The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Antonius Mardani, 2023-02-27 19:52:47

GEREJA BAGI PERKEMBANGANKU

GEREJA BAGI PERKEMBANGANKU

MATERI ➢ Selain makhluk sosial manusia adalah makhluk beriman = makhluk yang berelasi dengan Allah. ➢ Manusia adalah makhluk Rohani. Manusia tidak hanya terdiri atas jiwa dan raga, tetapi di dalam dirinya Allah hadir dalam RohNya yang Kudus. Berkat Roh itu pulalah, hidup manusia senantiasa terarah pada Allah, ia selalu mencari Allah, dan ingin hidup menurut kehendak Allah. Maka manusia disebut juga makhluk yang beriman. Iman pada dasarnya merupakan relasi manusia secara pribadi dengan Allah. Tetapi untuk mengembangkan hidup beriman, manusia tidak dapat sendiri. Ia perlu belajar dari orang lain yang sudah terlebih dahulu beriman, ia harus hidup bersama dengan jemaat yang lain dan ikut bertanggung jawab serta berpartisipasi dalam kehidupan jemaat yang lain. Mereka adalah jemaat beriman atau disebut juga gereja. ➢ Arti iman: (serapan bahasa arab) (Latin: Fides) fides menerjemahkan bahasa Yunani “pistis” dari kata kerja “pisteuein”. Samakah dengan arti “percaya”? percaya merupakan warisan dari dua bahasa yaitu Yunani dan latin. (Yunani: Pisteuo : mengandalkan). (Latin: credo dari kara credere: mempercayakan, menyerahkan, menaruh kepercayaan. Jadi “percaya” dan “iman” adalah sinonim. Yang membedakan adalah konteks penggunaannya. Kata “percaya” digunakan dalam konteks luas, sedangkan “iman” digunakan dalam konteks religious. ➢ Dalam konteks iman Gereja Katolik: iman berarti: JAWABAN manusia atas pewahyuan Allah atau Tanggapan manusia atas sapaan Allah Tanggapan atau jawaban itu terwujud dalam PENYERAHAN DIRI secara TOTAL kepada Allah. ➢ IMAN Kristiani secara jelas dirangkum atau tertuang dalam IMAN Para RASUl yang di sebut CREDO (doa AKU PERCAYA) ➢ Dari mana datangnya iman? IMAN datang dari PEWARTAAN, PEMBERITAAN. Pewartaan tentang apa? Tentang YESUS Kristus yang di IMANI. Jadi orang beriman (mengenal Allah) karena ada orang lain yang lebih dahulu beriman dan memberitakannya. Paulus Sendiri menegaskan pentingnya pewartaan ini dalam suratnya kepada jemaat di Roma (Rom. 10: 14-15) ➢ Iman memiliki 2 aspek 1. Aspek personal Aspek personal bersifat pribadi (individu) artinya iman adalah tanggunjawab pribadi. ftubungan antara Allah dan Manusia hanya diketahui oleh orang yang bersangkutan. ftanya orang yang bersangkutan yang mengetahui kedalaman imannya. ORANG LAIN TIDAK TAftU. 2. Aspek komunal Artinya : perkembangan iman seseorang juga ditentukan oleh kebersamaan dalam kebersamaan dengan orang lain. seseorang mengenal Allah itu karena orang lain. seseorang tahu caranya mengenal Allah karena dari orang lain. dalam kebersamaan itu pula manusia mampu menjalin relasi dengan Allah. Jika hubungan dengan orang lain baik maka baik pula hubungannya dengan Allah. Kebersamaan dengan orang lain mengandaikan adanya


komunikasi, kalau orang berkomunikasi mengandaikan adanya sharing, dalam sharing orang bisa saling mengembangkan diri. ➢ Baptis membuat seseorang dilantik menjadi anggota komunitas GEREJA. ➢ Gereja adalah persekutuan orang-orang yang beriman pada Yesus Kristus (persekutuan semua orang yang dibaptis). ➢ Sebagai orang yang dilantik menjadi anggota komunitas Gereja, orang yang telah dibaptis dipanggil untuk ikut bertanggungjawab dan terlibat aktif dalam kegiatan Gereja. ftal ini juga di tulis dalam KATEKISMUS Gereja Katolik artikel 2030 Isinya: a. Orang yang dibaptis menjalankan perutusannya di dalam Gereja b. Orang yang dibaptis menerima Sabda Allah dari Gereja. Katekismus Gereja Katolik Artikel 2030 Orang yang dibaptis menjalankan perutusannya di dalam Gereja, persekutuan semua orang yang dibaptis. Dari Gereja ia menerima Sabda Allah, yang mencakup petunjuk-petunjuk “hukum Kristus” (Gal 6:2). Dari Gereja ia menerima rahmat Sakramen-sakramen, yang menguatkannya di “jalan”. Gereja memberi kepadanya contoh kekudusan. Di dalam Perawan Maria tersuci ia melihat bentuk dan sumber kekudusan ini; ia melihatnya dalam kesaksianmurni dari mereka yang menghidupinya; ia menemukannya dalam tradisi rohani dan dalam sejarah panjang para kudus, yang mendahuluinya dan yang hari peringatannya sekarang dirayakan dalam liturgi. ➢ Bagaimana caranya terlibat AKTIF? → ya Ikut Kegiatan Gereja! Apa kegiatannya? 1. Menjadi lektor/lektris (pembaca Kitab Suci) 2. Menjadi pemazmur 3. Ikut kegiatan PIR (pengdampingan Iman Remaja), RemaKa, ReKat, Kelompok Anthiokhia, atau Kelompok LEGIO MARIA 4. Ikut menjadi anggota PPA (Putra-putri Altar) atau Misdinar 5. Ikut doa persekutuan di Lingkungan, Doa Rosario Lingkungan, Pendalaman Kitab Suci dll. ➢ Sesungguhnya sejak seseorang dibaptis, ia menjadi anggota komunitas Gereja yang dipanggil untuk ikut bertanggung jawab dan terlibat aktif dalam kegiatan Gereja. Sebab iman di satu pihak berdimensi pribadi, tetapi juga berdimensi komunal. Iman pertama-tama relasi pribadi seseorang dengan Tuhan yang perlu ditampakkan dalam kebersamaan. Orang beriman dapat memberi banyak hal demi kemajuan Gereja, dan sebaliknya Gereja menyediakan berbagai macam pelayanan agar kehidupan orang beriman semakin berkembang menuju kesempurnaannya, baik melalui keteladanan tokoh-tokohnya maupun melalui kegiatan-kegiatannya. ➢ Demikian pula GEREJA sebagai lembaga menyediakan berbagai macam pelayanan bagi para anggotanya agar orang beriman berkembang menuju kesempurnaan. LITURGIA (menguduskan) : Tugas Gereja menguduskan DIAKONIA (pelayanan) : Tugas Gereja melayani


KERYGMA (pewartaan) : Tugas Gereja mewartakan KOINONIA (membina persekutuan) : Tugas Gereja membina persekutuan MARTYRIA (Kesaksian) : Tugas Gereja memberi kesaksian iman Rom. 10: 14-15 14Tetapi bagaimana mereka dapat berseru kepada-Nya, jika mereka tidak percaya kepada Dia? Bagaimana mereka dapat percaya kepada Dia, jika mereka tidak mendengar tentang Dia. Bagaimana mereka mendengar tentang Dia, jika tidak ada yang memberitakan-Nya? 15Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!" Rom 1: 12-17 12yaitu, supaya aku ada di antara kamu dan turut terhibur oleh iman kita bersama, baik oleh imanmu maupun oleh imanku.13 Saudara-saudara, aku mau, supaya kamu mengetahui, bahwa aku telah sering berniat untuk datang kepadamu -- tetapi hingga kini selalu aku terhalang -- agar di tengah-tengahmu aku menemukan buah, seperti juga di tengah-tengah bangsa bukan Yahudi yang lain.14Aku berhutang baik kepada orang Yunani, maupun kepada orang bukan Yunani, baik kepada orang terpelajar, maupun kepada orang tidak terpelajar. 15Itulah sebabnya aku ingin untuk memberitakan Injil kepada kamu juga yang diam di Roma. 16Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.17Sebab di dalamnya nyata kebenaran Allah, yang bertolak dari iman dan memimpin kepada iman, seperti ada tertulis: "Orang benar akan hidup oleh iman." Dua gagasan penting yang ingin didalami bersama dalam pelajaran ini. Pertama, menekankan bahwa seseorang dapat berkembang imannya melalui keterlibatan dalam pelayanan Gereja; Kedua, ia akan berkembang bila belajar meneladan dari tokohtokoh yang menunjukkan sikap dan komitment iman yang baik. Kedua gagasan itu diolah dengan mengolah contoh pengalaman remaja yang terlibat dalam kegiatan Gerejani, serta sikap dan pernyataan Gereja sendiri yang senantiasa melayani umat-Nya melalui berbagai bentuk pelayanannya. Rasul Paulus dalam suratnya kepada Umat di Roma memberi penegasan tentang peranan orang-orang beriman yang lebih dahulu bergabung dalam Gereja. Melalui kesaksian hidup dan iman mereka itulah iman Gereja akan Yesus Kristus dan pelayanannya diteruskan dari generasi ke generasi, sehingga manusia yang lahir di kemudian hari dapat mengenal Yesus Kristus yang adalah Jalan, Kebenaran dan Kehidupan. • Atas jasanya itu, kita tidak dapat melupakan begitu saja. Kita dapat mendoakan mereka. Tetapi terutama kita dapat meneladan hidup mereka dalah kehidupan kita sehari-hari B. Kutipan Kitab Suci C. Refleksi


• Dari Gereja kita memperoleh. - Sabda Allah yang mencakup “hukum-hukum Kristus” - Rahmat sakramen - Teladan kekudusan


Click to View FlipBook Version