The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by TUANA PUTRI GALINGGING, 2024-05-08 09:20:34

Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia

KATA PENGANTAR Dengan rasa syukur yang mendalam, penulis mengucapkan puji dan terima kasih kepada Allah, yang dengan rahmat dan hidayah-Nya, buku “Masuknya Agama Islam ke Indonesia” ini dapat terselesaikan. Buku ini merupakan sebuah upaya untuk melacak perjalanan panjang masuknya agama Islam ke Indonesia, sebuah proses yang tidak hanya mengubah kontur spiritual bangsa tetapi juga membentuk peradaban dan budaya yang kaya. Penulis berharap buku ini dapat memberikan pencerahan tentang bagaimana Islam pertama kali datang ke tanah air kita, menyebar luas melalui jalur perdagangan dan dakwah, serta interaksinya dengan kerajaan-kerajaan HinduBuddha yang telah ada sebelumnya. Melalui buku ini, pembaca akan diajak untuk mengenal lebih dekat dengan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia dan bagaimana mereka memainkan peran penting dalam sejarah nasional kita. Tidak lupa, penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada para ahli sejarah, peneliti, dan semua pihak yang telah memberikan kontribusi


ilmu pengetahuan, sumber-sumber referensi, serta dukungan moral selama proses penulisan buku ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga yang telah memberikan dukungan dan pengertian selama penulisan buku ini. Penulis menyadari bahwa buku ini masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu, Penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari para pembaca agar buku ini dapat lebih baik lagi di masa yang akan datang. Semoga buku ini dapat menjadi sumbangan yang berharga bagi pengetahuan sejarah Islam di Indonesia. Penulis Tuana, 2024.


AUTOBIOGRAFI


DAFTAR ISI KATA PENGANTAR................................................................... 2 AUTOBIOGRAFI ....................................................................... 4 Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.......... 6 1. Teori Masuknya Agama Islam Ke Nusantara. ............. 6 2. Jalur-Jalur Penyebaran Islam di Indonesia.................. 8 3. Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia....................... 10 4. Bukti-Bukti Pengaruh Masa Kerajaan Islam yang Masih ada Hingga Kini....................................................... 14 RANGKUMAN........................................................................ 17 LATIHAN................................................................................ 19 5. Kegiatan 1.1 .............................................................. 19 6. Kegiatan 1.2 .............................................................. 25 PENUTUP............................................................................... 26 DAFTAR PUSTAKA ................................................................. 27


Proses Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 1. Teori Masuknya Agama Islam Ke Nusantara. a. Teori Gujarat: Bayangkan kapal-kapal berlayar di lautan biru, membawa rempah-rempah, sutra, dan pengetahuan. Di atas kapal-kapal ini, para pedagang Muslim dari Gujarat berbicara tentang ajaran Islam kepada penduduk setempat. Mereka membawa buku-buku, kisah-kisah, dan doa-doa. Dengan setiap gelombang, Islam merambat ke pulaupulau Nusantara. Teori ini diyakini oleh S. Hurgronje karena adanya hubungan perdagangan yang cukup erat antara Indonesia dan India. Namun, terdapat kelemahan Teori Gujarat. Teori ini ditentang oleh G.E. Morison, seorang jurnalis asal Australia, yang mengatakan bahwa belum tentu Islam didatangkan


dari Gujarat hanya karena memiliki penemuan corak batu nisan yang mirip dengan yang ada di Gujarat. Selain itu, pada awal abad ke-12 Masehi, masyarakat Gujarat masih menganut agama Hindu. b. Teori Mekkah: Bayangkan para peziarah yang berjalan mengelilingi Ka'bah di Mekkah. Beberapa di antara mereka adalah pedagang yang kemudian berlayar menuju Nusantara. Mereka membawa ajaran Islam, bukubuku suci, dan semangat dakwah. Di pelabuhan-pelabuhan Nusantara, mereka berbicara tentang kebenaran Islam dan memperkenalkan ajaran-ajaran baru. Teori ini menekankan peran langsung Mekkah dalam menyebarkan Islam ke Nusantara. c. Teori Persia: Di pelabuhan-pelabuhan Persia, para pedagang membawa buku-buku, tulisan-tulisan, dan pemikiran tentang Islam. Mereka berbicara dengan penuh semangat tentang ajaran-ajaran baru ini. Ketika kapal-kapal mereka berlayar menuju


Nusantara, mereka membawa bersama mereka cahaya Islam. Teori ini menyoroti peran Persia dalam menyebarkan Islam ke wilayah Nusantara³. Jadi, ketiga teori ini memberikan pandangan yang berbeda tentang bagaimana Islam masuk ke Nusantara. Setiap teori memiliki cerita menarik dan memberikan wawasan tentang perjalanan agama Islam di wilayah ini. 2. Jalur-Jalur Penyebaran Islam di Indonesia. 1. Jalur Perdagangan: - Para pedagang Arab, Gujarat, dan Persia memainkan peran penting dalam penyebaran Islam di Indonesia. Mereka berdagang di wilayah Indonesia sambil menyebarkan agama dan kebudayaan Islam. Proses ini dilakukan untuk mempererat hubungan dagang dengan bangsa lain. Interaksi antara pedagang Islam dan masyarakat Indonesia menyebabkan masyarakat Indonesia memeluk Islam. Setelah itu, mereka


menyebarkan Islam kepada orang-orang di sekitarnya. Proses ini secara bertahap menguntungkan dan efektif karena melibatkan berbagai golongan, termasuk bangsawan dan raja. 2. Jalur Perkawinan: - Pedagang Islam menetap di suatu tempat dalam waktu yang cukup lama. Mereka sering singgah berbulan-bulan hingga bertahun-tahun untuk berdagang, mengambil bekal, atau menunggu angin timur untuk melanjutkan perjalanan. Hubungan baik dengan penduduk setempat kadang-kadang diteruskan dengan perkawinan antara wanita pribumi dan pedagang Islam. Melalui perkawinan ini, lahir generasi muslim baru, dan masyarakat mulai mengadopsi adat Islam. 3. Jalur Politik: - Peran raja sangat besar dalam proses penyebaran Islam di Indonesia. Raja mendukung penyebaran Islam melalui kebijakan dan dukungan politik. Dengan dukungan dari penguasa, Islam semakin mudah diterima oleh masyarakat.


4. Jalur Pendidikan, Kesenian, dan Tasawuf: - Pendidikan, kesenian, dan ajaran tasawuf juga berkontribusi pada penyebaran Islam di Indonesia. Melalui lembaga pendidikan, seni, dan praktik spiritual, masyarakat semakin mengenal dan memahami Islam. Dengan jalur-jalur ini, Islam berhasil diterima dan berkembang pesat di Indonesia sejak abad ke-8 Masehi. Penyebaran Islam dilakukan secara damai dan responsif, dan faktor-faktor di atas memainkan peran kunci dalam proses ini. "Di tepian samudra yang luas, di antara hamparan hijau lebat dan gunung-gunung yang menjulang, terdapat jejak-jejak sejarah yang membawa kita pada perjalanan menakjubkan: perjalanan masuknya Islam ke Nusantara." ✨ 3. Kerajaan-Kerajaan Islam di Indonesia. 1. Kerajaan Samudera Pasai:


- Kerajaan Samudera Pasai adalah kerajaan Islam pertama di Indonesia. Didirikan pada abad ke-13 Masehi di Pulau Sumatera, tepatnya di Kabupaten Lhokseumawe, Aceh Utara. Pendiri dan raja pertamanya adalah Sultan Malik Al Saleh. Kerajaan ini menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam di wilayah tersebut. 2. Kerajaan Perlak atau Kesultanan Peureulak: - Kerajaan Perlak didirikan pada tahun 840 Masehi. Berlokasi di Aceh, kerajaan ini merupakan salah satu kerajaan Islam tertua di Indonesia. Pada masa kejayaannya, Perlak memiliki pengaruh yang signifikan dalam penyebaran Islam. 3. Kerajaan Demak: - Kerajaan Demak berdiri di Jawa Tengah pada abad ke-15 Masehi. Raja pertamanya adalah Raden Patah. Demak menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa dan memiliki peran penting dalam menggantikan kerajaan Hindu-Buddha yang telah mengakhiri masa kejayaannya. 4. Kerajaan Banten:


- Kerajaan Banten berdiri di wilayah Banten, Jawa Barat. Pada abad ke-16 Masehi, Banten menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam di kawasan pesisir barat Jawa. Raja pertamanya adalah Sultan Maulana Hasanuddin. 5. Kerajaan Mataram: - Kerajaan Mataram berpusat di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pada abad ke-17 Masehi, Mataram menjadi salah satu kerajaan Islam terbesar di Indonesia. Raja-raja Mataram memainkan peran penting dalam mengembangkan Islam dan budaya Jawa. 6. Kerajaan Ternate dan Tidore: - Kerajaan Ternate dan Tidore berada di Kepulauan Maluku. Keduanya merupakan pusat perdagangan rempah-rempah dan memiliki pengaruh besar dalam penyebaran Islam di wilayah timur Indonesia. 7. Kerajaan Gowa: - Kerajaan Gowa berlokasi di Sulawesi Selatan. Pada abad ke-16 Masehi, Gowa menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam


di wilayah Sulawesi. Raja-raja Gowa memimpin dengan bijaksana dan memperkuat pengaruh Islam di daerah tersebut². 8. Kerajaan Cirebon: - Kerajaan Cirebon berdiri di Jawa Barat. Pada abad ke-15 Masehi, Cirebon menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam di pesisir utara Jawa. Raja pertamanya adalah Sunan Gunung Jati². 9. Kerajaan Aceh: - Kerajaan Aceh berada di Aceh, Sumatera. Pada abad ke-16 Masehi, Aceh menjadi pusat perdagangan internasional dan penyebaran Islam di wilayah tersebut. Raja-raja Aceh memperkuat hubungan dengan negara-negara Islam lainnya⁴. 10. Kerajaan Malaka: - Meskipun berada di wilayah Malaysia, Kerajaan Malaka memiliki pengaruh besar di sepanjang pesisir Sumatera dan Jawa. Malaka menjadi pusat perdagangan dan penyebaran Islam di kawasan selat Malaka.


Dari kerajaan-kerajaan ini, Islam berhasil diterima dan berkembang pesat di Indonesia. Setiap kerajaan memiliki peran penting dalam penyebaran agama dan budaya Islam di nusantara. 4. Bukti-Bukti Pengaruh Masa Kerajaan Islam yang Masih ada Hingga Kini 1. Pemerintahan: - Prasasti Yupa: Prasasti ini ditemukan di Desa Ciaruteun, Jawa Barat. Isinya mencatat tentang pemberian tanah oleh raja kepada pendeta. Prasasti ini menunjukkan sistem administrasi dan pemerintahan pada masa Hindu-Budha. - Kura-Kura Emas: Merupakan prasasti yang ditemukan di Trowulan, Jawa Timur. Isinya menggambarkan peraturan dan tata tertib kerajaan Majapahit. Kura-Kura Emas menjadi bukti penting tentang sistem hukum dan pemerintahan pada masa itu. 2. Pendidikan:


- Kalung Ciwa: Prasasti ini ditemukan di Jawa Tengah dan berisi tentang pendirian sekolah agama Hindu. Kalung Ciwa menunjukkan pentingnya pendidikan agama pada masa Hindu-Budha. - Kalung Uncal: Prasasti ini juga ditemukan di Jawa Tengah dan berisi tentang pendirian sekolah agama Budha. Kalung Uncal menandai keberadaan lembaga pendidikan pada masa itu. 3. Seni: - Arca: Arca-arca yang menggambarkan dewadewi Hindu dan Budha ditemukan di berbagai tempat di Indonesia. Contohnya adalah Patung Ken Dedes, Dewa Wisnu, dan Raja Airlangga. Arca-arca ini merupakan karya seni yang memperkaya budaya dan kepercayaan masyarakat pada masa itu. - Ukiran Candisari: Ukiran ini digunakan untuk menghiasi candi-candi Hindu di Indonesia. Motif-motif religius dan ajaran agama Hindu tergambar dalam ukiran-ukiran ini. 4. Bangunan: - Candi Borobudur: Candi Budha terbesar di dunia ini memiliki relief-relief yang


menggambarkan ajaran Budha. Borobudur juga menjadi tempat ziarah dan meditasi bagi umat Budha. - Candi Prambanan: Kompleks candi Hindu terbesar di Indonesia ini didedikasikan untuk Dewa Shiva, Vishnu, dan Brahma. Prambanan menjadi simbol kejayaan agama Hindu di Indonesia. - Candi Mendut: Candi Budha yang terletak dekat dengan Borobudur ini digunakan untuk persembahyangan dan upacara keagamaan. - Candi Sambisari: Candi Hindu yang tersembunyi di bawah tanah ini menjadi bukti keberadaan agama Hindu di Jawa Tengah. 5. Aksara: - Prasasti Canggal: Prasasti ini menyatakan bahwa Raja Sanjaya dari Kerajaan Mataram memeluk agama Hindu. Prasasti ini menjadi bukti sejarah penting tentang penyebaran agama Hindu di Indonesia. - Prasasti Yupa: Selain pemerintahan, prasasti ini juga berisi tentang aksara Kawi yang digunakan pada masa Hindu-Budha.


Semua peninggalan ini menggambarkan kekayaan budaya dan sejarah masa Hindu-Budha di Indonesia. RANGKUMAN 1. Teori Masuknya Islam: - Terdapat empat teori utama mengenai masuknya Islam ke Nusantara: -Teori Gujarat: Berpendapat bahwa Islam masuk melalui para pedagang dari daerah Gujarat, India, yang berlayar melalui selat Malaka. Teori ini didukung oleh penemuan makam Sultan Samudera Pasai dan Malik AsSaleh yang bercorak Gujarat. -Teori Persia: Menyatakan bahwa Islam masuk melalui para pedagang dari Persia (kemungkinan Iran). Teori ini didukung oleh Hoesein Djadjadiningrat dan Umar Amir Husen. - Teori China: Berpendapat bahwa Islam masuk melalui kontak dengan pedagang Tiongkok.


- Teori Arab: Menyatakan bahwa Islam pertama kali masuk langsung dari negeri Arab. 2. Jalur Penyebaran: - Islam masuk melalui perdagangan, pendidikan, perkawinan, dan kesenian. Para pedagang dan ulama memainkan peran penting dalam penyebaran agama Islam di Indonesia. 3. Kerajaan-Kerajaan Islam: - Beberapa kerajaan Islam di Indonesia meliputi: - Kerajaan Samudera Pasai: Kerajaan Islam pertama di Indonesia, berlokasi di Aceh. - Kerajaan Demak: Berdiri di Jawa Tengah dan menjadi pusat penyebaran Islam di Jawa - Kerajaan Aceh: Berada di Aceh, Sumatera, dan memiliki peran penting dalam penyebaran Islam. 4. Bukti Peninggalan: - Candi Borobudur dan Prambanan: Candi-candi ini menggambarkan keberagaman budaya dan sejarah masa Hindu-Budha di Indonesia¹. - Prasasti Canggal: Menyatakan bahwa Raja Sanjaya dari Kerajaan Mataram memeluk agama Hindu. - Arca-arca: Menggambarkan dewa-dewi Hindu dan Budha.


Semua peninggalan ini mengandung nilai sejarah dan budaya yang kaya, serta menunjukkan peran Islam dalam membentuk Indonesia seperti yang kita kenal sekarang. LATIHAN 5. Kegiatan 1.1 1. Teori Masuknya Islam: - Siapakah yang dikemukakan oleh Teori Gujarat sebagai pembawa agama Islam ke Nusantara? - A) Syekh Abdul Qodir Jaelani - B) Sultan Malik Al Saleh - C) Marcopolo - D) Sultan Mahmud Jawaban B) Sultan Malik Al Saleh. 2. Jalur Penyebaran Islam: - Jalur perdagangan merupakan salah satu cara penyebaran Islam di Indonesia. Apa yang dilakukan oleh para pedagang Islam selama berdagang? - A) Membangun masjid di setiap pelabuhan


- B) Menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat setempat - C) Membawa pedang untuk memaksa orang memeluk Islam - D) Menyembunyikan identitas mereka sebagai pedagang Islam Jawaban: B) Menyebarkan ajaran Islam kepada masyarakat setempat. 3. Kerajaan Islam di Indonesia: - Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam pertama di Indonesia. Di mana lokasi tepatnya kerajaan ini berada? - A) Jawa Tengah - B) Aceh Utara - C) Sumatera Selatan - D) Maluku Utara Jawaban: B) Aceh Utara. 4. Bukti Peninggalan Masuknya Islam: - Apa nama makam yang ditemukan pada tahun 475 H (1082 M) di Leran, Jawa Timur, yang menjadi bukti masuknya Islam ke Indonesia? - A) Makam Fatimah binti Maemun - B) Makam Sultan Malik Al-Saleh - C) Makam Sultan Mahmud - D) Makam Sultan Malik Al Zahir Jawaban: A) Makam Fatimah binti Maemun


5. Kerajaan Islam di Indonesia: - Kerajaan Demak merupakan salah satu kerajaan Islam yang berperan penting dalam penyebaran Islam di Jawa. Siapa pendiri kerajaan Demak? - A) Sultan Malik Al Saleh - B) Sultan Mahmud - C) Raden Patah - D) Sunan Kalijaga Jawaban: C) Raden Patah 6. Teori Masuknya Islam: - Teori Persia menyatakan bahwa Islam masuk ke Nusantara melalui para pedagang dari daerah mana? - A) Gujarat, India - B) Persia (Iran) - C) Arab - D) Cina Jawaban: B) Persia (Iran) 7. Jalur Penyebaran Islam: - Selain jalur perdagangan, jalur apa yang digunakan untuk penyebaran Islam di Indonesia melalui perkawinan antara pedagang Islam dan wanita pribumi? - A) Jalur politik


- B) Jalur pendidikan - C) Jalur tasawuf - D) Jalur kesenian - Jawaban: B) Jalur pendidikan 8. Kerajaan Islam di Indonesia: - Kerajaan Mataram Islam merupakan kerajaan yang berpusat di mana? - A) Jawa Tengah - B) Sumatera Utara - C) Sulawesi Selatan - D) Maluku Utara Jawaban : A) Jawa Tengah. 10. Bukti Peninggalan Masuknya Islam: - Apa nama makam yang ditemukan pada tahun 475 H (1082 M) di Leran, Jawa Timur, yang menjadi bukti masuknya Islam ke Indonesia? - A) Makam Fatimah binti Maemun - B) Makam Sultan Malik Al-Saleh - C) Makam Sultan Mahmud - D) Makam Sultan Malik Al Zahir Jawaban: A) Makam Fatimah binti Maemun. 11. Teori Masuknya Islam: - Teori China berpendapat bahwa Islam masuk ke Indonesia melalui kontak dengan pedagang dari negara mana?


- A) India - B) Persia - C) Tiongkok - D) Arab Jawaban: C) Tiongkok. 12. Jalur Penyebaran Islam: - Selain jalur perdagangan dan pendidikan, jalur apa yang digunakan untuk penyebaran Islam di Indonesia melalui kesenian dan praktik spiritual? - A) Jalur politik - B) Jalur perkawinan - C) Jalur tasawuf - D) Jalur militer Jawaban: C) Jalur tasawuf. 13. **Kerajaan Islam di Indonesia**: - Kerajaan Banten berada di wilayah mana? - A) Jawa Barat - B) Jawa Tengah - C) Sumatera Utara - D) Sulawesi Selatan Jawaban: A) Jawa Barat. 14. Bukti Peninggalan Masuknya Islam: - Apa yang dikemukakan oleh catatan perjalanan Ibnu Battuta saat mengunjungi Aceh pada abad ke-14?


- A) Aceh merupakan pusat perdagangan rempah-rempah - B) Aceh adalah kerajaan Hindu-Buddha - C) Aceh memiliki masjid-masjid megah - D) Aceh adalah pusat penyebaran Islam di Nusantara Jawaban: D) Aceh adalah pusat penyebaran Islam di Nusantara. 15. Kerajaan Islam di Indonesia: - Kerajaan Gowa berlokasi di provinsi mana? - A) Jawa Tengah - B) Sulawesi Selatan - C) Sumatera Utara - D) Kalimantan Timur Jawaban: B) Sulawesi Selatan.


6. Kegiatan 1.2 Warnailah gambar di bawah ini!


PENUTUP Seiring dengan penutupan lembaran buku ini, kita telah menelusuri jejak-jejak perjalanan Islam di Nusantara, hingga akhirnya berakar kuat dalam bumi Indonesia. Kita telah menyaksikan bagaimana agama ini tumbuh dan berkembang, berinteraksi dan beradaptasi dengan budaya lokal, serta bagaimana ia memberikan kontribusi pada pembentukan identitas dan peradaban bangsa. Dengan mengakhiri buku ini, semoga kita tidak hanya memperoleh pengetahuan tentang sejarah, tetapi juga inspirasi untuk menghargai keragaman dan harmoni yang telah terjalin selama berabadabad. Semoga kisah-kisah dalam buku ini menjadi sumber refleksi bagi kita semua untuk terus menjaga nilai-nilai toleransi dan persaudaraan yang telah lama menjadi warisan bangsa. Terima kasih kepada para pembaca yang telah menemani perjalanan ini, dan semoga apa yang tertuang dalam buku ini dapat memberikan manfaat serta menjadi titik tolak untuk penelitian dan pemahaman yang lebih dalam tentang sejarah Islam di Indonesia. Terimahkasih, Tuana,2024


DAFTAR PUSTAKA Detikcom. (n.d.). 6 Jalur Penyebaran Islam di Indonesia. Retrieved from detikcom: https://www.detik.com/hikmah/khazanah/ d-7313985/6-jalur-penyebaran-islam-diindonesia Synaoo.com. (n.d.). 6 Jalur Masuknya Islam Ke Indonesia. Retrieved from Synaoo.com: https://www.synaoo.com/jalur-masuknyaislam-ke-indonesia/ Perpustakaan.id. (n.d.). 15 Kerajaan Islam di Indonesia Serta Sejarah dan Penjelasan. Retrieved from perpustakaan.id: https://perpustakaan.id/kerajaan-islam-diindonesia/ Gramedia.com. (n.d.). Kerajaan Islam di Indonesia (Nusantara) dan Sejarahnya. Retrieved from Gramedia.com: https://www.gramedia.com/literasi/keraja an-islam-di-indonesia-nusantara/ Kompas.com. (2022, November 2). Kerajaankerajaan Islam di Indonesia. Retrieved from Kompas.com: https://www.kompas.com/stori/read/2022/ 11/02/134153279/kerajaan-kerajaanislam-di-indonesia


Saintif. (n.d.). 16 Kerajaan Islam di Indonesia (LENGKAP) + Penjelasan. Retrieved from saintif.com: https://saintif.com/kerajaan-islam-diindonesia/ Kompas.com. (2020, March 4). Pengaruh Islam di Indonesia. Retrieved from Kompas.com: https://www.kompas.com/skola/read/2020 /03/04/153000769/pengaruh-islam-diindonesia Pahamify. (n.d.). Bukti-Bukti Pengaruh Islam yang Masih ada Hingga Kini. Retrieved from Pahamify: https://pahamify.com/blog/pahamimateri/materi-ips/sejarah-bukti-buktipengaruh-islam-yang-masih-ada-hinggakini/ Kompas.com. (2022, October 23). 6 Saluran Penyebaran Islam di Nusantara. Retrieved from Kompas.com: https://www.kompas.com/stori/read/2022/ 10/23/170000079/6-saluran-penyebaranislam-di-nusantara Katadata.co.id. (n.d.). Kerajaan Islam di Indonesia dan Peninggalan Sejarahnya. Retrieved from katadata.co.id: https://katadata.co.id/berita/nasional/6164 4a1935940/kerajaan-islam-di-indonesiadan-peninggalan-sejarahnya


Hobbymiliter.com. (n.d.). 15 Situs Bukti Sejarah Peninggalan Kerajaan Islam Di Indonesia. Retrieved from hobbymiliter.com: https://www.hobbymiliter.com/11034/15- situs-bukti-sejarah-peninggalan-kerajaanislam-di-indonesia/


Click to View FlipBook Version