FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 1 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
MODUL AJAR BAHASA I Program Keahlian : Semua program keahlian
Jenjang Sekolah : SMK Negeri 3 Pekan1b. aIrNuFORMASJIuUmMlahUPMeserta Didik : 36 orang
Alokasi Waktu
: 4x45 menit Kelas :X
B. Kompetensi Awal Capaian Pembelajaran:
Elemen Pada akhir fase E, peserta didik mampu mengevaluasi informasi berupa
Membaca dan gagasan, pikiran, pandangan, arahan atau pesan dari teks deskripsi,
Memirsa laporan, narasi, rekon, eksplanasi, eksposisi dan diskusi dari teks visual
dan audiovisual untuk menemukan makna yang tersurat dan tersirat.
Peserta didik menginterpretasi informasi untuk mengungkapkan gagasan
dan perasaan simpati, peduli, empati dan atau pendapat pro/kontra dari
teks visual dan audiovisual secara kreatif. Peserta didik menggunakan
sumber lain untuk menilai akurasi dan kualitas data serta
membandingkan isi teks
Kompetensi
Peserta didik mengevaluasi informasi berupa gagasan, pikiran, pandangan dan arahan dari teks
laporan hasil observasi untuk menemukan makna tersurat dan tersirat
Peserta didik menginterpretasi teks laporan hasil observasi
Peserta didik membandingkan isi teks laporan hasil observasi dengan teks lainnya
C. Profil Pelajar Pancasila
Peserta didik akan mengembangkan kemampuan beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan Berakhlak
mulia, bernalar kritis, kreatif dan mandiri dalam menyelesaikan masalah
D. Sarana dan Prasarana
Buku cetak Bahasa Indonesia kelas X, Laptop, Powerpoint, alat tulis
E. Target Peserta Didik
Peserta didik regular : mengeksplorasi materi dan identifikasi peta konsep yang diberikan
Peserta didik dengan kesulitan belajar : mengeksplorasi materi dan identifikasi peta konsep secara berulang
Peserta didik dengan pencapaian tertinggi: Mengeksplorasi dan mengembangkan materi serta peka konsep
dari berbagai sumber
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 2 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
F. Model Pembelajaran
Discovery Learning
Metode : diskusi, tanya jawab, ceramah
2. KOMPONEN INTI
A. Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu menemukan makna tersurat dan tersirat dalam teks laporan hasil observasi dengan benar
Peserta didik mampu menginterpretasi makna kata yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi dengan
berpikir kritis
Peserta didik mampu menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi dengan
berpikir kritis
Peserta didik mampu membandingkan informasi pada teks laporan hasil observasi dengan teks lainnya
(eksplanasi) dengan benar
B. Pemahaman Bermakna
Observasi merupakan kegiatan yang tidak pernah terlepaskan dalam kehidupan seseorang
C. Pertanyaan Pemantik
Pernahkan ananda membaca teks laporan hasil observasi?
Apakah judul teks laporan hasil observasi yang pernah ananda baca?
Seperti apakah laporan hasil observasi yang objektif?
D. Kegiatan Pembelajaran
Pertemuan 1 (Luring)
1. Kegiatan Awal (10 menit)
a. Peserta didik dan guru memulai pelajaran dengan berdoa bersama
b. Guru memeriksa kehadiran siswa
c. Guru bersama siswa membahas kesepakatan yang akan diterapkan dalam pembelajaran
2. Kegiatan inti (25 menit)
a. Peserta didik membaca contoh teks laporan hasil obsevasi yang berjudul “Tonggeret”
b. Peserta didik mendapatkan pemaparan secara umum tentang teks laporan hasil observasi
c. Dengan metode tanya jawab, guru memberikan pertanyaan mengenai:
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 3 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Definisi teks Laporan Hasil Observasi
Ciri-ciri teks laporan hasil observasi
d. Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi kelompok dengan studi pustaka (browsing dan/
atau mengunjungi perpustakaan) guna mengeksplorasi:
Definisi teks laporan hasil observasi
Ciri-ciri teks laporan hasil observasi
e. Setelah peserta didik mendapatkan pemahaman tentang teks laporan hasil observasi, guru menugaskan
peserta didik untuk menemukan makna tersurat dan tersirat yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi
f. Perwakilan dari peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya
g. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi
h. Guru dan peserta didik bersama-sama merumuskan simpulan tentang makna tersurat dan tersirat yang
terdapat dalam teks laporan hasil observasi
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
b. Peserta didik mengomunikasikan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran
c. Guru mengingatkan peserta didik untuk mengulang kembali pelajaran di rumah
d. Guru mengarahkan peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pembelajaran
e. Peserta didik menutup pelajaran dengan berdoa bersama
Pertemuan 2 (Luring)
1. Kegiatan Awal (10 menit)
a. Peserta didik dan guru memulai pelajaran dengan berdoa bersama
b. Guru memeriksa kehadiran siswa
c. Guru bersama siswa membahas kesepakatan yang akan diterapkan dalam pembelajaran
2. Kegiatan inti (25 menit)
a. Peserta didik membaca contoh teks laporan hasil observasi yang berjudul “Tonggeret”
b. Peserta didik mendapatkan pemaparan secara umum tentang makna kata dan makna istilah yang terdapat
dalam PUEBI
c. Secara berkelompok, guru menugaskan peserta didik untuk mencari arti atau makna istilah tertentu di dalam
teks laporan hasil observasi yang jarang ditemukan
d. Perwakilan masing-masing kelompok mempresentasikan hasil pekerjaannya
e. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap hasil diskusi yang telah disampaikan
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 4 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
f. Guru dan peserta didik bersama-sama merumuskan simpulan tentang makna kata dan istilah yang terdapat
dalam teks laporan hasil observasi
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
b. Peserta didik mengomunikasikan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran
c. Guru mengingatkan peserta didik untuk mengulang kembali pelajaran di rumah
d. Guru mengarahkan peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pembelajaran
e. Peserta didik menutup pelajaran dengan berdoa bersama
Pertemuan 3 (Luring)
1. Kegiatan Awal (10 menit)
a. Peserta didik dan guru memulai pelajaran dengan berdoa bersama
b. Guru memeriksa kehadiran siswa
c. Guru bersama siswa membahas kesepakatan yang akan diterapkan dalam pembelajaran
2. Kegiatan inti (25 menit)
a. Peserta didik membaca contoh teks laporan hasil observasi
b. Peserta didik mendapatkan pemaparan secara umum tentang struktur dan kaidah kebahasaan yang terdapat
dalam teks laporan hasil observasi
c. Dengan metode tanya jawab, guru memberikan pertanyaan mengenai:
Struktur teks laporan hasil observasi
Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi
d. Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi kelompok dengan studi pustaka (browsing dan
atau mengunjungi perpustakaan) guna mengeksplorasi:
Struktur teks laporan hasil observasi
Kaidah kebahasaan teks laporan hasil observasi
e. Setelah peserta didik mendapatkan pemahaman tentang struktur dan kaidah teks laporan hasil observasi, guru
menugaskan peserta didik untuk menganalisis struktur dan kaidah kebahasaan yang terdapat dalam teks
laporan hasil observasi
f. Perwakilan dari peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya
g. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi
h. Guru dan peserta didik bersama-sama merumuskan simpulan tentang struktur dan kaidah kebahasaan teks
laporan hasil observasi
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 5 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
Peserta didik mengomunikasikan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran
Guru mengingatkan peserta didik untuk mengulang kembali pelajaran di rumah
Guru mengarahkan peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pembelajaran
Peserta didik menutup pelajaran dengan berdoa bersama
Pertemuan 4
1. Kegiatan Awal (10 menit)
a. Peserta didik dan guru memulai pelajaran dengan berdoa bersama
b. Guru memeriksa kehadiran peserta didik
c. Guru bersama peserta didik membahas kesepakatan yang akan diterapkan dalam pembelajaran
2. Kegiatan Inti (25 menit)
a. Peserta didik membaca contoh teks laporan hasil observasi dengan teks eksplanasi
b. Peserta didik mendapatkan pemaparan tentang ciri-ciri teks eksplanasi
c. Dengan metode tanya jawab, guru memberikan pertanyaan mengenai ciri-ciri teks eksplanasi
d. Peserta didik diberikan kesempatan untuk melakukan diskusi kelompok dengan studi pustaka guna
mengeksplorasi perbedaan antara teks laporan hasil observasi dengan teks eksplanasi
e. Guru menugaskan peserta didik untuk membandingkan antara informasi pada teks laporan hasil observasi
dengan teks eksplanasi
f. Perwakilan dari peserta didik mempresentasikan hasil pekerjaannya
g. Peserta didik lain memberikan tanggapan terhadap hasil presentasi
h. Guru dan peserta didik bersama-sama merumuskan simpulan tentang perbandingan antara teks laporan hasil
observasi dengan teks eksplanasi
3. Kegiatan Penutup (10 menit)
a. Peserta didik diberi kesempatan untuk menanyakan hal-hal yang belum dipahami
b. Peserta didik mengomunikasikan kendala yang dihadapi selama proses pembelajaran
c. Guru mengingatkan peserta didik untuk mengulang kembali pelajaran di rumah
d. Guru mengarahkan peserta didik untuk berdoa sebelum mengakhiri pembelajaran
e. Peserta didik menutup pembelajaran dengan berdoa bersama
E. Asesmen
Sikap
Teknik Penilaian : observasi
Instrumen Penilaian Sikap
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 6 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Profil Pelajar Pancasila Jumlah
Skor
No Nama Siswa Beriman & Berakhlak Gotong Berkebinekaan
bertaqwa 1- mulia royong global
(jujur)
4 1-4 1-4 (menghargai) 1-
4
1
2
3
4
5
Profil Pelajar Pancasila
Indikator Sikap“Beriman dan bertaqwa”:
• Berdoa sebelum dan sesudah kegiatan pembelajaran
• Memberi salam pada saat awal dan akhir presentasi sesuai agama yang dianut
• Saling menghormati, toleransi
• Memelihara hubungan baik dengan sesama teman sekelas.
Rubrik pemberian skor:
• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
• 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
• 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut.
Indikator sikap “Berakhlak mulia(jujur)”
• Tidak berbohong
• Mengembalikan kepada yang berhak bila menemukan sesuatu
• Tidak nyontek, tidak plagiarism
• Terus terang.
Rubrik pemberian skor
• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
• 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
• 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut.
Indikator sikap “Gotong royong”
• Peduli kepada sesama
• Saling membantu dalam hal kebaikan
• Ramah dengan sesama
Rubrik pemberian skor
• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
• 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 7 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
• 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut
Indikator sikap “berkebinekaan global (menghargai)”
• Saling menghargai/ toleran
• Bersikap sopan untuk menegur bagi mereka yang mengejek
• Cinta produk negeri sendiri
• Menghargai dan menjaga karya-karya sekolah dan masyarakat sendiri.
Rubrik pemberian skor
• 4 = jika peserta didik melakukan 4 (empat) kegiatan tersebut
• 3 = jika peserta didik melakukan 3 (tiga) kegiatan tersebut
• 2 = jika peserta didik melakukan 2 (dua) kegiatan tersebut
• 1 = jika peserta didik melakukan 1 (satu) kegiatan tersebut.
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 8 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Pengetahuan : Tes tertulis
Teknik penilaian
2.Tes Tertulis
NO SOAL KUNCI JAWABAN SKOR
1. Tentukanlah informasi penting Tonggeret merupakan serangga yang 25
yang terdapat dalam teks laporan memiliki suara paling nyaring.
hasil observasi yang berjudul Tonggeret dewasa hidup di pepohonan
“Tonggeret”! hanya selama 2-4 pekan. Tonggeret
termasuk jenis hewan herbivora.
Petani kerap memanfaatkan suara
keras tonggeret sebagai pertanda
kemarau akan datang.
2. Identifikasilah makna kata tersurat Makna atau arti kata sering kali 25
dan tersirat yang terdapat dalam dijelaskan secara langsung atau
tersurat dalam teks:
teks laporan hasil observasi
“Tonggeret”! 1. Tonggeret merupakan predator
polifagus atau pemakan
beberapa jenis mangsa
Makna atau arti kata yang kita
dapatkan dari penjelasan secara tidak
langsung dalam teks:
1. Tonggeret termasuk ke dalam
hewan herbivora. Tonggeret
dewasa mengisap sari
makanan dari batang pohon
menggunakan mulutnya yang
seperti jarum.
3. Analisislah struktur dan kaidah Struktur teks Tonggeret: 25
kebahasaan teks yang berjudul Pernyataan umum atau klasifikasi
“Tonggeret”! berada para paragraf 1
Deskripsi bagian berada pada paragraf
2 sampai dengan 5
Deskripsi manfaat atau simpulan
berada pada paragraf 6
Kaidah kebahasaan
1. Kalimat definisi
Tonggeret merupakan serangga yang
memiliki suara paling nyaring.
2. Kalimat deskripsi
Tonggeret dewasa hidup di pepohonan
hanya selama 2-4 pekan. Saat bertelur,
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 9 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
tonggeret betina menempelkan telur-
telurnya dicabang atau batang pohon
dan rerumputan
4. Bandingkanlah informasi yang Informasi pada teks LHO “Kunang- 25
terdapat pada teks laporan hasil kunang”
observasi “Kunang-kunang” Kunang-kunang hidup di tempat
lembab seperti rawa-rawa, hutan
dengan informasi pada teks bakau, dan daerah yang dipenuhi
eksplanasi “Kunang-kunang yang pepohonan (paragraf 2)
perlahan menghilang”
Informasi pendukung pada teks 100
“Kunang-kunang yang perlahan
menghilang”
Kunang-kunang Malaysia yang
terkenal karena panjangnya, harus
kehilangan habitatnya untuk
berkembang biak dikawasan bakau
(paragraf 2)
TOTAL NILAI
Instrumen Penilaian Pengetahuan
1. Soal Objektif
Kunci jawaban soal objektif:
Indikator Penilaian soal objektif
Penskoran jawaban dan pengolahan nilai:
Nilai 25 : Jika sesuai kunci jawaban
Nilai 0 : Jika jawaban tidak sesuai dengan kunci jawaban
Contoh pengolahan nilai objektif
IPK NO SKOR NILAI
SOAL PENILAIAN
1 1. 20
1 2. 20 Nilai perolehan KD
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 10 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
1 3. 20 pengetahuan :
Jumlah 4.
5. Rata-Rata dari nilai
IPK =
60
(60/100)*100 = 60
Soal essai
Kunci jawaban Soal essai:
Indikator Penilaian Soal essai
Penskoran Jawaban dan Pengolahan Nilai :
Nilai 25 : Jika sesuai kunci jawaban dan ada pengembangan jawaban.
Nilai 20 : Jika jawaban sesuai kunci jawaban.
Nilai 10 : Jika jawaban kurang sesuai dengan kunci jawaban.
Nilai 5 : Jika jawaban tidak sesuai dengan kunci jawaban.
Contoh pengolahan nilai essai NILAI
IPK NO SOAL SKOR
Nilai perolehan KD
PENILAIAN pengetahuan :
1 1. 30
Rata-Rata dari nilai
IPK =
(100/100)*100 = 100
F. Pengayaan dan Remedial
CONTOH PROGRAM REMIDI
Sekolah :
Kelas/Semester :
Mata Pelajaran :
Ulangan Harian Ke :
Tanggal Ulangan Harian :
Bentuk Ulangan Harian :
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 11 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Materi Ulangan Harian :
(KD / Indikator) :
KKM :
Nama Nilai Indikator yang Bentuk Nilai Setelah Keterangan
No Peserta Ulangan Belum Tindakan Remedial
Dikuasai Remedial
Didik
1
2
3
4
5
6
dts
Pengayaan dilaksanakan apabila pencapaian hasil belajar peserta didik sudah mencapai
dan melebihi KKM,tetapi peserta didik belum puas dengan hasil belajar yang dicapai
dan atau peserta didik dengan daya nalar yang tinggi diberikan lemabar kerja mandiri
untuk tugas yang tersetruktur. Guru memberikan soal pengayaan sebagai berikut :
1. Membaca buku-buku tentang materi yang relevan.
2. Mencari informasi secara online tentang materi
3. Membaca surat kabar, majalah, serta berita online tentang materi
4. Mengamati langsung tentang materi yang ada di lingkungan sekitar.
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 12 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
3. LAMPIRAN
A. LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Nama Siswa :
Kelas :
Jawablah soal di bawah ini dengan benar!
Tonggeret
Tonggeret (Cicadidae) merupakan serangga yang memiliki suara paling nyaring. Terdapat lebih
dari 2.000 jenis tonggeret yang hidup di dunia. Setiap jenis tonggeret memiliki suara yang
berbeda
Tonggeret mampu menghasilkan suara nyaring lantaran memiliki tymbal yang terdapat
dalam perut. Organ itu berupa membran yang dilengkapi dengan otot-otot penggerak. Ketika otot
otot itu digerakkan, membran akan bergetar. Getaran itulah yang menghasilkan suara. Suara itu
dapat semakin keras karena perut tonggeret memiliki rongga udara yang berfungsi seperti
amplifier. Rongga itu memperkuat suara yang dihasilkan oleh getaran tymbal .
Hanya tonggeret jantan yang bersuara nyaring. Mereka mengeluarkan suara begitu keras
untuk menarik perhatian tonggeret betina. Setiap jenis tonggeret memiliki suara yang unik.
Tonggeret tidak dapat kawin dengan jenis yang berbeda. Selain untuk menarik perhatian betina,
suara nyaring tersebut pun berguna untuk melindungi mereka dari serangan burung yang akan
memangsanya.
Tonggeret dewasa hidup di pepohonan hanya selama 2-4 pekan. Beberapa hari setelah
kawin, mereka akan mati. Beberapa spesies, bahkan cuma bertahan 3--4 hari. Saat bertelur,
tonggeret betina menempelkan telur-telurnya di cabang atau batang pohon dan rerumputan.
Namun setelah menetas, nimfa yang dihasilkan jatuh ke tanah. Mereka lalu menggali lubang
sedalam 30-50 cm dan hidup dalam tanah selama 2-3 tahun. Namun, ada juga jenis tonggeret di
Amerika Serikat yang dapat hidup di dalam tanah hingga 17 tahun. Tonggeret menyukai
temperatur hangat, 24-30°C untuk tumbuh optimal. Pada kondisi itu, nimfa akan keluar dari
tanah dan tumbuh menjadi dewasa.
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 13 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Tonggeret termasuk jenis hewan herbivora. Tonggeret dewasa mengisap sari makanan
dari batang pohon menggunakan mulutnya yang seperti jarum. Saat masih berbentuk nimfa,
tonggeret menghisap cairan dari akar pohon untuk bertahan hidup. Petani kerap memanfaatkan
suara keras tonggeret sebagai pertanda kemarau akan datang. Bunyi tonggeret ramai terdengar di
penghujung musim hujan alias saat cuaca mulai panas. Saat tonggeret banyak bersuara, petani
akan bersiap untuk bertanam palawija seperti jagung, kacang, karena musim kemarau akan
segera dating. Sayangnya, perubahan iklim menyebabkan tonggeret tidak lagi teratur sehingga
tidak dapat lagi digunakan sebagai tanda musim kemarau akan datang. Meskipun begitu,
tonggeret masih memiliki manfaat lain, yakni dijadikan santapan dengan cara digoreng atau
dibakar.
1. Tentukanlah informasi penting yang terdapat dalam teks laporan hasil observasi yang
berjudul “Tonggeret”! (buku cetak halaman 7)
2. Identifikasilah makna kata tersurat dan tersirat yang terdapat dalam teks laporan hasil
observasi yang berjudul “Tonggeret”!
3. Analisislah struktur dan kaidah kebahasaan teks yang berjudul “Tonggeret”!
4. Bandingkanlah informasi yang terdapat pada teks laporan hasil observasi “Kunang-
kunang” dengan informasi pada teks eksplanasi “Kunang-kunang yang perlahan
menghilang”!
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 14 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
B. BAHAN BACAAN GURU DAN PESERTA DIDIK
1. Definisi Teks Laporan Hasil Observasi
Observasi merupakan kegiatan yang tidak pernah terlepaskan dalam kehidupan
seseorang. Observasi bisa dilakukan secara langsung dan juga tidak langsung. Observasi
langsung dilakukan melalui kegiatan melihat, mengamati, menyaksikan, melakukan, dan
merasakan. Observasi tidak langsung dilakukan melalui membaca, mendengarkan informasi,
mendapatkan berita, dan sejenisnya. Kemendikbud (2013: 2) menjelaskan teks laporan hasil
observasi atau report adalah teks yang berfungsi untuk mendeskripsikan atau mengklasifikasikan
informasi.
2. Prinsip-prinsip Teks Laporan Hasil Observasi
Yustinah (2018: 3) menyatakan prinsip-prinsip teks laporan hasil observasi adalah sebagai
berikut.
a. Lengkap, artinya data dan fakta yang ada dalam laporan harus lengkap
b. Jelas, artinya dalam laporan tidak terdapat peluang penafsiran yang berbeda. Hal ini dapat
dicapai bila bahasa yang digunakan benar dan komunikatif
c. Benar (akurat), artinya data yang digunakan harus benar sehingga bermanfaat untuk
mengambil keputusan yang benar
d. Sistematis, artinya dipaparkan secara runtut dengan model (organisasi penulisan) yang
mudah dipahami
e. Objektif, penulis bersikap apa adanya dalam memaparkan semua informasi
f. Tepat waktu, artinya laporan harus disusun sesuai batas waktu yang ditentukan agar
fungsi laporan sesuai dengan kebutuhan
3.Struktur Teks Laporan Hasil Observasi
Secara umum, teks laporan hasil observasi disusun dengan struktur berikut.
a. Pernyataan Umum
Bagian ini berisi pembuka atau pengantar mengenai hal yang akan disampaikan, hal
umum tentang objek yang akan dikaji dan menjelaskan secara garis besar pemahaman
tentang hal tersebut.
Contohnya, jika objek observasi adalah binatang, hal yang dibahas di bagian ini adalah
nama ilmiah, klasifikasi umum binatang (serangga, mamalia, ungags, dll) dan tempat
hidup secara umum
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 15 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
b. Deskripsi Bagian
Bagian ini berisi penjelasan detail mengenai objek atau bagian-bagian dari objek.
Contohnya, jika objek observasi adalah binatang, hal-hal yang dapat dibahas di bagian ini
adalah bagian tubuh, pola makan, daur hidup, habitat, kebiasaan unik, dan lain-lain.
c. Deskripsi Manfaat atau Kesimpulan
Bagian ini menjelaskan manfaat dari objek yang diobeservasi, baik bagi manusia maupun
alam secara umum
4.Kaidah Kebahasaan Teks Laporan Hasil Observasi
a. Menggunakan kalimat definisi
kalimat definisi adalah kalimat yang bersifat memberikan keterangan atau penjelasan atas
suatu obyek secara umum. Contoh:
Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut
dengan sentuhan aroma limau.
b. Menggunakan konjungsi atau kata sambung
Konjungsi merupakan kata yang berfungsi menghubungkan dua kata, frasa, kalimat,
maupun paragraf. Penggunaan konjungsi digunakan untuk menghubungkan frasa atau
kalimat, sehingga terjadi keterkaitan, kesinambungan atau kontinuitas antar frasa dan
kalimat. Konjungsi terbagi menjadi dua yaitu konjungsi antar klausa dan konjungsi antar
kalimat. Konjungsi antar klausa terbagi menjadi konjungsi koordinatif dan konjungsi
subordinatif. Contoh konjungsi koordinatif yaitu: dan, serta, atau, tetapi, melainkan,
padahal. Contoh konjungsi subordinatif yaitu: agar, supaya, bahwa, dengan, sehingga,
tanpa, sejak, jika, begitu. Contoh konjungsi antar kalimat yaitu dengan demikian,
sebaliknya, kemudian, setelah itu, sesungguhnya, selain itu, meski demikian, namun, dan
lain-lain. Contoh:
Kemangi atau disebut basil adalah dedaunan kecil yang memiliki aroma khas dan lembut
dengan sentuhan aroma limau. Umumnya dipakai sebagai lalapan, atau campuran dalam
masakan. Ternyata daun kemangi ini juga ampuh untuk mengobati jerawat.
c. Menggunakan kalimat simpleks dan kalimat kompleks
Kalimat simpleks adalah kalimat yang menggunakan satu verba dan menyatakan aksi
(peristiwa atau keadaan). Kalimat ini disebut kalimat tunggal
Contoh:
Selain dingin, kembali peras-peras daun kemangi
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 16 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Kalimat kompleks ialah kalimat yang terdiri dari dua struktur atau lebih dengan dua
verba. Contoh:
Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah
dicuci bersih
d. Menggunakan sinonim dan antonim. Contoh:
Kemangi dapat disulap menjadi toner yang bisa digunakan sebelum tidur setelah wajah
dicuci bersih (antonim)
e. Menggunakan data (angka)
Bahan yang digunakan adalah 100 gram daun kemangi dan 200 ml air panas
C. GLOSARIUM Peninjauan secara cermat
Melakukan penilaian
Observasi Tidak memihak/apa adanya
Evaluasi Kata sambung
Objektif Kalimat yang menggunakan satu verba
Konjungsi Kalimat yang terdiri dari dua struktur atau
Simpleks lebih
Kompleks Persamaan makna kata
Lawan makna kata
Sinonim Menggambarkan tentang sesuatu hal
Antonim
Deskripsi
D. DAFTAR PUSTAKA
Yustinah. 2016. Produktif Berbahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.
Tri Aulia, Fadillah dan Sefi Indra Gumilar. 2021. Cerdas Cergas Berbahasa dan Bersastra
Indonesia. Jakarta: Kemendikbudristek.
Pekanbaru, Juli 2022
Guru Bidang Studi
Emi Herwati
NIP 196307291989032002
FORMULIR Kode Dok. KUR/PRP/FO-001
MODUL AJAR
Status Revisi 02
Halaman 17 dari 2
Tanggal Berlaku 1 September 2018
Mengetahui
Kepala SMK N 3 Pekanbaru
Hj. Rita Johan, S.Pd.,M.M.
NIP. 197112311993112001