LAPORAN
PRAKTIK PEMBELAJARAN DAN ASESMEN YANG EFEKTIF
DI SMPN 36 SEMARANG
Disusun untuk memenuhi tugas Aksi Nyata Topik 6 Mata Pelajaran Prinsip Pengajaran dan Asesmen yang Efektif 1
di Sekolah Menengah
Oleh:
Eliza Lukmana
2253A41106
UNIVERSITAS PGRI SEMARANG
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN PROFESI GURU
PROGRAM STUDI BAHASA INDONESIA
2022
DAFTAR ISI
Halaman Judul ……………………………………………...………………… ………………...…..i
Daftar Isi ………………………………...………………………...……………………………….. ii
Daftar Lampiran ………………………………...………………………...……………………..... iii
BAB I: PENDAHULUAN
A. Analisis Situasi ……….....…..…………………………………………………………………... 1
B. Rencana Kegiatan …………………………....……………………………….………………..... 4
BAB II PELAKSANAAN
A. Deskripsi Pelaksanaan Pembelajaran ………………………………………………………….... 6
B. Pembahasan Hasil ………...…………………………………………………………………...... 6
C. Implikasi Kegiatan Pembelajaran ……..……………………………………...…………………. 8
BAB III PENUTUP
A. Simpulan ……………………………………………………………………….……………… 10
B. Saran ……………………………………………………………………….………………….. 10
Daftar Pustaka…………………………………………………………..………………………… 12
Lampiran ……………………………………………………………….………………………… 13
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1. Tautan, Dokumentasi dan Kegiatan Praktik Pembelajaran dan Asesmen
Lampiran 2. Daftar Nilai Peserta Didik Kelas VII A
Lampiran 3. Hasil Kerja Peserta Didik dan Tulisan Notes
Lampiran 4. Tautan Modul Ajar
BAB I
Pendahuluan
A. Analisis Situasi
SMP Negeri (SMPN) 36 Semarang, merupakan salah satu Sekolah Menengah Pertama
Negeri yang ada di Jl. Plampitan No. 35 Semarang Provinsi Jawa Tengah, Indonesia. Sama
dengan SMP pada umumnya di Indonesia masa pendidikan sekolah di SMPN 36 Semarang
ditempuh dalam waktu tiga tahun pelajaran, mulai dari Kelas VII sampai Kelas IX.
Dalam pelaksanaan PPL 1, mahasiswa dituntut untuk dapat merencanakan dan
melaksanakan program yang berkaitan dengan peserta didik maupun sekolah. Dalam hal ini
mahasiswa diharapkan untuk dapat saling bekerjasama dngan guru. Pelaksanaan praktik
mengajar terbimbing dilakukan di SMP Negeri 36 Semarang. Praktik pembelajaran
dilaksanakan di kelas VII A dengan jumlah 32 siswa terdiri atas 13 siswa laki-laki dan 19
siswa perempuan. Berikut data nama peserta didik kelas VII A:
No. NIS Nama
1. 7722 Ade Juli Wibisono
2. 7724 Afita Magfiroh Murwidiasa
3. 7916 Aldo Anugrah S.
4. 7921 Arinda Putri Anjani
5. 7887 Bagaskara Aditya Syukur
6. 7727 Bagus Cahya Dibya Husada
7. 7925 Erwan Andika Alviansyah
8. 7700 Erwin Firmansyah
9. 7701 Fany Anisa Dewi
10. 7893 Firmansyah Aji Handinarta
11. 7858 Gilang Ramadhan
12. 7801 Hanum Maharani
13. 7929 Jesica Anga Ramadhani
14. 7833 Lakieyzha Ocsella
15. 7807 Muhammad Usman
16. 7708 Nabila Kusuma Ayu
17. 7775 Nasrul Rohmatullah
18. 7864 Naufal Maulana Noor’zaid
19. 7838 Nindya Devi Rosalina
20. 7869 Nurul Hidayah
21. 7809 Rafellino Kevin Pratama
22. 7712 Rana Zahra Nafisa
23. 7713 Renanda Aditya Azura
24. 7812 Salfa Putri Fattari
25. 7777 Saschya Dwiyono
26. 7781 Silvi Rahmatika
27. 7846 Talita Marsya Viona
28. 7781 Tiara Putri Malika
29. 7945 Tio Gavin Septiandra
30. 7719 Vita Noviana
31. 7911 Yahra Ilmiatus Sania
32. 7913 Zahra Nurul Askia
Praktik pembelajaran menggunakan materi teks naratif dengan capaian pembelajaran peserta
didik memahami informasi berupa gagasan,pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks narasi
dari teks visual dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat. Peserta didik
menginterpretasikan informasi untuk mengungkapkan simpati, kepedulian, empati atau pendapat pro
dan kontra dari teks visual dan audiovisual. Peserta didik menggunakan sumber informasi lain untuk
menilai akurasi dan kualitas data serta membandingkan informasi pada teks. Peserta didik mampu
mengeksplorasi dan mengevaluasi berbagai topik aktual yang dibaca dan dipirsa.
1. Identitas Sekolah
a. Nama Sekolah : SMP Negeri 36 Semarang
b. Nomor Pokok Sekolah Nasional : 20328830
c. Status Kepemilikan : Pemerintah Daerah
d. SK Pendirian Sekolah : 0259/01994
e. Jenjang Akreditasi :A
f. Status : Negeri
g. Alamat
Jalan : Plampitan
No. : 35
Kelurahan, kecamatan, kota : Bangunharjo, Semarang Tengah, Semarang
Provinsi : Jawa Tengah
Telepon : (024) 344416
Kode Pos : 50139
h.Waktu Penyelengara : Senin-Jumat
i. Sekolah berdiri tahun : 10 Mei 1994
2. Sarana dan Prasarana
Berikut data sarana dan prasarana yang ada di SMP Negeri 36 Semarang:
No. Jenis Sarana dan Prasarana Jumlah
1. Ruang Kelas 27
2. Ruang Perpustakaan 1
3. Ruang Laboratoriun 4
4. Ruang Pimpinan 1
5. Ruang Guru 1
6. Ruang Ibadah 1
7. Ruang UKS 1
8. Ruang Toilet 5
9. Ruang Gudang 4
10. Tempat Bermain/ Olahraga 1
11. Ruang TU 1
12. Ruang Konseling 2
13. Ruang Osis 1
14. Ruang Bangunan 1
3. Visi dan Misi Sekolah Menengah Pertama Negeri 36 Semarang
Visi Sekolah
“Kompetitif dalam Prestasi, Beriman, Berakhlak Mulia dan Berbudaya”
Misi Sekolah
a) Meningkatkan kualitas keimanan dan akhlak mulia
b) Meningkatkan kelulusan, prestasi akademik, dan non akademik
c) Meningkatkan dan mengembangkan kurikulum
d) Meningkatkan kualitas proses pembelajaran
e) Meningkatkan kualitas SDM bidang pendidikan
f) Mengembangkan fasilitas pendidikan
g) Meningkatkan mutu kelembagaan dan manajemen sekolah
h) Mengembangkan kreativitas penggalangan sumber daya pendidikan
i) Meningkatkan standar penilaian
j) Melestarikan lingkungan, budaya bangsa, dan nasionalisme
MISI SEKOLAH
a) Beriman dan bertaqwa kepada Tuhan / Allah SWT
Beribadah kepada Allah SWT secara rutin, dan berkesinambungan dengan: doa,
bersama, baca asmaul husna, solat dhuha, solat dhuhur berjamaah.
b) Diberi siraman rohani bagi yang non muslim
Cerdas memfasilitasi siswa dengan mengenali potensi siswa agar bisa
mengembangkan kemampuan bidang akademik dan non akademik.
c) Berbudi Pekerti Luhur
Penanaman nilai-nilai luhur dalam Pancasila diterapkan melaui 5S (senyum, salam,
sapa, sopan, santun), saling menghargai dan menolong, musyawarah mufakat
dalam memecahkan masalah.
d) Terampil mempermudah siswa dalam mengembangkan bakat dan kemampuan
yang dimilikinya
e) Berteknologi Memfasilitasi siswa untuk bisa menguasai IPTEK pada tingkat dasar
f) Sehat Jasmani dan Rohani Setelah pembiasaan bersama dilanjutkan senam bersama
minimal 1 kali dalam 1 minggu.
B. Rencana Kegiatan
1. Penyusunan Rencana Pembelajaran
Mahasiswa mengobservasi kemampuan yang telah dimiliki subyek didik serta
kemampuan apa yang dapatdiotimalkan untuk menjadi rencana program PPL. Selain itu,
menentukan materi ajar yang akan diajarkan. Materi yang akan diajarkan mencakup materi
apa yang ingin dikembangkan dari subjek didik. Kemampuan awal siswa digunakan
sebagai acuan dasar dalam menentukan program yang dirancang untuk subyek didik agar
program dapat dijalankan dengan baik oleh subyek didik dan mendukung keberhasilan
subyek didik dalam proses pembelajaran.
2. Konsultasi dengan Guru Pembimbing
Rencana program individual yang sudah dibuat oleh mahasiswa, kemudian
dikonsultasikan bersama dengan guru pembimbing apakah program sudah dapat dijalankan
atau belum memenuhi kriteria. Dalam konsultasi guru pembimbing memberikan masukan,
tambahan, maupun pengurangan dalam penyusunan rencana program individual.
3. Persiapan Pelaksanan Mengajar
Persiapan yang dilakukan sebelum pelaksanaan pembelajaran, yakni mempersiapkan
media, materi ajar, dan sumber ajar yang akan digunakan dalam pembelajaran
disesuaikan dengan rencana pembelajaran yang sudah disetujui oleh guru pembimbing.
4. Mempersiapkan Media dan Alat Pembelajaran
Sebelum melakukan praktik mengajar perlu adanya persiapan media dan alat
pembelajaran terlebih dahulu hal itu perlu dilakukan untuk membantu menyampaikan
materi. Media dan alat pembelajaran dibuat dengan menyesuaikan kemampuan dan gaya
belajar peserta didik, seperti:
- Teks Naratif berjudul “Elisa dan Tiga Butir Emas” dan “Ikan Emas”.
- PPT Teks Naratif
- Buku referensi berisi materi teks naratif
5. Praktik Mengajar
Pelaksanaan mengajar dilaksanakan berdasarkan skenario pembelajaran yang sudah
disusun di dalam rencana pembelajaran. Pelaksanaan praktik mengajar pada dasarnya
diawasi oleh guru, sehingga guru dapat memantau ataupun memberikan bantuan apabila
terdapat masalah selama proses pembelajaran berlangsung.
6. Evaluasi Kegiatan Pembelajaran
Evaluasi dilakukan dengan meminta pendapat dan pertimbangan guru mengenai praktik
mengajar yang sudah dilakukan
7. Menyusun Laporan Kegiatan Pada Akhir Kegiatan Pembelajaran dan Asesmen
yang Efektif
Penyusunan laporan dilakukan secara individu yang disesuaikan dengan kegiatan yang
telah dilakukan mahasiswa selama melakukan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
secara individu.
BAB II
Pelaksaanaan
A. Deskripsi Pelaksanaan Pembelajaran
Pelaksanaan pembelajaran yang dilakukan digunakan untuk mengetahui karakteristik
peserta didik. Peserta didik di kelas VII A mayoritas berasal dari suku Jawa dan beragama
Islam. Peserta didik menghargai dan menghormati perbedaan dan keunikan setiap daerah
karena peserta didik sadar bahwa Indonesia merupakan negara multikultural. Peserta didik
telah melalui tahapan kognitif operasional formal artinya peserta didik mampu berpikir
secara abstrak contohnya peserta didik mampu menerima pembelajaran dengan baik, mampu
berpikir kritis, mempresentasikan dan menanggapi hasil diskusi, berinisiatif mencari
referensi lain guna menunjang pembelajaran.
Peserta didik di kelas VII A memiliki gaya belajar yang beragam, oleh sebab itu guru
harus mampu menciptakan kelas yang adil dan dapat memfasilitasi segala kebutuhan belajar
peserta didik. Guru dapat menerapkan pembelajaran berdiferensiasi dengan tetap
memerhatikan perbedaan karakteristik siswa tanpa mendiskriminasi. Peserta didik terlibat
aktif dalam proses pembelajaran. Hal tersebut dilihat dari keaktifan peserta didik dalam
menjawab dan mengemukakan pemikirannya atas berbagai pertanyaan dan pernyataan guru
di kelas. Kondisi kelas yang mendukung menjadikan peserta didik mampu mengeksplor
kemampuan dan menciptakan suasana kelas yang bersaing secara sehat. Sikap saling peduli,
tolong menolong, dan empati antara peserta didik di kelas VII A terbangun dan terjalin
dengan baik. Hal tersebut terbentuk dari kebiasaan dan dorongan dari guru sehingga peserta
didik akan terbiasa dan mampu menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
B. Pembahasan Hasil
Analisis hasil dilakukan untuk mengetahui keberhasilan dari proses pembelajaran
yang telah dilakukan. Praktik pembelajaran dilaksanakan di kelas VII A dengan materi teks
naratif. Model pembelajaran yang digunakan yaitu PjBl, dengan pendekatan kontekstual dan
metode diskusi kelompok. Peserta didik membentuk delapan kelompok dengan masing-
masing kelompok terdiri atas empat orang.
Kegiatan pembelajaran di awali dengan membuka salam, berdoa, presensi, dan
mengecek kesiapan peserta didik. Guru memberikan ice breaking sebelum proses
pembelajaran. Kemudian guru memberikan pertanyaan mengenai suasana hati dengan
menuliskan jawaban di kertas notes yang sudah disediakan untuk mengetahui kesiapan siswa
dalam belajar. Selanjutnya, guru memberikan pertanyan pemantik dan mengulas mengenai
materi sebelumnya yaitu tentang unsur intrinsik teks naratif. Hal tersebut dilakukan guru
untuk mengetahui kemampuan awal peserta didik mengenai materi yang telah disampaikan
guru pada pertemuan sebelumnya. Setelah melakukan apresepsi guru menyampaikan tujuan
pembelajaran yang akan dicapai peserta didik pada pembelajaran hari ini. Kegiatan
pembukaan dilakukan selama sepuluh menit karena terdapat siswa yang kurang fokus
dan terlambat sehingga guru harus menunggu sampai kelas kondusif dan peserta didik siap
mengikuti pembelajaran.
Kegiatan
inti pembelajaran diawali dengan dua perwakilan peserta didik membacakan teks naratif
Elisa dan Tiga Butir Jagung Emas: https://roboguru.ruangguru.com/question/perhatikan-
teks-cerita-fantasi-berikut-3-butir-emas-dan-elisa-di-sebuah_xS98ufg7RW6 dan menyimak
video Elisa dan Tiga Butir Jagung Emas:
https://www.youtube.com/watch?v=DiWf3hMFjQo. Kemudian, peserta didik menjawab
pertanyaan guru tentang unsur intrinsik yang ada dari cerita tersebut, lalu guru menjelaskan
materi menginterpretasikan bagian unsur intrinsik yang ada pada teks naratif. Lalu peserta
didik membentuk kelompok yang terdiri atas 4 orang setiap kelompok. Lalu peserta didik
berdiskusi dan membagi tugas dalam mengumpulkan informasi pendukung. Selanjutnya
peserta didik menginterpretasikan bagian unsur intrinsik teks naratif yang berjudul Ikan
Emas. Peserta didik menginterpretasikan bagian unsur intrinsik yang terdapat dalam cerita
tersebut dan mempresentasikan hasil diskusi kelompok. Guru melakukan asesmen sumatif
dengan mengamati peserta didik yang berdiskusi.
Kegiatan pembelajaran berlangsung kondusif dan sesuai dengan modul ajar yang
disusun. Pelaksanaan presentasi hanya dilakukan oleh dua kelompok saja karena
keterbatasan waktu dalam proses pembelajaran sehingga belum terdapat kritik dan saran dari
kelompok lainnya. Pelaksanaan asesmen dilakukan berdasarkan lembar kerja hasil diskusi
yang dikumpulkan.
Pelaksanaan praktik pembelajaran dapat digunakan guru untuk mengetahui kondisi
peserta didik dan melakukan pemetaan berdasarkan kesiapan belajar, minat belajar, gaya
belajar, dan profil peserta didik. Pembelajaran bermakna setelah melaksanakan pembelajaran
yaitu mampu mengetahui kondisi peserta didik.
Pelaksanaan pembelajaran secara langsung menjadikan guru mengetahui kondisi
peserta didik. Hal tersebut dilakukan pada saat guru mengecek kesiapan peserta didik di awal
pembelajaran. Hal tersebut dilakukan guru untuk mengetahui peserta didik siap mengikuti
pembelajaran. Pelajaran bermakna selanjutnya yaitu guru mengetahui profil peserta didik
mulai dari minat, gaya belajar, perkembangan sosial anak sehingga memudahkan guru dalam
memetakan peserta didik dan menerapkan pembelajaran berdiferensiasi. Mampu menyusun
konten pembelajaran yang menarik dan inovatif. Guru mampu mengetahui kebutuhan peserta
didik sehingga guru mampu membuat media pembelajaran yang dibutuhkan peserta didik.
Hal ini digunakan guru untuk menarik perhatian peserta didik sehingga peserta didik akan
lebih aktif dan pembelajaran akan berpusat pada peserya didik. Mengetahui kelemahan dan
kesalahan dalam pembelajaran sehingga dapat dijadikan sebagai bahan intospeksi diri.
Pelaksanaan peer teaching dijadikan sebagai bahan evaluasi bagi guru sehingga guru
mengetahui kesalahan atau kekurangan dalam pembelajaran sehingga guru dapat melakukan
refleksi dan perbaikan pembelajaran baik model, metode, media dan bahan ajar yang
digunakan sehingga pembelajaran akan berjalan lancar sesuai tujuan pembelajaran.
C. Implikasi
1.Refleksi
Dari program kegiatan pembelajaran yang telah dilaksanakan, terdapat hambatan yang
diperoleh ketika praktik mengajar di lapangan, hambatan yang diperoleh yaitu antara
lain:
a. Memusatkan konsentrasi selama instruksi.
b. Anak belum memahami konsep materi secara menyeluruh.
c. Masih terbiasa dengan mendengarkan saja untuk memperoleh materi.
d. Materi dan konten pembelajaran kurang memfasilitasi gaya belajar siswa.
e. Model pembelajaran belum sesuai sintaksnya.
Dalam proses mengajar terkadang tidak sesuai dengan ekspetasi yang dibayangkan,
banyak materi perkulihan tidak sebanding dengan kenyataan di lapangan.
Dengan itu bimbingan dari guru pembimbing sangat membantu dalam segi ilmu,
wawasan yang memberikan pengalaman baru.
2. Rencana Tindak Lanjut Rancangan tindak lanjut setelah melakukan refleksi
pelaksanaan pembelajaran dan asesmen:
a. Memperbaiki dan menyusun ulang modul ajar;
Modul ajar yang disusun sebelumnya terdapat banyak kesalahan mulai dari
tujuan pembelajaran yang belum memuat unsur ABCD dan belum HOTS sehingga
ketercapaian pembelajaran belum jelas. Modul ajar menggunakan model PjBL tetapi
di dalam Langkah-langkah pembelajaran belum memuat sintaks dari model
pembelajaran PjBL, belum ada unsur TPACK di dalam modul ajar. Maka dari itu
diperlukan adanya perbaikan modul ajar sehingga dapat memudahkan guru dalam
melaksanakan pembelajaran.
b. Peningkatan pengelolaan kelas di kelas,
Terdapat beberapa peserta didik yang acuh tak acuh terhadap guru yang
sedang berbicara di depan kelas. Mereka sibuk mengobrol dengan teman sebangku
sehingga ketika ditanya tidak mampu menjawab dengan baik, hal ini menunjukkan
bahwa peserta didik kurang fokus dalam pembelajaran dan guru kurang mampu
mengendalikannya. Hal ini membuktikan bahwa pengelolaan kelas kurang maksimal.
Maka dari itu, tindak lanjut yang akan dilakukan pada siklus selanjutnya yaitu
peningkatan pengelolaan kelas dengan cara mengajak siswa berdiskusi dalam
kelompok.
BAB III
Penutup
A. Simpulan
Berdasarkan uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa pelaksanaan praktik mengajar
merupakan rangkaian dari program PPL 1. Pelaksanaan praktik mengajar di kelas VII A SMP
Negeri 36 Semarang. Pembelajaran menggunakan model ceramah, PjBL, metode diskusi dan
pendekatan kontekstual. Pembelajaran berjalan lancar tetapi masih diperlukan perbaikan
sehingga akan memperbaiki kekurangan pembelajaran selanjutnya Kegiatan praktik
pembelajaran dan asesmen sangat bermanfaat bagi mahasiswa PPL 1 PPG UPGRIS 2022
dan diharapkan dapat memberi manfaat bagi pihak sekolah tempat pelaksanaan.
Berdasarkan kegiatan praktik pembelajaran dan asesmen yang sudah dilakukan maka
dapat disimpulkan beberapa hal sebagai berikut:
1. Dengan melaksanakan praktik pembelajaran dan asesmen, mahasiswa dapat mempunyai
pengalaman dalam mengajar secara langsung dengan menerapkan teoriteori yang
didapatkan di bangku perkuliahan.
2. Dengan diadakannya praktik pembelajaran dan asesmen ini, dapat memperluas wawasan
mahasiswa tentang tugas pendidik, kegiatan pembelajaran, dan kegiatan lain yang
menunjang kelancaran proses belajar mengajar di sekolah.
3. Dengan melakukan praktik pembelajaran dan asesmen secara langsung, mahasiswa
mendapat pengalaman baru secara nyata yang tidak diperoleh dalam kegiatan perkuliahan
di kampus, serta mempunyai pengalaman dalam mempersiapkan materi pelajaran atau
media yang diperlukan untuk proses belajar.
B. Saran
1. Bagi sekolah
a. Mempertahankan komunikasi yang intensif antara seluruh warga sekolah.
b. Mempertahankan hubungan yang baik dengan mahasiswa untuk menyambung tali
silaturahmi yang baik antar sekolah dengan mahasiswa.
c. Mempertahankan hubungan yang baik dengan mahasiswa sehingga nantinya dapat
saling bertukar informasi terkait info terkini seputar pendidikan baik yang diperoleh
mahasiswa maupun sekolah.
d. Dapat memanfaatkan media yang sudah ada maupun yang berusaha diadakan untuk
mengoptimalkan kegiatan pembelajaran.
2. Bagi Universitas
a. Menjalin koordinasi yang intensif antara pihak universitas, dosen pembimbing, sekolah
dan mahasiswa.
b. Mengadakan pengawasan kegiatan PPL baik secara langsung maupun tidak langsung
c. Pembekalan dilakukan secara terperinci sebelum kegiatan praktik pembelajaran
berlangsung, supaya mahasiswa dapat menjalankan praktik pembelajaran dan asesmen
sesuai dengan prosedur dan kesepakatan bersama baik terhadap kampus maupun
sekolah.
3. Bagi Mahasiswa
a. Meningkatkan kerjasama dan komunikasi yang intensif antar mahasiswa
b. Meningkatkan rasa tanggung jawab dan kebersamaan antar mahasiswa
c. Meningkatkan hubungan dan komunikasi yang baik dengan seluruh warga sekolah
d. Mahasiswa bersikap harus lebih bersikap disiplin, dan bertanggung jawab untuk menjaga
nama baik almamater
e. Perencanaan mengajar yang disusun harus lebih inovatif dan sistematis.
DAFTAR PUSTAKA
PP PPL dan PKL. 2015. Panduan PPL. LPPMP: Universitas Negeri Yogya
Putri, Hendika Sari Dyah Indra. 2014. Laporan Kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) SLB
Negeri 1 Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta
LAMPIRAN
Lampiran 1. Tautan Dokumentasi Kegiatan Praktik Pembelajaran dan Asesmen
https://drive.google.com/file/d/18sm-rCMGnpNJ35T66Vtljm1nLrFbPKET/view?usp=sharing
Lampiran 2. Daftar Nilai Peserta Didik Kelas VII A
No. NIS Nama Nilai Hasil Diskusi
88
1. 7722 Ade Juli Wibisono 90
88
2. 7724 Afita Magfiroh Murwidiasa 87
3. 7916 Aldo Anugrah S. 88
87
4. 7921 Arinda Putri Anjani 88
90
5. 7887 Bagaskara Aditya Syukur 88
6. 7727 Bagus Cahya Dibya Husada 90
90
7. 7925 Erwan Andika Alviansyah 88
87
8. 7700 Erwin Firmansyah 88
9. 7701 Fany Anisa Dewi 90
88
10. 7893 Firmansyah Aji Handinarta 90
88
11. 7858 Gilang Ramadhan 88
12. 7801 Hanum Maharani
13. 7929 Jesica Anga Ramadhani
14. 7833 Lakieyzha Ocsella
15. 7807 Muhammad Usman
16. 7708 Nabila Kusuma Ayu
17. 7775 Nasrul Rohmatullah
18. 7864 Naufal Maulana Noor’zaid
19. 7838 Nindya Devi Rosalina
20. 7869 Nurul Hidayah 87
21. 7809 Rafellino Kevin Pratama 88
22. 7712 Rana Zahra Nafisa 90
23. 7713 Renanda Aditya Azura 88
24. 7812 Salfa Putri Fattari 90
25. 7777 Saschya Dwiyono 88
26. 7781 Silvi Rahmatika 87
27. 7846 Talita Marsya Viona 88
28. 7781 Tiara Putri Malika 90
29. 7945 Tio Gavin Septiandra 90
30. 7719 Vita Noviana 88
31. 7911 Yahra Ilmiatus Sania 87
32. 7913 Zahra Nurul Askia 88
Lampiran 3. Hasil Kerja Peserta Didik dan Tulisan Notes
Lampiran 4. Tautan Modul Ajar
https://docs.google.com/document/d/13taSqbdXayCx3qgGX-fPvPARhWE-
7XFc/edit?usp=sharing&ouid=101469981638891784093&rtpof=true&sd=true