MODUL Bahasa Indonesia
Kelas 5 Tema 1
Ide Pokok
Disusun Oleh
Nama : Bagus Nurcahyo
NPM : 1986206030
STKIP PGRI TRENGGALEK 2021
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur marilah kita panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan nikmat dan karunia-Nya sehingga kita masih tetap berada dalam
lindungan-Nya. Sholawat dan salam tetaplah kita curahkan kepada baginda Nabi
Muhammad SAW yang telah menunjukkan kepada kita jalan yang lurus berupa
ajaran agama Islam yang sempurna.
Modul ini disusun sebagai salah satu tugas matkul Pengembangan Bahasa
Indonesia PGSD 5 STKIP PGRI TRENGGALEK Tahun 2021.Penulis disini akhirnya
dapat merasa sangat bersyukur karena telah menyelesaikan Modul tentang Ide
Pokok. Dalam penyusunan modul ini, tidak lupa kami menyampaikan rasa terima
kasih kepada Ibu Wahyu Nurmalasari, M.Pd selaku dosen pembimbing mata
kuliah ini, terima kasih kepada kedua orang tua yang sudah memberikan
dukungannya, terima kasih untuk diri saya sendiri karena sudah bertahan sampai
saat ini, dan semua pihak yang telah memberikan kontribusinya dalam
pembuatan modul ini.
Penulis sangat berharap modul ini dapat memberi banyak manfaat bagi para
pembaca. Penulis juga sangat mengharapkan masukan, kritikan, serta saran yang
bersifat membangun agar makalah ini bisa menjadi lebih baik.
Trenggalek, 28 Desember 2021
BAGUS NURCAHYO
Mind Map Ide
Pokok
Ide Pokok Pengertian Kalimat Awal /Deduktif
Paragraf Pengembang
Akhir /
Kalimat Induktif
Utama
Campuran /
Cara Menentukan Ide Deduktif - Induktif
Pokok
Tengah /
Bacalah paragraf Interaktif
dengan seksama
Menyebar
Perhatikan
kalimat pertama
& kalimat
Tentukan kalimat
yang merupakan
kalimat utama
paragraf
Pokok pikiran
dirumuskan dari
kalimat utama
paragraf
1. Pengertian ide pokok
Ide pokok adalah ide utama atau inti pembahasan dari sebuah paragraf. Pokok
pikiran disebut juga gagasan utama, gagasan pokok, atau ide pokok. Pokok pikiran
sebuah paragraf terdapat pada kalimat utama.
2. Pengertian paragraf
Paragraf adalah sekumpulan kalimat dalam suatu teks atau karangan.
Paragraf mempunyai ide pokok (gagasan utama) yang dikemas dalam kalimat
topik. Setiap paragraf memiliki kalimat utama dan kalimat pengembang.
Kalimat utama adalah kalimat yang memuat pokok pikiran atau ide pokok
paragraf. Kalimat utama akan diuraikan oleh beberapa kalimat lain dalam
paragraf tersebut.
Kalimat pengembang adalah kalimat yang berfungsI untuk menguraikan,
menjelaskan dan merinci kalimat utama.
Letak kalimat utama pada paragraf dapat dibedakan menjadi 4 bagian yaitu
Paragraf deduktif (awal) : paragraf yang kalimat utamanya di awal
paragraf dan diikuti oleh kalimat-kalimat penjelas.
Contoh :
Tenaga kerja yang diperlukan dalam persaingan bebas adalah tenaga
kerja yang mempunyai etos kerja tinggi, yaitu tenaga yang pandai, terampil,
dan berkepribadian. Tenaga kerja yang pandai adalah tenaga kerja yang
mempunyai kemampuan akademis memadai sesuai dengan disiplin ilmu
tertentu. Terampil artinya mampu menerapkan kemampuan akademis yang
dimiliki disertai kemampuan pendukung yang sesuai untuk diterapkan agar
diperoleh hasil maksimal. Sementara itu, tenaga kerja yang
berkepribadian adalah tenaga kerja yang mempunyai sikap loyal, disiplin, dan
jujur.
Paragraf di atas termasuk paragraf deduktif karena kalimat topiknya terdapat
pada awal paragraf. Kalimat topik paragraf tersebut adalah tenaga kerja yang
diperlukan dalam persaingan bebas tenaga kerja adalah tenaga kerja yang
mempunyai etos kerja tinggi, yaitu tenaga yang pandai, terampil, dan
berkepribadian. Kalimat topik itu kemudian dikembangkan dengan kalimat-
kalimat penjelas. Kalimat-kalimat penjelas itu masingmasing menguraikan
butir-butir yang diperlukan untuk mempertegas informasi dalam kalimat topik
tentang etos kerja tinggi, yang meliputi kepandaian, keterampilan, dan
kepribadian tenaga kerja.
Paragraf induktif (akhir) : paragraf yang kalimat utamanya terletak pada
bagian akhir.
Contoh :
Salju yang turun dari langit memberikan hiasan yang indah untuk
bumi. Beberapa kota disulap dengan nuansa putih, menghasilkan
pemandangan cantik dan memikat bagi penikmat keindahan. Hawa
dinginnya semakin hari menggigit kawasan-kawasan yang beriklim
subtropis dan sedang ini. Inilah musim dingin yang terjadi di negeri
matahari terbit.
Paragraf diatas diawali dengan perincian yang berupa peristiwa-peristiwa
khusus. Peristiwa khusus itu berupa salju yang turun, keadaan kota yang
memutih karena salju, dan hawa dingin yang menyelimuti beberapa
wilayah di Jepang. Semua peristiwa khusus itu kemudian disimpulkan
bahwa itulah keadaan Jepang saat musim dingin. Tulisan dengan
pemaparan semacam itu dapat dikategorikan sebagai paragraf induktif,
suatu paragraf yang dimulai dengan hal khusus kemudian diakhiri dengan
pernyataan umum yang merupakan kalimat topiknya.
Paragraf deduktif-induktif (campuran) : paragraf yang kalimat
utamanya terletak pada bagian awal dan akhir paragraf.
Contoh :
Hasil penelitian mengungkapkan bahwa tingginya kolesterol
merupakan faktor risiko yang paling besar yang menyebabkan seseorang
terserang penyakti jantung koroner. Hampir 80% penderita jantung koroner
di Eropa disebabkan kadar kolesterol dalam tubuh yang tinggi. Bahkan, di
Amerika hampir 90% penderita jantung koroner disebabkan penderita
makan makanan yang berkadar kolesterol tinggi. Begitu juga di Asia,
sebagian besar penderita jantung koroner disebabkan oleh pola makan
yang banyak mengandung kolesterol. Dengan demikian, kolesterol
merupakan penyebab utama penyakit jantung koroner.
Gagasan utama atau kalimat utama paragraf tersebut adalah kolesterol
merupakan penyebab penyakit jantung koroner. Gagasan utama itu
kemudian diikuti oleh tiga kalimat penjelas. Ketiga kalimat penjelas itu
adalah (1) hampir 80% penderita jantung koroner di Eropa disebabkan
kadar kolesterol dalam tubuh yang tinggi; (2) di Amerika hampir 90%
penderita jantung koroner disebabkan penderita makan makanan yang
berkadar kolesterol tinggi; (3) di Asia sebagian besar penderita jantung
koreoner disebabkan oleh pola makan yang banyak mengandung
kolesterol. Ketiganya merupakan penjelas atau penegas bahwa kolesterol
menjadi penyebab utama penyakit jantung koroner
Paragraf ineratif (tengah) : paragraf yang kalimat utamanya terletak
di tengahtengah paragraf.
Contoh :
Gunung Sinabung di Sumatera Utara meletus. Belum reda letusan
Gunung Sinabung, Gunung Kelud di Jawa Timur juga meletus. Selain
gunung berapi yang meletus itu, banjir terjadi di beberapa daerah. Ibu
kota Jakarta, seperti tahuntahun sebelumnya, dilanda banjir. NTT yang
sering mengalami kekeringan juga dilanda banjir. Indonesia memang
sedang ditimpa banyak musibah dan bencana. Bencana-bencana
tersebut menelan korban, baik harta maupun jiwa. Padi di sawah-sawah
yang siap panen menjadi gagal panen. Sayur mayur yang banyak
ditanam dan dihasilkan di lereng-lereng gunung juga hancur sehingga
harga di pasar menjadi melambung.
Paragraf menyebar (menyebar) : Paragraf dengan pola semacam itu
tidak memiliki kalimat utama. Pikiran utamanya menyebar pada
seluruh paragraf atau tersirat pada kalimat-kalimatnya.
Contoh :
Matahari belum tinggi benar. Embun masih tampak berkilauan.
Warna bunga menjadi sangat indah diterpa sinar matahari. Tampak
kupu-kupu dengan berbagai warna terbang dari bunga yang satu ke
bunga yang lain. Angin pun semilir terasa menyejukkan hati.
Gagasan utama paragraf tersebut tidak terdapat pada kalimat
pertama, kedua, dan seterusnya. Untuk dapat memahami gagasan
utama paragraf itu, pembaca harus menyimpulkan isi paragraf itu.
Dengan memperhatikan setiap kalimat dalam paragraf itu, kita dapat
menyarikan isinya, yaitu gambaran suasana pada pagi hari yang
cerah. Inti sari itulah yang menjadi gagasan utamanya.
3. Cara menentukan ide pokok :
a) Bacalah paragraf dengan seksama.
b) Perhatikan kalimat pertama & kalimat terakhir.
c) Tentukan kalimat yang merupakan kalimat utama paragraf tersebut.
d) Pokok pikiran dirumuskan dari kalimat utama paragraf tersebut
Daftar Rujukan :
- Buku Pedoman Guru Tema : Kelas 5 Tema 1 (Buku
TematikTerpadu Kurikulum 2013, Jakarta:
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, 2016).
- Buku Siswa Tema : Kelas 5 Tema 1 (Buku Tematik
Terpadu Kurikulum 2013, Jakarta: Kementerian
Pendidikan dan Kebudayaan, 2016).