DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
berbeda atau tidak sama semua. Sebaliknya, jika inputnya sama semua maka
outputnya akan bernilai 0.
Tabel 9.1 : Nama, Fungsi, Lambang, dan Tabel Kebenaran Jenis-Jenis Gerbang
Logika
185
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Sumber : Dokumen Pribadi
E. Rangkaian Flip-Flop
Flip-flop termasuk jenis rangkaian sekuensial. Rangkaian sekuensial adalah
rangkaian yang dibentuk lebih dari satu gerbang dasar yang input dan outputnya
saling berpengaruh atau dalam sistem kontrol dinyatakan sebagian outputnya
diumpanbalikkan kembali ke input. Fungsi rangkaian sekuensial dalam rangkaian
elektronika berbasis sinyal digital untuk menyimpan data (memory).
Fungsi utama flip-flop pada rangkaian elektronika digital terutama yang
bersifat programmabel adalah sebagai komponen dasar menyimpan data atau
memori. Pada pengembangan selanjutnya, flip-flop digunakan sebagai komponen
dasar pembentukan komponen-komponen digital lainya, seperti register dan
counter.
186
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Jenis-jenis flip-flop:
1. R-S Flip-Flop
Perhatikan Lambang, Rangkaian, Tabel Keberanan, dan Time Diagram R-F di
bawah ini.
Set S Normal SQ S Q
Q
INPUT OUTPUT R-S FF R Q
R RQ
Q
Reset Komplemet
Gambar 9.8 Lambang dan Rangkaian R-S FF
Sumber : Dokumen Pribadi
Gambar 9.9 Kebenaran dan Time Diagram R-S FF
Sumber : Dokumen Pribadi
Berdasarkan konsep tabel 9.9 dapat diketahui pada R-S FF kondisi ouput
akan berubah apabila input R dan S berubah bergantian kondisinya dari
logik 0 ke ke logik 1 dan akan tetap apabila input R dan S dalam kondisi logik
1 semua. Dengan karateristik tersebut maka menerapkan komponen R-S FF
sebagai alat kontrol nyala lampu tanda bahaya atau lampu dapat dilakukan
dengan memanipulasi input R-S seperti pada Gambar 9.2.
Bilamana pada ouput Q rangkaian pada Gambar 9.10 dihubungkan dengan
sebuah lampu, maka lampu akan menyala berkedap-kedip. Kecepatan kedipan
lampu tergantung dari frekuensi pulsa input.
187
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 9.10 Gambar aplikatif R-S FF dan Tabel Kebenaran
Sumber: Dokumen Pribadi
2. D Flip-Flop
Perhatikan Lambang dan tabel keberan D FF di bawah ini.
Gambar 9.11 Lambang dan Tabel Kebenaran D FF )
Sumber: Dokumen Pribadi
Keterangan
PS : Preset D : Data
CLR : Clear Sikron : Terkendali oleh Clock
Clk : Clock A sinkron : Tidak Terkendali oleh Clock
x : Dpat diberi sembarang logik (0/1)
:Clock aktif pada saat pulsa berubah dari “rendah ke “tinggi”: (
188
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Tabel kebenaran menunjukkan karateristik D FF atau persyaratan apabila kita
akan menggunakannya. Dari tabel kebenaran dapat dijelaskan :
a. Pada operasi Asinkron Set dan Reset, kondisi ouput tergantung dari kondisi
input PS dan CLR.
b. Pada operasi Set dan Reset, ada persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu: PS
dan CLR logik 1. Setelah itu kondisi oupt tergantung pada kondisi input D
logik 1 atau 0.
c. Meskipun D sudah berubah, tetapi perubahan kondisi output ditentukan
oleh pulsa Clock saat berubah dari kondisi rendah ke tinggi. Inilah yang
dinamakan sinkron.
3. Flip-Flop
Jenis FF lain yang sering digunakan sebagai komponen dasar pada
rangakaian elektronika berbasis sinyal digital adalah J-K FF. Pengoperasian
J-K FF harus memenuhi persyaratan yang ada dalam tabel kebenaran. Seperti
pada D FF dalam kondisi ansinkron (tidak sinkron), kondisi ouput tergantung
pada kondisi input logik PS dan CLR. Dalam kondisi sinkron, J-K FF akan
memori apabila input J-K logik 0 dan akan berubah kondisi (toggle) apabila
input J-K logik 1.
INPUT J PS Q OUTPUT
J-K FF
CLK
K CLR Q
189
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 9.12 Lambang dan Tabel Kebenaran J-K FF
Sumber : Dokumen Pribadi
J-K FF mempunyai kondisi yang dimiliki oleh D FF dan R-S FF, yaitu
“toggle” yang menyebabkan kondisi output akan kebalikan dengan kondisi
sebelumnya . Kondisi toggle tersebut sering dimanfaatkan untuk pengaturan
peralatan elektronik berbasis digital.
190
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
LEMBAR PRAKTIKUM
Gerbang Dasar Logika
A. Tujuan
Mengamati sifat gerbang logika dasar OR dan AND
B. Alat dan Bahan
1. Saklar ....... 2 buah
2. LED ........1 buah
3. Catu daya ............ 1 buah
4. Project board ........1 buah
5. Kabel jamper
C. Petunjuk Praktik
1. Selalu perhatikan K3 ketika praktikum!
2. Jaga kebersihan lingkungan praktik dan alat praktik!
3. Jika sudah selesai letakkan alat di tempat semula dengan rapi!
D. Langkah Percobaan
1. Rangkailah rangkaian di bawah ini pada project board!
2. Beri tegangan input 3 Volt pada rangkaian . Output
3. Masukkan pada tabel di bawah ini: LED
Input
SA SB
00
01
10
11
4. Ulangi langkah 3 dan 4 untuk meng ON kan SA dan SB sesuai tabel.
5. Analisislah hasil praktik yang telah kamu lakukan bersama temanmu!
6. Buat laporan dan kesimpulan.
Pada gerbang OR output 1 (high) bila ada salah satu inputnya 1 (high), sedangkan
gerbang AND output akan berlogika 1 (high) bila semua inputnya 1(high).
191
CAKRAWALA DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
Gottfried Wilhem Leibniz
Gambar : 9.13 Gottfried Wilhem Leibniz
Sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/Gottfried_Leibniz
Gottfried Wilhem Leibniz atau Leibnitz adalah seorang ilmuwan,
matematikawan, diplomat, fisikawan, dan sejarawan dari Jerman. Gottfried
Wilhem Leibniz memperkenalkan sistem bilangan biner modern terinspirasi
oleh kebesaran Tuhan yang menciptakan dunia seisinya dari suatu ada (1) dan
tidak ada (0). Dari inspirasi tersebut maka banyak peralatan elektronika yang
menggunakan notasi 0 (off) keadaan mati dan notasi 1 (on) keadaan hidup.
JELAJAH INTERNET
Untuk mempelajari lebih jauh mengenai cara mengonversi
bilangan kalian dapat mengunjungi link di bawah atau
menggunakan QR Code di atas. Dalam web tersebut disajikan
media pembelajaran interaktif yang bisa digunakan untuk
belajar bagaimana cara mengonversi bilangan.
https://www.youtube.com/watch?v=rS3eksai0ls
RANGKUMAN
Sistem bilangan adalah suatu cara untuk mewakili besaran dari suatu
item fisik. Sistem bilangan ada 4 yaitu bilangan biner, bilangan oktal, bilangan
desimal, dan bilangan hexadesimal.
Gerbang logika dasar terdiri dari 3 (tiga) dasar dan 4 (empat) gerbang
logika bentukan yang masih dimasukkan dalam jenis gerbang logika dasar. Tiga
logika dasar adalah: NOT, AND, dan OR, sedangkan empat logika bentukan yang
dimasukkan dalam logika dasar adalah : NAND, NOR, EXOR, dan EXNOR.
Flip-flop termasuk jenis rangkaian sekuenial. Ada beberapa jenis flip-
flop yaitu RS flip-flop, D flip-flop, JK flip-flop
192
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
TUGAS MANDIRI
Carilah informasi di berbagai sumber belajar mengenai flip-flop.
Gambarkan aplikasi rangkaian digital yang menggunakan flip-flop! Kerjakan
pada buku tugas kalian kemudian kumpulkan kepada guru pengampu!
PENILAIAN AKHIR BAB
Kerjakan soal-soal di bawah ini dengan singkat dan benar!
1. Ubahlah sistem bilangan desimal berikut ke sistem bilangan lain
a. 12 10 = ................... 2
b. 68 10 = ................... 8
c. 10910 = ................... 16
2. Ubahlah sistem bilangan berikut ke sistem bilangan desimal
a. 111011 2 = ................... 10
b. 341 8 = ................... 10
c. 67E16 = ................... 10
3. Gambarkan rangkaian listrik yang memiliki fungsi seperti gerbang dasar
logika OR dan AND!
4. Gambarkan rangkaian gerbang dasar logika untuk fungsi F = BC+ AC
5. Berdasarkan tabel kebenaran RS flip-flop, buatlah RS flip-flop dengan
menggunakan gerbang dasar logika NOR!
REFLEKSI
Setelah mempelajari bab IX ini, Anda telah mengenal dan paham tentang
dasar elektronika digital. Apa yang Anda sulit pahami dari bab ini? Coba Anda
cari di internet, konsultasikan kepada guru dan diskusikan dengan teman
karena konsep dasar digital ini akan menjadi dasar dari penerapan rangkaian
digital.
193
BAB DASAR LISTRIK DAN
X ELEKTRONIKA
SENSOR DAN TRANDUSER
BAB X SENSOR DAN TRANDUSER
TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah selesai pembelajaran diharapkan peserta didik dapat mengetahui
sumber tegangan listrik, fungsi macam-macam sensor dan tranduser,
identifikasi komponen sensor dan tranduser pada rangkaian elektronika, serta
penerapan macam-macam sensor dan tranduser pada rangkaian elektronika
dengan baik.
PETA KONSEP
Sensor dan Tranduser
Karaktersistik Klasifikasi Komponen SMD
dan Jenis Sensor Sensor
1. Linearitas 1. Sensor Termal 1. Klasifikasi
2. Sensor Tranduser
3. Sensitivitas 2. Sensor Mekanis
4. Sensor 3. Sensor Optik 2. Perbedaan
5. Tanggapan sensor dan
6. Waktu tranduser
7. Respon
8. Frekuensi
KATA KUNCI
Sensor, tranduser, aplikasi sensor, dan tranduser
194
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENDAHULUAN
Gambar 10.1. Pemanfaatan Sensor dan Tranduser
Sumber: https://teknojurnal.com/memahami-apa-itu-input-dan-output-di-internet-things/
Perkembangan teknologi saat ini terutama dalam bidang elektronika sangat
pesat, terutama dalam hal pemanfaatan sensor dan tranduser. Sensor elektronik
ternyata saat ini sudah merambah ke bidang-bidang lintas disiplin ilmu baik di bidang
otomotif, kedokteran mesin industri, dan lainya.
MATERI PEMBELAJARAN
Sensor dan Tranduser
A. Karakteristik, Jenis, dan Klasifikasi Sensor
Komponen elektronika yang berfungsi untuk mengubah besaran mekanis,
magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi besaran listrik yang berupa tegangan,
resistansi, dan arus listrik disebut sensor. Sensor banyak diaplikasikan untuk
pendeteksian pada saat melakukan pengukuran atau pengendalian.
Definisi sensor menurut D Sharon, dkk (1982), sensor adalah suatu peralatan
yang berfungsi untuk mendeteksi gejala-gejala atau sinyal-sinyal yang berasal
dari perubahan suatu energi seperti energi listrik, energi fisika, energi kimia,
energi biologi, energi mekanik, dan sebagainya.
1. Karakteristik Sensor
Menurut D Sharon, peralatan sensor dan transduser yang akan dipilih agar
tepat dan sesuai dengan sistem yang akan di sensor maka perlu diperhatikan
persyaratan umum sensor: (D Sharon, dkk, 1982). Adapun persyaratan umum
sensor antara lain:
195
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
a. Liniearitas Sensor
Output yang dihasilkan sensor akan berubah secara kontinu sebagai
tanggapan terhadap masukan yang berubah secara kontinu. Sebagai contoh,
sebuah sensor panas dapat menghasilkan tegangan sesuai dengan panas
yang dirasakannya. Dalam kasus seperti ini, biasanya akan dapat diketahui
secara tepat bagaimana perubahan keluaran dibandingkan dengan
masukannya dengan sebuah grafik. Gambar 10.2 berikut memperlihatkan
hubungan dari dua buah sensor panas yang berbeda. Garis lurus pada gambar
(a). merupakan tanggapan linier, sedangkan pada gambar (b). merupakan
tanggapan non-linier.
Gambar 10.2. Linearitas Sensor
Sumber: http://eprints.polsri.ac.id/3429/3/File%20III.pdf
b. Sensitivitas Sensor
Sensitivitas menunjukkan seberapa jauh kepekaan sensor terhadap
kuantitas yang diukur. Sensitivitas juga dapat dinyatakan dengan bilangan
yang menunjukkan perubahan keluaran dibandingkan unit perubahan
masukan. Beberapa sensor panas dapat memiliki kepekaan yang dinyatakan
dengan satu volt per derajat, yang berarti perubahan satu derajat pada
masukan akan dihasilkan perubahan satu volt pada keluarannya. Sensor
panas lainnya dapat saja memiliki kepekaan dua volt per derajat, yang
berarti memiliki kepakaan dua kali dari sensor yang pertama. Linieritas suatu
sensor juga dipengaruhi oleh sensitivitas dari sensor. Apabila tanggapannya
linier, maka sensitivitasnya juga akan sama untuk jangkauan pengukuran
keseluruhan. Sensor dengan tanggapan pada gambar (b) akan lebih peka
pada temperatur yang tinggi dari pada temperatur yang rendah.
c. Tanggapan Waktu Sensor (Respon Time)
Tanggapan waktu sensor menunjukkan seberapa cepat tanggapannya
terhadap perubahan masukan. Sebagai contoh, instrumen dengan tanggapan
frekuensi yang jelek adalah sebuah termometer merkuri. Masukannya adalah
temperatur dan keluarannya adalah posisi merkuri. Misalnya, perubahan
temperatur terjadi sedikit demi sedikit dan kontinu terhadap waktu, seperti
tampak pada gambar (a) berikut.
196
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 10.3. Tanggapan Waktu Sensor
Sumber: https://www.tneutron.net/industri/persyaratan-umum-sensor-dan-transduser/
Frekuensi adalah jumlah siklus dalam satu detik dan ditunjukkan
dalam satuan hertz (Hz). 1 hertz berarti 1 siklus per detik, 1 kilohertz berarti
1000 siklus per detik. Pada frekuensi rendah, yaitu pada saat temperatur
berubah secara lambat, termometer akan mengikuti perubahan tersebut.
Namun, apabila perubahan temperatur sangat cepat, lihat gambar (b) maka
tidak diharapkan akan melihat perubahan besar pada termometer merkuri,
karena ia bersifat lamban dan hanya akan ditunjukkan temperatur rata-rata.
d. Respons Frekuensi
Frekuensi merupakan banyaknya getaran dalam satu detik dan
ditunjuukan dengan satuan Hertz (Hz). 1 Hertz berarti bahwa satu siklus
sebuah sinyal memerlukan waktu 1 detik, yang dinotasikan dengan rumus
sebagai berikut,
Untuk menentukan sensor yang tepat dapat dengan mengajukan beberapa
pertanyaan di bawah ini
a. Apakah ukuran fisik sensor sesuai dengan tempat yang diperlukan?
b. Bagaimana keakuratannya?
c. Apakah dapat bekerja pada jangkauan yang sesuai?
d. Apakah memengaruhi kuantitas yang sedang di ukur?
e. Bagaimana tingkat kehAndalannya?
f. Apakah bisa menyesuaikan diri dalam lingkungan?
g. Bagaimana dengan biayanya?
197
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
2. Jenis jenis Sensor
Kemajuan teknologi saat ini terutama untuk teknologi automasi yang
semakin kompleks, tentunya diimbangi dengan semakin banyak sensor yang
akan digunakan. Robotika adalah sebuah contoh peralatan yang menerapkan
sistem otomatis yang cukup kompleks, sensor yang digunakan dapat
dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu sensor internal dan sensor eksternal.
a. Sensor Internal
Sensor internal merupakan sensor yang dipasang pada badan robotika,
sensor internal untuk mendeteksi posisi, kecepatan, dan akselerasi berbagai
sambungan mekanik pada robotika termasuk motor servo.
b. Sensor Eksternal
Sensor eksternal yaitu sensor yang dipasang di luar badan robotika. Sensor
eksternal sebagai pengaman dan penuntun robot itu sendiri. Sebagai
pengaman sensor ini berfungsi untuk melindungi robot dari kerusakan
yang mungkin timbul akibat adanya kesalahan sendiri. Juga bisa berfungsi
sebagai pelindung peralatan, komponen, dan benda benda di sekitarnya
pada saat sistem robotika tersebut dioperasikan.
3. Klasifikasi Sensor
Secara umum berdasarkan fungsi dan penggunaanya sensor
dikelompokkan menjadi 3 bagian, yaitu:
a. Sensor Thermal (panas)
Sensor thermal adalah sensor yang digunakan untuk mendeteksi
adanya gejala perubahan temperatur (suhu) pada suatu benda atau ruang
tertentu. Contohnya bimetal, thermistor, thermokopel, Resistance Thermal
Detector (RTD), Foto Transistor, Foto diode, Photovoltaik, dan lain sebagainya.
Sensor suhu dapat berupa komponen elektronika baik aktif maupun pasif
yang dapat merespon perubahan temperatur di sekitar komponen tersebut
sehingga dapat dihasilkan sinyal listrik yang sesuai dengan perubahan suhu
atau temperatur yang dapat direspon komponen tersebut. Beberapa macam
sensor suhu antara lain:
1) Thermocouple
Sensor thermocouple terbuat dari sepasang transduser panas dan dingin,
yang disambungkan dan dilebur menjadi satu. Sehingga terdapat adanya
perbedaan yang timbul antara sambungan tersebut dengan sambungan
referensi yang difungsikan sebagai pembanding atau komparator.
Gambar10.4. Simbol Thermocouple
Sumber: https://symbols.radicasoftware.com/category/temperature-sensors-controllers
198
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Tabel 10.1.Karakteristik Thermocouple
Kelebihan Kekurangan
Self Powered Tidak linier
Harga murah Tegangan output kecil
Beraneka ragam bentuk Perlu tegangan refferensi
Memiliki range respon suhu Kesetabilan kurang
yang luas Sensitifitas kurang
Sumber: Misno, 2019. Dasar Listrik dan Elektronika, Malang: Quantum
Buku Sejahtera
Contoh thermocouple adalah J-TC Thermocouple. J-TC merupakan
sensor yang difungsikan untuk mengubah besaran suhu menjadi
tegangan. Sensor ini terdiri atas dua bahan metalik yang berlainan jenis,
sambungan dikomposisikan dengan campuran kimia tertentu sehingga
menghasilkan beda potensial antar sambungan yang akan berubah
terhadap suhu yang dideteksi. Beberapa jenis thermocouple antara lain
jenis E, J, K, N, T, U yang masing-masing terbuat dari bahan yang berbeda
serta rentang suhu yang berbeda-beda.
Gambar 10.5. Grafik Karakteristik Thermocouple
Sumber: https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/produk-files/kontenonline/online2008/
jenissensor/sensor%20suhu%20dan%20fungsinya.html
2) RTD (Resistance Temperature Detector)
(RTD) Resistance Thermal Detector merupakan tahanan listrik yang
terbuat dari logam yang bervariasi sebanding dengan suhu. Sensor
jenis ini memiliki presisi dengan tingkat kestabilan yang tinggi pada
pendeteksian tahanan. Salah satu contohnya adalah platina, platina
merupakan material terbaik karena dapat dipakai untuk menyensor
sampai dengan suhu 1500 ̊ C. Platina sering dipakai karena memiliki
tahanan suhu, kelinieran, stabilitas, dan reproduksibilitas yang baik.
199
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar.10.6. Konstruksi dan Simbol RTD
Sumber: https://www.tneutron.net/mikro/resistance-thermal-detector-rtd/
Tabel 10.2. Karaktersitik RTD
Kelebihan Kekurangan
1. Stabilitas tinggi 1. Harga mahal
2. Akurasi nya tinggi 2. Butuh supply daya
3. Linieraitas tinggi 3. Resistansinya rendah
4. Tahanan absolutnya rendah
5. Adanya self heating
Sumber: Misno, 2019. Dasar Listrik dan Elektronika, Malang: Quantum Buku Sejahtera
200
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Karakteristik Resistance Temperature Detector (RTD)
Gambar. 10.7. Grafik Karakteristik RTD
Sumber: https://www.jasaservis.net/mengenal-instrumentasi-pengukur-suhu/.html
3) Thermistor
Termistor adalah tahanan yang peka terhadap panas dan biasanya
memiliki koefisien suhu negatif karena saat suhu meningkat maka
tahanan menurun atau sebaliknya. Thermistor ini sangat peka dengan
perubahan tahanan 5% per C sehingga mampu mendeteksi perubahan
suhu yang kecil.
Gambar.10.8. Simbol Thermistor
Sumber:https://www.iconfinder.com/icons/3711501/circuit_diagram_electric_electronic_ntc_
thermistor_icon
201
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Tabel 10.3. Karaktersitik Thermistor
Kelebihan Kekurangan
Perubahan output tinggi Tidak linier
Respon terhadap Range untuk pengukuran
perubahan suhu yang cepat suhu sempit
Perubahan resistansi pada Mudah rusak
Butuh supply daya
kedua terminal (pin) Adanya self heating
Sumber: Misno, 2019. Dasar Listrik dan Elektronika, Malang: Quantum Buku Sejahtera
Karakteristik Thermistor
Gambar.10.9. Grafik Karakteristik Thermistor
Sumber: https://www.tneutron.net/mikro/teknik-kompensasi-termistor/
http://zonaelektro.net/sensor-suhu/
Pendeteksi suhu yang termasuk thermistor adalahN TC( Negative
Temperature Coefficient).N TC adalah sensor yang dapat mengubah
besaran suhu menjadi hambatan. NTC dibuat dari campuran bahan
semikonduktor yang menghasilkan hambatan intrinsik yang akan
berubah terhadap temperatur.
4) IC Sensor Suhu
IC Sensor suhu merupakan sensor suhu yang di bentuk dari
rangkaian terpadu menggunakan chip silikon untuk penginderaannya.
Sensor jenis ini memiliki konfigurasi output tegangan dan arus yang
sangat linear. Sebagai contoh IC sensor suhu adalah IC LM35
202
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 10.10. IC Sensor Suhu
Sumber: https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/produk-files/kontenonline/online2008/
jenissensor/sensor%20suhu%20dan%20fungsinya.html
Tabel 10.4 Karaktersitik IC Sensor Suhu
Kelebihan Kekurangan
1. Outputnya linier 1. Temperatur kerja di bawah
2. level perubahan 2000 C (T < 2000 C)
outputnya tinggi 2. Butuh supply daya
3. Harganya murah 3. Respon time lambat
4. Adanya self heating
5. Konfigurasi terbatas
Sumber: Misno, 2019. Dasar Listrik dan Elektronika, Malang: Quantum Buku Sejahtera
Karakteristik IC LM 35 Sensor Suhu
203
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar 10. 11. Karakteristik IC LM 35
Sumber: https://m-edukasi.kemdikbud.go.id/medukasi/produk-files/kontenonline/online2008/
jenissensor/sensor%20suhu%20dan%20fungsinya.html http://zonaelektro.net/sensor-suhu/
IC sensor suhu tipe LM35 merupakan contoh dari IC sensor suhu. IC
sensor suhu LM 35 ini memiliki output yang linier dan mampu bekerja
dengan tegangan 5 volt DC. IC sensor suhu LM 35 banyak diaplikasikan
sebagai pengindera temperatur atau suhu ruangan.
b. Sensor Mekanis
Sensor mekanis adalah sensor yang keluarannya akan berubah
terhadap perubahan gaya atau perubahan jarak. Perubahan tersebut bisa
linier atau rotasi. Contoh sensor mekanis umum digunakan sebagai berikut:
1) Potensiometer
Komponen ini memiliki tiga kaki dengan tuas yang bisa di geser
apabila menggunakan tiga kaki yang terdapat pada potensiometer
tersebut maka akan berfungsi sebagai pembagi tegangan, apabila hanya
menggunakan dua kaki, kaki tengah dan di sebelahnya, maka komponen
tersebut berfungsi seperti hambatan geser
204
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar. 10.12. Potensiometer
Sumber: https://belajarelektronika.net/potensiometer-pengertian-fungsi-dan-cara-kerjanya/
Potensiometer berfungsi untuk menghasilkan nilai resistansi yang
bervariasi sesuai dengan nilai yang dikehendaki. Pengaturan resistansinya
adalah dengan memutar tuas pengatur. Potensiometer saat diaplikasikan
dalam berbagai macam rangkaian elektronika. Berbagai macam fungsi
potensiometer antara lain :
a) Sebagai pembagi tegangan
b) Untuk mengatur volume di perangkat audio
c) Sebagai switch pada triac
d) Sebagai pengatur tegangan pada rangkaian power supply
e) Sebagai pengendali level sinyal
f) Untuk joystick pada tranduser
2) Strain Gauge
Strain gauge merupakan komponen elektronika yang digunakan untuk
mengukur tekanan (deformasi atau strain). Sensor ini ditemukan
oleh Edward E. Simmons1938, dalam bentuk foil logam yang bersifat
insulatif (isolasi) yang menempel pada benda yang akan diukur
tekanannya. Jika tekanan pada benda berubah, foilnya akan terdeformasi
dan tahanan listrik alat ini akan berubah. Perubahan tahanan listrik ini
akan dimasukkan ke dalam rangkaian Jembatan Wheatstone.
205
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar.10.13. Sensor Strain Gauge
Sumber: https://www.mtiinstruments.com/applications/signal-generator-calibrates-strain-gauge-
electronics/
Sensor strain gauge adalah sensor yang digunakan untuk mengukur
berat atau beban dari suatu benda dalam ukuran besar. Sensor strain gauge
ini sering diaplikasikan pada jembatan timbang mobil atau alat ukur berat
dalam skala besar. Sensor strain gauge terdiri atas grid metal-foil yang tipis
yang dilekatkan pada permukaan dari struktur. Apabila komponen atau
struktur dibebani, terjadi strain dan menstransmisikan ke foil grid. Tahanan
foil grid berubah sebanding dengan strain induksi beban. Sensor strain
gauge pada umumnya adalah tipe metal-foil, konfigurasi grid dibentuk oleh
proses photoetching. Karena prosesnya sederhana, dapat dibuat bermacam-
macam ukuran gauge dan bentuk grid. Untuk macam gauge yang terpendek
yang tersedia adalah 0,20 mm yang terpanjang adalah 102 mm. Tahanan
gauge standard adalah 120 mm dan 350 ohm. Selain itu, ada gauge untuk
tujuan khusus tersedia dengan tahanan 500, 1000, dan 1000 ohm.
c. Sensor Optik
Sensor optik adalah komponen elektronika yang dapat memberikan
perubahan besaran elektrik saat terjadi perubahan intensitas cahaya yang
diterima oleh sensor tersebut. Macam-macam sensor cahaya dilihat dari
perubahan keluarannya dibedakan menjadi 2 tipe yaitu tipe fotovoltaik dan
tipe foto konduktif. Apabila dilihat dari cahaya yang diterima oleh sensor
optik tersebut, akan dibagi dalam beberapa tipe sensor, antara lain:
1) Sensor optik tipe fotovoltaik
Sensor optik tipe fotovoltaik adalah sensor sinar yang dapat mengubah
206
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
sinar matahari langsung menjadi energi listrik. Sel solar silikon yang
modern pada dasarnya adalah sambungan PN dengan lapisan P yang
transparan. Jika ada cahaya pada lapisan transparan P, akan menyebabkan
gerakan elektron antara bagian P dan N, yang akan menghasilkan
tegangan DC yang kecil sekitar 0,5 volt per sel pada sinar matahari penuh.
Sistem kerja dari sensor fotovoltaik adalah sinar matahari langsung
akan diterima oleh solar cell atau sel surya. Saat energi di terima oleh
sel surya maka sel surya akan mengubah energi cahaya menjadi energi
listrik. Kemudian, energi diteruskan menuju ke charge controller. Dari
charge controller, energi akan disimpan di dalam baterai. Baterai yang
menghasilkan output arus DC akan diubah menjadi arus AC menggunakan
inverter. Energi yang telah tersimpan, akan digunakan sebagai power
supply menyalakan lampu. Adapun gambar dari penjelasan di atas adalah
sebagai berikut.
Gambar. 10.14. sensor Optik Fotovoltaik
Sumber: http://andiadityanugrahamynewblogaddress.blogspot.com/2017/11/sensor-fotovoltaic.html
2) Sensor optik fotokonduktif
Sensor optik fotokonduktif bekerja dengan memberikan
perubahan resistansi pada terminal outputnya sesuai dengan
perubahan intensitas cahaya yang diterimanya. Sensor optik
fotokonduktif terbagi menjadi beberapa jenis diantaranya LDR, Photo
Transistor, photo diode.
3) LDR (Light Dependent Resistor)
LDR (Light Dependent Resistor) adalah sensor optik yang
resistansi outputnya akan berubah sesuai dengan intensitas cahaya
yang diterimanya. Nilai resistansi kedua terminal keluaran keluaran
LDR akan makin kecil apabila intensitas cahaya yang diterima makin
tinggi.
207
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar.10.15. Sensor LDR dan Simbol
Sumber: https://www.elektronika.me/2018/12/sensor-cahaya-ldr-dan-rangkainanya.html
Nilai tahanan dari LDR akan menurun atau kecil saat cahaya terang
dan nilai tahanan menjadi tinggi atau besar saat dalam kondisi gelap.
Sehingga system kerja dari LDR adalah menghantarkan arus listrik
jika menerima sejumlah intensitas cahaya pada saat terang dan
menghambat arus listrik dalam kondisi gelap.
Gambar. 10. 16. Aplikasi LDR
Sumber: http://syarif-projects.blogspot.com/2017/09/sensor-cahaya-dalam-kehidupan-sehari.html
208
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Prinsip Kerja
LDR dan R1 sebagai pembagi tegangan. Pada saat LDR
mendapakan cahaya maka hambatannya menjadi kecil <10k dan R1
lebih besar sehingga tidak ada arus yang melewati kaki basis Transistor
Q1 dan Transistor Q2 tidak mengaktifkan relei RL1 (Normally Open).
Pada saat LDR tidak mendapatkan cahaya (gelap) maka
hambatannya kecil >10k dan R1 lebih rendah sehingga arus akan
melewati kaki basis transistor Q1 dan mengaktifkan transistor Q2 dan
akan mengaktifkan relei RL1 dari keadaan Normally Open ke Normally
Close sehingga lampu mendapatkan arus lisrik bolak-balik dari sumber
tegangan AC.
4) Photo Transistor
Photo transistor adalah transistor yang memiliki resistansi
antara kaki kolektor dan kaki emitor yang dapat berubah sesuai dengan
intensitas cahaya yang diterimanya. Photo transistor mempunyai dua
terminal keluaran dengan nama emitor dan kolektor, nilai resistansi
emitor dan kolektor tersebut akan makin rendah apabila intesitas
cahaya yang diterima makin tinggi.
Gambar. 10. 17. Photo Transistor
Sumber: https://na.suzohapp.com/products/optical_guns/OP805SL
5) Photo diode
Pada photo diode akan terjadi perubahan resistansi pada
terminal anode dan katode apabila terkena cahaya. Nilai resistansi
anode dan katode pada photo diode akan semakin rendah apabila
intensitas cahaya yang diterima photo diode semakin tinggi.
209
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar. 10. 18. Komponen Photo Diode
Sumber: dokumen pribadi
6) Sensor cahaya inframerah
Sensor cahaya infra merah adalah sensor cahaya yang akan
direspon karena perubahan cahaya infra merah. Secara umum berupa
photo transistor atau photo diode, apabila sensor cahaya infra merah
ini menerima pancaran cahaya infra merah maka pada terminal
keluaran akan terjadi perubahan resistansi. Terdapat juga sensor yang
terbuat dari chip IC. Komponen chip IC dari infra merah ini akan terjadi
perubahan tegangan keluaran apabila menerima pancaran cahaya
infra merah.
Gambar. 10. 19. Komponen Sensor Infra Merah
Sumber: https://panduanteknisi.com/rangkaian-remote-kontrol-lampu.html
210
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
7) Sensor Ultraviolet
Sensor ultraviolet hanya akan merespon perubahan intensitas
cahaya ultraviolet yang mengenainya. Sensor ultraviolet akan
memberikan perubahan besaran listrik pada terminal outputnya
saat menerima perubahan intensitas pancaran cahaya ultraviolet,
salahsatunya bernama UVtron. Sensor cahaya Uvtron akan mengalami
perubahan tegangan keluaran pada saat sensor Uvtron menerima
perubahan intensitas cahaya ultraviolet
Gambar. 10. 20. Komponen Sensor Ultraviolet
Sumber: https://panduanteknisi.com/jenis-dan-fungsi-sensor-cahaya.html
B. Tranduser
Tranduser adalah suatu alat yang dapat mengubah suatu bentuk energi
ke bentuk energi yang lain. Bentuk-bentuk energi yang dihasilkan antara lain
energi listrik, energi mekanis, energi elektromagnetik, energi cahaya, energi
kimia, energi akustik, dan energi panas. Jadi, semua komponen atau alat yang
dapat mengubah atau mengkonversi suatu energi ke energi yang lain dinamakan
tranduser.
Tranduser dibedakan menjadi dua, yaitu tranduser input dan tranduser
output. Tranduser input adalah tranduser yang mampu mengubah bentuk energi
fisik menjadi sinyal listrik. Energi fisik dapat berupa tekanan, cahaya, suhu,
atau gelombang suara. Sebagai contoh mikropon, mikropon dapat mengubah
energi suara menjadi sinyal listrik yang dapat disalurkan melalui kabel atau
wireles. Sedangkan tranduser output adalah tranduser yang dapat mengubah
sinyal listrik menjadi energi fisik, misalnya loudspeaker. Loudspeaker ini
dapat mengubah sinyal listrik menjadi energi suara sehingga dapat di dengar.
Gambar 10. 21. Prinsip dasar tranduser
Sumber: https://loggerindo.com/pengertian-transduser-dan-jenis-jenisnya-dalam-komponen-elektronika-131
211
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
1. Klasifikasi Tranduser
a. Self generating tranduser
Tranduser yang hanya mempunyai satu sumber energi di sebur Self
generating tranduser. Seperti piezo electric, thermocouple, photovoltaik,
dan thermistor. Ciri tranduser jenis ini adalah akan menghasilkan suatu
energi listrik dari tranduser secara langsung dan tranduser juga berperan
sebagai sumber tegangan
b. External power tranduser
External power tranduser adalah tranduser yang memerlukan sejumlah
energi dari luar untuk dapat menghasilkan suatu keluaran. Contoh:
RTD (resistance thermal detector), strain gauge, LVDT (linier variable
defferential transformer), potensiometer, NTC, dan lain sebagainya.
2. Perbedaan Sensor dan Tranduser
Tranduser adalah suatu alat yang berfungsi mengubah suatu energi ke
bentuk energi yang lain. Sedangkan sensor adalah komponen elektronika
yang difungsikan untuk mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar,
dan kimia menjadi besaran listrik berupa tegangan, resistansi, dan arus listrik.
Gambar.10. 22. Konversi Sensor dan Tranduser
Sumber: https://loggerindo.com/pengertian-transduser-dan-jenis-jenisnya-dalam-komponen-
elektronika-131
Macam-macam Transduser
a. Microphone, tranduser yang dapat mengubah suara menjadi energi listrik.
b. Loud Speaker, tranduser yang dapat mengubah energi listrik menjadi
energi suara.
c. Layar LCD, tanduser yang dapat mengubah energi listrik menjadi data
tampilan visual.
d. Solar Cel, tranduser yang dapat mengubah cahaya menjadi energi listrik.
e. Optical Head VCD Player, tranduser yang dapat mengubah data optikal
menjadi data digital.
f. Tape Head, tranduser yang dapat mengubah data magnetik menjadi sinyal
listrik.
212
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
3. Karakteristik Transduser
Pemilihan suatu transduser akan tergantung pada kebutuhan pemakai dan
lingkungan di sekitarnya. Dalam memilih suatu transduser perlu diperhatikan
beberapa hal antara lain:
a. Kekuatan transduser, yaitu proteksi terhadap beban lebih.
b. Linieritas transduser, yaitu kemampuan untuk menghasilkan karakteristik
masukan-keluaran yang linier.
c. Stabilitas transduser yang tinggi, yaitu kesalahan pengukuran yang kecil
dan tidak begitu banyak terpengaruh oleh faktor-faktor lingkungan.
d. Transduser dengan tanggapan dinamik yang baik, yaitu keluaran segera
mengikuti masukan dengan bentuk dan besar yang sama.
e. Repeatability transduser, yaitu kemampuan untuk menghasilkan kembali
keluaran yang sama ketika digunakan untuk mengukur besaran yang
sama, dalam kondisi lingkungan yang sama.
Harga transduser, faktor ini tidak terkait dengank arakteristik transduser,
tetapi dalam penerapan secara nyata sering kali menjadi kendala serius,
sehingga perlu dipertimbangkan.
4. Linieritas Transduser
Linieritas transduser merupakan sifat yang penting dalam suatu
transduser. Tranduser dikatakan l inier, apabila masukan menjadi dua kali lipat,
maka keluaran menjadi dua kali lipat juga. Hal ini tentu akan mempermudah
dalam memahami dan memanfaatkan transduser tersebut.
Ketidaklinieran transduser dapat dibagi menjadi dua, yaitu ketidak-
linieran yang diketahui dan yang tidak diketahui. Ketidaklinieran yang tidak
diketahui tentu sangat menyulitkan, karena hubungan masukan dan keluaran
tidak diketahui. Seandainya transduser semacam ini dipakai sebagai alat ukur,
ketika masukan menjadi dua kali lipat, maka keluarannya menjadi dua kali lipat
atau tiga kali lipat, atau yang lain, tidak diketahui. Sehingga untuk transduser
semacam ini, perlu diteliti tersendiri untuk mendapatkan hubungan masukan
keluaran, sebelum dimanfaatkan.
Adapun untuk ketidaklinieran yang diketahui, maka transduser yang
memiliki sifat semacam ini masih dapat dimanfaatkan dengan menghindari
ketidaklinierannya atau dengan melakukan beberapa transformasi pada
rumus-rumus yang menghubungkan masukan dengan keluaran. Contoh
ketidaklinieran yang diketahui: daerah mati (dead zone), saturasi (saturation),
logaritmis, kuadratis, dan sebagainya, maka dapat diuraikan sebagai berikut :
a. Daerah mati (dead zone) transduser artinya jika telah diberikan masukan,
keluaran belum ada, baru setelah melewati nilai batas ambang tertentu, ada
keluaran yang proporsional terhadap masukan.
213
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Gambar.10. 23. Daerah Mati Tranduser
Sumber: http://elektronika-dasar.web.id/linieritas-transduser/
b. Saturasi transduser yaitu, ketika masukan diperbesar sampai nilai tertentu,
keluaran tidak bertambah besar, tetapi hanya menunjukkan nilai yang tetap.
Saturasi terjadi ketika masukan dibesarkan sampai nilai tertentu, keluaran
tidak bertambah besar, tetapi hanya menunjukkan nilai yang tetap.
Gambar.10. 24. Saturasi Tranduser
Sumber: http://elektronika-dasar.web.id/linieritas-transduser/grafik-saturasi-saturation-transduser/
Transduser logaritmis, yaitu apabila masukan bertambah besar secara
linier, keluarannya bertambah besar pula secara logaritmis.
Nilai Logaritmis Transduser
c. Transduser kuadratis, artinya apabila masukan bertambah besar secara
linier, maka keluarannya bertambah besar secara kuadratis.
214
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
MATERI PEMBELAJARAN
Nilai Kuadratis Transduser
Pada kondisi riil, transduser linier dalam jangkauan yang luas sangat jarang
ditemukan. Bahkan, banyak transduser yang memiliki sifat tidak linier yang
merupakan gabungan dari beberapa sifat tidak linier sehingga diperlukan
kiat-kiat yang tepat untuk memanfaatkank arakteristik transduser tersebut.
5. Aplikasi Transduser
Berdasarkan penerapannya, transduser dibagi menjadi beberapa jenis, antara
lain :
a. Transducer Electromagnetic, seperti antenna, tape head/disk head,
magnetic cartridge.
b. Transducer Electrochemical, seperti hydrogen sensor, pH probes.
c. Transducer Electromechanical, seperti rotary motor, potensiometer, air
flow sensor, load cell.
d. Transducer Electroacoustic, seperti loudspeaker, earphone, microphone,
ultrasonic transceiver.
e. Transducer Electro-optical, seperti lampu LED, diode laser, lampu pijar,
tabung CRT.
f. Transducer Thermoelectric, seperti komponen NTC dan PTC,
thermocouple.
215
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
LEMBAR PRAKTIKUM
A. Tujuan Sensor dan Tranduser
1. Memahami fungsi dari macam macam sensor dan tranduser
2. Mengidentifikasi komponen sensor dan tranduser pada rangkaian
elektronika
3. Menerapkan macam-macam sensor dan tranduser pada rangkaian
elektronika
B. Alat dan Bahan
1. LDR : 1 buah
2. Resistor 100k, 1k : @1 buah
3. Transistor BC54 : 2 buah
4. Battery 9 : 1 buah
5. Diode 1N4002 : 1 buah
6. Lampu : 1 buah
7. Project board
8. Jumper secukupnya
C. Petunjuk Pelaksanaan Praktik
1. Lakukan kegiatan praktik dengan hati-hati dan memperhatikan K3!
2. Jagalah kebersihan lingkungan praktik dan alat praktik!
3. Tanyakan kepada instruktur jika ada kesulitan dalam melaksanakan
praktik!
4. Setelah praktik selesai, kembalikan peralatan praktik ke tempat semula
dengan rapi!
D. Langkah Praktik
1. Rangkailah resistor pada project board, kemudian isilah tabel di bawah
ini
216
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
LEMBAR PRAKTIKUM
2. Lakukan pengukuran tegangan kerja pada transistor Q1 dan transistor
Q2, isikan hasil pengukuran pada tabel di bawah ini
Kondisi 1. LDR terbuka (terang)
Tabel 1. Hasil pengukuran transistor
No Transistor (Q1) Transistor (Q2) keterangan
1 Basis...........VDC Basis............VDC
2 Colector...........VDC Colector...........VDC
3 Emitor............VDC Emitor.........VDC
Kondisi 2. LDR tertutup (gelap)
Tabel 1. Hasil pengukuran transistor
No Transistor (Q1) Transistor (Q2) keterangan
1 Basis...........VDC Basis............VDC
2 Colector...........VDC Colector...........VDC
3 Emitor............VDC Emitor.........VDC
CONTOH SOAL
1. Uraikan definisi sensor dan tranduser !
2. Sebutkan jenis jenis sensor cahaya!
3. Perbedaan sensor cahaya infra red dan sensor cahaya ultraviolet!
4. Jelaskan prinsip kerja sensor cahaya fotovoltaik!
5. Sebutkan contoh tranduser yang memerlukan energi dari luar supaya
dihasilkan suatu keluaran!
Jawaban
1. Sensor merupakan komponen elektronika yang yang berfungsi untuk
mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar dan kimia menjadi
besaran listrik berupa tegangan, resistansi dan arus listrik. Sedangkan
tranduser adalah suatu alat yang dapat mengubah suatu energi ke
bentuk energi yang lain.
2. Sensor photo Voltaik, Sensor Ultraviolet, photo diode, infra red, photo
transistor
3. Perbedaan sensor infra red dan cahaya ultraviolet adalah Sensor
cahaya infra merah merupakan sensor cahaya yang akan merespon
perubahan cahaya infra merah. Sensor cahaya ultraviolet hanya dapat
merespon perubahan intensitas cahaya ultraviolet yang mengenainya.
4. Cara kerja sensor fotovoltaik adalah sinar matahari langsung akan di
217
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
CONTOH SOAL
terima oleh solar cell atau sel surya. Pada saat energi diterima oleh
sel surya, sel surya akan mengubah energi cahaya menjadi energi
listrik. Kemudian energi diteruskan menuju ke charge controller.
Dari charge controller, energi akan disimpan di dalam baterai. Baterai
yang menghasilkan output arus DC, akan diubah menjadi arus AC
menggunakan inverter.
5. Contoh tranduser yang memerlukan energi dari luar supaya dihasilkan
suatu keluaran adalah
a. Transducer Electroacoustic, seperti Loudspeaker, Earphone,
Microphone, Ultrasonic Transceiver.
b. Transducer Electro-optical, seperti Lampu LED, Diode Laser,
Lampu pijar, Tabung CRT.
JELAJAH INTERNET
Untuk mempelajari lebih jauh mengenai
aplikasi sensor cahaya menggunakan LDR kalian
dapat mengunjungi link di bawah atau menggunakan
QR Code di atas. Dalam web tersebut disajikan media
pembelajaran interaktif yang bisa digunakan untuk
belajar bagaimana cara merakit aplikasi sensor
cahaya menggunakan LDR secara mudah.
https://www.youtube.com/watch?v=XtSHCPakVCB
218
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
RANGKUMAN
1. Sensor adalah komponen yang berfungsi untuk mengubah besaran
mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia menjadi besaran listrik berupa
tegangan, resistansi, dan arus listrik. Karakteristik dari sensor adalah
sebagai berikut:
a. linearitas
b. sensitivitas
c. tanggapan waktu (respon time)
2. Ada dua macam sensor, yaitu sensor internal dan sensor eksternal, sehingga
sensor dapat diklasifikasikan menjadi 3, yaitu:
a. sensor thermal
b. sensor mekanis
c. sensor optik
3. Tranduser adalah alat yang digunakan untuk mengubah suatu bentuk
energi ke bentuk energy yang lainya. Tranduser dibagi menjadi dua
macam, yaitu tranduser input dan tranduser output.
4. Tranduser input merupakan tranduser yang mampu mengubah bentuk
energi dari bentuk energi fisik menjadi sinyal listrik.
5. Tranduser output merupakan tranduser yang dapat mengubah sinyal
listrik menjadi berbagai macam bentuk energi fisik yang lain.
6. Tranduser, alat yang difungsikan untuk mengubah suatu bentuk energi ke
bentuk energi yang lain. Sedangkan sensor, komponen elektronika yang
dapat mengubah besaran mekanis, magnetis, panas, sinar, dan kimia
menjadi besaran listrik.
TUGAS MANDIRI
Carilah informasi di berbagai sumber belajar mengenai macam-macam
sensor dan tranduser. Gambarkan simbol dari macam-macam sensor dan
tranduser tersebut serta berikan contoh penerapannya! Tugas ini dikerjakan
pada buku tugas dan dikumpulkan pada guru pengampu.
219
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR BAB
Jawablah soal-soal di bawah ini dengan singkat dan benar!
1. Sebutkan beberapa perbedaan sensor dan tranduser?
2. Ada berbagai macam jenis sensor suhu, sebutkan dan berikan penjelasan
masing-masing sensor suhu tersebut!
3. Jelaskan beberapa karakteristik yang harus ada pada sebuah sensor agar
sensor tersebut dikatakan baik!
4. Sebutkan tiga kategori sensor berdasarkan kegunaannya!
5. Sebutkan macam-macam energi yang bisa diubah oleh tranduser!
REFLEKSI
Setelah mempelajari bab X ini, Anda tentu menjadi lebih paham
mengenai konsep dasar tentang sensor dan tranduser. Dari semua materi yang
telah dijelaskan pada bab ini, hal apa yang menurut Anda paling sulit dipahami?
Supaya lebih paham kalian bisa browsing di internet mengenai sensor dan
tranduser kemudian diskusikan dengan teman dan guru, karena materi sensor
dan tranduser ini akan menjadi dasar dari materi-materi elektronika yang akan
dipelajari pada pokok bahasan selanjutnya.
220
DASAR LISTRIK DAN PENILAIAN AKHIR
ELEKTRONIKA SEMESTER GENAP
PENILAIAN AKHIR SEMESTER GENAP
I. Soal Pilihan Ganda
Pilihlah satu jawaban yang paling tepat!
1. Berikut ini yang bukan komponen elektronika aktif adalah ….
A. Diode
B. FET
C. Transistor Bipolar
D. Resistor
E. Integrated Circuit (IC)
2. Karakteristik komponen elektronika aktif adalah ..
A. Komponen aktif akan bekerja jika diberikan tegangan catu
B. Komponen aktif akan bekerja tanpa diberikan tegangan catu
C. Komponen aktif akan bekerja sama seperti kommponen pasif
D. Komponen aktif akan bekerja jika dihubungkan dengan komponen
elektronika yang lain
E. Komponen aktif akan bekerja jika dhubungkan dengan komponen aktif yang
lain
3. Diode merupakan komponen elektronika yang terbuat dari bahan .…
A. germanium
B. silikon
C. cadmium
D. ferit
E. germanium dan silikon
4. Berdasarkan kegunaannya jenis diode yang digunakan sebagai penstabil
tegangan adalah....
A. Diode LED
B. Diode germanium
C. Diode silikon
D. Diode zener
E. Diode tunel
5. Diode yang digunakan sebagai penyearah tegangan adalah ….
A. Diode Zener
B. Diode schotky
C. Diode silikon
D. Diode tunel
E. Diode LED
6. Filter adalah piranti elektronik yang berfungsi untuk melewat frekuensi tertentu
dengan melemahkan atau menghilangkang frekuesni yang lain. Jika yang
dilewatkan adalah frekuensi rendah dan yang dilemahkan atau dihilangkan
adalah frekuensi tingginya maka disebut sebagai filter…
A. Low pass filter
B. High pass filter
C. Band pass filter
D. Band stop filter
E. Band reject
221
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
7. Berikut ini komponen utama yang digunakan untuk membangun sebuah filter
pasif yang benar adalah....
A. resistor, kapasitor, transistor
B. resistor, kapasitor, IC
C. kapasitor, inductor, transistor
D. kapasiot, induktor, resistor
E. resistor, transistor, IC
8. Perhatikan gambar berikut .
Gambar tersebut merupakan gambar dari filter ....
A. High pass filter
B. Low pass filter
C. Banpas filter
D. Ban stop filter
E. Band reject filter
9. Gambar berikut menunjukkan respon frekuensi dari filter....
A. High pass filter
B. Low pass filter
C. Banpas filter
D. Ban stop filter
E. Band reject filter
222
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
10. Diode merupakan salah satu komponen aktif yang mempunyai dua buah
elektroda. Kedua elektroda tersebut yaitu....
A. anode , elektroda
B. katode , kolektor
C. anode , basis
D. anode , katode
E. anode , kolektor
11. Dalam pembuatan komponen elektronika bahan dasar yang digunakan adalah....
A. Arsen dan Phospor
B. Silikon dan Aluminium
C. Germanium dan Silikon
D. Germanium dan Indium
E. Antimon dan Gallium
12. Diode mempunyai jenis yang beragam, salah satu jenis diode yang sering
digunakan sebagai indikator dilambangkan dengan....
A. .
B. .
C. .
D. .
E. .
13. Perhatikan gambar di bawah ini. Gambar rangkaian diode tersebut
menggambarkan diode dalam keadaan dicatu dengan cara ....
A. Tegangan DC 3 Volt
B. Forward Bias
C. Reverse Bias
D. Tegangan AC 3 Volt
E. Tegangan tunggal
223
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
14. Sebuah diode mudah menghantarkan arus listrik dari anode ke katode apabila
telah dicapai tegangan cut in. Adapun besarnya tegangan tersebut tergantung dari
bahan pembuatnya. Untuk diode dari bahan silikon mempunyai tegangan cut in....
A. 0,2 Volt
B. 0,3 Volt
C. 0,5 Volt
D. 6 Volt
E. 0,7 Volt
15. Transistor tersusun dari 2 diode yang dipasang berkebalikan. Kalau sebuah diode
tersusun dari bahan tipe P dan bahan tipe N, maka sebuah transistor NPN jika
dillihat dari susunan lapisan bahannya adalah....
A. PN + PN
B. PN + NP
C. PNP + NPN
D. NP + PN
E. NP + NP
16. Komponen elektronika semikonduktor salah satunya adalah transistor .
Transistor memimiliki kaki yang diberi nama....
A. anode dan katode
B. basis 1, emitor, basis 2
C. anode, katode dan gate
D. drain, source dan gate
E. basis, colector dan emitor
17. Berdasarkan susunan semikonduktornya transistor dibedakan menjadi 2 tipe,
yaitu transistor PNP dan transistor NPN, Adapun transistor PNP dilambangkan
dengan....
A.
B.
C.
224
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
D.
E.
18. Tegangan AC (bolak-balik) setelah melewati diode penyearah maka ouputnya
menjadi ....
A. gelombang sinus
B. gelombang segitiga
C. sinyal DC
D. sinyal AC
E. gelombng kotak
19. Opertional Amplifier (Op-Amp) dapat dirangkai menjadi dua buah rangkaian
dasar, yaitu penguat inverting dan penguat non inverting. Penguat inverting
mempunyai ciri-ciri salah satunya adalah....
A. sinyal masukan diumpankan pada masukan yang bertanda positif
B. terminal masukan yang bertanda negatif dihubung ke ground
C. sinyal output penguat sefasa dengan sinyal input
D. sinyal masukan diumpankan pada terminal masukan yang bertanda negatif
E. sinyal output mempunyai amplitudo tegangan lebih kecil daripada
amplitudo sinyal input
20. Suatu rangkaian yang digunakan untuk membuang tegangan output pada
frekuensi tertentu disebut....
A. filter
B. filter aktif
C. filter pasif
D. penguat
E. penyearah
21. Output dari catu daya simetris akan memiliki keluaran tegangan....
A. positif dan negatif
B. positif ,GND dan negatif -
C. negatif dan 0
D. positif dan 0
E. negatif dan GND
22. Filter untuk meloloskan frekuensi rendah disebut....
A. High pass filter
B. Low pass filter
C. Band pass filter
D. Band stop filter
E. Filter tegangan
225
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
23. Perhatikan gambar di bawah ini!
Gambar di atas adalah gambar filter pasif jenis
A. Low pass filter
B. High pass filter
C. Band pass filter
D. Band stop filter
E. Filter tegangan
24. Perhatikan rangkaian di bawah ini!
Gambar di atas merupakan...
A. Low pass filter
B. High pass filter
C. Band pass filter
D. Band stop filter
E. Filter tegangan
25. Komponen penyususn filter aktif biasanya adalah....
a. resistor
b. induktor
c. op amplifier
d. resistor, induktor, kapasitor
e. induktor dan kapasitor
26. Gerbang logika yang mempunyai sifat membalik masukan adalah gerbang …
A. OR
B. AND
C. NOT
D. NAND
E. NOR
226
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
27. Berikut ini yang merupakan simbol dari gerbang logika OR adalah ...
A.
B.
C.
D.
E.
28. Pada pengukuran dengan ohmmeter didapatkan hasil penunjukan jarum seperti
gambar di bawah ini, jika saklar jangkah pengali berada pada posisi x10kΩ,
berapakah nilai pembacaan hasil pengukurannya?
A. 21 KΩ
B. 22 KΩ
C. 220 KΩ
D. 210 KΩ
E. 25 KΩ
227
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
PENILAIAN AKHIR
SEMESTER GENAP
29. Sebelum multimeter digunakan untuk mengukur tahanan jarum penunjuk pada
papan skala harus berada tepat di angka nol sebelah kanan maupun sebelah kiri.
Proses ini menjadikan jarum penunjuk alat ukur multimeter pada kedudukan nol
di sebelah kanan maupun di sebelah kiri, disebut proses.....
A. kalibrasi
B. menala
C. trimming
D. krimping
E. vlidasi
30. Apabila multimeter hendak digunakan untuk mengukur tegangan dan arus listrik
baik AC maupun DC, sebaiknya batas ukur dari multimeter ditempatkan....
a. Di bawah tegangan ataupun arus yang hendak diukur
b. Di atas tegangan ataupun arus yang hendak diukur
c. Sama dengan tegangan ataupun arus yang hendak diukur
d. Pada kedudukan X1
e. Pada posisi DC mA
II. Soal Uraian
Kerjakan soal di bawah ini dengan baik dan benar!
1. Gambarkan penyearah setengah gelombang dan gelombang penuh!
2. Jelaskan yang dimaksud dengan pemberian catu maju (forward bias) pada
diode semikonduktor!
3. Jelaskan perbedaan antara low pass filter dengan High pass filter!
4. Sebutkan jenis-jenis transistor dan lambangnya!
5. Jelaskan cara kerja dari aplikasi rangkaian sensor di bawah ini!
228
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
Agfianto, Penapis. 2002. Aktif Elektronika Teori dan Praktik. Yogyakarta :CV Gava
Media.
Ahmad Kusnandar, Aji W..2002. Penerapan Konsep Dasar Listrik dan Elektronika.
Bandung : Armico.
_________.2002. Penggunaan Alat Ukur Listrik. Bandung : Armico.
Fadillah Kismet, Murdono, Dalimunte Chaerudin.1999. Ilmu Listrik. Bandung :Penerbit
Angkasa.
Malvino, Hanapi Gunawan. 1995. Asas-asas Elektronika .Jakarta:Erlangga.
Misno.2019. Dasar Listrik dan Elektronika.Malang: Quantum Buku Sejahtera.
Sudirman.2002.Fisika.Jakarta : Erlangga.
Taufiq Afandi, Untung Suprapto.2011.Mengukur Besaran-Besaran Listrik dalam
Rangkaian Elektronika. Klaten: Saka Mitra Kompetensi.
Wasito S, 1983, Pelajaran Elektronika 1A, Sirkit Arus Searah, Karya Utama Jakarta,
Anggota Ikatan Penerbit Indonesia ( IKAPI)
_______1995. Vademekum Elektronika, Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
Zubeir, Muhtadi.2015.Sensor dan Tranduser untuk sistem Kontrol Industri .Yogyakarta:
Skripta Media Creative.
Sumber Internet
Dickson Kho.2019.Hukum Lenz – Pengertian dan Bunyi Hukum Lenz. https://
teknikelektronika.com/hukum-lenz-pengertian-hukum-lenz-bunyi-hukum-lenz/ , 23
November 2019
________.2019. Pengertian Diode Varactor (Varicap) dan Asas Kerjanya, https://
teknikelektronika.com/asas-kerja-pengertian-diode-varactor-varicap/ , 14 Nopember
2019
Elisa. 2017. Jenis-jenis Diode Lengkap Beserta Fungsi dan Cara Kerjanya, https://
informazone.com/jenis-jenis-diode/ .11 Nopember 2019
Fitia Septiani, 2015 , Elektronika Daya, https://www.academia.edu/18247060/
Elektronika_Daya_-_UJT_Uni_Junction_Transistor_, 31 Maret 2020
Guru Pendidikan. 2019. Diode : Pengertian, Fungsi, Lambang, Jenis, Karakteristik,
Cara Kerja & Rumusnya Lengkap, https://seputarilmu.com/2019/02/diode.html, 11
Nopember 2019
Guru Pendidikan. 2019.Diode: Pengertian, Fungsi, Asas Kerja, Contoh Dan Jenis Diode,
https://www.gurupendidikan.co.id/diode/ , 11 Nopember 2019
Novita Sari. 2019. Diode Zener – Pengertian, Rumus, Karakteristik, & Cara Mengukur,
https://rumus.co.id/diode-zener/ . 11 Nopember 2019
Silva Isfahani.2017 . Hukum Ampere dan Solenoida .https://www.academia.
edu/34730611/HUKUM_AMPERE_DAN_SOLENOIDA, 18 Nopember 2019
2019,André-Marie Ampère, https://id.wikipedia.org/wiki/Andr%C3%A9-Marie_
Amp%C3%A8re
2019.Perbedaan Komponen Aktif dan Pasif Pada Rangkaian Elektronik. https://www.
etsworlds.id/2019/10/perbedaan-komponen-aktif-dan-pasif-pada.html, 22 Oktober
2019
229
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
https://www.academia.edu/34730611/HUKUM_AMPERE_DAN_SOLENOIDA 05
Nopember 2019
https://teknikelektronika.com/hukum-lenz-pengertian-hukum-lenz-bunyi-hukum-
lenz/, 06 Nopember 2019
https://id.wikipedia.org/wiki/Andr%C3%A9-Marie_Amp%C3%A8re, 12 Nopember
2019
https://www.sarana-bangunan.com/perbedaan-antara-sekring-dan-sirkuit-pemutus-
mcb/ , 26 November 2019
https://fdokumen.com/document/macam-mcb.html, 7 Nopember 2019
https://fdokumen.com/document/macam-mcb.html, 7 Nopember 2019
https://fpttelecom.website/gambar-rangkaian-mcb.html, 02 Nopember 2019 https://
www.se.com/id/id/product-subcategory/4230-molded-case-circuit-breakers/ , 02
Nopember 2019
https://www.se.com/id/id/product-subcategory/4230-molded-case-circuit-breakers/
, 02 Nopember 2019
http://www.habetec.com/acb-air-circuit-breaker.html, 7 Nopember 2019
https://en.wikipedia.org/wiki/Fuse_(electrical) , 7 Nopember 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/io/io_5.html, 7 Nopember 2019
https://learn.sparkfun.com/tutorials/diodes/all, ,7 Nopember 2019
https://en.wikipedia.org/wiki/Thermostat, 7 Nopember 2019
http://ulasanberitaterheboh.blogspot.com/2017/08/panduan-cara-memasang-
sakhttps://teknikelektronika.com/pengertian-elektronika-electronics-definisi-
elektronika/
https://seputarilmu.com/2018/12/resistor.html
https://seputarilmu.com/2018/12/resistor.html
https://caraharian.com/menghitung-resistor.html
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/
https://kelasrobot.com/cara-untuk-membaca-nilai-resistor/
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/
https://www.mpja.com/01-Ohm-5W-Power-Resistor/productinfo/17790%20RS/
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html
lar-stopkontak.html , 21 November 2019
https://seputarilmu.com/2019/02/diode.html
https://informazone.com/jenis-jenis-diode/, 11 Nopember 2019
https://rumus.co.id/diode-zener/, 11 Nopember 2019
https://www.gurupendidikan.co.id/diode/, 11 Nopember 2019
https://teknikelektronika.com/asas-kerja-pengertian-diode-varactor-varicap/, 14
Nopember 2019
https://teknikelektronika.com/pengertian-diode-tunnel-karakteristik-diode-tunnel/ ,
25 Nopember 2019
http://ocw.usu.ac.id/course/download/419-ELEKTRONIKA-DIGITAL/tke_slide_
transistor_bipolar.pdf, 13 Nopember 2019
230
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
https://teknikelektronika.com/pengertian-ic-integrated-circuit-aplikasi-fungsi-ic/, 13
Nopember 2019
https://www.gurupendidikan.co.id/diode/, 15 Nopember 2019
https://rumus.co.id/diode-zener/, 11 Nopember 2019
https://docplayer.info/47327513-Bab-ii-diode-dan-rangkaian-diode.html, 15
Nopember 2019
http://audiotronis.blogspot.com/2014/03/seputar-power-amplifier-dan speaker.
html , 26 November 2019
https://idschool.net/smp/rangkaian-listrik-seri-paralel-dan-campuran/ , 26 November
2019
https://idschool.net/smp/rangkaian-listrik-seri-paralel-dan-campuran/ , 26 November
2019
https://idschool.net/smp/rangkaian-listrik-seri-paralel-dan-campuran/ , 26 November
2019
https://rataukemalalaura.blogspot.com/2018/09/rangkaian-hambatan-dan-sumber-
tegangan.html , 27 November 2019
https://rataukemalalaura.blogspot.com/2018/09/rangkaian-hambatan-dan-sumber-
tegangan.html , 27 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/capacitor/cap_7.html , 27 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/capacitor/cap_6.html , 27 november 2019
https://docplayer.info/76382201-Teknik-listrik-industri-jilid-1.html . 27 november
2019
https://sumberbelajar.belajar.kemdikbud.go.id/sumberbelajar/tampil/Rangkaian-
Arus-Bolak-Balik-/konten2.html , 27 november 2019 https://rumushitung.
com/2015/03/24/arus-dan-tegangan-bolak-balik-fisika-sma/ . 27 november 2019
http://fisikazone.com/rangkaian-arus-bolak-balik/ , 27 november 2019
https://www.myrightspot.com/2017/03/rangkaian-resistor-induktor-dan.html , 27
November 2019
http://fisikazone.com/rangkaian-arus-bolak-balik/ , 27 November 2019
https://blog.ruangguru.com/rangkaian-arus-bolak-balik , 27 November 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri , 27 November 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri , 27 November 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri , 27 November 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri ,27 November 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri , 27 Noveber 2019
https://www.quipper.com/id/blog/mapel/fisika/inilah-rangkaian-rlc-beserta-contoh-
soalnya/#a_Rangkaian_RC_seri , 27 November 2019
https://docplayer.info/72812823-Rangkaian-ac-r-l-paralel.html , 27 November 2019
https://kusumAndarutp.blogspot.com/2015/07/rangkaian-paralel-resistor-induktor-
dan.html , 27 November 2019
231
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
http://physicstasks.eu/1787/parallel-rlc-circuit , 27 November 2019
https://id.wikipedia.org/wiki/Gustav_Robert_Kirchhoff?veaction=edit§ion=1 ,
27 november 2019
http://www.info-elektro.com/2013/03/alat-ukur-elektrostatis-instrument.html, 29
Oktober 2019
https://www.slideshare.net/yosferdi/alat-ukur-pmmc, 28 Oktober 2019
https://www.indiamart.com/proddetail/laboratory-galvanometer-16602710573.
html, 27 Oktober 2019
https://www.indiamart.com/proddetail/analog-dc-voltmeter-19993468662.html, 27
Oktober 2019
https://www.12voltplanet.co.uk/panel-mount-digital-volt-meter-12v-24v-dc.html,
27 Oktober 2019
https://materisekolah.co.id/amperemeter-pengertian-fungsi-dan-cara-
pengukurannya-lengkap/, 27 Oktober 2019
https://www.bukalapak.com/p/elektronik/komponen-elektronik/bq16oj-jual-dual-
display-voltmeter-amperemeter-digital-0-100v-0-10a-0-28in-led, 27 Oktober 2019
https://www.tokopedia.com/pmte/diskon-20-cos-phi-meter-fetc-144-tegangan-
400-v-circutor, 27 Oktober 2019
https://www.indiamart.com/proddetail/analog-watt-meter-6970676088.html, 27
Oktober 2019
https://www.tokopedia.com/ecolife/kwhmeterwatt-meter-digital-portabel-murah,
27 Oktober 2019
https://zonaelektro.net/tool-kit-elektronika/frekuensi-meter/ ,27 Oktober 2019
https://detakriaunews.com, 27 Oktober 2019
https://www.itm.com/product/megger-mit230hd0-insulation-tester-with-rubber-
boot , 27 Oktober 2019
https://www.tokopedia.com/find/digital-earth-tester
https://www.bhinneka.com/sanwa-analog-multimeter-yx-360trf-skusku00513239,
29 Oktober 2019
https://www.circuitspecialists.com/digital-multimeter-csi2010.html , 29 Oktober
2019
https://news.ralali.com/cara-menggunakan-oscilloscope/, 28 Oktober 2019
otospeedcar.com
https://teknikelektronika.com/bagian-bagian-osiloskop-kontrol-dan-indikator-
osiloskop/ , 12 Nopember 2019
http://audiopromedia.co.id/2018/04/19/isk-d55a/ , 24 Oktober 2019
https://bundet.com/pub/detail/macam-jenis-filter-dalam-teknik-elektronika
1538073939 , 21 November 2019
http://analisis-wahyuhadi.blogspot.com/2009/12/analog-digital-filter-
menggunakan.html , 21 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/filter_3.html , 23 November 2019
https://fit.labs.telkomuniversity.ac.id/yuk-kenalan-dengan-filter-elektronika/ , 23
November 2019
232
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html , 23 November 2019
https://fit.labs.telkomuniversity.ac.id/yuk-kenalan-dengan-filter-elektronika/, 23
November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html , 23 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html , 23 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html ,23 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html ,24 November 12.03
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html ,24 November 12.15
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html ,24 November
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html , 25 November 2019
https://www.electronics-tutorials.ws/filter/band-stop-filter.html , 25 November 2019
https://www.didno76.com/2019/01/cara-menggunakan-komputer-atau-laptop.html,
22 Oktober 2019
https://media.neliti.com/media/publications/168136-ID-penyederhanaan-
ungkapan-boole-dari-suatu.pdf , 22 Oktober 2019
https://id.wikipedia.org/wiki/Gottfried_Leibniz , 12 Nopember 2019
https://teknikelektronika.com/pengertian-elektronika-electronics-definisi-
elektronika/ di unduh hari jumat tanggal 22 November 2019 jam 12:21
https://seputarilmu.com/2018/12/resistor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09:07
https://seputarilmu.com/2018/12/resistor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09:07
https://caraharian.com/menghitung-resistor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09:09
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/ di unduh hari senin tanggal 18
November 2019 jam 14:21
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/ di unduh hari senin tanggal 18
November 2019 jam 14:28
https://kelasrobot.com/cara-untuk-membaca-nilai-resistor/ di unduh hari Senin
tanggal 18 November 2019 jam 14:36
https://rumusrumus.com/cara-membaca-resistor/ di unduh hari senin tanggal 18
Nopember 2019 jam 14:17
https://www.mpja.com/01-Ohm-5W-Power-Resistor/productinfo/17790%20RS/ di
unduh hari senin tanggal 18 november 2019 jam 14:32
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09: 13
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09: 14
https://seputarilmu.com/2018/12/kapasitor.html di unduh hari selasa tanggal 19
November 2019 jam 09:16
https://www.Andalanelektro.id/2018/09/induktor-pengertian-fungsi-dan-jenisnya.
html di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 18
https://enjiner.com/pengertian-induktor/ di unduh hari selasa tanggal 19 November
233
DASAR LISTRIK DAN
ELEKTRONIKA
DAFTAR PUSTAKA
2019 jam 09:20
https://enjiner.com/pengertian-induktor/ di unduh hari selasa tanggal 19 November
2019 jam
09:21
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 22
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 23
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 25
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 26
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 26
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 33
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09:35
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 33
https://digiwarestore.com/id/digiware-news/33_cara-mudah-baca-komponen-smd
di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019 jam 09: 35
https://www.art.com/products/p22107995315-sa-i7555077/sheila-terry-georg-
simon-ohm-german-physicist.htm di unduh hari selasa tanggal 19 November 2019
jam 11:01
http://blog.unnes.ac.id/antosupri/pengertian-diode-varactor-varicap-dan-asas-
kerjanya
https://www.abcpowergenset.com/kenali-sumber-energi-listrik-generator/ di unduh
hari senin tanggal 18 November 2019 jam 20:04
https://www.autoexpose.org/2018/02/asas-kerja-generator-listrik.html di unduh
tanggal 13 Nopember 2019 Jam 08:49
https://fisikazone.com/perangkat-dengan-asas-induksi-elektromagnet/grafik-arus-
searah/ di unduh tanggal 13 Nopember 2019 jam 08:42
https://www.autoexpose.org/2018/02/asas-kerja-generator-listrik.html di unduh
tanggal 13 Nopember 2019 jam 07:59.
https://nulis-ilmu.com/pengertian-arus-listrik/ di unduh tanggal 13 Nopember 2019
jam 08:32
https://www.pinterpAndai.com/elektrokimia-sel-volta-elektrolisis-soal-jawaban/di
unduh rabu tanggal 13 Nopember 2019 jam 12:40
https://bacajuga.com/sumber-arus-listrik/ di unduh rabu tanggal 13 Nopember 2019
jam 13:42
https://rumushitung.com/2019/05/07/listrik-dinamis-part-2-sumber-tegangan-dan-
hukum-ohm-rangkaian-hambatan/ di unduh rabu tanggal 13 Nopember 2019 jam
234