Dinamika Litosfer GEOGRAFI LUH PUTU GURITNO X.5 LKPD 1
Keterangan Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit, sed do eiusmod tempor incididunt ut labore et dolore magna aliqua. Ut enim ad minim veniam, quis nostrud exercitation ullamco laboris nisi ut aliquip ex ea commodo consequat. A. Berdasarkan gambar di atas lengkapi proses pembentukan batuan tersebut!
Pendinginan Pengankutan, Pelarutan, & Organisma BATUAN BEKU BATUAN SEDIMEN B. (a) Berdasarkan proses terjadinya BATUAN METAMORF Penekanan suhu dan tekanan yang lama
Magma mengalami Pendinginan (penurunan suhu) sehingga membeku membentuk Batuan Beku Dalam Batuan Beku Korok Batuab Beku Luar 01 Pengangkutan Batuan beku yang hancur karena tenaga eksogen (air,hujan,suhu,angin,dan es) kemudian diangkut serta diendapkan menjadi batuan sedimen klastik 02 B. (b) Berdasarkan pembentukanya 03 Pekarutan Batuan beku yang hancur karena mengalami pelarutan diendapkan menjadi batuan sedimen termik Organisma Batuan beku yang hancur karena makhluk hidup atau organisme diendapkan menjadi batuan sedimen organik 04 05 Penekanan suhu dan tekanan yang lama batuan beku dan batuan sedimen berubah karena perubahan suhu yang ekstrim sehingga menjadi batuan malihan atau metamorf dinamik, termik dan pneumatolitik
Terbentuk di dalam dapur magma Mengalami proses kristalisasi dalam waktu amat panjang Memiliki butiran yang lebih kasar B. (b) Ciri-ciri batuan berdasarkan pembentukanya Batuan Beku Dalam Batuan Beku Korok Terbentuk di sela-sela atau corong diatrema (saluran magma) Memiliki tekstur holokristalin (kristalnya terlihat jelas) Memilkiki warna abu-abu kehijauan Terbentuk di permukaan bumi Memiliki butiran kristal yang halus bahkan amorf (tanpa kristal) Mempunyai lubang bekas material gas yang terperangkap Batuan Beku Luar
Berasal dari batuan yang sudah ada sebelumnya Mempunyai struktur batuan berlapis-lapis Dapat dengan mudah terpecah-pecah atau terkelupas B. (b) Ciri-ciri batuan berdasarkan pembentukanya Memiliki warna yang gelap munuju hitam Berasal dari endapan sisa-sisa bagian tubuh makhluk hidup Memilki lapisan-lapisan halus Batuan Sedimen Klastik Batuan Sendimen Organik Dapat berubah warna mempunyai lapisan-lapisan yang jauh lebih tebal dari pada bataun lainnya Batuan Sedimen Termik
Warnanya dapat berubah Pembentukannya melalui tekakan dinamik Memilki batas-batas struktural yang tradisional B. (b) Ciri-ciri batuan berdasarkan pembentukanya Dapat mengubah atau menghilangkan kandungan fosil yang sebelumnya ada Terbentuk dari berbagai jenis batuan asal Batuan Malihan Dinamik Batuan Malihan Termik Terbentuk karena mengalami metamorfosis tekanan dan fluida. Memiliki warna khas yag keruh Tekstur serat atau asetabular Batuan Malihan Pneumatolitik
B. (c) Contoh jenis-jenis batuan B1, B2, B3, C1, C2,C3,D1, D2 dan D3 1. B1 2. B2 3. B3 Batu ampibolit Granit 1. C1 Batu Kerikil Kuarsa Batu Pasir Kuarsa Marl Dolomit Batu Kapur 2. C2 3. C3 1. D1 Migmatit Marmer Serpentinit Lignit Pualam 2. D2 Topaz TURMALIN
B. (e) Macam-macam batuan yang memilki niali ekonomi yang tingggi Pualam Granit Marmer Topaz Turmalin
c. Kesimpulan Siklus batuan adalah proses terbentuknya batuan di bumi yang bermula dari magma, ke batuan beku dan sedimen, lalu ke batuan metafora, dan kambali lagi menjadi magma. Proses terjadinya batuan, yaitu Pendinginan, Pengangkutan, Peralutan, Organisma, dan Penekanan suhu dan tekanan yang lama. Serta macammacam batuan yang memiliki nilai ekonomi tinggi seperti Marmer, Pualam, Turmalin dll.
Thank you! GEOGRAFI LKPD 1
DINAMIKA LITOSFER LKPD 2 LUH PUTU GURITNO X.5
TENAGA EDOGEN Letusan Gunung Berapi Gempa Bumi Tenaga yang berasal dari dalam bumi dan memengaruhi perubahan di kerak bumi. PENGARUH PERUBAHAN LITOSFER TERHADAP KEHIDUPAN Make sure you know and understand the consequences before deciding to go backpacking. TENAGA EKSOGEN Sedimentasi Erosi Berasal dari luar bumi dan bertanggung jawab atas perubahan pada permukaan bumi. Pembentukan Gunung Pelapukan
GERAK TEKTONISME Tenaga dari dalam bumi yang mengakibatkan terjadinya perubahan letak (dislokasi) atau bentuk (deformasi) kulit bumi. A. Epirogenetik Gerak lapisan kerak bumi yang relatif lambat dalam waktu yang lama. Misalnya, tenggelamnya benua Gondwana menjadi Sesar Hindia B. Orogenetik Proses pembentukan pegunungan dengan luas areal yang relatif sempit dan dalam waktu relatif singkat. Misalnya, pembentukan pegunungan-pegunungan yang ada di bumi, seperti Pegunungan Andes dll.
C. AMATI GAMBAR BERIKUT 1.Graben Patahan yang mengalami pengangkatan sehingga menjadi lebih tinggi 2. Horst Patahan yang mengalami penurunan
C. AMATI GAMBAR BERIKUT 1. Epirogenetik Positif Gerak naiknya daratan sehingga kelihatannya permukaan air yang turun. Misalnya, naiknya Pulau Buton dan Pulau Timor. 2. Epirogenetik Negatif Gerak turunnya daratan sehingga kelihatannya permukaan air laut yang naik. Misalnya, turunnya pulau-pulau di Indonesia bagian timur (Kepulauan Maluku Barat Daya sampai ke Pulau Banda).
PROSES PENAMPAKAN GUNUNG API Write your explanation of the topic here. Make sure to express your ideas clearly and write it as detailed as needed 1. Botolit 2. Lakolit 3. Sill 4. Diatrema 5. Intrusi Korok 6. Apolisa 7. Pipa Kawah 8. Kawah Utama 9. Kerucut Parasit 10. Kawah Samping
Batuan yang meleleh dan masih tersimpan di kantong magma di dalam kerak Bumi. Lava yang mengalir di permukaan Bumi dan telah tercampur dengan air, lumur, dan batuan. Magma yang telah mencapai permukaan Bumi dan mengalir keluar dari gunung berapi. Material padat/ eflata, merupakan material letusan gunung api berwujud padat. Contohnya bom, lapilli, dan tuff. Magma Lahar Lava Eflata A. C. B. D. JELASKAN APA YANG DIMAKSUD
Material gas/ ekhsalasi, merupakan material gas yang dikeluarkan oleh gunung api seperti mofet, fumarol, dan solfatar. Fumarol yang mengeluarkan gas-gas oksida belerang Lubang pada kerak bumi yang mengeluarkan uap dan gas seperti karbon dioksida, belerang dioksida, asam klorida, dan hidrogen sulfida. Titik hembusan gas gunung api yang bersifat beracun, tidak berbau, tidak berwarna, dan tidak berasa. Ekshalasi Solfatar Fumarole Mofet E. G. F H JELASKAN APA YANG DIMAKSUD
TABEL TIPE LETUSAN GUNUNG API
Suhu di sekitar kawah naik. Sumber air tiba-tiba mengering. Sering terjadi gemuruh. Sering terjadi gempa kecil. Binatang liar mulai menuruni puncak gunung. Mengalirnya lahar panas. Adanya lahar dingin. Munculnya ekshalasi. Terjadinya gempa vulkanik. Terjadinya tanah longsor. Sebagai pembangkit tenaga panas bumi. Tanah menjadi subur Sumber daya yang melimpah Membentuk morfologi baru di muka bumi. TANDA-TANDA GUNUNG API AKAN MELETUS TANDA-TANDA GEJALA PASCA VULKANI DAMPAK POSITIF VULKANISME DALAM KEHIDUPAN SEHARI-HARI
Hiposentrum : Titik pusat terjadinya gempa yang terletak di lapisan bumi bagian dalam fokus : Jarak antara hiposentrum dan episentrum. Episentrum : Titik pusat gempa bumi yang terletak di permukaan bumi, tegak lurus dengan hiposentrum. Isoseista : Garis pada peta yang menghubungkan daerah-daerah yang mengalami intensitas getaran gempa yang sama besarnya. JELASKAN ISTILAH BERIKUT
JELASKAN ISTILAH BERIKUT Pleistosiesta : Garis pada peta yang menunjukkan daerah yang paling kuat menerima goncangan gempa dan terletak di sekitar episentrum. Homoseista : Garis pada peta yang menghubungkan daerah yang menerima getaran gempa yang pertama pada waktu yang bersamaan.
HITUNGLAH JARAK EPISENTUM Rumus Hukum Laska
JARAK EPISENTRUM KE DAERAH A [(s-p)-'1] 1.000 E =[(20.52'32"-20.51'20)-1']×1.000 =[1' 12"-1'] 1.000 =12" x 1.000 = 12.000 KM JAWABAN [(s-p)-'1] 1.000 =[(20.51' 56"-20.50' 47")-1']×1.000 =[1'09"-1']×1.000 = 9 × 1.000 = 9.000 KM JARAK EPISENTRUM KE DAERAH B
JARAK EPISENTRUM KE DAERAH C [(s-p)- '1] 1.000 =[(20. 52' 00" -20.51' 36")-1']×1.000 =[14" -1'] 1.000 =1/36×1.000 =0,027 × 1.000 = 27,7 KM JAWABAN
THANK YOU
Dinamika Litosfer LKPD 3
Pelapukan : Peristiwa hancurnya massa batuan, baik itu secara kimiawi, fisika ataupun biologi. A . B C Abrasi : Proses pengikisan pantai yang disebabkan oleh gelombang laut. Erosi : Peristiwa pengikisan permukaan bumi yang disebabkan oleh bergeraknya angin, gelombang air laut, air ataupun gletser. Ablasi : Erosi yang disebabkan oleh air sungai atau hujan. D E Sedimentasi : Proses pengendapan material hasil erosi di tempat tertentu. F Deflasi : Erosi yang disebabkan oleh angin. Jelaskan apa yang dimaksud dengan
Jelaskan apa yang dimaksud dengan Eksarasi : Pengikisan yang disebabkan oleh es yang mencair atau gerakan lapisan es. G H I Obxbowlake : Danau yang berbentuk seperti tapal kuda. Meander : Aliran sungai yang berkelok-kelok dan terbentuk pada wilayah hilir sungai akibat sedimentasi dan pengikisan. Delta : Daratan yang terletak di dekat pantai terbentuk karena pengendapan aau sedimentasi lumpur, tanah dan pasir dibawa oleh aliran sungai. J Tanggul Alam : Tanggul yang membatasi aliran sungai K
Struktur batuan Topografi Kondisi cuaca Kondisi Iklim Kondisi vegetasi. perbedaan suhu Pembekuan air dalam batuan. Berubahnya air garam menjadi kristal atau kristalisasi garam. Faktor-faktor yang mempengaruhi Pelapukan New York 4,496KM Sydney 12,073KM Manila 11,759KM Paris 9088KM
N ES W NE SW SE NW Proses Pembentukan Akibat Eksogen Pelapukan Kimiawi Abrasi oleh Gelombang Laut Erosi oleh Tenaga Angin Pelapukan Organis Erosi oleh Tenaga Air
Thank you!
Luh Putu Gurit n o X.5 LKPD 4 dinamika litosfer
FAKTOR- FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PEMBENTUKAN TANAH & FAKTORYANG MEMPENGARUHI PROSES Iklim : cuaca, suhu atau temperatur, kelembapan, dan curah hujan Organisme : Vegetasi, jasad renik atau mikroorganisme dan organisme yang hidup, baik tumbuhan, hewan, manusia Bahan Induk : Komposisi mineralogy, tekstur, dan stratifikasi lapisannya Topografi : Erosi, akumulasi tanah, dan pengaruh lereng terhadap vegetasi Waktu : Pelapukan, akumulasi bahan organik, perubahan mineral dengan kimia dan lapisan tanah
PROSES HORIZON Horizon O : Jenis horizon tanah yang terdiri atas berbagai material organik, seperti sisa dedaunan, bangkai hewan, maupun tumbuhan. Horizon A : Horizon tanah mineral yang terbentuk pada permukaan tanah. Horizon E : Berada di bawah permukaan tanah yang telah kehilangan kandungan mineralnya secara cukup besar. Horizon B : Terbentuknya horizon B berada di bawah horizon E, A, atau O yang telah mengalami perkembangan horizon. Horizon C : Lapisan bahan induk tanah. Horizon R : Memiliki lapisan batuan induk paling dasar yang terbentuk dari batuan yang sangat padat serta pejal. Pada area ini belum mengalami pelapukan pada batuan- batuannya.
TABEL JENIS-JENIS TANAH
A. Metode vegetatif. Metode pengawetan tanah dengan cara menanam vegetasi (tumbuhan) pada lahan yang dilestarikan. Misalnya penghijauan, reboisasi B. Metode mekanik Melalui teknik- teknik pengolahan tanah yang dapat memperlambat aliran permukaan (run off), menampung dan menyalurkan aliran permukaan dengan kekuatan tidak merusak. Misalnya pengolahan tanah menurut garis kontur. METODE PENGAWETAN TANAH UNTUK MENGATASI EROSI B. Metode Kimia Dilakukan dengan menggunakan bahan kimia untuk memperbaiki struktur tanah, yaitu meningkatkan kemantapan agregat (struktur tanah). Jenis bahan kimia, yaitu Bitumen dan Krilium.
THANK YOU