The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

BAHAN AJAR RPP 1 GUSTI AYU AGUNG PURNADEWI

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agungpurnadewi82, 2021-06-27 06:41:00

BAHAN AJAR RPP 1 GUSTI AYU AGUNG PURNADEWI

BAHAN AJAR RPP 1 GUSTI AYU AGUNG PURNADEWI

LAMPIRAN 1

BAHAN AJAR

KELAS : 5
TEMA 1 : ORGAN GERAK HEWAN

DAN MANUSIA
SUBTEMA 1 : ORGAN GERAK HEWAN

PEMBELAJARAN : 1

OLEH :
GUSTI AYU AGUNG PURNADEWI

KD IPA KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR

KD BAHASA INDONESIA

3.1 Menjelaskan alat gerak dan fungsinya pada 3.1 Menentukan pokok pikiran dalam teks lisan dan
hewan dan manusia serta cara memelihara tulis
kesehatan alat gerak manusia.
4.1 Menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran
4.1 Membuat model sederhana alat gerak manusia dalam teks tulis dan lisan secara lisan, tulis, dan
dan hewan. visual

INDIKATOR : INDIKATOR :

3.1.1 Menganalisis alat gerak pada hewan 3.1.1 Menentukan pokok pikiran pada teks tulis

4.1.1 Membuat model sederhana alat gerak hewan 3.1.2 Menentukan pokok pikiran pada teks lisan.

4.1.1 Menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran
teks tulis dalam dalam bentuk peta pikiran

4.1.2 Menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran
teks lisan dalam dalam bentuk teks narasi

TUJUAN PEMBELAJARAN

1. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio - visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu menganalisis alat gerak hewan dengan benar

2. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio - visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu membuat model sederhana alat gerak hewan dengan benar

3. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio - visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu menentukan pokok pikiran pada teks tulis dengan benar

4. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio - visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu menentukan pokok pikiran pada teks lisan dengan benar

5. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio - visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran teks tulis dalam bentuk
peta pikiran dengan tepat

6. Melalui pembelajaran pemecahan masalah berbantuan media audio visual dan bahan ajar
digital, siswa mampu menyajikan hasil identifikasi pokok pikiran teks lisan dalam bentuk
teks narasi yang ruOntRuGt AN GERAK HEWAN DAN MANUSIA

AYO MENGAMATI !

Menurutmu, kegiatan apakah yang sedang dilakukan dalam gambar tersebut ?
Mengapa, hewan dan manusia dapat bergerak ?

Adakah kesamaan organ gerak hewan dan manusia ?

Tanpa Organ Gerak, Manusia dan Hewan Tidak Dapat Bergerak

Pentingnya organ gerak Mengutip Kemdikbud RI, salah satu ciri makhluk hidup adalah
bergerak. Gerakan atau gerak adalah perubahan posisi atau berpindah tempat sebagian atau seluruh
bagian tubuh. Contoh manusia berjalan, burung terbang, dan lain-lain. Makhluk hidup akan
bergerak bila ada rangsangan yang mengenai sebagian atau seluruh bagian tubuhnya. Gerak pada
manusia dan hewan menggunakan organ gerak yang tersusun dalam sistem gerak.

Organ gerak berguna untuk memegang, berjalan, berlari, melompat, meloncat, menggali,
memanjat, berenang, dan lain-lain. Organ gerak pada manusia dan hewan memiliki kesamaan.
Alat-alat gerak pada manusia dan hewan ada dua macam, yaitu: Alat gerak pasif berupa tulang;
Alat gerak aktif berupa otot. Tulang dan otot bekerja sama dalam melakukan pergerakan. Selain
tulang dan otot, gerak juga dipengaruhi sendi. Kerja sama antara tulang, otot, dan sendi
membentuk sistem gerak.

Alat gerak pasif manusia adalah tulang. Karena tulang tidak dapat bergerak sendiri. Tulang
membutuhkan alat gerak aktif untuk dapat bergerak. Tanpa alat gerak aktif yang memengaruhi
tulang-tulang pada manusia dan hewan, maka manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat
membentuk alat pergerakan sesungguhnya. Tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem
gerak pada manusia dan hewan. Fungsi utama tulang adalah: Memberikan bentuk pada tubuh dan
menopang tubuh; Melindungi organ dalam, misal tulang rusuk melindungi jantung dan paru-paru,
tulang tengkorak melindungi otak; Tempat menempelnya alat gerak aktif otot sehingga dapat
menggerakkan tulang; Pada jenis tulang tertentu, tulang sebagai tempat pembentukan sel darah.

Alat gerak aktif manusia adalah otot. Karena otot memiliki suatu senyawa kimia yang
membuatnya dapat bergerak. Saat otot yang menempel pada tulang bergerak, otot akan membuat
tulang bergerak. Tanpa otot, makhluk hidup tidak memiliki kekuatan untuk bergerak. Setiap ada
gerakan pada tubuh, itu terjadi karena ada kerja otot. Otot adalah jaringan yang dapat berkontraksi
menjadi lebih pendek. Saat kontraksi, otot memadat dan memendek. Saat relaksasi, otot
memanjang. Proses kontraksi mengakibatkan bagian-bagian tubuh bergerak. Otot ada yang bekerja
di bawah kesadaran dan di luar kesadaran.

Otot yang bekerja di bawah kesadaran adalah otot yang kerjanya dapat dikendalikan.
Prinsip kerja otot ini adalah dapat dikendalikan, artinya kamu dapat mengendalikan otot ini untuk
bergerak atau tidak. Contoh, kerja otot saat makan, menulis, berlari, dan lainnya secara sadar. Otot
yang bekerja di luar kesadaran adalah otot yang tidak dapat dikendalikan secara sadar. Prinsip
kerja otot ini adalah tidak dapat dikendalikan. Artinya kamu tidak dapat mengendalikan otot ini
untuk bergerak atau tidak bergerak. Otot-otot ini bekerja sepanjang hari selama hidup dan di luar
kesadaran. Contoh, kerja jantung memompa darah ke seluruh tubuh, kerja otot lambung mencerna
makanan.

AYO MENGAMATI !

• Menurutmu, apakah alat gerak pada hewan-hewan tersebut memiliki kesamaan ?
• Jika tidak, mengapa alat gerak hewan-hewan tersebut berbeda ?
• Apa saja alat gerak pada hewan tersebut !

ORGAN GERAK PADA HEWAN

Ilustrasi kucing, salah satu hewan vertebrata (Photo by Harrison Haines from Pexels)

Salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Bergerak adalah berpindah tempat atau
berubah posisi baik sebagian atau seluruh tubuh. Tahukah kamu? Organ gerak manusia dan hewan
memiliki kesamaan.

Organ gerak hewan dan manusia membuat hewan dan manusia bisa berjalan, berlari,
memanjat, berenang, hingga melompat. Organ gerak manusia dan hewan dibagi menjadi dua, yaitu
alat gerak pasif dan alat gerak aktif. Yang termasuk alat gerak pasif adalah tulang. Tulang disebut
alat gerak pasif karena tidak bisa bergerak dengan sendirinya. Sedangkan, alat gerak aktif adalah
otot. Otot disebut alat gerak aktif karena otot menggerakkan tulang.
Organ Gerak Hewan Vertebrata dan Avertebrata

Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang. Contoh hewan vertebrata
adalah beruang, kelinci, kucing, sapi, kuda, harimau, kanguru, badak, bebek, elang, burung hantu,
penguin, hiu, ikan pari, katak, buaya, iguana, dan ular.

Sedangkan hewan invertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang. Contoh
hewan invertebrata adalah cacing, lintah, belalang, lebah, laba-laba, capung, ubur-ubur, terumbu
karang, timun laut, bintang laut, kerang, cumi-cumi, siput, dan gurita.

Meskipun hewan-hewan di atas berasal dari kelompok yang sama, yaitu ada yang sama-sama
vertebrata dan ada yang sama-sama invertebrata, mereka bergerak dengan cara yang berbeda.

Misalnya, ada hewan vertebrata yang sama-sama bergerak menggunakan kaki, namun ada
hewan yang menggunakan kakinya untuk berjalan dan ada yang menggunakan kakinya untuk
melompat.

Kelinci menggunakan kakinya untuk melompat (Photo by Irina Babina Nature and Wildlife from Pexels)

Contoh hewan vertebrata dengan cara gerak yang berbeda-beda:
kucing berjalan menggunakan kakinya
kelinci melompat menggunakan kakinya
burung hantu terbang menggunakan sayapnya
komodo bergerak dengan cara menempelkan perutnya ke tanah (melata)
ikan hiu berenang menggunakan siripnya
katak melompat menggunakan kakinya
buaya bergerak dengan menempelkan perutnya ke tanah (melata)
burung kasuari berjalan menggunakan kakinya
penyu bergerak dengan kaki dayungnya

Ilustrasi siput (MaxPixel's contributors)

Contoh hewan invertebrata dengan cara gerak yang berbeda-beda:
Laba-laba bergerak menggunakan kakinya
Capung terbang menggunakan sayapnya
Siput bergerak menggunakan otot perutnya
Gurita bergerak menggunakan tentakelnya
Belalang melompat menggunakan kakinya
Bintang laut bergerak menggunakan ampula di kaki tabungnya
Cacing tanah bergerak menggunakan perutnya
Ubur-ubur bergerak menggunakan tentakelnya

Ayo Membaca !

Bacalah kembali teks bacaan yang berjudul “ Tanpa Organ Gerak, hewan dan
manusia tidak dapat bergerak “.

Ayo Kerjakan !

1. Menurutmu, apakah setiap paragraf dalam teks bacaan tersebut memuat
sebuah pokok pikiran ?

2. Bagaimana cara menentukan pokok pikiran setiap paragraf pada teks
bacaan ?

3. Tentukan pokok pikiran setiap paragraf pada teks bacaan tersebut !

IDE POKOK, FUNGSI, DAN CIRI – CIRI IDE POKOK

Secara umum, Paragraf dibentuk oleh 2 (dua) unsur, yaitu ide pokok serta juga ide penjelas.Untuk
dapat mengetahui hal itu akan dibahas dengan secara bertahap-tahap yaitu dengan mengetahui
pertama-tama mengenai pengertian kedua unsur paragraph.

A. Pengertian Ide Pokok
Ide pokok adalah ide/gagasan yang menjadi pokok pengembangan paragraf. Ide pokok ini
terdapat dalam kalimat utama. Nama lain ide pokok adalah gagasan utama, gagasan pokok
pikiran utama. Dalam satu paragraf hanya ada satu ide pokok. Kalimat utama adalah kalimat
yang di dalamnya terdapat ide pokok paragraf. Kalimat utama ini dijelaskan oleh kalimat-
kalimat lain dalam paragraf tersebut, yang disebut dengan kalimat penjelas. Nama lain untuk
kalimat utama adalah kalimat topik. Kalimat penjelas yaitu kalimat yang menjelaskan kalimat

utama. Guna menentukan ide pokok suatu paragraph, perlu dipahami terlebih dahulu dimana
saja letak ide pokok tersebut.

Menulis Ide Pokok Foto: dok Kot Addu City

Cara untuk menentukan ide pokok antara lain;
1. Bacalah seluruh isi paragraf dengan seksama
2. Cermati kalimat pertama sampai kalimat terakhir di setiap paragraf.
3. Bandingkan kalimat pada awal dan akhir paragraf biasanya ide pokok ada di awal paragaraf

atau di akhir paragraf.
4. Tandai ide pokok di tiap paragraph
5. Tandai pula info penting di tiap paragraf

B. Fungsi dan ciri-ciri Ide Pokok
1. Fungsi ide pokok
Fungsi ide pokok adalah memberikan penjelasan dari inti suatu bacaan atau paragraf
sehingga pembaca dapat dengan mudah memahami paragraf tersebut dan menjelaskan inti
dari suatu paragraf. Dengan mengidentifikasi ide pokok, kita dapat mengetahui ide utama
dari paragraf tersebut.
2. Ciri-ciri Ide Pokok
a. Memiliki kalimat pendukung (kalimat pengembang) atau penjelasan
b. Ada yang mendukung baik itu berupa penjelasan atau alasan yang menguatkannya
c. Inti dari sebuah paragraf atau pusat pembahasan

Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Isinya

Jenis-Jenis Paragraf Berdasarkan Isinya – Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, paragraf diartikan
sebagai bagian bab dalam suatu karangan yang biasanya mengandung suatu ide pokok dan penulisannya
biasanya diawali dengan garis baru. Nama lain dari paragraf ialah alinea. Sementara itu, menurut Wiyanto,
2006:15, paragraf diartikan sebagai sekelompok kalimat yang saling berhubungan dan bersama-sama
menjelaskan suatu unit buah pikiran untuk mengungkapkan buah pemikiran yang jauh lebih besar dalam
suatu karangan.

1. Paragraf Persuasi

Paragraf ini merupakan berisi bujukan untuk para pembaca agar menerima gagasan ataupun ide
yang disampaikan oleh penulis. Supaya pembaca dapat menerima gagasan penulis, pembaca
harus menyediakan sejumlah data dan bukti yang sesuai dengan fakta atau kenyataan. Dengan
begitu, pembaca bisa mengiyakan gagasan dari penulis tanpa adanya penolakan.

Selain itu, paragraf persuasi juga menggunakan sejumlah unsur untuk menjadikan pembaca
tertarik membaca paragraf ini, yaitu:

• Adanya penggunaan bahasa yang menarik.
• Adanya kata-kata ajakan seperti ayo, mari, dan sebagainya.
• Adanya partikel -lah yang terdapat pada kata-kata tertentu.

Paragraf ini juga mempunyai sejumlah jenis, yaitu:

1. Persuasi propaganda: paragraf ini digunakan di media-media massa seperti koran, artikel internet,
dan sebagainya. Paragraf persuasi ini berisi informasi yang meyakinkan serta imbauan yang kuat,
sehingga pembaca pun peraya dan mau mengikuti himbauan atau bujukan tersebut.

2. Persuasi pendidikan: paragraf ini berisi pesan, ajakan, imbauan, dan sebagainya yang bersifat
edukatif dan disampaikan oleh pihak-pihak yang berkecimpung di dunia pendidikan.

3. Persuasi advertensi atau persuasi iklan: paragraf ini dipakai oleh pihak komersil untuk
memasarkan, mempromosikan, bahkan membujuk pembaca untuk membeli barang atau jasa yang
ditawarkan pihak komersil tersebut.

4. Persuasi politik: digunakan untuk tujuan-tujuan politis, seperti kampanye, ajakan untuk bergabung
ke dalam partai, serta ajakan-ajakan lain yang bersifat politik.

Contoh-contoh paragraf persuasi ini bisa dilihat di artikel contoh kalimat dan paragraf persuasi.

2. Paragraf Argumentasi

Paragraf ini berisi pendapat penulis yang disertai dengan bukti dan alasannya. Paragraf
argumentatif sendiri ditujukan untuk mengemukakan gagasan berdasarkan fakta dan alasan

kuat, sehingga pembaca pun yakin dan setuju atas gagasan tersebut. Paragraf ini mempunyai
sejumlah ciri, yaitu:

• Berisi pendapat atau pandangan penulis terkait suatu peristiwa.
• Adanya fakta-fakta, data, dan contoh aktual yang mendukung pendapat sang penulis.
• Pendapat atau pandangan dikemukakan secara analitis atau secara analogis (menggunakan

perumpamaan).
• Diakhiri dengan kesimpulan dari penulis.

3. Paragraf Eksposisi

Paragraf yang berisi tentang uraian sebuah gagasan yang memiliki tujuan untuk menjelaskan
sesuatu. Uraian tersebut tentu didukung sejumlah fakta agar para pembaca bisa
mempercayainya. Jenis paragraf ini mempunyai sejumlah ciri, yaitu:

• Berisi petunjuk atau kiat-kiat dalam melakukan atau meraih sesuatu.
• Isi paragrafnya berisi fakta-fakta, kenyataan, atau hal-hal lain yang dapat dibuktikan kebenarannya,

sehingga pembaca pun bertambah wawasannya.
• Berisi uraian tentang suatu peristiwa.
• Tidak bersifat membujuk atau memaksa pembacanya.

4. Paragraf Narasi

Isi dari paragraf ini adalah kisah tentang suatu peristiwa atau kejadian yang didasari oleh data
dan fakta yang ada. Adapun ciri-ciri paragraf ini adalah sebagai berikut:

• Adanya tokoh atau pelaku.
• Adanya latar tempat, waktu, atau suasana.
• Adanya alur atau jalan cerita.
• Paragraf ditulis secara kronologis atau berdasarkan urutan waktu.

5. Paragraf Deskripsi

Merupakan paragraf yang berisi penggambaran sebuah objek secara detail, sehingga pembaca
pun seolah dapat melihat atau merasakan objek tersebut. Paragraf deskripsi mempunyai
sejumlah ciri, yaitu:

• Berisi penggambaran objek atau benda.
• Banyak menggunakan jenis-jenis kata sifat di dalamnya.

MATERI REMIDIAL

➢ Ide pokok adalah merupakan ide atau gagasan yang menjadi pokok
pengembangan suatu paragraph

➢ Fungsi ide pokok untuk menjelaskan inti dari suatu paragraf. Dengan
menentukan ide pokok maka kita dapat mengetahui isi dari paragraf tersebut.

➢ Cara untuk menentukan ide pokok sebagai berikut :
1. Bacalah isi seluruh paragraf dengan seksama
2. Cermati kalimat pertama sampai kalimat terakhir di setiap paragraf
3. Bandingkan kalimat pada awal dan akhir paragraf karena biasanya ide
pokok terdapat pada awal atau akhir paragraf
4. Tandai ide pokok di tiap paragraf
5. Tandai pula info penting di tiap paragraf

➢ Alat geraka pada hewan dan manusia memiliki kesamaan. Alat gerak pada
hewan dan manusia terdiri atas alat gerak aktif dan alat gerak pasif.

➢ Tulang adalah alat gerak pasif, sedangkan otot disebut alat gerak aktif
➢ Alat gerak pada hewan vertebrata dan avertebrata berbeda-beda sesuai

dengan temapt hidupnya.
➢ Berikut contoh hewan vertebrata dan alat geraknya :

1. Kambing alat geraknya kaki berguna untuk berjalan
2. Sapi alat geraknya kaki berguna untuk berjalan
3. Ular alat geraknya otot perut berguna untuk melata
4. Ikan alat geraknya sirip dan ekor berguna untuk berenang
5. Penyu alat geraknya kaki dayung berguna untuk berenang
➢ Berikut contoh hewan avertebrata dan alat gerkanya :
1. Ubur-ubur alat geraknya tentakel berguna untuk berenang
2. Laba-laba alat gerakya kaki berguna untuk berjalan
3. Laba-laba alat geraknya kaki berguna untuk berjalan
4. Capung alat geraknya sayap untuk terbang
5. Siput alat geraknya otot perut untuk merayap

MATERI PENGAYAAN

Secara umum letak dari ide pokok mengikuti kalimat utama, yaitu diawal
paragraph atau paragraf deduktif,di akhir paragraph atau paragraph induktif, dan
campuran (di awal dan akhir).

Paragraf deduktif adalah paragraph yang ide pokoknya disampaikan diawal
tulisan. Sehingga, hal-hal yang sifatnya inti disampaikan terlebih dahulu
sebelum ditambahkan dengan hal-hal yang sifatnya mendukung.
Contoh :
Bunglon adalah salah satu hewan yang unik. Ia dapat beradaptasi di
lingkungannya dengan cara mimikri. Bunglon dapat merubah warna kulitnya
sesuai dengan warna yang ada disekitarnya. Jika bunglon bunglon berada di
ranting pohon, warna kulitnya akan menyesuaikan dengan warna ranting
pohon tersebut.

Paragraph induktif merupakan kebalikan dari paragraph deduktif yakni
menampilkan ide pokoknya di akhir tulisan. Sebab letak ide pada akhir
paragraph alurnyapun menjadi umum ke khusus. Tulisan diawali oleh hal-
hal yang bersifat umum dan setelahnya baru ke inti persoalan.
Contoh :
Ketika ujian sekolah telah selesai, nilai siswa diperiksa kembali. Ternyata
sebanyak 15 siswa mendapatkan nilai diatas standar kelulusan. 12 siswa
mendapat nilai tepat pada standar kelulusan, dan tidak ada siswa yang
mendapatkan nilai di bawah standar. Sehingga dapat dikatakan bahwa
kegiatan belajar di kelas ini berhasil.

Parafraf campuran merupakan perpaduan antara induktif dan deduktif. Ide
pokok berada di awal dan akhir tulisan sehingga alur menjadi khusus ke
umum kemudian menjadi khusus lagi.
Contoh :
Apabila kita jarang mengonsumsi sayuran hijau bisa berakibat tidak baik
bagi kesehatan. Pertama, kita rentan terkena penyakit. Kita bisa menderita
anemia atau kekurangan darah. Karena kurangnya serat, kita juga mudah
mengalami sembelit. Ternyata, jarang mengonsumsi sayuran hijau bisa
berbahaya bagi tubuh kita.

ENGAYAAN

MATERI PENGAYAAN

Rangka Hewan

Rangka tubuh merupakan satu salah bagian tubuh hewan yang sangat penting untuk menunjang
aktivitasnya. Rangka tubuh pada vertebrata berfungsi untuk melindungi bagian-bagian yang
lunak seperti struktur-struktur berdaging, organ-organ vital yang terdapat di dalam rongga
tengkorak dan dada, dan mengandung sumsum tulang belakang sebagai tempat sel darah
dibentuk. Rangka tubuh juga berfungsi dalam membentuk sistem tuas yang melipatgandakan
kekuatan yang timbul selama kontraksi otot rangka dan mengubahnya menjadi gerakan tubuh.
Tanpa rangka tubuh sebagian hewan darat akan terkulai akibat bobotnya sendiri. Bahkan hewan
yang hidup dalam air menjadi masa yang tidak berbentuk tanpa rangka tubuh untuk
mempertahankan bentuknya.
Terdapat tiga jenis utama rangka tubuh pada hewan: rangka tubuh hidrostatik, eksoskeleton dan
endoskeleton.
1. Rangka tubuh hidrostatik berupa bagian cair dari tubuh hewan yang ditahan di bawah

tekanan dalam kompartemen tubuh yang tertutup. Sistem otot tidak menempel pada suatu
struktur, otot-otot hanya saling menekan satu dengan yang lainnya. Efek kombinasi dari
kontraksi otot dan tekanan cairan memberikan sokongan untuk memelihara bentuk hewan.
Rangka tubuh hidrostatik sangat cocok untuk kehidupan di lingkungan akuatik. Jenis rangka
ini terdapat pada coelenterata, cacing pipih, nematoda dan annelida. Rangka tubuh
hidrostatik bisa melindungi organ-organ internal dari benturan dan memungkinkan untuk
merayap serta menggali lubang sarang. Akan tetapi, rangka tubuh hidrostatik tidak dapat
menopang bentuk lokomosi di darat, di mana tubuh hewan yang dipertahankan lepas dari
tanah, seperti berjalan dan berlari.
2. Rangka tubuh luar (eksoskeleton)) adalah deposit pembungkus yang keras pada permukaan
tubuh seekor hewan. Rangka tubuh eksokeleton, dapat ditemukan pada Molluska
bercangkang dan Arthropoda. Pada Molluska, misalnya pada kijing, seiring dengan
pertumbuhan hewan tersebut, hewan memperbesar diameter cangkangnya dengan cara
menambahkan deposit pada ujung bagian luarnya, biasanya berupa senyawa kapur.
Sedangkan pada Arthropoda, eksoskeletonnya adalah kutikula, merupakan pembungkus tak
hidup yang disekresikan oleh sel-sel epidermis. Eksoskeletonnya memiliki sendi. Kutikula
disusun oleh kitin. Kutikula dikeraskan senyawa organik yang mengikat silang protein
eksoskeleton agar dapat memberikan perlindungan. Pada beberapa Crustacea, udang
misalnya, lebih mengeraskan eksoskeleton dengan menambahkan garam kalsium.
Sedangkan pada daerah persendian, kutikula biasanya tipis dan fleksibel, hanya terdapat
sedikit garam organik dan sedikit pengikatan silang protein. Eksoskeleton pada Arthropoda
secara periodik dilepaskan (ganti kulit) dan digantikan dengan pembungkus yang lebih
besar sesuai pertumbuhan hewan tersebut.

3. Rangka dalam (endoskeleton) terdiri atas unsur pendukung yang keras, seperti tulang, yang
terbungkus di dalam jaringan lunak seekor hewan. Endoskeleton pada Ekinodermata
berbentuk lempengan keras (osikel) di bawah kulit. Osikel ini terdiri atas kristal magnesium
karbonat dan kalsium karbonat, dan lempengan terpisah yang umumnya terikat bersama
dengan serat protein. Sedangkan Chordata mempunyai endoskeleton yang tersusun dari
jaringan rawan dan jaringan tulang atau beberapa kombinasi dari jaringan-jaringan tersebut..

Sistem rangka pada manusia pada dasarnya serupa dengan sistem rangka yang dimiliki oleh
sebagian besar Mammalia dengan sedikit perubahan misalnya pada jari dan beberapa bagian
tubuh lainnya. Sedangkan untuk vertebrata lainnya antara lain bisa Anda temukan beberapa
kelainan seperti pada tulang anggota pada Anura (katak-kodok) tulang radius dan ulnanya
melebur menjadi satu tulang radioulna. Demikian pula pada anggota belakang tibia dan fibula
bersatu membentuk tibio-fibula. Perbedaan lainnya misalnya modifikasi dan jumlah tulang
vertebrea pada hewan-hewan vertebrata yang ditemukan pada vertebrata lainnya. Sebagai
pembanding dengan rangka manusia dapat Anda pelajari contoh rangka dari kelompok hewan
lainnya seperti pada Gambar 4.12 dan 4.13.

Gambar 4.12 Rangka katak tampak ventral, selain vertebrae yang khas, ada beberapa bagian
tulang yang menyatu. Tulang korakoid sebagai bagian dari gelang bahu tampak masih sangat
jelas, berbeda dengan manusia yang tinggal sisanya saja (Sumber: Rust, 1983)

Gambar 4.13 Rangka kelinci tampak dari sisi kiri. Tulang-tulang penyusunnya serupa
dengan tulang manusia (Sumber: Green and Taylor, 1986).

DAFTAR PUSTAKA

https://dosenbahasa.com/jenis-jenis-paragraf-berdasarkan-isinya

https://kumparan.com/berita-update/ide-pokok-dalam-artikel-yang-perlu-perhatian-khusus-
1umQ8Y9xOPw

https://bobo.grid.id/amp/082674915/organ-gerak-hewan-vertebrata-dan-avertebrata-serta-contohnya-
materi-kelas-5-tema-1?page=all

https://www.kompas.com/skola/read/2020/07/17/190000269/tanpa-organ-gerak-manusia-dan-hewan-
tidak-dapat-bergerak-mengapa-?page=all

http://file.upi.edu/Direktori/SPS/PRODI.PENDIDIKAN_IPA/196307011988031-
SAEFUDIN/Rangka_manusia_dan_hewan.pdf


Click to View FlipBook Version