The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Sefia Subrata, 2023-09-13 20:35:23

KARYA INOVASI PENGAWET ALAMI IKAN

Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga

Keywords: pengawet alami

KARYA INOVASI PENGAWET ALAMI IKAN SARDEN DARI AIR DAUN MANGGA I Made Artha Wijaya Kusuma Dewa NISN : 0107405888 SD SARASWATI 3 DENPASAR JALAN. PROF. MOH. YAMIN IV NO.1 TAHUN 2022


Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas segala berkat rahmatnya penulis dapat menyelesaikan Karya Inovasi Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga serta makalah ini dapat disusun dengan sebagaimana mestinya. Tak lupa penulis menyampaikan terima kasih kepada Ibu Kepala Sekolah SD Saraswati 3 Denpasar atas dukungan moral dan spiritual selama kami menyelesaikan karya inovasi ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih kepada guru pembina, para guru dan siswa yang sudah memberikan kontribusi baik secara langsung maupun secara tidak langsung . Karena itu penulis berharap makalah ini menjadi sesuatu yang berguna bagi kita bersama. Penulis menyadari bahwa dalam menyusun karya tulis ini masih jauh dari kesempurnaan, untuk itu penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun yang berguna bagi makalah ini.


1. NAMA ALAT ATAU PRODUK Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga 2. LATAR BELAKANG Menghadapi kehidupan dilingkungan masyarakat sesungguhnya tidaklah mudah. Tidak semua orang bisa berbuat baik dan tidak semua orang bisa memberikan pertolongan kepada diri kita. Maka dari itu kewaspadaan dan kehatihatian dalam menjalankan hidup dan kehidupan sangat diperlukan. Terutama masalah kesehatan, masih banyak orang ingin mendapatkan keuntungan dengan mencelakakan orang lain. Beberapa contoh yang sering terjadi, yaitu para penjual ikan dalam menjaga agar ikan yang dijualnya tetap terlihat segar mereka sering menggunakan bahan pengawet sintetis seperti formalin, borax, dan lain sebagainya. Mereka tidak mau tau apakah orang yang akan mengonsumsi ikannya akan mengalami gangguan kesehatan atau tidak ? Dalam hal ini mereka hanya berpikir asal barangnya terjual dan mendapat keuntungan masalah kesehatan para pembeli bukan menjadi tanggung jawabnya. Itulah suatu kenyataan yang nyata ada dilingkungan masyarakat. Setelah para penjual ikan banyak yang terjaring dan mendapat sanksi dari BPOM akhirnya pemerintah menganjurkan agar para penjual ikan apabila ingin memperpanjang masa simpan ikannya karena tidak terjual pada saat itu berusaha agar menggunakan bahan-bahan pengawet yang alami dan ramah lingkungan dalam arti bahwa para pedagang ikan diharapkan menggunakan bahan-bahan organik untuk mengawetkan barang dagangannya sehingga para pembeli merasa aman dengan kesehatannya. (Widiastuti,2016) Menanggapi masalah itu maka peneliti ingin memberikan suatu masukan kepada para pedagang ikan atau para ibu rumah tangga yang ingin memperpanjang masa simpan ikannya yang kali ini khusus terhadap masa simpan ikan sarden yang sangat disukai oleh kebanyakan masyarakat. Peneliti mencoba memberikan solusi dengan menggunakan bahan pengawet ekstrak daun mangga yang cukup mudah untuk didapatkan dan tersedia cukup banyak dilingkungan hidup masyarakat itu sendiri..


Dari pemaparan latar belakang tersebut, maka dapat dirumuskan masalah pada penelitian ini: 1. Mengapa pengawet ikan dari air daun mangga dapat dijadikan bahan pengawet yang alami untuk memperpanjang masa simpan kan sarden segar? 2. Bagaimana efektivitas dari pemanfaatan ekstrak daun mangga dalam fungsinya sebagai pengawet alami pada ikan sarden ? Berdasarkan dari latar belakang dan rumusan masalahnya, adapun tujuan dari penelitian ini adalah: 1. Untuk mengetahui bahwa ekstrak daun mangga dapat di jadikan bahan pengawet alami yang dapat memperpanjang masa simpan ikan sarden. 2. Untuk mengetahui efektivitas dari ekstrak daun mangga dalam manfaatnya sebagai bahan pengawet pada ikan sarden 3. SPESIFIKASI TEKNIS TEKNOLOGI Secara umum ikan menjadi busuk tentu ada penyebabnya. Penyebab utama busuknya ikan sarden tersebut karena adanya aktivitas dari bakteri Aeromonas hydrophylla sehingga ikan sarden terkena penyakit Motile Aeromonand Septicimea dengan menampakkan dagingnya berwarna merah bata, sisik atau kulit ikan menjadi biru dan berbau serta bagian perut tampak mengerut. Untuk menghambat terjadinya pembusukan ikan sarden karena pengaruh bakteri Aeromonas hydrophylla maka ikan-ikan sarden ini dapat diawetkan dengan bahan pengawet. (Haliman, 2004)


3.1 ALAT DAN BAHAN A. Alat NAMA ALAT GAMBAR 1.BLENDER 2.SARINGAN 3.WADAH 4.GUNTING


5.BOTOL PIASTIK B. Bahan NAMA BAHAN GAMBAR 1, daun manga ( 35 lembar daun manga ) 2.Garam ( 1 sendok makan )


3.air ( 2liter ) C. Kandungan dan Manfaat Bahan 1) Senyawa tanin berfungsi mengganggu sel-sel bakteri sehingga cairan pada sel bakteri mengalami plasmolisis dan mengerut sehingga bakteri tidak bisa tumbuh alami ekstrak daun mangga yang di dalamnya mengandung beberapa senyawa kimia. Berdasarkan hasil penelitian fitokimia peranan senyawa kimia pada ekstrak daun ini memiliki fungsi secara spesifik dalam menghambat pertumbuhan dan perkembangan bakteri pembusuk pada ikan sarden. Secara rinci manfaatnya adalah sebagai berikut : dan berkembang. 2) Senyawa steroid mempunyai peranan dalam mengganggu kemampuan bakteri untuk membentuk racun yang sering menyebabkan daging ikan berwarna biru dan berbau. 3) Senyawa triterpenoid dan flavanoid berfungsi meracuni bakteri dan mempercepat terjadi kematian pada bakteri agar tidak banyak menimbulkan reaksi pada daging ikan sarden. 4) Senyawa saponin berfungsi menghambat pelekatan bakteri pada daging ikan sarden sehinga bakteri tidak mampu mengubah kondisi ikan dalam waktu yang cepat. 5) Senyawa antaquinon berfungsi sebagai penghambat perkembangbiakan bakteri sehingga bakteri mampu memperbanyak diri pada tubuh ikan sarden. Dari kelima manfaat senyawa kimia yang ada pada daun mangga ini maka masa simpan dari ikan sarden dapat terjadi lebih lama tanpa mengurangi unsur rasa dan kondisi ikan sarden itu sendiri. (Badrudin,1993)


3.2 LANGKAH-LANGKAH PEMBUATAN No Gambar Langkah pembuatan 1 Siapkan bahan dan alat :daun mangga, garam,gelas takar,blender,baskom air dan blender 2 Rendam daun mangga di air yang sudah di tuangkan garam


4 Setelah di rendam, potong kecil kecil daun mangga 5 Berikut tampilan potongan kecil daun mangga


6 Setelah itu masukan potongan kecil daun mangga dengan air ke blender dengan air lalu di blender 9 Lalu siapkan baskom dan saring daun mangga yang di campur air hingga tidak ada potongan kecil dari daun mangga dan hanya menyisakan air dari daun mangga


Produk sudah berhasil di buat masukan air daun mangga Ke dalam botol kemasan 3.3 CARA PEMAKAIAN PRODUK Cara pemakian produk pengawet ikan dengan cairan daun manga yaitu dengan menuangkan sebanyak 1 liter ekstrak daun manga ke dalam baskom dan masukkan ikan yang inggin di awet kan. Maka ikan sarden yang akan diawetkan dapat bertahan sampai 4 hari tanpa dimasukkan ke dalam lemari es. 3.4 FUNGSI PRODUK Produk ini memiliki fungsi sebagai pengawet ikan sarden. Daun tanaman mangga ini bermanfaat sebagai bahan pengawet karena mengandung beberapa senyawa kimia yang berfungsi menghambat pertumbuhan mikroorganisme yang sering menjadi penyebab membusuknya ikan. Dengan pemanfaatan pengawet alami maka dampak negatifnya sangatlah kecil sehingga para pengonsumsi makanan merasa aman dengan kesehatannya. (Widiastuti,2016) 3.4 KEUNGGULAN PRODUK Pengawet ikan organic dari ekstrak daun mangga terbuat dari bahanbahan yang biasa dimakan, tetapi mempu mengawetkan ikan sampai 4 hari tanpa


perlu dimasukkan dalam lemari es. Mampu mengurangi penggunaan es pada kegiatan penangkapan dan penyimpanan ikan sampai 30% dari jumlah yang biasa digunakan. Mampu mempertahankan rasa, aroma, dan tekstur ikan segar dalam waktu yang lebih lama sehingga ikan segar dapat tersedia hingga daerah yang jauh dari laut. (Taikarimi,2010) Keunggulan selanjutnya adalah terhindar dari racun pada bahan pengawet buatan dan tidak perlu mengeluarkan biaya yang besar untuk membuat pengawet. 4. HASIL PENGUJIAN DAN KESIMPULAN 4.1. HASIL PENGUJIAN a. Uji Stabilitas Pengawet ikan sarden dari air daun mangga telah di uji stabilitas nya selama 4 hari memperoleh hasil perubahan warna bentuk dan bau hal ini menunjukan bahwa Pengawet ikan sarden dari air daun mangga tidak bisa berthan lama jika di diamkan dalam jangka waktu lebih lama. b. Uji khasiat Penggunaan pengawet ikan dari air daun mangga kepada 4 ikan sarden selama 1 hari di dapat kan hasil bahwa ikan masih segar dan tidak menghasilkan bau.


4. KESIMPULAN Berdasarkan uraian dan hasil penggujian pengawet ikan sarden dari air daun mangga Dapat disimpulkan bahwa : 1. Dapatnya ekstra daun mangga sebagai bahan pengawet alami untuk memperpanjang masa simpan ikan sarden segar karena daun mangga tersebut mengandung senyawa kimia seperti tannin, steroid, triterpenoid, falvonoid, saponin dan antaquinon yang masing-masing mempunyai fungsi menghambat pertumbuhan bakteri pembusuk pada ikan sarden. 2. Ekstrak mangga dapat dikatakan efektif manfaatnya sebagai bahan pengawet alami pada ikan sarden. Hanya saja konsentrasi yang berbeda akan memberikan masa simpan yang berbeda pula. Ini bisa dilakukan tergantung dari kebutuhan pemakainya. Jika menggunakan almari es bisa saja hingga mencapai 28 jam ( setara konsentrasi 75% ) hanya saja jika dengan almari es daging ikan tidak segurih mendapat pengawet dari ekstrak daun mangga tersebut.


DAFTAR PUSTAKA Badrudin A. 1993. Sekilas Mengenai Hutan Tanaman Mangga. Ubud: Seminar Sehari Deforesasi Hutan Kelor-10 halaman. Cronquist A.1981. An Integrated System Of Classification Of Flowering Plants. New York: Columbia University Press-477 halaman. Dasuki U.A .1991. Sistematik Tumbuhan Tinggi. Bandung: Jurnal Bidang Ilmu Hayati ITB. Haliman R.W dan Adijaya D.S. 2004. Ikan Sarden dan Ikan Laut lainnya. Jakarta: Penebar Swadaya. Haliman RW dan Dian A.S. 2006. Ikan Sarden Murah Bergizi. Jakarta: Penebar Swadaya. Tajkarimi M.M., Ibrahim S.A., Cliver D.O. 2010. Review Antimicrobial Herb And Spice Compounds In Food. Jakarta : Rineka Jaya Volk W.A dan Wheeler M.F. 1990. Mikrobiologi Dasar Jilid II. Jakarta: Erlangga. Widiastuti D.R. 2016. Kajian Pengawet Pangan Dari Bahan Alami Sebagai Bahan Tambahan Pangan Alternatif. Jakarta: BPOM. Wyban J.A. dan Sweeney J.N. 1991. Intensive Shrimp Production Technology. Hawaii: The Oceanic Institute.


Lampiran 1. Riwayat hidup RIWAYAT HIDUP PENELITI Nama lengkap : I Made Artha Wijaya Kusuma Dewa Tempat dan taggal lahir : Denpasar, 23 Agustus 2010 Alamat Rumah : Jalan Kresek No 21 Sekolah / lembaga : SD Saraswati 3 Denpasar Nomor telpon / HP :089680068768 Email Daftar prestasi (akademik) : [email protected] : Juara 1 KIP SMPN 10 Denpasar tahun 2022


LEMBAR PENGESAHAN Kompetisi Inovator Cilik (KIC) Tingkat SD Se-Bali Siswa 1. Nama Lengkap : I Made Artha Wijaya Kusuma Dewa 2. NISN : 0107405888 3. Tempat/ Tanggal Lahir : Denpasar, 23 Agustus 2010 4. No. HP/ Telepon : 089680068768 5. Kelas : VI 6. Asal Sekolah : SD Saraswati 3 Denpasar 7. Alamat Sekolah : Jalan Prof. Moh. Yamin IV No.1 Guru Pembimbing Nama Lengkap : Ni Putu Ari Febriyanti, S.Pd NIP : - Nama Alat / Produk : Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga Melalui lembar pengesahan ini, kami nyatakan bahwa Pengawet Alami Ikan Sarden Dari Air Daun Mangga. ini siap diikutsertakan dalam Kompetisi Inovator Cilik (KIC) – VIII Tingkat SD Se-Bali. Denpasar, 17 Februari 2023 Kepala SD Saraswati 3 Denpasar, Guru Pembimbing Ida Ayu Eka Yuniasri S.Pd, M.Pd Ni Putu Ari Febriyanti, S.Pd


Click to View FlipBook Version