Modul hidrolisis garam
BAB I
PENDAHULUAN
A. Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
Berdasarkan Permendikbud No. 21 tahun 2016 tentang standar isi. Standar
Isi mencakup lingkup materi minimal dan tingkat kompetensi minimal untuk
mencapai kompetensi lulusan minimal pada jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Standar Isi terdiri dari Tingkat Kompetensi dan Kompetensi Inti sesuai dengan
jenjang dan jenis pendidikan tertentu.
Terdapat empat kompetensi yang diharapkan dimilki oleh peserta didik
pada kurikulum 2013, yaitu kompetensi sikap spiritual, sikap sosial, pengetahuan
dan keterampilan. Keempat kompetensi tersebut disebut kompetensi inti (KI).
Rumusan keempat KI tersebut yaitu :
KI 1 : Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli
(gotong royong, kerja sama, toleran, damai), santun, responsif, dan
pro-aktif sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan
dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam
serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia
KI 3 : Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual,
konseptual, prosedural berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu
pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan
wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai
dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan masalah
KI 4 : Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah
abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di
sekolah secara mandiri, dan mampu menggunakan metode sesuai
kaidah keilmuan
Selanjutnya, keempat KI tersebut diturunkan menjadi kompetensi dasar
(KD). KD pada materi larutan asam basa sesuai dengan kurikulum 2013 revisi
2016 yaitu :
3.11 : Menganalisis kesetimbangan ion dalam larutan garam dan
menghubungkan pH-nya
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 1
Modul hidrolisis garam
4.11 : Melaporkan percobaan tentang sifat asam basa berbagai larutan
garam
Berdasarkan KD tersebut, maka disusun beberapa indikator pencapaian
kompetensi (IPK) yang dapat mengindikasikan ketercapaian kompetensi peserta
didik. Indikator pencapaian tersebut dapat terlihat pada Tabel 1.
Tabel 1. Indikator Pencapaian Kompetensi Materi Larutan Asam Basa
Kompetensi Dasar (KD) Indikator Pencapaian Kompetensi
(IPK)
3.11 Menganalisis kesetimbangan
dalam larutan garam ion 3.11.1 Menentukan beberapa jenis garam
menghubungkan pH-nya dan yang dapat terhidrolisis dalam air.
3.11.2 Menjelaskan sifat-sifat garam yang
terhidrolisis
3.11.3 Menuliskan persamaan reaksi larutan
yang dapat terhidrolisis dalam air
3.11.4 Menentukan persamaan tetapan
kesetimbangan hidrolisis garam
3.11.5 Menentukan hasil hidrolisis garam
3.11.6 Menghitung pH hidrolisis garam
4.11 Melaporkan percobaan tentang sifat 4.11.1 Merancang percobaan hidrolisis
asam basa berbagai larutan garam 4.11.2 garam
4.11.3 Melakukan percobaan hidrolisis
4.11.4 garam
4.11.5 Menganalisis data hasil percobaan
hidrolisis garam
Mengkomunikasikan hasil percobaan
hidrolisis garam
Melaporkan hasil percobaan
hidrolisis garam
B. Deskripsi
1. Pengertian
Dalam Modul ini, kamu akan mempelajari tentang hidrolisis garam. Materi
pelajaran meliputi jenis garam yang dapat terhidrolisis dalam air, sifat-sifat garam
yang terhidrolisis, persamaan reaksi larutan garam yang terhidrolisis, pH
hidrolisis garam.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 2
Modul hidrolisis garam
2. Ruang lingkup isi modul
a. Jenis garam yang dapat terhidrolisis dalam air,
b. Sifat-sifat garam yang terhidrolisis, persamaan reaksi larutan garam
yang terhidrolisis,
c. PH hidrolisis garam,
3. Kaitan modul dengan modul lainnya
Modul ini merupakan bagian dari kompetensi dasar menganalisis
kesetimbangan ion dalam larutan garam dan menghubungkan pH-nya. Untuk
dapat memahami modul ini secara komprehensif harus dipelajari secara seksama
seluruh kompetensi dasar dan indikatornya. Modul ini saling menunjang dan
saling menguatkan dengan modul-modul lain sebelumnya.
4. Manfaat kompetensi
Dengan memahami seluruh indikator - indikator dalam modul ini dapat
membantu siswa memahami aspek lain dalam dunia kerja dan memecahkan
masalah kimia yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Setelah mempelajari modul ini kompetensi yang diharapkan adalah siswa
dapat memecahkan masalah berkaitan dengan hidrolisis garam Pendekatan yang
digunakan dalam menyelesaikan modul ini adalah pendekatan saintifik melalui
metode pemberian tugas, diskusi pemecahan masalah serta presentasi. Guru
merancang pembelajaran dengan memberikan kesempatan seluas - luasnya pada
siswa untuk berperan aktif dalam membangun konsep secara mandiri ataupun
bersama - sama.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 3
Modul hidrolisis garam
C. Waktu
Alokasi waktu untuk menyelesaikan kompetensi dasar menganalisis
kesetimbangan ion dalam larutan garam dan menghubungkan pH-nya dalam
larutan adalah 12 JP.
D. Prasyarat
Untuk memudahkan memahami modul ini anda harus memahami terlebih
dahulu tentang stoikiometri, kesetimbangan kimia, larutan asam dan basa. Sebagai
dasar dalam mempelajari materi hidrolisis dan kelarutan dan hasil kali kelarutan.
E. Petunjuk Penggunaan Modul
1. Penjelasan bagi siswa.
a. Bacalah modul ini secara berurutan agar memahami konsep secara
runut, sebab uraian modul mengikuti suatu sistematika yang berurutan.
b. Setelah mengisi cek kemampuan, apakah anda termasuk kategori
orang yang perlu mempelajari modul ini? Apabila menjawabanya ya
maka pelajarilah modul ini.
c. Ikuti dengan seksama setiap perintah yang ada dalam setiap materi
pokok. Karena perintah dan tugas - tugas dirancang untuk dikerjakan
secara langkah demi langkah, sehingga apabila diikuti dengan baik pada
akhirnya akan dapat menguasai materi secara menyeluruh.
d. Kerjakan tugas-tugas dan latihan - latihan sesuai perintah. Apabila
mengalami kesulitan minta bantuan kepada
guru/pembimbing/instruktur. Tugas dan latihan telah dirancang untuk
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 4
Modul hidrolisis garam
memperdalam dan menguatkan pengetahuan, oleh karena itu harus
dikerjakan dengan sungguh - sungguh dan penuh ketelitian.
e. Buatlah rencana belajar dengan menggunakan format seperti dalam
modul ini, kemudian konsultasikan pada guru dan institusi pasangan
penjamin mutu, hingga mendapat persetujuan.
f. Lakukan kegiatan belajar untuk mendapatkan kompetensi sesuai
rencana kegiatan belajar yang telah disusun dan disetujui oleh
guru/instruktur Anda.
g. Kunci jawaban tugas latihan hanya digunakan setelah tugas dan latihan
selesai dikerjakan. Jangan sekali - kali melihat kunci jawaban sebelum
latihan atau tugas selesai dikerjakan. Kunci jawaban hanya digunakan
untuk mengecek dan mengoreksi sejauh mana kemampuan terhadap
materi.
h. Sesuaikan jawaban atau latihan dengan kunci jawaban, kemudian
tentukan pencapaian nilainya. Koreksi hal-hal mana yang harus
dipelajari kembali dan mana yang dianggap sudah cukup. Ini semua
Anda sendirilah yang mengukur dan menentukannya. Apabila menemui
hambatan minta bantuan kepada guru/instruktur.
i. Hasil membaca dan mengerjakan tugas - tugas sebaiknya disampaikan
kepada guru untuk mendapatkan koreksi dan penilaian. Guru akan
membimbing dan memberikan petunjuk lebih lanjut. Sebaiknya catatan-
catatan penting dan tugas - tugas dikerjakan dalam satu buku khusus.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 5
Modul hidrolisis garam
2. Peran guru
a. Membantu siswa dalam merencanakan proses belajar
b. Membimbing siswa melalui tugas-tugas pelatihan yang dijelaskan
dalam tahap belajar.
c. Membantu siswa dalam memahami konsep dan praktek baru dan
menjawab pertanyaan siswa mengenai proses belajar.
d. Membantu siswa dalam menentukan dan mengakses sumber tambahan
lain yang diperlukan dalam belajar.
e. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
f. Merencanakan seorang ahli/pendamping guru dari tempat kerja untuk
membantu jika diperlukan.
g. Melaksanakan penilaian.
h. Menjelaskan kepada siswa mengenai bagian yang perlu untuk dibenahi
dan merundingkan rencana pembelajaran selanjutnya.
i. Mencatat pencapaian kemajuan siswa.
F. Tujuan Akhir
Spesifikasi kinerja yang diharapkan dengan membaca dan memahami
contoh-contoh serta mengerjakan tugas dalam modul ini:
1. Peserta didik dapat menentukan beberapa jenis garam yang dapat
terhidrolisis dalam air.
2. Peserta didik dapat menjelaskan sifat-sifat garam yang terhidrolisis
3. Peserta didik dapat menuliskan persamaan reaksi larutan yang dapat
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 6
Modul hidrolisis garam
terhidrolisis dalam air
4. Peserta didik dapat menentukan persamaan tetapan kesetimbangan hidrolisis
garam
5. Peserta didik dapat menentukan hasil hidrolisis garam
6. Peserta didik dapat menghitung ph hidrolisis garam
7. Peserta didik dapat merancang percobaan hidrolisis garam
8. Peserta didik dapat melakukan percobaan hidrolisis garam
9. Peserta didik dapat menganalisis data hasil percobaan hidrolisis garam
10. Peserta didik dapat mengkomunikasikan hasil percobaan hidrolisis garam
11. Peserta didik dapat melaporkan hasil percobaan hidrolisis garam
G. Cek Penguasaan Standar Kompetensi
Berilah tanda silang (x) pada kolom “Ya” apabila deskripsi pengetahuan
dan keterampilan telah terkuasai dan pada kolom “ tidak” jika deskripsi
pengetahuan dan keterampilan belum terkuasai. Jika 100% dari deskripsi
pengetahuan dan keterampilan telah dikuasai maka anda tidak perlu mempelajari
modul ini, akan tetapi anda perlu membuktikannya dengan menjawab pertanyaan
evaluasi. Apabila anda menjawab kurang dari 100% maka anda perlu mempelajari
modul ini.
No Cek Kemampuan Awal Ya Tidak
Pengetahuan
1 Mampu menentukan beberapa jenis garam yang dapat
terhidrolisis dalam air.
2 Mampu menjelaskan sifat-sifat garam yang terhidrolisis
3 Mampu menuliskan persamaan reaksi larutan yang dapat
terhidrolisis dalam air
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 7
Modul hidrolisis garam
No Cek Kemampuan Awal Ya Tidak
4 Mampu menentukan persamaan tetapan kesetimbangan
hidrolisis garam
5 Mampu menentukan hasil hidrolisis garam
6 Mampu menghitung ph hidrolisis garam
Keterampilan
7 Mampu merancang percobaan hidrolisis garam
8 Mampu melakukan percobaan hidrolisis garam
9 Mampu mencatat data hasil percobaan hidrolisis garam
10 Mampu menganalisis data hasil percobaan hidrolisis
garam
11 Mampu menyimpulkan hasil percobaan hidrolisis garam
12 Mampu mengkomunikasikan hasil percobaan hidrolisis
garam
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 8
Modul hidrolisis garam
By. W
e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 9
Modul hidrolisis garam
BAB II
PEMBELAJARAN
A. Rencana Belajar Peserta Didik
Sebagaimana telah diinformasikan dalam pendahuluan bahwa modul ini
hanya sebagian dari sumber belajar yang dapat anda pelajari untuk menguasai
kompetensi dasar menyelesaikan masalah konsep hidrolisis garam, untuk
mengembangkan kompetensi dalam substansi non instruksional kita perlu latihan.
Aktifitas-aktifitas yang dirancang dalam modul ini selain mengembangkan
kompetensi kimia juga mengembangkan kompetensi substansi non instruksional.
Dalam penggunaan modul ini kita harus mengerjakan tugas-tugas yang telah
dirancang.
1. Buatlah rencana belajar berdasarkan rancangan pembelajaran yang telah
disusun oleh guru, untuk menguasai standar kompetensi menyelesaikan
masalah konsep hidrolisis garam gunakan format berikut!
Pencapaian Alasan Paraf
No Kegiatan Tanggal Jam Tempat perubahan Siswa Guru
bila
diperlukan
Mengetahui Gelumbang,
Guru pembimbing Siswa
() ()
2. Rumuskan hasil belajar sesuai standar bukti belajar yang telah ditetapkan
a. Untuk penguasaan pengetahuan buat suatu ringkasan menurut pengertian
Anda terhadap konsep - konsep yang berkaitan dengan kompetensi yang
telah dipelajari. Selain ringkasan anda juga dapat melengkapi dengan
kliping tentang informasi - informasi yang relevan dengan kompetensi yang
sedang dipelajari.
b. Tahapan pelajaran dapat dituliskan/digambarkan dalam diagram alur yang
dilengkapi dengan penjelasan.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 9
Modul hidrolisis garam
c. Produk hasil praktek kegiatan ini dapat dikumpulkan berupa contoh - contoh
dalam bentuk visualisasi.
d. Tahapan proses akan diakhiri, lakukan diskusi dengan guru pembimbing
untuk mendapatkan persetujuan dan apabila ada hal - hal yang harus
dilengkapi maka ikuti saran guru pembimbing.
B. Kegiatan Belajar Hai Kawan ....
1. Kegiatan Pembelajaran 1 Apa sich tujuan kita belajar
a. Tujuan Pembelajaran
“kesetimbangan ion dan pH
larutan garam ” ini?
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan
model pembelajaran discovery Learning dan metode
praktikum, diskusi, tanya jawab, penugasan, presentasi
dan analisis dengan mengembangkan sikap sosial seperti
disiplin, jujur, kerjasama dan proaktif; dan dapat
mengembangkan kecakapan hidup abad 21 seperti
kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi,
berkolaborasi, dan berkreasi (4C), serta mampu
mengakses, memahami dan menggunakan informasi
secara cerdas sebagai bentuk konkret dari literasi, peserta
didik mampu :
a) Menentukan beberapa jenis garam yang dapat
terhidrolisis dalam air.
b) Menjelaskan sifat-sifat garam yang terhidrolisis
c) Menuliskan persamaan reaksi larutan yang dapat
terhidrolisis dalam air
d) Merancang percobaan hidrolisis garam
e) Melakukan percobaan hidrolisis garam
f) Menganalisis data hasil percobaan hidrolisis garam
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 10
Modul hidrolisis garam
Mari Ananda ....
Perkuat literasi kita dengan rajin
membaca!.
b. Pendahuluan
Sebelum masuk materi yang akan kita
pelajari, silahkan membaca dan memahami
cerita di bawah ini.
Anda tentunya sudah tidak asing dengan istilah garam. Garam terbentuk
dari reaksi asam dan basa disebut reaksi penetralan. Akan tetapi, reaksi penetralan
tidaklah membuat larutan garam menjadi netral. Garam sering Anda temui dalam
kehidupan sehari-hari. Adapun contoh garam dalam kehidupan sehari-hari, dapat
dilihat pada gambar 1.
(a). Soda kue (b). Garam dapur (c). Sabun (d). Natrium
benzoat
Gambar 1. Contoh garam dalam kehidupan sehari-hari
Garam dapur yang digunakan untuk penyedap rasa, soda kue agar kue
mengembang dan empuk, natrium benzoat untuk pengawet makanan dan sabun
untuk mencuci tangan. Natrium benzoat, soda kue, dan sabun merupakan contoh
garam yang bersifat garam. Garam dapur merupakan contoh garam yang bersifat
netral. Mengapa garam-garam tersebut bersifat basa dan netral?
Banyak jenis garam yang dibentuk dari berbagai asam dan basa ini
mengalami hidrolisis. Garam bagaimana yang dapat mengalami hidrolisis? Apa
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 11
Modul hidrolisis garam
penyebabnya? Bagaimana dengan pH larutan garam yang terhidrolisis? Untuk
menjelaskan konsep hidrolisis, mari kita pelajari penjelasan pada modul ini.
c. Uraian materi
Garam adalah senyawa yang dibentuk dari reaksi asam dan basa. Kata
Hydrolysis berasal dari bahasa Yunani, dimana hydro berarti air dan lysis berarti
penguraian. Hidrolisis adalah reaksi penguraian suatu garam dalam air.
Hidrolisis garam adalah reaksi penguraian garam dalam air membentuk
ion positif dan ion negatif. Ion-ion tersebut akan bereaksi dengan air membentuk
suatu asam dan basa asalnya.
Hidrolisis garam merupakan reaksi penguraian antara kation dan anion
garam dengan air dalam larutan. Kation dan anion yang dapat mengalami reaksi
hidrolisis adalah yang termasuk elektrolit lemah. Sedangkan kation dan anion
garam yang termasuk elektrolit kuat tidak terhidrolisis.
Gambar 2. Reaksi hidrolisis
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 12
Modul hidrolisis garam
Berdasarkan asalnya, ada 4 jenis garam :
1. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat
Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa kuat tidak
terhidrolisis.
Bersifat netral, pH = 7.
Untuk lebih jelasnya perhatikan model gambar di bawah ini :
Gambar 3. Reaksi NaCl dengan air
Contoh:
Natrium klorida (NaCl) terdiri dari kation Na+ dan anion Cl-. Ion Na+ dan Cl-
berasal dari elektrolit kuat sehingga keduanya tidak mengalami hidrolisis.
NaCl(aq) Na+(aq) + Cl-(aq)
Na+(aq) + H2O(l) (tidak ada reaksi)
Cl-(aq) + H2O(l) (tidak ada reaksi)
Jadi, NaCl tidak mengubah perbandingan konsentrasi ion H+ dan OH- dalam air,
dengan kata lain, larutan NaCl bersifat netral.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 13
Modul hidrolisis garam
2. Garam yang berasal dari asam kuat dan basa lemah.
Garam yang terbentuk dari asam kuat dan basa lemah
Bersifat asam, pH < 7.
Untuk lebih jelasnya perhatikan model gambar di bawah ini :
Gambar 4. Reaksi NH4Cl dengan air
Contoh :
NH4Cl terdiri dari kation NH4+ dan anion Cl-. Ion NH4+ berasal dari basa
lemah NH3 dan mengalami hidrolisis, sedangkan ion Cl-, berasal dari asam
kuat HCl, tidak terhidrolisis.
NH4Cl → + + Cl-
H2O ⇌ H+ + OH-
Reaksi Hidrolisis : NH4+ + H2O ⇌ NH4OH + H+
H+ pembawa sifat asam
Adanya ion H+ akan meningkatkan konsentrasi H+ dan menurunkan
konsentrasi OH- dalam larutan sehingga pH larutan turun di bawah 7 dan
menyebabkan larutan bersifat asam (dapat memerahkan lakmus biru).
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 14
Modul hidrolisis garam
3. Garam yang berasal dari basa kuat dan asam lemah
Garam yang terbentuk dari asam lemah dan basa kuat
mengalami hidrolisis anion (hidrolisis parsial).
Bersifat basa, pH > 7.
Untuk lebih jelasnya perhatikan model gambar di bawah ini :
Gambar 5. Reaksi NaF dengan air
Contoh :
NaF terdiri dari kation F- dan anion Na+. Ion F- berasal dari asam lemah HF
dan mengalami hidrolisis, sedangkan ion Na+, berasal dari basa kuat NaOH,
tidak terhidrolisis.
NaF → F- + Na+
H2O ⇌ H+ + OH-
Reaksi hidrolisis : F- + H2O ⇌ HF + OH-
OH- pembawa sifat basa
Adanya ion OH- akan meningkatkan konsentrasi OH- dan menurunkan
konsentrasi H+ dalam larutan, sehingga pH larutan naik di atas 7 dan
menyebabkan larutan bersifat basa (membirukan kertas lakmus merah).
4. Garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah ( hidrolisis sempurna ),
sifatnya tergantung dari harga Ka dan Kb, jika :
Ka > Kb = sifatnya asam
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 15
Modul hidrolisis garam
Ka = Kb = sifatnya netral
Ka < Kb = sifatnya basa.
Untuk lebih jelasnya perhatikan model gambar di bawah ini :
Gambar 6. Reaksi NH4F dengan air
Contoh :
NH4F
NH4F →F- + NH4+
H2O ⇌ H+ + OH-
Reaksi hirdolisis :
F- + H2O → HF + OH-
NH4+ + H2O →NH4OH + H+
d. Rangkuman
Setelah menpelajari modul ini, anda dinyatakan telah mampu
menguasai materi dan konsep-konsep hidrolisis garam. Selain
menguasai materi, anda juga mengetahui sisi menarik dari belajar kimia
karena bersifat kontekstual yang berkaitan erat dengan kehidupan
sehari-hari.
Rangkuman ini dapat diamanaatkan sebagai bahan untuk evaluasi pada
akhir modul ini, oleh karena itu mohon untuk dibaca dan diingat
kembali.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 16
Modul hidrolisis garam
1. Garam dari asam kuat dan basa kuat tidak mengalami hidrolisis
dan bersifat netral yang memiliki pH = 7
2. Garam dari asam kuat dan basa lemah mengalami hidrolisis
parsial (sebagian) dan bersifat asam dengan nilai pH < 7
3. Garam dari asam lemah dan basa kuat mengalami hidrolisis
parsial (sebagian) dan bersifat basa dengan nilai pH > 7
4. Garam dari asam lemah dan basa lemah mengalami hidrolisis
total dengan nilai pH (tergantuang dari harga ka dan kb)
Jika ka = kb, maka pH = 7 (netral)
Jika ka > kb, maka pH < 7 (asam)
Jika ka < kb, maka pH > 7 (basa)
e. Tugas/Latihan/Kasus
Ayoo berlatih!
Setelah kalian memahami uraian singkat materi
dan contoh di atas, kerjakan soal berikut dengan
berpikir kritis!
Manakah dari garam-garam di bawah ini yang mengalami hidrolisis parsial,
hidrolisis total dan yang tidak terhidrolisis dan tuliskan reaksi hidrolisisnya!
a. (NH4)2SO4
b. (CH3COO)2Ba
c. CaCl2
d. MgF2
e. CH3COONH4
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 17
Modul hidrolisis garam
f. Tes Formatif
Tes Formatif 1
Petunjuk Mengerjakan Soal
1. Sebelum menjawab soal, tulislah identitas Anda (nama dan kelas) pada
lembar jawaban yang telah disediakan.
2. Pilih satu jawaban yang paling tepat, dengan memberi tanda silang pada huruf
a, b, c, d, dan e pada lembar jawaban.
3. Dahulukan soal-soal yang kamu anggap paling mudah.
4. Periksa kembali jawaban kamu sebelum di kumpul.
5. Waktu mengerjakan 20 menit
Selamat Mengerjakan
1. Peristiwa hidrolisis tidak terjadi pada larutan....
a. CH3COOK
b. (NH4)2SO4
c. NH4Cl
d. K2SO4
e. CH3COONH4
2. Diantara campuran berikut ini, yang dapat menghasilkan larutan yang
bersifat asam adalah....
a. 100 mL CH3COOH 0,1 M + 100 mL NaOH 0,1 M
b. 100 mL HF 0,1 M + 100 mL KOH 0,1 M
c. 100 mL HCl 0,1 M + 100 mL NaOH 0,1 M
d. 100 mL HCl 0,1 M + 100 mL NH4OH 0,1 M
e. 100 mL HCOOH 0,1 M + 100 mL KOH 0,1 M
3. UN-SMA 12-A83-14
Diketahui rumus-rumus senyawa:
(1) CH3COONa;
(2) NH4CI;
(3) K2S;
(4) NaBr; dan
(5) (NH4)2SO4.
Pasangan garam yang mempunyai pH < 7 adalah ....
a. (1) dan (4)
b. (2) dan (3)
c. (2) dan (5)
d. (3) dan (5)
e. (4) dan (5)
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 18
Modul hidrolisis garam
5. UN-SMA-12-B67-14
Beberapa jenis larutan berikut ini:
(1) K2SO4;
(2) CH3COONa;
(3) BaCl2;
(4)NH4CI; dan
(5) KCN.
Pasangan larutan garam yang bersifat basa adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (2) dan (5)
D. (3) dan (4)
E. (4) dan (5)
6. UN-SMA-12-C79-14
Diketahui nama-nama senyawa berikut ini:
(1) CH3COOH;
(2) NH4NO3;
(3) KNO3;
(4) CH3COONH4; dan
(5) BaSO4.
Pasangan garam yang mempunyai pH = 7 adalah ....
A. (1) dan (3)
B. (3) dan (5)
C. (1) dan (4)
D. (4) dan (5)
E. (2) dan (4)
7. Berikut adalah beberapa larutan :
1) (NH4)2SO4
2) Na2CO3
3) KCN
4) CH3COONa
5) K2SO4
Pasangan garam yang pH-nya lebih besar dari 7 adalah pasangan nomor ....
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 3)
c. 1) dan 4)
d. 2) dan 3)
e. 3) dan 5)
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 19
Modul hidrolisis garam
8. Diketahui garam-garam :
1) (NH4)2SO4
2) FeCl3
3) Ba(NO3)2
4) (CH3COO)2Ca
5) Na2CO3
Pasangan garam yang larutannya dalam air terhidrolisis dan mengubah
warna lakmus biru menjadi merah adalah ...
a. 1) dan 2)
b. 1) dan 4)
c. 2) dan 3)
d. 3) dan 4)
e. 4) dan 5)
9. UN 2018 Type A
Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis garam berikut ini!
No Rumus garam Reaksi Hidrolisis Perkiraan
Sifat
pH
(1) CH3COONa CH3COO⎻(aq) + H2O(l) ⇌ CH3COOH + OH⎻ (aq) >7 Basa
(2) CaSO3 SO32-(aq) + H2O(l) ⇌ HSO3⎻ (aq) + OH⎻(aq) <7 Basa
(3) (NH4)2SO4 NH4+(aq) + H2O(l) ⇌ NH3(aq) + H3O+(aq) <7 Asam
(4) (NH4)3PO4 PO43-(aq) + H2O(l) ⇌ HPO42-(aq) + OH⎻(aq) >7 Basa
NH4+(aq) + H2O(l) ⇌ NH3(aq) + H3O+(aq)
Pasangan data garam terhidrolisis yang tepat adalah ....
a. (1) dan (2)
b. (1) dan (3)
c. (1) dan (4)
d. (2) dan (3)
e. (2) dan (4)
10. UN Kimia 2017 - 25
Seorang siswa melakukan percobaan uji larutan garam menggunakan kertas
lakmus merah dan biru. Dari hasil percobaan tersebut diperoleh data sebagai
berikut.
No. Garam Lakmus Lakmus Reaksi hidrolisis Jenis
hidrolisis
Merah Biru
(1). CH3COONa Biru Biru ..... Parsial
(2). NH4Cl .... .... NH4+ + H2O ⇄ NH4OH + H+ Parsial
(3). KCN Merah Biru CN- + H2O ⇄ HCN + OH- ....
Data yang paling tepat untuk mengisi titik-titik pada percobaan (1), (2), dan
(3) berturut-turut adalah ....
A. CH3COO- + H2O ⇄ CH3COOH + OH- Biru Biru Parsial
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 20
Modul hidrolisis garam
B. CH3COO- + H2O ⇄ CH3COOH + OH- Merah Merah Parsial
C. CH3COOH + OH- ⇄ CH3COO- + H2O Biru Biru Total
D. Na+ + H2O ⇄ NaOH + H+ Merah Merah Parsial
E. Na+ + H2O ⇄ NaOH + H+ Merah Merah Total
g. Lembar Kerja Peserta didik
Stimulus
Identifikasi Masalah
1. Bagaimanakah cara mengidentifikasi garam-garam yang
mengalami hidrolisis?
2. Garam manakah yang mengalami hidrolisis dan bersifat asam ?
3. Garam manakah yang mengalami hidrolisis dan bersifat basa ?
4. Garam manakah yang mengalami hidrolisis dan bersifat netral ?
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 21
Modul hidrolisis garam
Hipotesis
Buatlah jawaban sementara (hipotesis) dari rumusan masalah yang
telah dibuat!
Garam yang dapat mengalami hidrolisis dapat diidentifikasi
dengan menggunakan ……………………................................
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Ayo cari tahu!!!
Lakukan Percobaan
1. Alat dan Bahan
Alat
Plat tetes 1 buah
Pipet tetes 1 buah
Lakmus merah dan lakmus biru
Indikator universal
Bahan
NaCl
NH4Cl
CH3COONa
(NH4)2SO4
Na2CO3
Al2(SO4)3
KI
CuSO4
2. Prosedur kerja
a) Bersihkan plat tetes dan pipet tetes
b) Masukkan masing-masing larutan garam ke dalam plat tetes dan pipet tetes
c) Masukkan kertas lakmus merah ke dalam masing-masing larutan, amati
dan catat hasil pengamatan anda.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 22
Modul hidrolisis garam
d) Masukkan kertas lakmus biru ke dalam masing-masing larutan, amati dan
catat hasil pengamatan anda.
e) Uji pH larutan dengan menggunakan indikator universal.
f) Buang larutan yang telah diuji, bersihkan alat-alat.
3. Hasil Pengamatan
No Rumus kimia Lakmus Lakmus Sifat pH
garam merah biru
1
2
3
4
5
6
7
8
Pengolahan Data
Carilah kaitan Antara kekuatan asam dan basa pembentukkan garam dengan
sifat larutan garam.
No Rumus kimia Basa Asam Sifat
garam Pembentuk pembentuk
Rumus Jenis Rumus Jenis
1
2
3
4
5
6
7
8
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 23
Modul hidrolisis garam
Pembahasan
Berdasarkan hasil pengamatan pada praktikum di atas maka garam yang
mengalami hidrolisis sebagian adalah ........................., hal disebabkan
oleh.................................................................................................... ...............
.....................................
Sedangkan garam yang mengalami hidrolisis total adalah hal ini terlihat
dari.......................................................................................................................
.............................
Garam yang tidak mengalami hidrolisis terjadi pada garam ..........................,
hal ini disebabkan oleh .......................................................................................
.............................................................................................................................
.............................................................................................................................
Kesimpulan
Tuliskan kesimpulan yang Anda dapatkan dari praktikum hari ini !
...........................................................................................................
...........................................................................................................
...........................................................................................................
...........................................................................................................
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 24
Modul hidrolisis garam
2. Kegiatan Pembelajaran 2
a. Tujuan kegiatan belajar 2
Hai Kawan ....
Apa sich tujuan kita belajar
“kesetimbangan ion dan pH
larutan garam ” ini?
Melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan
model pembelajaran discovery Learning dan metode
praktikum, diskusi, tanya jawab, penugasan, presentasi
dan analisis dengan mengembangkan sikap sosial seperti
disiplin, jujur, kerjasama dan proaktif; dan dapat
mengembangkan kecakapan hidup abad 21 seperti
kemampuan berpikir kritis, berkomunikasi,
berkolaborasi, dan berkreasi (4C), serta mampu
mengakses, memahami dan menggunakan informasi
secara cerdas sebagai bentuk konkret dari literasi, peserta
didik mampu :
a) Menentukan persamaan tetapan kesetimbangan
hidrolisis garam
b) Menentukan hasil hidrolisis garam
c) Menghitung pH hidrolisis garam
Mari Ananda ....
Perkuat literasi kita dengan rajin
membaca!.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 25
Modul hidrolisis garam
b. Pendahuluan
Sebelum masuk materi yang akan kita
pelajari, silahkan membaca dan memahami
cerita di bawah ini.
Anda sudah mengetahui bahwa reaksi asam & basa dapat membentuk
garam & air. Reaksi tersebut dinamakan reaksi netralisasi. Tetapi, tidak semua
garam yang terbentuk memiliki pH yang netral. Ada garam yang bersifat asam, dan
bersifat basa. Mengapa demikian ? Coba perhatikan gambar 2 berikut!
Pernahkah kamu melihat petani
menggunakan pupuk pada tanaman? Pupuk
yang digunakan bertujuan agar tanaman
tumbuh dengan baik, maka pH tanaman
harus dijaga. pH tanah di daerah pertanian
harus disesuaikan dengan pH tanamannya.
Oleh karena itu diperlukan pupuk yang dapat
menjaga pH tanah agar tidak terlalu asam
atau basa.
Gambar 7. Pupuk
Sumber : https://agroprobiotik.com/kelebihan-pupuk-organik-dan-pupuk-hayati-dan-
pupuk- kimia/
Bagaimanakah cara menentukan pH suatu larutan garam berdasarkan
konsentrasi suatu garam? Untuk menjelaskan konsep pH larutan garam, mari kita
pelajari penjelasan pada modul ini.
c. Uraian materi
d. Perhitungan pH Larutan Garam
1) pH Larutan Garam dari Asam Kuat dan Basa Kuat
Larutan garam yang berasal dari asam kuat & basa kuat memiliki pH 7 karena
tidak terhidrolisis sehingga bersifat netral.
2) pH Larutan Garam dari Basa Kuat dan Asam Lemah
Garam yang berasal dari basa kuat & asam lemah mengalami hidrolisis parsial,
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 26
Modul hidrolisis garam
yaitu hidrolisis anion
3) pH Larutan Garam dari Asam Kuat dan Basa Lemah
Garam yang berasal dari asam kuat & basa lemah mengalami hidrolisis parsial,
yaitu hidrolisis kation
4) pH larutan garam dari asam lemah dan basa lemah
Garam yang berasal dari asam lemah & basa lemah mengalami hidrolisis total.
Adapun pH larutan, secara kuantitatif sukar dikaitkan dengan harga Ka & Kb
maupun dengan konsentrasi garam. pH larutan yang tepat hanya dapat
ditentukan melalui pengukuran. pH larutan dapat diperkirakan dengan rumus :
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 27
Modul hidrolisis garam
Contoh soal
1. Tentukan pH BaSO4 0,1M!
Pembahasan :
BaSO4 adalah garam yang berasal dari asam kuat dan basa kuat, maka pH =
7.
2. Hitunglah tetapan hidrolisis dan pH larutan CH3COONa 0,1M!
Ka CH3COOH = 10-5
Pembahasan :
CH3COONa(aq) ⇌ CH3COO-(aq) + Na+(aq)
RH : CH3COO- + H2O ⇌ CH3COOH + OH-
Kh = = . − = 10-9
. −
CH3COONa(aq) ⇌ CH3COO-(aq) + Na+(aq)
0,1M 0,1M
[OH-] = √ . = √ − . − = √ − = 10-5
pOH = - log [OH-]
pOH = - log 10-5
pOH = 5
pH + pOH = 14
pH = 14 – 5 = 9
3. Hitunglah pH 100ml larutan NH4Cl 0,1M (Kb = 10-5)!
Pembahasan :
NH4Cl → + + Cl-
+ + H2O ⇌ NH4OH + H+
[H+] = √ = √ − − = √ − = 10-5
−
pH = - log [H+]
pH = - log 10-5
pH = 5
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 28
Modul hidrolisis garam
4. Hitunglah pH campuran 200ml NH4OH 0,1M dengan 200ml HCl 0,1M! (kb
= 10-5)
Pembahasan :
Jumlah mol NH4OH = M x V = 0,1M x 200ml = 20 mmol
Jumlah HCl = M x V = 0,1 M x 200ml = 20 mmol
NH4OH + HCl → NH4Cl + H2O
20 mmol
Mula-mula 20 mmol 20 mmol
Reaksi 20 mmol 20 mmol 20 mmol
Sisa - - 20 mmol
M garam = = = 0,05M
H+] = √ = √ − . − = √ . − = 2,2 10-5,5
−
pH = - log [H+]
pH = - log 2,2 10-5,5
pH = -(log 2,2 + log 10-5,5)
pH = -log 2,2 - log 10-5,5
pH = -log 2,2 + 5,5 log 10
pH = -log 2,2 + 5,5 . 1
pH = 5,5 – log 2,2
5. Hitunglah pH larutan (NH4)2SO4 0,1M! Kb = 10-5
Pembahasan :
(NH4)2SO4(aq) → 2NH4+(aq) + SO42-(aq)
0,1M 0,2M
[H+] =√ = √ − , = √ . − = 1,4 . 10-5
−
pH = - log [H+]
pH = - log 1,4. 10-5
pH = 5 – log 1,4
6. Massa (NH4)2SO4 yang harus ditambahkan ke dalam 100ml air sehingga
diperoleh larutan dengan pH = 5 adalah ...(Mr = 132, kb NH3 = 10-5)
Pembahasan :
pH = - log [H+]
5 = - log [H+]
[H+] = 10-5
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 29
Modul hidrolisis garam
(NH4)2SO4(aq) → 2NH4+(aq) + SO42-(aq)
+ + H2O ⇌ 2NH4OH + H+
(H+)2 = .
(10-5)2 = − .
−
10-10 = 10-9 . 2Mg
2. Mg = −
−
Mg = , = 0,05M
M garam = → mmol = Mgaram x ml = 0,05M x 100ml = 5mmol =
0,005mol
Mol = → gram = mol x mr = 0,005mol x 132 gr.mol-1 = 0,66gram
7. Terdapat larutan ammonium fluorida (NH4F) dimana Ka HF = 6,7 x 10-4 dan
kb NH3 = 1,8 x 10-5
a. Apakah larutan amonium fluorida (NH4F) bersifat asam, netral atau
basa?
b. Hitunglah tetapan hidrolisisnya
c. Hitunglah pH garam
Pembahasan :
a. Bersifat asam karena harga Ka > Kb
b. Kh = = − − = 8,29 x 10-7
. , . − . ,
c. [H+] = √ . = √10−11,48..61,07−.150−4 = 6,1 x 10-7
pH = - log [H+]
pH = - log 6,1 x 10-7
pH = 7 – log 6,1
8. Jika 50ml larutan KOH 0,5M dicampur dengan 50ml larutan CH3COOH
0,5M, tentukan pH campuran yang terjadi (Ka = 10-6).
Pembahasan :
Jumlah mol KOH = M x V = 0,5M x 50ml = 25 mmol
Jumlah CH3COOH = M x V = 0,5 M x 50ml = 25 mmol
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 30
Modul hidrolisis garam
KOH + CH3COOH → CH3COOK + H2O
Mula-mula 25 mmol 25 mmol 25 mmol
Reaksi 25 mmol 25 mmol 25 mmol
Sisa - - 25 mmol
M garam = = = 0,25M
CH3COOK(aq) ⇌ CH3COO-(aq) + K+(aq)
0,25M 0,25M
[OH-] = √ = √ − . − = √ . − = 5.10-5
−
pOH = - log [OH-]
pOH = - log 5. 10-5
pOH = 5 – log 5
pH + pOH = 14
pH = 14 – (5 – log 5)= 9 + log5
e. Rangkuman
Setelah mempelajari modul ini, anda dinyatakan telah mampu
menguasai materi dan konsep-konsep pH larutan garam. Selain menguasai materi,
anda juga mengetahui sisi menarik dari belajar kimia karena bersifat kontekstual
yang berkaitan erat dengan kehidupan sehari-hari.
1. Garam dari asam kuat dan basa kuat, pH = 7
2. Garam dari asam kuat dan basa lemah
[H+] = √
Kh =
3. Garam dari asam lemah dan basa kuat
[OH-] = √
Kh =
4. Garam dari asam lemah dan basa lemah
[H+] = √ .
Kh =
.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 31
Modul hidrolisis garam
f. Tugas/Latihan/Kasus
Ayoo berlatih!
Setelah kalian memahami uraian singkat materi
dan contoh di atas, kerjakan soal berikut dengan
berpikir kritis!
1) Terdapat 500 mL CH3COONa 0,002 M. Jika Ka CH3COOH = 2x10-5,
tentukan pH larutan garam tersebut!
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
. ............................................................................................................
2) Terdapat 10 L larutan (NH4)2SO4 0,1 M. Jika Kb NH4OH = 2x10-5,
tentukanlah pH larutan garam tersebut!
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
. .......................................................................................................
g. Tes formatif
Tes Formatif 2
Petunjuk Mengerjakan Soal
1. Sebelum menjawab soal, tulislah identitas Anda (nama dan kelas) pada
lembar jawaban yang telah disediakan.
2. Jawablah pertanyaan berikut dengan benar.
3. Dahulukan soal-soal yang kamu anggap paling mudah.
4. Periksa kembali jawaban kamu sebelum di kumpul.
5. Waktu mengerjakan 20 menit
Selamat Mengerjakan
1) Jika 107 mg garam NH4Cl dilarutkan dalam air hingga 1 L, konstanta
hidrolisis = 10-9, tentukanlah pH larutan garam tersebut!
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 32
Modul hidrolisis garam
..... .....................................................................................................
......................................................................................................... ...
2) Ke dalam 1 liter larutan asam asetat 0,2 M ditambahkan padatan NaOH 8
gram. Jika volum akibat penambahan NaOH dianggap tetap dan Ka
CH3COOH = 2x10-5, Mr NaOH =40, tentukanlah pH setelah bereaksi!
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
..... .....................................................................................................
............................................................................................................
3) Jika 2 liter larutan CH3COOH 4 M direaksikan dengan 8 liter larutan
Ba(OH)2 0,5 M, Ka CH3COOH = 2x10-5, tentukanlah
a. pH larutan masing-masing sebelum bereaksi
b. pH larutan setelah bereaksi
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
..... .....................................................................................................
............................................................................................................
4) Jika 500 mL larutan NH4Cl memiliki pH 5,5 dan Kb NH4OH = 2 x 10-5.
Tentukan massa NH4Cl yang terlarut! (Mr NH4Cl = 53,5)
Jawab : ............................................................................................................
. ............................................................................................................
..... .....................................................................................................
............................................................................................................
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 33
Modul hidrolisis garam
h. Lembar Kerja Peserta Didik
Stimulus
Identifikasi Masalah
1. Berapa pH larutan pemutih pakaian di atas, jika pemutih pakaian
mengandung sekitar 5% NaOCl (zat terlarut lainnya di abaikan)?
Ka HOCl = 3,0 x 10-8 mol/L, dan densitas laritan = 1 gr/mol. (Ar
Na = 23, O = 16, Cl = 35,5)
2. Apakah NaOCl bersifat asam, basa, atau netral? Kita dapat
menggunakan kertas lakmus untuk menguji produk tersebut di
rumah!
5.
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 34
Modul hidrolisis garam
Hipotesis
Buatlah jawaban sementara (hipotesis) dari rumusan masalah yang
telah dibuat!
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………
Ayo cari tahu!!!
Jawab : .......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
......................................................................................................................
Kesimpulan
Berdasarkan rumusan masalah dan pengolahan data di atas dapat
disimpulkan bahwa :
...........................................................................................................................
...........................................................................................................................
..........................................................................................................................
B y . W e n i a s t u t i N i n g s i h , S . P d Page 35
Modul hidrolisis garam
BAB III
EVALUASI
A. Tes Pengetahuan
Petunjuk penilaian
1. Lakukan penilaian diri terhadap pengetahuan Anda selama mengikuti
pembelajaran pada kegiatan pembelajaran dengan cara menjawab
pertanyaan dengan benar.
2. Selama anda mengerjakan tes pengetahuan anda dilarang melihat kunci
jawaban ataupun naskah modul.
3. Lakukan pemeriksaan jawaban anda dengan mencocokkan pekerjaan anda
dengan kunci jawaban yang tersedia. Lakukan pemeriksaan secara
objektif.
4. Berikan nilai 1 jika jawaban anda benar, dan 0 jika jawaban anda salah.
5. Hitung perolehan nilai pengetahuan dengan menggunakan rumus berikut :
Nilai = ℎ x 100%
Pilihlah salah satu jawaban
1. UN Kimia 2017 - 26
Campuran dari 100 mL larutan Ba(OH)2 0,1 M dan 100 mL larutan HNO2
0,2 M (Ka = 5 x 10-4) memiliki pH sebesar ....
A. 6 – log 4
B. 6 – log 2
C. 6 + ½ log 2
D. 8 – ½ log 2
E. 8 + ½ log 2
2. UN 2016 T-1-12
Seorang siswa melakukan percobaan hidrolisis dengan mencampurkan
larutan NH4OH dan HCl.
Percobaan NH4OH HCl
Volume (mL) Konsentrasi (M) Volume (mL) Konsentrasi (M)
(1) 20 0,1 20 0,1
(2) 50 0,2 50 0,2
(3) 100 0,05 100 0,05
Urutan harga pH dari ketiga percobaan di atas, bila Kb NH4OH = 10-5 dari
yang terbesar hingga terkecil adalah....
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 36
Modul hidrolisis garam
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (3), dan (2)
C. (2), (1), dan (3)
D. (2), (3), dan (1)
E. (3), (1), dan (2)
3. Diketahui larutan (NH4)2SO4 0,05M dengan kb NH3 = 10-5, pH-nya
adalah ….
A. 5
B. 6-log5
C. 6+log5
D. 7
E. 7-log5
4. Diketahui larutan CH3COOK 0,1M dengan Ka CH3COOH = 10-5, pH-nya
adalah ….
A. 5
B. 6
C. 7
D. 8
E. 9
5. Sebanyak 20ml larutan NH3 0,5M dicampur dengan 80ml larutan HCl
0,125M . jika diketahui bahwa kb NH3 = 10-5, maka pH larutan adalah ….
A. 4
B. 5
C. 6
D. 9
E. 10
6. Ke dalam 100ml larutan 0,2M NH3 (kb=10-5) ditambahkan 100ml larutan
H2SO4 0,1M, maka dihasilkan larutan dengan pH sebesar ….
A. 3
B. 5
C. 7
D. 9
E. 10
7. Sebanyak 4,1 gram garam CH3COONa dilarutkan ke dalam air sampai
volumenya 250ml (Ar C=12, H=1, O=16, Na=23). Jika tetapan hidrolisis
(kh) = 2x10-8, maka pH larutan garam tersebut adalah ….
A. 4 - log5
B. 9,5 + log 2
C. 4 + log 5
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 37
Modul hidrolisis garam
D. 4 + log 6
E. 6 + log 6
9. UN-SMA-2015-1-14
Garam amonium klorida NH4Cl dapat dibuat dengan mereaksikan 50 mL
larutan NH3 0,2 M dan 50 mL larutan HCl 0,2 M,
Menurut reaksi: NH3 (aq) + HCl(aq) → NH4Cl(aq).
Senyawa tersebut dalam air mengalami hidrolisis dengan pH larutan sebesar
.... (KbNH3 = 10-5;Kw=10-14)
A. 1 - log 5
B. 1 + log 5
C. 5 + log 1
D. 9 + log 1
E. 9 + log 5
10. UN-SMA-14-Type 1-12
Sebanyak 100 ml larutan CH3COOH 0,2 M direaksikan dengan 100 ml
larutan NaOH 0,2M menurut reaksi;
CH3COOH + NaOH → CH3COONa + H2O
Jika Ka CH3COOH = 1.10-5, maka pH larutan yang terbentuk adalah ....
A. 2
B. 3
C. 5
D. 8
E. 9
11. UN-SMA-14-Type 2-12
Kalium format merupakan garam yang dalam air mengalami reaksi sebagai
berikut:
HCOOK → HCOO- + K+
HCOO-+ H2O ⇄ HCOOH + OH-
Kalium format terbentuk dari 50 mL KOH 0,8 M dan 50 mL HCOOH 0,8
M. Jika Ka asam format 4 . 10-3, maka pH larutan yang terjadi adalah ....
A. 10
B. 9
C. 8
D. 6
E. 5
12. UN-SMA-14-Type 3-12
Larutan 50 mL HCl 0,2 M ditambah 50 mL larutan NH3 0,2 M (Kb = 1 X
10-5) sesuai dengan reaksi :
HCl (aq) + NH3 (aq) →NH4Cl (aq) + H2O (l)
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 38
Modul hidrolisis garam
pH larutan yang terjadi adalah ....
A. 5
B. 7
C. 9
D. 10
E. 12
13. UN-SMA-14-Type 4-12
Sebanyak 25 mL HCN 0,2 M direaksikan dengan 25 mL NaOH 0,2 M.
Sesuai dengan reaksi :
HCN (aq) + NaOH (aq) → NaCN (aq) + H2O (l)
Jika Ka HCN = 10-5 , maka pH campuran yang terjadi adalah .... :
A. 5 - log 1
B. 7 + log 1
C. 9 + log 1
D. 13 - log 2
E. 13 +log 2
14. UN-SMA-13-Type 1-14
Larutan 50 mL NH3 0,2 M dicampurkan dengan 50 mL HCl 0,2 M. Sesuai
dengan reaksi:
NH3(aq) + H+ (aq) → NH4 + (aq)
Harga pH larutan yang terbentuk dari campuran tersebut jika diketahui Kb
NH3 = 10-5, K w = 10-14 adalah....
A. 5 - log 1
B. 7 - log 1
C. 9 - log 1
D. 13-log 2
E. 13 +log 2
15. UN-SMA-11-P15-11
Sebanyak 100 mL larutan CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 100 mL
larutan NaOH 0,2 M. Jika Ka CH3COOH = 1 x 10-5 , maka pH larutan
setelah dicampur adalah ....
A. 2
B. 4
C. 5
D. 6
E. 9
16. UN-SMA-11- P15-12
Perhatikan persamaan reaksi berikut!
(1) CH3COO- + H2O ⇄ CH3COOH + OH-
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 39
Modul hidrolisis garam
(2) CN- + H2O ⇄ HCN + OH-
(3) Al3+ + H2O ⇄ AI(OH)3 + 3H+
(4) NH4+ + H2O ⇄ NH4OH + H+
(5) S2- + 2 H2O ⇄ H2S + 2 OH-
Pasangan persamaan reaksi hidrolisis untuk garam yang bersifat asam
adalah ....
A. (1) dan (2)
B. (3) dan (4)
C. (1) dan (3)
D. (4) dan (5)
E. (2) dan (3)
17. UN-SMA-09-P.27-13
Sebanyak 50 mL larutan NaOH 0,2 M dicampur dengan 50 mL larutan
CH3COOH 0,2 M, harga pH campuran tersebut adalah ... (Ka CH3COOH =
10-5).
A. 4
B. 5
C. 9
D. 10
E. 12
18. UN-SMA-08-P.27-11
Tabel pengujian larutan yang mengalami hidrolisis sebagai berikut:
Uji Lakmus
Data Larutan Lakmus Lakmus
Merah Biru
1 NaCN Merah Merah
2 CaF2 Biru Biru
3 NH4Cl Merah Biru
4 KCN Biru Biru
5 CH3COONa Biru Biru
Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan uji lakmusnya adalah
A. 1,2, dan 3
B. 1,3, dan 4
C. 1,4, dan 5
D. 2,3, dan 4
E. 2,4, dan 5
19. Berdasarkan pasangan larutan berikut ini :
(1) 100 mL CH3COOH 0,1 M dan 50 mL NaOH 0,2 M
(2) 100 mL CH3COOH 0,2 M dan 50 mL NaOH 0,2 M
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 40
Modul hidrolisis garam
(3) 100 mL H2CO3 0,10 M dan 50 mL NH4OH 0,1 M
(4) 100 mL H2SO4 0,05 M dan 50 mL NH4OH 0,2 M
(5) 100 mL HCl 0,05 M dan 50 mL NaOH 0,1 M
Pasangan-pasangan yang mengalami hidrolisis adalah….
A. (1) dan (4)
B. (1) dan (2)
C. (2 ) dan (3)
D. (2) dan (4)
E. (4) dan (5)
20. Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis garam berikut ini!
No Rumus garam Reaksi hidrolisis Uji lakmus Sifat
(1) Na3PO4 PO43-(aq) + H2O(l) ↔ HPO42-(aq) + OH-(aq) Merah Biru Asam
Biru Merah Basa
(2) K2SO3 SO32-(aq) + H2O(l) ↔ HSO3-(aq) + OH-(aq) Biru Biru Basa
Asam
(3) CH3COONH4 CH3COO-(aq) + H2O(l) ↔ CH3COOH(aq) + OH-(aq) Merah Biru
NH4+(aq) + H2O(l) ↔ NH3-(aq) + H3O+(aq)
(4) NH4NO3 NH4+(aq) + H2O(l) ↔ NH4OH(aq) + H+(aq) Merah Merah
Pasangan data garam terhidrolisis yang tepat adalah....
A. (1) dan (2)
B. (1) dan (3)
C. (1) dan (4)
D. (2) dan (3)
E. (2) dan (4)
21. Perhatikan tabel persamaan reaksi hidrolisis garam berikut
Pasangan garam terhidrolisis yang paling tepat adalah.... Page 41
A. 1 dan 3
B. 1 dan 4
C. 2 dan 3
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd
Modul hidrolisis garam
D. 2 dan 4
E. 3 dan 4
22. Perhatikan campuran berikut ini :
(1) 100 mL CH3COOH 0,2 M dicampur dengan 50 mL NaOH 0,2 M
(2) 10 mL CH3COOH 0,1 M dicampur dengan 20 mL KOH 0,05 M
(3) 50 mL CH3COOH 0,02 M dicampur dengan 50 mL Ba(OH)2 0,05 M
(4) 10 mL NH3 0,2 M dicampur dengan 100 mL HCl 0,02 M
(5) 100 mL NH3 0,1 M dicampur dengan 100 mL HCl 0,2 M
Diantara pernyataan di atas, Pasangan Pernyataan yang akan terbentuk
garam yang terhidrolisis parsial adalah ....
A. 1 dan 3
B. 2 dan 3
C. 2 dan 4
D. 3 dan 4
E. 3 dan 5
23. Tabel pengujian larutan yang mengalami hidrolisis sebagai berikut :
Uji Lakmus
Data Larutan Lakmus Lakmus Biru
Merah
1 NH4Cl Merah Merah
2 KCN Merah Merah
3 CH3COONa Biru Biru
4 NaCl Merah Biru
5 CaF2 Biru Biru
Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan uji lakmusnya adalah
...
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 3, dan 5
C. 1, 4, dan 5
D. 2, 3, dan 4
E. 2, 4, dan 5
24. Tabel pengujian larutan yang mengalami hidrolisis sebagai berikut :
Uji Lakmus
Data Larutan Lakmus Lakmus Biru
Merah
1 NaCl Merah Biru
2 CH3COOK Biru Biru
3 NH4Cl Merah Merah
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 42
Modul hidrolisis garam
4 Na2SO4 Biru Biru
5 NaCN Biru Biru
Garam yang mengalami hidrolisis dan sesuai dengan uji lakmusnya adalah
...
A. 1, 2, dan 3
B. 1, 2, dan 4
C. 2, 3, dan 4
D. 2, 3, dan 5
E. 3, 4, dan 5
25. Di antara garam-garam berikut ini, yang mengalami hidrolisis total adalah....
A. CH3COONa
B. NH4Cl
C. CH3COONH4
D. NaCN
E. NaCl
26. Perhatikanlah persamaan hidrolisis sebagai berikut :
Z-(aq) + H2O(l) ⇌ HZ(aq) + OH-(aq)
Garam yang mengalami hidrolisis seperti pada persamaan reaksi di atas
adalah....
A. NH4Cl
B. Na2SO4
C. NH4CN
D. KCN
E. CaCl2
27. Di antara senyawa-senyawa berikut ini, yang larutannya dalam air memiliki
pH terbesar adalah....
A. Natrium klorida
B. Amonium asetat
C. Kalium nitrat
D. Natrium asetat
E. Amonium klorida
28. Dalam larutan terdapat natrium asetat 0,1 mol/L yang mengalami hidrolisis :
CH3COO- + H2O ⇌ CH3COOH + OH-
Jika tetapan hidrolisis = 10-9, maka larutan memiliki pH....
A. 9
B. 7
C. 6
D. 5
E. 1
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 43
Modul hidrolisis garam
29. Terdapat 4 L larutan NH4Cl 0,01 M. Jika konstanta hidrolisis = 10-5, maka
pH larutan garam tersebut adalah....
A. 3,5
B. 5
C. 9
D. 8,5
E. 10
30. Terdapat 5 L larutan (CH3COO)2Ca 0,004 M. Jika Ka CH3COOH=2x10-5,
maka pH larutan adalah....
A. 5 – log 2
B. 6 – log 2
C. 9 + log 2
D. 8 + log 2
E. 9
31. Jika 10,7 gram NH4Cl (Mr = 53,5) dilarutkan dalam air hingga volumenya
menjadi 500ml larutan, akan diperoleh larutan dengan pH ...(Kb NH3 = 10-5)
A. 5 – log 2
B. 5
C. 5 + log 2
D. 9 – log 2
E. 9
32. Natrium sianida (NaCN) dapat dibuat dengan mencampurkan 50ml larutan
NaOH 5 x 10-3M dengan 50ml larutan sianida 5 x 10-3M. Jika Ka HCN = 5
x 10-10 senyawa tersebut dalam air akan terhidrolisis dengan pH larutan
...(√5 = 2,2)
A. 2 – log 1,5
B. 4 – log 2,2
C. 10 – log 5
D. 10 + log 2,2
E. 12 + log 1,5
33. Garam natrium fosfat dapat dibuat dengan mencampurkan 100ml larutan
NaOH 0,3M ke dalam 100ml larutan H3PO4 0,1M. Jika Ka H3PO4 = 7 x 10-
3, persamaan reaksi hidrolisis garam tersebut adalah ...
A. 43− + 3H2O →H3PO4 + 3OH- pH = 7 + log 2,6
B. 43− + 3H2O →H3PO4 + 3OH- pH = 8 + log 2,6
C. 43− + 3H2O →H3PO4 + 3OH- pH = 9 + log 2,6
D. 43− + 3H2O →H3PO4 + 3OH- pH = 10 + log 2,6
E. 43− + 3H2O →H3PO4 + 3OH- pH = 11 + log 2,6
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 44
Modul hidrolisis garam
34. Diketahui rentang pH suatu indikator adalah sebagai berikut.
Metil jingga = 2,9 – 4,0 (merah – kuning)
Metil merah = 4,2 – 6,3 (merah – kuning)
Bromtimol biru = 6,0 – 7,6 (kuning – biru)
Fenolftalein = 8,3 – 10,0 ( bening – magenta )
Alizarin kuning = 10,1 – 12 (kuning – merah)
Dengan menggunakan salah satu indikator yang sesuai, larutan CH3COONa
0,2M dengan Ka CH3COOH = 2 x 10-5 akan berwarna ...
A. Merah
B. Magenta
C. Kuning
D. Biru
E. Kuning muda
B. Tes Keterampilan
Petunjuk penilaian
1. Lakukan penilaian diri terhadap keterampilan Anda selama mengikuti
pembelajaran pada kegiatan pembelajaran satu ini meliputi tiga hal yaitu
keterampilan melakukan percobaan, presentasi dan pembuatan laporan.
2. Hitung perolehan nilai keterampilan dengan menggunakan rumus berikut :
Nilai = ℎ x 100%
Kriteria Skor Indikator
Persiapan 3 Pemilihan alat dan bahan tepat
(Skor maks = 3) 2 Pemilihan alat atau bahan tepat
1 Pemilihan alat dan bahan tidak tepat
0 Tidak menyiapkan alat dan/atau bahan
Pelaksanaan 3 Merangkai alat tepat dan rapi
(Skor maks = 7) 2 Merangkai alat tepat atau rapi
1 Merangkai alat tidak tepat dan tidak rapi
0 Tidak membuat rangkaian alat
2 Langkah kerja dan waktu pelaksanaan
tepat
1 Langkah kerja atau waktu pelaksanaan
tepat
0 Langkah kerja dan waktu pelaksanaan
tidak tepat
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 45
Modul hidrolisis garam
Kriteria Skor Indikator
2 Memperhatikan keselamatan kerja dan
Hasil kebersihan
(Skor maks = 6) 1 Memperhatikan keselamatan kerja atau
kebersihan
0 Tidak memperhatikan keselamatan kerja
dan kebersihan
3 Mencatat dan mengolah data dengan
tepat
2 Mencatat atau mengolah data dengan
tepat
1 Mencatat dan mengolah data tidak tepat
0 Tidak mencatat dan mengolah data
3 Simpulan tepat
2 Simpulan kurang tepat
1 Simpulan tidak tepat
0 Tidak membuat simpulan
Laporan 3 Sistematika sesuai dengan kaidah
(Skor maks = 3) penulisan dan isi laporan benar
2 Sistematika sesuai dengan kaidah
penulisan atau isi laporan benar
1 Sistematika tidak sesuai dengan kaidah
penulisan dan isi laporan tidak benar
0 Tidak membuat laporan
FORMAT PENILAIAN KERJA
NO NAMA SKOR UNTUK JUMLAH NILAI
Persiapan Pelaksanaan Hasil Laporan SKOR
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 46
Modul hidrolisis garam
C. Penilaian sikap
Petunjuk penilaian
1. Lakukan penilaian diri terhadap sikap Anda selama mengikuti
pembelajaran pada kegiatan pembelajaran ini meliputi dua hal yaitu sikap
ilmiah dan komunikatif
2. Gunakan format penilaian berikut untuk melakukan penilaian sikap yang
dimaksud dengan cara memberikan nilai 4, 3, 2, dan 1 pada kolom yang
tersedia.
3. Anda hanya diperbolehkan memberikan salah satu skor penilaian pada
setiap aspek penilaian.
4. Dalam pemberian skor 4, 3, 2, dan 1 dilakukan berdasarkan rubrik
penilaian yang tertuang di bawah format penilaian.
5. Hitung perolehan sikap ilmiah dengan menggunakan rumus berikut :
Nilai = ℎ x 100%
6. Tentukan predikat penilaian dengan menggunakan kriteria berikut :
SB = Sangat baik = 80 – 100
B = Baik = 70 – 79
C = cukup = 60 – 69
K = kurang = < 60
7. Anda harus minimal memperoleh nilai sikap baik. Apabila anda
memperoleh nilai cukup atau kurang konsultasikan pada guru anda agar
anda mendapatkan bimbingan lebih intensif.
a. Format Sikap ilmiah
Skor
No Aspek 4 3 2 1 Total maksimum skor = 24
1 Menanya Total skor diperoleh = ....
2 Mengamati Nilai = ℎ x 100%
3 Menalar
4 Mengolah data Nilai = ....
5 Menyimpulkan
6 Menyajikan Predikat = ...
Total skor
Rubrik penilaian sikap ilmiah sesuai dengan
1) Aspek menanya cukup dengan
Skor 4 : jika pertanyaan yang diajukan
permasalahan yang sedang dibahas
Skor 3 : jika pertanyaan yang diajukan
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 47
Modul hidrolisis garam
Skor 2 permasalahan yang sedang dibahas
Skor 1 : jika pertanyaan yang diajukan kurang sesuai dengan
permasalahan yang sedang dibahas
: Tidak menanya
2) Aspek mengamati
Skor 4 : Terlibat dalam pengamatan dan aktif dalam memberikan
pendapat.
Skor 3 : Terlibat dalam pengamatan
Skor 2 : Berusaha terlibat dalam pengamatan
Skor 1 : Diam tidak aktif
3) Aspek menalar
Skor 4 : Jika nalarnya benar
Skor 3 : Jika nalarnya hanya sebagian yang benar
Skor 2 : Mencoba bernalar walau masih salah
Skor 1 : Diam tidak bernalar.
4) Aspek mengolah data
Skor 4 : Jika hasil pengolahan data benar semua.
Skor 3 : jika pertanyaan yang diajukan cukup dengan
permasalahan yang sedang dibahas
Skor 2 : jika pertanyaan yang diajukan kurang sesuai dengan
permasalahan yang sedang dibahas
Skor 1 : Tidak menanya
5) Aspek menyimpulkan
Skor 4 : Jika kesimpulan yang dibuat seluruhnya benar
Skor 3 : Jika kesimpulan yang dibuat seluruhnya benar
Skor 2 : Kesimpulan yang dibuat sebagian kecil benar
Skor 1 : Jika kesimpulan yang dibuat seluruhnya salah
6) Aspek menyajikan
Skor 4 : Jika laporan disajikan secara baik dan dapat menjawab
semua pertanyaan dengan benar
Skor 3 : Jika laporan disajikan secara baik dan hanya menjawab
sebagian pertanyaan dengan benar
Skor 2 : Jika laporan disajikan secara baik dan hanya menjawab
sebagian kecil pertanyaan dengan benar
By. Weni astuti Ningsih, S.Pd Page 48