,
Teluk Buyur, Pulau Nias Gunung Sitoli,
Mentawai, Pulau Enggano, Teluk Buyur. Tanjung Perak.
Tanjung Perak, Belang Belang, Sangatta,
Nununkan, Pulau Sebatik, Tanjung Perak Biak, Oransbari, Weren, Sarmi, Biak.
Tanjung Perak, Timika, Agats, Merauke,
Tanjung Perak
Tanjung Perak, Fakfak, Kaimana,
Tanjung Perak.
Tanjung Perak, Larantuka, Adorana,
Lewoleba Tanjung Perak.
Tanjung Perak, Saumlaki, Dodo, Tanjung
Perak.
Tanjung Perak, Kalbahi, Moa, Rote,
Sabu, Tanjung Perak.
52
53
54
REVOLUSI BIRU
STRATEGI MEMBANGUN KEMANDIRIAN
MASYARAKAT PESISIR
Masyarakat pesisir sering kali dihadapkan oleh masalah dalam hal
ketidakberdayaannya untuk meningkatkan kemampuan serta keterampilannya dalam
mengaktualisasikan diri. Padahal jika dilihat dari letak strategisnya, masyarakat pesisir
berada pada wilayah yang memiliki sumber potensi yang besar berupa kekayaan
sektor kelautan dan perikanan. Masyarakat pesisir sebenarnya mampu mengolah
potensi tersebut sehingga tercapailah optimalisasi di wilayah perairan Indonesia
Masyarakat pesisir
memerlukan strategi
dan kegiatan yang
bersifat fleksibel agar
dapat berubah sesuai
dengan kondisi dan
kebutuhan mereka.
Pemberdayaan
masyarakat berbasis
masyarakat melalui
revolusi biru dalam
meningkatkan
perkembangan
adaptasi teknologi
marikultura merupakan
langkah strategis yang
diharapkan mampu
menumbuhkan
kemandirian
masyarakat pesisir
dalam mengolah hasil
kekayaan laut wilayah
Indonesia.
55
Nenek moyangku orang pelaut Masalah kompleks yang dihadapi masyarakat
Gemar mengarung luas samudra,
pesisir adalah kemiskinan, keterbatasan
Menerjang ombak tiada takut
Menempuh badai sudah biasa pengetahuan untuk pengelolaan sumber
Angin bertiup layar terkembang
Ombak berdebur di tepi pantai daya dan teknologi, serta kurangnya peran
Pemuda berani bangkit sekarang
aktif antara pihak luar dengan masyarakat
Ke laut kita beramai-ramai
pesisir yang dapat menghidupkan kualitas
Lagu ini mengingatkan akan perjuangan
seorang pelaut yaitu nenek moyang bangsa dan keterampilan masyarakat pesisir tanpa
Indonesia. Pelaut sendiri, sangat identik
dengan masyarakat yang hidup di daerah melunturkan karakter budayanya.
perairan atau pun di pesisir laut. Di mana
masyarakat ini didominasi oleh kelompok Pemberdayaan masyarakat berbasis
nelayan. Masyarakat pesisir merupakan suatu
komunitas yang tinggal di wilayah pesisir dan masyarakat melalui revolusi biru merupakan
menggantungkan hidupnya dengan sumber
daya pesisir. Bila dibandingkan dengan salah satu cara untuk mengatasi berbagai
kelompok masyarakat lain, masyarakat pesisir
termasuk masyarakat sebagai pelaku ketidakberdayaan yang dialami oleh
ekonomi dan komponen pembangunan yang
mengalami keterasingan dari dinamika masyarakat pesisir khususnya para nelayan.
perekonomian nasional. Selain itu, banyak
dimensi kehidupan yang tidak diketahui oleh Jika ditengok ke belakang, secara empiris
orang luar tentang karakteristik masyarakat pembangunan kelautan dan perikanan di
pesisir. Masyarakat pesisir yang memiliki Indonesia masih kurang mendapat perhatian,
karakter tegas, keras, dan terbuka kondisi ini sangat ironis mengingat hampir 70
memerlukan berbagai strategi dan kegiatan % wilayah Indonesia merupakan wilayah
yang bersifat fleksibel agar dapat berubah perairan, yang mempunyai potensi ekonomi
sesuai dengan kondisi dan kebutuhan yang sangat besar. Selain itu, Indonesia
mereka. merupakan negara Kepulauan yang memiliki
sekitar 17.504 pulau dengan panjang garis
Masyarakat pesisir mempunyai cara berbeda pantai kurang lebih 81.000 km. Hal ini sangat
dalam aspek pengetahuan, kepercayaan, relevan, jika kawasan pesisir dijadikan pilihan
peranan sosial, dan struktur sosialnya. tempat tinggal sekitar 16,42 juta jiwa
Sementara itu, masyarakat pesisir tidak penduduk Indonesia. Mereka bertempat
mempunyai banyak cara dalam mengatasi tinggal di sedikitnya 8.090 desa pesisir yang
masalah yang hadir tersebar di seluruh wilayah negeri ini.
56
Namun, kondisi yang dialami sebagian besar
masyarakat pesisir ternyata tak sepenuhnya
sejahtera. Hal ini jika kita menengok hasil
analisis beberapa lembaga, yang
mengungkapkan tingkat kemiskinan atau
Poverty Headcount Index (PHI) rata-rata 0,3241.
Dengan begitu, artinya diindikasikan masih ada
sekitar 32% dari total masyarakat pesisir yang
masuk kategori miskin. Oleh karena itu, upaya
memberdayakan masyarakat pesisir dan
membebaskan mereka dari kemiskinan dan
keterbelakangan menjadi keharusan sebagai
langkah awal dalam membangun sektor
kelautan.
Dalam kenyataannya, potensi kelautan yang
besar milik Indonesia baru dimanfaatkan
sebagian kecil. Contoh saja, potensi perikanan
laut baru dimanfaatkan sebesar 62%. Potensi
perikanan pantai dan lautan juga baru
dimanfaatkan sebagian kecil saja. Demikian juga
pariwisata bahari hanya dimanfaatkan pada
pulau-pulau tertentu. Biota laut untuk
pengembangan industri pangan, kosmetik, dan
farmasi baru sebagian kecil dimanfaatkan. Jasa
perhubungan laut antar pulau di tanah air
maupun dengan negara-negara lain sebagian
besar masih didominasi oleh pelayaran asing.
Sementara itu, sumber minyak dan gas bumi di
laut sudah banyak dimanfaatkan, namun baru
sebagian kecil dari potensi yang ada. Untuk itu
pilihan pembangunan sektor kelautan dan
perikanan sebagai sektor andalan utama
pembangunan Indonesia merupakan pilihan
yang tepat, hal ini didasarkan potensi yang
dimilikinya berupa sumber daya alam hayati
maupun non-hayati, sumber daya buatan serta
jasa lingkungan yang sangat penting bagi
penghidupan masyarakat.
57
Program Revolusi Biru
Untuk Pemberdayaan Nelayan
Motorisasi Armada Nelayan
Untuk meningkatkan produktivitas.
Sistem Rantai
Pengembangan
model adaptasi
Dingin (Cold
teknologi
Chain System). marikultura.
Penerapan cara-cara
Pengembangan budidaya
penanganan ikan dengan
hasil laut
menggunakan es guna
menghindari kemunduran
mutu ikan.
58
Di Laut Kita Jaya