( ) ( )( )
MUTASI/PROMOSI/DEMOSI KARYAWAN
Pengertian
1. Mutasi adalah pemindahan karyawan dari satu bagian ke bagian lainnya.
2. Rotasi adalah pemindahan karyawan dalam satu bagian dan antar unit kerja.
3. Promosi adalah peningkatan jenjang karir karyawan yang posisi/jabatan lebih tinggi dari
posisi atau jabatan sebelumnya.
4. Demosi adalah pemindahan karyawan dari posisi/jabatan yang lebih tinggi ke
posisi/jabatan yang lebih rendah dari sebelumnya sebagai wujud pembinaan menuju
kinerja yang lebih baik melalui proses bimbingan yang lebih intensif.
I. TUJUAN
1. Proses Kaderisasi.
2. Diharapkan karyawan mampu menguasai banyak bidang pekerjaan.
3. Agar karyawan dapat memberikan kontribusi lebih maksimal kepada perusahaan.
4. Agar karyawan dapat mendapatkan pembinaan yang lebih baik.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia menguasai banyak jenis
pekerjaan.
III. TOLAK UKUR
Pengelolaan dalam hal ini dimaksudkan sebagai kegiatan penyelenggaraan program dan
administrasi Promosi, Mutasi dan Demosi Karyawan agar berjalan sesuai dengan prosedur
yang berlaku pada perusahaan.
IV. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai mutasi/promosi/demosi karyawan, agar
kepada pekerja yang lembur mengikuti aturan sebagai berikut:
44
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Manager HRD menyerahkan laporan monitoring Manager HRD
kehadiran karyawan ke Direksi.
2 Direksi dan semua Manager mengadakan rapat dan All Manager, Direktur
memutuskan mutasi karyawan. Utama
3 Manager HRD menerima hasil rapat, membuat surat Manager HRD, Direktur
mutasi karyawan dan menyerahkan ke Direktur Utama Utama
untuk ditandatangani.
4 Menandatangani SK Direksi. Direktur Utama
5 Manajer HRD memanggil dan mengabarkan karyawan Manager HRD, Karyawan
yang dimutasi dan membuat persiapan teknis.
6 Menyerahkan copy form usulan Manager HRD, Manager
mutasi/promosi/demosi, copy SK Direksi ke Finance Finance
untuk perubahan gaji karyawan.
7 Menyiapkan copy form usulan Manager HRD, Manager
mutasi/promosi/demosi, copy SK Direksi ke Finance Finance
untuk perubahan gaji karyawan dan memasukkan
perubahan gaji karyawan.
TAHAPAN MUTASI/PROMOSI/DEMOSI KARYAWAN
45
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
SURAT PERINTAH MUTASI KERJA
Nomor : 001/KC/HRD/SPMK/MAR/2022
Berdasarkan Surat Perintah Mutasi Kerja (SPMK) No. : 001/KC/SPMK/MAR/2022 tertanggal _____,
_____, 20___, tentang Penyegaran Personel toko dan pengoptimalan fungsi karyawan, maka pada hari
ini, Sabtu _____, _____, 20___, saya yang bertanda tangan di bawah ini ;
Nama : __________________________
Jabatan : __________________________
Dengan dan atas nama perusahaan – Keranjang Cellular, memutuskan bahwa :
Nama : __________________________
Jabatan : __________________________
Posisi toko sebelumnya : __________________________
Jabatan dan lokasi toko yang baru adalah sebagai berikut :
Jabatan : __________________________
Posisi toko yang baru : __________________________
Surat keputusan mutasi ini mulai efektif pada tanggal ………., ………. / ………. /2022. Oleh karena itu,
kepada karyawan dan pejabat toko yang bersangkutan untuk dapat mempersiapkan segala sesuatunya
sebelum tanggal tersebut.
Demikian surat mutasi ini dibuat untuk dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.
Tangerang, 26 Maret 2022
Tangerang, _____, _____, 20___
Pemberi Tugas Penerima Tugas
Manager HRD & Operasional Karyawan
46
() ()
PENILAIAN KARYAWAN DALAM MASA TRAINING
I. TUJUAN
Untuk Mengatur cara penilaian karyawan selama masa percobaan.
II. RUANG LINGKUP
Karyawan dalam masa percobaan.
III. TOLAK UKUR
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia memiliki tingkat kompetensi yang
baik.
IV. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai masa training karyawan, agar kepada pekerja
yang menjalani masa training mengikuti aturan sebagai berikut:
1. Masa percobaan/training 3 (tiga) bulan.
2. Upah karyawan training Rp. 1.500.000 (satu juta lima ratus ribu rupiah).
3. Setelah pelaksanaan masa training Manager HRD mengajukan usulan surat keputusan
pengangkatan sebagai tenaga kontrak selama 6 (bulan) tahun kepada Dewan Direksi.
4. Jika disetujui Dewan Direksi, maka Manager HRD membuatkan Surat Perjanjian Kontrak
Kerja. Jika ditolak, karyawan training dapat diberhentikan.
5. Surat Perjanjian Kontrak Kerja di perbaharui setiap 6 (enam) bulan sejak tanggal kontrak
terakhir kadaluarsa.
6. Tanda tangan kontrak tidak bisa diwakilkan.
7. Wajib menyertakan materai 10 (sepuluh) Ribu x 2 (dua) lembar.
8. Manager HRD dan pihak karyawan wajib menanda tangani Surat Perjanjian Kontrak
Kerja di atas materai.
9. Manager HRD dan pihak karyawan wajib menyimpan Surat Perjanjian Kontrak Kerja.
10. Apabila ada satu hal diatas tidak terpenuhi, maka kontrak dianggap tidak berlaku.
47
FORMULIR KPI TRAINING 3 (TIGA) BULAN
48
PENILAIAN KARYAWAN
49
I. TUJUAN
1. Untuk mengatur cara penilaian karyawan.
2. Menciptakan Sumber Daya Manusia yang handal.
I. RUANG LINGKUP
Karyawan dengan masa kerja diatas 6 (enam) bulan.
II. TOLAK UKUR
1. Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia memiliki tingkat kompetensi
yang baik.
2. Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia memiliki daya saing yang
tinggi.
III. PROSEDUR
Urutan proses kerja yang harus dilaksanakan :
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai penilaian karyawan, agar kepada pekerja yang
menjalani masa training mengikuti aturan sebagai berikut:
1. Penilaian karyawan meliputi :
a. Penilaian Toko Terbaik
b. Penilaian Kepala Toko Terbaik
c. Penilaian Wakil Kepala Toko Terbaik
d. Penilaian Karyawan Terbaik
2. Jangka waktu penilaian dilakukan setiap 6 (enam) bulan.
3. Penilaian dilakukan berdasarkan Key Performance Indikator (KPI) dan faktor pendukung
lainnya.
4. Jumlah Bonus yang diberikan :
a. Toko Terbaik = Sertifikat + Rp. 500.000
b. Kepala Toko Terbaik = Sertifikat + Rp. 500.000
c. Wakil Kepala Toko Terbaik = Sertifikat + Rp. 400.000
d. Karyawan Terbaik = Sertifikat + Rp. 300.000
TAHAPAN PENILAIAN KARYAWAN
50
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Manager HRD menyebarkan Form Penilaian Manager HRD, Pejabat Toko
Karyawan kepada seluruh Pejabat Toko. Pejabat Toko
2 Pejabat Toko mengisi, menilai dan memberi
Manager HRD, Pejabat Toko
komentar pada Form Penilaian Karyawan.
3 Manager HRD mengambil Form Penilaian Karyawan Manager HRD, Direktur
Utama
dari seluruh Pejabat Toko untuk melakukan proses Seluruh Manager Divisi,
pengecekan ulang. Direktur Utama
4 Manager HRD melaporkan hasil penilaian kepada Manager HRD, Karyawan
Direktur Utama.
5 Direktur Utama melakukan rapat Dewan Direksi
untuk membahas penilaian kinerja karyawan.
6 Manager HRD memberikan Sertifikat & Bonus bagi
karyawan terpilih.
FORMULIR PENILAIAN KINERJA KARYAWAN
51
52
53
54
55
KARYAWAN MENINGGAL DUNIA
I. TUJUAN
Untuk memastikan hak-hak karyawan yang meninggal dunia terpenuhi.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai karyawan yang meninggal dunia, bunyi aturan
sebagai berikut:
1. Level Manager = 2 (dua) x Gaji Pokok
2. Level Kepala Toko = 1 (satu) x Gaji Pokok
3. Level Wakil Kepala Toko = 1 (satu) x Gaji Pokok
4. Level Karyawan = 1 (satu) x Gaji Pokok
56
TAHAPAN KARYAWAN MENINGGAL DUNIA
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Membuat memo internal atas meninggalnya karyawan yang Ahli Waris
dilengkapi dengan Surat Keterangan Kematian dan Ahli Waris, Manager HRD
menyampaikan kewajiban perusahaan atas hak-hak Manager HRD, Manager
karyawan yaitu uang penghargaan masa kerja kepada ahli Finance
waris. Manager HRD, Direktur Utama
2 Menghadap Direksi untuk persetujuan pengeluaran hak-hak Manager HRD, Ahli Waris
karyawan.
3 Menyerahkan memo yang telah disetujui Dewan Direksi ke
Finance.
4 Menerima memo, mengeluarkan uang penghargaan masa
kerja dan menyerahkannya ke HRD.
5 Menerima dan menyerahkan uang penghargaan masa kerja
kepada ahli waris.
57
PENGUNDURAN DIRI KARYAWAN
I. TUJUAN
Menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil untuk memperjelas proses keluar
karyawan.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai pengunduran diri karyawan, bunyi aturan
sebagai berikut:
1. Karyawan yang tidak masuk kerja selama kurun waktu 3 (tiga) hari berturut-turut tanpa
alasan, maka dianggap mengundurkan diri.
2. Karyawan yang akan mengundurkan diri, wajib memberitahukan kepada Pejabat Toko
secara lisan dan tertulis selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sebelumnya.
3. Karyawan berkewajiban menyelesaikan seluruh tunggakan administrasi dan keuangan
kepada perusahaan.
4. Karyawan wajib untuk menyelesaikan tugas sampai tanggal efektif pengunduran diri.
5. Pejabat Toko menyiapkan Clearance Form (formulir pengembalian barang dan dokumen
perusahaan seperti pengembalian ID Card, laptop, seragam, alat komunikasi, kendaraan
dinas, dll).
58
TAHAPAN PERMOHONAN PENGUNDURAN DIRI
KARYAWAN PEJABAT TOKO MANAGER HRD
KARYAWAN MENGAJUKAN PERSETUJUAN PEJABAT PERSETUJUAN
PENGUNDURAN DIRI 30HARI TOKO MANAGER HRD
SEBELUMNYA
PENGUNDURAN DIRI PANGGIL STAFF YANG PANGGIL STAFF YANG
DITOLAK BERSANGKUTAN BERSANGKUTAN
ditolak TANDA TANGAN DI
KOLOM MENGETAHUI
ditolak
HASIL REKAP
59
DOKUMENTASI
LAPORAN
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
SURAT PENGUNDURAN DIRI
Nomor : 001/KC/HRD/SPD/MAR/2022
Kepada Yth,
Manager HRD
Di tempat
Dengan hormat,
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : __________________________
NIK : __________________________
Jabatan : __________________________
Dengan ini, saya bermaksud untuk mengundurkan diri sebagai karyawan Keranjang Cellular dengan
alasan:
1. ---------------------------------------------------------------------------------------
2. ---------------------------------------------------------------------------------------
Saya ucapkan Terima Kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak/Ibu, beserta segenap karyawan dan
juga Direksi atas kesempatan yang diberikan untuk bekerja di Keranjang Cellular.
Melalui surat ini, saya memohon maaf kepada segenap karyawan dan juga Direksi Keranjang Cellular jika
terdapat kesalahan yang saya perbuat selama bekerja. Besar harapan saya agar Keranjang Cellular akan
terus maju dan berkembang.
Demikian surat pengunduran diri ini saya buat agar dapat dimaklumi, terima kasih.
Tangerang, _____, _____, 20___
Hormat saya
60
()
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
SURAT KETERANGAN KERJA
Nomor : 001/KC/HRD/SKK/MAR/2022
Saya yang bertanda tangan dibawah ini:
Nama : __________________________
Jabatan : __________________________
Alamat : __________________________
Dengan ini, menerangkan bahwa:
Nama : __________________________
Tempat/Tgl Lahir : __________________________
NIK : __________________________
Jabatan : __________________________
Adalah benar bekerja sebagai karyawan Keranjang Cellular terhitung sejak tanggal ___/___/ ___ sampai
dengan ___/___/ ___.
Selama bekerja, yang bersangkutan mempunyai kinerja yang baik dan bertanggung jawab serta selalu
menjaga nama baik perusahaan.
Demikian Surat Keterangan ini dibuat untuk dipergunakan sebagai mestinya.
Tangerang, _____, _____, 20___
Manager HRD & Operasional
61
( )
PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
I. TUJUAN
Menjelaskan langkah-langkah yang harus diambil untuk memperjelas proses keluar
karyawan.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai pemutusan hubungan kerja, bunyi aturan
sebagai berikut :
1. Karyawan berkewajiban menyelesaikan seluruh tunggakan administrasi dan keuangan
kepada perusahaan.
2. Pejabat Toko menyiapkan Clearance Form (formulir pengembalian barang dan dokumen
perusahaan seperti pengembalian ID Card, laptop, seragam, alat komunikasi, kendaraan
dinas, dll).
3. Alasan yang bisa membuat karyawan kena PHK adalah saat mereka melakukan
kesalahan yang berat. Jika dilihat dari Pasal 158 Ayat (1) dalam Undang-Undang
Ketenagakerjaan, berikut ini beberapa kesalahan berat yang bisa membuat karyawan
kena PHK:
Melakukan penipuan, pencurian, atau penggelapan barang atau uang milik
perusahaan
Melakukan perbuatan asusila atau perjudian di lingkungan kerja
Mabuk, meminum minuman keras yang memabukkan, memakai dan atau
mengedarkan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di lingkungan kerja
Memakai dan atau mengedarkan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya di
luar maupun di dalam lingkungan kerja
Menyerang, menganiaya, mengancam, atau mengintimidasi teman sekerja atau
pengusaha di lingkungan kerja
Membujuk teman sekerja atau pengusaha untuk melakukan perbuatan yang
bertentangan dengan peraturan perundang-undangan
Dengan ceroboh atau sengaja membiarkan teman sekerja atau pengusaha dalam
keadaan bahaya di tempat kerja
Membongkar atau membocorkan rahasia perusahaan yang seharusnya dirahasiakan
kecuali untuk kepentingan negara
Karyawan terus menerus melakukan pelanggaran aturan yang dibuat oleh
perusahaan
Karyawan diduga melakukan tindak pidana dan bukan atas pengaduan pengusaha,
maka pengusaha tidak wajib membayar upah
62
Hal selanjutnya yang bisa membuat karyawan kena PHK jika ia mangkir terlalu lama.
Dalam UU Ketenagakerjaan Pasal 168, disebutkan jika karyawan mangkir selama
3 (tiga) hari kerja atau lebih secara berturut-turut tanpa keterangan, maka
perusahaan bisa memutuskan hubungan kerja dan pengusaha tidak wajib
membayar upah
Dalam UU Ketenagakerjaan juga disebutkan saat perusahaan mengalami perubahan
status, penggabungan, peleburan, dan perubahan kepemilikan, maka bisa menjadi
alasan perusahaan melakukan PHK
Saat perusahaan mengalami kerugian secara terus-menerus hingga berakibat
kebangkrutan, maka bisa menjadi hal yang bisa membuat karyawan kena PHK.
Selain itu, saat perusahaan mengalami force majeure seperti terkena bencana atau
hal buruk yang tidak bisa dihindari, maka mereka juga bisa memutuskan hubungan
kerja karyawannya
Saat karyawan meninggal dunia, tentunya secara otomatis perusahaan akan
melakukan pemutusan hubungan kerja. Dalam situasi tersebut menurut Undang-
Undang Ketenagakerjaan perusahaan wajib memberikan uang penghargaan masa
kerja kepada keluarga atau ahli warisnya
63
TAHAPAN PHK KARYAWAN
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Menyerahkan SP karyawan. Manager HRD
2 Rapat direksi, mempertimbangkan kesalahan dan Manager HRD, Seluruh
memutuskan mem-PHK karyawan dan membuat memo Dewan Direksi
untuk proses PHK.
3 Menerima memo dari Dewan Direksi dan menghitung Manager HRD, Manager
hak-hak karyawan kemudian membuat dan Finance
menyerahkan memo ke Manager Finance untuk
persetujuan pengeluaran uang penghargaan masa
kerja.
4 Uang penghargaan masa kerja yang dimaksud adalah Manager Finance
sisa gaji karyawan.
5 Jika disetujui menandatangani memo dan Manager HRD
mengembalikan ke Manager HRD.
6 Membuat surat PHK untuk ditandatangani karyawan Manager HRD
dan Manager HRD.
7 Menandatangani surat PHK. Manager HRD
8 Menyerahkan memo persetujuan direksi ke Manager Manager HRD, Manager
Finance. Finance
9 Menerima memo, menghitung dan memproses Manager HRD, Karyawan
pengeluaran uang penghargaan masa kerja
dan menyerahkannya ke karyawan.
64
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
SURAT PEMUTUSAN HUBUNGAN KERJA
Nomor : 001/KC/HRD/SPHK/MAR/2022
Kepada Yth,
Sdr/i __________________________
Di tempat
Perihal : Surat Pemutusan Hubungan Kerja / Surat Pemberhentian Kerja
Dengan hormat,
Sehubungan dengan hasil evaluasi kinerja saudara/i selama _________ bulan terakhir, maka kami
menilai tidak ada peningkatan dan perbaikan kinerja dari sisi Asbensi dan efektifitas pekerjaan.
Maka dari itu, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan kontrak kerja:
Nama : __________________________
NIK : __________________________
Jabatan : __________________________
Dengan demikian, terhitung mulai Tanggal ____, bulan ____,tahun ____, hubungan kerja antara
Keranjang Cellular dengan Sdr/i. __________________ dinyatakan berakhir.
Dengan demikian Sdr/i. __________________ wajib mengembalikan semua aset perusahaan yang di
pinjamkan paling lambat 7 (Tujuh) hari dari sekarang.
Atas nama perusahaan, kami menyampaikan terima kasih banyak atas kinerja yang Saudara/i berikan
selama ini.
Demikian surat pemutusan hubungan kerja ini kami sampaikan dan agar dapat dimaklumi, terima kasih.
Tangerang, _____, _____, 20___
Manager HRD & Operasional
()
65
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
FORMULIR PENGEMBALIAN BARANG MILIK PERUSAHAAN
Nomor : 001/KC/HRD/FPBMP/MAR/2022
Pada hari ini, tanggal ………. / ………. /2022 sd ………. / ………. /2022, diterima dari
Sdr/i. __________________________, berupa :
NO NAMA BARANG JUMLAH/UNIT KETERANGAN
1
2
3
4
5
6
7
Barang-barang tersebut telah diterima oleh Sdr/i. __________________________ selaku pihak
perwakilan perusahaan.
Demikian berita acara serah terima barang ini dibuat sebagai syarat kelengkapan administrasi dan dapat
digunakan sebagaimana mestinya.
Hormat saya Pejabat Toko Manager HRD & Operasional
( ) ( )( )
66
PHK MASSAL KARYAWAN
Pengertian
PHK massal adalah PHK terhadap 10 orang pekerja atau lebih pada satu perusahaan dalam
satu bulan atau terjadi rentetan Pemutusan Hubungan Kerja yang dapat menggambarkan
suatu itikad pengusaha untuk mengadakan pemutusan hubungan kerja secara besar-
besaran.
I. TUJUAN
Untuk memastikan hak-hak karyawan terpenuhi.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. PROSEDUR
RINCIAN PROSEDUR :
67
TAHAPAN PHK MASSAL
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Memanggil Manager HRD menjelaskan bahwa perusahaan DIrektur Utama
dalam keadaan pailit dan akan memutuskan untuk PHK DIrektur Utama
massal karyawan.
2 Mengabarkan secara tertulis kepada karyawan dan instansi Manager HRD
ketenagakerjaan sekurang-kurangnya 7 hari sebelum PHK Seluruh Dewan Direksi
massal. DIrektur Utama
3 Menghitung dan menyiapkan data-data hak karyawan. Seluruh Dewan Direksi
4 Mengadakan rapat dengan direksi, mengenai penutupan
perusahaan. Manager HRD
5 Menyerahkan data-data hak karyawan ke direksi untuk
Persetujuan pengeluaran uang penghargaan masa kerja. Manager HRD, Manager
6 Rapat Direksi dan Komisaris membahas, menimbang, Finance
memutuskan, menyetujui pengeluaran uang penghargaan
masa kerja. Hasil keputusan rapat diserahkan ke HRD untuk
proses selanjutnya.
7 Menyerahkan data-data hak karyawan dan surat keputusan
direksi ke Finance untuk proses pengeluaran uang
penghargaan masa kerja karyawan.
8 Menghitung dan menjadwal pengeluaran uang penghargaan
masa kerja karyawan.
68
PENGUNDURAN DIRI KARYAWAN KARENA SAKIT
BERKEPANJANGAN
I. TUJUAN
Untuk memastikan hak-hak karyawan yang sakit berkepanjangan terpenuhi.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai izin sakit berkepanjangan. Semua pegawai di
PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia berhak mendapatkan izin sakit berkepanjangan,
namun tentu saja dengan disertakan Surat Keterangan Dokter.
1. Hari ke 1 (satu) dan ke 2 (dua), dibayar 100% (seratus perseratus) dari upah.
2. Hari ke 3 (tiga) dan ke 4 (empat), dibayar 75% (tujuh puluh lima perseratus) dari upah.
3. Hari ke 5 (lima) dan ke 6 (enam), dibayar 50% (lima puluh perseratus) dari upah.
4. Hari ke 7 (tujuh) sampai dengan ke 30 (tiga puluh), dibayar 25% (dua puluh lima
perseratus) dari upah sebelum pemutusan hubungan kerja dilakukan oleh perusahaan.
69
TAHAPAN PENGUNDURAN DIRI KARYAWAN KARENA
SAKIT BERKEPANJANGAN
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 Membuat dan menyerahkan surat pengunduran diri Karyawan
dengan alasan sakit berkepanjangan beserta SKD ke
Manager HRD langsung.
2 Menyerahkan surat pengunduran diri dengan alasan Pejabat Toko, Manager HRD
sakit berkepanjangan beserta SKD ke HRD.
3 Mengunjungi karyawan, dokter dan memastikan Pejabat Toko, Manager HRD
bahwa karyawan tersebut benar-benar tidak mampu
bekerja lagi dengan alasan sakit berkepanjangan.
4 Membuat memo dan menyerahkannya beserta surat Manager HRD, Direktur Utama
pengunduran diri ke Direktur Utama untuk
persetujuan.
5 Rapat direksi untuk menimbang dan menyetujui Seluruh Dewan Direksi
permohonan pengunduran diri karyawan. Meminta
HRD untuk menghitung dan menyiapkan data-data
hak karyawan.
6 Menghitung dan menyerahkan data-data hak Manager HRD
karyawan ke direksi untuk persetujuan pengeluaran
uang.
7 Menimbang dan menyetujui pengeluaran uang Manager HRD, Manager Finance
penghargaan masa kerja karyawan. Meminta
Akunting untuk menghitung pengeluaran uang
penghargaan masa kerja karyawan.
8 Menghitung dan menyerahkan pengeluaran uang Manager HRD, Manager Finance
penghargaan masa kerja karyawan.
9 Membuat Surat Keterangan Kerja dan Manager HRD
menyerahkannya ke Dirut untuk di tandatangani.
70
SURAT PERINGATAN KARYAWAN
I. TUJUAN
1. Untuk standarisasi kebijakan dan prosedur yang berhubungan dengan proses penerbitan
Surat Peringatan Karyawan.
2. Untuk memberikan pedoman kerja yang jelas sehingga tercipta konsistensi dan
pelaksanaan yang lebih baik, benar dan tepat waktu.
3. Untuk memperketat pengawasan internal sehingga mengurangi resiko resiko pekerjaan
yang tidak diinginkan.
II. RUANG LINGKUP
Seluruh karyawan PT Keranjang Telekomunikasi Indonesia.
III. DEFINISI
1. Surat Peringatan adalah surat yang dibuat atau dikeluarkan oleh instansi atau
perusahaan yang ditujukan kepada karyawan yang melanggar ketentuan-ketentuan
yang telah ditetapkan perusahaan.
2. Surat peringatan dibagi dalam tiga tahap yaitu surat peringatan I, surat peringatan II,
surat peringatan III.
3. Surat peringatan diberikan bertahap atau tidak berdasarkan besarnya kesalahan yang
dilakukan.
4. Tujuan diberikan surat peringatan adalah salah satu bentuk upaya perusahaan dalam hal
membina karyawan agar melaksanakan tugas dan kewajiban lebih baik serta membina
sikap atau unjuk kerja lebih teratur dan terarah.
IV. PROSEDUR
Berdasarkan peraturan perusahaan mengenai Surat Peringatan Karyawan, bunyi aturan
sebagai berikut :
1. Surat peringatan I akan berakhir setelah 1 (satu) bulan, dan surat peringatan II akan
berakhir setelah 3 (tiga) bulan. Jika karyawan melakukan pelanggaran atau mangkir
sebelum berakhirnya masa surat peringatan sebelumnya. Maka dapat diberikan surat
peringatan berikutnya.
2. Karyawan yang mendapatkan surat peringatan artinya sedang berada dalam
pengawasan pimpinan unit kerja dan HRD.
3. Surat peringatan karyawan mempengaruhi kenaikan jabatan dan penilaian prestasi
kerja.
71
TAHAPAN MEMBERIKAN SURAT PERINGATAN
KARYAWAN
NO KEGIATAN TANGGUNG JAWAB
1 HRD menerima pengaduan dari pimpinan unit kerja atau Pejabat Toko, Manager HRD
melihat atau mendengar secara langsung mengenai Manager HRD
pelanggaran yang dilakukan karyawan disertai dengan bukti-
bukti dan saksi yang valid. Pejabat Toko
2 HRD akan melakukan investigasi terhadap pelanggaran yang Manager HRD
dilakukan dengan cara interview karyawan yang
bersangkutan, mencari bukti dan memverifikasi kesalahan Manager HRD, Pejabat Toko,
karyawan tersebut. Karyawan
3 Membuat memo mengenai pemberian SP kepada karyawan Manager HRD
yang bersalah dan menyerahkannya ke HRD.
4 Membuat SP dengan mencantumkan
kesalahan, sanksi, masa berlaku SP dan menyerahkan SP ke
karyawan dan Manager HRD untuk ditandatangani.
5 Menandatangani SP.
6 Mengarsipkan SP.
72
JL.Pandan Raya No.27,
RT.005/RW.012,Cibodasari
Kec. Cibodas Kota Tangerang, Banten 15138
021-59585789
email : [email protected]
SURAT PERINGATAN PERTAMA
Nomor : 001/KC/HRD/SP/MAR/2022
Dibuat oleh Perusahaan, dalam hal ini diperuntukan kepada:
Nama : __________________________
Jabatan : __________________________
Cabang : __________________________
Sehubungan dengan sikap indisipliner serta pelanggaran tata tertib perusahaan yang dilakukan oleh
Sdr/i. __________________________ berupa sering datang terlambat tanpa alasan yang kuat, serta
tidak menunjukan itikad baik dengan Atasan/Pejabat Toko setempat.
Maka berdasarkan pertimbangan tersebut, perusahaan memberikan surat peringatan Pertama dengan
ketentuan sebagai berikut :
1. Surat peringatan ini berlaku dari tanggal ………. / ………. /2022 sd ………. / ………. /2022
2. Apabila dalam kurun waktu tersebut, Sdr/i. __________________________ melakukan
sebanyak 3 (tiga) kali terlambat tanpa alasan yang kuat dalam 1 (satu) bulan yang sama, maka
saudara dianggap mengundurkan diri dari perusahaan.
3. Apabila dalam kurun waktu tersebut, Sdr/i. __________________________ tidak melakukan
kesalahan yang sama, maka Surat Peringatan ini dianggap gugur.
Surat peringatan ini juga menjadi bahan pertimbangan untuk perpanjangan kontrak selanjutnya.
Demikian surat peringatan kedua ini dibuat agar menjadi perhatian saudara/i.
Karyawan Manager HRD & Operasional
() ()
73
PENUTUP
Pengelolaan manajemen Sumber Daya Manusia (SDM) perlu dilakukan dengan sungguh-sungguh, baik,
benar dan tepat.
Kualitas dan manajemen Sumber Daya Manusia adalah faktor penting untuk mencapai tujuan, visi, dan
misi perusahaan.
Sehingga perusahaan perlu membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) HRD/SDM Personalia untuk
menjadi pedoman dan panduan untuk melakukan segala aktivitas yang terkait dengan Sumber Daya
Manusia (SDM).
Komisaris Utama Direktur Utama
( Cecep Saputra ) ( Ade Setiadi )
74