The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Antonius Mardani, 2021-12-20 22:55:31

KENAKALAN REMAJA

KENAKALAN REMAJA

Apakah kalian sudah pernah melakukan?

Tujuan Layanan 3. Siswa mampu mengetahui gejala dan
contoh prilaku kenakalan remaja.
1. Siswa mampu mejelaskan pengertian 4. Siswa mampu mengetahui cara
dari kenakalan remaja. mengatasi apabila terjeremus dalam
2. Siswa mampu menjelaskan penyebab kenakalan remaja
kenakalan remaja.

Menurut ahli sosiologi Kartono (2011 : 6), Kenakalan
Remaja atau dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah
juvenile delinquency merupakan gejala patologis sosial
pada remaja yang disebabkan oleh satu bentuk
pengabaian sosial. Akibatnya, mereka mengembangkan
bentuk perilaku yang menyimpang.

Menurut Sudarsono (2012) bahwa juvenile delinquence
sebagai kejahatan anak dapat diinterpretasikan
berdampak negatif secara psikologis terhadap anak yang
menjadi pelakunya, apalagi jika sebutan tersebut secara
langsung menjadi semacam trade-mark.

Dapat disimpulkan :
Merupakan prilaku remaja yang
menyimpang ditengah-tengah
masyarakat.

PENYEBAB

Dari Dalam Dari Luar

1. Kepribadian diri 1. Lingkungan Keluarga
2. Kondisi fisik 2. Lingkungan Masyarakat
3. Status peran Masyarakat 3. Kondisi Geografis
4. Kesenjangan Ekonomi
5. Perubahan Sosial Budaya

KENAKALAN REMAJA LARI DARI
TANGGUNGJAWAB
TIDAK DISUKAI
TEMAN SUKA
BERBOHOG
SUKA TERLALU
MENGELUH MENGINTIMIDASI
PHOBIA
BERLEBIHAN

CONTOH KENAKALAN REMAJA

BOLOS SEKOLAH TAWURAN KONSUMSI MINUMAN
BERALKOHOL

BALAP LIAR SEX BEBAS

https://docs.google.com/presentatio
n/d/1uSw7OYKGdNR2avnf19IK37
K4t1B-5lk7T95EV9yP-
Ng/edit#slide=id.p

PREFENTIF 01

Ciri umum remaja
Ciri khusus remaja
Kesulitan yang dialami

REPRESIF 02

Memberikan
sanksi/hukuman pada
remaja tersebut agar jera

REHABILITAS 03

Memberikan pendidikan
ulang untuk memperbaiki
akhlaknya

“Semua penaganan harus perlu
motivasi yang kuat serta

kerjasama yang baik dari orang
tua, pemerintah, lingkungan
masyarakat dan diri sendiri.”


Click to View FlipBook Version