Langkah 4: Temu kenali isu gender di internal lembaga/ budaya organisasi
Pada tahap ini analisis perlu menemukenali isu gender di internal lembaga/ SKPD
seperti ada tidaknya produk hukum yang mendukung kesetaraan dan keadilan
gender, ada tidaknya kebijakan yang mendorong terwujudnya kesetaraan dan
keadilan gender, ada tidaknya pemahaman pengambil keputusan dan perencana
pada internal lembaga tentang kesetaraan dan keadilan gender, ada tidaknya
budaya organisasi yang mendorong terwujudnya kesetaraan dan keadilan gender.
r Contoh produk hukum di internal lembaga, misalnya peraturan
Gubernur/Bupati/Walikota tentang uji coba PPRG, komitmen pimpinan
lembaga untuk mengintegrasikan gender sebagai bagian dalam menjalankan
tugas dan fungsi SKPD-nya.
r Contoh kebijakan yang mendorong terwujudnya kesetaraan dan keadilan
gender, misalnya kebijakan daerah yang menugaskan setiap SKPD menyusun
data terpilah menurut jenis kelamin sesuai bidang tugas SKPD.
r Contoh pemahaman pengambil keputusan untuk mengintegrasikan gender,
misalnya pemahaman konsep Kesetaraan dan Keadilan Gender yang relevan
dengan tugas dan fungsi SKPD-nya, ketrampilan melakukan analisis gender
sesuai bidang tugas dan fungsi SKPD-nya, ketrampilan menyusun PPRG
sesuai tugas dan fungsi SKPD-nya.
r Contoh budaya organisasi, misalnya dibuatnya kesepakatan pada internal
organisasi untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender yang dapat
dituangkan dalam media komunikasi, informasi dan edukasi seperti banner,
spanduk, lea!et, peraturan pimpinan SKPD, dsbnya.
Kotak 4.2. : Contoh Integrasi Gender Sebagai Bagian Tugas dan Fungsi SKPD Inspektorat
Memperhatikan Surat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Provinsi Sulawesi utara Nomor : 050/Bappeda.III/435 tanggal 07 Agustus
2012, perihal Gender Budget Statement dalam RKA SKPD 2013, bersama ini
disampaikan bahwa Inspekrorat Provinsi Sulawesi Utara sesuai tugas pokok
adalah melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan urusan pemerintah di
EBFSBI EJNBOB BMPLBTJ EBOB EJMVBS #FMBOKB 1FHBXBJ VOUVL QFSKBMBOBO
dinas pemeriksaan/pengawasan.
Sehubungan dengan Gender Budget Statement (GBS) dalam dokumen RKA
SKPD Tahun 2013, Inspekrorat Provinsi Sulawesi Utara akan memasukkan
pengawasan Gender Budget Statement (GBS) dalam pelaksanaan tugasnya.
Sumber: Surat Inspektorat Provinsi Sulawesi Utara kepada Bappeda Provinsi Sulawesi Utara, 2012.
Penjelasan pada kotak 4.2. menunjukkan contoh komitmen Inspektorat untuk
memasukkan perspektif gender dalam pengawasan sesuai dengan tugas dan
fungsi Inspektorat.
TAHAPAN)ANALISIS)GENDER)MODEL)GAP 41
Tabel 4.5. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 4
Tahap I:
ANALISIS KEBIJAKAN YANG RESPONSIF GENDER
Langkah 2: Langkah 3: Langkah 4:
Isu Gender
Data Pembuka Faktor
Wawasan Kesenjangan
Data Pilah (Akses, Partisipasi, Sebab Kesenjangan
Gender Internal
Kontrol, Manfaat)
r 5JEBL TFNVB QFOHBNCJM LFQVUVTBO
dan perencana pada SKPD
memahami konsep kesetaraan dan
keadilan gender
r ,VSBOHOZB LPNQFUFOTJ QFSFODBOB
pendidikan untuk melakukan
analisis gender
r #FMVN EJQBIBNJOZB SFHVMBTJ
Permendiknas Nomor 84 Tahun
2008 tentang Pengarusutamaan
Gender bidang Pendidikan yang
mewajibkan setiap unit kerja
bidang pendidikan untuk
mengintegrasikan gender dalam
kebijakan pendidikan
Langkah 5: Temu kenali isu gender di eksternal lembaga
Pada tahap ini analisis perlu menemukenali isu gender di eksternal lembaga
seperti: (1) masih kuatnya budaya patriarki , (2) adanya gender stereotipi, (3)
3
adanya sub-ordinasi; (4) adanya beban ganda; (5) adanya marginalisasi; (6) adanya
kekerasan terhadap salah satu jenis kelamin.
3 Budaya patriarki cenderung menempatkan perempuan sebagai pelengkap, menduduki posisi ke-dua,
menduduki peran lebih rendah dibandingkan laki-laki, menganggap perempuan lemah, menganggap laki-laki
sebagai kepala keluarga, menganggap perempuan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh pekerjaan RT,
menganggap perempuan tidak bisa sebagai pemimpin, dll).
42
Tabel 4.6. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 5
Tahap I: Tahap II:
ANALISIS KEBIJAKAN FORMULASI KEBIJAKAN DAN
YANG RESPONSIF GENDER RENCANA AKSI KE DEPAN
Langkah 5: Langkah 6: Langkah 7:
Isu Gender Kebijakan dan Rencana Aksi
Sebab Kesenjangan Reformulasi Rencana Aksi
Eksternal Tujuan
Masih ada anggapan kuat di
masyarakat bahwa
pengembangan karir laki-laki
lebih utama dibandingkan
perempuan karena laki-laki
pencari nafkah utama
sedangkan perempuan hanya
pencari nafkah tambahan
Pokok Bahasan 2: FORMULASI DAN RENCANA AKSI KE DEPAN
Pada tahap formulasi dan rencana aksi ke depan terdapat 2 (dua) langkah yang
harus dilakukan, yaitu, (1) Merumuskan kembali tujuan kebijakan/ program/
kegiatan agar menjadi responsif gender; (2) Menyusun rencana aksi yang
responsif gender.
Langkah 6: Reformulasi Tujuan
Tabel 4.7. : Contoh Reformulasi Tujuan
REFORMULASI TUJUAN MENJADI
TUJUAN SEMULA
RESPONSIF GENDER
Meningkatnya jumlah Guru SD yang Meningkatnya jumlah Guru SD yang mampu
mampu memenuhi kriteria lulus memenuhi kriteria lulus serti!kasi, baik
serti!kasi perempuan maupun laki-laki
TAHAPAN)ANALISIS)GENDER)MODEL)GAP 43
Pada umumnya tujuan kebijakan/ program/ kegiatan cenderung bersifat netral
gender sehingga belum mampu menjamin ketercapaian kesetaraan dan keadilan
gender. Oleh karena itu, analis kebijakan/program/ kegiatan harus mereformulasi
tujuan kebijakan/program/ kegiatan yang semula netral gender menjadi responsif
gender. Apabila rumusan tujuan kebijakan/ program/ kegiatan sejak awal sudah
responsif gender, maka analis tidak perlu mengubahnya.
Tabel 4.8. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 6
Tahap II:
FORMULASI KEBIJAKAN DAN
RENCANA AKSI KE DEPAN
Langkah 6: Langkah 7:
Kebijakan dan Rencana Aksi
Rencana
Reformulasi Tujuan
Aksi
Meningkatnya jumlah Guru SD
yang mampu memenuhi kriteria
lulus serti!kasi, baik perempuan
maupun laki-laki
44
Langkah 7: Rencana Aksi Ke depan
Pada tahap ini, analis kebijakan perlu merumuskan rencana aksi yang responsif
gender atau yang mampu mengatasi kesenjangan gender yang teridenti!kasi pada
langkah 3, 4 dan 5.
Tabel 4.9.1. : Contoh Pola Perencanaan Rencana Aksi Responsif Gender
Tahap II:
FORMULASI KEBIJAKAN DAN
RENCANA AKSI KE DEPAN
Kesenjangan Gender Yang Rencana Aksi
Teridentifikasi Pada
Langkah 3,4 Dan 5 Responsif Gender
AKSES: r 4PTJBMJTBTJ UFOUBOH TFSUJàLBTJ
r "EBOZB LFTBNBBO BLTFT
guru SD perempuan dan laki-laki guru bagi guru SD
terhadap informasi serti!kasi,
namun jumlah guru SD perempuan
yang mengikuti PLPG lebih rendah r #JNCJOHBO UFLOJT TFSUJàLBTJ
dibandingkan laki-laki, dengan guru bagi guru SD.
perbandingan laki-laki 60 persen
dan perempuan 20 persen
PARTISIPASI:
r 1SPQPSTJ HVSV 4% QFSFNQVBO
terserti!kasi lebih rendah
dibandingkan laki-laki dengan
perbandingan laki-laki 50 persen
dan perempuan 15 persen
r (VSV 4% QFSFNQVBO ZBOH CFMVN
memenuhi persyaratan pendidikan
untuk serti!kasi lebih tinggi
dibandingkan laki-laki dengan
perbandingan laki-laki 25 persen
dan perempuan 45 persen.
KONTROL:
Proporsi pengawas SD dan PNS
yang menduduki eselon II dan III
dominasi laki-laki
MANFAAT:
Proporsi guru SD laki-laki lulus
serti!kasi lebih tinggi dibandingkan
perempuan dengan perbandingan 50
persen berbanding 15 persen
TAHAPAN)ANALISIS)GENDER)MODEL)GAP 45
Tabel 4.9.2. : Contoh Pola Perencanaan Rencana Aksi Responsif Gender
Tahap II:
FORMULASI KEBIJAKAN DAN
RENCANA AKSI KE DEPAN
Kesenjangan Gender Yang Rencana Aksi
Teridentifikasi Pada
Langkah 3,4 Dan 5 Responsif Gender
KESENJANGAN INTERNAL: r -PLBLBSZB QFOZVTVOBO QFSFODBOBBO
r 5JEBL TFNVB QFOHBNCJM dan penganggaran serti!kasi guru SD
keputusan dan perencana pada
SKPD memahami konsep responsif gender
kesetaraan dan keadilan gender
r ,VSBOHOZB LPNQFUFOTJ
perencana pendidikan untuk
melakukan analisis gender
r #FMVN EJQBIBNJOZB SFHVMBTJ
Permendiknas Nomor 84 Tahun
2008 tentang Pengarusutamaan
Gender bidang Pendidikan yang
mewajibkan setiap unit kerja
bidang pendidikan untuk
mengintegrasikan gender dalam
kebijakan pendidikan
KESENJANGAN EKSTERNAL: r 1FOHBEBBO NFEJB LPNVOJLBTJ
Masih ada anggapan kuat di informasi dan edukasi tentang
masyarakat bahwa pengembangan
karir laki-laki lebih utama profesionalisme guru SD
dibandingkan perempuan karena
laki-laki pencari nafkah utama
sedangkan perempuan hanya
pencari nafkah tambahan
46
Tabel 4.10. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 7
Tahap II:
FORMULASI KEBIJAKAN DAN
RENCANA AKSI KE DEPAN
Langkah 6: Langkah 7:
Kebijakan dan Rencana Aksi
Reformulasi Rencana Aksi
Tujuan
Meningkatnya jumlah Guru SD r 4PTJBMJTBTJ UFOUBOH TFSUJàLBTJ HVSV CBHJ
yang mampu memenuhi kriteria guru SD
lulus serti!kasi, baik perempuan
maupun laki-laki r #JNCJOHBO UFLOJT TFSUJàLBTJ HVSV CBHJ
guru SD
r -PLBLBSZB QFOZVTVOBO QFSFODBOBBO EBO
penganggaran serti!kasi guru SD
responsif gender
r 1FOHBEBBO NFEJB LPNVOJLBTJ JOGPSNBTJ
dan edukasi tentang profesionalisme
guru SD
Pokok Bahasan 3: PENGUKURAN HASIL
Pada tahap pengukuran hasil terdapat 2 (dua) langkah yang harus dilakukan, yaitu
(1) Menetapkan baseline data; (2) Menetapkan indikator gender, baik indikator
output maupun outcome.
Langkah ke-8: Penetapan Baseline Data
Penetapan baseline data dilakukan untuk mengukur kemajuan (progress) dari
program/ kegiatan yang telah direncanakan. Baseline data diambil dari data
pembuka wawasan sebagaimana telah dilakukan pada langkah ke-2 yang secara
substantif bisa digunakan sebagai dasar awal penetapan kinerja kegiatan (output)
dan kinerja program (outcome).
TAHAPAN)ANALISIS)GENDER)MODEL)GAP 47
Tabel 4.11. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 8
Tahap III:
PENGUKURAN HASIL
Langkah 8: Langkah 9:
Pengukuran Hasil
Data Dasar
Baseline Indikator Gender
Jumlah guru SD mengikuti PLPG:
r - PSBOH
r 1 PSBOH
Jumlah guru SD tersertifikasi:
r - PSBOH
r 1 PSBOH
Jumlah guru SD yang belum
memenuhi persyaratan pendidikan
untuk sertifikasi:
r - PSBOH
r 1 PSBOH
Langkah ke-9: Tetapkan Indikator Gender
Indikator gender merupakan ukuran kuantitatif maupun kualitatif untuk
memperlihatkan adanya upaya memperkecil kesenjangan gender sebagai hasil
dan manfaat dari pelaksanaan kebijakan/ program/ kegiatan. Indikator gender
dibedakan dalam output dan outcome. Output adalah barang, jasa atau fasilitas
lain yang diterima oleh sekelompok masyarakat tertentu, baik kelompok sasaran
maupun kelompok lain yang tidak dimaksudkan untuk disentuh oleh kebijakan.
Dampak atau outcome adalah perubahan kondisi !sik mapun sosial sebagai
akibat dari output kebijakan. (Dunn, 1984: 280 dalam Wibawa, dkk, 1994: 5-6).
Dalam konteks gender, indikator gender pada output ditunjukkan dengan barang,
jasa atau fasilitas lain yang diterima oleh perempuan maupun laki-laki. Indikator
gender pada dampak adalah perubahan kondisi !sik mapun sosial perempuan dan
laki-laki sebagai akibat dari output kebijakan.
48
Contoh indikator gender bidang kesehatan:
Kegiatan : Distribusi dokter kandungan di wilayah kepulauan
Input : Dokter, SK/Regulasi, Anggaran
Keluaran : Tersedianya tenaga dokter kandungan di wilayah kepulauan
Hasil/outcome : Meningkatnya kunjungan K4
Dampak/impact : Menurunnya Angka Kematian Ibu
Tabel 4.12. : Contoh Analisis Kebijakan Responsif Gender Dinas Pendidikan, Langkah 9
Tahap III:
PENGUKURAN HASIL
Langkah 8: Langkah 9:
Pengukuran Hasil
Data Dasar
Baseline Indikator Gender
OUTPUT:
Meningkatnya jumlah guru SD yang
memenuhi syarat serti!kasi.
r -BLJ MBLJ NFOJOHLBU EBSJ
NFOKBEJ
r 1FSFNQVBO NFOJOHLBU EBSJ
NFOKBEJ 4
OUTCOME:
Meningkatnya jumlah guru profesional
terserti!kasi.
r -BLJ MBLJ NFOJOHLBU EBSJ
NFOKBEJ
r 1FSFNQVBO NFOJOHLBU EBSJ
NFOKBEJ
4 Peningkatan yang terjadi pada laki-laki dan perempuan harus dibuat sedemikian rupa agar kesenjangan
gender semakin lama semakin mengecil hingga akhirnya tidak ada lagi. Seandainya keadaan perempuan
lebih tertinggal dibandingkan laki-laki, maka kenaikan persentase bagi perempuan ditetapkan lebih tinggi
dibandingkan laki-laki, demikian pula sebaliknya.
TAHAPAN)ANALISIS)GENDER)MODEL)GAP 49
50
SESI 5
GENDER BUDGET STATEMENT (GBS)
Tujuan Mempertajam dan meningkatkan kemampuan aparatur
pemerintah daerah untuk menyusun dokumen Gender Budget
Statement (GBS) pada bidang pembangunan sesuai tugas dan
fungsi SKPD-nya, mencakup:
a. Kemampuan mentransformasi GAP ke dalam GBS
b. Kemampuan mentransformasi data terpilah ke dalam
analisis situasi
c. Kemampuan mentransformasi reformulasi tujuan
kebijakan ke dalam capaian program dan tolok ukur
d. Kemampuan mentransformasi indikator kinerja ke dalam
capaian program, indikator dan target kinerja
Output Tersusunnya draft GBS sesuai tugas pokok dan fungsi SKPD
RINGKASAN
Gender Budget Statement (GBS) adalah pernyataan anggaran gender, disebut juga
dengan Lembar Anggaran Responsif Gender (Lembar ARG). GBS merupakan dokumen
akuntabilitas spesi!k gender dan disusun oleh lembaga pemerintah untuk
menginformasikan bahwa suatu kegiatan telah responsif terhadap isu gender yang
ada, dan suatu dana telah dialokasikan pada kegiatan bersangkutan untuk menangani
permasalahan gender tersebut. (KPPPA, 2012: 18)
GENDER)BUDGET)STATMENT)(GBS) 51
Pokok Bahasan 1: PENGERTIAN DAN FORMAT GENDER BUDGET
STATEMENT (GBS)
Komitmen SKPD untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender perlu
didukung dengan dokumen akuntabilitas spesi!k gender yang menginformasikan
bahwa suatu output kegiatan telah responsif terhadap isu gender yang ada, dan
suatu dana telah dialokasikan untuk menangani permasalahan gender pada
kegiatan tersebut (KPPPA, 2010 dan 2011). Dokumen akuntabilitas spesi!k
gender ini disebut Gender Budget Statement (GBS) atau Pernyataan Anggaran
Gender atau Lembar Anggaran Responsif Gender. GBS merupakan dokumen
akuntabilitas yang berperspektif gender (Bappenas, Kemenkeu, Kemendagri dan
KPPPA, 2012).
Meskipun Format GBS bervariasi antar daerah, namun substansi isinya tidak
berbeda, dengan format yang dapat dilihat pada tabel 5.1. dibawah ini.
Tabel 5.1. : Format Gender Budget Statement
Gender Budget Statement
(Pernyataan Anggaran Gender)
Nama SKPD :
Alamat :
Tahun Anggaran :
Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Tujuan Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Capaian Program Indikator capaian program diambil dari indikator kinerja
yang ada pada Renstra atau Renja SKPD
Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Tujuan Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Kode Rekening Isikan kode rekening
kegiatan
Analisis Situasi Uraian ringkas yang menggambarkan persoalan yang akan
ditangani melalui kegiatan yang menghasilkan output.
Berisi tentang:
r Data pembuka wawasan sebagaimana telah tertuang
dalam GAP langkah ke-2
r Faktor kesenjangan (Akses, Partisipasi, Kontrol,
Manfaat) sebagaimana telah tertuang dalam GAP
langkah ke-3
r Sebab kesenjangan internal sebagaimana telah
tertuang dalam GAP langkah ke-4
r Sebab kesenjangan eksternal sebagaimana telah
tertuang dalam GAP langkah ke-5
52
Pokok Bahasan 1: PENGERTIAN DAN FORMAT GENDER BUDGET ................................. (isikan langka GAP ke 7)
STATEMENT (GBS) Perencanaan Kegiatan Rencana Aksi (kegiatan yang berkontribusi pada kesetaraan gender)
Komitmen SKPD untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender perlu Tujuan ....................................
didukung dengan dokumen akuntabilitas spesi!k gender yang menginformasikan ( isikan langkah GAP ke 6)
bahwa suatu output kegiatan telah responsif terhadap isu gender yang ada, dan Isikan jabaran langkah GAP ke 7
suatu dana telah dialokasikan untuk menangani permasalahan gender pada Aktivitas yang mampu menjawab
kegiatan tersebut (KPPPA, 2010 dan 2011). Dokumen akuntabilitas spesi!k permasalahan gender yang telah
gender ini disebut Gender Budget Statement (GBS) atau Pernyataan Anggaran teridenti!kasi pada langkah ke 3, 4,
dan 5
Gender atau Lembar Anggaran Responsif Gender. GBS merupakan dokumen
akuntabilitas yang berperspektif gender (Bappenas, Kemenkeu, Kemendagri dan Sumberdaya Dana:
KPPPA, 2012).
SDM:
(mencakup Panitia, Fasilitator dan
Meskipun Format GBS bervariasi antar daerah, namun substansi isinya tidak peserta kegiatan (dipilah menurut
berbeda, dengan format yang dapat dilihat pada tabel 5.1. dibawah ini. jenis kelamin)
Sarana dan Prasarana
Tabel 5.1. : Format Gender Budget Statement
Indikator Ambil dari langkah GAP ke-9,
Gender Budget Statement Output dihubungkan dengan barang dan
(Pernyataan Anggaran Gender) jasa/ pelayanan yang dihasilkan
dari kegiatan SKPD
Nama SKPD : Alokasi Sumber Daya Dana Jumlah anggaran yang diperlukan untuk pencapaian
Alamat : output kegiatan
Tahun Anggaran : Jumlah SDM yang diperlukan untuk pencapaian
SDM output kegiatan, baik SDM sebagai nara sumber/
Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 fasilitator, panitia kegiatan maupun peserta program/
kegiatan (dipilah menurut jenis kelamin)
Tujuan Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Sarana dan Peralatan yang dibutuhkan untuk pencapaian output
Capaian Program Indikator capaian program diambil dari indikator kinerja Prasarana kegiatan
yang ada pada Renstra atau Renja SKPD
Dampak/Manfaat Ambil dari langkah GAP ke-9, dihubungkan dengan dampak yang dihasilkan
Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 (Outcome) dari pelaksanaan program SKPD. Dampak program harus berkontribusi
terhadap penurunan/penghapusan kesenjangan gender dalam bidang
Tujuan Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 pembangunan
Kode Rekening Isikan kode rekening
kegiatan GBS disusun melalui transformasi hasil analisis GAP ke dalam GBS. Cara paling
mudah untuk mentransformasi GAP ke dalam GBS dapat dilihat pada tabel 5.2.
Analisis Situasi Uraian ringkas yang menggambarkan persoalan yang akan Tabel 5.2. : Transformasi GAP ke dalam GBS
ditangani melalui kegiatan yang menghasilkan output.
Berisi tentang: GAP GBS
r Data pembuka wawasan sebagaimana telah tertuang Langkah 1 Kebijakan/program/kegiatan Program, kegiatan, IKK, Output kegiatan
dalam GAP langkah ke-2 Langkah 2 Data pembuka wawasan Analisis situasi
r Faktor kesenjangan (Akses, Partisipasi, Kontrol, Langkah 3 Faktor kesenjangan Analisis situasi
Manfaat) sebagaimana telah tertuang dalam GAP Langkah 4 Sebab kesenjangan internal Analisis situasi
langkah ke-3 Langkah 5 Sebab kesenjangan eksternal Analisis situasi
r Sebab kesenjangan internal sebagaimana telah Langkah 6 Reformulasi tujuan Tujuan output /subouput
tertuang dalam GAP langkah ke-4 Langkah 7 Rencana aksi Rencana aksi (komponen-komponen
r Sebab kesenjangan eksternal sebagaimana telah yang berkontribusi pada kesetaraan gender
tertuang dalam GAP langkah ke-5
Langkah 8 Data dasar (baseline) Analisis situasi
Langkah 9 Indikator gender Dampak/hasil output kegiatan
GENDER)BUDGET)STATMENT)(GBS) 53
Pokok Bahasan 2: LANGKAH-LANGKAH MERUMUSKAN GBS
Perumusan GBS diawali dengan mengisi format GBS berdasarkan data yang sudah dirumuskan
pada format GAP. Cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah meng-copy !le pada GAP dan
selanjutnya dimasukkan dalam format GBS sesuai transformasi GAP ke GBS sebagaimana
sudah dijelaskan pada tabel 5.2. Selanjutnya, data tersebut dirumuskan kembali dengan
bahasa yang singkat, padat dan jelas serta mudah dipahami. Contoh perumusan GBS pada
Program Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan dapat dilihat pada tabel 5.3.
Tabel 5.3. Contoh GBS pada Program Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Gender Budget Statement
(Pernyataan Anggaran Gender)
Nama SKPD : Dinas Pendidikan
Alamat : Jl. Wijaya kusuma no 15 kabupaten X
Tahun Anggaran : 2014
Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Tujuan Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Meningkatkan jumlah guru profesional terserti!kasi
Capaian Program Indikator capaian program diambil dari indikator kinerja
yang ada pada Renstra atau Renja SKPD
Meningkatnya jumlah guru profesional terserti!kasi
Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Peningkatan kapasitas guru SD dalam memperoleh
serti!kasi
Tujuan Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1
Meningkatnya jumlah Guru SD yang mampu memenuhi
kriteria lulus serti!kasi
Kode Rekening Isikan kode rekening
kegiatan
54
Kegiatan
Pokok Bahasan 2: LANGKAH-LANGKAH MERUMUSKAN GBS
Analisis Situasi Pindahkan isian GAP langkah ke-2 (data terpilah menurut jenis
Perumusan GBS diawali dengan mengisi format GBS berdasarkan data yang sudah dirumuskan kelamin) dan uraikan secara singkat
pada format GAP. Cara yang paling mudah untuk dilakukan adalah meng-copy !le pada GAP dan Pendidikan memegang peran yang sangat penting dalam
selanjutnya dimasukkan dalam format GBS sesuai transformasi GAP ke GBS sebagaimana peningkatan kualitas sumberdaya manusia. Meningkatnya kualitas
sudah dijelaskan pada tabel 5.2. Selanjutnya, data tersebut dirumuskan kembali dengan sumberdaya manusia akan berkontribusi terhadap meningkatnya
bahasa yang singkat, padat dan jelas serta mudah dipahami. Contoh perumusan GBS pada Indeks Pembangunan Manusia/Human Development Index (HDI)
Program Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan dapat dilihat pada tabel 5.3. dan Indeks Pembangunan Gender/Gender-related Development
Index (GDI).
Tabel 5.3. Contoh GBS pada Program Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan
Guru memegang peran strategis dalam meningkatkan kualitas
Gender Budget Statement SDM, karena itu profesionalisme guru perlu ditingkatkan, salah
(Pernyataan Anggaran Gender) satunya melalui serti!kasi guru. Untuk itu kegiatan peningkatan
kapasitas guru perlu segera dilakukan, salah satunya terhadap
guru SD.
Nama SKPD : Dinas Pendidikan Berdasarkan data yang ada, jumlah guru SD di Kabupaten X
Alamat : Jl. Wijaya kusuma no 15 kabupaten X adalah 300.000 orang, terdiri atas 100.000 laki-laki dan
Tahun Anggaran : 2014 200.000 perempuan. Akses guru SD perempuan dan laki-laki
terhadap informasi serti!kasi menunjukkan adanya kesamaan.
Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 Meski demikian, jumlah guru SD yang mengikuti PLPG belum
1
Peningkatan Kualitas Tenaga Pendidik dan Kependidikan berimbang. Persentase guru laki-laki yang mengikuti PLPG lebih
tinggi dibanding guru perempuan, dengan perbandingan 60
Tujuan Program Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 persen dan 20 persen. Dilihat dari partisipasi, jumlah guru SD
Meningkatkan jumlah guru profesional terserti!kasi terserti!kasi sebanyak 80.000 orang. Persentase guru SD
laki-laki yang terserti!kasi lebih tinggi dibandingkan perempuan
Capaian Program Indikator capaian program diambil dari indikator kinerja atau 50 persen berbanding 15 persen. Sementara itu jumlah guru
SD yang belum memenuhi persyaratan pendidikan untuk
yang ada pada Renstra atau Renja SKPD serti!kasi sebanyak 115.000 orang, dengan persentase
Meningkatnya jumlah guru profesional terserti!kasi perbandingan 25 persen guru laki-laki dan 45 persen guru
perempuan. Proporsi guru SD berpengalaman mengajar diatas 20
Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 tahun (yang telah memiliki NUPTK ) sebanyak 230.000 guru,
2
Peningkatan kapasitas guru SD dalam memperoleh terdiri dari 50.000 guru laki-laki dan 180.000 guru perempuan.
serti!kasi Dilihat dari kontrol, jumlah pengawas SD sebanyak 1000 orang,
dengan perbandingan 60 persen laki-laki dan 40 persen
Tujuan Kegiatan Pindahkan isian pada GAP langkah ke-1 perempuan. Jumlah PNS eselon II sebanyak 31 orang, terdiri dari
Meningkatnya jumlah Guru SD yang mampu memenuhi 26 laki-laki dan 5 perempuan. Berdasarkan data tersebut, maka
kriteria lulus serti!kasi penerima manfaat serti!kasi lebih banyak guru SD laki-laki,
ditandai dengan lebih tingginya persentase guru laki-laki
Kode Rekening Isikan kode rekening terserti!kasi dengan perbandingan 50 persen laki-laki dan 15
kegiatan persen perempuan.
Laki-laki Perempuan Total
Jumlah guru SD 100000 200000 300000
Jumlah guru SD yg mengikuti PLPG 60000 40000
Jumlah guru SD terserti!kasi 50000 30000 80000
Jumlah guru SD yang belum 25000 90000 115000
memenuhi persyaratan pendidikan
untuk serti!kasi
Guru SD dengan pengalaman 50000 180000 230000
mengajar diatas 20 tahun
(memiliki NUPTK)
Jumlah pengawas SD 600 400 1000
Jumlah PNS Eselon II 26 5 31
Guru SD penerima manfaat serti!kasi 50000 3000 80000
GENDER)BUDGET)STATMENT)(GBS) 55
Analisis Situasi Rumuskan faktor kesenjangan (akses, partisipasi, kontrol, manfaat)
sebagaimana telah tertuang dalam GAP langkah ke-3
Sesungguhnya akses guru SD perempuan dan laki-laki terhadap
informasi serti!kasi sudah ada kesamaan, namun demikian masih ada
kesenjangan gender dalam hal peserta PLPG dan pemenuhan
persyaratan pendidikan untuk serti!kasi dimana guru SD perempuan
lebih tertinggal dibandingkan laki-laki. Akibatnya guru SD laki-laki lebih
menerima manfaat serti!kasi dibandingkan guru SD perempuan.
Rumuskan sebab kesenjangan internal sebagaimana telah tertuang
dalam GAP langkah ke-4
Tidak semua pengambil keputusan dan perencana pada SKPD
memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender. Akibatnya, mereka
kurang untuk melakukan analisis gender. Hal ini diperparah dengan
belum dipahaminya regulasi yang melandasi integrasi gender dalam
bidang pendidikan, yaitu Permendiknas Nomor 84 Tahun 2008 tentang
Pengarusutamaan Gender bidang Pendidikan yang mewajibkan setiap
unit kerja bidang pendidikan untuk mengintegrasikan gender dalam
kebijakan pendidikan.
Rumuskan sebab kesenjangan eksternal sebagaimana telah tertuang
dalam GAP langkah ke-5
Masih ada anggapan kuat di masyarakat bahwa pengembangan karir
laki-laki lebih utama dibandingkan perempuan karena laki-laki pencari
nafkah utama sedangkan perempuan hanya pencari nafkah tambahan
Perencanaan Rencana Aksi Isikan langkah GAP ke-7 (kegiatan yang
Kegiatan berkontribusi pada kesetaraan gender)
Peningkatan kapasitas guru SD dalam
memperoleh serti!kasi
Tujuan Isikan langkah GAP ke-6
Meningkatnya jumlah Guru SD
yang mampu memenuhi kriteria
lulus serti!kasi, baik perempuan
maupun laki-laki
Aktivitas Isikan jabaran langkah GAP ke-7
yang mampu menjawab
permasalahan gender yang telah
teridenti!kasi pada langkah ke-3,
ke-4 dan ke-5
r4PTJBMJTBTJ UFOUBOH TFSUJàLBTJ
guru bagi guru SD
56
Perencanaan Rencana Aksi r #JNCJOHBO UFLOJT TFSUJàLBTJ
Kegiatan guru bagi guru SD.
Analisis Situasi Rumuskan faktor kesenjangan (akses, partisipasi, kontrol, manfaat) r -PLBLBSZB QFOZVTVOBO
sebagaimana telah tertuang dalam GAP langkah ke-3 perencanaan dan penganggaran
serti!kasi guru SD responsif
Sesungguhnya akses guru SD perempuan dan laki-laki terhadap gender
informasi serti!kasi sudah ada kesamaan, namun demikian masih ada r 1FOHBEBBO NFEJB LPNVOJLBTJ
kesenjangan gender dalam hal peserta PLPG dan pemenuhan informasi dan edukasi tentang
persyaratan pendidikan untuk serti!kasi dimana guru SD perempuan profesionalisme guru SD
lebih tertinggal dibandingkan laki-laki. Akibatnya guru SD laki-laki lebih
menerima manfaat serti!kasi dibandingkan guru SD perempuan. Sumber Dana: (Isikan sumber dana yang
daya dialokasikan untuk mencapai
Rumuskan sebab kesenjangan internal sebagaimana telah tertuang output kegiatan)
dalam GAP langkah ke-4
Jumlah dana: Rp..........
Tidak semua pengambil keputusan dan perencana pada SKPD SDM (mencakup Panitia,
memahami konsep kesetaraan dan keadilan gender. Akibatnya, mereka Fasilitator dan peserta kegiatan
kurang untuk melakukan analisis gender. Hal ini diperparah dengan (dipilah menurut jenis
belum dipahaminya regulasi yang melandasi integrasi gender dalam kelamin)
bidang pendidikan, yaitu Permendiknas Nomor 84 Tahun 2008 tentang
Pengarusutamaan Gender bidang Pendidikan yang mewajibkan setiap Jumlah Panitia: .... orang,
unit kerja bidang pendidikan untuk mengintegrasikan gender dalam L: .... orang; P: ..... orang
kebijakan pendidikan. Jumlah Fasilitator: .... orang,
L: .... orang; P: ..... orang
Rumuskan sebab kesenjangan eksternal sebagaimana telah tertuang
dalam GAP langkah ke-5 Jumlah Peserta: .... orang,
L: .... orang; P: ..... orang
Masih ada anggapan kuat di masyarakat bahwa pengembangan karir Sarana dan prasarana (mencakup
laki-laki lebih utama dibandingkan perempuan karena laki-laki pencari peralatan dan mesin yang
nafkah utama sedangkan perempuan hanya pencari nafkah tambahan digunakan untuk mencapai output
kegiatan)
Perencanaan Rencana Aksi Isikan langkah GAP ke-7 (kegiatan yang Laptop 2 Unit
Kegiatan berkontribusi pada kesetaraan gender) Indikator Ambil dari langkah GAP ke-9,
Output dihubungkan dengan barang dan
Peningkatan kapasitas guru SD dalam jasa/ pelayanan yang dihasilkan
memperoleh serti!kasi dari kegiatan SKPD
Meningkatnya jumlah guru SD
Tujuan Isikan langkah GAP ke-6 yang memenuhi syarat serti!kasi
Laki-laki meningkat dari ...%
menjadi ...%
Meningkatnya jumlah Guru SD Perempuan meningkat dari ....%
yang mampu memenuhi kriteria menjadi ....%
3
lulus serti!kasi, baik perempuan
maupun laki-laki Jumlah guru SD mengikuti PLPG:
r - 60.000 orang (60%)
r 1 40.000 orang (20%)
Aktivitas Isikan jabaran langkah GAP ke-7 Jumlah guru SD terserti!kasi:
yang mampu menjawab r - 50.000 orang (50%)
permasalahan gender yang telah r 1 30.000 orang (15%)
teridenti!kasi pada langkah ke-3, Jumlah guru SD yang belum
ke-4 dan ke-5 memenuhi persyaratan
pendidikan untuk serti!kasi:
r4PTJBMJTBTJ UFOUBOH TFSUJàLBTJ r - 25.000 orang (25%)
guru bagi guru SD r 1 90.000 orang (45%)
3 Peningkatan yang terjadi pada laki-laki dan perempuan harus dibuat sedemikian rupa agar kesenjangan gender
semakin lama semakin mengecil hingga akhirnya tidak ada lagi. Seandainya keadaan perempuan lebih tertinggal
dibandingkan laki-laki, maka kenaikan persentase bagi perempuan ditetapkan lebih tinggi dibandingkan laki-laki,
demikian pula sebaliknya.
GENDER)BUDGET)STATMENT)(GBS) 57
Alokasi Dana Jumlah anggaran yang diperlukan untuk
Sumber pencapaian output kegiatan
Daya
Jumlah dana yang dibutuhkan: Rp. ......
SDM Jumlah SDM yang diperlukan untuk
pencapaian output kegiatan, baik SDM
sebagai nara sumber, fasilitator atau panitia
kegiatan maupun peserta program/ kegiatan
(dipilah menurut jenis kelamin)
Jumlah Panitia: .... orang
L: .... orang; P: ..... orang
Jumlah Fasilitator: .... orang
L: .... orang; P: ..... orang
Jumlah Peserta: .... orang
L: .... orang; P: ..... orang
Saran dan Peralatan yang dibutuhkan untuk pencapaian
Prasarana output kegiatan
Laptop 2 Unit
Dampak/ Ambil dari langkah GAP ke-9, dihubungkan dengan dampak yang
Manfaat dihasilkan dari pelaksanaan program SKPD. Dampak program
harus berkontribusi terhadap penurunan/penghapusan
(Outcome) kesenjangan gender dalam bidang pembangunan
OUTCOME:
r .FOJOHLBUOZB KVNMBI HVSV QSPGFTJPOBM UFSTFSUJàLBTJ
Laki-laki meningkat dari ....% menjadi ....%
Perempuan meningkat dari ....% menjadi ....%
58
Alokasi Dana Jumlah anggaran yang diperlukan untuk SESI 6
Sumber pencapaian output kegiatan
Daya PENUTUP
Jumlah dana yang dibutuhkan: Rp. ......
SDM Jumlah SDM yang diperlukan untuk
pencapaian output kegiatan, baik SDM
sebagai nara sumber, fasilitator atau panitia
kegiatan maupun peserta program/ kegiatan
(dipilah menurut jenis kelamin)
Buku Pedoman Teknis Penyusunan Gender Analysis Pathway (GAP) dan Gender
Jumlah Panitia: .... orang Budget Statement (GBS) ini diharapkan mampu membantu aparatur pemerintah
L: .... orang; P: ..... orang daerah dalam melakukan analisis gender sesuai dengan tugas dan fungsi
masing-masing SKPD. Untuk itu, pengetahuan dan ketrampilan analisis gender
Jumlah Fasilitator: .... orang
L: .... orang; P: ..... orang melalui penyusunan GAP dan GBS perlu disebarluaskan di tingkat internal SKPD
(terutama pada program ataupun kegiatan yang berdaya ungkit tinggi dalam
Jumlah Peserta: .... orang
L: .... orang; P: ..... orang memecahkan masalah kesenjangan gender) maupun pada lembaga driver PPRG.
Selanjutnya, agar integrasi gender dalam perencanaan dan penganggaran
sebagaimana diatur dalam Permendagri 67 Tahun 2011 benar-benar dilakukan oleh
masing-masing SKPD, maka perlu ada upaya mengintegrasikan gender dalam
Saran dan Peralatan yang dibutuhkan untuk pencapaian
Prasarana output kegiatan dokumen kebijakan/program/kegiatan di daerah, mulai dari integrasi ke dalam
RPJMD, Renstra SKPD, Renja SKPD maupun RKA SKPD serta pembuatan regulasi
Laptop 2 Unit daerah tentang pemberlakukan dan atau uji coba implementasi PPRG. Dengan
demikian, ada dasar yang kuat bagi SKPD maupun daerah untuk mengintegrasikan
gender ke dalam kebijakan/program/kegiatannya. Kelompok Kerja (Pokja) Gender,
Dampak/ Ambil dari langkah GAP ke-9, dihubungkan dengan dampak yang Gender Focal Point (GFP), tim teknis PPRG serta Tim Anggaran Pemerintah Daerah
Manfaat dihasilkan dari pelaksanaan program SKPD. Dampak program (TAPD) perlu bersinergi untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam menyusun
harus berkontribusi terhadap penurunan/penghapusan
(Outcome) kesenjangan gender dalam bidang pembangunan perencanaan dan penganggaran yang responsif gender. Sedangkan panduan tentang
bagaimana cara mengintegrasikan gender ke dalam dokumen
OUTCOME:
r .FOJOHLBUOZB KVNMBI HVSV QSPGFTJPOBM UFSTFSUJàLBTJ kebijakan/program/kegiatan SKPD akan disusun secara terpisah dari buku
Laki-laki meningkat dari ....% menjadi ....% pedoman ini.
Perempuan meningkat dari ....% menjadi ....%
PENUTUP 59
DAFTAR PUSTAKA:
BAPPENAS, 2001. Gender Analysis Pathway (GAP): Alat Analisis Gender Untuk
Perencanaan Pembangunan. Jakarta: BAPPENAS.
Dunn, William N. dalam Wibawa, dkk, 1994. Evaluasi Kebijakan Publik. Jakarta: PT. Raja
Gra!ndo Persada
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2006. Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta:
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2007. Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta:
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,2011. Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan
Gender di Daerah. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,
2010. Pedoman Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender bagi
Daerah. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Republik Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,
2011. Modul Pelatihan Fasilitator Perencanaan dan Penganggaran Daerah yang
Responsif Gender (PPRG). Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,
2012. Petunjuk Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender
untuk Pemerintah Daerah. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan
Perlindungan Anak Republik Indonesia.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS.
2011. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2010. BPS, Jakarta.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS.
2012. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2011. BPS, Jakarta.
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS.
2013. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2012. BPS, Jakarta.
60
LAMPIRAN 1: CONTOH-CONTOH GENDER ANALYSIS PATHWAY
DAFTAR PUSTAKA:
8 % ) % " % +' * %
(& ( $ (& ( $ ! # ! ( % " % ) ( @ * +%
BAPPENAS, 2001. Gender Analysis Pathway (GAP): Alat Analisis Gender Untuk
* % $ ( % ) ), +%*+" - ' ()&% # ) ), - % "+( %
Perencanaan Pembangunan. Jakarta: BAPPENAS.
$ $'+
Dunn, William N. dalam Wibawa, dkk, 1994. Evaluasi Kebijakan Publik. Jakarta: PT. Raja % " *&( % (! ) % $ %+(+%. $ ) % 2$ ) % $ %! : ' () % %
Gra!ndo Persada ; ' () %
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2006. Peraturan Menteri Dalam Negeri +!+ % %+(+%" % % " +*+) "&# 3 )4 ' ! %! %
Nomer 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta: ' % " % ) (
9 * $ +" * $+$/
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia.
, ) % 3 * #
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia, 2007. Peraturan Menteri Dalam Negeri
% (4 & ( % +$#
Nomer 59 Tahun 2007 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri
Nomer 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. Jakarta: 8 +$# %! % 2 2 9?>
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. 9 +$# ) ), ;;0>9@ ;>0<;8 @909>7
Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia,2011. Peraturan Menteri Dalam Negeri 3;?.;> 3<8.<: 3877C4
Nomer 67 Tahun 2011 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Dalam Negeri C4 C4
: +$# ) ), ( " #+ ( ?0@;< >08:8 8=07>=
Nomer 15 Tahun 2008 tentang Pedoman Umum Pelaksanaan Pengarusutamaan "+( % $ $'+ ' &( % &( % &( %
Gender di Daerah. Jakarta: Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia. %! %
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, ; +$# 2 2 ?<
2010. Pedoman Teknis Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender bagi < +$# ) ), 9809:= 9908=8 ;:0:@>
3;?.@: 3<8.7> 3877C4
Daerah. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
C4 C4
Republik Indonesia. = +$# ) ), ( " #+ ( 9089; 9098= ;0:;7
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, "+( % $ $'+ ' &( % &( % &( %
+$ (/ % ) % " % +' * %
2011. Modul Pelatihan Fasilitator Perencanaan dan Penganggaran Daerah yang
Responsif Gender (PPRG). Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan ") )/
Perlindungan Anak Republik Indonesia. ") ) ' ( $'+ % % # " 2# " +%*+" ) "&# * ( +" #+ )
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia,
(* ) ' ) /
2012. Petunjuk Pelaksanaan Perencanaan dan Penganggaran yang Responsif Gender
untuk Pemerintah Daerah. Jakarta: Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan & ( %
Perlindungan Anak Republik Indonesia.
%! %
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS.
80 % " (* ) ' ) "&# 3 4 >289
2011. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2010. BPS, Jakarta. * +% @@.:= @?.?>
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS. 90 % " (* ) ' ) ) ( 3 4 @@.=7 @@.;7
2012. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2011. BPS, Jakarta. :0 % " (* ) ' ) +(% 3 4 @>.=7 @>.<7
% " +*+) "&# 3 )4 '
Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) dan BPS. ;0 ;C =C
! %! %
2013. Pembangunan Manusia Berbasis Gender, 2012. BPS, Jakarta. <0 +$# ' % ( $ ) ), ' <77 &( %
! %! % * +% # #+
$' ( % 8080 &%*& % ) % " % 80828
61
%! %
80 % " (* ) ' ) "&# 3 4 8:28<
* +% @>.7< ?<.8>
90 % " (* ) ' ) ) ( 3 4 @<.<7 ??.@7
:0 % " (* ) ' ) +(% 3 4 >9.=7 >7.97
;0 % " +*+) "&# 3 )4 ' <C >C
! %! %
<0 +$# ' % ( $ ) ), ' 977 &( %
! %! % * +% # #+
+$ (/ 978: % % ) % " % +' * % +% 978:
&%*(&#/
& ( % +$#
80 ' # "&# ' 88< 8>9 9?>
&( % &( %
3;7C4 3=7C4
90 ' # "&# ' << :7 ?<
&( % &( %
3=<C4 3:<C4
+$ (/ % ) % " % +' * % +% 978:
% */
$ ( % ) ), $ $ ( $ % * ' ) (* "
$ +'+%
: "*&( ") )/
$+ ' ) (* " 3# " 2# " % ' ( $'+ %4 ' ! %! %
) %! % %1
($ ) # % $ +'+% $ $'+%- ' #+ % +%*+" ) "&# * +
3 ") ). $ # %!+*" % ' % " % " ! %! % ' % " % - % # * %
&%*(&#. (* ) ' ) /
% *.
(* ) ' ) 4 /
+$# ) ), ' ! %! % ) ) ( @909>7 &( % %
' ) (* " ' ( $'+ % # ) ( % % " % ' ) (*
>289 * +%. . % $' ( ( $ %
" # " 2# "
%* ( ' ( $'+ % % # " 2# " % $+% % " '+*+) ) "&#
' ( $'+ % # * % % % " % # " 2# "
+$# ) ), ' ! %! % ) ) ( ;:0:@> &( % %
' ) (* " ' ( $'+ % # ) ( % % " % ' ) (*
" # " 2# "
8:28< * +%. . % ' ( $'+ % #
( % ( ' # " 2# " 0 % " '+*+) ) "&# ' ( $'+ %
' ! %! % !+ # * % ( ' # " 2# " 0
&%*(&#/
$' ( % 8080 &%*& % ) % " % 80829
62
'( ) %* ) ' ( $'+ % ) ' % $ # " '+*+) % '
! %! % # * % ( ' # " 2# "
'( ) %* ) ' ( $'+ % ) ' % $ # " '+*+) % '
! %! % # ( % ( ' # " 2# "
% */
$ ( % ) ), $ $ ( $ % * ' ) (* "
$ +'+%
; 80 +( % %- " ' ) * ) +%*+" $ # "+" % % # ) ) % (
) %! % % ' " * % ' $ ( % ) ), ' ! %! % $ +'+%
%* (% # 3
4 90 ( * )%- " * () % % ( % +%*+" ' $ ( %
) ), ) ), - % ( ) # ( " #+ ( * " $ $'+
< 80 &% ) & ( ) * $' * * % # ' ) (* - % * (' % # )+# *
) %! % % $ %! % " + #&" ) " * %
")* (% # 90 + - - % $ % % ' ' % " % % " ' ( $'+ %
* " * (# #+ ' %* % % % " % # " 2# "
:0 #+$ ' $ %- ( +# ) - % $ % )" % " (+) %
$ # ") % " % ' % " %
= &($+# ) +!+ % %+(+%" % % " +*+) "&# 3 )4 $ %! : ' () % '
! %! % % ; ' () % ' ! %! %
> % % ") 80 # "+" % %* " ) ) "&# 2) "&# % - %
$ $'+%- ) ), ( " #+ ( * " $ $'+
90 # "+" % %* " ) !+$# ) ), $ )" % ' ! %! %
% ' # $ %+(+* ! % ) " # $ %
:0 # "+" % )&) # ) ) ($ % "% ) &$ ( ?; +% 977?
* %* % % (+)+* $ % % ( % % " %
;0 % %*+" % ) "&# % ) ), $ )" % - % " %
$ % ' *" % ) ),
&#&$ ? * ) ( 3 ) # % 4 ) * % " * ) ) ( <C. % % ( % %/ ' ( $'+ % #
%- " ( # " 2# " * + = ' () % ( % % ; ' () %
) * % " * ) ) ( =C % % ( % % ) ' ( $'+ %
# ) ( ( # " 2# " % % ' ( % % % > ' () %
% % < ' () %
+*'+* +$+) % % (! /
% % " *%- ' % ( $ ) ), +%*+" ) ), % - %
@ ( ) # ( " #+ ( * " $ $'+
% " *&( % (!
% ( $ ) ), ( " #+ ( * " $ $'+ ) %- "
% +"+( % ) # ><7 &( % . * ( ( ( :<7 # " 2# " % ;77 ' ( $'+ %
% ( $ ) ), ( " #+ ( * " $ $'+ ) %- "
=77 &( % . * ( ( ( 9>< # " 2# " % :9< ' ( $'+ %
+* &$ +$+) % % (! /
%+(+%%- % " +*+) "&# 3 )4 ' ! %! % %
$' ( % 8080 &%*& % ) % " % 8082:
63
% " *&( % (! /
) * % " * $ %+(+% ( < ' () % $ %! : ' () %
% % ( % % ' ( $'+ % $ %+(+% $ %! : ' () % %
# " 2# " $ %+(+% $ %! : ' () %
) * % " * $ %+(+% ( = ' () % $ %! ; ' () %
% % ( % % ' ( $'+ % $ %+(+% $ %! < ' () % %
# " 2# " $ %+(+% $ %! : ' () %
' # % ) % " % +' * % .
000000000000000000000000000000000000000000000000
$' ( % 8080 &%*& % ) % " % 8082;
64
; % ) ) * % (&, %)
(& ( $ ' . ) * % ). ( " *
* % % % " * % "+ # * ) ' # . % % " ) * % +0 . 0 # * % "
'( ) "&#
% " *&( % (! "+' % ' () # % % " ) C: ' () %
+!+ % % % " *" % ") ) % $+*+ ' # . % % " ) * % +0 . 0
% "0 ( $ ! % # %!+* +) ) (* " ) * % ( '(& +")
< * $ +" * $+$2
- ) % 6 * # ;3 +$# +)" )$ ) (&, %) ) %. " C?@ + 3 (
% (7 !+$# *+0 * ( ' * >?: '+)" )$ ) ( - * % ' % <::
%* ( %. # '+)" )$ ) ( - * % ' 3
<3 +$# " $ * % + $ ) * % 0 . *+ ) %. " @<A " )+)
' * +% <:;=0 * ( ( ( " $ * % + $ # ) %. "
;>; " )+)0 " $ * % + () # % ) %. " ;B> " )+) %
" $ * % + % ) ) %. " =:< " )+)3
") )2
;3 +$# ' () # % % . % *&#&% &# * % " ) * %
6 " )7 % % "&$' * %) " % % (&, %) +"+'
* % . *+ ) %. " ?A@3C=< + * + C@ ' () % ' * +%
<:;=3
<3 +$# ' % % % % "&$'# " ) & )* *( " ) %. " AC0?;
' () % ' * +% <:;=3
=3 +$# + $ # . % $ % ' *" % * # * / * ) 6 7
) ) ( ??C &( % * + B?0?< ' () % ' * +% <:;=3
>3 %.+#+ %4 % &($ ) * %* % " ) * % + % % " 6 7
# $+ ") ) &# " +$ ' ( $'+ %3
?3
(* ) ' ) 2
;3 " ) $+ + $ # $ + $ $ ( ") " % " $ # %%. "
* % " ) * % * ( " * % % # % " '0 $ % $ # > " #
6 >7 BB ' () %3
<3 " ) $+ + $ # () $+% ) ) 6=>0=: ' () %7
=3 " ) $+ + $ # $ + $ $ %+$ * # * * $ (
6 4 7 ) )+ % % &) )3
>3 " 5# " ) ( % " # * " $ + $ % ( ' %.+#+ %4
) $ % ) % &($ ) * (" * % % " ) * % + % % "
&%*(
* > $ ). ( " *0 # ( @: ' () % 6* (# #+ *+ 0
$' ( % ;3<3 &%*& % ) ) * % ;3<5;
65
* (# #+ $+ 0 * (# #+ ) ( % $ # (" %0 * (# #+ %. " % "7
$ (+' " % + ( ) "& ! " $ # % () # %0 ) % $ %!
% $ % % " $ * % + 6 ;CCA7
% *2
= "*&( ") )2
;3 )" '+% ' (*&#&% % ' () # % % &# " ) )+ +"+'
) %! % %4
($ ) # % * % ' * +% <:;=0 * ' ' % % % % "&$'# " ) & )* *( "
6 ") )0 $ ) ( % . *+ (+ $ % ' AC0?; ' () %3 # %
(* ) ' ) 0 ) " % " ( % $ ) ( % %. ) )* $ (+!+" % %
&%*(� ( % % * % " * ' ( (3
% *7 <3 %. $' % % &($ ) * %* % " ) * % + % % "
#+$ * ("&&( % ) " % % % "0 ) % ") )
' ( $'+ % * ( ' % &($ ) * () +* # * %
% % " % # " 5# " 3
=3 #+$ ) $+ '+)" )$ ) ( - * % ' $ (+' " % '+)" )$ )
) % + () # % * " $ % ' *" % ' # . % %
& )* *( % &% * # $ ( %) ) ( . % ("+ # * )3 # %
$ %! ) # ) *+ ) $ ) * $+" %%. " )+) " $ * %
+0 " ' + $ #0 + () # % % + % )3
>3 ) $' * % ' ( $'+ % +%*+" $ % ( +% % %
' %.+#+ % * %* % " ) * % + % % " # ) (
) ( % " # # ") % " % ' 4) % ( $ % # " 5# "
" ( % - "*+ #+ % . % +"+' %. "0 ' %.+#+ % !+
) % " (! $ % ( % " 3
?3 * ( * ) % % &($ ) . % * ( $ # " 5# " $ %. " %
" )+# * % $ % * ") %. . " $ # %3
(* ) ' ) 2
% % % + $ # +%*+" $ $ ( ") " % " $ # %%.
6" ( % % ' " $ # %%. * " $ ) # 7 ) " %
" ( % * ( * )%. ' % * + % * + " ) +" % &$ )* "
(+$ * % 3 $ " % '+# #%. % % " % % % +%*+"
$ $ %+$ * # * * $ ( % $ %&# " $+% ) ) . %
# %. " ) " % * ( * )%. ' % * + % + * +
# ( % % ( ' " 6" * "+* % " % " ) $' % $+% ) )
* ( ' ! % %73
&%*(
)" '+% ' () # % % " ) * % 6C@ ' () %70 % $+% " )+)
" $ * % + A: ' () % * (! +$ " *3 # % * (!
" ( % " * (# $ * % $ (+!+" 6* (# $ * $ $+*+)" %7 +%*+" "
$' ( % ;3<3 &%*& % ) ) * % ;3<5<
66
+$ " *0 ) % " % + )+ $ $ +(+"3
> ;3 )'&%) '(& ( $ () * % *( # % (0 % % )+$) ") )
) %! % % % " ) $' * % . % ) $ 3
%* (% # 6 <3 $ %. "&&( % ) # %* ) '(& ( $ # % "+% % % )
7 ) * % (&, %) +%*+" ' %. # ) % $ ) # %
" ) * %3
? ;3 &&( % ) # %* ) ) "*&( . % #+$ &'* $ #1 % ' %
) %! % % - $ ) # " $ * % + # $ ) # %
")* (% # " ) * % $ ) ) % * "+ *
<3 ) # * ) " ) * % . % ("+ # * ) $ ) "+( % 6 "
"+ # * ) $ +'+% "+ %* * )7
@ &($+# ) +!+ % % % " *" % ") ) % $+*+ ' # . % % " ) * % +0 . 0
% "0 ( $ ! % # %!+* +) ) (* " ) * % ( '(& +")
A % % ") ;3 (* $+ % "&&( % ) ' $ %* ' % (+!+" % (! %! %
<3 # * % &"* ( +)" )$ ) % %
&&( % *&( +)" )$ )
=3 %.+)+% % * % ( "+ (&* ' % % % %
- * (+( * % )* *( "
>3 $ %+ % ) ( % % '( ) ( %
?3 % + * % " ' ) * ) * % ' # ") %
@3 % $ % % $ * ( ' %.+#+ %4 "# % # . % % $ ). ( " *
* (" * % % " ) * % + % % " +%*+" ) ) ( % # " 5# "
A3 % % " * % " ' ) * ) $ ). ( " * +%*+" $ % +"+% )+ $
)
&#&$ B * ) ( 6 ) # % 7 ") )2
;3 %.+#+ %4 % &($ ) * %* % " ) * % + % % " 6 7
# $+ ") ) &# ' ( $'+ %
<3 #+$ ) $+ '+)" )$ ) ( - * % ' $ (+' " % '+)" )$ )
6 %. <:: '+)" )$ ) ( - * % ' (
>?: '+)" )$ ) ( - * % ' % % *&* # C?@ '+)" )$ )7
(* ) ' ) 2
;3 " ) $+ + $ # $ + $ $ ( ") " % " $ # %%.
* % " ) * % * ( " * % % # % " '0 $ % $ # > " #
6 >7 BB ' () %
<3 " ) $+ + $ # () $+% ) ) 6=>0=: ' () %7
" ) $+ + $ # $ + $ $ %+$ * # * * $ (
6 4 7 ) )+ % % &) ) 6=>0=: ' () %7
&%*(
* > $ ). ( " * 2 G @: F
$' ( % ;3<3 &%*& % ) ) * % ;3<5=
67
+*'+* +$+) % % (!
(# . % %. ' # . % % " ) * % + $ #0 + () # % %
C + % ) ) ( % " ) * % . %
% " *&( % (!
5 % $ # ?: ' () % +)" )$ ) . % $ %. # % ( " %
$ $ %+ )* % ( $+*+3
5 #+(+ " +' * %4"&* $ $ # " ) ( % ' # . % %
" ) * % . % ' * $ $ ( " % ' # . % % " ) * %
% +"+( % ) # " ' + $ #0 + () # % % + % )
+* &$ +$+) % % (!
% % " *%. "+ # * ) ") ) % $+*+ ' # . % % " ) * %
+ # $ ( % " ' %+(+% % % " " $ * % +
% " *&( % (!
;3 "+' % ' () # % % &# " ) $ % $ # C: ' () %
<3 "+' % > $ % $ # C: ' () %
' # % ) ) * % (&, %) 0
333333333333333333333333333333333333333333333333
$' ( % ;3<3 &%*& % ) ) * % ;3<5>
68
; && '%+ $(
'% ' # '% ' # ' $ $ $ # $ *$ $ '
) $ " !( $ $ *(' $ $ ) *$ <:;= ( $
'%+ $( ) *$ $ ' $ <:;>
$ ! )%' $ ' *#" '%+ $( - $ # # " ! 7 & " #& ' $
$ $ ' $ $ ' $ # $ $ ! ) ' ;@ # $ =:
* * $ '*#*(! $$- $ $ $ ) *$ $ ' $ <:;> - $
' (&%$( $ '
< ) # *! !( (0
, ( $ *#" " ! 4" ! $ & ' #&* $ - $ *$ $ # $ !*)
5 ) " *(' $ $ '%+ $( ( (* '# $ ' %# ' ?> *$ <:;:.
$ '6 ( $- ! @?: %' $
') ( & ( 0
*#" & ( ') - $ ' ' ( '! $ *$ $ $
& " !( $ $ *(' $ $ '%& $( " ?A: %' $ . ) ' '
' ?:: " ! 4" ! $ A: & ' #&* $
*#" & ( ') - $ '& ' $ !) # # ' ! $ *(*" $
&'% ' #3! ) $ & & " !( $ $ *(' $ $ '%& $(
" ;=; %' $ . ) ' ' ' ;;? " ! 4" ! $ ;@ & ' #&* $
%$)'%"0
&' ( $) ( & ' #&* $ ( & #& $ $ ( $ 3 !%# ( 3
! "%#&%! ) ! 1
! 4" ! & ( ') *(' $ $ '%& $( - $ # $ $ ! ) (*
$ ' ) ! . ( $ ! $ & ' #&* $ < 5 * 6 %' $ 1
$ )0
*#" '%& $( - $ # # " ! %!*# $ 7
& " #& ' $ $ $ ' $ $ ' $ " ;@
) $ - $ " !( $ ! $ "*# # # ' ! $
! # $ ) $ & $ ( $ & $ $ ! ) $
$ !( # $ *$ $ $ ' "*# ( $ ! $0
D 5<::B0 @<.?6. 5<::C0 @<.C6. 5<:;:0 @=.C6
D 5<::B0 ??.@6. 5<::C0 ?@.=6. 5<:;:0 @>.=6
69
= !)%' !( ( ! *$ ! $$- ! ) $)* $ '# $ '
( $ $ $3 %# ' ?> *$ <:;: - $ # $ & $ * $
'# ( " $ & " !( $ $ *(' $ $ . - $ # $ $)*! $
5 !( (. *#" ! & ( ') $ " ! 4" ! $ & ' #&* $1
') ( & (
%$)'%".
$ ).6 ') ( & ( )*( $ & ( ') ' *$ $ $ ( $ ( '
, ! " %" " ! 4" ! 1
$ $ $ & ( ') ' *$(*' & # ' $) $
( (* '# $ ' %# ' ?> *$ <:;:.
( $ ( ' * *! %" & ) " ! 4" ! 1
$ $ $ & ( ') ! *(*( ' *$(*'
! ) ', ! " $ & ' #&* $ $- *$)*! ; 5( )*6
%' $ 1
%$)'%" ( ') %# $ ( %" " ! 4" !
) - $ ' *$)*! ' ' ) *
# # ' ) $ & $ # , ! " $() )*( $- .
# *&*$ # $ * *! ) $ ! & ( ') $
( (* '# $ ' %# ' ?> *$ <:;:.
( $ ( ' " " ! 4" ! 1
( ' $ $- & $ ) * $ ) $) $ (*
$ ' ! " $ $ & ' )*' & # ' $)
# *&*$ # (- ' ! )1
$ $- ! & *" $ & ' )*' & # ' $)
# *&*$ # (- ' ! ) ) $) $ (* $ '1
$ ) $ $- & # # $ ) $) $ (* $ '/
(! &*$ (* # # " ! & $ ) * $ ) $) $
(* $ '. $ #*$ !%# )# $ & "
*$)*! # $ #&" # $) ( ! $ (* $ ' &
& " !( $ $ &'% ' #3! ) $$- # (
' $ /
$ $- !%# )# $ & " #&'%+
*$)*! # $ $) ' ( ! $ 7 & 4
4$- 1
70
> && "*# # # * ) ' *" ( - $ # $ )*'
( $ $ $ ' &' ( $) ( & ' #&* $ $ " ! 4" ! & *(' $ $ 1
$) '$ " 5 ! )$- *#" !*%) & ( ') *(' $ $ ' *$(*'
6 ! ) ', ! " $ & ' #&* $ - $ ( ! $ && '%+ $( 1
( ' $ $- & # # $ $ !%# )# $ & )
$) '$ " && '%+ $( ) '! ) (* $ '1
"*# %&) # "$- & ' $ " $ !*&
&& '%+ $( 1
"*# $- && *$)*! # $ " & !
&'% ' #3! ) $ (* ' (&%$( $ ' ) * "*#
? '# $ ' %# ' ?> *$ <:;: "*# # $ )*' ' &
( $ $ $ *#" ! ) ', ! " $ " ! 4" ! $ & ' #&* $ " #
!() '$ " *(' $ $ 1
& " ' 7 & ) & # ' $) $ # ( %# $ (
%" " ! 4" ! 1
( ' $ $- & $ ) * $ & ) ) '! ) (*
$ '
"*# %&) # "$- ( "*'*
& # ' $) &'%+ $(
@ %'#*" ( '*#*(! $$- ) *$ $ ' $ <:;> - $ ' (&%$( $ '
* * $
A $ $ !( 1 $ *(*"! $ ' *" ( # ' $) '%+ $( ) $) $
! !*)( ') $ # $ # " =: & '( $ & ' #&* $ *(' $ $
'%+ $(
1 $ $) ! ( & ) ( "%$ " ! 4" ! $ & ' #&* $
#&'%+ *$)*! ! $ & ( ') *(' $ $ '%+ $(
1 " !*! $ !" ( ! ( $) ' " ! 4" ! $ & ' #&* $ &
) ' '
1 $ # ! $ # ) ' - $ # $ " (! $ # ( " $ '
( ( ( # $ ' & *(' $ $ '%+ $(
1 $ # !*%) & ( ') *$(*' ! ) ', ! " $ & ' #&* $
# $ # $ # " = 5) 6 %' $ & ( ') 1
) ( ' *#" '%+ $( - $ # # " ! %!*# $ 7 &
5 ( " $ 6 " #& ' $ $ $ ' $ $ ' $ ( $- ! ;@
B
C $ *!*' $ ( " *)&*) *#*( $ $ '
'(*(*$$- ' ) ' $ $ $ ) *$ $ ' $ <:;> ' (&%$(
$ '
71
$ ! )%' $ '
# $ $) ' ( ! $ $ ' " # $ $ $ ( $- !
;@
*) %# *#*( $ $ '
$ $ ! )$- *#" '%+ $( - $ # # " ! 7
& " #& ' $ $ $ ' $ $ ' $
$ ! )%' $ '
*#" '%+ $( - $ # # " ! 7 & " #& ' $
$ $ ' $ $ ' $ # $ $ ! ) ' ;@ # $ =:
& " && '%+ $( .
22222222222222211
72
"
< !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & #0 )'-!&*!
)' ) % )' ) % & , + & $ % & & ),*,+ % & & )
! + & & , + & &
& !# +') !& )" D; ( )* & *, % & !&+ ) *!# & & ) $ %
( ) & & & & ( & & ) &&/
,", & & ')'& * $,), ! )'-!&*! ) ( + % & ) (# &
( ) & & & & ( & & ) & / & ) *('&*! & )
= + % ,# #* *1
. * & 6 + <2 ,%$ )'-!&*! E >=
!$ & )7 =2 ,%$ / & % %!$#! E ;
>2 ,%$ / & % %!$!#! E ;
)+!*!( *!1
,%$ / & ( )& % & !#,+! ( $ +! & & )1
( $ 1 <= ') &
* $'& 1 <= ') &
* $'& 1 <; ') &
* $'& 1 == ) &
,%$ / & ( % & )1
( $ 1 <= ') &
* $'& 1 <= ') &
* $'& 1 <; ') &
* $'& 1 == ) &
! ,%$ / & *, % &/,*,& '#,% & &
* ! ! & / +! # + )(!* # & )! 1 32
'&+)'$1
<2 ,%$ ( ) & & / & ( % & )1 22222 ') &
=2 ,%$ ( ) & & / & ( + % &/,*,& & 1 555
') &
>2 ,%$ ( $ / & ) *('&*! & ) E 32 ') &
& +1
! + & & , + & & $,% % %(,
% & ')'& * $,), ,&+,# % & ) (# & ( ) & & & &
( & & ) & / & ) *('&*! & )2
%(!) & <2?2 '&+' !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & # <2?5<
73
> #+') #* *1
* &" & &4
$,% &/ / & % & ) (# & ( ) & & & &
)% * $ & ( & & ) & / & ) *('&*! & )
6 #* *0
'&+)'$0 )+!*!( *!1
& +0 <2 ,) & &/ ( $ +! & & ( & %(!& & ( &/,*,& &
)+!*!( *!7 ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*! & )
=2 $,% &/ ( % % & )! * $,), ,&+,#
% & ) (# & ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*!
& )
'&+)'$1
<2 $,% &/ ')% + * ! * ) & ( & , & ,&+,#
! ,& # & $ % ( ) & & & & ( & & ) &
) *('&*! & )
=2 $,% '(+!% $&/ ( ) & '#" &
!
& +1
! + & & $,% % %(, % & ')'&
$ % % &/,*,& ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*!
& )
? 1. ,) & &/ ( % % & ( ) & & + &+ & ( &/,*,& &
* &" & & ( ) & & & & ( & & ) & / & ) *('&*! & )
&+ )& $ 6 ! 2. $,% &/ ) ,$ *! ,#,% ! ) * ! * )
7 ( &/,*,& & ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*!
& )
3. $,% &/ ')% + #, 6 7 / & !* ! ,& # &
$ % ( &/,*,& & ( ) & & & & ( & & ) &
) *('&*! & )
4. $,% + )* ! &/ + + )(!$ % &,),+ " &!* # $ %!&
( * %, ! & ( % & ,& & * ) $ & # ( &
#,) +
5. ) + *&/ & ) & ,&+,# % &" $ &# & ,& *! !)'
* ! $ %
@ 1. ,) & &/ ( $ +! & & ( & %(!& & $ % ( &/,*,& &
* &" & & ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*! & )
#*+ )& $ 2. ! # ) ,& *!&/ '#" & !
% *!& 5% *!&
3. ,) & &/ # * ) & + &+ & ( &+!& &/ !&+ ) *! & )
$ % ( ) & & & & ( & & ) & ( * +! (
6 & ) ! & ( * ! ,),* & ( ) %(, & & % *,#
$ % +,('#*! !)' 8 7
4. $,% )%'&!*&/ $ % ( $ #* & &
# ! + & &
A ')%,$ *! ,", & & ')'& * $,), ! )'-!&*! ) ( + % & ) (# &
( ) & & & & ( & & ) & / & ) *('&*! & )
%(!) & <2?2 '&+' !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & # <2?5=
74
B & & #*! <2 $ #* & # & ( $ +! & & ( & %(!& & ( &/,*,& &
( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*! & )
=2 ')#* '( ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*! & )
>2 &/ ! # & ')% + * ! * ) & ( & , & ,&+,#
! ,& # & $ % ( ) & & & & ( & & ) & ) *('&*!
& )
?2 & '(+!% $# & ( ) & '#" & !
C + * ) #* *1
6 * $!& 7 <2 ,%$ )'-!&*! E >=
=2 ,%$ / & % %!$#! E ;
>2 ,%$ / & % %!$!#! E ;
)+!*!( *!1
<2 ,%$ / & ( )& % & !#,+! ( $ +! & & )1
( $ 1 <= ') &
* $'& 1 <= ') &
* $'& 1 <; ') &
* $'& 1 == ) &
=2 ,%$ / & ( % & )1
( $ 1 <= ') &
* $'& 1 <= ') &
* $'& 1 <; ') &
* $'& 1 == ) &
>2 ,%$ / & *, % &/,*,& '#,% & &
* ! ! & / +! # + )(!* # & )! 1 32
'&+)'$1
<2 ,%$ ( ) & & / & ( % & )1 22222 ') &
=2 ,%$ ( ) & & / & ( + % &/,*,& &
1 555 ') &
>2 ,%$ # ( $ / & ) *('&*!- & ) E 32 ') &
& +1
! + & & , + & & $,% % %(,
% & ')'& * $,), ,&+,# % & ) (# & ( ) & & & &
( & & ) & / & ) *('&*! & )2
,+(,+ ,%,* & !& )" 1
&!& # +&/ ",%$ / & % %!$!#! '#" &
D & ,#,) &
*!$
& !# +') !& )"
D; ( )* & % %(,&/ ! '#" &
%(!) & <2?2 '&+' !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & # <2?5>
75
,+ '% ,%,* & !& )"
&!& # +&/ ",%$ / & *, % & !&+ ) *!# & & )
$ % ( ) & & & & ( & & ) &
& !# +') !& )"
D; ( )* & *, % & !&+ ) *!# & & ) $ %
( ) & & & & ( & & ) &
( $ !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & # )'-!&*! 0
2222222222222222222222222222222222222222222222222
%(!) & <2?2 '&+' !)' % ) / & ) %(, & & )$!& ,& & & # <2?5?
76
9 %)' "*&( *
(& ( $ (& ( $ % $ % % )* $ % &($ ) % - ) % '
%)' "*&( *
* % * % %, %* ( ) ) * $+ % ' % - ) %
% " *&( % (! ?= ' () % (&, %) )+ $ % %* ( ) " % % (
# $ ' ( % % % ' $ % +% %
+!+ % %+(+%%. !+$# * $+ % . % * " $ % %* ( ) " %
% ( # $ ' ( % % % ' $ % +% %
: * $ +" * $+$0
- ) % 4 * +$# (&, %) 0 111111111
# % (5 +$# . % $ %! +! & $'# $ %* )
(&, %) 0 111111111 411111D5
% + % +%*+" $ # ") % " % ' % - ) % ( ) (" %
'( %) ' < 4 / 50 #+$
") )0
. % )+ $ % %* ( ) " % % ( % % $ % ( '" %
'( %) ' < # $ '(& ( $ ) %. " 98 ' () %
(* ) ' ) 0
+$# +% ) &% # % - ) %)' "*&( * (&, %)
) !+$# <? &( % % % ' ( % %0
& * &( % ) # $ % +$#
9 +% ) &% # :8 :? <?
: () (* " * :8 98 ;8
; (% "+* ' # * % : 9 ;
% (
< $ % ( 9 9 :
&%*(�
% + % +%*+" $ # ") % " % ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' <
4 / 5 #+$
% *0
% - ) % #+$ $ $'+ $ % &(&% $ %.+)+%
' ( % % % ( ) (" % '( %) ' < 4 /
5
$' ( % 91=1 &%*& %)' "*&( * 91=39
77
; "*&( ") )0
) %! % %2
) ( % %. !+$# . % $ % +! & " % % ( %
($ ) # % )'&%) % ( (&, %) " ( % " * ( * ) % " $ $'+ %
4 ") )/ ' * () +* * %* % % (1
&%*(&#/
% */ (* ) ' ) 0
(* ) ' ) 5 #+$ %. ' # * % % ' % $' % % ' %.+)+% %
) ( %* %) % &'* $ #
#+$ %. "&$ *$ % ( +%*+" $ % %* ( ) " %
% ( # $ ' ( % % %%.
&%*(�
#+$ %. . % ' * +% " % ) ' % + %
+%*+" $ # "+" % ' % - ) % ( ) ) '( %) ' < 4
/ 5
% *0
#+$ &'* $ #%. ' ( % &"! (&, %)
% - ) % #+$ $ $'+ $ % &(&% $ %.+)+%
' ( % % % ( ) (" % '( %) ' < 4 /
5
< +( % %. ' $ $ % ' ( % % ! ! ( % (&, %)
) %! % % * %* % %* ( ) % ( # $ ' ( % % %
%* (% # 4 #+$ %. ( +# ) . % $ $ # " " "+ * % +"+$ )
5 ) ( ' %.+)+% % ' 4 %. * () )+( *
' ($& &% % +%*+" $ %.+)+% ( '' 5
#+$ %. ) + % %)' "*&( * # $
$ # "+" % ' % - ) % ( ) ( '( %) ' < 4
/ 5
= #+$ %. ' % $' % % ' %.+)+% % ' ) * '
) %! % %
")* (% # #+$ ( +% ) %. &"! ' # $
$ +'+% ' * "% )
> &($+# ) +!+ % %+(+%%. !+$# * $+ % . % * " $ % %* ( ) " %
% ( # $ ' ( % % % ' $ % +% %
? % % ") %.+)+% % ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' <
4 /
&) # ) ) ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' < 4
/ '
("&&( % ) % % # $ 4 '' %
% $ ( . % ( $'+ % % (# % +% % % "5
$' ( % 91=1 &%*& %)' "*&( * 91=3:
78
+%*+" $ $ ( " % ' % $' % % ' %.+)+% % '
1
% +)+#" % ( % % % ( +# ) ' %.+)+% % '
% % $ % +% " % +( * ( % + (%+(
@ * ) ( ") )0
4 ) # % 5 . % )+ $ % %* ( ) " % % ( % % $ % ( '" %
'( %) ' < # $ '(& ( $ ) %. " 98 ' () %
(* ) ' ) 0
+$# +% ) &% # % - ) %)' "*&( * (&, %)
) !+$# <? &( % % % ' ( % %0
& * &( % ) # $ % +$#
9 +% ) &% # :8 :? <?
: () (* " * :8 98 ;8
; (% "+* ' # * % : 9 ;
% (
< $ % ( 9 9 :
&%*(�
% + % +%*+" $ # ") % " % ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' <
4 / 5 #+$
% *0
% - ) % #+$ $ $'+ $ % &(&% $ %.+)+%
' ( % % % ( ) (" % '( %) ' < 4 /
5
+*'+* +$+) % % (!
3 ()+)+%%. ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' < 1
A 3 %+(+%%. !+$# * $+ % . % * " $ % ( '" %
'( %) ' < 1
% " *&( % (!
3 +$# ' % - ) % ( ) (" % '( %) ' < . *+ 9 +"+
% +"+( % ) # 3 +$# . % * " $ % ( '" % '( %) ' < $ %+(+% (
A8 ' () % $ %! =8 ' () %
+* &$ +$+) % % (!
% % " *%. !+$# . % $ % %* ( ) " % % (
# $ ' ( % % % ' $ % +% %
% " *&( % (!
$' ( % 91=1 &%*& %)' "*&( * 91=3;
79
?= ' () % (&, %) )+ $ % %* ( ) " % % (
# $ ' ( % % % ' $ % +% %
' # %)' "*&( * (&, %) /
111111111111111111111
$' ( % 91=1 &%*& %)' "*&( * 91=3<
80
LAMPIRAN 2: CONTOH-CONTOH GENDER BUDGET STATEMENT
" / # ' # # )% ( #
! " ( / !0 ! " ( , $"$& 98 )% ( #
)# # & # / 867:
&$ & " &$ & " ! & 2 &3 # # ' & ? ( )#
) ) # #)&)# # # )()' $! 2 '3 % # # % # # ' &
% # ' # " #)&)#- " ' # 1" ' # " # 9 % &' # # : % &' #
( # " & # ' '+ )#() , % &'$# ! ' '+ , # )& # " "%)
$ ( # 0 0 0
# ! ' ' () ' # # 1)# # $" & 98 )# 8669 ( #( # '( " # # ' $# !
" #, )( #- ' ( % + & # & & " # % ( # % # # , #
& ) ! ( ' ( #% #, ' & " # ' - ! " ! & '- ') )- " - '( ()'
'$' ! $#$" " )%)# # ' ! " #0 ' " #- " ' )"% ' )"!
% # ) ) , # )& # &)#()# - & # ($& $ & '#, - '( ()' '$' !
$#$" #, " )%)# # ' ! " ##, ' # " # ( # #, # '
! ( &( # !#, ' ! ' () # ' ! " # # # # # ' ! " # ! ##, 0
( % # % # # % ( " & # ' & )(/
$ & # )"!
# #
7 )"! 1 1 8>=
8 )"! ' '+ ::0=8? :=0;:7 ?808=6
2:>-:=B3 2;7-;9B3 2766B3
9 )"! ' '+ & !) & >0?:; =0797 7<06=<
)& # " "%) % $& # $& # $& #
# #
: )"! 1 1 >;
; )"! ' '+ 87089< 8807<7 :909?=
2:>-?9B3 2;7-6=B3 2766B3
< )"! ' '+ & !) & 8078: 8087< :09:6
)& # " "%) % $& # $& # $& #
)" &/ # ' # # )% ( #
( ( &' )( " #)# ) # + ' ' % # # % & "%) # # ! 1
! ( & ) ! & # " # )# # 1)# # 0 ") % ' &( 2! 1! #
% & "%) #3 % # # " )%)# " "%)#, % !) # )#() ' $!
( ) " ! # )( # % # # # # % # # , # ! ( #
' " #- % &( ' % ' % & "%) # # ! 1! % % # # ' &
" #)# ) # #, ' # # # # &0
# # - ( & % ( )"! ' '+ ' ' & ?808=6 $& # - " # % ' &(
% & "%) # ! #, # # # # # ! 1! 0 =178 ( )#-
- # "% & & " # #( & % & "%) # # ! 1! - # ")#
# %)()' ' $! % & "%) # ! ( # # # # ! 1! 0
"% & # 8070 $#($ # # 80701 7
81
# # - ( & % ( )"! ' '+ ' ' & :909?= $& # - " # % ' &(
% & "%) # ) ! #, # # # ! 1! 0 ' " #-
7917; ( )#- - # % % & "%) # ! & # & %
! 1! - ' " #( & () # %)()' ' $! 2 '3 % & "%) # ! ( # &
% ! 1! 0 " & # ' ! # %#, % ( ! ( % ( ! & )(0
$ & #
# #
70 # &( ' % ' $! 2 3 =178 ( )# ??-9< ?>->=
80 # &( ' % ' ' & 2 3 ??-<6 ??-:6
90 # &( ' % ' )&# 2 3 ?=-<6 ?=-;6
:0 # )()' $! 2 '3 % # # :B <B
;0 )"! % # & " ' '+ % # # ;66 $& #
( )# ! !)
# #
70 # &( ' % ' $! 2 3 7917; ( )# ?=-6; >;-7=
80 # &( ' % ' ' & 2 3 ?;-;6 >>-?6
90 # &( ' % ' )&# 2 3 =8-<6 =6-86
:0 # )()' $! 2 '3 % # # ;B =B
;0 )"! % # & " ' '+ % # # 866 $& #
( )# ! !)
! ( % $#(&$! # % # #- & %& ' #( ' % & "%) # '
% # " ! %)()' # % # # ! ( # & % ! 1! - ' # #
& %& ' #( ' % & "%) # ' % # " ! %)()' # % # # !
& # & % ! 1! 0
$ & # )"!
70 % ! $! % 77; 7=8 8>=
$& # $& #
2:6B3 2<6B3
80 % ! $! % ;; 96 >;
$& # $& #
2<;B3 29;B3
& ' & # ( ( &' )(- " % " & # ' '+ " " & " # (
% ' &( " )%)# 0
#, #( &# !- #( & ! #/
)& # #, % ' ( ' )#() " ! ) # # ! ' ' # & % ( #
% " & # ' '+ % # # " )%)#
& ( '#, ( &' # # & # )#() % " & # ' '+ ' '+
, # & ' ! & !) & ( " "%)
"% & # 8070 $#($ # # 80701 8
82
#, '( &# ! ' # # # # & #( & ! #/
$# ' $ & ' ( "% ( ( # ! % ' &( , # ( &% # ! ')! ( " # # )
!$ ' ( #
) , , # " # # % % # # # % & "%) # ( ( &! !)
% #( # # # # ! 1!
!)" % " #, & )! ' , # " # ' # &)' # " ! ' # #
% # #
& # # # # # ' " & # ' '+ )#() , % &'$# ! ' '+ , #
( # )& # " "%)
) ) # #)&)# # # )()' $! 2 '3
" # 9 % &' # % # # # ; % &' #
% # #
( * ( ' ! ) # #( ' ' $! 1' $!
# , # " "%)#, ' '+ &
!) & ( " "%)
! ) # #( ' )"! ' '+ " ' #
% # # # % ! " #)&)(
# ' ! " #
! ) # '$' ! ' ' &" # # ' $" &
>: )# 866> ( #( # # &)')( " #
# & # # #
# #() # ' $! # ' '+ " ' # , #
# " # % ( # ' '+
)" & # /
, 2 #%)(3 # ( / # ' # #
' &( / % ! $!
& # %& ' & # / # ' '+
)(%)( )")' # # & /
# # (#, % # & " ' '+ )#() ' '+
# , # & ' ! & !) & (
" "%)
# ($& # & /
# & " ' '+ & !) & (
" "%) ' #, =;6 $& # - ( & & & 9;6
! 1! # :66 % & "%) #
# & " ' '+ & !) & (
" "%) ' #, <66 $& # - ( & & & 8=;
! 1! # 98; % & "%) #
!$ ' # & # % / ;-8 !, &
)" & ,
"% & # 8070 $#($ # # 80701 9
83
# ( C 79; $& . / <; $& # . / <6 $& #
# & " ' '+ /
# # C =;6 $& - / 9;6 $& . / :66 $&
# # C<66 $& - / 8=; $& . / 98; $&
& ! ( # $"%)( &- %& #( &
# ' #
)( $" )")' # # & /
#)&)##, # )()' $! 2 '3 % # # #
# ($& # & /
' ( # ( " #)&)# & ; % &' # " # 9 % &' #
# # & # # % & "%) # " #)&)# " # 9 % &' # #
! 1! " #)&)# " # 9 % &' #
' ( # ( " #)&)# & < % &' # " # : % &' #
# # & # # % & "%) # " #)&)# " # ; % &' # #
! 1! " #)&)# " # 9 % &' #
% ! # ' # # )% ( # -
0000000000000000000000000000000000000
"% & # 8070 $#($ # # 80701 :
84
# 1 $ ( ( ) $ '%+ $(
" # ) 1 "2 # )*" $ %2 =; '%+ $(
*$ $ ' $ 1 =;<>
'% ' # & - ( ) $ (- ' ! )
* * $ $ $ ! )! $ !( ( $ #*)* & " - $ $ ! ( ) $ */ - / $ !/ ' #
$ " $ *) *( ( ') ! ( ) $ ' &'% *!(
& $ !*& $ & '( " $ $ ! ( D; & '( $
) $ $ $ ! ) $ !* " ) ( & " - $ $ ! ( ) $ */ - / " ) $ ! &'
( !%"
% ) $ <2;=2<A2;>B
$ " ( ( )* ( " ( )* $ ! )%' - $ # $*$ *!! $ !* " ) ( ! ( ) $ (* )* '
" ' $ $- ! (*( ! # ) $ *2 ' ( '! $ ) ' $ (
( ) $ '%+ $( ! ) * , *#" *(! (# ( '%+ $(
( $- ! D@A * 2 ' *#" ) '( *)/ ) ' & ) ?@; &*(! (# ( ' , )
$ &/ =;; $) ' $- " *(! (# ( ' , ) $ & 2 # $) '
)*/ ! (*( ! # ) $ * # ( ) $ / - )* ( $- ! A=B ! (*( & ) *$
=;<>/ ) ' ' ' ! # ) $ * # " ( $- ! <?< ! (*(/ ! # ) $ *
'( " $ ( $- ! <C? ! (*( $ ! # ) $ * $ ( ( $- ! >;= ! (*(2
!( (1
<2 *#" '( " $ $ - $ )%"%$ %" ! ( $ $ !%#& ) $(
! $ $ '%+ $( *!*& ) $ - )* ( $- ! @BA2D>= ) * DA
& '( $ & ) *$ =;<>2
=2 *#" & $ $ $ $ !%#&" ! ( % () )' ! ( $- ! BD/@< & '( $ &
) *$ =;<>2
>2 *#" * # " - $ # $ & )! $ ) " ) . ) ( 7 8 ( ( ' @@D
* ) * C@/@= & '( $ & ) *$ =;<>2
?2 $-*"* $5 $ %'# ( ) $) $ ! ( ) $ * $ $ ! 7 8 "
#* !( ( %" ! *# & ' #&* $2
') ( & ( 1
<2 ! ( #* * # " # * # # ' !( ! $ ! # " $$- ! ) $
! ( ) $ ) ' ! ) $ $ " $ ! &/ # $ # " ? ! " 7 ?8 CC & '( $2
=2 ! ( #* * # " '( #*$ ( ( 7>?/>; & '( $8
>2 ! ( #* * # " # * # # $*# ) " ) ) # ' 7 5 8
( (* $ $ %( (2
?2 ! 6" ! ( ' $ ! " ) ! # * # $ ' & $-*"* $5 ( # $ (
$ %'# ( ) '! ) $ $ ! ( ) $ * $ $ !
#& ' $ =2=2 %$)% ( ) $ =2=26 <
85
%$)'%"1
) ? # (- ' ! )/ " ' A; & '( $ 7) '" "* )* / ) '" "* #* /
) '" "* ( ' $ # " '! $/ ) '" "* $- ! $ !8 # '*& ! $ * ' ( !% !
# " $ '( " $ ( $ # $ $ # $ $ ! # ) $ * 7
<DDB8
' ( '! $ !%$ ( ) '( *)/ # ! ) ' & '# ( " $ ( ' !*)1
!( (1
<2 (! &*$ & ')%"%$ $ & '( " $ $ %" ! ( (* *!*& ) $ &
) *$ =;<>/ $ #*$ & $ $ $ $ !%#&" ! ( % () )' ! # ( ' $
- )* '* # $ & BD/@< & '( $2 " $ ( ! $ ! ' $ # (
' $ $- ( () # '* *! $ $ ' $ $ ) $ ! ) & ' '2
=2 $- #& $ $ %'# ( ) $) $ ! ( ) $ * $ $ ! "*#
) '!%%' $ ( ! $ $ $ !/ ( $ " $- ! & ' #&* $ - $
# $ !( ( $ %'# ( ) '( *) $ $ ! $ " ! 6" !
>2 "*# ( #* &*(! (# ( ' , ) $ & # '*& ! $ &*(! (# (
( $ * '( " $ ) ! # $ & )! $ & " - $ $ % () )' $ %$ ) "
# ' $( ( ' - $ '!* " ) (2 " $ # $ ( " ( )* (
# ( ) #*! $$- ! (*( ! # ) $ */ ! & * # "/ *
'( " $ # *&*$ * $ (2
?2 ( #& ) $ ! *# & ' #&* $ *$)*! # $ ' *$ $ $ & $-*"* $
) $) $ ! ( ) $ * $ $ ! " ( ' ! ' $ , !)* "* $ - $
*!*& $- !/ & $-*"* $ * ( ' $ ! " " !( $ ! $ & 5( $
' # $ " ! 6" ! ( $ ! ' # $ ' $ ! 2
@2 ) ' ) ( $ $ %'# ( - $ ) ' # " ! 6" ! # $- ! $ ! (*" ) $
# $ ) !( $- - ! # " $
') ( & ( 1
$ $ $ * # " *$)*! # # ' !( ! $ ! # " $$- 7! ' $
$ & ! # " $$- ) ! # ( " 8 ( ! $ ! ' $ ) ' ) ($-
& $ ) * $ ) * ! ( *! $ %# () ! '*# ) $ 2 # ! $ &*"
"$- $ $ ! $ $ $ *$)*! # # $*# ) " ) ) # ' $
# $%" ! #*$ ( ( - $ " $- ! ( ! $ ) ' ) ($-
& $ ) * $ * ) * " ' $ $ ' & ! 7! ) !*) $ ! $ ! ( #& $
#*$ ( ( ) ' & $ $82
%$)'%"1
(! &*$ & '( " $ $ ! ( ) $ 7DA & '( $8/ $ #*$ ! (*( ! # ) $ *
B; & '( $ ) ' *# ! )2 " $ ) ' ! ' $ ! ) '" # ) $
# '* *! 7) '" # ) # #*)*(! $8 *$)*! ! *# ! )/ ( $ ! $
* (* # # *'*!2
#& ' $ =2=2 %$)% ( ) $ =2=26 =
86
$- $) '$ " ) ' $- $) ' " $1
<2 (&%$( &'% ' # '( ) $ )' " $ '/ $ $ (*#( !( ( $
! ( #& ) $ - $ ( # 2
=2 # $- !%%' $ ( " $) ( &'% ' # " $ !*$ $ $ ( ( ) $
'%+ $( *$)*! & $- " ( $ # ( " $ ! ( ) $
$- !() '$ " ) ' $- $) ' " $1
<2 %%' $ ( " $) ( ( !)%' - $ "*# %&) # "0 $ & $ ,
# ( " ! # ) $ * " # ( " $ ! ( ) $ # (
( $ ) !* )
=2 ( " ) ( ! ( ) $ - $ '!* " ) ( # ( !*' $ 7 ! !* " ) (
# *&*$ !* $) ) (8
' $ $ $ $ $ !( $ $ ! ) $ !* " ) ( & " - $ $ ! ( ) $ */ - / " )
) $ $ ! &' ( !%"
* * $ $ $ ! )! $ !( ( $ #*)* & " - $ $
! ( ) $ */ - / $ !/ ' # $
" $ *) *( ( ') ! ( ) $ ' &'% *!(
!) + ) ( <2 ') #* $ !%%' $ ( & # $) & $
'* *! $ ' $ $
=2 " ) $ %!) '
*(! (# ( $ $ %%' $ )%'
*(! (# (
>2 $-*(*$ $ ) $ ' !* '%) &
$ $ $ $ , ) '*' ) $
() )' !
?2 # $* $ ( ' $ $ &' ( ' $
@2 $ * ) $ ! & ( ) ( ) $ & " !( $
A2 $ # $ $ # ) '
& $-*"* $5 !" $ " - $ $ # (- ' ! )
) '! ) $ $ ! ( ) $ * $ $ !
*$)*! ( ( ' $ " ! 6" !
B2 $ $ ! ) $ ! & ( ) ( # (- ' ! )
*$)*! # $ *!*$ (* # (
*# ' $ 1
- 7 $&*)8 $ ) 1 $ ( ( ) $
" ) 1 3 4/ # $! ( ) $
( ') 1 %!) ' *(! (# ( $ & ' , )
*(! (# (
' $ &' ( ' $ 1 ' " ) $ &' !) !
#& ' $ =2=2 %$)% ( ) $ =2=26 >
87
$ ! )%' *#*( $ $ '
*)&*) '" - $ $- & " - $ $ ! ( ) $ *
# "/ * '( " $ $ * $ ( ( ' $
! ( ) $ - $
$ ! )%' $ '
6 $ # " @; & '( $ *(! (# ( - $
# $- " $ ' ! $ # # $*
() $ ' #*)*2
6 "*'* ! *& ) $5!%) # # " !
( ' $ & " - $ $ ! ( ) $ - $
& ) # # ' ! $ & " - $ $
! ( ) $ ! & * # "/ *
'( " $ $ * $ (
"%! ( *# ' - $ ' $ & 1 <?B2@=;2;;;/6
$ ) E 222 %' $ / 1 22220 1 2222
( ') E 222 %' $ / 1 22220 1
' (*# ' E 222 %' $ / 1 22220 1 2222
( " ) )%' E 222 %' $ / 1 22220 1 2222
) $ *!*$ E 222 %' $ / 1 22220 1 2222
' " ) $ $ *$ & ') #* $ $ ! " $ ! & $$-
( $ " ) *" ( $)%' 7 8
$ $ $ # ) '
*) %# *#*( $ $ '
$ $ ! )$- !* " ) ( !( ( $ #*)* & " - $ $ ! ( ) $ * " #
' $ ! & $*'*$ $ $ ! ! # ) $ *
$ ! )%' $ '
<2 !*& $ & '( " $ $ %" ! ( # $ # " D; & '( $
=2 !*& $ ? # $ # " D; & '( $
& " $ ( ( ) $ '%+ $( /
2222222222222222222222222222222222222
#& ' $ =2=2 %$)% ( ) $ =2=26 ?
88
! . $$ %#) "&
! ' . / " % # %! " #!#% 8@ %#) "&
(" " % " . 978:
%# % ! %# % ! % " " " ! " (" " %
( ( " %(!(& ""+ " " " ' (" " % " 978;
$ " (! %#) "& + " ! ! 4 $ !$ % " " " %
" " % " ! " " ' % 8= ! " :7
' " & " " (&% " " ' (" 978: & " %#) "& ' ("
" % " 978;
# ' " 8/7=/78/98/7@
" & & '( & (&+ * % % " " " ! " (" " 2 (&% " " 3 ! %($ " ! " &!
$ % " " " $ ! " (" " + " ! " !$(" &$ % & & " $ ! &+ % '/
( ! " &! " % $ " $ % " " " $ ! " (" " + " ( '
" %1 " % & &( " " ('( " ! &+ % ' ' "$ ! " " "+
& " %#" & & " " ", $%# % ! ' ($(" ' " ) %' ! ($("
#% &#"' /
% & % " $ & " " (&% " " ' (" + " (, (! 1 "
$ % !$( " + " % " & &0$ ( " ("'( ! " (' (&% " " %#) "&
& &( %! " % #! % <; (" 9787, =<7 #% " /
% (! ' %& (', (! $ & %' 1 " $ % !$( " + " %$ %' & $ &
% % & % " (" " " $ & " " (&% " " %#) "& <>7 #% " /
& %' + " %$ % " ' ! ! % " (&( " $%# % !0 ' " $
$ & " " (&% " " %#) "& 8:8 #% " , ' % % % 88< 1 " 8=
$ % !$( "/
' % ' % ' " $ % !$( " " 1 ! $ " ! " $('(& "
2 #"'%# 1"+ 3 $ %# ' * (! % $% & "' & $ % !$( " $
$ !$ " " & " 0 #! & 0 #!$# ' / & ! ", (!
$ % !$( " $ & %' (&% " " %#) "& + " ! " " ' &( " % 9
2 ( 3 #% " , & " " 1 ' + " ! " " ' &( " %/
' % ! " '"+ , (! %#) "& + " ! ! # (! " 4
$ !$ % " " " % " " % " 8= / & ! ",
' " + " & " " (! ! ! % " ! " ' " $ "
" & " '% " $ " " ' " " & ! " (" " " % (!
& " ".
A 2977?. =9,<3, 2977@. =9,@3, 29787. =:,@3
A 2977?. <<,=3, 2977@. <=,:3, 29787. =;,:3
!$ % " 9/:/ #"'# ' ( $$ 9/:1 8
89
% & % " #" & ' %& (' ' & , ! ' % $ %! & " & % ('.
(" ""+ ' "'( " %! " % #! % <; (" 9787 + "
! " $ " ( " $ & " " (&% " " , + " ! " "'( " (!
$ & %' " 1 " $ % !$( "/
'(& " $ & %' % (" " " & " & % * # 1 /
" " " $ & %' % ("&(% $ ! % "' " & &( %! " % #! % <;
(" 9787, & " & % ( ( # $ ' 1 /
" " " $ & %' (&(& % ("&(% ' %* " $ % !$( " "+ ("'( 8
2& '(3 #% " /
& %' #! " & # 1
' + " % ("'( % % ' ( ! ! % ' " $ " ! *
"&' '(& "+ , ! ($(" ! " ( ( ' " $ & %' " & &( %! " %
#! % <; (" 9787, & " & % 1 /
& % " "+ $ " ' ( " ' "' " &( & "& ' " % " "
$ % '(% $ ! % "' ! ($(" ! &+ % '/
" "+ $ ( " $ % '(% $ ! % "' ! ($(" ! &+ % ' ' "' " &(
" %/
" "+ $ ! ! " ' "' " &( " %
& $(" &( ! ! $ " ' ( " ' "' " &( " %, ' ' $ #! '! "
$ ("'( ! " !$ ! "' & " &( " % $ $ & " "
$%# % !0 ' ""+ ! & % " -
" "+ #! '! " $ !$%#) ("'( ! " "' % & " 4
$ 1"+ /
"+ "' %" "' % ".
$$ (! ! ! ( ' % ( & + " ! " '(% % $% & "' & $ % !$( "
" 1 $ (&% " " /
'"+ (! (#' $ & %' (&% " " % ("&(% ' %* "
$ % !$( " + " & " $$ %#) "& /
& % " "+ $ ! ! " " #! '! " $ ' "' %" $$
%#) "& ' % ' &( " %/
(! #$' ! "+ $ % " " ($ $$ %#) "& /
(! "+ $$ ("'( ! " $ $%# % !0 ' "
&( % &$#"& " % ' ( (!
"+ &' %" "' % ".
%! " % #! % <; (" 9787 (! ! " '(% % $ (!
' %* " 1 " $ % !$( " ! (&% " " /
$ % 4 $ ' $ ! % "' " ! & #! " & # 1 /
& % " "+ $ " ' ( " $ ' ' % ' &( " %
(! #$' ! "+ & (%( $ ! % "' $%#) "&
!$ % " 9/:/ #"'# ' ( $$ 9/:1 9
90