E-MODUL KIMIA No Pembahasan Skor 1 Hidrolisis garam adalah suatu reaksi kation atau anion dari suatu garam, yang mana hanya kation atau anion dari asam/basa lemah saja yang mengalami hidrolisis 15 2 Tidak. Hanya garam tertentu saja yang dapat mengalami hidrolisis. Garam yang dapat terhidrolisis ialah garam yang komponen penyusunnya (kation/anion) berasal dari asam/basa lemah. Contohnya NaCl tidak mengalami hidrolisis, CH3COONa dan NH4Cl mengalami hidrolisis 20 3 karena larutan garam tersebut bersifat asam. Kertas lakmus akan berubah warna dari biru menjadi merah jika suatu larutan bersifat asam 15 4 - Garam dapat bersifat asam karena terbentuk dari asam kuat dan basa lemah, - Garam dapat bersifat basa karena terbentuk dari asam lemah dan basa kuat - Garam dapat bersifat netral jika terbentuk dari asam dan basa kuat 25 5 a. AlCl3 : merah karena bersifat asam b. CuSO4 : merah karena bersifat asam c. KCN : tetap karena bersifat netral d. Na2CO3 : biru karena bersifat basa e. Ba(NO3)2 : tetap karena bersifat netral 25 No Jawaban Skor 1 c. Barium nitrat Pembahasan : Larutan Barium nitrat merupakan larutan garam yang berasal dari asam kuat HNO3 dan basa kuat Ba(OH)2. Ketika dilarutkan ke dalam air, barium nitrat akan terionisasi sempurna dan ion-ion nya tidak akan bereaksi dengan air (terhidrolisis) sehingga tidak menanggu jumlah ion H+ dan OH- dari air. 20 2 e. 10-9 Pembahasan : harga tetapan hidrolisis dapat dinyatakan sebagai : Kh = 1 × Kw Kh = 1 10−5 × 10-14 Kh = 10-9 20 3 a. 5,5 × 10-10 Pembahasan : Kesetimbangan hidrolisis kation basa lemah 20 KUNCI JAWABAN & PEDOMAN PENSKORAN Latihan 1 Latihan 2 44
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor Kh = 1 × Kw Kh = 1 1,8 10−5 ×10-14 Kh = 0,55 ×10-9 Kh = 5,5 ×10-10 4 b. Karena ion-ion nya akan terionisasi sempurna, sebab berasal dari asam dan basa kuat. Pembahasan : NaCl berasal dari asam kuat HCl dan basa kuat NaOH. Di dalam air garam ini akan terionisasi sempurna seperti berikut : HCl(aq) + NaOH(aq) NaCl(aq) + H2O(l) NaCl(aq) Na+ (aq) + Cl- (aq) Na+ (aq) + H2O(l) Cl- (aq) + H2O(l) 20 5 d. ion Na+ tidak bereaksi dengan OH- membentuk NaOH dan ion Cl- tidak bereaksi dengan H3O+ membentuk HCl sehingga larutan NaCl bersifat netral Pembahasan : NaCl bersifat netral karena ion-ion nya terionisasi sempurna sehingga tidak bereaksi dengan air (terhidrolisis). Pada gambar larutan NaCl tidak terdapat HCl dan NaOH. 20 Jumlah Skor 100 No Jawaban Skor 1 d. Amonium klorida Pembahasan : NH4Cl berasal dari asam kuat HCl dan basa lemah NH4OH sehingga bersifat asam 20 2 e. Ba(OH)2 dan CH3COOH Pembahasan : Untuk menghasilkan garam yang bersifat basa maka diperlukan campuran dari basa kuat dan asam lemah. Ba(OH)2 merupakan basa kuat dan CH3COOH merupakan asam lemah. 20 3 a. 53,5 gram Pembahasan : Larutan NH4Cl bersifat asam. pH = 4 pH = −log [H+] −log 10-4 = −log [H+] 10-4 = [H+] [H+] = × 4 + 10-4 = 10−14 10−5 × 4 + 20 Latihan 3 45
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor (10-4) 2 = 10-9 × [NH4 +] [NH4 +] = 10−8 10−9 [NH4 +] = 10 M Sehingga konsentrasi NH4Cl juga 10 M. n = M × V n = 10 M × 0,1 L n = 1 mol massa = n × Mr massa = 1 mol × 53,5 g/mol massa = 53,5 g/mol 4 c. 9 + log 8,6 Pembahasan : n Ca(OH)2 = 10 mmol n H2S = 10 mmol H2S(aq) + Ca(OH)2(aq) CaS(aq) + 2H2O(aq) Mula-mula : 10 mmol 10 mmol Reaksi : 10 mmol 10 mmol 10 mmol 20 mmol Sisa : - - 10m mol 20 mmol Garam bersifat basa. M = M = 10 150 M = 0,067 M [OH-] = × − = 10−14 9 10−8 × 67 × 10−3 = √74 × 10−10 = 8,6 × 10-5 pOH = 5 – log 8,6 pH = 14 – pOH pH = 14 – (5 – log 8,6) pH = 9 + log 8,6 20 5 b. (2) Pembahasan : Garam yang berasl dari asam lemah dan basa kuat akan terhidrolisis sebagian (parsial). Ion yang terhidrolisis merupakan ion dari asam lemah. Pada soal reaksi hidrolisis yang tepat adalah CH3COO- (aq) + H2O(l) CH3COOH(aq) + OH- (aq) 20 Jumlah Skor 100 46
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor 1 d. (2) dan (5) Pembahasan : Untuk melihat garam yang bersifat basa jika garam tersebut berasal dari asam lemah dan basa lemah, maka lihat nilai Ka dan Kb. Pada soal nilai Kb NH3 > Ka HCN 20 2 e. NH4NO2 Pembahasan : NH4NO2 berasal dari basa lemah NH4OH dan asam lemah HNO2, sehingga akan terhidrolisis total 20 3 a. 5,5 × 10-7 Pembahasan : Ka>Kb sehingga larutan garam bersifat basa [H+] = × K [H+] = 10−14 2 10−5 × 6 × 10−4 [H+] = √0,3 × 10−12 [H+] = 0,55 × 10-6 H+] = 5,5 × 10-7 20 4 pH = 9 pOH = 14- 9 = 5 −log 10-5 = −log [OH-] 10-5 = [OH-] [OH-] = × K 10-5 = 10−14 × 10−5 10-10 = 10−19 Ka = 10-9 20 5 c. Asam Pembahasan : Ka > Kb maka larutan bersifat asam. 20 Jumlah 100 Latihan 4 47
E-MODUL KIMIA A. Pilihan Ganda No Jawaban Skor 1 d. Amonium nitrat Pembahasan : Amonium nitrat berasal dari asam kuat HNO3 dan basa lemah NH4OH, sehingga bersifat asam. Kertas lakmus jika dimasukkan ke dalam larutan asam maka akan berubah warna menjadi merah. 10 2 d. Tidak, karena ion-ion nya akan terionisasi sempurna, sebab berasal dari asam dan basa kuat Pembahasan : Larutan K2SO4 bersifat netral karena berasal dari asam kuat H2SO4 dan basa kuat KOH yang di dalam air akan terionisasi sempurna, sehingga ion-ion nya tidak mengalami hidrolisis. 10 3 b. Karena ion amonium berasal dari basa lemah NH4OH sehingga ketika dimasukkan ke dalam air akan terhidrolisis menjadi amonia dan larutan akan bersifat asam dengan adanya ion H3O+ Pembahasan : Ion amonium terhidrolisis menjadi amonia dan ion H3O+ 10 4 c. NH4NO3 Pembahasan : Hidrolisis yang terjadi pada ion basa lemah. Sehingga garam yang mungkin adalah garam dari basa lemah dan asam kuat. Pilihan jawaban yang tepat adalah (b) karena berasal dari basa lemah NH4OH dan asam kuat HNO3. 10 5 c. 11 Pembahasan : Larutan KCN merupakan larutan yang bersifat basa [OH-] = × − [OH-] = 10−14 6 10−10 × 6 × 10−2 [OH-] = √10−6 [OH-] = 10-3 pOH = −log [OH-] pOH = - log 10-3 pOH = 3 pH = 14 – 3 pH = 11 10 6 b. 0,2 Pembahasan : pH NH4Cl = 5 pH = −log [H+] −log 10-5 = −log [H+] 10-5 = [H+] Ion yang terhidrolisis adalah NH4 +, sehingga : 10 Evaluasi 48
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor [H+] = × 4 + 10-5 = 10−14 2 10−5 × 4 + (10-5) 2 = 5 × 10-10 × [NH4 +] [NH4 +] = 10−10 5 10−10 [NH4 +] = 0,2 M 7 c. 6 – log 5 Pembahasan : n HBr = 5 mmol n NH4OH = 5 mmol HBr(aq) + NH4OH(aq) NH4Br(aq) + H2O(aq) Mula-mula : 5 mmol 5 mmol Reaksi : 5 mmol 5 mmol 5 mmol 5 mmol Sisa : - - 5 mmol 5 mmol Larutan garam bersifat asam. M = M = 5 200 M = 0,025 M [H+] = × 4 + [H+] = 10−14 10−5 × 25 × 10−3 [H+] = √25 × 10−12 [H+] = 5 × 10-6 pH = −log [H+] pH = - log 5 × 10-6 pH = 6 – log 5 10 8 e (5) Pembahasan : pH = 9 (pH>7) sehingga larutan bersifat basa. Pilihan pada soal yang paling tepat adalah KNO2, karena berasal dari basa kuat KOH dan asam lemah HNO2 10 9 d. Ya, karena nilai Kb lebih besar dari Ka sehingga garam bersifat basa Pembahasan : Pada larutan garam yang berasal dari asam lemah dan basa lemah, untuk menentukan sifatnya dengan melihat nilai Ka dan Kb. Pada soal Ka < Kb sehingga larutan bersifat basa. 10 10 e. Larutan CH3COONH4 mengalami hidrolisis total dimana ion CH3COOterhidrolisis menjadi CH3COOH dan H3O+ dan ion NH4 + terhidrolisis menjadi NH3 dan OHPembahasan : Amonium asetat terhidrolisis total karena berasal dari asam lemah dan basa lemah. Pada soal terdapat CH3COOH dan ion H3O+ yang merupakan hasil 10 49
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor hidrolisis ion CH3COO- , dan terdapat NH3 dan ion OH- yang merupakan hasil hidrolisis dari ion NH4 +. Jumlah Skor 100 B. Uraian No Jawaban Skor 1 Karena garam MgSO4 merupakan garam yang berasal dari asam kuat H2SO4 dan basa kuat Mg(OH)2, sehingga di dalam air akan terion sempurna dan tidak mengalami hidrolisis. Sedangkan garam Al2(SO)4 mengalami hidrolisis karena berasal dari basa lemah Al(OH)3 dan asam kuat H2SO4 sehingga di dalam air akan mengalami hidrolisis parsial dari ion basa lemah. Reaksi hidrolisis nya adalah Al3+(aq) + 3H2O(l) Al(OH)3(aq) + 3H+ 20 2 a. Reaksi hidrolisis pada natrium flourida adalah ion dari asam lemah HF yakni ion F- : F- (aq) + H2O(l) HF(aq) + OH- (aq) b. pH NaF : n NaOH = 0,5 mmol n HF = 0,5 mmol HF(aq) + NaOH(aq) NH4Br(aq) + H2O(aq) Mula-mula : 0,5 mmol 0, 5 mmol Reaksi : 0, 5 mmol 0, 5 mmol 0,5 mmol 0,5 mmol Sisa : - - 0, 5 mmol 0,5 mmol Larutan garam bersifat basa M = M = 0,5 150 M = 0,033 M [OH-] = × − [OH-] = 10−14 6 10−10 × 33 × 10−3 [OH-] = √55 × 10−8 [OH-] = 7,4 × 10-4 pOH = −log [OH-] pOH = −log 7,4 × 10-4 pOH = 4 – log 7,4 pH = 14 – (4 – log 7,4) pH = 10 + log 7,4 30 3 a. dalam larutan, NH4Cl terionisasi menurut reaksi berikut : NH4Cl(aq) NH4 + (aq) + Cl- (aq) Ion NH4 + dan basa lemah NH4OH akan bereaksi dengan molekul air atau mengalami hidrolisis menurut persamaan reaksi : NH4 + (aq) + H2O(l) NH3(aq) + H3O+ (aq) 30 50
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor b. Kh = Kh = 10−14 10−5 Kh = 10-9 [H+] = × Catatan : konsentrasi kation yang terhidrolisis = konsentrasi garamnya (koefisien sama) [H+] = 10−14 10−5 × 10−1 [H+] = √10−10 [H+] = 10-5 [H+] [OH-] = Kw 10-5 [OH-] = 10-14 [OH-] = 10-9 pH = −log [H+] pH = −log 10-5 pH = 5 4 a. Reaksi ionisasi AlF3 AlF3(aq) Al3+(aq) + 3F- (aq) b. Ya. Terhidrolisis total karena AlF3 berasal dari asam lemah HF dan basa lemah Al(OH)3 yang di dalam air akan terion sebagian. Ion-ion dari asam dan basa lemah jika direaksikan dengan air akan mengalami hidrolisis. c. Reaksi hidrolisis : Al3+(aq) + 3H2O(l) Al(OH)3(aq) + 3H+ (aq) F- (aq) + H2O(l) HF(aq) + OH- (aq) Al3+(aq) + F- (aq) + H2O(l) Al(OH)3(aq) HF(aq) d. pH larutan AlF3 : Ka > Kb (asam) [H+] = × [H+] = 10−14 5 10−9 × 6 × 10−4 [H+] = √12 × 10−10 [H+] = 3,46 ×10-5 pH = −log [H+] pH = −log 3,46 ×10-5 pH = 5 – log 3,46 30 5 Larutan (NH4)2CO3 bersifat basa karena kertas lakmus berubah dari merah menjadi biru. Maka digunakan rumus [OH-]. [H+] [OH-] = Kw 5 ×10-9 [OH-] = 10-14 [OH-] = 2 ×10-6 20 51
E-MODUL KIMIA No Jawaban Skor [OH-] = × 2 ×10-6 = 10−14 × 1,8 × 10−5 (2 ×10-6) 2 = 1,8 10−19 Ka = 1,8 10−19 4 10−12 Ka = 4,5 × 10-8 Jumlah Skor 100 Konversi tingkat penguasaan : Pedoman Penskoran Nilai = ℎ ℎ ℎ × 100 % 90 – 100% = baik sekali 80 – 89 % = baik 70 – 79 % = cukup < 70 % = kurang 52
E-MODUL KIMIA Keenan, C., Kleinfelter, D., Wood, J. 1984. Kimia untuk Universitas. Jakarta : Erlangga Petrucci, R., Suminar. Kimia Dasar Prinsip dan Terapan Modern Edisi Keempat-Jilid 2. Jakarta : Erlangga. Purba, Michael. 2006. Kimia 2B. Jakarta : Erlangga. Syukri, S. 1999. Kimia Dasar Jilid 2. Bandung : ITB. Umiyati, Nurhalimah. 2014. Kimia peminatan Matematika dan Ilmu-Ilmu Alam SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Erlangga. https://bit.ly/3LzOY0r https://bit.ly/3gOsnPs https://bit.ly/34M40PY https://bit.ly/3HTfK1o https://bit.ly/3CO4XUR https://bit.ly/3viy54H https://bit.ly/3iGM2Sl https://bit.ly/3DcIUHo https://bit.ly/3tJU7uI DAFTAR PUSTAKA 53
E-MODUL KIMIA Daftar Gambar Gambar 1.......................................................................................................................................................................2 Gambar 1. 1 Garam Meja…………………………………………………………………………………………. …..6 Gambar 1. 2 Bayclin (Pemutih) ..........................................................................................................................6 Gambar 1.3 Pemberian pupuk untuk tanah asam.....................................................................................7 Gambar 1.4 Kertas Lakmus dalam Larutan Garam...................................................................................8 Gambar 2.1 Petani Garam .....................................................................................................................................12 Gambar 2.2 Natrium Klorida (NaCl) (Chem 3D pro 12.0).....................................................................12 Gambar 2.3 Larutan natrium Klorida (Chem 3D pro 12.0)...................................................................13 Gambar 2. 4 Garam Dapur.....................................................................................................................................17 Gambar 2. 5 Garam MgSO4....................................................................................................................................17 Gambar 3. 1 Amonium Klorida ..........................................................................................................................20 Gambar 3. 2 Reaksi hidrolisis ion amonium (Chem 3D pro 12.0).....................................................20 Gambar 3.3 Larutan amonium klorida (Chem 3D pro 12.0)................................................................21 Gambar 3. 4 Natrium asetat .................................................................................................................................25 Gambar 3. 5 Reaksi hidrolisis ion asetat (Chem 3D pro 12.0).............................................................25 Gambar 3. 6 Larutan natrium asetat (Chem 3D pro 12.0).....................................................................26 Gambar 4.1 Amonium asetat ...............................................................................................................................33 Gambar 4. 2 (a) reaksi hidrolisis ion asetat (b) reaksi hidrolisis ion amonium(chem3D)....34 Gambar 4. 3 Larutan amonium asetat (chem3D pro 12.0)...................................................................35 LAMPIRAN 54
E-Modul Pembelajaran Kimia Berbasis Representasi Kimia “Kesetimbangan Ion dalam Larutan Garam” Untuk SMA/MA Kelas XI