The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by asriyati1985, 2022-06-11 20:56:30

SABTU BUDAYA

SABTU BUDAYA

SABTU
BUDAYA

RUANG KOLABORASI
3.3

KELOMPOK 1

★ Catur July Mubarak
★ Bina Yunandari

★ Ignatia Rini Purwati
★ Wahyuningsih
★ Asriyati
★ Maya Wulandari

CGP Angkatan 4 Kabupaten Magelang

PROGRAM SABTU
YANG BUDAYA
DIKEMBANGKAN

Apa ● Program Sabtu Budaya merupakan
sebuah program pengimpletasian
SABTU kegiatan-kegitan kebudayaan jawa
BUDAYA seperti bahasa jawa (kromo inggil),
permainan tradisional (dakon, engklek,
bekel, gobak sodor, dll, lagu dolanan,
tembang macapat, geguritan, dsb.

● Program Sabtu Budaya merupakan
sebuah program ko-kurikuler untuk
melestarikan kebudayaan jawa dan
sebuah upaya Penguatan Pendidikan
Karakter Berbasis Budaya daerah
setempat juga dapat dijadikan salah satu
penilaian mata pelajaran bahasa jawa

Bagaimana ● Program Sabtu Budaya
dilaksanakan pada Jenjang SD pada
SABTU setiap tingkatan kelas (Kelas 1 - 6)
BUDAYA
● Penerapan pada tingkatan kelas
terbagi sebagai berikut :

○ Kelas rendah mengambil kegiatan
permainan, dongeng dan tembang
dolanan

○ Kelas Tinggi mengambil materi tembang
macapat, cerita wayang, bahasa krama
inggil, geguritan

Bagaimana ● Kegiatan dilaksanakan pada hari
sabtu setelah pembelajaran selesai
SABTU
BUDAYA ● Program ini adalah program
terjadwal dimana setiap minggu
sekali, pada hari sabtu setiap guru
mengajak siswa siswinya untuk
melaksanakan pelestarian
kebudayaan jawa di kelasnya

Mengapa ● Kegiatan tersebut
dilatarbelakangi oleh mulai
SABTU pudarnya nilai-nilai kekayaan
BUDAYA budaya lokal akibat derasnya arus
globalisasi sehingga perlu
dikenalkan kembali kepada
peserta didik

Mengapa Tujuan :

SABTU ● Membentuk jati diri peserta didik
BUDAYA dengan tetap melestarikan
kekayaan budaya lokal dan
membentengi dari arus budaya luar.

● Melalui program ini peserta didik
akan terbiasa mengenal,
melaksanakan, dan melestarikan
budaya jawa

Mengapa Tujuan :

SABTU ● Menumbuhkankembangkan profil
BUDAYA pelajar pancasila dalam kehidupan
sehari-hari peserta didik

○ Profil pelajar pancasila yang
ditumbuhkembangkan dalam program
sabtu budaya adalah berkebhinekaan
global, gotong royong, dan berpikir kritis

Profil Pelajar Berkebinekaan Global
Pancasila
● Peserta didik mempertahankan
SABTU budaya luhur, lokalitas dan
BUDAYA identitasnya

● Mengenal dan Menghargai Budaya:
mengenali, mengidentifikasi, dan
melestarikan budaya Jawa

● Peserta didik menjadi generasi
penerus yang MENJADI TUAN
DARI KEBUDAYAANNYA SENDIRI
sehingga kebudayaan jawa tidak
diambil alih oleh bangsa lain

Profil Pelajar Gotong Royong
Pancasila
● Peserta didik memiliki kemampuan
SABTU gotong-royong, yaitu kemampuan
BUDAYA untuk melakukan kegiatan secara
bersama-sama dengan suka rela
agar kegiatan yang dikerjakan dapat
berjalan lancar, mudah dan ringan.

● Melalui permainan tradisional
peserta didik terlatih untuk
melaksanakan kolaborasi, memiliki
kepedulian terhadap lingkungan,
sportif, dan mampu berbagi

Profil Pelajar Bernalar Kritis
Pancasila
● Melalui permainan tradisional
SABTU peserta didik mampu secara
BUDAYA objektif memproses informasi baik
kualitatif maupun kuantitatif,
membangun keterkaitan antara
berbagai informasi, menganalisis
informasi, mengevaluasi dan
menyimpulkannya.

● Mampu mengembangkan strategi
dalam permainan baik secara
individu maupun kelompok

Pelaksanaan Linimasa tindakan yang akan
Program
dilakukan:
SABTU
BUDAYA 1. Menyampaikan maksud dan tujuan
rancangan program kepada Kepala
Sekolah

2. Berkolaborasi dengan rekan guru
3. Menyusun rencana program kegiatan
4. Menyusun kesepakatan bersama

siswa
5. Mengkomunikasikan kembali maksud

tujuan program Sabtu Budaya
6. Melaksanakan evaluasi rutin

Karakteristik yang ★ Aset Utama :
dikembangkan Budaya

SABTU ★ Modal Lingkungan :
BUDAYA Lingkungan yang melatih
keterampilan yang dibutuhkan
murid dalam proses pencapaian
tujuan akademik maupun non
akademik

Aspek Voice, Choice ● Voice : anak menyuarakan
dan Ownership ide/gagasan mengenai program
sabtu budaya seperti bahasa jawa
SABTU (kromo inggil), permainan
BUDAYA tradisional (dakon, engklek, bekel,
gobak sodor, dll, lagu dolanan,
tembang macapat, geguritan

● Choice : anak diminta memilih
sesuai keinginan atau minatnya
sesuai dengan ide dan gagasannya

● Ownership : anak diberikan
kebebasan mengungkapkan
gagasan dan umpan balik

Aspek Voice, Choice ● Voice : anak menyuarakan
dan Ownership ide/gagasan mengenai program sabtu
budaya seperti bahasa jawa (kromo
SABTU inggil), permainan tradisional (dakon,
BUDAYA engklek, bekel, gobak sodor, dll, lagu
dolanan, tembang macapat, cerita
jawa, geguritan

● Choice : anak diminta memilih sesuai
keinginan atau minatnya sesuai
dengan ide dan gagasannya

● Ownership : anak diberikan
kebebasan mengungkapkan gagasan
dan umpan balik

Voice / Suara

❖ Mendorong peserta didik untuk menyuarakan pendapat melalui
pertanyaan-pertanyaan pematik dari guru

➢ Apa yang kamu ketahui tentang permainan tradisional

❖ Anak diberikan angket maupun kuisioner untuk membangun

budaya saling mendengarkan, menghargai pendapat dan intinya
membangun kepercayaan anak bahwa suara mereka layak
didengar.

Choice / pilihan

● Setelah peserta didik menyuarakan pendapat
masing-masing, peserta didik diberi kesempatan
untuk memilih sesuai dengan minat/ kesenangan

● Memberikan peserta didik kesempatan untuk
memilih kelompok jika kegiatan dilaksanakan
berkelompok

Ownership/ Kepemilikan

● Merespon umpan balik yang diberikan murid
● Melaksanakan kegiatan dengan berkesinambungan sehingga

menjadi pembiasaan
● Mengkondisikan lingkungan fisik yang mendukung kegiatan

baik di dalam atau diluar kelas

Suara/ Voice baifiksidikMydeaanlngagkmomnaKetdeinaspiduekudaikmlinuluilniakgrnagkknkee/lguianOsagtwaannnership
Mendorong peserta didik
untuk menyuarakan
pendapat

kesseenskauenasgpiedaemnesenprgatataandnPmiudiliniinkhtauadtnki/b/meCrehimoiilcihe

Diagram Y

Salam dan Bahagia

Mungkin akan terasa sulit memulai sesuatu yang baru, namun
memulai hal-hal yang kecil dapat menumbuhkan rasa cinta
mereka kepada budayanya sendiri
Tugas kita adalah melestarikan budaya ini
dari generasi ke generasi
MENJADIKAN MEREKA TUAN DI TANAHNYA SENDIRI

Pembagian Moderator : Catur July Mubarak
Tugas Kelompok Presenter : Wahyuningsih
Pemberi tanggapan :
SABTU 1. Maya Wulandari
BUDAYA 2. Bina Yunandari
Penanya :
1. Asriyati
2. Ignatia Rini Purwati
Notulen : Ignatia Rini Purwati

Tanggapan Pertanyaan Ibu Eni Musyarofah
Diskusi Kelompok
Tidak semua anak mampu menggunakan bahasa jawa.
SABTU Apresiasi untuk kelompok 1.
BUDAYA
Dengan Sabtu budaya, apakah hanya dilakukan pada hari
sabtu saja? Apakah sudah pernah dilaksanakan, bagaimana
hasilnya? Pengaruhnya bagaimana?

Tanggapan Bu Bina :

Bukan hanya bahasa saja, namun ada permainan dan lain lain

Tanggapan Bu Maya

Sebagian sudah diterapkan di sekolah, diterapkan setiap hari
Sabtu. Setelah pembelajaran selesai

Bergantian lagu dolanan, macapat dll sesuai dengan minat
siswa

Pengenalan budaya dilakukan pada hari sabtu, sedangkan
pelaksanaan secara fleksibel.

Tanggapan Pertanyaan Ibu Dila Kusuma
Diskusi Kelompok
Sabtu budaya, dari SMP terinspirasi, tanggapan
SABTU kalau seperti itu dapat diterapkan di SMP. Bisa
BUDAYA dimasukkan ke dalam program

Ketika dilakukan jam nya bagaimana? Intra, ko
atau ekstrakurikuler?

Tanggapan Bu Maya :

Kegiatan kokurikuler dimaksudkan untuk lebih
memahami materi pengajaran yang telah
dipelajari pada kegiatan intrakurikuler bahasa
Jawa di kelas. Dilaksanakan setiap hari sabtu
setelah pembelajaran kelas selesai sebelum pulang
sekolah

Tanggapan Tanggapan Ibu Zuni
Lainnya
Program yang bagus, PPT lenkap, closing statement
SABTU bagus
BUDAYA
Sharing : di sekolah tadinya ada Jumat berbudaya,
hanya ada dalam kromo inggil. Penerapannya

Tanggapan Ibu Maya

Mengenalkan apa yang sudah bisa terlebih dahulu.

Tanggapan Ibu Asri :

Dalam bahasa Jawa terkendala, karena kurang
menguasai. Sabtu sudah diisi kampus mengajar.
Sehingga harus mendatangkan narasumber

Tanggapan Ibu Bina :

ekstrakurikuler karawitan dan tari Jawa dapat
dilaksanakan di tingkat SMA dan SMK


Click to View FlipBook Version