PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 32 Volume Kubus: Gambar 2. 24 Flowchart menghitung Volume Kubus Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel rusuk, volume menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai rusuk menggunakan simbol input/output. Selanjutnya defenisikan rumus volume kubus menggunakan simbol process. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil perhitungan volume kubus. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Berikut ini merupakan source code menghitung volume kerucut:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 33 Gambar 2. 25 source code menghitung volume kerucut Gambar 2. 26 Hasil compile and running program menghitung Volume Kubus 6.Volume Tabung Volume = Phi x r x r x t Berikut merupakan flowchart menghitung Volume tabung:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 34 Gambar 2. 27 Flowchart menghitung Volume tabung Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi konstanta phi=3.14 dan variabel r, t, volume menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai r dan t menggunakan simbol input/output. Selanjutnya defenisikan rumus volume tabung menggunakan simbol process. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil perhitungan volume tabung. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Berikut ini merupakan source code dan hasil running menghitung volume tabung: Gambar 2. 28 Program menghitung Volume tabung
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 35 2.10 Kesimpulan Dan Saran 2.10.1 Kesimpulan Semua variabel C++ harus didefinisikan dengan sebuah nama sebagai tanda pengenal. Nama dari tanda pengenal pada variabel dapat berupa nama pendek seperti x dan y atau lebih spesifik seperti umur, jumlah dan volume. . Penggunaan tipe data konstanta dilakukan ketika seorang programmer tidak ingin mengubah nilai suatu variabel, maka dapat menggunakan perintah const. Perintah tersebut akan mendeskripsikan variabel sebagai konstanta yang berarti nilainya tidak dapat diubah dan hanya bisa dibaca. 2.10.2 Saran Disarankan untuk menggunakan nama yang mendeskripsikan jenis variabel agar dapat mudah dipahami dan lebih mudah dilakukan perbaikan kode program. Kemudian untuk mendefinisikan banyak variabel dengan jenis tipe data yang sama, maka perlu digunakanna tanda koma untuk memisahkan antar variabel seperti (int x = 8, y = 3, z = 2004;) Saat membuat sebuah program dengan menetukan suatau nilai yang tetap maka disarankan untung teliti dalam menetapkan nilainya karena nilai tersebut akan bersifat tetap atau tidak dapat diubah
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 36
BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION DAN LOOPING) OLEH Ririn Muhammad 07352211008 PROGRAM STUDI INFORMATIKA FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS KHAIRUN TERNATE 2022
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 37 BAB III STRUKTUR DASAR ALGORITMA (SELECTION,LOOPING) 3.1 Selection Selection adalah suatu pemilihan pernyataan yang akan dieksekusi dimana pilihan tersebut didasarkan atas kondisi tertentu untuk mengarahkan perjalanan suatu proses. Artinya pernyataan yang terdapat pada suatu blok percabangan akan dieksekusi jika kondisi yang didefinisikan terpenuhi (bernilai benar) tetapi jika kondisi tersebut tidak terpenuhi (bernilai salah) maka pernyataan tersebut tidak akan dieksekusi atau diabaikan oleh compiler. Dalam pemrograman pengambilan keputusan/ proses seleksi (selection) menjadi unsur yang sangat penting, sebagai contoh program untuk menentukan kesalahan password, menentukan saldo apakah masih mencukupi atau tidak. Demikian juga proses login dalam suatu aplikasi.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 38 Gambar 3.1Tampilan login facebook Pernyataan Percabangan digunakan untuk memecahkan persoalan untuk mengambil suatu keputusan diantara sekian pernyataan yang ada. Untuk keperluan pengambilan keputusan, C++ menyediakan beberapa perintah antara lain. 3.1.1 Pernyataan If Pernyataan if mempunyai pengertian, Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan 1 akan dikerjakan kemudian mengerjakan pernyataan 2 dan jika tidak memenuhi syarat (salah) maka akan mkengerjakan pernyataan 2 Dari pengertian tersebut dapat dilihat dari diagram alir berikut:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 39 Gambar 3. 2 Flowchart pernyataan if Bentuk umum dari pernyataan if If (kondisi) Pernyataan 1 Pernyataan 2 Atau If (kondisi) { Blok Pernyataan 1 } Pernyataan 2; Contoh:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 40 Gambar 3. 3 Contoh program pernyataan if Penjelasan: 1. Memberi nilai awal variabel a=3 dan variabel b=4 2. Dalam program di atas: Kondisinya adalah apakah a<b Pernyataan 1 : cout<<”nilai B lebih besar “<<endl Penyataan 2 : cout<<”selesai”; 3. If (a<b) artinya melakukan pengecekan apakah isi variabel a< b benar Jika benar kerjakan pernyataan 1 dan kemudian kerjakan pernyataan 2 Jika salah kerjakan pernyataan 2. 3.1.2 Pernyataan If-else Pernyataan if-else mempunyai pengertian, Jika kondisi bernilai benar, maka pernyataan 1 akan dikerjakan kemudian kerjakan pernyataan 3 dan jika pernyataan 1 tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan pernyataan 2 kemudian kerjakan pernyataan 3 Dari pengertian tersebut dapat dilihat dari diagram alir berikut.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 41 Gambar 3. 4 flowchart pernyataan If-else Bentuk umum dari pernyataan if-else : If (kondisi) Pernyataan 1 else Pernyataan 2 Pernyataan 3 Atau If (kondisi) { Blok Pernyataan 1 } else { Blok Pernyataan 2
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 42 } Pernyataan 3; Contoh: Gambar 3. 5 Contoh program pernyataan if-else Penjelasan: 1. Memberi nilai variabel a=1 2. Dalam program diatas: Kondisinya adalah apakah a=0 Blok pernyataan 1 : cout<<”satu“<<endl; cout<<”dua”<<endl; Blok pernyataan 2 : cout<<”tiga”; cout<<”empat”; Pernyataan 3 : cout<<”selesai”; 3. Jika benar kerjakan blok pernyataan 1 & pernyataan 3 Jika salah kerjakan blok pernyataan 2 & pertanyaan 3
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 43 4. Karena kondisi bernilai salah maka pernyataan yang dikerjakan adalah blok pernyataan 2 kemudian mengerjakan pernyataan 3 3.1.3 Pernyataan IF Berkalang Pernyataan if berkalang merupakan perluasan dari struktur percabangan karena memiliki lebih dari dua kondisi. Pernyataan ini sering digunakan untuk menyelesaikan masalah keputusan yang bertingkat. Bentuk penulisan if berkalang adalah sebagai berikut. Gambar 3. 6 Penulisan pernyataan if berkalang Contohnya: Gambar 3. 7 Contoh program if berkalang
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 44 Gambar 3. 8 Hasil program if berkalang Penjelasan: 1. Set variabel a 2. Dalam program diatas. Kondisi pertama adalah apakah a>2 Blok pernyataan 1 : cout<<”Angka lebih dari 2“<<endl; Kondisi kedua adalah apakah a<0 Blok pernyataan 2 : cout<<”Angka kurang dari 0”<<endl; Kondisi ketiga adalah selain kondisi pertama dan kedua atau kondisi lainnya Blok pernyataan 3 : cout<<”Angka adalah 1”<<endl; 3. Blok pernyataan yang dikerjakan yakni berdasarkan kondisi yang bernilai benar 3.1.4 Keputusan Dengan Kondisi Jamak Keputusan dengan kondisi jamak adalah adanya suatu kondisi yang proses pengecekannya lebih dari satu (syaratnya lebih dari satu). Untuk membuat keputusan yang jamak ini dapat dipakai operator logika
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 45 Tabel 3. 1 Operator Logika Kondisi Makna Operator AND Dan && OR Atau || NOT Tidak ! Kondisi AND akan dikerjakan jika kedua kondisi memenuhi persyaratan. Kondisi OR akan dikerjakan jika salah satu kondisi memenuhi persyaratan. Dan kondisi NOT akan dikerjakan jika kondisi tidak memenuhi persyaratan. Penggunaan kondisi jamak dapat digunakan tidak hanya saat satu pembanding tetapi juga dapat digunakan saat lebih dari satu kondisi. Urutan prioritas yang harus diperhatikan adalah: NOT, AND, OR. 3.1.5 Pernyataan Switch-case Bentuk dari switch-case merupakan pernyataan yang dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif penyelesaian. Bentuk penulisan perintah ini sebagai berikut :
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 46 Gambar 3. 9 Penulisan pernyataan switch-case Setiap cabang akan dijalankan jika syarat nilai konstanta tersebut dipenuhi dan default akan dijalankan jika semua cabang di atasnya tidak terpenuhi. Pernyataan break menunjukkan bahwa perintah siap keluar dari switch. Jika pernyataan ini tidak ada, maka program akan diteruskan ke cabang – cabang yang lainnya. 3.2 Looping (Perulangan) Perulangan atau juga sering dikenal dengan looping merupakan pernyataan atau instruksi yang diberikan kepada komputer agar ia mau melakukan sesuatu entah itu memproses data, menampilkan data, atau yang lainnya secara berulang. Proses perulangan sering dijumpai dalam kasus pemrogram, misal saat bermain game dan kalah tentunya aka nada pertanyaan apakah akan melakukan permainan lagi atau tidak, Jika memilih main lagi berarti program melakukan proses perulangan.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 47 Gambar 3. 10 Contoh Aplikasi yang berulang Dalam bahasa C++ ada beberapa perintah perulangan, yaitu : - FOR - While 3.2.1 Memahami perintah for Proses pengulangan di atas, dilakukan dengan memeriksa kondisi terlebih dahulu. Untuk suatu proses pengulangan yang sudah pasti dapat ditentukan berapa kali terjadi proses pengulangan, lebih baik menggunakan perintah for Gambar 3. 11 Flowchart perulangan ULANG I = 1 SAMPAI 10 "MASUKAN ANGKA", ANGKA
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 48 Bentuk penulisan For (ekpresi1;ekpresi2,ek presi3) Pernyataan 1; Pernyataan 2; Dimana 1. Ekspresi 1 dipakai untuk inisialisasi dari variabel yang dipakai untuk mengontrol ulangan eksekusi dari blok pernyataan yang ada di dalam pernyataan for nilai awal dari pengulangan 2. Ekspresi 2 dipakai untuk menyatakan suatu kondisi, eksekusi dari blok pernyataan yang ada di dalam pernyataan for akan diulang bila kondisi menghasilkan nilai true 3. Ekspresi 3 dipakai untuk menambah/mengurangi nilai variabel yang dipakai untuk mengontrol eksekusi dari blok pernyataan yang ada di dalam pernyataan for Untuk mempermudah dalam pembuatan perulangan, langkah awal harus menentukan : 1. Nilai awal dari pengulangan (nilai awal pengulangan tidak harus selalu dari 1 2. Nilai akhir pengulangan 3. Nilai penaik/ penurun dari pengulangan 4. Blok pernyataan yang akan diulang 5. Blok pernyataan setelah proses perulangan selesai 3.2.2 Memahami for di dalam for (kalang for)
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 49 Pada aplikasi tertentu, kadang diperlukan suatu proses yang berulang dan di dalam perulangan tersebut juga harus dilakukan proses perulangan. Contoh aplikasi yang banyak menggunakan kalang for adalah operasi matriks. Gambar 3. 12 Flowchart program pengulangan Flowchart di atas, dilakukan proses kalang dalam for. Proses dilakukan dengan mengulang nilai i=1 dan saat pengulangan nilai i=1 dilakukan proses pengulangan k=1, k=2, proses selanjutnya menambah nilai i=2 dan dilakukan perulangan kembali k=1, k=2, kemudian nilai i=3, kalang k=1, K=2.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 50 Gambar 3. 13 Contoh program perulangan Penjelasan: 1. For pertama akan melakukan proses pengulangan dari 1 sampai 3. 2. Bagian yang diulang ternyata juga proses perulangan. 3. Proses perulangan mulai dari 1 sampai 5. 4. Langkah-langkah pengulangan. a. Ulangan i=1 : benar. 1) Ulangan j=1 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 2) Ulangan j=2 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A 3) Ulangan j=3 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 4) Ulangan j=4 : benar.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 51 Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 5) Ulangan j=5 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 6) Ulangan j=6 : salah. Kembali pengulangan i. b. Ulangan i=2 : benar. 1) Ulangan j=1 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 2) Ulangan j=2 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 3) Ulangan j=3 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 4) Ulangan j=4 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 5) Ulangan j=5 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 6) Ulangan j=6 :salah. Kembali ke pengulangan i. c. Ulangan i=3 : benar. 1) Ulangan j=1 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 2) Ulangan j=2 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 52 3) Ulangan j=3 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 4) Ulangan j=4 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 5) Ulangan j=5 : benar. Kerjakan pernyataan 1 → cetak A. 6) Ulangan j=6 : salah. Kembali ke pengulangan i. d. Ulangan i=4 : salah. Kerjakan pernyataan 2. 3.2.3 Memenuhi perintah while Pernyataan ini dipakai untuk mengulang eksekusi dari suatu blok pernyataan yang jumlah ulangannya tergantung dari kondisi yang diberikan, sejauh kondisi true, maka ulangan eksekusi dari blok tersebut terus dilakukan. Format pernyataan while adalah: While kondisi Blok pernyataan 1 Blok pernyataan 2 Blok pernyataan 1 akan terus dikerjakan bila hasil kondisi bernilai TRUE, jika kondisi bernilai salah maka akan mengerjakan baris di bawah blok pernyataan 1, blok pernyataan . lain dengan pengulangan for, pengulangan while harus hati-hati, hal ini karena nilai awal dan nilai pengulangan harus didefinisikan sendiri dan tempat nilai awal dan nilai pengulangan tidak bersifat tetap dan bisa berbeda-beda setiap program. Dalam format diatas, nilai awal dan nilai pengulangan tidak secara pasti didefiniskan.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 53 Gambar 3. 14 Flowchart program pengulangan 3.2.4 Memahami perintah do-while Pernyataan ini dipakai untuk mengulang eksekusi dari sati blok pernyataan yang jumlah ulanganya tergantung dari kondisi yang diberikan, sejauh kondisi true, maka ulangan eksekusi dari blok tersebut terus dilakukan. Format pernyataan while adalah: Blok pernyataan 1 While kondisi Blok pernyataan 2 Blok pernyataan 1 akan dikerjakan terlebih dahulu dan baru memeriksa hasil kondisi. Jika kondisi bernilai TRUE, maka blok pernyataan 1 akan dikerjakan lagi dan bila kondisi salah, program akan keluar dari proses perputaran dan keluar dari while.
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 54 Gambar 3. 15 Flowchart program pengulangan 3.3 Latihan 1. Program menentukan bilangan ganjil atau genap. Algoritma: 1. Set variabel x 2. Masukkan nilai x 3. Jika x/2 menghasilkan 0, maka bilangan genap 4. Jika x/2 menghasilkan sisa, maka bilangan ganjil 5. Tampilkan hasi Flowchart dari program menentukan bilangan ganjil atau genap:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 55 Gambar 3. 16 Flowchart menentukan bilangan ganjil atau genap Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel x menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai x menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel x pada kondisi x%2==0 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil genap, jika NO maka hasil ganjil. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil penentuan bilangan ganjil atau genap. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Berikut ini merupakan source code dan hasil compile and running: Yes No
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 56 Gambar 3. 17 Hasil program menentukan bilangan ganjil atau genap 2. Diinput dua buah bilangan sembarang dari keyboard, tentukanlah bilangan terbesar dari kedua bilangan-bilangan tersebut. Buat program C++ Algoritma: 1. Set variabel a,b 2. Masukkan nilai a,b 3. Jika a>b, maka a lebih besar dari b 4. Jika b>a, maka b lebih besar dari a 5. Tampilkan hasil
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 57 Flowchart menentukan bilangan terbesar: Gambar 3. 18 Flowchart menentukan bilangan terbesar Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a,b menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai x menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel a,b pada penyataan a>b menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil a lebih besar dari b, jika NO maka hasil b lebih besar dari a. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil penentuan bilangan terbesar. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Yes No
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 58 Berikut ini merupakan source code dan hasil compile and running: Gambar 3. 19 Hasil program menentukan bilangan terbesar 3. Buatlah program konversi angka ke nilai huruf: Jika nilai 100>=nilai>80 Maka nilai A Jika nilai 80>=nilai>60 Maka nilai B Jika nilai 60>=nilai>40 Maka nilai C Jika nilai 40>=nilai>20 Maka nilai D Jika nilai 20>=nilai>0 Maka nilai E Algoritma: 1. Set variabel nilai 2. Masukkan nilai “nilai” 3. Jika nilai 80-100 Maka nilai A 4. Jika nilai 60-80 Maka nilai B 5. Jika nilai 40-60 Maka nilai C 6. Jika nilai 20-40 Maka nilai D 7. Jika nilai 0-20 Maka nilai E
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 59 8. Tampilkan hasil Flowchart konversi angka ke huruf: Gambar 3. 20 Flowchart konversi angka ke huruf Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel nilai menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai “nilai” menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel nilai pada penyataan
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 60 nilai>=80&&<=100 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil A, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=60&&<=80 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil B, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=40&&<=60 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil C, jika NO maka nyatakan variabel nilai pada penyataan nilai>=20&&<=40 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil D, jika NO maka menghasilkan nilai E. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil koversi nilai angka ke nilai huruf. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Berikut ini merupakan source code dan hasil compile and running: Gambar 3. 21 source code program koversi angka ke huruf
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 61 Gambar 3. 22 Hasil program konversi angka ke huruf A Gambar 3. 23 Hasil program konversi angka ke huruf B Gambar 3. 24 Hasil program konversi angka ke huruf C
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 62 Gambar 3. 25 Hasil program konversi angka ke huruf D Gambar 3. 26 Hasil program konversi angka ke huruf E 4. Buatlah program Switch Case membeli buku Algoritma: a) Set variabel buku yang akan dibeli case 1=buku Matematika, case 2=buku Bahasa Indonesia, case 3=buku Kimia default (selain case 1,2 dan 3)=Tidak buku membeli buku b) Input nilai buku yang akan dibeli c) Jika 1, maka buku Matematika d) Jika 2, maka buku Bahasa Indonesia e) Jika 3, maka buku Kimia f) Jika default (selain 1,2 dan 3), maka Tidak ingin membeli buku
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 63 g) Tampilkan hasil Flowchart: Gambar 3. 27 Flowchart Switch Case Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variable buku yang akan dibeli menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai buku yang akan dibeli menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 64 buku yang akan dibeli pada penyataan buku yang akan dibeli 1 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil ingin buku matematika, jika NO maka nyatakan variable buku yang akan dibeli pada penyataan buku yang akan dibeli 2 menggunakan simbol decision. Jika YES maka hasil ingin bahasa indonesia, jika NO maka nyatakan variable buku yang akan dibeli pada penyataan buku yang akan dibeli 3 menggunakan symbol decision. Jika YES maka hasil ingin buku kimia, jika NO maka menghasilkan Tidak ingin membeli buku. Kemudian gunakan simbol input/output untuk menampilkan hasil buku yang akan dibeli. Terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut: #include <iostream> using namespace std; main() { int buku; cout<<"****BUKU YANG AKAN DIBELI****"<<endl; cout<<"1. Matematika"<<endl; cout<<"2. Bahasa Indonesia"<<endl; cout<<"3. Kimia"<<endl; cout<<"---------------------------------------"<<endl; cout<<"Masukan Buku yang ingin anda beli = "; cin>>buku; switch(buku)
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 65 { case 1 : cout<<"Buku yang ingin anda beli adalah Matematika"; break; case 2 : cout<<"Buku yang ingin anda beli adalah Bahasa indonesia"; break; case 3 : cout<<"Buku yang ingin anda beli adalah Kimia"; break; default : cout<<"tidak ingin membeli buku"; } return 0; } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut: Gambar 3. 28 Program Switch Case membeli buku
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 66 Gambar 3. 29 Hasil program buku yang akan dibeli adalah Matematika Gambar 3. 30 Hasil program buku yang akan dibeli adalah Bahasa Indonesia Gambar 3. 31 Hasil program buku yang akan dibeli adalah Kimia 5. Contoh program Statement For 1 Algoritma: a) Set variabel a=0
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 67 b) Cek Kondisi apakah nilai a <=10 jika kondisi bernilai benar maka cetak nilai a c) Nilai a ditambahkan 1 d) Cek kondisi kembali apakah nilai a <=10 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali nilai a e) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) f) Selesai Flowchart:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 68 Gambar 3. 32 flowchart contoh program Statement For 1 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a=0 menggunakan simbol preparation. Selanjutnya nyatakan variabel a pada penyataan a<=10 menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai a menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel a pada pernyataan a=a+1 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel a pada pernyataan
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 69 a<=10 menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut: #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { int a; for (a=0;a<=10;a++) cout<<a<<""; getch(); }
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 70 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3. 33 Contoh program Statement For 1 Gambar 3. 34 Hasil contoh program Statement For 1 6. Contoh program Statement For 2 Algoritma: a) Set variabel a=20 b) Cek Kondisi apakah nilai a >=1 jika kondisi bernilai benar maka cetak nilai a c) Nilai a dikurangi 2 d) Cek kondisi kembali apakah nilai a >=1 bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak kembali nilai a e) Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) f) Selesai
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 71 Flowchart: Gambar 3. 35 flowchart contoh program Statement For 2 Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel a=20 menggunakan simbol preparation. Selanjutnya nyatakan variabel a pada penyataan a>=1 menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai a
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 72 menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel a pada pernyataan a=a-2 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel a pada pernyataan a>=1 menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut: #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { for (int a=20;a>=1;a-=2) cout<<a<<endl; getch(); }
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 73 Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3. 36 Contoh program Statement For 2 Gambar 3. 37 Hasil contoh program Statement For 2 7. Contoh progam Nested For (kalang for) Algoritma: 1. Set variabel bil 2. Masukkan nilai bil
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 74 3. Looping for 1 4. Set variabel i=1 5. Cek Kondisi apakah nilai i <=bil jika kondisi bernilai benar maka masuk looping for 2 6. Nilai a ditambahkan 1 7. Cek kondisi kembali apakah nilai i <=bil bila kondisi bernilai benar (true) maka masuk looping for 2 8. Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) 9. Looping for 2 10. Set variabel j=1 11. Cek Kondisi apakah nilai j <=i jika kondisi bernilai benar maka cetak “*” 12. Nilai j ditambahkan 1 13. Cek kondisi kembali apakah nilai j <=i bila kondisi bernilai benar (true) maka cetak “*” 14. Iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false), kemudian kembali ke looping for 1 15. Selesai
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 75 Flowchart: Gambar 3. 38 flowchart contoh program Nested For (kalang for) Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel bil menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai bil menggunakan simbol input/output. Selanjutnya deklarasikan variabel i=1 dan nyatakan variabel i dan bil pada penyataan i<=bil menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka deklarasikan variabel j=1 dan nyatakan variabel j dan i pada penyataan j<=i menggunakan simbol decision. Jika
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 76 YES maka tampilkan * menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel j pada pernyataan j=j+1 menggunakan simbol process dan kembali nyatakan variabel j dan i pada pernyataan j<=i menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Jika NO maka nyatakan variabel i pada pernyataan i=i+1 menggunakan simbol process dan kembali nyatakan variabel i dan bil pada pernyataan i<=bil sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut. #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { int bil; cout<<"Inputkan Jumlah Bintang = ";cin>>bil; for (int i=1;i<=bil;i++) { for (int j=1;j<=i;j++) { cout<<"*"; } cout<<endl;
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 77 } getch(); } Hasil eksekusi program diatas sebagai berikut. Gambar 3. 39Contoh program Nested For (kalang for) Gambar 3. 40 Hasil contoh program Nested For (kalang for)
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 78 8. Contoh program while, program konversi angka ke huruf Algoritma: 1. Set variabel integer angka, i=1 (integer) 2. Set variabel huruf=’A’ (char) 3. Masukkan nilai angka 4. Cek kondisi apakah i <= angka jika ya maka cetak output nilai i “--->” nilai huruf 5. nilai i dan nilai angka ditambahkan 1 6. cek kondisi kembali apakah i <=angka jika benar maka kembali mencetak output nilai i “--->” nilai huruf dan nilai i dan nilai angka ditambahkan 1 7. iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) Flowchart:
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 79 Gambar 3. 41 flowchart contoh program while, program konversi angka ke huruf Penjelasan: Flowchart dimulai dengan simbol terminator untuk memulai program. Kemudian deklarasi variabel angka, i=1 dengan tipe data integer dan huruf=’A’ dengan tipe data character menggunakan simbol preparation. Masukkan nilai variabel angka menggunakan simbol input/output. Selanjutnya nyatakan variabel i dan angka pada penyataan i<=angka menggunakan simbol decision. Jika NO maka gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Jika YES maka tampilkan nilai i “--->” nilai huruf
PRAKTIKUM ALGORITMA DAN STRUKTUR DATA LAB REKAYASA PERANGKAT LUNAK | TEKNIK INFORMATIKA UNKHAIR 80 menggunakan simbol input/output, lalu nyatakan variabel i dan huruf pada pernyataan i=i+1 dan huruf=huruf+1 menggunakan simbol process. Selanjutnya kembali nyatakan variabel i dan angka pada pernyataan i<=angka menggunakan simbol decision sehingga terjadi proses ulangan. Proses iterasi terus dilakukan hingga kondisi bernilai salah (false) atau NO. Kemudian terakhir gunakan simbol terminator untuk menandakan program telah selesai. Program dari flowchart diatas adalah sebagai berikut: #include<iostream> #include<conio.h> using namespace std; int main() { cout<<"Program Konversi angka ke huruf"<<endl; cout<<endl; cout<<"Masukkan Angka : "; int angka,i; char huruf; cin>>angka; cout<<endl; i=1; huruf='A'; while (i<=angka) {