The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

MATERI TERDIRI DARI KEGIATAN EKONOMI, PERAN PELAKU EKONOMI, BANK, JENIS-JENIS BANK, DAN EKONOMI SYARIAH

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by PUTRI KARTIKA SARI, 2023-07-19 11:05:37

MATERI SMA KELAS X

MATERI TERDIRI DARI KEGIATAN EKONOMI, PERAN PELAKU EKONOMI, BANK, JENIS-JENIS BANK, DAN EKONOMI SYARIAH

Keywords: MATERI SMA KELAS X,KEGIATAN EKONOMI,PERAN PELAKU EKONOMI,BANK,JENIS-JENIS BANK,EKONOMI SYARIAH

UNIVERSITAS MAHAPUTRA MUHAMMAD YAMIN MODUL KEGIATAN EKONOMI DISUSUN OLEH : PUJA MAY YASSHA NIM: 201000487203008


KEGIATAN EKONOMI 1.Pengertian Kegiatan Ekonomi Kegiatan ekonomi adalah setiap kegiatan yang dilakukan manusia dalam rangka memenuhi kebutuhan hidupnya. Kebutuhan hidup ini beragam, baik berupa barang maupun jasa. Dari sini dapat disimpulkan tujuan kegiatan ekonomi adalah untuk memenuhi kebutuhan hidup yang beragam.


CONTOH KEGIATAN EKONOMI


2. JENIS KEGIATAN PEKONOMI a. KEGIATAN PRODUKSI Produksi adalah kegiatan ekonomi yang melibatkan penggunaan sumber daya untuk menghasilkan barang dan jasa kegiatan produksi dilakukan oleh produsen dengan menggunakan sumber daya yang tersedia. Contoh : kegiatan produksi atau pembuatan pakaian perakitan mobil pembuatan alat kesehatan dan pembangunan gedung.


CONTOH PRODUKSI


b. KEGIATAN DISTRIBUSI Distribusi adalah kegiatan ekonomi yang melibatkan pengiriman atau penyaluran barang dan jasa dari produsen ke konsumen pihak yang melakukan distribusi disebut dengan distributor. contoh kegiatan distribusi yaitu distribusi pangan distribusi pendapatan dan distribusi obat-obatan.


3. KEGIATAN KONSUMSI Konsumsi adalah kegiatan ekonomi yang melibatkan penggunaan barang dan jasa yang dihasilkan oleh produsen pihak melakukan kegiatan konsumsi disebut dengan konsumen. konsumsi juga disebut sebagai mengurangi nilai guna dari barang tersebut contoh : kegiatan konsumsi adalah makanan pembelian barang seperti tas dan baju.


1 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi A. PELAKU EKONOMI 1. Pelaku-Pelaku Ekonomi Dalam kegiatan ekonomi, yaitu produksi, distribusi, dan konsumsi, terdapat pelaku ekonomi yang melaksanakan fungsi dan tugasnya masingmasing. Para pelaku ekonomi ini berinteraksi antara satu dengan yang lain untuk tujuan yang sama, yaitu memenuhi kebutuhan dan mencapai kemakmuran. Pelaku ekonomi tersebut adalah rumah tangga konsumsi, rumah tangga produksi atau perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri. a. Rumah Tangga Konsumsi (RTK) Pelaku dalam rumah tangga konsumsi disebut konsumen. Konsumen dalam hal ini bukan hanya melakukan kegiatan konsumsi untuk memenuhi kebutuhannya, melainkan berperan dalam penyediaan faktor produksi yang akan digunakan oleh rumah tangga produksi. Contohnya, rumah tangga produksi memerlukan lahan untuk mendirikan pabrik maka penyedia lahan tersebut adalah rumah tangga konsumsi. Selain itu, rumah tangga konsumsi menyediakan kebutuhan tenaga kerja. Konsumen pun menyediakan modal atau keahlian untuk rumah tangga produksi. Keahlian yang dimiliki oleh rumah tangga konsumsi sangat diperlukan oleh rumah tangga produksi. Dengan demikian, konsumen akan memperoleh imbalan berupa sewa untuk tanah, upah atau gaji bagi tenaga kerja, bunga atau sewa untuk modal, dan keuntungan bagi keahlian.


No Penyedia Faktor Produksi Imbalan 1 Menyediakan lahan Sewa 2 Menyediakan tenaga kerja Gaji atau upah 3 Menyediakan modal Bunga 4 Menyediakan keahlian Laba/keuntungan 2 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi Jenis imbalan yang diperoleh rumah tangga konsumsi pada saat menyediakan faktor produksi dapat dilihat pada tabel berikut : b. Rumah Tangga Produksi Produksi merupakan kegiatan utama dalam sebuah perusahaan. Rumah tangga produksi atau perusahaan berperan penting dalam menghasilkan barang dan jasa dengan tujuan mencari laba dan memenuhi kebutuhan konsumen. Dalam prosesnya, rumah tangga produksi membutuhkan faktor- faktor produksi yang disediakan oleh rumah tangga konsumsi, seperti lahan, tenaga kerja, modal, dan keahlian. Artinya, selain sebagai produsen, rumah tangga produksi juga berperan sebagai pengguna faktor-faktor produksi yang disediakan rumah tangga konsumsi. Lebih jauh lagi, rumah tangga produksi memiliki peran besar dalam pembangunan untuk membantu pemerintah menyediakan lapangan kerja dan sarana peningkatan sumber daya manusia. Selain itu, rumah tangga produksi membayar pajak kepada pemerintah.


3 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi Hubungan antara rumah tangga konsumsi dan rumah tangga produksi secara sederhana dapat dilihat pada bagan berikut : Keterangan : Rumah Tangga Produksi Rumah Tangga Konsumsi Pasar Input Pasar Output Alur 1 Alur 2 Alur 4 Alur 3 Alur 1 dan alur 2 menjelaskan kegiatan di pasar input Alur 3 dan alur 4 menjelaskan kegiatan di pasar output Pasar input menyediakan faktor produksi Pasar output menyediakan barang/jasa hasil produksi Rumah tangga konsumsi (RTK) memiliki faktor produksi Rumah tangga produksi (RTP) menggunakan faktor produksi


Seluruh negara di dunia yang menganut sistem ekonomi apapun pasti memiliki pemerintahan yang turut andil dalam kegiatan ekonomi. Pemerintah berfungsi sebagai pengatur kegiatan ekonomi, mulai dari penyedia fasilitasfasilitas umum, membuat undang-undang untuk melindungi cabang-cabang produksi yang penting dan menyangkut hajat hidup rakyat banyak serta mengawasi setiap kebijakan yang dijalankan oleh pelaku ekonomi. Pada pasal 33 ayat (2) UUD 1945 tertulis:"Cabang- cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara." Selanjutnya, pada pasal 33 ayat (3) UUD 1945 disebutkan bahwa "Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat." Atas dasar pasal 33 ayat (2) dan (3) tersebut, pemerintah harus bertindak sebagai pelaku ekonomi. Atas dasar pasal tersebut, pemerintah mendirikan Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Sebagai pelaku ekonomi, pemerintah juga melakukan konsumsi. Konsumsi itu dapat terlihat dari upaya memanfaatkan layanan sumber daya manusia dari rumah tangga serta barang dan jasa dari perusahaan untuk menyelenggarakan pemerintahan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 4 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi c. Pemerintah


Pemerintah juga melakukan distribusi pendapatan agar tidak timbul jurang pemisah yang terlalu lebar antara si kaya dan si miskin, salah satunya melalui penerapan sistem perpajakan. Pajak yang diterima pemerintah akan digunakan untuk pembayaran transfer. Pembayaran transfer adalah pembayaran yang dilakukan oleh pemerintah kepada anggota masyarakat, meskipun mereka tidak menyediakan barang dan jasa. Contohnya: tunjangan kesehatan, tunjangan pendidikan, dana sosial, dan tunjangan veteran. Belanja pemerintah terdiri atas belanja rutin dan belanja pembangunan. Uang yang dibelanjakan pemerintah berasal dari pendapatan yang bersumber dari pajak, keuntungan perusahaan negara, pinjaman dari negara lain, dan pendapatan lainnya. Pengeluaran pemerintah merupakan penghasilan bagi rumah tangga dan pendapatan bagi perusahaan. 5 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi d. Masyarakat Luar Negeri Masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi terlihat dalam kegiatan ekspor impor. Kegiatan ekspor impor menunjukkan bahwa negara-negara asing turut memengaruhi dan dipengaruhi oleh usaha rumah tangga keluarga dan pemerintah. Kedua kegiatan ini tentunya mengharuskan kita untuk selalu membuka hubungan dengan negara lain. Keuntungan-keuntungan yang diperoleh melalui kerja sama dengan masyarakat luar negeri adalah mendapatkan devisa dari hasil bumi dan hasil kerajinan Indonesia yang diekspor ke luar negeri, pemerintah dapat memperoleh pinjaman untuk membiayai pembangunan, memungkinkan dilakukannya alih teknologi maju dari masyarakat luar negeri yang sangat bermanfaat bagi negara kita yang sedang membangun, serta memungkinkan pengiriman tenaga kerja untuk bekerja di luar negeri.


Hal ini tentu akan membantu pemerintah dalam usaha mengurangi pengangguran. Negara kita juga melakukan impor berbagai barang kebutuhan konsumsi dan barang-barang modal untuk menunjang pembangunan. 6 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi a. Peran Rumah Tangga Produksi 2. Peran Pelaku Ekonomi


7 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi Peran rumah tangga produksi sebagai pelaku ekonomi, di antaranya sebagai berikut: Sebagai penghasil barang atau jasa yang perlu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat; Sebagai pihak yang dapat meningkatkan produk domestik bruto; Sebagai pemakai faktor-faktor produksi yang dimiliki oleh konsumen dalam kegiatan ekonomi yang terkait: Memengaruhi kebijakan pemerintah dalam rangka menghasilkan produksi; Mengusahakan kelancaran pasokan barang dan jasa yang dibutuhkan konsumen; Membayar harga barang faktor-faktor produksi; Melakukan kegiatan inovasi pada produksi barang. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.


8 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi b. Peran Rumah Tangga Konsumsi Peran rumah tangga konsumsi sebagai pelaku ekonomi, di antaranya sebagai berikut: Sebagai penyedia faktor produksi yang akan menjadi input dalam pembuatan barang/jasa, makin banyak dan berkualitas faktor produksi yang dimiliki sejumlah konsumen, makin meningkat kualitas hasil produksinya; Sebagai pengguna/pemakai barang dan jasa yang diproduksi oleh rumah tangga produsen; Secara tidak langsung dapat meningkatkan pendapatan negara; Dapat menjadi motivator dalam kegiatan produksi, makin banyak konsumen mengonsumsi barang dan jasa yang dihasilkan produsen, maka akan meningkatkan gairah produsen dalam memproduksi barang. 1. 2. 3. 4.


9 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi c. Peran Pemerintah Peran pemerintah sebagai pelaku ekonomi, di antaranya sebagai berikut: Mengatur, mengarahkan, dan mengendalikan kegiatan ekonomi melalui berbagai kebijakan, peraturan, undang-undang, dan pengawasan secara langsung di lapangan; Menghasilkan barang dan jasa yang menyangkut kepentingan umum melalui BUMN; Melakukan kegiatan konsumsi, yaitu membeli berbagai kebutuhan untuk fasilitas pemerintahan dan pembangunan. 1. 2. 3.


10 Peran Pelaku Ekonomi Dalam Kegiatan Ekonomi d. Peran Masyarakat Luar Negeri Peran masyarakat luar negeri sebagai pelaku ekonomi, di antaranya sebagai berikut. Menghasilkan barang dan jasa yang dapat kita impor; Sebagai konsumen dari produk barang/jasa yang dihasilkan mengimpor barang/jasa tersebut dari negara kita; Sebagai investor bagi negara kita; Sebagai sumber tenaga ahli yang dibutuhkan oleh negara kita. 1. 2. 3. 4.


PERAN PELAKU EKONOMI DALAM KEGIATAN EKONOMI PENDIDIKAN EKONOMI


Modul ajar Materi bank by: putri Armadani


Menurut Undang-Undang No. 10 Tahun 1998, bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan mengeluarkannya dalam bentuk kredit dan/atau bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup masyarakat banyak. Secara sederhana bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat demi kemaslahatan bersama. 1. Pengertian bank


1. Menurut Kasmir (2016 : 3) menyatakan Bank adalah lembaga keuangan yang kegiatan utamanya adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali dana tersebut ke masyarakat serta memberikan jasa Bank lainnya. 2. Dr. B.N. Ajuha Bank adalah tempat penyaluran modal dari mereka yang tidak dapat menggunakannya secara menguntungkan, kepada pihak yang mampu mengolahnya secara produktif untuk meningkatkan keuntungan. Menurut para ahli


3. Pierson Ahli ekonomi asal Belanda ini mengartikan bank sebagai badan atau lembaga yang menerima kredit. Bank menerima simpanan dari masyarakat dalam bentuk giro, deposito berjangka, dan tabungan. Simpanan masyarakat tersebut kemudian dikelola dengan menyalurkannya dalam bentuk investasi dan kredit kepada badan usaha swasta atau pemerintah. Dari kegiatan tersebut, bank memperoleh keuntungan berupa dividen atau pendapatan bunga yang digunakan untuk membayar biaya operasional serta pengembangan usaha. Lanjutan


4. F.E. Perry Menurutnya, bank adalah badan usaha yang transaksinya berkaitan dengan uang, menerima simpanan (deposito) dari nasabah, dan menyediakan dana atas tiap penarikan. Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa bank juga elakukan penagihan cek atas perintah nasabah, memberi kredit, dan atau menanamkan kelebihan simpanan tersebut sampai dibutuhkan untuk pembayaran kembali. 2. Fungsi bank Secara umum, fungsi utama bank adalah menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkannya kembali kepada masyarakat untuk berbagai tujuan atau sebagai financial intermediary. Secara lebih spesifik bank dapat berfungsi sebagai agent of trust, agent of development, agent of service. Lanjutan


Berdasarkan kegiatan usahanya, bank berprinsip sebagai berikut: 1. Kehati-hatian: Prinsip ini diterapkan untuk melindungi dana masyarakat yang dipercayakan ke bank. Prinsip ini juga diberlakukan agar bank selalu dalam keadaan sehat dan kepercayaan masyarakat terhadap perbankan tetap tinggi. 2. Kepercayaan: Usaha bank dilandasi oleh kepercayaan antara bank dan nasabahnya, baik nasabah yang menyimpan dana di bank tersebut maupun nasabah debitor. 3. Prinsip bank


3. Kerahasiaan: Bank wajib merahasiakan segala sesuatu yang berhubungan dengan keuangan dan hal lain terkait dengan nasabah bank. 4. Mengenal nasabah: Prinsip ini diterapkan untuk mengenal dan mengetahui identitas nasabah, memantau kegiatan transaksi nasabah, dan melaporkan setiap transaksi yang mencurigakan. Lanjutan


1. Atm 2.Kartu kredit Jasa yang sering ditawarkan oleh bank


2. Cek perjalanan SQS 3. Pengiriman uang atau transfer Lanjutan 1. Link kuis https://wordwall.net/resource/58044442 2. Link lkpd https://www.liveworksheets.com/yn3484090ld


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 2 BANK A. JENIS-JENIS BANK 1. Menurut fungsinya a. Bank Perkreditan Rakyat Bank Perkreditan Rakyat (BPR) adalah jenis bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan prinsip-prinsip syariah, yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 3 pembayaran. Kegiatan BPR ini jauh lebih sempit jika dibandingkan dengan kegiatan bank umum. Hal ini dikarenakan BPR dilarang menerima simpanan giro, kegiatan valas, dan perasuransian seperti yang dilakukan pada jenis bank secara umum. Tugas Bank Perkreditan Rakyat: Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan, dan atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu. Memberikan kredit. Menyediakan pembiayaan dan penempatan dana berdasarkan Prinsip Syariah, sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan oleh Bank Indonesia. Menempatkan dananya dalam bentuk Sertifikat Bank Indonesia (SBI), deposito berjangka, sertifikat deposito, dan atau tabungan pada bank lain. Dengan adanya potensi usaha pembiayaan mikro seperti BPR saat ini, banyak orang berlomba untuk mendirikan lembaga ini tanpa adanya pembelajaran komprehensif dan mendasar. Buku Pintar Pengelolaan BPR & Lembaga Keuangan Pembiayaan Mikro ini disusun dalam rangka memberikan salah satu alternatif panduan


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 4 kepada seluruh pihak yang terlibat dalam lembaga keuangan mikro. B. Bank Sentral Bank sentral di suatu negara, pada umumnya adalah sebuah instansi yang bertanggung jawab atas kebijakan moneter di wilayah negara tersebut. Fungsi dan peran bank sentral berusaha untuk menjaga stabilitas nilai mata uang, stabilitas sektor perbankan, dan sistem finansial secara keseluruhan. Di Indonesia, fungsi bank sentral diselenggarakan oleh Bank Indonesia (BI). Sebagai bank sentral, BI mempunyai satu tujuan tunggal, yaitu mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Kestabilan nilai rupiah ini mengandung dua aspek, yaitu kestabilan nilai mata


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 5 uang terhadap barang dan jasa, serta kestabilan terhadap mata uang negara lain. Untuk mencapai tujuan tersebut BI didukung oleh tiga pilar yang merupakan tiga bidang tugasnya. Ketiga bidang tugas ini adalah menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran, serta mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia. Tugas Bank Indonesia: Melaksanakan dan menetap kebijakan moneter. Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran. Mengatur dan mengawasi kinerja bank-bank. Dalam pelaksanaannya sendiri, dalam bank sentral terdapat kebijakan yang termasuk ke dalam dasar-dasar teori dan empiris kebijakan Moneter serta prinsip dan praktik yang berlaku. Pelajari itu semua dalam buku Kebijakan Bank Sentral : Teori & Praktik.


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 6 c. Bank Umum Bank umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan prinsip syariah, yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran. Sifat jasa yang diberikan adalah umum, dalam arti dapat memberikan seluruh jasa perbankan yang ada. Begitu pula dengan wilayah operasinya dapat dilakukan di seluruh wilayah. Bank umum sering disebut bank komersial (commercial bank). Tugas Bank Umum:


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 7 Menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan. Menyalurkan dana kepada masyarakat dalam bentuk pinjaman. Menerbitkan uang melalui pembayaran kredit dan investasi. Menawarkan jasa-jasa keuangan seperti kartu kredit, cek perjalanan, ATM, transfer uang antar bank, dan lain sebagainya. Menyediakan fasilitas untuk perdagangan antar negara atau internasional. Melayani penyimpanan barang berharga. 2. Jenis-Jenis Bank Berdasarkan Kepemilikannya a.Bank Campuran


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 8 Bank campuran adalah jenis bank yang kepemilikan sahamnya bercampur antara pihak asing dan pihak swasta nasional. Saham bank ini sebagian besar dimiliki oleh warga negara Indonesia, namun sebagian juga dimiliki oleh pihak asing. Contoh Bank Campuran Bank ANZ Indonesi, Bank Commonwealth, Bank Agris, Bank BNP Paribas Indonesia, Bank Capital Indonesia, Bank Sumitomo Mitsui Indonesia dan Bank Windu Kentjana International b. Bank Asing Bank asing merupakan cabang dari bank yang ada di luar negeri, baik milik swasta asing atau pemerintahan negara asing. Kepemilikannya dimiliki oleh pihak luar negeri secara utuh. Contoh Bank Asing: Bank of


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 9 America, Bangkok Bank, Bank of China, Citibank, Deutsche Bank,, HSBC, The Bank of Tokyo-Mitsubishi UFJ. c. Bank Pemerintah Bank pemerintah adalah bank yang sebagian atau seluruh sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Indonesia. Contoh Bank Pemerintah Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia (BNI), Bank Rakyat Indonesia (BRI), Bank Tabungan Negara (BTN). d. Bank Swasta Nasional


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 10 Bank swasta adalah bank dimana sebagian besar sahamnya dimiliki oleh swasta nasional serta akta pendiriannya pun didirikan oleh swasta, pembagian keuntungannya juga untuk swasta nasional. Bank swasta dibedakan menjadi dua, yaitu bank swasta nasional devisa dan bank swasta nasional nondevisa. Contoh Bank Swasta Nasional Bank Muamalat, Bank Central Asia (BCA), Bank Danamon, Bank Duta, Bank Nusa Internasional, Bank Niaga, Bank Universal, Bank Mega, Bank Bumi Putra. f. Bank Koperasi Bank milik koperasi adalah jenis bank yang kepemilikan sahamnya dimiliki oleh perusahaan yang berbadan hukum koperasi. Bank ini menerapkan asasasas dan prinsip koperasi pada umumnya. Contoh Bank Koperasi adalah Bank Umum Koperasi Indonesia


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 11 3.Jenis-Jenis Bank Berdasarkan Kegiatan Operasionalnya a. Bank Konvensional Bank konvensional adalah jenis bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran secara umum berdasarkan prosedur dan ketentuan yang telah ditetapkan. Bank konvensional pada umumnya beroperasi dengan mengeluarkan produk-produk untuk menyerap dana masyarakat, menyalurkan dana yang telah dihimpun dengan cara mengeluarkan kredit, pelayanan jasa keuangan, dan jasa-jasa lainnya. b. Bank Syariah Bank syariah merupakan jenis perbankan yang segala sesuatu yang menyangkut tentang bank syariah dan unit usaha syariah, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya. Berkaitan dengan bank syariah, ada dua konsep dalam hukum agama Islam, yaitu: larangan penggunaan sistem bunga, karena bunga (riba) adalah


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 12 haram hukumnya. Sebagai pengganti bunga digunakan sistem bagi hasil. Prinsip-prinsip yang berlaku pada Bank Syariah - Pembiayaan berdasarkan prinsip bagi hasil (mudharabah). - Pembiayaan berdasarkan prinsip penyertaan modal (musharakah). - Prinsip jual beli barang dengan memperoleh keuntungan (murabahah). - Pembiayaan barang modal berdasarkan sewa murni tanpa pilihan (ijarah). Pilihan pemindahan kepemilikan atas barang yang disewa dari pihak bank oleh pihak lain (ijarah wa iqtina). Miliki buku berjudul “Mengelola Bank Syariah (Cover Baru)” berikut ini untuk mempelajari lebih dalam mengenai institusi jasa keuangan syariah khususnya bagi para praktisi, akademisiserta stakeholder. 4. Bank berdasarkan statusnya 1. Bank devisa merupakan bank yang dapat memberikan pelayanan transaksi hingga ke luar negeri


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 13 2. Bank nondevisa merupakan bank yang hanya dapat memberikan pelayanan jasa perbankan dala lingkup nasional saja. B.PRODUK-PRODUK BANK 1. Simpanan Giro (Demand Deposit) Simpanan giro adalah simpanan pada bank yang penarikannya dapat dilakukan dengan menggunakan bilyet giro atau cek. Rekening giro biasa digunakan karena merupakan dana murah, sebab bunga yang diberikan kepada nasabah juga relatif rendah dibandingkan dengan simpanan lainnya. 2. Simpanan Tabungan (Saving Deposit) Simpanan tabungan adalah simpanan pada bank, yang penarikannya sesuai dengan persyaratan bank. Bisa melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM), buku tabungan, kwitansi dan slip penarikan. Besarnya bunga tabungan tergantung kebijakan bank yang bersangkutan, namun biasanya lebih tinggi dari rekening giro. 3. Simpanan Deposito (Time Deposit) Simpanan deposito adalah simpanan yang memiliki jangka waktu tertentu. Jadi, penarikan simpanan bisa dilakukan sesuai jangka waktu tersebut. Jenis deposito


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 14 pun beragam,contohnya : deposito berjangka, sertifikat deposito dan deposit on call. B. Menyalurkan Dana (Lending) Jasa bank lainnya adalah kegiatan menyalurkan dana. Kegiatan ini adalah menjual dana yang telah dihimpun dari masyarakat. Penyaluran dana yang dilakukan oleh bank dilakukan dengan memberikan pinjaman kepada masyarakat yang dikenal dengan nama kredit. Jenis-jenis kredit diantaranya : 1. Kredit Investasi Kredit investasi adalah kredit yang diberikan kepada nasabah yang melakukan investasi atau penanaman modal. Contohnya: kredit membangun pabrik, membeli peralatan pabrik seperti mesin dan lainnya. 2. Kredit Konsumtif Kredit konsumtif adalah kredit yang digunakan untuk keperluan pribadi. Contohnya kredit perumahan, kredit kendaraan bermotor dan lainnya. 3. Kredit Profesi Kredit profesi adalah kredit yang diberikan kepada nasabah khusus, seperti dosen, dokter atau pengacara. 4. Kedit Modal Kerja


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 15 Kredit modal kerja adalah kredit yang digunakan nasabah untuk modal usaha. Kredit jenis ini biasanya hanya berjangka waktu pendek atau tidak lebih dari 1 (satu) tahun. Contohnya: kredit untuk membayar gaji karyawan, kredit membayar bahan baku dan kredit modal kerja lainnya. 5. Kredit Perdagangan Kredit perdagangan adalah kredit yang diberikan kepada pedagang untuk mengembangkan kegiatan dagangnya. Contohnya adalah untuk membeli barang dagang kepada para supplier / agen. 6. Kredit Produktif Kredi produktif adalah kredit berupa investasi modal kerja atau perdagangan. Artinya, kredit ini diberikan untuk diputar kembali sehingga pengembalian kredit adalah dari keuntungan hasil usaha yang dibiayai. C. JASA-JASA BANK LAINNYA Beberapa praktiknya jasa-jasa bank yang ditawarkan meliputi: 1. Kiriman Uang (Transfer) contoh jasa layanan bank transfer


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 16 Kiriman uang adalah jasa pengiriman uang lewat bank. Pengiriman uang dapat dilakukan pada bank yang sama atau pada bank yang berlainan. Pengiriman juga bisa dilakukan dengan tujuan dalam kota, luar kota atau luar negeri Khusus pengiriman ke luar negeri harus melalui bank devisa. Kepada nasabah yang mengirim dikenalan biaya kirim yang besarnya tergantung kebijakan bank masingmasing. Pertimbangan pada umumnya, biaya kirim akan lebih mahal jika yang di transfer berbeda banknya. 2. Kliring (Clearing) contoh jasa layanan bank cek Kliring adalah penagihan warkat (surat berharga seperti cek dan bilyet giro) yang berasal dari dalam kota. Proses penagihan biasanya hanya membutukan waktu 1 (satu) hari saja. Besarnya biaya penagihan juga tergantung kebijakan bank yang bersangkutan. 3. Inkaso (Collection) Inkaso adalah penagihan warkat (surat-surat berharga seperti cek, bilyet giro) yang berasal dari luar kota atau luar negeri. Proses penagihan inkaso biasanya membutuhkan waktu 1 (satu) minggu sampai 1 (satu) bulan, tergantung dari jarak lokasi penagihan. Biaya


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 17 penagihan tergantung kebijakan kepada bank yang bersangkutan. 4. Safe Deposit Box contoh jasa layanan bank safe deposit box Safe Deposit Box adalah pelayanan jasa bank yang memberikan layanan penyewaan box (tempat) menyimpan barang-barang atau surat berharga milik nasabah suatu bank. Barang-barang berharga yang dititipkan dengan menggunakan safe deposit box akan aman dari bahaya pencurian atau kebakaran. Nasabah yang menggunakan jasa ini akan dikenakan biaya sewa yang jumlahnya tergantung kebijakan pihak bank. 5. Bank Card (Kartu kredit) contoh jasa layanan bank kartu kredit Bank card atau lebih populer dengan sebutan kartu kredit atau juga uang plastik adalah kartu yang dapat digunakan untuk mengambil uang tunai atau digunakan untuk membayar sejumlah barang yang dibeli biasanya pada supermarket. Nasabah yang menggunakan jasa layanan ini harus membayar iutan tahunan yang jumlahnya sesuai dengan perjanjian dengan pihak bank. Setiap pembelanjaan memiliki tenggang waktu


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 18 pelunasan dan dikenakan bunga dari jumlah uang yang telah dibelanjakan apabila melewati waktu yang telah ditentukan. 6. Bank Notes Bank noter adalah jasa penukaran valuta asing. Jadi, dalam jual beli bank notes, bank mengacu pada kurs (nilai tukar rupiah dengan mata uang asing). 7. Bank Garansi Bank garansi adalah jaminan bank yang diberikan kepada nasabah guna membiayai suatu usaha. Dengan menggunakan jaminan bank ini, pengusaha mendapat fasilitas untuk melaksanakan kegiatan usahanya. Besarnya jaminan yang dikeluarkan oleh bank sebelumnya telah ditaksir terlebih dahulu dengan mengetahui kredibilitas dan prospek dari usaha nasabahnya. 8. Bank Draft Bank draft adalah wesel yang dikeluarkan oleh bank kepada para nasabahnya. Wesel ini dapat diperjualbelikan oleh nasabah saat membutuhkan uang tunai.


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 19 9. Letter of Credit (L/C) contoh jasa layanan bank letter of credit Letter of Credit (L/C) adalah surat kredit yang diberikan bank kepada importir dan eksportir yang digunakan untuk melakukan pembayaran atas transakso ekspor dan impor yang mereka lakukan. Terdapat berbagai macam jenis L/C, jadi nasabah dapat memilih sesuai dengan kebutuhan nasabah. 10. Cek Wisata (Travellers Cheque) Cek Wisata adalah alat yang dapat digunakan untuk pembayaran di berbagai lokasi wisata perbelanjaan atau hiburan. Contohnya hotel dan supermarket. Cek Wisata juga bisa digunakan sebagai hadiah kepada para relasinya. 11. Menerima setoran-setoran Jenis layanan ini adalah yang paling sering dimanfaatkan oleh nasabah, keuntungannya adalah lebih praktis dan aman. Dalam hal ini bank membantu nasabah dalam rangka menampung setoran dari berbagai tempat diantaranya:


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 20 Pembayaran pajak Pembayaran telepon Pembayaran air Pembayaran listrik Pembayaran uang kuliah 12. Melayani pembayaran-pembayaran Sama halnya dengan menerima setoran, bank juga melayani pembayaran seperti yang diperintahkan oleh nasabanya seperti Membayar Gaji/Pensiun/honorarium Pembayaran deviden Pembayaran kupon Pembayaran bonus/hadiah13. Bermain di dalam pasar modal Bank juga berperan dalam berbagai kegiatan dipasar modal seperti bermain surat-surat berharga. Kegiatan tersebut diantaranya: Penjamin emisi (underwriter) Penjamin (guarantor) Wali amanat (trustee)


BANK BY : PUTRI KARTIKA SARI 21 Perantara perdagangan efek (pialang/broker) Pedagang efek (dealer) Perusahaan pengelola dana (invesment company) LAMPIRAN : LINK QUIZ WORDWALL : https://wordwall.net/id/resource/58040333 LINK LIVEWORKSHEETS LKPD : https://www.liveworksheets.com/xu3484076ad


EKONOMI SYARIAH By : Fika Melisa


Click to View FlipBook Version