The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by SD Negeri Tuguran Official, 2024-03-26 01:31:51

Kisah Burung Udang dan Ikan Toman

Kisah Burung Udang dan Ikan Toman

41 toman. “Sahabatku, minumlah air limau ini sebagai obat penawar racun,” saran burung udang kepada ikan toman. “Baiklah, aku akan ikuti saranmu,” jawab ikan toman. Setelah meminum air limau, keadaan ikan WRPDQ EHUDQJVXUDQJVXU PHPEDLN 0HOLKDW NHDGDDQ sahabatnya yang berangsur sehat, burung udang jantan kemudian minta izin kepada ikan toman dan burung udang betina untuk mencari hati buaya. “Sahabatku ikan toman, sekarang aku akan mencari hati buaya. Semoga aku bisa mendapatkannya,” ucap burung udang jantan. Sebelum berangkat, ia berpesan kepada burung udang betina agar menjaga ikan toman. Setelah beberapa saat terbang, tibalah burung udang di muara Sungai Silam. Tiba-tiba dilihatnya, seekor buaya besar sedang berjemur dekat pohon EDNDXGLWHSLVXQJDL0XOXWQ\DPHQJDQJDOHEDU.RQRQ buaya muara adalah buaya yang memiliki ukuran tubuh paling besar dan panjang jika dibandingkan dengan jenis-jenis buaya lainnya di dunia. Panjang tubuhnya


42 bisa mencapai antara 7--12 meter walaupun umumnya buaya rata-rata mempunyai panjang tubuh 4--5 meter XQWXNMDQWDQ GDQPHWHU XQWXNEHWLQD %HUDWQ\D mampu mencapai 1 ton. Kulit buaya muara berwarna abu-abu hijau tua dengan bercak-bercak hitam atau coklat gelap dan kekuning-kuningan pada bagian punggung dan putih atau kekuningan di sisi bagian bawah. Ekornya memiliki bercak hitam membentuk belang yang utuh. Buaya merupakan pemangsa penyergap yang menunggu mangsanya mendekat lalu PHQHUNDPQ\D WLEDWLED0DQJVDEXD\DPHOLSXWLLNDQ burung, dan beberapa mamalia. Buaya muara yang dilihat burung udang ini termasuk buaya yang besar. Burung udang menyadari bahwa tanpa kewaspadaan yang tinggi, ia bisa menjadi mangsa buaya tersebut. Untuk mendekati buaya itu, burung udang mengendap-endap di ranting pohon bakau dekat buaya itu. Ia dengan sabar menunggu saat yang tepat untuk mendekati buaya itu, yaitu saat buaya menguap. Ketika buaya menguap, burung udang terbang secepat anak panah menyelusup masuk ke mulut buaya. Dengan gerakan cepat ia terus masuk ke dalam mulut


43


44 buaya itu hingga sampailah di rongga dada buaya. Di situlah ia melihat hati buaya. Dengan tidak membuang waktu, burung udang cepat-cepat mematuk hati buaya itu berkali-kali hingga tanggal sebagian. Akibat patukan itu si buaya berteriak kesakitan, badannya dihempashempaskan dengan kuatnya. Burung udang yang berada di tubuh buaya itu pun mengalami guncangan yang sangat dasyat hingga membuatnya lemas dan hampir pingsan. Untung saja, burung udang masih bisa bertahan. Tidak lama kemudian burung udang melihat cahaya terang. Ternyata buaya itu sedang membuka mulutnya. Kesempatan itu tidak disia-siakan oleh burung udang, secepat kilat ia keluar dari mulut buaya dengan menggondol sepotong hati buaya. Untuk sesaat, burung udang tidak percaya bahwa dirinya mampu mengambil hati buaya muara yang sangat besar ukuran tubuhnya itu. Sebelum meninggalkan buaya yang kesakitan itu, burung udang sempat hinggap di ranting pohon bakau untuk menenangkan diri. Setelah dirasa tenaganya pulih, burung udang kemudian terbang menemui ikan toman. Sepanjang perjalanan pulang, burung udang berdoa dalam hatinya, “Semoga hati buaya ini bisa


45


46 mengobati penyakit yang diderita ikan toman.” Lewat tengah hari, burung udang baru sampai di sarangnya. Di situ telah menunggu ikan toman dan burung udang betina. Dengan hati-hati, burung udang jantan kemudian melolohkan hati buaya tersebut ke mulut ikan toman. Pelan-pelan ikan toman menelan hati buaya itu. Tidak lama setelah ikan toman menelan hati buaya, tampaklah kemanjuran obat ini. Ikan toman sehat kembali. Ikan toman sangat bersyukur, lalu berkata, “Terima kasih, Sahabat. Karena engkaulah, aku bisa sehat kembali.” 0HQGHQJDU SHUNDWDDQLNDQ WRPDQ EXUXQJ XGDQJ pun menjawab, “Aku hanyalah perantara dan obat hanyalah salah satu syarat. Yang menentukan sembuh tidaknya suatu penyakit adalah Tuhan.” Sejak saat itu persahabatan kedua makhluk yang berlainan asal dan tempat hidupnya ini semakin erat. .HGXDQ\DWHODKPHUDVDNDQPDQIDDWGDQNHEDLNDQGDUL KXEXQJDQ SHUVDKDEDWDQPHUHND0HUHND WHUXV KLGXS rukun dan damai hingga akhir hayatnya.


47 Kesimpulan Dari pengalaman hidup ikan toman dan burung udang, kita dapat belajar tentang pentingnya persahabatan yang penuh kesetiaan dan kekompakan. Segala pekerjaan apa pun akan terasa ringan jika dikerjakan bersama-sama. Banyak kesulitan hidup yang tidak bisa dipecahkan sendiri, tetapi dapat diselesaikan dengan baik setelah mendapat bantuan dari sahabat. Oleh karena itu, kita perlu memperbanyak sahabat serta suka menolong orang lain.


48 Biodata Penulis 1DPDOHQJNDS ffl'UD6UL6DEDNWL0+XP 7HOSNDQWRU ffl  ffi Ponsel : 081365783535 Pos-el : [email protected] Akun Facebook : Sri Sabakti Alamat kantor : Balai Bahasa Provinsi Riau Jalan Binawidya, Kompleks Universitas Riau, Panam, Pekanbaru 28293 Bidang keahlian: Bahasa dan Sastra Indonesia Riwayat pekerjaan/profesi (10 tahun terakhir): %DODL%DKDVD3URYLQVL5LDX ffiffifl² Riwayat Pendidikan Tinggi dan Tahun Belajar: 1. 6ffl,OPX6XVDVWUD   2. 6ffl%DKDVDGDQ6DVWUD,QGRQHVLD ffiflffiffi 


49 Judul Buku dan Tahun Terbit (10 Tahun Terakhir): 1. “Tuanku Datuk Panglima Nyarang” dalam 21 Cerita Rakyat Bumi Lancang Kuning. 2010. Penerbit: Gama 0HGLDNHUMDVDPDGHQJDQ%DODL%DKDVD3URY5LDX 2. (QVLNORSHGLD 6DVWUD 5LDX  VDODK VDWX penyusun), Penerbit: Palagan Press. 3. .DPXV 0HOD\X 6LDN,QGRQHVLD  VDODK VDWX penyusun). Penerbit: Dinas Pendidikan Kabupaten Siak. 4. %XGD\DGDQ7UDGLVL/LVDQ0DV\DUDNDW6XNX$NLWGL 5LDX KDVLOSHQHOLWLDQWLP 3HQHUELWffl3DODJDQ Press. 5. “Penggunaan Bahasa Indonesia dalam Tata Naskah Dinas” dalam Vitalitas Bahasa. 2015. Pekanbaru: Palagan Press. 6. “Penguatan Nilai Budaya melalui Nyanyian untuk 0HQLGXUNDQ$QDNµ  GDODP 9LWDOLWDV %DKDVD  Pekanbaru: Palagan Press. Judul Penelitian dan Tahun Terbit 1. “Eksistensi dan Ambivalensi Tokoh Perempuan GDODP%XGD\D%DOLµGDODP-XUQDO0DGDK9ROXPH 1, Nomor 2, Oktober 2010. Penerbit: Balai


50 Bahasa Provinsi Riau, Pusat Bahasa, Departemen Pendidikan Nasional. ISSN 2086-6038. 2. “Representasi Penindasan Rasial dan Kolonial dalam Cerpen Gadis Berkulit Hitam.” Prosiding Workshop Forum Peneliti Di Lingkungan Kemendiknas. <RJ\DNDUWD0DUHW 3. ´3DJL -XPDW %HUVDPD $PXNµ .DU\D 7DXÀN ,NUDP -DPLO 3HUVSHNWLI 6HPLRWLND 5RODQG %DUWKHV  GDODP -XUQDO 0DGDK9ROXPH  1RPRU  $SULO 2011. Penerbit: Balai Bahasa Provinsi Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Nasional. ISSN 2086- 6038. 4. “Peranan Penerbit Dalam Pengembangan Sastra 'L5LDXµGDODP-XUQDO0DGDK9ROXPH1RPRU April 2012. Penerbit: Balai Bahasa Provinsi Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. ISSN 2086-6038. 5. “Ekranisasi” Esai di surat kabar Riau Pos. 14 April 2013. 6. “Struktur Narasi Novel Ca Bau Kan Karya Remy 6LODGRffl $QDOLVLV 6HPLRWLNµ GDODP -XUQDO 0DGDK


51 Volume 4, Nomor 1, Edisi April 2013. Penerbit: Balai Bahasa Provinsi Riau, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan. ISSN 2086-6038. 7. ´%DWRPERVHEDJDL3HPEHQWXN.DUDNWHU0DV\DUDNDW 0HOD\X .XDQWDQ 6LQJLQJLµ  %DODL %DKDVD 3URYLQVL 5LDX /DSRUDQ 3HQHOLWLDQ 7LP WLGDN diterbitkan) 8. ´9DULDQ &HULWD 5DN\DW 0DV\DUDNDW 0HOD\X 5LDXµ  %DODL %DKDVD 3URYLQVL 5LDX /DSRUDQ Penelitian Tim, tidak diterbitkan) Informasi Lain Sri Sabakti Lahir di Sragen, 31 Januari 1966. Saat ini ia menetap di Pekanbaru, Riau. Jabatan di Balai Bahasa 3URYLQVL5LDXDGDODKIXQJVLRQDOSHQHOLWLELGDQJVDVWUD Ia juga menjadi penyuluh bahasa dan sastra Indonesia dan beberapa kali menjadi narasumber pembinaan bahasa dan sastra Indonesia di TVRI dan RRI stasiun Riau. Kegiatan lain adalah sebagai pengajar bahasa Indonesia di Politeknik STAN Pekanbaru.


52 Biodata Penyunting Nama : Dewi Puspita Pos-el : [email protected] Bidang Keahlianffl /HNVLNRJUDÀ 3HULVWLODKDQ 3HQ\XOXhan, dan Penyuntingan Riwayat Pekerjaan 1. 6WDI 6XEELGDQJ 3HUNDPXVDQ GDQ 3HULVWLODKDQ yang pada tahun 2012 berganti nama menjadi Subbidang Pembakuan, Bidang Pengembangan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan 3HQJHPEDQJDQGDQ3HPELQDDQ%DKDVD ³ 2. Kepala Subbidang Konservasi, Bidang Pelindungan, Pusat Pengembangan dan Pelindungan, Badan 3HQJHPEDQJDQ GDQ 3HPELQDDQ %DKDVD ³ sekarang) Riwayat Pendidikan 1. S-1 Sastra Jerman, Fakultas Sastra, Universitas 3DGMDGMDUDQ%DQGXQJ ffiffi³ 2. 3RVWJUDGXDWH'LSORPDLQ$SSOLHG/LQJXLVWLFV6($02 5(/&6LQJDSRUH ffi 3. 6$SSOLHG&RUSXV /LQJXLVWLFV (/$/ 8QLYHUVLW\ RI %LUPLQJKDP8. ³ Informasi Lain /DKLU GL %DQGXQJ SDGD WDQJJDO  0HL ffi 3HUQDK terlibat dalam penyusunan Kamus Besar Bahasa ,QGRQHVLD HGLVL,9.DPXV3HODMDU7HVDXUXV$OIDEHWLV Bahasa Indonesia, Tesaurus Tematis Bahasa Indonesia, dan Glosarium Bahasa Indonesia. Lebih dari 5 tahun ini,


53 juga terlibat dalam penyuntingan naskah di beberapa OHPEDJD VHSHUWL GL 0DKNDPDK .RQVWLWXVL GDQ %DQN Indonesia. Selain menyunting, saat ini ia sedang disibukkan dengan kegiatan konservasi dan revitalisasi bahasa-bahasa daerah di Indonesia.


54 Biodata Ilustrator Nama : Sugiyanto Pos-el : [email protected] Bidang Keahlian : Ilustrator Judul Buku 1. Ular dan Elang *UDVLQGR-DNDUWD 2. Nenek dan Ikan Gabus *UDVLQGR-DNDUWD 3. Terhempas Ombak *UDVLQGR-DNDUWD 4. Batu Gantung -The Hang Stone *UDVLQGR Jakarta) 5. Moni Yang Sombong 3ULPD 3XVWDND 0HGLD JUDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 6. Si Belang dan Tulang Ikan 3ULPD 3XVWDND 0HGLD*UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 7. Bermain di Taman 3ULPD 3XVWDND 0HGLD *UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 8. Kisah mama burung yang pelupa 3ULPD3XVWDND 0HGLD*UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 9. Kisah Beri si beruang kutub 3ULPD3XVWDND0HGLD *UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 10. Aku Suka Kamu, Matahari! 3ULPD3XVWDND0HGLD *UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 11. Mela, Kucing Kecil yang Cerdik 3ULPD 3XVWDND 0HGLD*UDPHGLD0DMDODK-DNDUWD 12. Seri Karakter anak: Aku pasti SUKSES 6XSUHPH Sukma, Jakarta) 13. Seri karakter anak: Ketaatan 6XSUHPH 6XNPD Jakarta)


55 14. Seri karakter anak: Hormat VS Tidak Hormat 6XSUHPH6XNPD-DNDUWD 15. seri karakter anak: Siaga 6XSUHPH 6XNPD Jakarta) 16. seri karakter anak: Terimakasih 6XSUHPH6XNPD Jakarta) 17. seri berkebun anak: Menanam Tomat di Pot 6XSUHPH6XNPD-DNDUWD 18. Novel anak: Donat Berantai %XDK+DWL-DNDUWD 19. Novel anak: Annie Sang Manusia kalkulator %XDK Hati, Jakarta) 20. BISA RAJIN SHALAT $GLELQWDQJ-DNDUWD 21. Cara Gaul Anak Saleh $GLELQWDQJ-DNDUWD 22. Komik: Teman Dari Mars 3XVWDND,QVDQ0DGDQL Jogjakarta) 23. Komik: Indahnya Kebersamaan 3XVWDND ,QVDQ 0DGDQL-RJMDNDUWD 24. Komik: Aku Tidak Takut Gelap 3XVWDND ,QVDQ 0DGDQL-RJMDNDUWD 25. Terimakasih Tio! NHPHQWULDQ SHQGLGLNDQ nasional, Jakarta) 26. Novel anak: Princess Terakhir Istana Nagabiru +$%(-DNDUWD 27. Ayo Bermain Menggambar /X[LPD'HSRN 28. Ayo Bermain Berhitung /X[LPD'HSRN 29. Ayo Bermain Mewarnai /X[LPD'HSRN ,QIRUPDVL/DLQ   Lahir di Semarang, pada tanggal 9 April 1973


Click to View FlipBook Version