RPP
PEMBELAJARAN
BERDIFERENSIASI
SRI KANDI
CGP ANGKATAN 6
KAB. BATANG
ANALISIS KEBUTUHAN BELAJAR BERDASARKAN MINAT, PROFIL DAN
KESIAPAN BELAJAR MURID DALAM PEMBELAJARAN KIMIA
Untuk mengetahui kebutuhan belajar murid, CGP menggunakan dua metode, yaitu:
metode observasi (pengamatan secara langsung keseharian murid dalam menyelesaikan tugas-
tugas belajarnya) dan metode angket melalui Google Form berupa penilaian diri (melibatkan
murid untuk mengidentifikasi kebutuhan belajar (minat dan profil) mereka selama ini.
Sementara, kesiapan belajar murid dilihat dari hasil belajar materi prasyarat yaitu konsentrasi
larutan. Ternyata, terjadi korelasi positif antara kedua metode tersebut.
1. Minat
Minat Membaca/menulis Menggambar/ Musik/
Melukis Kesenian
Produk Menyajikan hasil Menyajikan hasil Menyajikan hasil
capaian belajar tentang capaian belajar capaian belajar tentang
kesetimbangan kimia tentang kesetimbangan kimia
dalam bentuk kesetimbangan kimia dalam bentuk lirik lagu,
tulisan/artikel dalam bentuk puisi, video, animasi.
infografis, peta
konsep, poster,
komik, dan
sebagainya.
2. Profil Belajar Murid
Profil Visual Auditory Kinestetik
Belajar
Murid
Proses dan Menggali informasi dan Menggali informasi Menggali informasi dan
konten pemahaman materi tentang materi pemahaman materi
kesetimbangan kimia melalui media podcast melalui kinestetis
melalui buku bacaan atau kesetimbangan kimia dengan banyak berlatih
bahan ajar yang disertai interaksi menentukan
tentang kesetimbangan melalui kesetimbangan kimia
kimia diskusi lisan. dan tetapan
kesetimbangan kimia
3. Kesiapan Belajar
Kesiapan Dapat menentukan Dapat menentukan Perlu bimbingan
Belajar tetapan menentukan tetapan khusus dalam
kesetimbangan kesetimbangan menentukan
dengan cepat dan dengan cepat dan tetapan
tepat tepat (dengan melihat kesetimbangan.
buku/catatan)
Proses Belajar menentukan Perlu bimbingan Perlu bimbingan
tetapan kesetimbangan dalam menentukan khusus dan intens
kimia secara mandiri tetapan dalam menentukan
kesetimbangan. tetapan
kesetimbangan
Hasil pemetaan ini digunakan sebagai dasar untuk merancang rencana pelaksanaan pembelajaran
(RPP) berdiferensiasi pada materi Kesetimbangan Kimia.
RPP Kimia dengan materi Kesetimbangan Kimia bagi siswa kelas XI. Strategi yang digunakan adalah
diferensiasi konten, proses dan produk dengan melihat kebutuhan siswa melalui gaya belajar siswa
yang auditori, visual maupun kinestetik.
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP)
Sekolah : SMA NEGERI 2 BATANG
Mata Pelajaran : KIMIA
Kelas/Semester : XI /1
Materi Pokok : KESETIMBANGAN KIMIA (TETAPAN KESETIMBANGAN
Alokasi Waktu : 2 X 45 MENIT
A. Kompetensi Dasar Dan Indikator Pencapaian Kompetensi
INDIKATOR PENCAPAIAN
NO KOMPETENSI DASAR
KOMPETENSI
3.8 Menentukan hubungan antara pereaksi 3.8.1 Menentukan persamaan tetapan
dengan hasil reaksi dari suatu reaksi kesetimbangan konsentrasi (Kc)
1
kesetimbangan dan melakukan perhitungan
berdasarkan hubungan tersebut
4.8 Mengolah data untuk menentukan nilai 4.8.1 Menghitung harga tetapan
2 tetapan kesetimbangan suatu reaksi kesetimbangan konsentrasi (Kc)
suatu reaksi kesetimbangan
B. Tujuan Pembelajaran
Dengan menggunakan media yang dipilih sendiri, peserta didik dapat menuliskan rumus tetapan
kesetimbangan dan menentukan tetapan kesetimbangan suatu reaksi dengan tepat secara kritis, kreatif,
komunikatif, dan kolaboratif dengan tanggung jawab, disiplin, dan penuh ketelitian.
C. Strategi Pembelajaran
Pembelajaran berdiferensiasi
D. Materi Pembelajaran
1. Materi Regular
• Kesetimbangan dinamis
• Tetapan kesetimbangan
• Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia
2. Materi Pengayaan
• Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia
3. Materi Remidial
• Perhitungan dan penerapan kesetimbangan kimia
E. Metode Pembelajaran
1. Pendekatan : Saintifik
2. Model : Discovery Learning
3. Metode : Flip Learning
F. Alat dan Bahan
1. Laptop dan speaker
2. LKPD
3. Kartu kasus (berupa soal tentang kesetimbangan kimia)
4. Kertas manila untuk presentasi
5. Post it
6. Lembar penilaian sikap, keterampilan, dan pengetahuan
G. Sumber Belajar
1. Buku ajar atau BSE yang ada di sekolah
2. Link YouTube dan Link modul ajar
H. Persiapan Pembelajaran
1. Guru menyiapkan materi ajar tentang tetapan kesetimbangan kimia
Video dan bahan ajar atau buku bacaan yang mendukung materi tetapan kesetimbangan kimia :
Video : https://youtu.be/GS3_rDMizWg?list=PLuxYF1vhKtoHm8VrXbPdy878LYN_US2sM
https://youtu.be/fFIvgxO1-Ew?list=PLuxYF1vhKtoHm8VrXbPdy878LYN_US2sM
Modul pembelajaran kimia :
https://drive.google.com/drive/folders/1FuEVPYKAX9ej3Dlbrdt0YkjxOSfLFWii?usp=share_link
2. Guru membagikan materi pembelajaran di Google Classroom dan grup WA sebelum pembelajaran
dilakukan.
3. Guru menyiapkan alat dan bahan yang digunakan
4. Guru menyiapkan lembar kerja
5. Peserta didik mempelajari materi tentang kesetimbangan kimia yang dibagikan oleh guru baik yang
berupa video atau bahan bacaan di google classroom dan grup WA.
I. Langkah-langkah Pembelajaran
Tahap /Sintaks Langkah-langkah pembelajaran Alokasi waktu
Pendahuluan
1. Melakukan pembukaan dengan salam 15 menit
pembuka, memanjatkan syukur kepada
Tuhan YME dan berdoa untuk memulai
pembelajaran (penanaman sikap religius)
2. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai
sikap disiplin.
3. Menjelaskan tujuan pembelajaran
4. Melakukan ice breaking untuk membuat
siswa focus dan semangat mengikuti
pembelajaran.
5. Memberikan kuis secara singkat dan meminta
murid untuk menjawab pertanyaan seperti apa
yang dimaksud reaksi setimbang?, apakah
yang dimaksud kesetimbangan homogen dan
kesetimbangan heterogen?, apa yang
dimaksud dengan tetapan kesetimbangan?,
dan bagaimana menentukan tetapan
kesetimbangan?
6. Setelah memberikan kuis, mengajak peserta
didik melakukan refleksi seperti apakah suka
dengan kuis yang diberikan? Bagian mana
yang disukai? Apa saran mereka jika ada kuis
lagi?
7. Memberikan gambaran tentang manfaat
mempelajari pelajaran yang akan dipelajari
dalam kehidupan sehari-hari.
8. Guru mencatat dan menggunakan informasi
dari kuis untuk memetakan kesiapan belajar
peserta didik tentang tetapan kesetimbangan
kimia
9. Membuat kesepakatan belajar
10. Membagi peserta didik dalam kelompok-
kelompok berdasarkan kesiapan belajar atau
minat belajar, atau kebutuhan belajar.
Kegiatan Inti
Stimulation 1. Guru meminta peserta didik untuk mengingat 60 menit
materi yang sudah dipelajari tentang tetapan
kesetimbangan
Video :
https://youtu.be/GS3_rDMizWg?list=PLuxY
F1vhKtoHm8VrXbPdy878LYN_US2sM
https://youtu.be/fFIvgxO1-
Ew?list=PLuxYF1vhKtoHm8VrXbPdy878L
YN_US2sM
Modul pembelajaran kimia :
https://drive.google.com/drive/folders/1FuEV
PYKAX9ej3Dlbrdt0YkjxOSfLFWii?usp=sha
re_link
2. Melakukan kegiatan think – write – share
Menginstruksikan pada peserta didik untuk
menuliskan pemahaman mereka tentang
tetapan kesetimbangan dengan media yang
mereka kuasai (minat murid) untuk mereview
apa yang sudah mereka pelajari sebelumnya.
(kesiapan belajar)
3. Meminta peserta didik membagikan apa
yang sudah mereka tulis.
4. Guru mengapresiasi usaha yang telah
dilakukan peserta didik.
5. Guru menggunakan hasil pekerjaan
peserta didik untuk memetakan
kebutuhan belajar.
Problem Statmen 1. Guru memberikan LKPD dan dan kartu
kasus serta memberi kesempatan pada
peserta didik untuk mengidentifikasi
pertanyaan yang berkaitan dengan tugas
di kelompoknya.
Data collection 1. Peserta didik bersama kelompoknya
(pengumpulan mengumpulkan informasi yang relevan
data) dan Verification untuk menjawab pertanyan yang yang
terdapat dalam LKPD dan kartu kasus,
dapat dari video atau bahan ajar
(diferensiasi konten).
2. Guru melakukan pendampingan bagi
peserta didik yang belum mampu
menjawab pertanyaan pada LKPD dan
kartu kasus (diferensiasi proses)
3. Peserta didik mengkomunikasikan secara
lisan, tertulis, atau menggunakan media
lain (diferensiasi produk) atau
mempresentasikan hasil diskusi
kelompok dan pemecahan kartu
kasusnya.
4. Kelompok audiens memberikan tangapan
Generalisation
1. Menyampaikan hasil diskusi tentang
materi tetapan kesetimbangan berupa
kesimpulan berdasarkan hasil analisis
secara lisan, tertulis, atau media lainnya
untuk mengembangkan sikap jujur, teliti,
toleransi, kemampuan berpikir
sistematis, mengungkapkan pendapat
dengan sopan. (diferensiasi produk)
2. Bertanya tentang hal yang belum
dipahami, atau guru melemparkan
beberapa pertanyaan kepada siswa
berkaitan dengan materi tetapan
kesetimbangan.
3. Bagi peserta didik yang masih
mengalami kesulitan dalam menentukan
tetapan kesetimbangan, guru akan
memberikan kesempatan pendampingan.
Penutup
1. Membuat kesimpulan secara terbimbing 15 enit
tentang point-point penting yang muncul dalam
kegiatan pembelajaran tentang materi tetapan
kesetimbangan.
2. Melakukan refleksi, dengan pertanyaan
pemandu :
Bagian apa yang menarik dalam pembelajaran
hari ini?
Bagaimana cara menentukan tetapan
kesetimbangan?
Bagaimana langkah untuk menentukan tetapan
kesetimbangan?
Apakah penting mempelajari tetapan
kesetimbangan?
Apa tantangan dalam mempelajari tetapan
kesetimbangan?
Apa yang akan dilakukan untuk
meningkatakan pemahaman kalian?
3. Mengagendakan materi yang harus
mempelajarai pada pertemuan berikutnya di
luar jam sekolah atau dirumah.
4. Menutup pelajaran dengan memberikan salam
penutup.
J. Penilaian
Penilaian Proses Dan Hasil Pembelajaran
1. Penilaian Sikap: Observasi (tanggung jawab, disiplin, kerjasama, dan teliti).
2. Penilaian Pengetahuan: Tes tertulis (menganalisis teori perilaku produsen).
3. Pengetahuan Ketrampilan: Unjuk kerja/praktik (menyajikan hasil diskusi kelompok).
4. Remidial: Pembelajaran remidial bagi peserta didik yang capaian KD belum tuntas (KKM KD=70).
5. Pengayaan: Peserta didik yang sudah mencapai nilai tuntas diberikan pembelajaran pengayaan sebagai
berikut:
a) Peserta didik yang mencapai nilai 80-90 diberikan tugas menjadi tutor bagi teman-teman
membutuhkan.
b) Peserta didik yang mencapai nilai >90 diberikan tugas untuk menyelesaikan soal-soal OSN/UTBK
Kimia.
Mengetahui Batang, November 2022
Kepala SMA Negeri 2 Batang Guru Mata Pelajaran,
Sugeng, S.Pd., M.Pd. Sri Kandi, S.Pd
NIP. 19730405 199703 1 005 NIP. 19750123 200801 2 004
Lampiran
Lampiran 1 : Materi Pembelajaran
KESETIMBANGAN KIMIA
Komposisi berbagai zat di alam semesta jumlahnya relative tetap. Seperti kadar gas-gas di udara, meskipun
dikonsumsi secara terus menerus kadarnya relative tetap. Begitu juga komposisi zat-zat di dalam tubuh kita,
misalnya volume air tubuh total, komposisi tulang, daging, darah relatif tetap. Mengapa komposisi zat-zat di
dalam semesta dan dalam tubuh makhluk hidup selalu tetap? Hal ini terjadi karena adanya keseimbangan
antara proses pembentukan dan pemanfaatan. Keseimbangan gas-gas di udara terjadi melalui daur yang
dinamakan siklus.
Contoh terjadinya keseimbangan dalam kehidupan sehari-hari yang mudah kita amati yaitu air yang disimpan
dalam botol tertutup. Molekul-molekul air di permukaan cenderung menguap, tetapi air dalam botol jumlahnya
tetap, berarti dalam botol terjadi suatu keseimbangan. Bagaimanakah hal ini dijelaskan ?. Untuk mengetahui
jawabannya simak uraian kajian kesetimbangan kimia berikut.
Gambar 1. air dalam botol tertutup
A. Keadaan Setimbang
Dalam perhitungan kimia telah diketahui bahwa jumlah mol zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksi sesuai
perbandingan koefisien reaksinya.. Sebagai contoh untuk reaksi berikut :
H2 (g) + I2 (g) → 2HI (g)
Secara teori berdasarkan koefisien reaksinya 1 mol gas H2 bereaksi dengan 1 mol gas I2 akan menghasilkan 2
mol gas HI. Tetapi dalam percobaan jika 1 mol gas H2 direaksikan dengan 1 mol gas I2 tidak akan
menghasilkan 2 mol gas HI, meskipun reaksi dibiarkan dalam waktu yang lama. Reaksi tersebut tidak
berlangsung secara tuntas, karena dalam reaksi masih terdapat campuran gas H2 dan gas I2 yang tidak bereaksi
membentuk gas HI. Dan apabila reaksi dibiarkan dalam waktu yang lebih lama lagi suatu saat susunan
campuran gas H2 dan gas I2 yang tidak bereaksi dan gas HI yang terbentuk tidak mengalami perubahan.
Keadaan demikian dinamakan keadaan seimbang. Berikut akan dibahas tentang keseimbangan yang bersifat
dinamis dan macam-macam system keseimbangan beserta tetapan keseimbangannya.
1. Keseimbangan Dinamis
Reaksi-reaksi kimia yang telah kita pelajari pada umumnya berlangsung sampai salah satu zat pereaksinya
habis. Reaksi-reaksi semacam ini disebut reaksi satu arah atau reaksi berkesudahan atau tidak dapat balik atau
ireversibel.
Beberapa contoh reaksi berkesudahan sebagai berikut :
• NaOH (aq) + HCl (aq) → NaCl (aq) + H2O (ℓ)
• 2Mg (s) + O2 (g) → 2MgO (s)
Sedangkan reaksi yang berlangsung dalam dua arah disebut reaksi dapat balik atau reaksi reversible.
Contoh :
• Pb I2 (s) + Na2SO4 (aq) PbSO4 (s) + 2NaI (aq)
• N2 (g) + 3H2 (g) 2NH3 (g)
Reaksi dua arah atau dapat balik pada umumnya berlangsung dalam system tertutup artinya tidak ada
perpindahan materi dari dalam atau dari luar system. Pada reaksi dapat balik apabila laju reaksi maju sama
dengan laju reaksi balik maka system akan seimbang.
Dalam keadaan seimbang tidak terjadi perubahan secara makroskopis (perubahan yang dapat diamati) tetapi
secara mikroskopis reaksi terus menerus berlangsung dalam dua arah berlawanan dengan laju reaksi yang
sama. Keadaan semacam ini disebut keseimbangan dinamis.
2. Keseimbangan Homogen dan Keseimbangan Heterogen
Berdasarkan wujud zat-zat yang terdapat dalam keadaan seimbang maka system keseimbangan dibedakan
menjadi keseimbangan homogen dan keseimbangan heterogen.
a. Keseimbangan Homogen
Keseimbangan homogen adalah sistem keseimbangan yang semua komponennya mempunyai wujud yang
sama (satu fase).
Contoh : N2 (g) + 3H2 (g) NH3 (g)
-
3+
Fe (aq) + SCN (aq) FeSCN (aq)
2+
b. Keseimbangan Heterogen
Keseimbangan heterogen adalah system keseimbangan yang komponen-komponennya mempunyai wujud
yang berbeda (dua fase atau lebih).
Contoh : Fe3O4 (s) + 4H2 (g) 3Fe (s) + 4H2O (g)
2-
Ba2+ (aq) + SO4 (aq) BaSO4 (s)
BiCl3 (aq) + H2O (ℓ) BiOCl (s) + 2HCl (aq)
3. Tetapan Kseimbangan
Dalam keadaan keseimbangan tidak terjadi perubahan makroskopis berarti konsentrasi zat-zat dalam
keseimbangan adalah tetap.
Hubungan konsentrasi zat-zat dalam keadaan seimbang dinyatakan oleh ahli kimia bangsa Norwegia yaitu
Cato Maximilian Gulberg dan Peter Maage pada tahun 1866, yang dirumuskan sebagai Hukum Keseimbangan
atau Hukum Aksi Massa. Hukum ini menyatakan :
Dalam reaksi keseimbangan pada suhu tetap, hasil kali konsentrasi zat-zat hasil reaksi dibagi
hasil kali konsentrasi zat-zat pereaksi yang masing-masing dipangkatkan dengan koefisien
reaksinya adalah tetap.
Harga perbandingan yang tetap itu disebut tetapan keseimbangan (Kc). Secara umum reaksi keseimbangan
dapat dituliskan sebagai berikut :
m A + n B pC + q D
p q
]
[ C [ D]
Rumus tetapan keseimbangan : Kc = m n
]
[ A [ B]
Harga tetapan keseimbangan akan selalu konstan pada suhu tertentu dan berubah bila suhu reaksi juga berubah.
p
m
]
[ C [ D] q [ A [ B] n
]
Kalian mungkin akan berfikir bahwa jika nilai konstan, nilai juga konstan secara
p
m
]
]
[ A [ B] n [ C [ D] q
matematis. Kalian benar, tetapi dalam kimia kita perlu berkomunikasi dengan orang lain dengan suatu
kesepakatan.
Untuk menuliskan tetapan keseimbangan telah disepakati bahwa produk selalu sebagai pembilang dan reaktan
sebagai penyebut (pembagi). Jadi jika kita mendapat data:
2 NO2 (g) N2O4 (g) Kc = 10,0
N O NO 2
Itu artinya 2 4 = 10 0 , dan bukan 2 = 10 0 ,
NO 2 2 N 2 O 4
Arti lain dari nilai K ini adalah dengan nilai ini kita bahwa semakin besar harga K semakin mudah reaksi
bergerak ke arah produk dan semakin kecil harga K semakin sukar produk terbentuk
Contoh:
Tuliskan rumus tetapan keseimbangan untuk reaksi keseimbangan berikut :
1. 2SO2 (g) + O2 (g) 2SO3 (g)
+
-
2. CH3COOH (aq) CH3COO (aq) + H (aq)
Jawab :
[SO ] 2
1. Kc = 3
[SO 2 ] 2 [O 2 ]
[CH COO − ][H + ]
2. Kc = 3
[CH 3 COOH ]
Rumus tetapan keseimbangan di atas berlaku untuk keseimbangan homogen berfasa gas dan larutan.
Sedangkan untuk keseimbangan heterogen konsentrasi zat yang berwujud padat atau pun cairan tidak
dituliskan karena konsentrasi zat padat atau zat cair dalam keseimbangan dianggap tetap.
Contoh
Tuliskan rumus tetapan keseimbangan untuk reaksi keseimbangan heterogen berikut :
1. Fe2O3 (s) + CO (g) Fe (s) + CO2 (g)
+
+
2. Al3 (aq) + 3H2O (ℓ) Al (OH)3 (s) + 3H (aq)
Jawab :
[CO ] 2
1. Kc =
[CO ]
[H + ] 3
2. Kc = 3+
[Al ]
1. Tetapan Kesetimbangan Berdasarkan Konsentrasi (KC)
Untuk reaksi kesetimbangan :
aA + bB cC + dD
maka :
c
Kc = [C] [D] d
b
[A] [B]
a
Contoh soal :
Pada suhu tertentu terdapat reaksi kesetimbangan :
2SO3(g) 2SO2(g) + O2(g)
Jika pada keadaan setimbang terdapat 0,04M gas SO3, 0,02M gas SO2, dan
0,01M gas O2, tentukan harga KC!
Penyelesaian :
Diketahui : Setimbang : [SO3] = 0,04M
[SO2] = 0,02M
[O2] = 0,01M
Ditanya : KC = ..... ?
Jawab :
2
2
[SO2] [O2] (0,02) (0,01)
KC = = = 2,5 x 10 -3
2
[SO3] (0,04) 2
Jadi, KC = 2,5 x 10 -3
Contoh soal :
Ke dalam wadah 1 liter dimasukkan 3 mol gas CO dan 3 mol gas H2O, sesuai dengan reaksi
kesetimbangan :
CO(g) + H2O(g) CO2(g) + H2(g)
Jika pada keadaan setimbang terdapat 0,5 mol gas CO2, tentukan harga KC!
Penyelesaian :
Diketahui : Volume = 1 L
Mula-mula : mol CO = 3 mol
mol H2O = 3 mol
Setimbang : mol CO2 = 0,5 mol
Ditanya : KC = ..... ?
Jawab :
CO(g) + H2O(g) CO2(g) +
H2(g)
Mula-mula 3 mol 3 mol - -
Bereaksi 0,5 mol 0,5 mol 0,5 mol 0,5 mol
Setimbang 2,5 mol 2,5 mol 0,5 mol 0,5 mol
2,5 mol 2,5 mol
● [CO]setimbang = = 2,5M ● [H2O]setimbang = = 2,5M
1 liter 1 liter
0,5 mol 0,5 mol
● [CO2]setimbang = = 0,5M ● [H2]setimbang = = 0,5M
1 liter 1 liter
[CO2] [H2] (0,5M)(0,5M)
KC = = = 0,04
[CO][H2O] (2,5M)(2,5M)
Jadi, KC = 0,04
Contoh soal:
Tetapan kesetimbangan reaksi 2HCl(g) H2(g) + Cl2(g) adalah 0,16.
Jika 3 mol HCl dibiarkan terurai sampai terjadi kesetimbangan, tentukan jumlah mol gas Cl2 pada
saat kesetimbangan!
Penyelesaian :
Diketahui : KC = 0,16
Mula-mula : mol HCl = 3 mol
Ditanya : Mol HCl setimbang = ..... ?
Jawab :
2HCl(g) H2(g) + Cl2(g)
Mula-mula 3 mol - -
Bereaksi 2x mol x mol x mol
Setimbang (3 – 2x) mol x mol x mol
2
[H2] [Cl2] ( x) (x) x
KC = 0,16 = (0,4) =
2
[HCl] 2 ( 3 – 2x) 2 (3 – 2x)
x
0,4 = x = 1,2 – 0,8x
(3 – 2x)
1,8x = 1,2 x = 0,67
Jadi, x = mol Cl2 = 0,67 mol
Contoh soal :
Tetapan kesetimbangan reaksi A(g) + B(g) C(g) adalah ⅛.
Tentukan jumlah mol zat A yang harus dicampur dengan 3 mol zat B dalam volume 1 liter untuk dapat
menghasilkan 1 mol zat C pada kesetimbangan!
Penyelesaian :
Diketahui : KC = ⅛
Mula-mula : mol B = 3 mol
Volume = 1 L
Ditanya : Mol Amula-mula= ..... ?
Jawab :
A(g) + B(g) C(g)
Mula-mula x mol 3 mol -
Bereaksi 1 mol 1 mol 1 mol
Setimbang (x – 1) mol 2 mol 1 mol
(x – 1) mol
[A] = = (x – 1)M
1L
2 mol
[B] = = 2 M
1 L
1 mol
[C] = = 1 M
1 L
[C] 1 1
KC = ⅛ = ⅛ =
[A][B] (x - 1)(2) (2– 2)
2x - 2 = 8
x = 5
Jadi, x = mol Amula-mula = 5 mol
Latihan
1. Jelaskan perbedaan reaksi satu arah/irreversible dan reaksi dua arah (reversible) !
2. Apakah yang dimaksud dengan keseimbangan dinamis ? Jelaskan !
3. Apakah yang dimaksud dengan keseimbangan homogen dan keseimbangan heterogen ? Berikan masing-
masing dua contoh !
4. Tuliskan rumus tetapan keseimbangan (Kc) untuk reaksi-reaksi berikut :
a. CO (g) + 3H2 (g) CH4 (g) + H2O (g)
b. 2NH4Cl (aq) N2 (g) + 4H2 (g) + Cl2 (g)
-
+
c. NH3 (aq) + H2O (ℓ) NH4 (aq) + OH (aq)
d. CaCO3 (s) CaO (s) + CO2 (g)
e. BiCl3 (aq) + H2O (ℓ) BiOCl (s) + 2HCl (aq)
Lampiran 2 : Lembar Kerja
HUKUM KESETIMBANGAN KIMIA
Pada kegiatan ini akan diselidiki hubungan yang tetap antara konsentrasi komponen-komponen
dalam suatu system kesetimbangan. Para ahli kimia menyelidiki hubungan antara konsentrasi
zat-zat pereaksi dengan zat-zat hasil reaksi dalam keadaan setimbang.
Kesetimbangan yang telah diselidiki antara lain:
1. H2 (g) + I2 (g) 2HI (g)
2. N2 (g) + 3 H2 (g) 2NH3 (g)
3. Ag + (aq) + 2NH3 (aq) Ag(NH3)2 + (aq)
Data yang diperoleh dari penyelidikan berbagai konsentrasi untuk masing-masing kesetimbangan
sebagai berikut.
o
1. H2 (g) + I2 (g) 2HI (g) t = 458 C
Konsentrasi komponen A B C
Nomor dalam kesetimbangan
[ H 2 ] [ I 2 ] [ HI ] [ HI ] [ HI ] 2 [ H 2 ].[ I 2 ]. [ HI ]
[ H 2 ]. [ I 2 ] [ H 2 ]. [ I 2 ]
0.0042 0.0042 0.0294
0.0110 0.0042 0.0473
0.0110 0.0550 0.1730
0.0430 0.0620 0.3580
o
2. N2 (g) + 3 H2 (g) 2NH3 (g) T = 400 C
Konsentrasi komponen A B C
Nomor dalam kesetimbangan
[ N 2 ] [ H 2 ] [ NH 3 ] [ NH 3 ] [ NH 3 ] 2 [ N 2 ].[ H 2 ]. [NH 3 ]
[ N 2 ]. [ H 2 ] [ N 2 ]. [ H 2 ] 3
0.0011 0.0011 2.73x10 -7
0.0025 0.0055 4.58x10 -6
0.5500 0.6500 0.0886
0.2500 0.7500 0.0740
3. Ag + (aq) + 2NH3 (aq) Ag(NH3)2 + (aq) t = 25 C
o
Konsentrasi komponen A B C
Nomor dalam kesetimbangan
[ Ag(NH3)2 ] [Ag(NH3)2 ] [ Ag + ] x [NH3 ] x
+
+
[ Ag + ] [ NH3 ] [Ag(NH3)2 ]
+
+
[ Ag + ]. [NH3 ] [ Ag + ]. [NH3 ] 2 [Ag(NH3)2 ]
0.0010 0.0050 0.4010
0.0010 0.0010 0.0160
0.0020 0.0020 0.01280
0.0020 0.0010 0.0322
Pertanyaan.
1. Lengkapi tabel yang masih kosong
2. Untuk setiap tabel
a. Harga-harga dalam kolom manakah yang mendekati harga tetap?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
b. Bagaimana hubungan antara rumus yang memberikan harga tetap dengan persamaan reaksi
bersangkutan?
……………………………………………………………………………………….
………………………………………………………………………………………….
3. Kesimpulan apakah yang dapat anda ambil dari hasil ketiga eksperimen?
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
………………………………………………………………………………………………
Instrumen
A. INSTRUMEN PENILAIAN SIKAP
INTRUMEN PENILAIAN SIKAP
Nama Satuan pendidikan : …………….
Tahun pelajaran : …………….
Kelas/Semester : ……………
Mata Pelajaran : ……………
KEJADIAN/ BUTIR POS/ TINDAK
WAKTU NAMA
PERILAKU SIKAP NEG LANJUT
B. INSTRUMEN PENILAIAN KETERAMPILAN
1. Praktik/Performance
IPK Materi Pokok Indikator No
Kompetensi Dasar
Keterampilan Soal Soal
PEDOMAN PENSKORAN
No Aspek yang Dinilai Skor
1 1.
2.
3.
4.
PENILAIAN PENGETAHUAN: TES TERTULIS (URAIAN)
Menggunakan Soal Evaluasi (Bahan Ajar)
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI / 1
Materi Teknik Bentuk
IPK Indikator Soal No Soal
Pembelajaran Penilaian Instrumen
3.8.2 Membedakan Kesetimbangan 1. Diberi reaksi - Tertulis Uraian 1
kesetimbangan kimia: kesetimbangan siswa
makroskopis dapat menjelaskan yang
dan 1. Kesetimbangan dimaksud
kesetimbangan
mikroskopis dinamis kesetimbangan
3.8.3 Membedakan 2. Tetapan makroskopis dan
kesetimbangan kesetimbangan mikroskopis dari reaksi
homogen dan Kc dan Kp tersebut
heterogen 3. Hubungan Kc 2. Diberi beberapa reaksi
3.8.4 Menyusun dan Kp kesetimbangan siswa
persamaan dapat menentukan yang Pilihan ganda 1
termasuk
reaksi
tetapan kesetimbangan
kesetimbangan homogen
konsentrasi 3. Diberi beberapa reaksi
(Kc) kesetimbangan siswa
3.8.5 Menyusun dapat menentukan yang
persamaan termasuk reaksi
kesetimbangan
tetapan heterogen Pilihan ganda 2
kesetimbangan 4. Diberi reaksi
tekanan (Kp) kesetimbangan
3.8.6 Menentukan homogen siswa dapat
hubungan Kc menentukan rumus Kc
dan Kp reaksi tersebut
4.8.6 Menghitung 5. Diberi reaksi
harga tetapan kesetimbangan
heterogen siswa dapat
kesetimbangan menentukan rumus Kp
konsentrasi reaksi tersebut Pilihan ganda 3
(Kc) suatu 6. Diberi persamaan
reaksi
kesetimbangan reaksi kesetimbangan
4.8.7 Menghitung dengan harga mol
harga tetapan masing masing zat Pilihan ganda 4
kesetimbangan dalam reaksi tersebut
tekanan (Kp) siswa dapat
menghitung harga Kc
suatu reaksi 7. Diberi persamaan
kesetimbangan
reaksi kesetimbangan
dengan harga mol zat
yang bereaksi dan harga Pilihan ganda 5
derajat desosiasinya
siswa dapat Uraian
menghitung harga Kc
2
3
8. Diberi persamaan Uraian
reaksi kesetimbangan
dengan harga mol zat
yang bereaksi dan
diberi data tekanan
udara pada saat reaksi
siswa dapat
menghitung harga Kp
9. Diberi persamaan
reaksi kesetimbangan 4
dengan harga mol zat Uraian
yang bereaksi dan
dengan derajat
desosiasinya dan
suhupada saat terjadi 5
siswa dapat
menghitung harga Kp Uraian
Soal
1. Dari persamaan reaksi kesetimbangan di bawah, yang termasuk reaksi kesetimbangan homogen adalah….
A. CaCO3(s) CaO(s) + O2(g)
2+
2+
B. BaSO4(s) Ba (aq) + SO4 (aq)
+
C. NH4OH(aq) NH4 (aq) + OH (aq)
-
D. Ca(HCO3)2 CaCO3(s) + H2O(l) + CO2(g)
-
E. Ca(OH)2(s) Ca (aq) +2 OH (aq)
2+
2. Dari persamaan reaksi kesetimbangan di bawah, yang termasuk reaksi kesetimbangan heterogen adalah….
A. CH4(g) C (s) + H2(g)
-
+
B. NH4OH(aq) NH4 (aq) + OH (aq)
C. N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)
3+
D. Fe (aq) + CNS (aq) FeCNS (aq)
2+
-
E. 2NOCl(g) 2NO(g) + Cl2(g)
3. Dari persamaan reaksi kesetimbangan berikut
N2(g) + 3H2(g) 2NH3(g)
Maka rumus Kc dari reaksi tersebut adalah
A. Kc = [][]
[]
B. Kc = []
[][] 2
C. Kc = []
[][]
D. Kc = [] 2
[][]
E. Kc = [] 2
[][] 3
4. Dari persamaan reaksi kesetimbangan berikut
NaHCO3(s) Na2CO3(s) + H2O(g) + CO2(g)
Maka rumus Kp dari reaksi tersebut adalah
A. Kp = [NaHCO]
[HO][CO]
B. Kp = [NaHCO]
[NaCO][HO][CO]
C. Kp = [HO][CO]
[NaHCO]
D. Kp = [][]
E. Kp = []
5. Diketahui reaksi kesetimbangan
2HI(g) H2(g) + I2(g)
Dalam wadah bervolume 5 liter terjadi kesetimbangan , terdapat 4 mol HI 0,5 mol H2 dan 0,5 mol I2.
Maka harga Kcnya adalah :
A.50
B.54
C.56
D.60
E.64
6. Tuliskan apa yang dimaksud dengan tetapan kesetimbangan!
7. Tuliskan persamaan Kc dari reaksi berikut ini
a. 4NH3(g) + 5O2(g) 4NO(g) + 6H2O(g)
b. 2KClO3(g) 2KCl(s) + 3O2(g)
c. 2NO(g) + O2(g) 2NO2(g)
d. Fe2O3(s) + CO(g) Fe(s) + CO2(g)
8. Reaksi kesetimbanganH2(g) + I2(g) 2HI(g)
Diketahui konsentrasi HI, H2, dan I2 pada saat kesetimbangan masing-masing adalah 0,5M, 0,05 M dan 0,1
M. Hitunglah harga konstanta kesetimbangan (Kc)!
9. Diketahui kesetimbangan untuk dua reaksi sebagai berikut
o
NO(g)+ 1/2O2(g) NO2(g) Kc = A pada T C
o
2NO2(g) N2O4(g) Kc = B pada T C
o
Tentukanlah harga Kc reaksi berikut pada T C
N2O4(g) 2NO(g) + O2(g)
KUNCI JAWABAN
1. Tetapan Kesetimbangan adalah perbandingan antara hasil kali konsentrasi zat hasil reaksi dengan hasil
kali konsentrasi zat pereaksi yang masing- masing dipangkatkan dengan koefisiennya dan mempunyai
harga tertentu pada suhu tertentu.
4
NO H O 6
2. a. K = 2
c
4
NH 3 5
O
2
3
O
b. K = 2
c
KClO 3 2
NO 2
c. K = 2
c
2
NO
O
2
CO
2
d. K =
c
CO
3. Pada saat kesetimbangan dicapai maka
Konsentrasi HI = 0,5 M
Konsentrasi H2 = 0,05 M
Konsentrasi I2 = 0,1 M
2 ( ) 5,0 2
HI
K = =
c
.H 2 ( 05,0 ) ( ) 1,0
.I
2
= 50
4. Diketahui Kc1 = A dan Kc2 = B
2NO2(g) 2NO(g) + O2(g) (dibalik dan dikali 2) Kc1 = (1/A) = 1/A
2
2
N2O4(g) 2NO2(g) (dibalik) Kc2 = 1/B
N2O4(g) 2NO(g) + O2(g) Kc3 = ............?
Jika reaksi –reaksi kesetimbangan dijumlahkan, maka nilai tetapan kesetimbangannya adalah hasil kali
tetapan kesetimbangan dari reaksi-reaksi yang dijumlahkan
Kc3= Kc1 x Kc2
= 1 x 1
A 2 B
1
=
A 2 B
PENILAIAN SIKAP: OBSERVASI
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester :XI / 1
Rubrik Penilaian Sikap: Observasi
Aspek yang
No. dinilai Instrumen Skor
1 Disiplin Masuk ke kelas tepat waktu 4
Masuk ke kelas telat 1 s.d. 2 3
menit 2
Masuk ke kelas telat 3 s.d. 4 menit 1
Masuk ke kelas telat ≥ 5 menit
2 Kerjasama Komunikasi di kelas dan kerjasama dalam 4
kelompok Bekerjasama dalam kelompok 3
Komunikasi di kelas 2
Tidak menjalin komunikasi di kelas atau bekerjasama dalam kelompok 1
3 Teliti Menganalisis dan menyajikan dengan benar dan berurutan 4
Menganalisis dan menyajikan dengan benar 3
Menganalisis dan menyajikan dengan berurutan 2
Menganalisis dan menyajikan dengan jawaban salah 1
4 Tanggung Mengerjakan & memasang/mengumpulkan hasil karya 4
jawab tepat waktu Mengerjakan & memasang/mengumpulkan 3
hasil karya telat 1 menit Mengerjakan & 2
memasang/mengumpulkan hasil karya telat 2 menit 1
Mengerjakan & memasang/mengumpulkan hasil karya
telat 3 menit
1.
1. Keterangan diisi dengan predikat nilai:
PREDIKAT NILAI
SB (Sangat Baik) 3,51 – 4,00
B (Baik) 2,51 – 3,50
C (Cukup) 1,51 – 2,50
K (Kurang) 1,00 – 1,50
LEMBAR OBSERVASI SIKAP PESERTA DIDIK
SUB TEMA: TETAPAN KESETIMBANGAN KIMIA
Nama Hasil Pengamatan
No. Pesert Variabel yang Nilai Sikap Predikat
a Didik Diamati 1 2 3 4
1 Disiplin
Kerjasama
Teliti
Tanggung
jawab
2 Disiplin
Kerjasama
Teliti
Tanggung
jawab
dst
PENILAIAN KETERAMPILAN: KINERJA/PRAKTIK
Menggunakan Kartu Kasus
Mata Pelajaran : Kimia
Kelas/Semester : XI MIPA/ 1
Rubrik Penilaian Kinerja/Unjuk Kerja/Praktik
Kriteria Skor Indikator
3 Menyiapkan alat tulis dan bahan tepat
Persiapan 2 Menyiapkan alat tulis atau bahan tepat
(Skor 1 Menyiapkan alat tulis dan bahan tidak tepat
maks=3) 0 Tidak menyiapkan alat tulis dan/atau bahan tepat
3 Merangkai jawaban dan tulisan rapi
2 Merangkai jawaban atau tulisan rapi
1 Merangkai jawaban tidak tepat dan tulisan tidak rapi
0 Merangkai jawaban dan tulisan rapi
Pelaksanaa 2 Langkah kerja menyelesaikan soal benar dan waktu pelaksanaan tepat
n (Skor 1 Langkah kerja menyelesaikan soal atau waktu pelaksanaan tepat
maks=7) 0 Langkah kerja menyelesaikan soal dan waktu pelaksanaan tidak tepat
2 Memperhatikan keselamatan (tidak membahayakan) dan kebersihan
1 Memperhatikan keselamatan (tidak membahayakan) atau kebersihan
0 Tidak memperhatikan keselamatan (membahayakan) dan tidak
kebersihan
3 Mencatat dan mengolah data dengan tepat
2 Mencatat atau mengolah data dengan tepat
1 Mencatat dan mengolah data tidak tepat
Tidak mencatat dan mengolah data
0
Hasil
(Skor 3 Simpulan tepat
maks=6)
2 Simpulan kurang tepat
1 Simpulan tidak tepat
0 Tidak membuat simpulan
3 Sistematika sesuai dengan kaidah dan sajian analisis benar
Laporan 2 Sistematika sesuai dengan kaidah atau sajian analisis benar
(Skor 1 Sistematika tidak sesuai dengan kaidah dan isi sajian analisis tidak benar
maks=3)
0 Tidak membuat laporan/menyajikan hasil analisis
DAFTAR NILAI KETERAMPILAN
Lembar Penilaian Kinerja: Menyajikan Tetapan kesetimbangam
Nama Score Jumlah
No Persiapan Pelaksanaan Hasil Laporan Nilai
Peserta Didik Skor
(3) (7) (6) (3)
1
Dst
Keterangan Skor :
1. Skor maksimal = jumlah skor tertinggi setiap kriteria=19
Skor
2. Nilai praktik = x 100
Perolehan Skor
Maksimal (19)
Menganalisa dan merepresentasikan situasi
nyata menggunakan kesetimbangan
Hasil Observasi
Tgl Observasi
CHECKLIST PENILAIAN OBSERVASI
Kriteria Observasi
Menentukan tetapan kesetimbangan Hasil
Tgl observasi
Mengidentifikasi tetapan kesetimbangan Hasil Tgl Observasi Observasi
Deskripsi Penilaian Cakap : VVV Berkembang : VV Awal : V Nama No Siswa 1 2 3 Dst
PROGRAM REMIDIAL
Remedial merupakan program pembelajaran yang diperuntukkan bagi peserta didik yang belum
mencapai KKM dalam satu KD tertentu. Berikut penjelasan strategi pelaksanaan pembelajaran
remedial yang dapat disesuaikan dengan jenis dan tingkat kesulitan.
a. Pemberian bimbingan secara individu.
b. Pemberian bimbingan secara kelompok.
c. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda.
d. Pemberian tugas-tugas latihan secara khusus.
e. Pemanfaatan tutor sebaya.
Bentuk pelaksanaan pembelajaran remedial dapat dilakukan melalui:
a. Pemberian pembelajaran ulang/remidial teaching dengan metode dan media yang berbeda jika jumlah
peserta yang mengikuti remedial lebih dari 50%;
b. Pemberian tugas-tugas latihan jika jumlah peserta yang mengikuti remedial lebih dari 20% tetapi kurang
dari 50 %;
c. Pemberian bimbingan tutor teman sebaya jika jumlah peserta didik yang mengikuti remedial maksimal 20
%.
Untuk materi tersebut, remedial dilakukan mengacu pada ketentuan di atas dan dilakukan
penilaian kepada peserta didik yang belum tuntas.
PROGRAM PENGAYAAN
Pengayaan merupakan program pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik yang
telah mencapai dan/atau melampaui KKM. Fokus pengayaan adalah pendalaman dan perluasan
dari kompetensi yang dipelajari. Pengayaan biasanya diberikan segera setelah peserta didik
diketahui telah mencapai KKM berdasarkan hasil penilaian harian.
Bentuk pelaksanaan pembelajaran pengayaan dapat dilakukan melalui:
a. Belajar kelompok, yaitu sekelompok peserta didik yang memiliki minat tertentu diberi tugas untuk
memecahkan permasalahan, membaca di perpustakaan terkait dengan KD yang dipelajari pada jam
pelajaran sekolah atau di luar jam pelajaran sekolah.
b. Belajar mandiri, yaitu secara mandiri peserta didik belajar mengenai sesuatu yang diminati, menjadi
tutor bagi teman yang membutuhkan.
Bagi peserta didik yang sudah tuntas dalam materi tersebut, maka dapat melakukan
pembimbingan tutor sebaya menyelesaikan soal Kompetisi Literasi dan Numerasi kelompok IPA
(peserta didik yang mencapai nilai 80- 90) atau berlatih secara mandiri soal-soal OSN/KSN dan
soal-soal UTBK (peserta didik yang mencapai nilai >90)
ANGKET REFLEKSI DIRI DAN OBSERVASI KEGIATAN PEMBELAJARAN
Identitas Responden
Nama : ..............................................
Kelas : ..............................................
Petunjuk pengisian :
Di bawah ini terdapat beberapa pernyataan. Pilihlah salah satu alternatif jawaban yang paling sesuai
dengan pilihan anda. Semua pilihan jawaban adalah benar, sehingga anda tidak perlu ragu untuk
memberikan jawaban pada setiap pernyataan. Usahakan semua pernyataan terjawab dengan cara
memberikan tanda ceklist (V) pada salah satu dari 4 (empat) alternatif jawaban dibawah ini:
SS : Sangat Setuju S : Setuju
TS : Tidak Setuju STS : Sangat Tidak Setuju
Selamat mengerjakan dan silakan baca dengan teliti.
RESPON
No. PERNYATAAN SS S TS STS
1 Saya merasa senang dan nyaman dengan pembelajaran hari ini
2 Saya semakin tertarik dengan pembelajaran kimia setelah mengalami
kegiatan pembelajaran hari ini
3 Guru berkolaborasi dengan siswa dalam kegiatan pembelajaran
ini sehingga pembelajaran menyenangkan
4 Saya bosan dengan kegiatan pembelajaran yang membutuhkan
waktu untuk menyelesaikan permasalahan yang diberikan
5 Guru memberikan variatif pembelajaran yang menyenangkan
sehingga saya berusaha untuk menyelesaikan permasalahan yang
diberikan tepat waktu
6 Semua kegiatan pembelajaran hari ini membuat saya semakin yakin
dan suka dengan kimia
7 Saya siap untuk belajar lebih giat lagi demi meraih sukses di
masa yang akan datang
8 Saya tidak tertarik dengan kegiatan pembelajaran hari ini
9 Saya merasa bosan dan jenuh dengan kegiatan pembelajaran hari ini
10 Saya mengerti dan paham dengan materi yang disampaikan pada
pembelajaran hari ini
11 Saya sulit menerima dan memahami materi yang disampaikan dengan
menggunakan model Pembelajaran Berdiferensiasi Problem Based
Learning
12 Saya merasa termotivasi belajarnya dengan adanya pembelajaran
hari ini yang menggunakan menggunakan model Pembelajaran
Berdiferensiasi Problem Based Learning
13 Saya ingin materi selanjutnya menggunakan model Pembelajaran
Berdiferensiasi Problem Based Learning
14 Saya merasa mudah memahami konsep materi melalui pembelajaran
hari ini
15 Guru mampu menciptakan suasana pembelajaran yang menyenangkan,
nyaman, dan berpihak pada siswa
16 Guru mampu menyajikan materi pembelajaran dengan sangat menarik
17 Guru memberikan kesempatan kepada siswa untuk bertanya dan
mengeluarkan kemampuan untuk berkompetisi dengan siswa lainnya
18 Guru berkolaborasi dengan siswa supaya pembelajaran hari ini lebih
berpihak pada siswa
19 Siswa selalu menggunakan bahasa yang sopan dalam berkomunikasi
dengan teman-temannya
20 Siswa dan guru mengakhiri pembelajaran hari ini dengan
suasana yang menyenangkan dan menarik