The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku ini di Khususkan untuk Peserta Didik di Tingkat X SMA dengan KD.3.8
Membahas perihal Historiografi dan juga tahap-tahapnya. Dengan Konsep Inti sebagai berikut :
Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by nusumatifani254, 2021-11-22 09:58:58

Historiografi dan Tahap-Tahapnya

Buku ini di Khususkan untuk Peserta Didik di Tingkat X SMA dengan KD.3.8
Membahas perihal Historiografi dan juga tahap-tahapnya. Dengan Konsep Inti sebagai berikut :
Memahami ,menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah

Keywords: Historiografi

Historiografi
dan

Tahap – Tahapnya

(Untuk Kelas X KD 3.8 )

Oleh : Nusuma Tifani
NIM : 200210302065

DAFTAR ISI

Pengertian Historiografi 1

Tahap-Tahap Dalam Penulisan 2
Historiografi
3
Pemilihan Topik 4
Heuristik 5
6
Kritik Sumber atau Verifikasi 7
Interpretasi
Historiografi

Pengertian Historiografi

Di dalam penelitian Sejarah, cukup umum di telinga mengenai istilah
Historiografi. Historiografi sendiri merupakan suatu bentuk atau karya dalam
Penulisan Sejarah. Historiografi merupakan bentuk final dalam metode penelitian
sejarah. Tahap ini merupakan suatu bentuk atau cara untuk mengkomunikasikan hasil-
hasil dari penelitian sejarah yang telah di uji dan di interpretasi

Adapun Definisi dari para Ahli antralain :
1. Menurut Prof Dr Ismaun M.Pd
“Historiografi berarti pelukisan sejarah, gambaran sejarah tentangperistiwa yang
terjadi padamasalalu yang disebut sejarah”(Ismaun, 2005)
2. Menurut Prof Dr Helius Sjamsudin M.A
“Historiografi adalah: “Suatu Sintesis yang dihasilkan oleh sejarawan dari seluruh
hasil penelitiannya atau penemuannya itu dalam suatu penulisan utuh.’’ (Sjamsuddin,
2007).
3. Menurut Drs Sugiyanto, M Hum
Historiogarfi adalah“Historiografi merupakan puncak kegiatan penelitian sejarah
setelah memilih subjek yang diminati dalam penelitian sejarah, kemudian mencari
sumber-sumber dan menafsirkan informasi yang terkandung di dalamnya” (Sugiyanto,
2009)

1

Tahap-Tahap dalam Penulisan Historiografi

Sejak penulisan kisah-kisah dilakukan secara ilmiah, penulisan sejarah
mempergunakan metode sejarah. Prosedur kerja sejarawan untuk menuliskan kisah
masa lampau berdasarkan jejak-jejak yang ditinggalkan oleh masa lampau itu,
ternyata, terdiri ataslangkah-langkah sebagai berikut:

1. Menentukan Topik
2. Mencari jejak-jejak masa lampau.
3. Meneliti jejak-jejak secara kritis.
4. Berdasarkan informasi yang diperoleh dari jejak-jejak ituberusaha

membayangkan bagaimana gambaran masa lampau.
5. Menyampaikan hasil-hasil rekonstruksi imajinatif masalampau itu sehingga

sesuai dengan jejak-jejaknya maupun imajinasi ilmiah

2

1. Pemilihan Topik

Sama halnya dengan penelitian ilmiah lainnya, langkah awal yang dilakukan
dalam metode penelitian sejarah yaitu menentukan topik. Pemilihan topik yang akan
diteliti harus layak menjadi bahan penelitian, bukan pengulangan atau duplikasi dari
macam-macam penelitian sejarah yang ada. Kelayakan topik penelitian sejarah dapat
dilihat dari ketersediaan sumber atau bahan penelitian.
Syarat pemilihan Topik :

a. Kedekatan Emosional
b. Kedekatan Intelektual
c. Rencana penelitian
Topik di dapat di sesuaikan dengan minat dan kemampuan penulis, karena
kebanyakan orang akan bekerja saat mereka suka dengan materi tersebut
Topik penelitian harus merupakan suatu hal yang baru dan diharapkan dapat
memberikan informasi atau teori baru. Untuk mengarahkan topik pada ketersediaan
sumber penelitian, peneliti haruslah menerapkan 5W+1H dalam penelitian dan
penulisan historiografinya. Contohnya saja seperti
1. Apa, apa yang akan diteliti? Apakah aspek ekonomi, sosial, budaya, atau
politik?
2. Siapa , siapa yang akan diteliti?
3. Dimana , di mana penelitian sejarah yang akan kamu lakukan?
4. Kapan , kapan batasan waktu atau periodisasi objek penelitiannya?
5. Mengapa , mengapa memilih topik penelitian tersebut ?
6. Bagaimana , bagaimana hal itu terjadi?

3

2. Heuristik

Heuristic atau yang di kenal juga sebagai tahap pengumpulan sumber
merupakan tahapan kedua bagi peneliti dalam mencari juga mengumpulkan sumber-
sumber atau bahan yang akan menjadi sumber kajian. Dimana peneliti harus
menguumpulkan sumber,jejak sejarah yang di butuhkan, selain itu, guna
mempermudah sumber penelitian, sumber-sumber yang ada itupun di klasifikasikan
jenis-jenisnya menjadi sumber lisan, sumber tertulis dan juga sumber benda.

1. Sumber Lisan, bisa di dapatkan melalui wawancara
2. Sumber Tertulis, bisa di dapatkan melalui dokumen-dokumen sejarah yang

kredibel
3. Sumber Benda, bebentuk peninggalan benda ataupun bangunan seperti Candi,

Situs Arkeolog dan benda-benda peninggalan sejarah seperti Kapak Batu dan
sebagainya

4

3. Kritik Sumber atau Verifikasi

Kritik sumber adalah proses pemilihan sumber sejarah dengan memvalidasi
sumber-sumber yang telah di temukan pada tahapan heuristic. Adapun kritik sumber
ini di bagi menjadi 2 yakni kritik Ekstrenal dan Kritik Internal

1. Kritik Eksternal, pengujian keaslian sumber sejarah yang dilakukan dengan
merujuk pada bahan-bahan yang digunakan dalam pembuatan sumber. Ada tiga
aspek yang harus terungkap dalam kritik eksternal, antara lain autentitas
(kesesuaian sumber), orisinalitas (keaslian), dan integritas (keutuhan sumber).

2. Kritik Internal, pengujian keaslian sumber sejarah yang merujuk pada isi
sumber. Ada tiga aspek penting yang harus diungkapkan dalam kritik internal,
antara lain sifat sumber, latar belakang penulis sumber, dan perbandingan
dengan sumber lainnya.

5

4. Interpretasi

Interpretasi merupakan tahap selanjutnya yan yang harus di tempuh oleh
seorang peneliti. Dimana tahap ini bertujuan untuk memafsirkan sumber-sumber yang
ada dan menganalisisnya dengan data dan juga fakta. Yang kemudian di harapkan
peneliti mampu menemukan sumber sejarah yang benar-benar sesuai dengan fakta
yang ada. Penafsiran yang dilakukan peneliti harus dilandasi sifat objektif. Kalaupun
membutuhkan sikap subjektif, peneliti harus mencari objektif rasional.

Peristiwa yang disampaikan harus menghasilkan sejarah yang benar atau
mendekati kebenaran. Atau dengan kata lain, aktivitas yang dilakukan peneliti tidak
boleh menyimpang. Ada dua cara melakukan tahap interpretasi ini, yaitu dengan cara
analisis (menguraikan) dan sintesis (menyatukan) fakta-fakta yang telah diperoleh
sebelumnya.

6

5. Historiografi

Dan tahap yang paling akhir ialah historiografi, dimana para peneliti harus
mengerti mengenai cara penulisan, pemaparan ataupun pelaporan mengenai penelitian
sejarah yang telah di lakukan. Oleh karenanya peneliti di harapkan mampu
menuliskan dan memberikan gambaran secara utuh mengenai penelitian sejarah yang
di lakukannya. Saat menuliskan penelitian sejarah, peneliti juga harus memperhatikan
beberapa penulisan penulisan, yaitu:

 Bahasa dan format penulisan yang digunakan sesuai tata bahasa yang
berlaku.
 Adanya konsistensi penulisan, seperti dalam penggunaan tanda baca,
istilah, dan penulisan rujukan sumber.
 Istilah tertentu harus digunakan sesuai konteks permasalahannya.

7

Setelah menyimak pembahasan di dalam buku mengenai
pengertian dari Historiografi dan juga tahap-tahapnya, para
pembaca pasti mulai paham dengan alasan atau tujuan dari
penulisan Historiografi, selain itu para pembaca pasti sudah
lebih mengerti mengenai tahap-tahap dari penulisan
Historiografi. Semoga Pemaparan Materi di atas dapat
bermanfaat bagi para pembaca

Salam : Penulis


Click to View FlipBook Version