The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini berisi kumpulan cerita pendek karya peserta didik kelas IX-F SMP PGRI 1 Buduran dalam rangka implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by gilangilhammahendra, 2023-01-01 07:32:40

BUKU CERPEN KELAS 9F

Buku ini berisi kumpulan cerita pendek karya peserta didik kelas IX-F SMP PGRI 1 Buduran dalam rangka implementasi pembelajaran Bahasa Indonesia

“Iya, Nara. Kamu juga semangat ya! Jangan gugup, tetep fokus, oke?” “Hahaha, kamu
tuh yang gugup, bibir kamu sampe pucat tau” kata Nara diakhiri tawa.

Mendengar jawaban Nara, Sean pun hanya bisa tertawa kikuk. Ini adalah olimpiade
pertama untuk Sean, Ia banyak merasa gugup dan senang sekaligus, Ia tidak percaya bahwa
dirinya bisa sampai di sini bersama Nara. Dream come true, Sean mewujudkan impiannya untuk
mengikuti olimpiade bersama Nara. Walaupun di awal Sean mendapatkan banyak kegugupan
menyelimuti dirinya, akhirnya Sean pun bisa mengendalikan dirinya untuk menghilangkan rasa
gugup dan tetap fokus mengikuti olimpiade itu.

Harus Nara akui Sean cukup keren, walaupun ini pertama kali untuk dirinya, Sean bisa
mengikuti olimpiade dengan cukup baik. Sean banyak membantu Nara saat dirinya kebingungan
tadi. Olimpiade matematika pun berjalan dengan lancar, Sean dan Nara terlihat sangat senang
dan gugup sekaligus, dia merasa sangat senang saat ini.
“Kita berhasil, Sean! Kamu hebat banget, makasih Sean, kamu bener-bener hebat!!!!” ucap Nara
kegirangan memeluk Sean yang gugup.

“Makasih, Nara. Kamu lebih hebat lagi.” jawab Sean dengan senyuman yang lebar sambil
membalas pelukan Nara.

“Impian kamu tercapai ya, Sean? Selamat.”
Sean tidak mengerti apa yang dimaksud Nara “Maksudnya?”

Nara melepaskan pelukan, tetapi senyuman di wajah cantiknya tetap terpancar cerah,
“Ikut olimpiade bareng aku salah satu impian kamu kan?” tanya Nara.

Sean masih bingung dengan ucapan Nara, “Aku gak sengaja liat buku kamu waktu belajar
bareng, di situ kamu nulis kalau impian kamu ikut olimpiade bareng aku, iya kan?”

“Kamu keren bisa wujudin mimpi kamu, selamat yaa. Minggu depan kita ketemu lagi
buat liat pengumuman olimpiade ini.”

Setelah mengatakan itu, Nara pun pergi dengan lambaian tangan kepada Sean yang masih
bingung. Ternyata selama ini Nara mengetahui bahwa Sean mengagumi dirinya, hal ini membuat
Sean tambah senang, tetapi Ia juga merasa malu sekaligus. Benar kata Nara, impian Sean
sudah terwujud, dia sudah berusaha sangat keras untuk sampai sini, ‘terima kasih Sean untuk
semua kerja keras Kamu selama ini’ ucap Sean dalam hati.

46

TOKO ROTI

Karya

Nouval Pratama Ardiansyah

Hujan turun dengan derasnya. Ditemani suara klakson yang membuat pening kepala. Ia terjang
genangan air itu. Tanpa peduli celana bahkan kemeja putihnya yang kian lama berwarna lusuh.

Ia menangis bersama hujan. Air matanya mengalir deras, bersatu dengan hujan. Alana, yang saat
ini tak peduli akan apa yang ada di hadapannya. Asalkan ia bisa bernafas tenang di tempat teduh.
Tanpa memikirkan apapun bahkan siapa pun saat itu. Ia hanya ingin sendiri.

Alana melambatkan langkah kakinya. Melihat sekeliling, dan memutuskan untuk duduk
mengistirahatkan raganya di depan ruko mungil, yang dahulu ialah rumah kecilnya. Walau kecil,
banyak kenangan yang tersimpan di dalamnya.

Ia pejamkan matanya perlahan. Berusaha menerima apa yang baru saja terjadi.

Namun, pejaman matanya malah membuat bayang kejadian itu menghampirinya. Secara tiba-
tiba, tanpa aba-aba. Ia belum siap akan hal itu.

Reka adegan, berdesak-desak melihat papan tulis besar. Mencari nama demi nama. Dalam urutan
lolos tidaknya disana. Alena mencari namanya dengan saksama. “Alana Salsabila”
“Ayolah, masa dari 120 orang yang lolos ga ada namaku?” Gumamnya kecewa bertanya-tanya.

Ia menerobos orang-orang di hadapannya. Tak peduli apa yang orang kan pikir, yang penting
ia tahu bahwa ia lolos hari ini. Bergerak dari tepi kanan hingga tepi kiri. Meloncat-loncat berulang
kali. Tetapi, hasilnya nihil. Tak ada namanya di sana. Tidak tercantum di sana. Kakinya lemas
setengah mati. Raganya hancur, apalagi mentalnya. Persiapan yang ia lakukan mati-matian
selama setahun ini terasa sia-sia.

Percuma. Ia tak bisa menggerakkan kakinya, tenaganya terkuras habis. Apalagi hanya untuk
menangis. Diam mematung di tepi lorong itu. Kedua tangannya menutup telinganya rapat-rapat.
Ia tak mau dengar apa kata orang hari ini. Biarkan aku sendiri, katanya.
Alana membuka matanya perlahan. Berusaha menerima realita. “Bisa, bisa kok pakai jalur
mandiri!” ujarnya menguatkan diri. Yang tanpa sadar, air matanya menetes perlahan membasahi
pipinya. Sedikit demi sedikit. Ia mendongakkan kepalanya perlahan. Terlihat toko roti yang
teramat mahsyur di depannya. Toko itu hadir saat dirinya masih balita. Dan, terlihat masih kokoh
di sana. Alana menunjuk dirinya sendiri, seolah berkata, “Toko seumuran ku saja bisa kok berdiri
kokoh, masa aku ngga?”

47

Terlihat dua bocah yang berlarian di tengah derasnya hujan. Membawa uang 20-ribuan di
genggaman tangannya. Alana memperlihatkan bocah-bocah itu seksama. Serasa melihat dirinya
di umur Sembilan.
“Ayo bu! Cepat!” Alana kecil membuka pintu toko itu heboh. Membunyikan lonceng di atasnya.

“Alana!” Sapa Bu Dina. Beliaulah pemilik toko ini. Baik, ramah dan manis. Tak ada satupun
makhluk yang dapat menandingi senyum manisnya itu, bahkan ibuku sendiri sekalipun.

Alana berlari kencang, melewati orang-orang di hadapannya yang berjejer rapi. Kanan kiri ia
lewati. Meluncur sana dan sini. Tak peduli apa dan siapa saja yang ada di depannya.

Ia melihat sekeliling. Berbagai roti berjejer rapi. Puluhan, ratusan bahkan ribuan roti. “Bu
Dina enak ya, jadi tukang roti! Bisa makan roti terus!” Ungkapnya sedikit ketus.
Bu Dina terkejut dengan ungkapan mendadak Alana. Ia tertawa mengiyakan ucapannya. “Ya ga
enak-enak juga, Alana.” Bu Dina merunduk sedikit, menyamakan posisinya dengan tinggi tubuh
Alana.
“Lha Alana mau jadi apa nanti kalau gede?” Tanyanya. Alana menyilangkan tangannya serambi
berpikir.
“Em, ibu pengennya Alana jadi dokter!” Ujarnya lantang. ”Tapi Alana merasa jadi dokter itu ga
enak. Ketemu orang setiap hari, belum kalau pasiennya cerewet. Harus ngeliat darah, hiyek!”
“Belum katanya belajarnya lama banget, biayanya juga mahal.”
“Mending jadi tukang roti saja kaya Bu Dina!”
“Alana, ga boleh gitu,” Ucap Bu Dina.
“Dulu Bu Dina pengennya jadi arsitek. Tapi apa daya, orang tua ga punya uang. Sekolah pun
bukan sekolah yang bagus kaya Alana”
“Pas tau Bu Dina harus jualan roti kayak gini, Bu Dina sedih banget. Temen-temen Bu Tama
pada sukses punya mobil, motor lengkap rumahnya juga besar. Tapi, Bu Dina harus jualan kaya
gini biar bisa sama kayak mereka. Malu, sedih, apalagi kecewa,”
“Tapi Bu Dina lama-lama terima juga. Mau sesukses apapun, orang-orang juga butuh tukang roti
kan? Sekarang mah kalo temannya Bu Dina butuh roti, pasti pesennya ke Bu Dina.”

Bu Dina tersenyum lebar mengakhiri pernyataannya. Ia mengelus pipi Alana perlahan. “Yang
penting kamunya jangan nyerah! Kalau pengen jadi sesuatu gitu, tekuni aja. Tapi kalau emang
gagal, jalani saja. Jangan sedih terus.”

48

Alana yang terhipnotis dengan mantra ajaib Bu Dina hanya bisa menganggukan kepalanya tanda
setuju.
“Pengen jadi dokter kan?” Tanya Bu Dina singkat.
“Pengen!” Jawab Alana lantang
“Yaudah, nanti jadi dokter ya. Biar bisa ngobatin diabetesnya Bu Dina nih, hahaha,” Katanya.
Beliau tertawa lepas menyelingi ucapannya.
Bu Dina menunjukkan jari kelingkingnya perlahan, “Janji?”
“Janji!”

Jarum jam berdenting kencang. Menyadarkan Alana yang terlelap di dalamnya. Bunga
membuka matanya perlahan, kembali pada realita. Tatapannya masih terpaku pada toko roti yang
ia sebut-sebut, “Toko Roti” itu. Teringat pada sosok Bu Dina. Tersenyum, namun air matanya
mengalir deras. Tangan kanannya mengusap pipinya lembut, perlahan saja.
“Maafin aku Bu Dina. Kayaknya aku gabisa nepatin janjiku ini.

49

RUMAHKU MENJADI BERSIH LAGI

Karya

Rafael Arifda Nur. A

Halaman rumah saya menjadi bersih lagi, dan menjadi bersih lagi dan penghijauan pepohonan
semula menjadi bersih kembali.
Membersihkan rumah memang sangat bikin lelah karena hal ini penting dilakukan agar kesehatan
kita atau keluarga dan akan tetap terjaga biar hidup menjadi tenang.
Halaman rumahku sudah saya bersihkan ke seluruh sekitar halamanku dengan membersihkan
bersama sama. Biar halamanku bersih kembali dalam tetap akan terlihat dari bersih atau
penghijauan dan dalam selokan belakang rumah akan sudah saya bersihkan dalam membersihkan
bersama sama.
Dan selokan sudah menjadi bersih dan terlihat menjadi bersih ataupun sampah yang lagi
menumpuk dalam ke selokan atau bikin macet dan sampah menjadi kotor lagi dalam selokannya.
Dan warga sekitar pun bergotong royong dalam membersihkan selokan dalam bersama sama
dengan membersihkan selokan yang sudah kotor dalam dengan permasalahan sampah dengan
bikin selokan air atau sampah macet dalam selokan air selokan bikin kotor lagi.

Hal ini dengan sebagai itu warga sekitar mengecat dinding dalam dengan untuk membangun
balai RT untuk per hari Sabtu untuk menjaga di dalam balai RT dengan warga sekitar.
Dengan sebagai itu tembok balai RT di hias dengan selebih bagus dengan mengecat tembok balai
RT di cat selebihnya biar bagus.
Sebagai itu dalam halaman lingkungan warga sekitar untuk dalam bergotong royong dalam
warga sekitar untuk membersihkan warga sekitar untuk membersihkan halaman lingkungan
dalam membersihkan dalam halaman lingkungan.
Dalam lingkungan kami dengan yang sudah bersih dalam kembali penghijauan dalam kembali
pepohonan atau yang sudah pohon yang sudah tumbuh besar, warga sekitar pun menebang pohon
yang sudah pohon tumbuh besar.
Warga sekitar pun menyiarkan di balai RT dalam untuk bergotong royong untuk dengan warga
pun untuk melakukan kegiatannya dalam warga sekitar untuk dalam warga sekitar bergotong
royong.

50

Bergotong royong memang bikin lelah dalam untuk membersihkan masjid di kampung Ndayu
untuk membongkar dalam untuk membangun yang lebih bagus dan indah dalam untuk mengecat
atau di kasih keramik dalam untuk biar lebih bagus.
Dan Masjid pun untuk berlebih dalam membangun atau kerja samanya dalam warga sekitar untuk
dengan dalam mengeramik Masjid atau dalam bekerja sama nya.
Dengan warga sekitar dalam bergotong royong dengan menanam di pinggiran halaman dengan
biar lebih bagus dengan warga sekitar dalam kehalalan untuk menanam biar terlihat dari
penghijauan dengan warga sekitar.

51

DUA ZAMAN

Karya

Renanda Aprilia Anjani

Di era kuno terdapat putri duyung yang bernama Ratu. Saat sore menjelang malam
sekelompok anak-anak bermain di tepi pantai tapi lama-kelamaan mereka mulai berenang di
pantai akan tetapi anak laki-laki yang bernama Bama tidak ikut berenang seperti 5 orang
temannya. 5 orang temannya pun meneriaki Bama “Dasar pengecut, liat kami saja berani” sambil
tertawa mengolok-olok Bama.

Bama yang merasa tertantang pun berjalan perlahan menuju teman-temannya, sambil berucap
lirih “aku harus buktikan bahwa aku tidak pengecut” walaupun ia menyadari bahwa dirinya tidak
bisa berenang.

Tak lama Bama pun tenggelam, temannya yang panik pun berusaha keluar dari pantai untuk
meminta pertolongan warga sekitar. Saat tenggelam Bama ditolong oleh seorang putri duyung,
nama putri duyung itu Ratu.

Sebelum Bama kehilangan kesadaran akibat kehabisan oksigen dan terlalu banyak meminum
air ia melihat yang menyelamatkan nya adalah seorang putri duyung, setelah itu Ratu membawa
Bama naik ke permukaan dan diberikan pertolongan agar Bama sadar kembali. Ratu melihat
kondisi Bama sudah baik-baik saja pun meninggalkannya, di keesokan harinya Bama ditemukan
warga sekitar dan diantarkan pulang ke rumahnya.

Bama yang sekarang ini sudah bersahabat dengan putri duyung itu hampir setiap hari Bama
bermain bersama, tak disadari keduanya muncul benih-benih cinta, akan tetapi putri duyung
hanya bisa ke daratan saat sudah dewasa. Ratu yang menyadari bahwa ia dengan Bama tidak akan
bisa bersama memutuskan untuk pergi.

Di era kuno itu pernikahan di bawah umur masih banyak dilakukan dan itu terjadi pada Bama
yang saat itu dinikahkan oleh pilihan orang tuanya walaupun dalam hati kecilnya ia mencintai
Ratu. Dimalam setelah pernikahan Bama meninggalkan istrinya sendirian dan ia berkuda menuju
laut yang biasanya ia dengan Ratu sering menghabiskan waktu bersama.
Sesudah sampai dilaut ia berteriak “Ratu ... Ratu di mana kamu, aku di sini, aku hanya
mencintaimu, kamu cinta pertamaku” sambil menuju ke tengah laut untuk menenggelamkan diri,
ia mengetahui putri duyung akan menyelamatkan orang yang tenggelam.

Ratu menyelamatkan Bama tetapi ia juga menghapus ingatan Bama tentang dirinya seolah-olah
Ratu tidak pernah hadir dalam kehidupannya.

52

21 tahun kemudian tepat pada tahun 1586 terdapat badai besar yang mengakibatkan putri
duyung terdampar, seorang warga yang mengetahui adanya putri duyung berteriak “Woyy... Ada
putri duyung, ayo cepat tangkap!!” warga yang mendengar berbondong-bondong untuk
menangkap putri duyung itu.

Adanya keributan di antara warga karena saling berebut ingin memiliki putri duyung itu untuk
diambil mutiara nya. Bama kepala desa yang baru mendatangi untuk mengetahui apa yang
diributkan warganya, setelah mengetahui Bama selaku kepala desa memutuskan untuk
melepaskan putri duyung itu, tanpa ia sadari putri duyung itu adalah Ratu cinta pertama nya.

Bama berjanji kepada Ratu bahwa mereka akan bertemu kembali saat salju pertama turun.
Ratu yang naik ke daratan untuk menemui Bama, usahanya tak mudah ia diculik oleh orang yang
menginginkan dirinya karena ingin mutiara dari air matanya. Walaupun sedikit terlambat Bama
menyelamatkan Ratu, setelah itu Bama menceritakan mimpinya kepada Ratu bahwa mereka akan
bereinkarnasi dan bertemu kembali.

Maju ke depan di era modern pada tahun 2022. Bama bereinkarnasi menjadi Brian seorang penipu
elit yang sedang berlibur ke Spanyol, dilaut Mediterania terdapat badai yang menyebabkan putri
duyung terhempas ke daratan. Putri duyung itu reinkarnasi Ratu yang sekarang ini namanya Raya.

Raya memasuki vila yang Brian tempati dekat laut. Brian yang mengira Raya adalah pencuri
menelfon polisi dan menangkap Raya akan tetapi Brian tertarik dengan gelang kuno milik Raya,
yang pada akhirnya Brian menjemput Raya dan mengambil gelang kuno nya.

Yang pada awalnya Brian ingin meninggalkan Raya sendirian melihat tatapan polos nya, ia
memutuskan mengajak Raya tinggal bersama.

Saat Brian dan Raya berjalan-jalan ada gangster yang mengejar mereka, gangster itu mengejar
karena Brian telah menipu seseorang dan gangster itu adalah orang suruhan yang telah ditipu oleh
Brian.

Setelah berlari-larian mereka terpojok gangster pun berkata “ha ha ha.. akhirnya sekarang
kalian terpojok, lihat di belakang kalian itu laut. Sekarang mau ke mana hah?” dengan nada
mengejek.

Raya berkata “siap dalam hitungan ketiga, melompatlah”. Brian menyahuti “apa kamu gila?,
tidak lihat ombak yang ganas itu?”.

“Diam!!, ikut saja” kata Raya.

Setelah melompat Brian melihat ekor milik Raya. Raya pun menghapus ingatan dengan mencium
bibir Brian, akhirnya Brian selamat dan kembali Indonesia.

Waktu berlalu Brian sekarang sudah akrab dengan Raya bahkan mereka menepati satu rumah
yang sama dikarenakan Brian kasihan melihat Raya yang tidak miliki rumah.

53

Kemudian Raya bertemu dengan putri duyung yang lain, sebangsa duyung bisa berkomunikasi
lewat pikiran jadi bisa tanpa suara.
Teman duyung nya memberitahu “saat duyung terlalu lama di daratan jantungnya bisa berhenti
berdenyut” Ujarnya.
“Apakah ada hal yang bisa kulakukan?” tanya Raya, dan temannya berkata “ada, yaitu orang
yang kamu cinta mempunyai perasaan yang sama kepadamu”.

Chiya teman Brian menunjukkan sebuah peninggalan era kuno sekitar tahun 1586, di peninggalan
tersebut ada keanehan pakaiannya seperti di era modern. Di sini Brian semakin penasaran dengan
Bama dan mempelajari sejarahnya lebih detail lagi.

Brian diincar oleh pembunuh yang disuruh oleh ibu tirinya, ia hampir dibunuh tetapi ia berhasil
melarikan diri dan menemui Raya. Kemudian ia pingsan saat itulah Bama masuk ke dalam mimpi
Brian bahwa kejadian di masa lampau akan terulang kembali dan Bama berpesan ia atau Brian
harus melindungi Raya.

Ini kali kedua Brian menemui psikiater untuk melihat akhir dari mimpinya, di dalam
mimpinya Ratu terjebak dan Bama terjun ke laut untuk menyelamatkan, hal buruk terjadi tombak
menusuk Bama yang mencoba melindungi Ratu dan Ratu mendorong tombak yang ada ditubuh
Bama agar menembus dirinya juga.

Cakra satu tim penipu dengan Brian berkhianat berkerjasama dengan ibu tiri dan adik tirinya,
akan tetapi itu semua rencana Brian dan Cakra pun tidak berkhianat. Ibu dan adik tirinya
ditangkap polisi, tidak diduga-duga adik tiri Brian menembak ke arah Brian tapi Raya
melindungi, akhirnya Raya dilarikan ke RS terdekat.

Raya yang merasa harus kembali ke laut untuk memulihkan diri, ia tidak tahu butuh waktu berapa
lama jadi ingatan orang-orang yang mengenalnya dihapus. 3 tahun kemudian Brian bekerja
sebagai pengacara hebat pada saat itu juga Raya kembali menemui Brian yang pura-pura tidak
mengenali Raya.
Brian menghampiri Raya sambil berkaca-kaca “aku masih ingat padamu walaupun ingatanku
sudah kamu hapus” ujar Brian.
Terharu Raya “hatiku rasanya sangat bahagia” ujar Raya.

Seminggu kemudian......

Brian dan Raya menikah dan tinggal dekat dengan laut, mereka tampak sangat bahagia.

54

POLISI TANPA PAMRIH

Karya

Rasya Chaillo Efendi

Kebaikan seorang anak yang kehilangan uang dan dia sedang mencari uang itu dan ada anak
yang menemukan uang itu dan mencari siapa pemilik uang itu.
Dan anak itu menanyakan pada orang orang-orang sekitar “Permisi apakah ada yang kehilangan
uang?” Ujar anak yang menemukan uang.
“Tidak, tidak ada yang kehilangan uang” jawab orang-orang sekitar.

Dan uang yang ditemukan diserahkan ke kantor polisi terdekat agar orang yang kehilangan bisa
mengambilnya kembali, setelah itu uang diambil kembali saat orang yang kehilangan mencari di
kantor polisi.

Seorang yang baru saja tiba di parkiran itu ia tampak tergesa-gesa keluar dari mobilnya, tanpa
di sadarinya kunci mobil miliknya tertinggal ia juga lupa tidak menutup cendela dibagian sopir.
Yang mengakibatkan ada pencuri mengintai mobil milik nya, tidak usah menunggu waktu lama
pencuri yang sudah memastikan kondisi aman. Si pencuri mengambil kunci melalui jendela dan
membuka mobil dan langsung tancap gas pergi meninggalkan tempat parkir.
10 menit kemudian, si pemilik kebingungan mencari kuncinya lalu ia bergumam “waduh.. kunci
mobil ku ngga ada disaku, haduh gimana ini?” dan ia bergegas menuju mobilnya yang terparkir
di basement sambil keringat bercucuran keluar dari tubuhnya.

Setiba di tempat parkir mobilnya sudah tidak terparkir di tempatnya lagi dengan panik ia
menelfon polisi “Halo p-pakk... M-mobil .. mobil saya menghilang dari basement” dengan nada
suara yang gemetar.
“Harap tenang pak, sekarang posisi bapak di mana?, agar kami bisa segera tiba” ujar pak polisi.
“Jln. Veteran No. 46, Mawar, Kota Jakarta di gedung Gama Tower” jawabnya.

15 menit kemudian polisi tiba di lokasi yang sudah disampaikan, polisi sigap langsung menuju
ke ruang CCTV dan melihat ciri-ciri pelaku yang tertangkap kamera cctv. Dan menyebar ciri-ciri
pelaku dan mobil ke polisi lain yang ikut dalam pencarian mobil hilang tersebut.

Setelah pencarian selama seminggu lamanya mobil yang hilang itu diketemukan di daerah
pedesaan yang posisinya lumayan jauh dari tempat dicurinya. Pencurinya di bawa ke kantor polisi
dan akhirnya di masukan ke dalam sel dan pihak kantor polisi mengabari pemilik agar datang ke

55

kantor polisi agar pihak dari kepolisian bisa menindak lanjuti kejadian ini. Dan pada akhirnya
pencuri diberikan hukuman penjara 10 tahun.

Dan dari sini kita bisa belajar bahwa menjalankan kebaikan itu sangat bagus dan kita tidak
rugi melakukan hal baik, dan orang baik itu pasti ada. Dari sini kita belajar bahwa harus berbuat
baik di mana pun dan kapan pun kita berada, dan berbuat baik kepada sesama supaya orang-orang
juga bisa menolong orang lain yang sedang kesusahan dan membantunya untuk mencari. orang
yang berbuat baik akan dapat pahala dan berbuat baik itu harus, disini saya akhiri
wassalamualikum wr. wb.

56

LOVE IN OCTOBER

Karya

Salwa Refa Chika Rafila

Dua tahun yang lalu saat aku masih duduk di bangku kelas 7 SMP. Saat hari pertama sekolah
aku tidak mengenal siapa pun, aku hanya berdiam diri dan bermain Hp, rasa ingin berkenalan
dengan teman-teman baru muncul tetapi rasa canggung pun juga muncul. Setelah 1 jam berlalu
tiba-tiba seorang laki-laki datang menemui ku. Dia bilang

“haii boleh kenalan?”

Aku pun tanggap dengan nya aku jawab

“iya boleh”

Akhirnya kita berteman dan aku mempunyai teman baru, kita bercanda saling tukar cerita.
Setelah 3 bulanan kita berteman tiba-tiba rasa nyaman pun muncul, aku selalu cemburu melihat
dia bercanda dengan yang lain. Pada akhirnya dia peka kepadaku akhirnya kita menjalani
hubungan tepatnya di tanggal 02/10/2020. Saat hubungan kita berjalan 1 tahun setengah
hubungan kita menjadi tidak baik-baik saja pihak ketiga mulai muncul rasa khawatir pun juga
muncul padaku akhirnya kita SATRU sekitar 3 bulan. Hubungan pun masih berjalan tapi tidak
seperti dulu lagi. Aku dan dia lebih sering bertengkar dan saat hubungan berjalan dua tahun
hubungan kita agak membaik tetapi pihak ketiga pun muncul lagi. Dua minggu setelah kita
SATRU lagi dia mengajak ku keluar. Kita jalan-jalan keliling kota Surabaya dan menikmati
suasana malam Surabaya yang indah, kita jalan-jalan cari makan, setelah mencari makan, kita
pulang. Kenangan itu masih teringat jelas setelah berjalan 2 tahun setengah dia tidak pernah
mengabari ku lagi, aku curiga dan aku mencari tau tentang dia lebih jelas ternyata dugaan ku
benar ada pihak ketiga lagi. Dan ternyata pihak ketiganya teman ku sendiri setengah kaget dan
rasa kecewa melanda aku pun memutuskan untuk bertemu teman ku untuk mencari lebih jelas
seberapa lama dia berhubungan dengan pasangan ku. Rasa emosi pun muncul akhirnya aku
meminta putus dengan nya dan rasa trauma dan kecewa pun muncul sejak saat itu aku sadar
bahwa,

JANGAN PERNAH MENCINTAI SESEORANG KARNA SIKAP AWAL YANG TERLALU
MANIS

KARNA KITA TIDAK TAU UJUNG AKHIR NYA SEPERTI APA.

Dan pada akhirnya kita bertemu lagi di tempat yang sama tetapi tidak, dengan rasa yang sama
kita saling tatap menatap empat mata bertemu, rasa ingin menyapa pun ada. Tetapi aku canggung
untuk menyapa dirinya lebih dulu. Akhirnya aku pergi dari keramaian itu dan aku, berharap dia

57

datang kembali sebagai teman baik ku. Walaupun Itu sangat tidak meyakinkan karna sikap nya
yang seperti es batu membuat ku menjadi canggung, untuk mendekati DIA. Tidak lama sekitar
Dua bulan kita bertemu lagi di suatu tempat. Tidak ada angin tidak ada hujan dia menyapaku
dengan sebutan DEK aku pun terkaget dengan sikap nya, yang tiba-tiba mencair tidak seperti es
batu lagi. Akhirnya aku juga menyapa nya balik

“iya mas”
Dia menghampiri ku dan dia, menanyakan kabar ku sekarang. Akhirnya kita disana saling

tukar topik dan kita pun saling tukar nomor Whatsapp, dan kita pun menjadi teman lagi aku
senang akhirnya kita bisa menjadi teman baik lagi. Tetapi tidak berjala lama waktu berjalan tiga
bulan kita bertengkar lagi, karna dia memfitnah aku, aku pun marah padanya kita bertengkar dan
saling berkata kasar aku pun tidak menyangka bahwa dia punya sifat seperti itu. Aku berharap
aku tidak menemukan teman seperti itu lagi, rasa kecewa berat pun ada padaku akhirnya kita
tidak, berhubungan lagi. Dan aku pun harus pandai-pandai memilah teman agar tidak terjadi hal
itu lagi. Walaupun dia baik di masa lalu belum tentu dia selalu baik di suatu saat nanti karna aku
tau bahwa perasaan orang bisa berubah-rubah kapan saja dan di mana saja. Begitulah kehidupan
juga seperti roda ia berputar terkadang, di bawah terkadang di atas kita harus bisa berpikir baik
dan kita harus bisa memilah-milah teman. Tidak semua teman membawa keberuntungan bisa jadi
ia membawa keburukan pada diri kita. Maka dari situ aku sekarang paham siklus pertemanan dan
percintaan yang awal nya manis dan tetapi ujung-ujung nya pahit. Seperti kita memberikan dia,
teh manis yang hangat dan manis tetapi dia memberi mu secangkir kopi hitam yang pahit. Sayang
boleh, cinta boleh, mengagumi nya boleh, tapi jangan sampai bodoh dalam hal percintaan saat di
usia muda. Karna masa depan masih panjang.

58

KESEHARIANKU

Karya

Siti Nur Hidayah

Pada saat sepulang sekolah saya bergegas untuk pulang kerumah,sesampainya dirumah saya
pun langsung berganti pakaian dan saya pun menjemur pakaian sekolah agar bisa dipakai untuk
besok. Setelah berganti pakaian saya pun langsung mengambil HP dan pergi kerumah saudara
mama, ditengah perjalanan firasat saya sudah tidak enak tetapi saya meneruskan perjalanan untuk
pergi kerumah saudara mama saya, tidak lama kemudian saya pun sampai dirumahnya. Disana
saya disambut dengan senyuman dan saya pun disuruh masuk kedalam rumah, saya pun langsung
disuruh masuk ke dalam kamar adik ssepupu saya. Saya pun mengajak dia bicara dan mengajak
dia bermain basket tetapi dia tidak mau karena cuacanya masih panas disitu pun kita masih
melanjutkan untuk mengobrol selang jam 3 dia bicara kepada saya
”kak ayo katanya mau bermain bola basket”

Saya pun mengiyakan nya. Kita melangsungkan permainan kurang lebih selama 1 jam setengah
tetapi ditengah permainan adik sepupu saya dipanggil oleh mamanya karena sudah disuruh untuk
mandi tetapi adik sepupu saya pun tidak mau karena masih ingin melanjutkan permainan bola
basket lagi bersama saya, akhirnya kita pun melanjutkan permainan tersebut tetapi selang 15
menit lagi adik sepupu saya dipanggil oleh mamahnya untuk yang ke dua kali kalinya sambil
berteriak dan tampak marah
”sudah dua kali mamah memanggilmu tetapi kenapa kamu tidak segera pergi ke kamar mandi!!”

Adik sepupu saya pun langsung lari ke kamar mandi. Saya pun juga disuruh oleh tante saya untuk
mandi tetapi saya membantahnya dengan halus
”iya tante, nanti aja dulu, siti masih mau melakukan pendinginan terlebih dahulu”

Dan alhamdulillah tante saya mengasih izin saya untuk melakukan pendinginan terlebih dahulu.
Selang setengah 10 menit saya melakukan pendinginan saya pun sama teman kakak saya yang
bernama kak agus disitu saya diajak ngobrol panjang lebar ditengah omongan kak agus pun
bilang ke saya sambil menatap wajah saya
”loh situ kenapa wajahmu sekarang kok brutusan sekali?”

disitu pun saya tidak bisa bicara,

tetapi saya bicara didalam hati
”oh ternyata firasat saya tadi menuju kesini toh...”

kak agus pun bertanya lagi ke saya

59

“LOH.... sit kenapa kamu terdiam”

saya pun menjawab

”tidak papa kak” sambil tersenyum terpaksa.

Setelah kak agus bicara seperti itu kak agus pun langsung mengalihkan pembicaraan yang lain
seperti

“kamu sekarang sudah kelas berapa?”

setelah tidak ada pembicaraan lagi kak agus pun berpamitan pada saya.

“ouh ya udah ya situ sampai disini dulu yaa, selang waktu kita lanjut lagi ngobrolnya“

saya pun menjawab

“iya kak.... Hati-hati dijalan ya”

setelah kak agus ngomong seperti itu saya pun langsung pergi ke kaca untuk mengaca. Didepan
kaca saya pun masih bertanya-tanya “kenapa yaa setiap orang kalau ngomong nga dikontrol
terlebih dahulu?”.

Saya pun sambil berfikir apa saya pakai skincare yaaa tetapi uang darimana? Oh iya ya setiap
mau sekolah kan saya di kasih saku ayah lima belas ribu apa bisa ya itu aku disisihkan setengah
untuk membeli skincare yang aku mau?”

Setelah berfikir lama saya pun bicara dalam hati saya”apa aku coba dulu ya satu hari yaa?”

dan besoknya pun saya mencobanya untuk menghemat uangnya dengan cara membawa saku
setengah dan menabung dirumah setengah. Dan sampai sekarang keterusan seperti itu karena
saya pun mempunyai tujuan yang akan saya buktikan kepada kak agus teman kakak saya kalau
saya pun bisa membeli barang”atau skincare yang saya mau dari hasil yang yang saya kumpulkan
dari minggu lalu sampai minggu ini. Tetapi di minggu ini saya pun lagi kesulitan untuk
mendapatkan uang jajan karena saya pun masih belum bayar uang kas dan bayar arisan, akhirnya
saya pun memutuskan untuk menabung dan setelah terkumpul saya pun langsung
membayarkannya. Dan alhamdulillah rezeki itu pun kembali lagi kepada saya, saya pun
bersyukur karena kemarin ayah mengasih saya uang secara tiba-tiba. Tetapi saya masih belum
membayar uang kas karena saya akhir-akhir ini sering tidak membawa uang karena saya pun
sudah mulai terbiasa tidak membawa uang ke sekolah tetapi saya tidak lupa untuk membawa
bekal dengan lauk seadanya. Setiap jam istirahat saya makan dan ditemani oleh teman dekat saya
yang bernama Arabella dia selalu menemani saya ketika saya butuh dia. Setiap istirahat kita selalu
kemana-kemana bersama. Waktu itu di mungkin lagi baik hati pas tau saya jarang jajan dan dia
pun berniat untuk membelikan saya sesuatu di kopsis dia pun menawari saya

”sit akhir-akhir ini kamu kenapa kok jarang membeli jajan di kopsis

60

”disitu pun saya cerita kepada dia kalau saya lagi mengumpulkan uang untuk membeli barang -
barang yang saya mau. Dia pun bertanya lagi kepada saya
”emang barang apa yang kamu mau sit?”
dan saya pun menjawabnya
“saya pengen membeli skincare, soalnya minggu lalu teman kakak saya bertanya kepada saya
kenapa mukamu brutusan, dan dia pun bicara kepada saya”
“oh ya udah sit yang sabar yaa, ngak usah dimasukkan hati”
dan saya pun menjawabnya
“iya bell enggak kok santai aja”
setelah bercerita dia pun mengajak saya masuk ke kelas karena dia ingin memakan
bekalnya,setelah masuk kelas dia pun langsung mengambil tempat makanannya yanga da di
dalam tas, saya pun juga mengambil tempat makan di dalam kolong meja, dan kita pun makan
bersama dimeja saya.setelah makanan kira habis kita pun membereskan tempat makan masing-
masing.dan belum masuk pun berbunyi, setelah belum masuk berbunyi kita pun melanjutkan
pelajaran seperti biasanya

61

RINA SEORANG ANAK YANG BAIK

Karya

Sesilia Sinta Dewi

Di sebuah perkampungan hiduplah keluarga yang sederhana. Keluarga itu terdiri dari Pak Hadi
dan Bu Indri yang mempunyai seorang anak yang bernama Rina. Ia adalah seorang anak yang
begitu cantik dan terkenal dengan anak yang baik dan ramah. Selain itu Rina juga sering
membantu ibunya berjualan di toko sepulang sekolah. Rina sekarang duduk dibangku SMP kelas
9. Disekolah pun Rina juga terkenal dengan anak yang baik dan pintar. Tetapi ada sebagian
temannya yang tidak suka dengan Rina, namun Rina tidak menghiraukan semua itu. Rina akan
tetap baik kepada teman temanya.

Di suatu kelas yang ramai seperti pasar dan tidak ada guru yang menunggu karena ada rapat,
Rina yang sedang mengerjakan tugas yang diberi guru. Dan ia tidak tahu bahwa salah satu
temanya yang bernama Maya itu sedang diam diam mengambil buku kesayangan Rina dan
memasukkan buku itu di tasnya. Bel pulang sudah berbunyi, Rina segera pulang. Sesampainya
dirumah Rina baru menyadari saat ingin mengerjakan tugas. Bahwa buku kesayangannya hilang.
Rina bertanya kepada ibunya sambil mencari buku kesayangannya bagaikan kucing yang sedang
mencari anaknya.

“bu apa ibu lihat buku kesayangan Rina yang warnanya biru?”

“Ibu tidak melihatnya Rina” ucap ibu yang sedang menyapu.

“ baik lah kalau begitu bu” ucap Rina dengan terus mencari buku kesayangannya itu.

Keesokan harinya Rina terus mencari dan bertanya tanya kepada teman temannya, namun
tidak ada yang tahu dimana buku kesayangan Rina itu berada. Rina terus mencari dengan penuh
kebingungan dan wajah sedih. Tetapi Rina tidak akan menyerah mencari buku itu. Lalu Rina
melihat tas Maya yang berantakan, kemudian Rina menghampiri dan merapikan tas Maya, namun
disela sela Rina merapikan tas Maya. Rina melihat ada sebuah buku berwarna biru, lalu
mengambilnya dan ternyata itu buku kesayangan Rina. Rina yang begitu kesal dan seperti marah
segera menemui Maya yang sedang membeli makanan di kantin. Lalu Rina menghampiri Maya
di kantin dan menanyakan mengapa ia mengambil buku kesayangannya. Maya menjawab bahwa
ia mengambil buku itu karena ingin menjadi pintar seperti Rina, dan mengira bahwa buku itu
berisi rahasia dan usaha Rina mencapai keberhasilan dan kepintarannya saat ini. Maya yang
begitu menyesal atas perbuatannya ini segera meminta maaf kepada Rina. Rina yang sebenarnya
marah lalu memaafkan perbuatan Maya dan meminta ia untuk tidak mengulangi perbuatan ini
lagi, dan mengatakan bila Maya tidak paham dengan materinya bisa bertanya kepadanya, siapa
tahu ia bisa membantu. Maya yang langsung berterima kasih dengan tersenyum kepada Rina yang

62

mau memaafkan perbuatannya. Dan sebagai tanda minta maaf lagi, Maya langsung mengajak
Rina untuk membeli bakso dikantin dan Maya yang akan membayar semua itu. Mereka pun
memakan bakso yang sudah dipesan Maya dan mereka bercerita bersama tentang pengalaman
masing-masing. Kemudian bel masuk berbunyi, mereka pun segera berjalan menuju kelas.
Dan pada saat itu Maya sering bertanya materi yang ia tidak paham kepada Rina. Dan Rina pun
selalu membantu menjelaskan materi itu semua. Dan mereka selalu bersama menjadi teman yang
saling membantu. Rina tahu bahwa Maya pasti akan bisa berubah. Maya beruntung mendapatkan
teman yang baik seperti Rina.

63

SIGOLDY KESAYANGANKU

Karya

Tities Syifa Islami

Saya Nana, saya tinggal dirumah nenek dari waktu saya lahir bersama kedua orang tua saya,
di usia 6 tahun saya mempunyai adik, adik saya bernama cece, singkat cerita di usia 8 tahun ibu
saya ingin membeli tanah di tanah kavling, di waktu siang hari orang tua saya mencari tanah,
setelah mencari tanah ia melihat-lihat dan membeli tanah itu, setelah membeli tanah orang tua
saya bertemu 3 anak kucing yang bersaudara itu sangat lucu anak kucing itu berwarna hitam dan
putih. Sesampainya orang tua saya di rumah ia menceritakan kepada Nana dan Cece kejadian
waktu ia melihat 3 anak kucing.

Dua bulan kemudian orang tua saya mulai membangun rumah, saya dan Cece di ajak untuk
melihat- lihat rumah dan bertemu 3 anak kucing di jalan yang orang tua saya ceritakan dua bulan
yang lalu, namun saat ini kucing itu cukup besar, Cece pun berlari mengajar 3 kucing itu, ucap
ibu “ Cece jangan lari-lari nanti jatuhh...” .

Ibu yang belum selesai mengucapkan kata itu dari mulutnya, Cece pun terjatuh ia pun
menangis, Cece mempunyai luka di bagian lutut dan hidung dekat mata, Cece pun tidak ingin
ikut ayah lagi melihat perkembangan rumah yang sedang di bangun. 1 tahun kemudian rumah
sudah jadi, rumah baru saya jadi di usia 9 tahun, 1 Minggu orang tua menyiapkan barang-barang
Yang ada di rumah nenek untuk di pindah ke rumah barunya yang beralamat randu asri 1, orang
tua saya pun membereskan barang-barang nya, dan waktu sore hari tepatnya di depan rumah saya
salah satu saudara kucing itu mati, Cece pun berteriak kepada ayah kalau ada kucing yang mati,
ayah pun bergegas untuk mengubur nya.

Suatu saat kedua kucing itu menghampiri rumah kami, ucap sang ibu “Nana,,,, Cece,,,, tolong
belikan makanan kucing di belakang rumah” saya dan cece pun cepat-cepat untuk membelikan
makanan untuk kedua kucing itu, kedua kucing itu terus berdatangan ke rumah ibu dan Cece
memutuskan untuk memelihara nya dan di beri nama Goldy dan Pusy, Goldy adalah kucing
kesayangan kami, Goldy kucing laki-laki yang sangat besar dia kerjaan nya makan dan tidur,
suatu hari Goldy pun bermain sampai 2 hari tidak pulang ke rumah entah ke mana Goldy berada
tiba-tiba pagi hari Goldy pun mengaong depan pintu rumah ia pun kelaparan, ibu pun langsung
menggoreng kan ikan untuk di makan Goldy, semenjak itu Goldy bermain ia kembali hanya
waktu ia lapar saja, setelah makan ia pergi bermain lagi.

Seminggu kemudian Pusy melahir kan 6 anak, tetapi 5 anak itu mati, yang tersisa tinggal 1
yang bernama Tom-tom dia kucing laki- laki, tom tom kucing yang sulit mengaong, Tom-tom
berwarna hitam tetapi wajah nya berwarna putih dan hitam, Tom-tom memiliki kumis hitam di

64

pipinya. Semenjak Goldy jarang pulang rasa sayang ke Goldy pun sedikit menghilang, rasa
sayangnya pindah ke Tom-tom, Tom-tom kucing yang sangat imut ia mempunyai kumis warna
hitam di pipinya, empat bulan kemudian si Pusy pun melahirkan anak kucing lagi sebanyak 5
sayang nya yang bertahan Cuma satu dan empat kucing itu mati. Tom-tom pun mempunyai adik
yang bernama Nom-nom, Nom-nom kucing yang sangat mirip dengan Goldy.

Di suatu hari tepatnya hari Minggu kami melakukan aktivitas di pagi hari dengan berjalan
kaki, kami pun berjalan di jalan yang sangat banyak batu dan di samping-samping banyak rumput
yang sangat tinggi, di sana kita berjumpa dengan sigoldy dia bersama teman nya si oren, Cece
pun mengajak Goldy untuk pulang tetapi Goldy pun lari di rumput yang tinggi itu, itu adalah
terakhir kali kita melihat Goldy.

Sesampainya di rumah kita pun bersihkan badan setelah itu kita makan dan memberi makan
si Tom-tom, Nom-nom dan si Pusy, pada siang hari saya pun belajar di ruang tamu dengan meja
belajar kecil saya, saya pun di temani oleh Tom-tom, di malam harinya Tom-tom menghilang di
semak-semak depan rumah “ucap si cece Tom-tom sehabis keluar dari pintu waktu Cece
menangkap Tom-tom langsung pergi kesemak-semak” setelah kejadian itu pun Tom-tom pun
tidak pulang ke rumah lagi, jadi di rumah kami tinggal dua kucing yaitu Nom-nom dan Pusy,
Nom-nom dan Pusy kita jaga dengan sangat baik, tetapi dua bulan kemudian adalah musim hujan
hal yang tidak di inginkan terjadi lagi Nom-nom dan Pusy mati karna kehujanan, ayah pun lalu
mengubur nya kami pun bersedih atas meninggalnya kucing-kucing yang amat kami sayangi.

65

KENAKALAN REMAJA

Karya

Yoga Wijanarko

Pada zaman sekarang banyak sekali kenakalan remaja terjadi, Remaja sekarang ini banyak
yang kecanduan Rokok, Minuman keras, Memakai obat-obatan, Bolos Sekolah, Dan masih
banyak kenakalan remaja lainnya, Oleh karena itu kita harus menjaga diri dari pergaulan bebas.
Karna pergaulan bebas dapat merusak hidup kita, Kita sebagai remaja yang sudah punya pikiran
sendiri seharusnya dapat memilih pergaulan lebih bijak, agar tidak tersesat di dalam lingkungan
kenakalan remaja.

Kenakalan remaja disebabkan oleh kurangnya perhatian orang tua, lingkungan sosial yang
kurang baik, teman bergaul dan faktor ekonomi. Kali ini kita tidak akan menyalahkan faktor-
faktor tersebut karna bukan kemauan kita untuk mendapatkan kurangnya perhatian orang tua,
lingkungan sosial yang kurang baik, teman bergaul dan faktor ekonomi.

“Pada suatu hari ada pelajar SD bernama Gatot (gagah berotot), gatot seorang pelajar yang
rajin dan sopan pada kelas 5, perkataan nya dan bahasa sangan sopan sekali, namun pada saat
naik kelas 6 gatot mulai berani bolos sekolah dan berkata-kata kasar, pada saat pulang sekolah
gatot langsung ke tempat tongkrongan bersama teman-temannya dari pada membantu orang tua
nya berjualan, pada saat nongkrong bersama teman-teman nya gatot di tawari rokok oleh teman”
nya.

Pada jenjang SMP gatot mencari teman-teman baru dan lama-kelamaan temannya mulai
banyak, namun apa daya teman-temannya mempunyai akhlak yang buruk, misalkan berbicara
kotor, tidak di atur tata bahasanya terhadap orang-orang yang lebih dewasa, dan teman-teman
nya suka mengunjungi tempat-tempat yang tidak seharusnya di datangi oleh pelajar seperti gatot.

Seperti bar dan diskotik, esok hari nya gatot di ajak teman-temannya ke tempat orang-orang
dewasa, namun gatot menolak karna masih memiliki iman, namun di sisi lain gatot juga ingin
merasakan suasana di tempat tersebut sehingga gatot pun mengikuti teman-temanya, setelah
sampai di tempat tersebut gatot tercengang melihat orang-orang di tempat tersebut, orang-orang
di sana banyak sekali yang minum-minuman keras dan juga mabuk-mabukan banyak juga yang
merokok, gatot pun mulai mencoba minum-minuman keras tak terasa gatot minum terlalu
banyak, gatot pun mabuk dan tepar di tempat tersebut saat dia tepar dia di ketahui oleh teman-
temannya, gatot pun di gotong teman-temannya di rumahnya, dia terbangun dan di marahi oleh
orang tuanya pada saat itu dia tidak berani datang ke tempat itu lagi, saat kejadian itu gatot pun
tidak berani berbuat nakal lagi.

66

Pada saat makan malam gatot meminta kepada orang tuanya pindah ke sekolah lain yang lebih
baik pergaulannya, setelah pindah ke sekolah baru orang tua gatot merasa senang dengan perilaku
yang sopan dan berbakti kepada orang tua seperti masa lalu, di sisi lain gatot juga merasa senang
karna perilaku nya yang membaik, gatot juga mulai rajin sholat 5 waktu, gatot juga mulai lebih
baik karna sudah taubat kepada Allah SWT, di sekolah barunya gatot senang sekali karna teman
barunya akhlak nya lebih baik dari teman lamanya, pada akhirnya gatot menjadi anak yang
sholeh.

Dari cerita tersebut hal yang kita lakukan agar terhindar dari kenakalan remaja ialah rajin
berbuat baik, beribadah sebanyak mungkin, mengklarifikasi teman yang akan kita jadikan teman
baik, membuang jauh-jauh hal yang akan menjerumuskan kita ke kenakalan remaja.

67

MASA REMAJA

Karya

Zaskia Aulia Dwi Hapsari

Masa remaja adalah masa-masa dimana kita sedang mengalami kasmaran, bucin-bucinan,
ataupun sedang di fase galau-galaunya. Kita semua pasti pernah mengalami masa remaja. Tetapi
dimasa remaja ini juga ada rintangannya, mulai dari fikiran yang sering labil, kadang juga
overthinking setiap malam sebelum tidur, sering sekali berfikir akan jadi apa nanti.

Masa remaja juga masa yang paling indah . Berbagai rasa menghias masa remaja. Rasa cinta,
galau, halu, rindu bercampur hingga jadikan masa remaja sangat berkesan. Sikap yang angkuh ,
galah , sombong akan mencair begitu hati sudah dilanda asmara. Itulah Cinta, memang unik.
Tawa, canda, senang, sedih akan melanda semua yang kasmaran. Bayangkan saja, rasa cinta,
keromantisan, kasih sayang. Itulah impian setiap insan. Dua remaja yang dilanda cinta, kasmaran,
seakan dunia milik mereka berdua. Indahnya masa remaja, untaian kasih cinta, masa depan adalah
harapan yang dikemas dengan kenangan indah .

Dan ini kisah tentang dimana ada seorang remaja laki-laki bernama Zacky, sering dipanggil
dengan panggilan Kiki. Ia memiliki hidup yang biasa-biasa saja, namun juga mempunyai
pengalaman hidup yang tidak pernah ia lupakan. Semua bermula ketika Zacky duduk di bangku
kelas 2 SMA. Zacky merupakan tipikal orang yang sulit sekali beradaptasi, dikelas pun dia hanya
memiliki 1 teman bernama Willy, Willy merupakan anak pendiam dan entah mengapa semua
anak di kelas menghindar darinya. Kebetulan hanya ada 1 bangku kosong, yaitu bangku sebelah
Zacky. Setiap jam istirahat, Zacky memilih berdiam diri dikelas dan memakan bekal dari mama
tersayang. Dan Willy selalu membaca buku-buku tebal dengan segala isinya yang tidak pernah
Zacky pahami, sesekali Zacky menawarkan bekalnya kepada Willy, tetapi Willy tipikal orang
yang pemalu jadi dia selalu menolak tawaran Zacky, tetapi akhirnya mau. Begitulah pertemanan
Willy dengan Zacky hingga terlewat akrabnya pertemanan mereka kemana-mana pun selalu
bebarengan, dari izin ke toilet, telat masuk, sampai kena hukuman juga bareng. Tapi sampai
akhirnya semua menjadi malapetaka bagi Zacky, semua orang termasuk teman kelasnya mengira
ada yang tidak beres dengan Zacky, mereka pikir Zacky “belok”. Disaat semua anak laki-laki
seumuran nya sedang kasmaran dan semangat meluluhkan hati cewek. Eh Zacky kemana-mana
selalu dengan Willy, waktu teman sekelasnya semua menjauh, Zacky mulai berpikir keras sambil
membatin

“Duh gue harus gimana ni”

“Aha” Zacky mulai muncul ide.

68

“gue mesti punya pacar, Yap harus cantik biar semua tau kalo gue normal. Anggap aja buat
formalitas lah ya” ucapnya.

Tetapi Zacky berpikir lagi
“emang siapa yang mau sama gue?”.

Hingga Zacky pun terpesona ketika melihat Elsa, Elsa merupakan cewek tercantik di sekolahnya.
Zacky pun berkata “kenapa gue nggak ke pikiran ya, padahal dia cewek paling cantik di
sekolahan. Semua cowok gada yang gasuka sama dia”.

Tetapi demi membuktikan bahwa Zacky normal, semua dia lakukan. Hari ini pun dia berusaha
mendekati Elsa, tetapi Zacky sangat amat bingung ketika dia sudah di dekat Elsa, dia bingung
ingin berbicara mengenai hal apa. Dan kejadian tidak terduga Elsa melepas headset yang
dipakainya lalu menengok ke arah Zacky. Zacky pun seketika seperti orang hilang akal, tanpa
aba-aba apapun ia meninggalkan Elsa.
“Zacky, Zacky” suara dari kejauhan Elsa memanggil Zacky.

Dan waktu Zacky menengok ke belakang ternyata benar.
Elsa melambaikan tangannya seolah “Zacky sini Zacky temenin gue”.

Ternyata Elsa bertanya soal pelajaran Fisika. Zacky pun sangat senang tak terhingga,
meskipun akhirnya ia yang mengerjakan PR Fisika Elsa, tetapi demi dekat dengan Elsa, Zacky
ikhlas melakukan. Dan singkat cerita semenjak saat itu, Zacky semakin dekat dengan Elsa, dan
selalu kemana mana berdua. Dan soal teman-teman sekelasnya Zacky yang menuduh aneh-aneh
sekarang hanya bisa terdiam. Disaat kedekatan Zacky dengan Elsa mulai berjalan, entah kenapa
Willy berbicara dengan Zacky
“Si Elsa itu cuman manfaat in lu doang, selama ini dia nyuruh-nyuruh lu ngerjain semua PR dia
kan” “hmm, kalo dipikir-pikir iya juga sih, tapi gue rasa nggak berlebihan kok” sautnya Zacky
dalam batin.
Willy pun berbicara lagi kepada Zacky “Ah palingan lu cuman jadi bahan taruhannya Elsa
doang”.
Zacky pun tidak setuju dengan perkataan Willy, “Ah palingan Willy cuman iri doang sama gue,
secara gue kan udah bisa pdkt sama cewek” ucapnya. Tapi pada suatu saat Zacky blak-blakan
bertanya kepada Elsa mengenai status hubungannya, seketika Elsa hanya berdiam menjadikan
akward momen. “Duh mampus gue” ucap Zacky.

Tetapi Elsa mengalihkan pembicaraan dengan bertanya

69

“bener gasi kalo bumi itu datar?, kenapa odol kalo digadoin enak bangett??” ucap Elsa. Zacky
pun membatin “ah aneh deh”.

Hampir setiap hari Zacky bertemu dengan Elsa, entah itu untuk antar jemput, atau menonton
bioskop, semua waktu Zacky tersita hanya untuk mengetahui kabar Elsa. Namun, di samping itu
kejadian-kejadian aneh mulai menimpa Zacky, mulai dari ban sepeda yang tiba-tiba menjadi
bocor diparkiran sekolahnya dan itu berulang hingga 4 kali, dan buku catatan pelajaran Zacky
dan buku bahasa Indonesia Elsa yang PR nya sedang dikerjakan oleh Zacky pun hilang. Dan yang
paling kacau Zacky kehilangan kunci motornya dan terpaksa besok pagi Zacky membawa kunci
ganda.

Zacky pun membatin “hah, yaudah lah ya. Gue gamau ambil pusing. Palingan juga anak-anak
kelas gue yang usil”.

Dan Willy pun terlihat cuek seakan tidak ada kejadian apapun. Setelah Zacky dekat dengan Elsa,
Willy semakin tertutup dan diam. Elsa menyuruh Zacky untuk menjauhi Willy dan Elsa
beranggapan bahwa Willy adalah Kleptomaniak atau bisa disebut psikopat pada zaman sekarang,
dikarenakan Willy tipikal orang yang anti sosial. .

“menurut gue itu aneh banget” ucap Zacky.

Elsa pun menyaut “gue dapet info dari anak-anak”.

Zacky pun menyela pembicaraan Elsa “Don’t judge a book by the cover”.

Dan akhirnya Zacky dengan Elsa pun adu mulut dikarenakan Zacky lebih membela Willy.
Semenjak itu Elsa memblokir nomor WA Zacky, dan tidak menghiraukan ketika Zacky menyapa,
bahkan menghindar ketika berpapasan. Hingga akhirnya Zacky memilih putus dengan Elsa.
Singkat cerita Zacky pun bebas untuk melakukan apapun, berteman dengan siapa pun tanpa ada
yang melarang. Semenjak saat itu Zacky dan Willy mulai berteman lagi, dan Willy sangat
welcome dengan keberadaan Zacky. Dan Willy masih mau mendengarkan keluh kesah Zacky
tanpa membenci sedikit pun, padahal kemarin-kemarin Zacky tidak ada waktu untuk bermain
dengan Willy. Keesokan harinya Willy berbicara kepada Zacky

“Zak, nginep yuk dirumah gue. Bokap nyokap gue lagi diluar kota nihh”

Berhubung besok adalah hari Minggu, Zacky menyetujuinya. Ketika menginap, Willy izin
untuk ke minimarket sekedar membeli snack dan Zacky menunggu dikamar Willy. Sambil
melihat-lihat pajangan foto yang ada di kamar Willy, Zacky tidak sengaja menendang kardus
yang ada di bawah meja kamar Willy. Dengan kagetnya Zacky menemukan buku bahasa
Indonesia Elsa dan buku catatan Zacky yang hilang, bahkan ada kunci motor Zacky yang hilang
beberapa minggu lalu.

70

“gue gak habis pikir ini ulahnya si Willy” ucap Zacky.
Tapi ada hal yang membuat Zacky ketakutan, dia menemukan banyak fotonya dengan Elsa.

Tepat kejadian itu Zacky tidak bisa berbicara apa-apa lagi, syok dan ketakutan pun menjadi satu.
Tanpa berfikir lama Zacky pun berlari menuju pintu kamar untuk kembali, tetapi tanpa disangka-
disangka pintu kamar yang tadinya terbuka, terkunci dan tidak bisa dibuka, dan ternyata pintu
dikunci dari luar.
“ADUH MAMPUS GUE” ucap Zacky sambil ketakutan.
Tidak terlalu lama, suara langkah kaki terdengar dari luar.
“Gue rasa itu Willy” ucap Zacky gemetaran.
Dengan perasaan takut, Zacky mulai berfikir dan menenangkan diri. Pada akhirnya Willy pun
datang menghampiri Zacky. Zacky mulai panik ketakutan, mendengar langkah Zacky.
“Waduhh” ucap Zacky.
Pada akhirnya Zacky memukul Willy dengan sangat keras hingga Willy tidak sadarkan diri.
Hingga..
Mereka pun tidak pernah bertemu lagi, tetapi Zacky masih bersekolah seperti biasa.

71

PROFIL KELAS IX - F

Nama :Ahmad Farrel Ferdinand W.
Panggilan : Fafa
Hoby : Volly
Pesan : Jika hidupmu malang, pindahlah

ke bekasi.

Nama : ach Ilham Pratama
Panggilan : Ilham
Hobby : mancing
Pesan : "mengharapkan kamu
menyukaiku balik hanyalah sebuah pelangi di
malam hari"

Nama : Annisyatul Fauziah
Panggilan : Nisa
Hobby : -
Pesan : ikan hiu makan nanas, semangat

72

Nama : Arabella Augusta Peters
Panggilan : Bella/ Abel
Hobby : membaca novel
Pesan : jangan mudah putus asa atau

menyerah, percayalah rencana tuhan
merupakan skenario terbaik.

Nama : Azizah Ecca Fadliana
Panggilan : Ecca
Hobby : menulis
Pesan : keren

Nama : Callista Elysia Angela
Panggilan : Callista
Hobby : Menggambar
Pesan : jangan mengulangi kesalahan yang
sama, masih banyak kesalahan yang perlu dicoba

73

Nama :Elvina Putri Nur Widia
Panggilan :Vina
Hobby :memasak
Pesan :Belajarlah jangan menjadi yang
TERBAIK dari sekian banyak orang,
Tetapi jadilah orang yang bermental BAIK dari
sekian banyak orang.

Nama :Erza Fersah Ramadani Sihotang
Panggilan :Erjaa
Hobby : Memancing
Pesan :Jangan Ngeluh kegagalan Karna masih
ada kegagalan belum di coba

Nama :Farrel Gunawan Putro
Panggilan :Gp
Hobby :ngegame,mancing,golek musibah
Pesan :jangan pernah menyerah brother

74

Nama :M.. Bayu Prasdika
Panggilan :Kosek
Hobby :mancing
Pesan :tetap semagat walaupun tidak semangat

Nama : Mahendra Defa Prima Restyawan
Panggilan : Defa
Hobby : Olahraga
Pesan : menghargai lah jika ingin di hargai

Nama : Moch Arizal Maurifi
Panggilan : Oles
Hobby : olahraga
Pesan :jangn terlalu berharap dengan siapapun

75

Nama : M. Febrian Afandi
Panggilan : Fandi
Hobby : Game
Pesan : Jalani lh hidupmu, karna hidpmu
adalah your life

Nama : Muchammad Sabiq Asiddiqi
Panggilan :Sabiq
Hobby :game
Pesan : SEMANGAT

Nama : M. Fathoni Firdaus
Panggilan : Daus
Hobby : mancing
Pesan : pintar itu relatif, nyontek itu jalan
alternatif

76

Nama : Muhammad Rafly irsaputra
Panggilan : Rafly
Hobby : main game
Pesan : semangat jangan pantang menyerah

Nama : M Arya Ariel Hermawan
Panggilan : Lebeng
Hobby : manceng
Pesan : JANGAN LUPA PUTUS ASA,
JANGAN SEMANGAT

Nama : Nasha Salsabila Zarif
Panggilan : Nasya / Sasa
Hobby : memasak
Pesan : jangan takut salah, kan ada tipe-x

77

Nama : Nazulatus Sholikhah
Panggilan : Zula
Hobby : tidak ada
Pesan : Tetaplah semangat untuk mencapai cita
cita yang kau inginkan

Nama : Nouval Pratama Andriansyah
Panggilan : Nopal
Hobby : mancing
Pesan : JANGAN SEMANGAT,TETAP
MENYERAH

Nama : Rafael Arifda N. A
Panggilan : Rapa
Hobby : Bola
Pesan : Sukses di awali huruf F

78

Nama : Renanda Aprilia Anjani
Panggilan : Ren
Hobby :Olahraga
Pesan : Lebih baik sibuk mengurusi diri sendiri
dan tidak mencampuri urusan orang lain

Nama : Rasya Chaillo Efendi
Panggilan : Rasya
Hobby : spiding
Pesan : berlajar memulai lagi karena hidup terus
berjalan.

Nama : Salwa Refa Chika Rafila
Panggilan : Rere
Hobby : mencintaimu
Pesan : hati hati dengan hati

79

Nama : Sesilia Sinta Dewi
Panggilan : Sesil
Hobby : Renang
Pesan : Teruskan usahamu sampai kamu mencapai
keberhasilanmu

Nama :Siti Nur Hidayah
Panggilan :Sit, Siti
Hobby :berenang, olahraga
Pesaan : jangan disenggol,udah wudhu

Nama : Tities Syifa Islami
Panggilan : Tities / Syifa
Hobby : masak
Pesan : • hidup itu gampang, standarisasi orang-
oranglah yang bikin ribet.
• jangan hidup seperti newton, kebanyakan gaya

80

Nama :Yoga Wijanarko
Panggilan :-
Hobby :game
Pesan :jangan mengulangi kesalahan yang sama,
karna masih banyak kesalahan yang belum kita
coba

Nama : Zaskia Aulia Dwi Hapsari
Panggilan : Zaskia / Kia
Hobby : menggambar
Pesan : dicintai atau dibenci, yang penting
indomie pake nasi

81

82


Click to View FlipBook Version