E- Handout
Bahasa Indonesia
Tema : Kegaiatan
Untuk Kelas VI SD/MI
Pembelajaran 3
oleh : Kelompok 11
Kompetensi Dasar
3.4 Menggali informasi penting dari buku sejarah menggunakan aspek apa, di mana, kapan,
siapa, mengapa, dan bagaimana
4.4 Memaparkan informasi penting dari buku sejarah secara lisan, tulis, dan visual dengan
menggunakan aspek: apa, di mana, kapan, siapa, mengapa, dan bagaimana serta memperhatikan
penggunaan kosakata baku dan kalimat efektif
Tujuan Pembelajaran
Dengan memahami handout siswa mampu menjelaskan informasi penting menggunakan
aspek , apa , dimana , kapan , siapa , mengapa , dan bagaimana dengan tepat.
Panduan Handout
1. Berdoa lah sebelum dan sesudah membaca handout ini
2. Bacalah panduan handout dengan seksama
3. Bacalah materi yang di paparkan dengan seksama
4. Kerjakan lah soal yang ada dengan tepat
5. Tanyakan lah hal yang menurutmu sulit pada guru ataupun orang tua
Materi
Pembelajaran
Menyampaikan Informasi Kata Tanya
Kalimat Tanya
Kata Baku Kata Non Baku
Kalimat Baku
Kalimat Non Baku
Kata dan Kalimat Tanya
Kata tanya adalah kata yang dipakai untuk menanyakan sesuatu, baik itu
orang/bendaperbuatan/tindakan, keadaan/situasi, dan lain sebagainya.
Kalimat tanya adalah kalimat yang di dalamnya terkandung sebuah pertanyaan kepada
pihak lain, yang diajukan untuk memperoleh jawaban dari pihak yang ditanya. Kalimat tanya
juga tidak mengharuskan sebuah jawaban karena hanya bersifat memastikan sesuatu hal.
Ciri Ciri Kata Tanya
Kata Tanya selalu diikuti dengan tanda Tanya pada akhir kalimat
Kata Tanya terletak di awal sebuah kalimat Tanya
Kata Tanya sering kali diikuti atau ditambahkan dengan imbuhan sufiks kah.
Kata Tanya
Apa
Siapa
Kapan
(Di, Ke, Dari) Mana ?
Mengapa
Bagaimana
Berapa ?
Fungsi Kata Tanya
Kata Tanya “Apa”
Untuk menanyakan benda atau sesuatu, keadaan atau perbuatan, dan segala sesuatu yang
berkaitan dengan isi atau pokok bahasan.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata
tanya “apa” adalah benda atau sesuatu, pengertian
maupun penjelasan tentang hal yang ditanyakan.
Kata Tanya” Siapa”
Untuk menanyakan orang atau pihak yang terlibat.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata
tanya “siapa” adalah orang atau pelaku serta pihak
yang terlibat sesuatu hal yang ditanyakan.
Kata Tanya “ Kapan “
Untuk menanyakan orang atau pihak yang terlibat.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya
“kapan” adalah waktu kejadian terjadinya sebuah peristiwa
atau kejadian yang dapat berupa jam, hari, tanggal, bulan atau
tahun.
.
Kata Tanya “(Di, Ke, Dari)
Mana”
Untuk menanyakan tempat berlangsungnya suatu peristiwa, lokasi yang akan dituju, tempat yang
sedang ditgunakan atau yang telah didatangi.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “(di, ke,
dari) mana” adalah tempat berlangsungnya suatu
peristiwa/kejadian, lokasi yang akan dituju, tempat yang sedang
dipakai atau yang telah didatangi.
Kata Tanya “ Mengapa”
Untuk menanyakan sebab atau alasan suatu peristiwa terjadi.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya
“mengapa” adalah penjelasan tentang sebab atau alasan sebuah
peristiwa yang terjadi, dan ditandai dengan
pemakaian konjungsi atau kata hubung ‘karena’ atau ‘sebab’.
Kata Tanya “ Berapa “
Untuk menanyakan banyak, jumlah atau satuan.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya “berapa”
adalah banyak, jumlah atau satuan tentang sesuatu hal yang
ditanyakan
Kata Tanya “Bagaimana”
Untuk menanyakan keadaan atau kejelasan tentang sesuatu hal, cara atau proses pengerjaan
sesuatu.
Jawaban dari pertanyaan yang menggunakan kata tanya
“ bagaimana” adalah penjelasan tentang keadaan, cara atau proses
terhadap sesuatu halyang ditanyakan.
Kata Baku dan Non Baku
Kata baku merupakan kata yang sudah benar dengan aturan maupun ejaan kaidah bahasa
Indonesia. Dapat dikatakan bahwa kata baku merupakan kata yang bersumber dari Kamus Besar
Bahasa Indonesia (KBBI).
Sedangkan kata tidak baku merupakan kata yang tidak sesuai dengan aturan maupun
ejaan kaidah bahasa Indonesia. Karena tidak sesuai dengan aturan dan kaidah bahasa Indonesia,
maka kata tidak baku jarang kita temui dalam KBBI. Apabila kita temukan dalam KBBI maka
biasanya kita akan diminta untuk melihat kata baku dari kata tidak baku tersebut.
Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku
Kata baku biasa digunakan untuk keperluan resmi.
Seperti penulisan karya ilmiah, surat lamaran pekerjaan, surat
dinas, membuat laporan, pidato kedinasan, dll.
Sedangkan kata tidak baku sering digunakan untuk
percakapan kita sehari-hari. Kata tidak baku sering digunakan
dalam percakapan sehari-hari karena memang kita tidak
mengacu pada KBBI untuk melakukan percakapan
Daftar Contoh Kata Baku dan Kata Non Baku
Kata Baku Kata Non Baku
Apotek Apotik
Aktif Aktip
Andal Handal
Kalimat Baku dan Kalimat Non Baku
Kalimat yang secara efektif dapat dipakai untuk menyampaikan gagasan secara tepat
dengan tujuan agar intonasi tersampaikan secara baik.
Daftar Contoh Kalimat Baku dan Kalimat Non Baku
Kalimat Baku Kalimat Non Baku
Penggarismu ada pada saya. Penggarismu ada di saya.
Saya sudah berkata dengan dia. Saya sudah bilang sama dia.
Kami sudah baca suratmu.
Suratmu sudah kami baca Apa kamu sudah sarapan?
Apakah kamu sudah sarapan? Emangnya itu adik Siska?
Apakah itu adik Siska?
AYO MENCOBA
Perhatikan teks berikut ini!
Anak Gembala Pembohong
Di sebuah desa ada seorang anak gembala bernama Rival, ia mendapatkan tugas dari
seorang saudagar kaya untuk menggembalakan domba-dombanya. Ia mendapatkan pesan dari
sang majikan untuk menjaga dombanya dengan baik dan berteriak minta tolong jika ada serigala
yang datang. Ketika menggembala di padang rumput anak tersebut merasa bosan.
Ia pun berbuat jahil dengan berteriak minta tolong padahal tidak ada serigala yang
mendatanginya. Mendengar suara teriakan anak gembala, para warga pun berdatangan hendak
menolong tapi bukan serigala yang ditemukan malah anak gembala yang tertawa terbahak-bahak
karena berhasil menipu warga desa.
Kenakalan anak gembala tersebut pun dilakukan beberapa kali. Dan setiap kali warga
mendatangi teriakan anak gembala, lagi-lagi si anak gembala hanya tertawa saja. Sampai pada
suatu siang hari benar-benar datang segerombolan serigala hendak memangsa domba yang
digembalakan.Karena panik si anak gembala pun berteriak minta tolong tapi tidak ada warga
yang mau menolongnya karena mereka menduga si anak hanya bermain-main saja. Alhasil 3
domba berhasil dimangsa oleh kawanan serigala dan si anak gembala pun dimarahi oleh
majikannya.
Setelah membaca teks di atas, tentukanlah kalimat Tanya (Apa , Siapa, Kapan, Dimana,
Mengapa , Bagaimana , Berapa) yang dapat di ambil dari teks tersebut beserta
jawabannya!
DAFTAR PUSTAKA
Sukini, Iskandar. 2008. Bahasa Indonesia 6 . Jakarta : Pusat Perbukuan Departemen Pendidikan
Nasional
Tim Penyusun. 2005. 11 Cerpen Terbaik Aku Anak Saleh. Jakarta: Aku Anak Saleh.