Maka hasilnya adalah :
Gambar 31. Preview dari Table Layout
4.Frame Layout
Jika kita ingin membuat layout dengan komponen-komponen yang saling tumpang tindih, maka kita bisa
menggunakan Frame Layout. Misal kita ingin memasukan komponen tombol ke dalam komponen
gambar.
Tag pembuka dari layout ini yaitu <FrameLayout>, dan penutupnya adalah </FrameLayout>.
Kode-kode xml dibawah ini merupakan contoh penerapan dari Frame Layout. Silahkan diketikan pada
acitivity_main.xml.
dan hasil previewnya yaitu :
Gambar 32. Preview dari Frame Layout
5.Constraint Layout
Constraint Layout adalah layout yang baru di android studio. Ia
merupakan pengembangan dari Linear Layout. Dengan
menggunakan constrait layout kita bisa membuat tampilan aplikasi
android yang responsive, kompleks, dan powerfull.
Contoh penerapan kode-kode xml untuk Constraint Layout yaitu
sebagai berikut :
Maka hasil dari kode-kode xml diatas yaitu :
Gambar 33. Preview dari Constraint Layout
C.Menggabungkan beberapa layout
Bisakah saat membuat aplikasi android kita menggabungkan beberapa layout yang ada di android studio ?. Sangat
bisa. Contohnya saat ingin membuat desain login maka kita bisa menggunakan Relative Layout, dan Linear Layout.
Atau bisa juga menggunakan layout-layout yang lain.
Selain itu jika kita juga bisa menerapkan dua atau tiga layout yang sama saat membuat desain aplikasi. Contohnya
kita menggunakan linear layout sebanyak dua kali atau lebih.
Seperti contoh dibawah ini :
dan hasil dari layout diatas yaitu :
Gambar 34.Menggunakan Linear Layout lebih dari satu kali untuk
membangun desain aplikasi login
APLIKASI PORTAL
WEBSITE
PROJECT MEMBUAT PORTAL WEBSITES SEDERHANA
OLEH :
SUWARNO ARIESKA, S.Pd
Jika ingin menyediakan aplikasi web (atau hanya halaman web) sebagai bagian dari
aplikasi klien, Anda dapat melakukannya menggunakan WebView.
Class WebView adalah ekstensi class View Android yang memungkinkan Anda
menampilkan halaman web sebagai bagian dari tata letak aktivitas Anda. Class
ini tidak menyertakan fitur apa pun dari browser web yang dikembangkan
sepenuhnya, seperti kontrol navigasi atau kolom URL. Semua yang
dilakukan WebView secara default adalah menampilkan halaman web.
Skenario umum ketika menggunakan WebView menjadi sangat membantu adalah
saat Anda ingin memberikan informasi di aplikasi yang mungkin perlu diperbarui,
seperti perjanjian pengguna akhir atau panduan pengguna. Dalam aplikasi Android,
Anda dapat membuat Activity yang berisi WebView, lalu menggunakannya untuk
menampilkan dokumen Anda yang dihosting secara online.
Skenario lain ketika WebView menjadi sangat membantu adalah saat aplikasi Anda
memberikan data kepada pengguna yang selalu memerlukan koneksi internet untuk
mengambil data, seperti email. Dalam kasus ini, Anda mungkin menyadari bahwa
lebih mudah untuk membuat WebView di aplikasi Android Anda yang
menampilkan halaman web dengan semua data pengguna, daripada membuat
permintaan jaringan, lalu mengurai data, dan merendernya dalam tata letak Android.
Sebagai gantinya, Anda dapat merancang halaman web yang disesuaikan untuk
perangkat Android, lalu menerapkan WebView di aplikasi Android Anda yang
memuat halaman web.
Dokumen ini menunjukkan cara memulai WebView dan cara melakukan beberapa
hal tambahan, seperti menangani navigasi halaman dan mengikat JavaScript dari
halaman web Anda ke kode sisi klien di aplikasi Android Anda.
A. Menambahkan WebView ke aplikasi Anda
Untuk menambahkan WebView di aplikasi, Anda dapat menyertakan elemen <WebView> di tata letak
aktivitas, atau menetapkan seluruh jendela Aktivitas sebagai WebView di onCreate().
Menambahkan WebView di tata letak aktivitas
Untuk menambahkan WebView ke aplikasi Anda di tata letak, tambahkan kode berikut ke file XML tata
letak aktivitas Anda:
<WebView
android:id="@+id/WebView"
android:layout_width="match_parent"
android:layout_height="match_parent"
android:layout_centerHorizontal="true"/>
Untuk memuat halaman web di WebView, gunakan loadUrl(). Contoh:
val mWebView:WebView = findViewById<View>(R.id.WebView) as WebView
mWebView.loadUrl("https://www.youtube.com/")
B. Menambahkan WebView di onCreate()
Untuk menambahkan WebView ke aplikasi Anda di metode onCreate() Mainaktivitas,
gunakan logika yang mirip dengan yang berikut ini:
mWebView.canGoBack()
mWebView.setOnKeyListener(View.OnKeyListener { v, keyCode, event ->
if (keyCode == KeyEvent.KEYCODE_BACK
&& event.action == MotionEvent.ACTION_UP
&& mWebView.canGoBack()){
mWebView.goBack()
return@OnKeyListener true
}
false
})
}
Namun, sebelum berfungsi, aplikasi Anda harus memiliki akses ke Internet.
Untuk mendapatkan akses Internet, minta izin INTERNET di file
Androidmanifes Anda. Contoh:
<manifest ... >
<uses-permission android:name="android.permission.INTERNET" />
...
</manifest>
C. Mengaktifkan JavaScript
JavaScript dinonaktifkan di WebView secara default. Anda dapat mengaktifkannya
melalui WebSettings yang dilampirkan pada WebView. Anda dapat mengambil
WebSettings dengan getSettings(), lalu mengaktifkan JavaScript dengan
setJavaScriptEnabled().
Contoh:
val webSetting:WebSettings = mWebView.settings
webSetting.javaScriptEnabled = true
mWebView.webViewClient = WebViewClient()
VIDEO TUTORIAL PROJECT MEMBUAT PORTAL WEBSITES SEDERHANA
Link video tutorialnya dibawah ini :
https://www.youtube.com/watch?v=mx0_1wLEUi8&t=70s