RANCANGAN TINDAKAN
AKSI NYATA MODUL 1.4
BUDAYA POSITIF
JUDUL KEGIATAN
"Menanamkan dan membiasakan budaya positif dengan
keyakinan kelas dalam pembelajaran
di SMK Negeri 8 Majeneā
CGP Angkatan 7
NURFADILAH, S.Pd
LATAR BELAKANG
Sekolah idaman adalah sekolah yang mampu menciptakan kenyaman dan memberikan
kemerdekaan untuk hidup dan berkembang bagi peserta didik sesuai kodratnya. Sekolah tersebut
terhindar dari segala macam bentuk penindasan, bulliying, kekerasan dan pemaksaan terhadap
warga sekolah khususnya peserta didik. Sekolah tersebut akan berusaha sekuat tenaga untuk
menciptakan suasana yang penuh dengan kerhamonisan dan pembiasaan positif.
Seorang guru yang memiliki tugas mendidik sekaligus mengajar murid-murid di sekolah, harus bisa
meciptakan pembelajaran yang nyaman dan menyenangkan, agar hal ini bisa terwujud maka setiap
warganya khususnya peserta didik harus membiasakan budaya positif. Budaya yang mengakar kuat
dan menjadi sebuah kebiasaan yang dilakukan secara kontinyu dan sadar oleh setiap warga sekolah.
Pembiasaan positif yang merupakan budaya positif akan menjadi budaya sekolah. Budaya yang
dipegang teguh oleh seluruh warga sekolah dan menjadi kekhasan dari sekolah tersebut. Budaya
tersebut harus terintegrasi dalam seluruh kegiatan sekolah, baik dalam pra pembelajaran, proses
pembelajaran ataupun di luar kelas. Untuk mengimplementasikan budaya positif diawali dengan
perubahan paradigma teori kontrol dan penerapan disiplin positif melalui keyakinan kelas.
TUJUAN KEGIATAN
Adapun tujuan kegiatannya adalah:
Menumbuhkan budaya positif dengan kesepakatan kelas,
Membangun disiplin positif melalui penerapan budaya positif,
Menumbukan motivasi intrinsik murid untuk disiplin diri sesuai
keyakinan kelas,
Membangun hubungan kerjasama antara murid,guru dan warga
sekolah,
Menumbuhkan kesadaran dalam melakukan hal- hal yang baik,
Menciptakan kepercayaan diri dan tanggung jawab.
TOLAK UKUR KEBERHASILAN
Murid mampu membuat keyakinan kelas yang
dipasang dinding kelas.
Murid memiliki motivasi intrinsik dalam membangun
disiplin dirinya,
Murid mampu menerapkan dan menjalankan keyakinan
kelas yang telah dibuat.
LINI MASA TINDAKAN
Adapun langkah-langkah yang akan dilakukan, yaitu:
Sosialisasi atau deseminasi kepada seluruh warga sekolah meliputi kepala sekolah,
guru, murid , dan tenaga kependidikan terkait disiplin positif dan kesepakatan
kelas,
Guru menjelaskan tentang pengertian dan pentingnya keyakinan kelas,
Berkolaborasi dengan wali kelas untuk membuat keyakinan kelas masing-masing,
Guru memfasilitasi murid untuk membuat keyakinan kelas,
Keyakinan kelas yang telah disepakati selanjutnya ditandatangani seluruh warga
kelas dan dipasang di dinding kelas,
Guru mengontrol pelaksanaan keyakinan kelas,
Melakukan evaluasi pelaksanaan mingguan,
Melakukan refleksi dan tindakan perbaikan.
DUKUNGAN YANG DIBUTUHKAN
Dukungan sumber dan alat yang dibutuhkan sebagai berikut:
Dukungan Kepala Sekolah karena tanpa dukungan dari kepala
sekolah kegiatan aksi nyata ini tidak dapat terlaksana,
selanjutnya dukungan berasal dari rekan guru, tenaga
kependidikan dan murid.
Sara prasarana untuk menyiapkan ruangan deseminasi, infokus,
layar proyektor dan leptop, alat tulis, kertas, HP, dll
Orang tua untuk melanjutkan pembiasaan atau budaya positif
ketika dirumah.
TERIMA KASIH
TETAP SEMANGAT
DAN SELALU BAHAGIA