KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL BEA DAN CUKAI
DIREKTORAT TEKNIS KEPABEANAN
Standar Operasional Prosedur
Tata Cara Proses Penetapan MITA Kepabeanan oleh Direktur
Teknis Kepabeanan
Nomor SOP: Tanggal Penetapan: Tanggal Revisi: Revisi ke:
/TEK/
1. Deskripsi
a. Standar Operasional Prosedur (SOP) ini menjelaskan tentang tata cara proses
penetapan MITA Kepabeanan oleh Direktur Teknis Kepabeanan, yang dimulai
sejak Pelaksana pada Seksi Pengembangan Program Prioritas membuat konsep
naskah dinas permintaan data importir dan/atau eksportir beserta rincian
kegiatan kepabeanannya termasuk penjaluran dalam 6 (enam) bulan terakhir
sampai dengan Pelaksana pada Subbagian Tata Usaha mengadministrasikan
dan mendistribusikan keputusan penetapan MITA Kepabeanan.
b. Mitra Utama Kepabeanan (MITA Kepabeanan) adalah importir dan/atau
eksportir yang diberikan pelayanan khusus dibidang kepabeanan.
c. Unit Terkait adalah unit yang dimintakan data terkait proses penetapan
importir dan/atau eksportir sebagai MITA Kepabeanan. Unit Terkait tersebut
terdiri dari:
1) Unit internal Kantor Pusat DJBC; dan
2) Direktorat Jenderal Pajak.
d. Kriteria tertentu adalah kriteria yang ditetapkan/disetujui oleh Direktur
Teknis Kepabeanan dalam pemilihan calon MITA Kepabeanan pada proses
penetapan MITA Kepabeanan oleh Direktur Teknis Kepabeanan. Contoh
kriteria tertentu seperti: Importir produsen beresiko rendah dengan urutan
kontribusi bea masuk terbesar, Industri Kecil Menengah yang berkegiatan
ekspor dengan urutan devisa ekspor terbesar, dll.
e. Unit pelaksana SOP ini adalah Subdirektorat Registrasi Kepabeanan, Program
Prioritas dan Authorized Economic Operator, Direktorat Teknis Kepabeanan.
2. Dasar Hukum
a. Peraturan Menteri Keuangan nomor 211/PMK.04/2016 Perubahan Atas
229/PMK.04/2015 tentang Mitra Utama Kepabeanan;
b. Peraturan Direktur Jenderal Bea dan Cukai nomor PER-11/BC/2017 tentang
Petunjuk Pelaksanaan Mitra Utama Kepabeanan.
3. Ketertautan
SOP ini memiliki ketertautan dengan prosedur lain:
a. Prosedur Perubahan Data MITA Kepabeanan;
b. Prosedur Monitoring dan Evaluasi MITA Kepabeanan.
4. Pihak-Pihak yang Terlibat
a. Calon MITA Kepabeanan;
b. Direktur Teknis Kepabeanan;
c. Kepala Subdirektorat Registrasi Kepabeanan, Program Prioritas dan Authorized
Economic Operator;
1
d. Kepala Seksi Pengembangan Program Prioritas;
e. Pelaksana pada Seksi Pengembangan Program Prioritas;
f. Pelaksana pada Subbagian Tata Usaha;
g. Direktorat Informasi Kepabeanan dan Cukai; dan
h. Unit Terkait.
5. Persyaratan dan Perlengkapan
a. Persyaratan:
Untuk dapat ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan, importir dan/atau
eksportir harus memenuhi persyaratan sebagai berikut:
a) memiliki reputasi kepatuhan yang baik selama 6 (enam) bulan terakhir,
yang meliputi:
i. terdapat kegiatan impor dan/atau ekspor;
ii. tidak pernah melakukan kesalahan mencantumkan jumlah, jenis
barang, dan/atau nilai pabean, yang bersifat material atau signifikan
dalam pemberitahuan pabean;
iii. tidak pemah menyalahgunakan fasilitas di bidang kepabeanan dan/
atau cukai yang bersifat material atau signifikan;
iv. tidak terdapat rekomendasi berdasarkan hasil audit kepabeanan yang
menyatakan sistem pengendalian internal yang tidak baik dan/atau
tidak dapat dilakukan audit (unauditable); dan
v. tidak pernah meminjamkan modul kepabeanan kepada pihak lain.
b) tidak mempunyai tunggakan kewajiban kepabeanan, cukai, dan/atau
pajak dalam rangka impor yang sudah jatuh tempo;
c) tidak pernah melakukan pelanggaran pidana di bidang kepabeanan
dan/atau cukai;
d) mendapatkan penetapan jalur hijau selama 6 (enam) bulan terakhir
termasuk terkena jalur merah berdasarkan metode acak dalam hal
melakukan kegiatan impor;
e) mempunyai bidang usaha (nature of bussiness) yang jelas dan spesifik;
f) mendapatkan surat keterangan tidak memiliki tunggakan pajak dari
Direktorat Jenderal Pajak; dan
g) menyatakan kesediaan untuk ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan.
b. Perlengkapan:
Komputer dan jaringan internet.
6. Keluaran (Output)
Keputusan Direktur Jenderal Bea dan Cukai mengenai Penetapan Sebagai MITA
Kepabeanan.
7. Jangka Waktu Penyelesaian
Penerbitan Keputusan Penetapan MITA paling lambat 10 hari kerja sejak seluruh
data terkait pemenuhan persyaratan MITA Kepabeanan dan pendalaman profil
calon MITA Kepabeanan lengkap dan benar.
8. Perhatian
SOP ini bermanfaat bagi kinerja Subdirektorat Registrasi Kepabeanan, Program
Prioritas dan Authorized Economic Operator maupun bagi Direktorat Teknis
Kepabeanan dalam melaksanakan kegiatan pelayanan proses penetapan MITA
Kepabeanan oleh Direktur Teknis Kepabeanan. Dalam hal SOP ini tidak
terlaksana dengan baik, maka kegiatan pelayanan dapat menjadi terhambat.
2
9. Matriks RASCI
Tata Cara Proses Penetapan MITA Kepabeanan oleh Calon MITA Kepabeanan
Direktur Teknis Kepabeanan Direktur Teknis Kepabeanan
Kasubdit Registrasi Kepabeanan,
Program Prioritas dan Authorized
Economic Operator
Kasi Pengembangan Progam Prioritas
Pelaksana pada Seksi Pengembangan
Progam Prioritas
Pelaksana pada Subbagian TU
Direktorat Informasi Kepabeanan dan
Cukai
Unit terkait
Permintaan data importir dan/atau eksportir beserta R/A R R R S C
rincian kegiatan kepabeanan
R/A R R R
Pemilihan 100 (seratus) calon MITA Kepabeanan
berdasarkan kriteria tertentu R/A R R R S C
Permintaan data pemenuhan persyaratan MITA C RRR
Kepabeanan kepada unit terkait
I/S R/A R R R S
Penelitian data pemenuhan persyaratan MITA
Kepabeanan dan pendalaman profil calon MITA I R/A R R R S I I
Kepabeanan
Permintaan surat pernyataan kesediaan ditetapkan
sebagai MITA Kepabeanan
Penerbitan Keputusan Penetapan MITA Kepabeanan
10. Prosedur Kerja Satuan Peralatan Norma
Langkah Kerja Produk Waktu(*)
(dalam
menit)
a. Pelaksana pada Seksi P3 membuat
konsep naskah dinas permintaan data
importir dan/atau eksportir beserta
rincian kegiatan kepabeanannya Dokumen Semi 5
Otomasi
termasuk penjaluran dalam 6 (enam)
bulan terakhir kemudian
menyampaikan kepada Kepala Seksi
Pengembangan Program Prioritas.
b. Kepala Seksi Pengembangan Program Dokumen Semi 3
Prioritas menerima konsep naskah Otomasi
dinas permintaan data importir
dan/atau eksportir beserta rincian
kegiatan kepabeanannya termasuk
penjaluran dalam 6 (enam) bulan
terakhir, meneliti, memaraf, dan
menyampaikan kepada Kepala
Subdirektorat Registrasi Kepabeanan,
Program Prioritas dan Authorized
Economic Operator.
c. Kepala Subdirektorat Registrasi Semi
Otomasi
Kepabeanan, Program Prioritas dan Dokumen 2
Authorized Economic Operator
3
menerima konsep naskah dinas
permintaan data importir dan/atau
eksportir beserta rincian kegiatan
kepabeanannya termasuk penjaluran
dalam 6 (enam) bulan terakhir,
meneliti, memaraf, dan
menyampaikan kepada Direktur
Teknis Kepabeanan.
d. Direktur Teknis Kepabeanan
menerima, meneliti, dan
menandatangani konsep naskah
dinas permintaan data importir Dokumen Semi 1
Otomasi 5
dan/atau eksportir beserta rincian 10
Semi 5
kegiatan kepabeanannya termasuk Otomasi 3
penjaluran dalam 6 (enam) bulan Semi
Otomasi
terakhir.
Semi
e. Pelaksana pada Subbagian Tata Otomasi
Usaha mengadministrasikan dan
mendistribusikan naskah dinas Semi
permintaan data importir dan/atau Frekuensi Otomasi
eksportir beserta rincian kegiatan
kepabeanannya termasuk penjaluran
dalam 6 (enam) bulan terakhir.
f. Pelaksana pada Seksi Pengembangan
Program Prioritas menerima data dari
Direktorat IKC, melakukan pemilihan
100 (seratus) calon MITA Kepabeanan Berkas
melalui penelitian berdasarkan
kriteria tertentu yang
ditetapkan/disetujui Direktur Teknis
Kepabeanan.
g. Pelaksana pada Seksi P3 membuat Dokumen
konsep naskah dinas permintaan data
pemenuhan persyaratan MITA
Kepabeanan terhadap 100 (seratus)
calon MITA Kepabeanan yang telah
dipilih. kemudian menyampaikan
kepada Kepala Seksi Pengembangan
Program Prioritas.
h. Kepala Seksi Pengembangan Program
Prioritas menerima konsep naskah
dinas permintaan data pemenuhan
persyaratan MITA Kepabeanan Dokumen
terhadap 100 (seratus) calon MITA
Kepabeanan yang telah dipilih,
meneliti, memaraf, dan
menyampaikan kepada Kepala
4
Subdirektorat Registrasi Kepabeanan,
Program Prioritas dan Authorized
Economic Operator.
i. Kepala Subdirektorat Registrasi
Kepabeanan, Program Prioritas dan
Authorized Economic Operator
menerima konsep naskah dinas
permintaan data pemenuhan Semi
Otomasi
persyaratan MITA Kepabeanan Dokumen 2
Semi
terhadap 100 (seratus) calon MITA Otomasi 1
5
Kepabeanan yang telah dipilih, Semi 10
Otomasi 5
meneliti, memaraf, dan 5
Semi
menyampaikan kepada Direktur Otomasi
Teknis Kepabeanan. Semi
Otomasi
j. Direktur Teknis Kepabeanan
Semi
menerima, meneliti, dan
menandatangani konsep naskah
dinas permintaan data pemenuhan Dokumen
persyaratan MITA Kepabeanan
terhadap 100 (seratus) calon MITA
Kepabeanan yang telah dipilih.
k. Pelaksana pada Subbagian Tata
Usaha mengadministrasikan dan
mendistribusikan naskah dinas
permintaan data pemenuhan Frekuensi
persyaratan MITA Kepabeanan
terhadap 100 (seratus) calon MITA
Kepabeanan yang telah dipilih kepada
Unit Terkait.
l. Pelaksana pada Seksi Pengembangan Berkas
Program Prioritas menerima data dari
Unit Terkait, melakukan penelitian
data dan pendalaman profil calon
MITA Kepabeanan:
1) Dalam hal hasil penelitian data dan
pendalaman profil disimpulkan
bahwa Perusahaan yang
direkomendasikan telah memenuhi
kriteria persyaratan, Pelaksana
pada Seksi Pengembangan Program Dokumen
Prioritas membuat konsep naskah
dinas permintaan pernyataan
kesediaan ditetapkan sebagai MITA
Kepabeanan kepada calon MITA
Kepabeanan yang bersangkutan.
2) Dalam hal hasil data dan Dokumen
5
pendalaman profil disimpulkan Otomasi
bahwa Perusahaan yang
direkomendasikan tidak memenuhi
kriteria persyaratan, maka calon
MITA Kepabeanan yang
bersangkutan tidak ditetapkan
sebagai MITA Kepabeanan.
m. Kepala Seksi Pengembangan Program
Prioritas menerima konsep naskah
dinas permintaan pernyataan
kesediaan ditetapkan sebagai MITA Semi
Otomasi
Kepabeanan, meneliti, memaraf, dan Dokumen 3
menyampaikan kepada Kepala 2
1
Subdirektorat Registrasi Kepabeanan, 5
Program Prioritas dan Authorized
Economic Operator.
n. Kepala Subdirektorat Registrasi
Kepabeanan, Program Prioritas dan
Authorized Economic Operator
menerima konsep naskah dinas Semi
Otomasi
permintaan pernyataan kesediaan Dokumen
ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan,
meneliti, memaraf, dan
menyampaikan kepada Direktur
Teknis Kepabeanan.
o. Direktur Teknis Kepabeanan
menerima, meneliti, dan
menandatangani konsep naskah Dokumen Semi
Otomasi
dinas permintaan pernyataan
kesediaan ditetapkan sebagai MITA
Kepabeanan.
p. Pelaksana pada Subbagian Tata Semi
Usaha mengadministrasikan dan Otomasi
mendistribusikan naskah dinas Frekuensi
permintaan pernyataan kesediaan
ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan.
q. Dalam hal calon MITA Kepabeanan
tidak bersedia ditetapkan sebagai
MITA Kepabeanan atau tidak
menyampaikan surat pernyataan
kesediaan ditetapkan sebagai MITA
Kepabeanan dalam jangka waktu yang
telah ditentukan maka tidak
ditetapkan sebagai MITA Kepabeanan.
r. Dalam hal calon MITA Kepabeanan
menyampaikan surat pernyataan
6
kesediaan ditetapkan sebagai MITA
Kepabeanan
1) Pelaksana pada Seksi
Pengembangan Program Prioritas
membuat konsep Keputusan Dokumen Manual 5
Direktur Jenderal mengenai
penetapan sebagai MITA
kepabeanan.
2) Kepala Seksi Pengembangan
Program Prioritas menerima
konsep Keputusan Direktur
Jenderal mengenai penetapan
sebagai MITA kepabeanan, Dokumen Manual 3
meneliti, memaraf, dan
menyampaikan kepada Kepala
Subdirektorat Registrasi
Kepabeanan, Program Prioritas dan
Authorized Economic Operator.
3) Kepala Subdirektorat Registrasi
Kepabeanan, Program Prioritas dan
Authorized Economic Operator
menerima konsep Keputusan
Direktur Jenderal mengenai Dokumen Manual 2
penetapan sebagai MITA
kepabeanan, meneliti, memaraf,
dan menyampaikan kepada
Direktur Teknis Kepabeanan.
4) Direktur Teknis Kepabeanan
menerima, meneliti, dan
menandatangani konsep Dokumen Manual 1
Keputusan Direktur Jenderal
mengenai penetapan sebagai MITA
kepabeanan.
5) Pelaksana pada Subbagian Tata
Usaha mengadministrasikan dan
mendistribusikan Keputusan Frekuensi Manual 5
Direktur Jenderal mengenai
penetapan sebagai MITA
kepabeanan.
(*) - Norma waktu yang tercantum dalam SOP ini merupakan norma waktu efektif.
7
11. Bagan Alir (Flowchart)
DIEKTUR TEKNIS MENERIMA. Y NASKAH MENERIMA. Y NASKAH
KEPABEANAN MENELITI DAN N DINAS MENELITI DAN N DINAS
MENA NDATA- MENANDATA-
PERMINTA- PERMINTA-
NGA NI AN DATA NGA NI AN DATA
Y KEGI ATA N Y PEMENUHA
N IMPORTIR N N
DAN/ATAU
EKSPORTIR PERSYARAT
AN MITA
MELAKUKAN PEMILIHAN
KEPALA MENERIMA. 100 CALON MITA MENERIMA.
SUBDIREKTORAT MENELITI DAN MENELITI DAN
KEPABEANAN MELALUI
REGISTRASI MEMA RA F PENELITIAN MEMA RA F
KEPABEANAN,
PROGRAM PRIORITAS Y BERDASARKAN KRITERIA Y
DAN AUTHORIZED N TERTENTU N
ECONOMIC OPERATOR
DIREKTORAT TEKNIS KEPABEANAN KEPALA SEKSI MENERIMA. MENERIMA.
PENGEMBANGAN MENELITI DAN MENELITI DAN
PROGRAM PRIORITAS
MEMARAF MEMA RA F
PELAKSANA PADA SEKSI PENGEMBANGAN MEMBUAT KONSEP MEMBUAT KONSEP MELAKUKAN
PROGRAM PRIORITAS NASKAH DINAS NASKAH DINAS PENELITIAN
PERMINTAAN DATA PERMINTAAN DATA DATA DAN
KEGIATA N PEMENUHAN PENDALA MA N
PROFIL CALON
IMPORTIR DAN/ PERSYARATAN MITA
ATAU EKSPORTIR MITA
MULAI KEPABEANAN
MENERIMA
DATA
PELAKSANA PADA MENGADMINIS- MENGADMINIS-
SUBAGIAN TATA USAHA TRASIKAN DAN TRASIKAN DAN
MENDISTRIBU- MENDISTRIBU-
SIKAN SIKA N
UNIT TERKAIT MENYAMPAIKA N
DATA
PEMENUHAN
PERSYARATAN
MITA
DIREKTORAT IKC MENYAMPAI KA N
DATA KEGIATAN
IMPORTIR DAN/
ATAU
EKSPORTIR
CALON MITA
KEPABEANAN
8
MENERIMA, Y N ASK AH NY KEPDIRJEN
MENELITI, DAN N DI NAS MENERIMA, PENETA PA N
MENANDATA- PERM INTAAN MENELITI, DAN MITA
NGA NI PERNYATA AN MENA NDATA-
NGA NI
Y KES ED IAA N Y
N SEBAG AI M ITA N
KEPA BEA NA N
MENERIMA, MENERIMA,
MENELITI, DAN MENELITI, DAN
MEMA RA F MEMARAF
Y Y
N
N
MENERIMA,
MENELITI, DAN MENERIMA,
MENELITI, DAN
MEMA RA F
MEMA RA F
MEMBUAT
MEMENUHI KONSEP SURAT MEMBUAT
KRITERIA PERNYATAAN KESEDIAAN KONSEP
NASKAH DINAS
PERMINTAAN DISAMPAI KA N KEPUTUSAN
PERNYATAAN DIREKTUR
KESEDIAAN JENDERAL
TIDAK BERSEDIA / SURAT TIDAK
PERNYATAAN DITETAPKAN
KESEDIA AN
TIDAK 1
MEMENUHI MENGADMINIST TIDAK DISAMPAIKAN
RASIKAN DAN DALAM WAKTU
KRITERIA MENDISTRIBU-
SIKAN YG DITENTUKAN
1
MENGADMINIS- SELESAI
TRASIKAN DAN
MENDISTRIBU-
SI KA N
MENERIMA
Disahkan Oleh:
Sekretaris Direktorat Jenderal,
Ayu Sukorini
NIP 19670622 199202 2 001
8