Mini Modul MODUL 1
IPS
PERTUMBUHAN DAN KUALITAS PENDUDUK
Di Gunakan Untuk :
PROSES BELAJAR MENGAJAR DI SMP/ MTSN
KELAS VII
Di susun Oleh :
Anggun Dwi Monasti, S.Pd
SMP N 43 Padang
TAHUN 2019
Puji syukur kami ucapkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan hidayah,
inayah dan kesehatan sehingga saya dapat menyelesaikan materi ajar yang berjudul
“Pertumbuhan dan kualitas penduduk“,
Penulisan materi ajar ini terselesaikan karena bantuan dan berbagai pihak, untuk itu saya
menyampaikan terimakasih kepada ketua KKG dan keluarga yang memberikan materi sekaligus
mengarahkan pembuatan materi ajar. Ucapan terimakasih , tidak lupa ucapkan terimakasih juga
saya sampaikan untuk rekan – rekan guru di SMP N 43 Padang yang memberikan dukungan
semangat sehinga tersusun materi ajar ini.
Penulis materi ajar ini di harapkan dapat memberikan sumbangan baik dalam proses
pembelajaran peserta didik kelas VII jenjang SMP / MTS. Adapun manfaat dari penyusunan
materi ajar ini adalah sebagai salah satu penunjang materi pokok pembelajaran bagi guru
khususnya dan peserta didik pada umumnya
Padang , Juli 2019
Penulis
1
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL
KATA PENGANTAR .......................................................................................... i
DAFTAR ISI ........................................................................................................ii
DAFTAR GAMBAR .......................................................................................... iii
A. PENDAHULUAN ............................................................................ 4
1. Deskripsi singkat ......................................................................... 4
2. Relevasi ....................................................................................... 4
3. Petunjuk pengunaan Modul ......................................................... 5
4. Petunjuk Bagi Fasilitator ............................................................. 5
B. PEMETAAN KOMPETENSI ............................................................ 7
1. KI dan KD ................................................................................... 7
2. Indikator .................................................................................... 7
3. Tujuan Pembelajaran ................................................................... 7
4. Peta Konsep ................................................................................ 8
5. Kajian Masalah ............................................................................ 9
C. URAIAN MATERI .......................................................................... 10
1. Pertumbuhan Penduduk .............................................................. 10
2. Pertumbuhan penduduk Alami ................................................... 10
3. Pertumbuhan Penduduk Non Alami .......................................... 14
4. Lember kerja siswa ..................................................................... 17
D. RANGKUMAN ................................................................................ 18
E. UJI KOMPETENSI .......................................................................... 19
F. DAFTAR PUSTAKA ....................................................................... 22
G. KUNCI JAWABAN ......................................................................... 23
2
DAFTAR GAMBAR
Gambar 1.1 : Gambar Pertumbuhan Penduduk ......................................................9
Gambar 1.2 : Pertumbuhan Penduduk ...................................................................11
Gambar 1.3 : Transmigrasi ...................................................................................11
Gambar 1.4 : pertumbuhan Penduduk .................................................................11
3
A. PENDAHULUAN
1. Deskripsi Singkat
Pertumbuhan dan kualitas penduduk Dalam Lingkup Indonesia dalam Aspek
Ekonomi dan sosial terhadap kehidupan merupakan salah satu kompetensi dasar yang
terdapat dalam pembelajaran peserta didk tingkat SMP / MTs. Mata pelajaran Ilmu
Pengetahuan Sosial. Akan tetapi, tidak semua peserta didik tertarik terhadap materi
Interaksi Antar Wilayah Dalam Lingkup Indonesia di Indonesia dalam Aspek
Ekonomi dan sosial, Sebagai contoh, peserta didik di SMP 43 Padang, cenderung
kurang mempunyai respon yang positif terhadap pembelajaran IPS khususnya materi
Interaksi Antarruang Dalam Lingkup Indonesiadalam Aspek Ekonomi dan sosial ,
Sebagai peserta didik beralasan malas dalam membaca materi yang begitu banyak.
Berdasarkan permasalahan tersebut, maka disusunlah materi ajar ini yang
bertujuan untuk membekali peserta didik dalam menigkatkan minat peserta didik
dalam mempelajari Materi Pertumbuhan dan kualitas penduduk dalam Aspek
Ekonomi dan sosial
2. Relevansi
Materi ajar ini memiliki relevansi antara modul 5 ( Konsep Ruang [Lokasi, Iklim,
Bentuk Muka Bumi, Geologi , Flora, dan Fauna ] dan interaksi antar ruang di
Indonesia serta pengaruhnya terhadap kehidupan manusia berikut aplikasinya dalam
pembelajaran IPS. ) Kb 2, yaitu Kondisi geologis dan pengaruh terhadap kehidupan
dengan KD 3.1 Memahamipengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata. Pada jenjang SMP / MTs.
.
4
3. PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
a. Bahan ajar ini dirancang sebagai sumber belajar mandiri yang dapat
digunakan oleh siswa dan siswi SMP / MTs. Kelas VII Semester Ganjil pada
materi “Pertumbuhan dan kualitas penduduk dalam Aspek Ekonomi dan sosial
“, . agar siswa dapat menggunakan bahan ajar ini, silahkan baca terlebih dahulu
petunjuk pemakainya sebagai berikut :
1) Perhatikan peta konsep dan daftar isi untuk mengetahui gambaran isi
bahan ajar secara umum
2) Modul ini berisi materi “Pertumbuhan dan kualitas penduduk Indonesia
dalam Aspek Ekonomi dan sosial “,
3) Catatlah kesulitan yang anda alami ketika belajar menggunakan bahan
ajar ini, kemudian berikan pertanyaan kepada guru IPS Anda!
b. Petunjuk bagi Fasilitator:
Dalam setiap kegiatan belajar fasilitator berperan untuk:
1) Membantu peserta didik dalam merencanakan proses belajar
mengajar.
2) Membimbing peserta didik dalam memahami konsep dan
menjawab pertanyaan.
3) Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok jika diperlukan.
Selamat belajar.
5
Modul
PERTUMBUHAN DAN KUALITAS PENDUDUK
PEMETAAN KOMPETENSI
A. Kompetensi Inti ( KI )
KI.1 (Spiritual)
Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
KI.2 (Sosial)
Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong
royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
KI.3 (Pengetahuan)
Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa
ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait
fenomena dan kejadian tampak mata.
KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan,
mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis,
membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang
dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.
6
B. Kompetensi Dasar ( KD ) dan Indikator Pencapaian Kopetensi ( IPK )
KOMPETENSI DASAR INDIKATOR ( IPK )
3.1 Memahami konsep ruang (lokasi, 3.1.1. Menganalisis Pertumbuhan dan
distribusi, potensi, iklim, bentuk muka kualitas penduduk dan pengaruhnya
bumi, geologis, flora, dan fauna) dan terhadap kehidupan ekonomi.
interaksi antarruang di Indonesia serta 3.1.2. Menganalisis Pertumbuhan dan
pengaruhnya terhadap kehidupan kualitas penduduk dan pengaruhnya
manusia dalam aspek ekonomi, sosial, terhadap kehidupan sosial
budaya, dan pendidikan.
4.1 Menjelaskan konsep ruang (lokasi, 4.1.1 Mempresentasikan hasil analisis
distribusi, potensi, iklim, bentuk muka Pertumbuhan dan kualitas penduduk
bumi, geologis, flora dan fauna) dan dalam aspek ekonomi, sosial, yang
interaksi antarruang di Indonesia serta tinggal di sekitar lingkungan sekolah
pengaruhnya terhadap kehidupan peserta didik dengan googlemeet.
manusia Indonesia dalam aspek
ekonomi, sosial, budaya, dan
pendidikan.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
Melalui kegiatan diskusi yang kolaboratif , partisipatif peserta didik mampu :
1. Menganalisis Pertumbuhan dan kualitas penduduk dan pengaruhnya terhadap
kehidupan ekonomi dengan tepat
2. Menganalisis Pertumbuhan dan kualitas penduduk dan pengaruhnya terhadap
kehidupan sosial dengan tepat
3. Mempresentasikan hasil analisis Pertumbuhan dan kualitas penduduk terhadap
kehidupan manusia dalam aspek ekonomi, sosial, yang tinggal di sekitar lingkungan
sekolah peserta didik dengan googlemeet.
7
Peta konsep
pertumbuhan penduduk alami
Pertumbuhan dan kualitas
penduduk
fungsi dan manfaat pertumbuhan penduduk non
alami
8
Sumber : Sumber : https://www.google.com/search?q=ipertumbuhan penduduk
Gambar 1. 1 : Pertumbuhan Penduduk
Perhatikan Gambar 1.1 diatas coba amati kondisi Pertumbuhan Penduduk. Mengapa terjadi
pertumbuhan penduduk? Pertumbuhan penduduk terjadi disebabkan oleh pertambahan atau
pengurangan jumlah penduduk akibat adanya kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan
perpindahan penduduk (migrasi). Kelahiran dan kematian merupakan faktor pertumbuhan alami,
adapun perpindahan penduduk merupakan faktor pertumbuhan non alami.
SAJIAN MASALAH
Dalam materi pembelajaran Pertumbuhan dan kualitas penduduk dalam lingkup
Indonesia Permasalahan yang muncul adalah sebagai berikut :
1. Kesenjangan sosial !
2. Pengangguran !
3. Bembukaan lahan baru…!
4. Kemiskinan !
9
B. URAIAN MATERI
Gambar 1.2 Pertumbuhan Penduduk
Sumber : Sumber : https://www.google.com/search?q=ipertumbuhan penduduk
Sebagai manusia, kita pasti menginginkan kehidupan yang berkualitas. Secara sederhana,
kehidupan ini sering diterjemahkan sebagai kehidupan yang bahagia dan sejahtera. Bahagia
artinya suatu keadaan pikiran atau perasaan yang ditandai dengan kesenangan, cinta, kepuasan,
kenikmatan, atau kegembiraan. Sedangkan sejahtera artinya kehidupan yang makmur tidak
kekurangan suatu apa dalam konteks tercukupi semua kebutuhannya secara fisik materiil..
Kita semua telah memahami bahwa kualitas hidup manusia pada umumnya diukur melalui 3
kriteria: Pertama, terpenuhinya kebutuhan dasar untuk kelangsungan sebagai mahluk hidup
hayati, Kedua, terpenuhinya kebutuhan dasar untuk kelangsungan hidup manusiawi, dan Ketiga,
terpenuhinya kebutuhan dasar untuk memilih. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa
kehidupan manusia itu dianggap berkualitas apabila kebutuhan pangan, sandang dan pangan
dapat terpenuhi, kebutuhan kesehatan, pendidikan juga terpenuhi, hingga kebutuhan rekreasi dan
aktualisasi juga terpenuhi.
Terdapat banyak faktor yang dapat menentukan kualitas hidup manusia, salah satunya adalah
10
jumlah penduduk. Jumlah penduduk yang besar tentu akan membutuhkan kecukupan pangan,
sandang, dan papan yang lebih besar dibandingkan dengan jumlah penduduk yang sedikit.
Demikian juga kebutuhan sarana prasarana pendidikan, kesehatan, rekreasi dan sebagainya.
Dalam konteks ini, tidak akan ada masalah bila dukungan lingkungan dan sumber daya alam
memadai. Tetapi apabila jumlah penduduk terus bertambah dan sumber daya alam tidak lagi
mampu mendukung kehidupannya, maka akan menjadi masalah yang serius bagi penduduk yang
bersangkutan. Karena bisa jadi akan terjadi bencana kelaparan atau kekurangan sandang, papan
dan lainnya yang menyebabkan kualitas kehidupan penduduk tersebut terus menurun.
Bila kita berbicara tentang penduduk. dan kualitas hidupnya, tentu tidak akan menarik bila kita
tidak berbicara dalam kondiri riil atau senyatanya. Dan itu akan sangat tepat apabila kita
berbicara tentang kondisi dunia dan di negara kita.
A. Pertumbuhan Penduduk
Mengapa terjadi pertumbuhan penduduk? Pertumbuhan penduduk terjadi disebabkan oleh
pertambahan atau pengurangan jumlah penduduk akibat adanya kelahiran (natalitas),
kematian (mortalitas), dan perpindahan penduduk (migrasi). Kelahiran dan kematian
merupakan faktor pertumbuhan alami, adapun perpindahan penduduk merupakan faktor
pertumbuhan non alami.
1. Pertumbuhan Penduduk Alami
Pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari hasil selisih tingkat kelahiran dengan
kematian dalam satu tahun disebut pertumbuhan penduduk alami. Pertumbuhannya
dinyatakan dalam perseribu. Kejadian paling sederhana dapat kita lakukan dengan
melakukan pengamatan penduduk di lingkungan kita. Dalam satu tahun, berapa kali
terjadi kelahiran, dan berapa kali terjadi kematian? Misalkan, pada saat ini jumlah
penduduk di kampungmu 1000 orang, maka dengan menghitung selisih jumlah
kelahiran dan kematian maka kita akan menemukan angka pertumbuhan penduduk di
kampungmu. Contoh, jumlah bayi yang lahir 40, penduduk yang meninggal dunia 20,
maka dengan menggunakan rumus di bawah ini pertumbuhan penduduk di kampung
adalah 40-20 perseribu, atau 20 perseribu atau 2%.
11
Adapun perhitungannya dapat digunakan rumus:
P=L–M
P = Pertumbuhan penduduk
L = Lahir
M = Mati
2. Pertumbuhan Penduduk Non Alami
Pertumbuhan penduduk non alami diperoleh dari selisih penduduk yang melakukan
imigrasi (migrasi masuk) dengan emigrasi (migrasi keluar). Pertumbuhan penduduk
non alami disebut juga dengan pertumbuhan penduduk karena migrasi. Perhitungan
penduduk non alami dapat digunakan rumus sebagai berikut:
P=I–E
P = Pertumbuhan penduduk
I = Imigrasi
E = Emigrasi
3. Pertumbuhan penduduk Total
Jamur menyerap zat organik dari lingkungannya atau bersifat heterotrof, penguraian
zat organik dilakukan diluar tubuh jamur. Berdasarkan cara memperoleh
makanannya, jamur dapat bersifat parasit obligat, parasit fakultatif, saprofit atau
simbiosis mutualisme dengan organisme lain. Pertumbuhan total adalah pertumbuhan
penduduk yang dihitung dari selisih jumlah kelahiran dengan kematian ditambah
dengan selisih dari pertumbuhan non alami. Perhitungan penduduk total dapat
menggunakan rumus sebagai berikut:
P = (L – M ) + (I – E)
P = jumlah pertumbuhan penduduk dalam satu tahun
L = jumlah kelahiran dalam satu tahun
M= jumlah kematian dalam satu tahun
I = Imigrasi
E = Emigrasi
12
Laju pertumbuhan penduduk total di Indonesia tidak terlalu banyak berbeda dengan laju
pertumbuhan penduduk alami, karena migrasi (baik imigrasi maupun emigrasi)
jumlahnya tidak begitu banyak sehingga pengaruhnya sangat kecil dan dapat diabaikan.
Pertumbuhan penduduk biasanya dinyatakan dengan angka persen (%) dan biasanya
diperhitungkan untuk jangka waktu per setiap tahun.
Gambar 1.3 Transmigrasi
Sumber : www. Transmigrasi.com
Dalam istilah kependudukan, terdapat istilah pertumbuhan penduduk dan pertambahan
penduduk. Pertumbuhan penduduk dinyatakan dalam persen (%) dan untuk pertambahan
penduduk besarannya dinyatakan dengan angka tertentu. Contoh: penduduk Indonesia
bertambah menjadi 250 juta jiwa pada tahun 2014 dengan pertumbuhan penduduk 1,49
persen per tahun.
Kelahiran dan kematian merupakan faktor utama pertumbuhan penduduk yang
dipengaruhi oleh kondisi kesehatan, kualitas lingkungan hidup, dan pendidikan.
Kesehatan masyarakat sangat dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan kesadaran tentang
kesehatan melalui proses pendidikan. Lingkungan yang kurang terawat, limbah pabrik
yang sudah di atas ambang batas wajar, permukiman yang kumuh, selokan yang tidak
terawat dan sebagainya merupakan penyebab datangnya berbagai penyakit. Hal tersebut
dapat berdampak pada angka kematian suatu daerah yang dapat menyebabkan angka
kematian menjadi tinggi.
13
Gambar 1.4 pertumbuhan penduduk
Negara Indonesia memiliki jumlah penduduk yang setiap tahun bertambah. Hal tersebut
mendorong agar negara Indonesia terus giat meningkatkan kualitas penduduk demi
keperlun pembangunan. Pendidikan merupakan cara yang cocok dan paling strategis
untuk meningkatkan kualitas penduduk Indonesia.
Jumlah penduduk Indonesia tahun 2010 tercatat 237,6 juta jiwa dengan laju pertumbuhan
1,49 %. Jika laju pertumbuhan penduduk tetap pada angka 1,49 %, maka pada 2045
jumlah penduduk Indonesia diperkirakan akan mencapai 450 juta jiwa. Pertumbuhan
penduduk yang terjadi pada tahun tersebut jauh lebih tinggi dibanding pertumbuhan ideal
untuk Indonesia yakni sebesar 0,5%.
China masih menguasai dunia dengan jumlah populasi terbanyak saat ini. China
menempati posisi pertama dengan jumlah populasi yang mencapai 1,355 miliar.
India berada di posisi kedua dengan memiliki jumlah penduduk mencapai 1,236 miliar.
AS masih berada di posisi ketiga dengan jumlah penduduknya yang mencapai 318.892
juta. Indonesia berada di peringkat keempat dengan jumlah penduduk mencapai 253,60
14
juta jiwa dan disusul Brasil yang mencapai jumlah penduduk sebesar 202,65 juta jiwa
(Population Reference Burea. World Population Data Sheet 2014)
India berada diposisi kedua dengan memiliki jumlah penduduk mencapai 1,236 miliar.
AS masih berada di posisi ketiga dari peringkat negara dengan jumlah penduduk
terbanyak. AS jumlah penduduknya mencapai 318.892 juta. Indonesia berada di
peringkat keempat dengan jumlah penduduk mencapai 253,60 juta jiwa dan disusul Brasil
yang mencapai jumlah penduduk sebesar 202,65 juta jiwa (Population Reference Burea.
World Population Data Sheet 2014)
Menurut Prof. Dr. Fasli Jalal, saat ini dunia sedang gelisah. Karena penduduk di bumi ini sudah
mencapai 7,2 milyar jiwa dan akan terus bertambah. Diperkirakan akan menembus angka 9
milyar pada tahun 2050. Ini akan menjadi permasalahan serius, bukan masalah akan terjadi
ledakan pertumbuhan penduduk saja, tetapi juga akan berdampak pada kualitas pendidikan,
kesehatan dan gizi, kebutuhan akan pangan dan sebagainya.
Sementara negara kita merupakan negara yang besar dalam hal jumlah penduduk. Berdasarkan
hasil Sensus Penduduk Tahun 2010, jumlah penduduk negara kita telah mencapai 237,6 juta
jiwa. Jumlah ini tidak main-main, karena merupakan jumlah keempat terbesar di dunia setelah
RRC, India dan Amerika Serikat. Yang mengkhawatirkan, selain jumlah penduduk yang besar,
laju pertumbuhan penduduk di Indonesia termasuk kategori tinggi karena mencapai 1,49% per
tahun. Artinya, jumlah penduduk negara kita setiap tahunnya akan bertambah sekitar 3 - 4 juta
jiwa. Hampir sama dengan jumlah penduduk DIY atau Negara Singapura. Karena laju
pertumbuhan penduduk yang tinggi ini, Dr. Sugiri Syarief, MPA memperkirakan jumlah
penduduk Indonesia pada tahun 2045 menjadi sekitar 450 juta jiwa, hal ini berarti satu dari 20
penduduk dunia adalah orang Indonesia. Sungguh fantastis sekaligus mengerikan.
Akibat dari jumlah penduduk yang besar ini, akan sangat sulit bagi negara kita untuk
mengangkat kualitas hidupnya karena biaya yang dibutuhkan sangatlah besar. Bukan itu saja,
dukungan lingkungan dan sumber daya alam juga sangat besar. Yang menjadi masalah adalah
15
bahwa jumlah penduduk yang besar itu belum diikuti oleh kualitasnya yang baik. Misalnya
dilihat dari sisi pendidikannya masih banyak yang berpendidikan SD atau tidak sekolah
dibandingkan yang lulus perguruan tinggi. Ini tentu akan mempengaruhi kemampuan penduduk
dalam mengelola lahan pertanian, mengembangkan teknologi dan industri yang mampu
mengangkat taraf hidupnya. Maka tidak mengherankan apabila di negara kita jumlah penduduk
yang besar mendorong timbulnya berbagai seperti masalah pengangguran, masalah sosial dan
juga masalah lingkungan hidup. Terjadi masalah pengangguran, karena penduduk yang berada
dalam usia angkatan kerja sangat besar sementara lapangan kerja yang tersedia sangat sedikit.
Sementara pengangguran jelas akan membawa dampak sosial yang sangat luas, karena di
lingkungan orang yang banyak menganggur pasti akan rawan terhadap kejahatan, kenakalan
remaja, pergaulan bebas, penyalahgunaan napza dan perilaku negatif lainnya yang menyebabkan
kehidupan jauh dari bahagia dan sejahtera. Berbagai penyakit pun akan timbul yang
menyebabkan mereka akan hidup menderita.
Penduduk yang besar akan mempengaruhi kualitas lingkungan hidupnya. Bukan saja karena
setiap penduduk akan menghasilkan sampah yang dapat mencemari lingkungan, tetapi juga akan
terjadi perusakan lingkungan oleh penduduk itu sendiri karena desakan kebutuhan hidup yang
tidak tertahankan. Karena kebutuhan makan sehari-hari yang harus dipenuhi sementara sumber
penghasilan tidak ada, bukan tidak mungkin mereka akan merusak hutan atau sumber daya
lainnya yang mestinya harus dilestarikan keberadaannya.
Melihat betapa besar dampak jumlah penduduk terhadap kualitas hidup manusia, maka penulis
memiliki beberapa solusi pemecahan sebagai berikut:
1. solusi yang bersifat preventif adalah harus diupayakan agar jumlah penduduk yang besar
tidak bertambah besar tanpa kendali. Dengan demikian program KB dengan slogan "Dua
Anak Cukup" harus tetap digalakkan dengan sasaran pada Pasangan Usia Subur (PUS).
Penggunaan alat kontrasepsi modern harus di tingkatkan minimal mencapai 65% dari
jumlah PUS sehingga cukup efektif untuk menekan laju pertumbuhan penduduk. Selain
itu, program Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) melalui Pusat Informasi dan
Konseling Remaja (PIK Remaja) juga harus dimantapkan sehingga tidak ada lagi
pernikahan dini, kehamilan remaja atau pacaran tidak sehat. Program Generasi Berencana
16
(GenRe) yang telah dikembangkan oleh BKKBN dalam rangka menekan laju
pertumbuhan penduduk sekaligus meningkatkan kualitasnya harus dijadikan gerakan
masyarakat sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.
2. solusi yang bersifat kuratif adalah harus diupayakan upaya pemberdayaan ekonomi dan
pembinaan ketahanan keluarga bagi keluarga miskin dan atau penganggur. Ini penting
dalam rangka menekan angka kriminalitas, ketidakharmonisan keluarga serta
ketidakberdayaan keluarga dari sisi ekonomi yang bisa jadi menyebabkan kasus
Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Upaya pemberdayaan ekonomi yang
dilakukan oleh BKKBN melalui kelompok Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga
Sejahtera (UPPKS) dan upaya pembinaan keluarga melalui kelompok Bina Keluarga
Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR) dan Bina Keluarga Lansia (BKL) harus
dipertahankan dan dikembangkan sehingga manfaatnya benar-benar dapat dirasakan oleh
masyarakat.
17
B. Kualitas Penduduk
Kualitas penduduk atau indeks pembangunan manusia adalah suatu
pengukuran atau perbandingan mengenai pembangunan manusia dalam
memperoleh pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Kualitas
penduduk pertama kali dicetuskan oleh United Nations Development
Programme (UNDP) pada tahun 1990. Kualitas penduduk sangat
berpengaruh terhadap kemajuan suatu negara, hal ini berkaitan dengan
kemampuan penduduk dalam mengelola sumber daya alam atau sumber
daya manusianya untuk kepentingan dan kesejahteraan bersama.
Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Penduduk
a. Tingkat pendidikan
Pendidikan memegang peran penting dalam menentukan kemajuan suatu
bangsa. Kualitas pendidikan yang baik akan menghasilkan siswa-siswa
dengan berbagai kemampuan yang akan melahirkan adanya
perkembangan ilmu pengetahuan maupun teknologi. Semakin tinggi
tingkat pendidikan penduduk di suatu negara maka akan meningkatkan
kemampuan penduduk dalam mengelola sumber dayanya secara mandiri.
18
Indonesia memiliki persoalan besar dalam menghadapi kesenjangan
pendidikan. Tidak meratanya pembangunan membuat kualitas
pendidikan antara satu daerah dengan daerah yang lain berbeda dalam hal
kualitas. Hal ini disebabkan oleh tingkat pendapatan masyarakat di suatu
daerah sangat rendah, tidak adanya sarana dan prasarana dalam
menunjang kegiatan pendidikan, dan kurangnya kesadaran masyarakat
mengenai pentingnya pendidikan.
b. Tingkat Pendapatan Penduduk
Tingkat pendapatan penduduk dapat diukur melalui besar kecilnya
pendapatan per kapita suatu negara. Pendapatan per kapita adalah
pendapatan rata-rata setiap penduduk dalam waktu satu tahun.
Pendapatan per kapita mencerminkan tingkat perekonomian dan
kesejahteraan suatu negara. Pendapatan per kapita dipengaruhi oleh besar
kecilnya pendapatan ekonomi nasional yang disebut GNP (Gross
National Product) dan perkembangan jumlah penduduk. GNP itu sendiri
adalah pendapatan total suatu negara dalam satu tahun, pendapatan yang
diterima penduduk tidak termasuk dalam GNP. Untuk menghitung rata-
rata pendapatan perkapita memerlukan rumus sebagai berikut :
Indonesia termasuk dalam negara yang memiliki pendapatan per kapita
dengan nilai kecil. Hal ini dapat disebabkan oleh tidak meratanya
pembangunan yang berdampak kepada lambatnya proses pendidikan,
sumber daya alam nya masih banyak dikelola oleh pihak asing akibat
tidak adanya tenaga ahli dalam mengelolanya. Pemerintah telah berupaya
dalam meningkatkan pendapatan per kapita penduduknya antara lain
dengan menyediakan lapangan pekerjaan dan menekan laju melahirkan
melalui program berencana.
19
c. Tingkat Kesehatan Penduduk
Indonesia termasuk negara yang memiliki tingkat kesehatan penduduk
terbawah di dunia. Kesehatan memiliki peran dan pengaruh yang sangat
krusial terhadap kinerja dan aktivitas penduduknya. Rendahnya kualitas
kesehatan dapat disebabkan oleh kurangnya kesadaran masyarakat untuk
menjaga kesehatan, adanya gizi buruk yang terjadi masyarakat timur,
kurangnya sarana dan prasarana kesehatan, serta penularan penyakit oleh
virus dan bakteri. Upaya yang dilakukan dalam peningkatan terhadap
kesehatan penduduk yaitu penambahan sarana dan prasarana, penyediaan
air bersih dan perbaikan sanitasi lingkungan, serta memberikan subsidi
kepada orang lain.
20
RANGKUMAN MATERI
1. Pertumbuhan penduduk terjadi disebabkan oleh pertambahan atau pengurangan
jumlah penduduk akibat adanya kelahiran (natalitas), kematian (mortalitas), dan
perpindahan penduduk (migrasi). Kelahiran dan kematian
2. Pertumbuhan penduduk yang diperoleh dari hasil selisih tingkat kelahiran dengan
kematian dalam satu tahun disebut pertumbuhan penduduk alami
3. Pertumbuhan penduduk non alami diperoleh dari selisih penduduk yang
melakukan imigrasi (migrasi masuk) dengan emigrasi (migrasi keluar).
Pertumbuhan penduduk non alami disebut juga dengan pertumbuhan penduduk
karena migrasi
4. Kualitas penduduk atau indeks pembangunan manusia adalah suatu pengukuran
atau perbandingan mengenai pembangunan manusia dalam memperoleh
pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya
5. Faktor-Faktor yang Memengaruhi Kualitas Penduduk yaitu kualitas pendidikan,
tingkat pendapatan dan tingkat pertumbuhan.
6. Kualitas penduduk atau indeks pembangunan manusia adalah suatu pengukuran
atau perbandingan mengenai pembangunan manusia dalam memperoleh
pendapatan, kesehatan, pendidikan, dan lainnya. Kualitas penduduk pertama kali
dicetuskan oleh United Nations Development Programme (UNDP) pada tahun
1990
21
UJI KOMPETENSI
A. Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat !
1. Sebutkan sumber-sumber data utama kependudukan!
2. Di suatu wilayah diketahui terdapat jumlah kelahiran 967.000 jiwa sedangkan jumlah
kematiannya adalah 659.000 jiwa. Hitung pertumbuhan penduduk alaminya!
3. Sebutkan beberapa dampak dari jumlah penduduk yang besar!
4. Bagaimana upaya mengatasi masalah rendahnya tingkat kesehatan di Indonesia?
5. Jelaskan pengertian indeks pembangunan manusia!
DAFTAR PUSTAKA
1. Kemendikbud 2014, Buku siswa IPS kelas VII
2. Kemendikbud edisi 2016, Buku guru IPS kelas VII
3. https://youtu.be/KXsnB1RFmqs
4. Iwan Setiawan dkk. 2017. Pendididkan Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs Kelas VII.
Jakarta : Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan
5. Mushlih, Akhmad, dkk. 2016. Ilmu Pengetahuan Sosial SMP/MTs VII. Jakarta:
Kemdikbud
6. Marwati Djoned Poesponegoro, Nugroho Notosusanto. 1990. Sejarah Nasional II.I J
akarta: Balai Pustaka
7. Sri Sudarmi, dkk,2008. IPS Terpadu 1(Ringkasan Materi dan Pembahasan Soal). Solo:
PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandri
8. Suciati dkk, Buku Guru Ilmu Pengetahuan Sosial Kelas 7. Jakarta: Pusat Perbukuan dan
Balitbang Kemdikbud.2016
22
KUNCI JAWABAN
1. Sumber-sumber data utama kependudukan dapat diperoleh melalui sensus penduduk,
survei dan registrasi penduduk.
2. L = 976.000
M = 659.000
X= L-M
= 967.000 – 659.000
= 308.000
Jadi pertambahan penduduk alami wilayah tersebut sebesar 308.000 jiwa.
3. permasalahan penduduk yang timbul dari jumlah penduduk yang terlalu besar, yatu
diantaranya:
a. Jumlah lapangan pekerjaan yang minim sehingga tidak sebanding dengan jumlah
penduduk di Indonesia. Hal ini mengakibatkan banyaknya pengangguran tersebar luas di
Indonesia.
b. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi sementara kemampuan pemerintah dalam
penanggulangan masalah masih terbatas mengakibatkan adanya pemukiman kumuh dan
penduduk yang kekurangan gizi.
4. meningkatkan sarana dan prasarana kesehatan, memberikan penyuluhan pada
masyarakat tentang arti pentignya menjaga kesehatan, dan lain-lain.
5. pengertian indeks pembangunan manusia (IPM) atau Human Development Indeks
(HDI) adalah pengukuran perbandingan dan standar hidup untuk semua negara seluruh
dunia
23