The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Warisan Banten<br>Adat, makanan, dan minuman

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Denira Masruri, 2024-06-01 10:20:42

Kelompok 1 P5RA || Kelas X-7

Warisan Banten<br>Adat, makanan, dan minuman

Warisan Banten Adat, Makanan & Minuman Kelompok 1 P5RA Kelas X-7


Aretha Sekar Sandrica (08) Azkia Salsabila Balqis (09) Denira Masruri (11) Deskarian Khoharu (12) Maulana Aditya Pratama (20) Muhammad Dimas Khafiyan (22) Nessa Adisfi Transhari (29) Disusun Oleh :


Puji syukur kita ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan laporan ini meskipun jauh dari kesempurnaan. Laporan ini disusun dalam rangka menggali dan mengungkap kekayaan budaya yang menjadi warisan tak ternilai dari Banten, sebuah daerah yang kaya akan sejarah dan kebudayaan. Banten, dengan segala keindahan alamnya dan kekayaan budayanya, menjadi bukti nyata betapa pentingnya pelestarian dan pengembangan warisan budaya untuk generasi masa depan. Dalam laporan ini, kami akan membahas berbagai aspek warisan Banten: adat istiadat dan kuliner khas hingga senjata. Semoga laporan ini dapat memberikan wawasan yang lebih dalam tentang keberagaman budaya dan kekayaan sejarah yang dimiliki Banten, serta menjadi pijakan bagi upaya pelestarian dan pengembangan warisan budaya di masa yang akan datang. Demikian yang dapat kami paparkan mengenai materi yang menjadi pokok bahasan dalam laporan ini, tentunya masih banyak kekurangan dan kelemahannya, karena terbatasnya pengetahuan dan kurangnya referensi yang ada hubungannya dengan tema laporan ini. Pada kesempatan ini kami membuka diri untuk menerima kritik dan saran yang berguna untuk perbaikan dalam laporan ini. Semoga laporan ini dapat memberikan pengetahuan dalam proses pembelajaran. KataPengantar


Indonesia merupakan negara yang berkepulauan, dengan begitu banyak macam keberagaman seperti; adat, budaya, bahasa, sosial, bahkan agama. Peserta didik mengenal lebih dalam mengenai makanan dan minuman khas provinsi di Indonesia. Keanekaragaman budaya Indonesia, membuat banyak ditemui beragam kuliner asli daerah. Khusus nya wilayah Banten, banyak ditemui kuliner yang mengedepankan ciri khas Kebantenan. diantaranya adalah kue Jojorong dan es kuwut yang merupakan kuliner asli Banten. Makanan tradisional ini berbahan dasar beras dan santan kelapa yang bagian dalamnya diberi gula aren. Dan wadah nya terbuat dari daun pisang yang setiap ujungnya diikat dengan menggunakan tusuk gigi. Sementara es kuwut merupakan minuman yang terdiri dari perpaduan buah kelapa, buah mentimun, biji selasih dan juga irisan jeruk nipis. Melalui projek ini, akan melatih keterampilan peserta didik dalam mengenal, mempelajari, dan praktik tentang warisan Banten. Pendahuluan


1. Peserta didik mampu menyoroti kekayaan budaya Banten melalui makanan tradisionalnya, memperkenalkan pembaca pada keanekaragaman kuliner daerah tersebut 2. Peserta didik mampu mendalami sejarah dan perkembangan kuliner khas Banten, termasuk asal-usulnya, pengaruh budaya, dan perubahan dari waktu ke waktu. 3. Peserta didik mampu membangun kesadaran tentang potensi wisata kuliner di Banten, memperkuat identitas lokal, dan mendorong wisatawan untuk menjelajahi berbagai hidangan, khasnya 4. Peserta didik mampu menggali peluang pengembangan industri kuliner lokal di Banten, seperti pelatihan keterampilan, promosi produk lokal, dan pendukung usaha kecil dan menengah. 5. Peserta didik mampu mendorong pelestarian resep tradisional dan teknik memasak khas. Banten, menjaga warisan budaya yang berharga untuk generasi mendatang. Tujuan


Kue Jojorong Kue Jojorong bukan sekadar hidangan, tetapi sebuah simbol dari warisan budaya dan sejarah Kesultanan Banten. Berawal dari acara istimewa di istana, kue ini menjadi bagian penting dalam tradisi masyarakat Banten, mencerminkan kemakmuran, persatuan, dan harapan bagi keluarga yang merayakan momen-momen bersejarah. Nama "Jojorong" sendiri mengandung makna keberkahan dan kemegahan, menunjukkan pentingnya kue ini dalam memperkuat identitas budaya suatu daerah. Keunikan Kue Jojorong tidak hanya terletak pada rasa dan teksturnya, tetapi juga pada makna simbolis yang dalam. Dalam setiap potongan kue terdapat cerita tentang kesuburan dan kelimpahan, melambangkan harapan akan kehidupan yang sejahtera bagi pasangan yang menikah atau dalam perayaan penting. Selain itu, kue ini juga menjadi simbol kehangatan dan kebahagiaan dalam momen berbagi di antara keluarga dan masyarakat, menambah kekayaan makna dalam warisan kuliner Kesultanan Banten. Makanan & Minuman Khas Banten Begitu banyak jenis kuliner makanan dan minuman yang ditawarkan di daerah Banten. Salah satunya ialah Es Kuwut Khas Banten. Tak hanya Bali, Banten juga memiliki minuman khas yaitu Es kuwut. Namun yang membedakan keduanya ialah Es kuwut Khas Banten diberi kelapa muda agar menambah cita rasa dan kesegarannya. Es kuwut Khas Banten adalah sebuah minuman yang didalamnya terdapat perpaduan buah kelapa, buah melon, biji selasih dan irisan jeruk nipis. Perpaduan bahan- bahan ini membuat kita yang meminumnya dapat merasakan ketagihan. Es ini memiliki rasa yang manis dan sangat segar, jadi cocok dikonsumsi pada siang hari untuk menyegarkan tenggorokan. Es Kuwut


Alat & Bahan Es Kuwut Centong Wadah Timur Serut Sirup Melon Biji Selasih Es Batu Irisan Jeruk Nipis 1. Serut Timun 2. Pisahkan daging kelapa muda dengan airnya 3. Iris- iris tipis 2 buah jeruk nipis 4. Rendah biji selasih dengan air 5. siapkan wadah 6. Campur bahan- bahan yang sudah diserut dan diiiris kedalam wadah 7. Tuang secukupnya sirup melon 8. Tambahkan air secukupnya 9. Tuang es batu 10. Sajikan di gelas 11. Es kuwut khas Banten siap dihidangkan CaraPembuatan


Alat & Bahan Kue Jojorong Centong • Wadah • Panci kukusan • Wadah • Centong Santan Cair Daun Pisang Tepung Beras Garam Sari Daun Pandan 1. Buat takir dari daun pisang sebagai wadah untuk kue nya 2. Iris gula merah 3. Siapkan semua bahan 4. Campurkan bahan a pertama campur tepung beras, tepung sagu, pasta pandan dan garam lalu masukkan santan cair sedikit demi sedikit aduk supaya tidak bergerindil kemudian saring 5. Begitu pula adonan B campur semua aduk rata sisihkan 6. Tata takir di kukusan lalu masukkan gula merah 7. Masukkan adonan A kemudian kukus ± 20 menit 8. Setelah hampir matang buka tutup kukusan lalu kemudian tuang adonan B lalu kukus lagi ±15 menit 9. keluarkan dari kukusan, letakkan di piring saji 10. Kue Jojorong khas Banten siap disajikan CaraPembuatan Tepung Sagu IRISAN Gula merah Santan Kental • Pisau • Talenan • Stapless Bahan B


Dalam melaksanakanProjek inibanyak yang harus kami evaluasibaik dalam persiapan maupunpelaksanaan. Karena saat kami melaksanakanprojek ini kami kurang persiapan, yakni kesulitan mencaribahan dan saat pelaksanaan takir atau alas daunpisang yang kamibuat bocor sehingga kami mencari informasi via youtube dan akhirnya menemukan solusi dari hal ini, yaitu dengan membakar daunpisang agar lebih mudah untuk dibentuk Evaluasi


" Ayotetaplestarikan Adat, Makanan dan Minuman khas Indonesia. Dan tetap mengamalkan semboyan ~Bhineka Tunggal Ika, yakni meski kita masyarakat Indonesia memilikibanyak sekali keberagaman yang tak dapat dihitung namun jangan jadikan hal itu sebagai alasan untuk kitaberceraiberai. Tapijustru jadikan perbedaan sebagai alatpemersatu kita sebagaibangsa Indonesia. "


Terima Kasih


Click to View FlipBook Version