The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Materi 'Komunikasi Melaui Telepon dalam Bahasa Indonesia'

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Meifrilianti Batu Bara, 2022-11-28 09:09:46

LKS Korespondensi

Materi 'Komunikasi Melaui Telepon dalam Bahasa Indonesia'

Keywords: Korespondensi,Komunikasi Melalui Telepon,Bahasa Indonesia

LKS MEIFRILIANTI BATU BARA

7193144002

KORESPONDENSI

Nama : .................................................................................... SMK/MAK
No. Absen : .................................................................................... Kelas
Kelas : ...................................................................................
X

Semester 1

i


KATA PENGANTAR

Puji syukur saya panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena dengan
rahmat, karunia, serta taufik dan hidayah-Nya lah saya dapat menyusun Lembar
Kerja Siswa (LKS) ini sebatas pengetahuan dan kemampuan yang dimiliki. Lembar
Kerja Siswa (LKS) dikemas sedemikian rupa sebagai buku pendamping materi,
meliputi mata pelajaran Administrasi Perkantoran yang ada di SMK.

Lembar Kerja Siswa (LKS) sebagai sarana kreatif siswa yang membantu
para pendidik memberikan dalam memberikan arahan, bimbingan dan tugas. Selain
itu, Lembar Kerja Siswa (LKS) dapat menjadi penuntun siswa dalam memahami
materi pelajaran “Menerapkan Komunikasi melalui Telepon dalam Bahasa
Indonesia”. Selanjutnya saya berharap, semoga Lembar Kerja Siswa (LKS) ini
dapat memudahkan siswa dan guru dalam proses belajar mengajar sehingga dapat
meningkatkan prestasi. Saya juga menyadari sepenuhnya bahwa di dalam Lembar
Kerja Siswa ini terdapat kekurangan-kekurangan dan jauh dari apa yang saya
harapkan. Untuk itu, saya berharap adanya kritik, saran dan usulan demi perbaikan
di masa yang akan datang, mengingat tidak ada sesuatu yang sempurna tanpa sarana
yang membangun.

Semoga Lembar Kerja Siswa (LKS) sederhana ini, dapat dipahami bagi
siapapun yang membacanya dan dapat dijadikan buku pendamping materi.
Sekiranya Lembar Kerja Siswa (LKS) yang telah disusun ini dapat berguna bagi
saya sendiri maupun bagi para pembacanya. Terima Kasih.

Medan, November 2020

Penyusun

ii


DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR ........................................................................................... ii
DAFTAR ISI......................................................................................................... iii
LEMBAR KERJA SISWA................................................................................... 1

A. STANDAR KOMPETENSI........................................................................ 1
B. KOMPETENSI DASAR ............................................................................. 1
C. INDIKATOR............................................................................................... 1
D. TUJUAN PEMBELAJARAN..................................................................... 2
E. PETUNJUK PENGERJAAN...................................................................... 2
F. PENDALAMAN MATERI ........................................................................ 2
G. UJI KOMPETENSI................................................................................... 13

I. Soal Pilihan Berganda ...................................................................... 13
II. Soal Uraian....................................................................................... 21
H. LEMBAR PENILAIAN SISWA .............................................................. 24
DAFTAR PUSTAKA ........................................................................................... 27

iii


LEMBAR KERJA SISWA

Mata Pelajaran (LKS)
Alokasi Waktu
Hari/Tanggal :
Kelas/Semester :
:
:

Menjelaskan penerapkan komunikasi melalui telepon dalam bahasa Indonesia

3.2 Menerapkan komunikasi melalui telepon dalam bahasa Indonesia

3.2.1. Menjelaskan pengertian telepon
3.2.2. Mengidentifikasi macam-macam pesawat telepon
3.2.3. Mengemukakan macam-macam hubungan telepon
3.2.4. Mengklasifikasi etika penanganan telepon
3.2.5. Mencegah hambatan dalam hubungan telepon
3.2.6. Menerapkan komunikasi melalui telepon langkah-langkah pelayanan

telepon bahasa Indonesia

1


3.2.1. Untuk dapat menjelaskan pengertian telepon dari berbagai sumber.
3.2.2. Untuk dapat mengidentifikasi macam-macam pesawat telepon.
3.2.3. Untuk dapat memahami dan mengemukakan macam-macam

hubungan telepon.
3.2.4. Untuk dapat mengklasifikasi etiket penanganan telepon.
3.2.5. Untuk dapat menidentifikasi hambatan dalam hubungan telepon.
3.2.6. Untuk dapat menerapkan komunikasi melalui telepon langkah-langkah

pelayanan telepon bahasa Indonesia.

1. Kerjakan LKS dengan tepat.
2. Bacalah setiap butir soal yang telah tersedia.
3. LKS ini diisi secara mandiri berdasarkan pemahaman sendiri.
4. Mintalah bantuan guru jika kamu mengalami kesulitan dalam

menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan yang diberikan.

1. PENGERTIAN TELEPON
Telepon adalah alat komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan

pesan suara (terutama pesan yang berbentuk percakapan). Kebanyakan
telepon beroperasi dengan menggunakan transmisi sinyal listrik dalam
jaringan telepon sehingga memungkinkan pengguna telepon untuk
berkomunikasi dengan pengguna lainnya. Kata telepon berasal dari
kata tele yang berarti "jauh", dan phone yang berarti "bunyi atau suara"

2


yang dapat diartikan sebagai sebuah alat komunikasi berupa suara atau
bunyi jarak jauh. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, pengertian
telepon adalah sebagai berikut.
 Pesawat dengan listrik dan kawat untuk bercakap-cakap antara dua

orang yang berjauhan tempatnya.
 Percakapan yang disampaikan dengan pesawat tersebut.

Menurut Kamus Administrasi Perkantoran, telepon adalah
penyampaian warta dari satu pihak kepada pihak lain di dalam organisasi
sendiri ataupun ke luar kantor (atau ke luar kota yang jauh jaraknya) dengan
memakai peralatan yang meneruskan suara pembicaraan langsung dari
kedua belah pihak. Dari pengertian tersebut, dapat disimpulkan pengertian
telepon dilihat dari dua segi, yaitu dari segi wujud dan material/harga, serta
dari segi kegiatannya.
 Dari segi wujud dan material/harga, telepon adalah alat/sarana

komunikasi yang digunakan untuk menyampaikan warta dari satu pihak
kepada pihak lain yang berjauhan jaraknya, baik secara internal (dalam
satu kantor) maupun secara eksternal (di luar kantor/dengan pihak-pihak
lain).
 Dari segi kegiatannya, telepon berarti berbicara atau bercakap-bercakap
dengan pesawat telepon, baik itu menelepon maupun menerima telepon.

2. MACAM-MACAM PESAWAT TELEPON
 Berdasarkan Segi Kapasitas atau Kemampuan Peralatan
1. INTERKOM, merupakan alat komunikasi yang dipergunakan
untuk menyampaikan warta atau keterangan dalam lingkungan
organisasi sendiri dari satu bagian ke bagian lain dalam satu
instansi.
2. PESAWAT TELEPON, merupakan alat untuk menyampaikan
informasi secara lisan dari satu pihak ke pihak lain dari jarak jauh,
baik dalam lingkungan kantor maupun luar kantor. Pesawa tunggal
maksudnya pesawat telelpon yang bisa digunakan di lingkungan
keluarga, organisasi, maupun instansi tertentu. Pesawat ini pun ada
dilengakapi dengan pesawat ekstensi (cabang-cabang).

3


3. PMBX (PRIVATE MANUAL BRRANCH EXCHANGE),
merupakan jenis pesawat yang tidak memungkinkan dapat
berhubungan langsung tanpa melalui operator. Untuk menelepon,
penelepon harus terlebih dahulu melalui operator, penelepon harus
menekan nomor yang telah ditentukan, setelah menayambung
penelepon baru dapat berhubungan langsung dengan nomor
telepon luar yang dikehendaki, umumnya menggunkan ekstensi.

4. PABX (PRIVATE AUTOMATIC BRANCH EXCHANGE),
merupakan jenis pesawat yang memungkinkan dapat berhubungan
langsung tanpa melalui operator. Penelepon dapat berhubungan
lansung ke luar dengan cara memutar nomor khusus untuk
memperoleh saluran keluar. Setelah itu penelepon baru memutar
nomor telepon yang dikehendaki.

5. SWITCHBOARD (PAPAN SAMBUNG), merupakan alat
komunikasi yang terdiri dari papan panel yang lebar, yang di
dalamnya terdpat saklar-saklar dan istrument yang lain yang
berfungsi untuk menyampaikan dari satu tempat ke tempat lain.

6. LOUDSPEAKING TELEPON (PENGERAS SUARA
TELEPON), meruakan alat yang digunakan untuk memperbesar
volume suara telepon. Keuntungan yang diperoleh dengan alat ini
yaitu: meningkatkan kemampuan kerja, meningkatkan efesiensi
kerja dan menerima telepon tanpa harus meninggalkan pekerjaan
yang ada.

7. TELEPHONE ANSWERING MACHINE (MENSIN PENJAWAB
TELEPON), merupakan suatu alat yang dapat merekam atau
menjawab setiap pesan (berita) yang masuk.

 Berdasarkan Segi Peletakkan
1. Telepon Meja, merupakan telepon yang diletakkan dan
ditempatkan di atas meja.
2. Telepon Dinding, merupakan telepon yang diletakkan dan
ditempatkan pada dinding.

4


3. Telepon Mobil, kapal atau pesawat, merupakan telepon yang
diletakkan pada mobil, pesawat, kapal.

4. Telepon mobil atau telepon genggam, merupakan telepon yang
bisa dibawa kemana-mana oleh pemiliknya.

 Berdasarkan Cara Kerja Telepon
1. Hubungan Melalui Operator, tekan nomor operator sentral untuk
hubungan perorangan, berikan nama dan nomor telepon orang
yang akan dihubungi serta nomor pesawat telepon sendiri. Jika
sudah berhasil menghubungi nomor yang diinginkan, operator
sentral akan meminta hubungan dengan orang yang dikehendaki
dan menuggu sampai orang yang dituju siap untuk bicara.
2. Hubungan Langsung, maksudnya penelepon menelepon sendiri
tanpa operator, memutar kode/nomor SLJJ kemudian langsung
bicara.
3. Hubungan Langsung dengan SMS, hubungan langsung jarak jauh
bahkan melintas batas Negara dengan menggunakan layanan
pesan pendek, yang bisa tertulis/melalui suara. Layanan ini banyak
digemari karena cepat, murah, sekaligus tertulis sehingga bisa
langsung mengingatkan.

3. MACAM-MACAM HUBUNGAN TELEPON
Hubungan telepon, ditinjau dari segi jarah jangkauannya dapat

dikelompokkan menjadi 4 (empat):
1) Hubungan antar bagian (intern), yaitu hubungan langsung antara

bagian satu dengan yang lain dalam satu kantor.
2) Hubungan lokal (setempat), yaitu hubungan yang dilakukan

komunikator dengan komunikan pada satu lingkup daerah tertentu,
yakni dalam satu kota. Pada hubungan ini tidak perlu menggunakan
atau memutar kode area tempat yang dituju.
3) Hubungan interlokal, yaitu hubungan telepon antara dua orang secara
langsung dengan jarak jauh, antar kota atau antar propinsi, namun
tetap dalam satu negara. Untuk melakukan hubungan ini terlebih dulu
penelpon harus memutar nomor kode wilayah tempat yang dituju.

5


Misalnya, jika dari Pontianak ingin mengadakan telepon ke Surabaya,
maka harus menekan atau memutar lebih dulu nomor 031, yaitu kode
wilayah Surabaya. Setelah itu, baru diikuti nomor telepon yang dituju.
4) Hubungan internasional (overseas call), yaitu hubungan telepon
langsung berjarak jauh dari seseorang atau organisasi di suatu negara
dengan orang lain atau organisasi negara yang lain. Permintaan
hubungan telepon internasional dapat dilakukan dengan menekan atau
memutar terlebih dahulu nomor 001 atau 008. Setelah itu, menekan
atau memutar kode Negara, kode wilayah, baru kemudian nomor
telepon yang dituju. Dalam melakukan hubungan internasional,
sekretaris harus memperhatikan perbedaan waktu antar Negara, agar
tidak menyalahi etiket bertelepon. Untuk melakukan hubungan di atas,
penelepon bergantung pada jenis pesawat telepon. Sekarang di
Indonesia telah menerapkan sistem SLJJ (sambungan langsung jarak
jauh) untuk hubungan interlokal dan sistem SLI (sambungan langsung
internasional) untuk hubungan internasional.

4. ETIKA PENANGANAN TELEPON
Etika bertelepon yang baik adalah tata pergaulan yang baik dalam

berkomunikasi lisan melalui telepon, yakni berbicara dengan jelas, tegas,
terkesan ramah, hangat, bersahabat dan juga tidak emosi. Hal-hal penting
etika bertelepon yakni:
 Jangan biarkan telepon berdering 2-3 kali segera diangkat.
 Ketika bertelepon di kantor, jangan membuka pembicaraan dalam

menerima telepon dengan sebutan hallo, tetapi sebutkan nama dan
perusahaan anda.
 Jangan gunakan telepon untuk untuk diluar urusan kantor, kecuali hanya
sesekali dan seperlunya.
 Bisa mendengarkan lawan bicara, dan berkonsentrasi dengan pihak
penelepon.
 Memberikan respon secara cepat dan lugas.
 Berbicara seperlunya, dengan volume suara cukup jelas, tegas dan
lancar serta hangat dan bersahabat.

6


 Menyiapkan perlengkapan seperlunya ketika akan menelepon, seperti
nomor telepon yangn dituju, nama jabatan yang dituju, buku catatan dan
pensil, serta materi pembicaraan.

 Ketika bertelepon, tanyakan apakah penerima telepon punya waktu
untuk berbicara, jangan menelepon sambil makan dan sejenisnya.

 Catat poin pesan, minta nomor penelepon, mintalah maaf jika ada
kesalahan, dan akhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih, dan
letakkan telepon secara pelan.

Hal-hal yang harus dihindari sekretaris dalam komunikasi melalui telepon:
 Memakai bahasa informal, terutama kepada orang yang belum akrab.
 Berbicara dengan orang lain selagi berbicara di telepon.
 Berbicara sambil makan sesuatu atau mengunyah permen.
 Berbicara dengan nada kasar atau membentuk
 Berbicara dengan nada memerintah
 Penelepon dibiarkan menuggu terlalu lama, tanpa penjelasan, hanya

bunyi music yang diperdengarkan.
 Penelepon ditransfer berkali-kali atau ditransfer ke alamat yang salah.
 Nada dan intonasi terkesan malas atau tak ramah.

5. HAMBATAN DALAM HUBUNGAN TELEPON
Hambatan terbagi dalam dua hal, yaitu faktor alat dan faktor komunikasi.
a) Faktor Alat
Hambatan dari faktor peralatan/alat, yaitu:
1) Suara berisik.
2) Suara timbul tenggelam.
3) Suara mengecil.
4) Saat memutar/menekan tombol telepon, tidak terdengan nada
kontak.
5) Nada sambung tidak terdengar.
6) Di tengah-tengah pembicaraan sambungan terputus.

b) Faktor Pemakaian (Komunikan dan Komunikator)
Hambatan dari faktor pemakaian, yaitu:
1) Berbicara monoton dan tidak jelas pengucapannya.

7


2) Berdecak atau berbicara di telepon sambil makan.
3) Meninggalkan telepon sambil bicara kepada orang lain.
4) Berbicara terlalu cepat.
5) Desah nafas yang terdengar.
6) Berbicara kotor atau sambil bersenda gurau.
7) Berbicara sambil kepala bergerak ke kiri dan ke kanan.
8) Letak gagang telepon terlalu ke atas/ke bawah.

6. LANGKAH-LANGKAH PENANGANAN TELEPON
1. Respon untuk panggilan telepon atau menerima telepon (incoming
calls).
a. Hal umum dalam menerima telepon
1) Angkat sesegera mungkin.
2) Telepon yang berasal dari saluran langsung, tidak melalui
operator, berbeda penanganannya dengan telepon yang berasal
dari saluran tak langsung.
3) Gunakan bahasa resmi.
4) Apabila orang yang dikehendaki si penelepon berada di
tempat, secepatnya dihubungkan kepada yang dituju.
5) Apabila telepon salah sambung, jelaskan dengan ramah.
6) Bila penelepon akan menghubungi pimpinan, maka ada hal
yang harus diperhatikan seperti tanyakan dulu identitas
penelepon.
7) Bersikap sopan, ramah, hangat dan akrab.
b. Hal khusus dalam menerima telepon
1) Angkat gagang telepon dengan tangan kiri.
2) Menyampaikan salam.
3) Menyebutkan identitas diri, kantor atau perusahaan.
4) Mencatat hal-hal yang penting dalam lembar pesan telepon.
5) Bila penelepon kurang jelas, jangan menyebut kata-kata yang
kurang sopan.
6) Jika penelepon belum memberitahukan identitasnya, mintalah
agar penelepon menyebutkan identitasnya.

8


7) Usahakanlah menerima telepon dengan semangat.
8) Jika penelepon tidak ramah, tanganilah dengan cara

profesional.
9) Mendengarkan dengan seksama apa yang diinginkan

penelepon.
10) Menjawab setiap pertanyaan dengan jelas.
11) Menyebut nama penelepon dengan tepat.
c. Sikap dan pelayanan khusus dalam menerima telepon (7C)
1) Caring, yaitu memerhatikan, mendengarkan, dan mencatat

masalah konsumen atau penelepon.
2) Commited, yaitu merasa terikat dengan organisasi, tidak

melemparkan permasalahan kepada orang lain dengan alasan
bukan tugas atau urusan atau masalah pribadi.
3) Confident, yaitu penuh keyakinan dalam mengatasi masalah.
Penerima telepon tidak boleh merendahkan diri sendiri.
4) Considerate, yaitu bersahabat, menolong, dan mengerti emosi
penelepon.
5) Controlled, yaitu tidak terbawa emosi pada saat penelepon
mengungkapkan kekecewaan (marah). Tetap bersikap untuk
selalu membantu dalam mengatasi masalah penelepon.
6) Creative, yaitu mampu menemukan cara-cara yang baik dalam
menerima telepon.
7) Contagious, yaitu bersikap gembira, antusias, sejuk dan damai
kepada penelepon.
8) Phonogenic, yaitu suara yang baik dalam bertelepon atau
menerima telepon, yaitu suara yang memberikan kesan santun,
bersahabat dan penuh perhatian.
Kriteria berbicara di telepon yang menyenangkan:
1) Berbicara dengan kecepatan yang normal.
2) Berbicara seakan-akan berada di hadapan penelepon.
3) Berbicara dengan nada yang tidak tinggi dan keras.

9


4) Berbicara dengan nada yang santun, ramah dan rasa ingin
membantu penelepon.

d. Peralatan dalam menerima telepon
1) Pesawat telepon;
2) Kalender meja;
3) Jam dinding;
4) Alat tulis, seperti pensil dan ballpoint;
5) Lembar pesan telepon;
6) Daftar nomor telepon ekstensi internal; dan
7) Buku daftar telepon masuk.

e. Mentransfer sambungan telepon
1) Beritahu penelepon agar menunggu proses penyambungan.
2) Beritahu orang yang dimaksud bahwa ada orang yang ingin
bicara melalui telepon.
3) Mintalah izin apakah telepon dapat diteruskan sambil
memberitahukan masalah yang akan dibicarakan.
4) Jika yang dituju bersedia menerima telepon, persilahkan
penelepon untuk segera bicara.
5) Jika saluran tersebut sedang dipakai, segera informasikan
kepada penelepon dan tawarkan bantuan yang dapat diberikan.

2. Melakukan Panggilan Telepon atau Menelepon
a. Persiapan menelepon
1) Siapkan nomor telepon yang hendak dituju;
2) Siapkan peralatan menulis berupa kertas dan ballpoint; dan
3) Catatlah hal-hal pokok yang akan disampaikan.
b. Pelaksanaan menelepon
1) Menekan nomor telepon yang dituju.
2) Bila ada kesalahan menelepon, segera minta maaf.
3) Bila tersambung, segera memberi salam dan menyebutkan
identitas diri.
4) Mengemukakan maksud dan tujuan menelepon.
5) Mencatat hal-hal penting.

10


6) Mengakhiri pembicaraan dengan ucapan terima kasih.
7) Meletakkan gagang telepon dengan pelan.
c. Menghubungkan penelepon untuk pimpinan
1) Cara menelepon orang yang kedudukannya lebih tinggi dari

pimpinan.
a) Putar atau tekan nomor yang dituju;
b) Bila terdengar telepon telah diangkat, ucapkan salam;
c) Pastikan bahwa nomor yang dituju tepat;
d) Menyampaikan identitas diri;
e) Kemukakan bahwa pimpinan ingin berbicara dengan orang

yang dimaksud;
f) Pastikan bahwa orang yang menerima telepon bersedia

menyambungkan dengan orang yang dituju pimpinan;
g) Segera sambungkan pimpinan dengan orang yang

dimaksud pimpinan.
2) Cara menelepon orang yang kedudukannya lebih bawah atau

sama dengan pimpinan.
a) Tekan nomor yang dituju;
b) Bila terdengar telah diangkat, ucapkan salam;
c) Pastikan nomor yang dituju tepat;
d) Menyampaikan identitas diri;
e) Kemukakan bahwa pimpinan ingin bicara dengan orang

yang dituju;
f) Memastikan bahwa orang yang berbicara adalah orang

yang dituju pimpinan.
3. Beberapa pedoman penting dalam menangani telepon

Cara mengidentifikasi panggilan yang bernada mengancam atau
mencurigakan:
a. Penelepon menggunakan bahasa yang tidak santun.
b. Biasanya tidak mau menyebutkan identitas diri.
c. Berbicara dengan nada tinggi, tidak sabar, cenderung kasar.
d. Kata-kata yang digunakan tidak bersahabat.

11


Cara mengatasi penelepon yang bersikap mencurigakan dengan tanda
tanda diatas:
a. Bersikap tenang, sabar, hati-hati, namun waspada.
b. Tanyakan dengan sopan.
c. Jangan dihubungkan dengan pimpinan bila yang bersangkutan

tidak bersedia.
d. Jika penelepon semakin emosi, anda harus tetap tenang.
e. Panggilan telepon ini dicatat secara tepat untuk dicarikan solusi

kepada orang yang tepat.
RANGKUMAN
1) Ada beberapa jenis pesawat telepon, yaitu: intercom, pesawat telepon,

PMBM (Private Manual Branch Excharge), PABX (Private Automatic
Branch Excharge), switchboard (papan sambungan), Loudspeaking
Telepon (pelantang suara Telepon), Telepon answering machine (mesin
penjawab telepon).
2) Ditinjau dari peletakannya, terdapat empat jenis telepon, yaitu: telepon
meja, telepon dinding, telepon mobil-pesawat-kapal, dan telepon genggam
(handphone). Ditinjau dari cara kerja melakukan telepon, yaitu: hubungan
melalui operator, hubungan langsung, serta hubungan dengan menggunakan
SMS (Sistem Maklumat Singkat).
3) Menerima telepon harus dilakukan dengan senang hati, tanpa harus merasa
terganggu. Hal ini tampak dari cara orang berbicara, nada berbicara dan
intonasi berbicara, serta pilihan kata ketika seseorang merespon
pembicaraan orang lain. Catatlah berita telepon atau pesan yang dikirim
melalui telepon dengan jelas. Catat pula nama penelpon, asal dan jam
telepon, serta nama penerima telepon. Jangan menyampaikan pesan secara
lisan. Pastikan nomor telepon yang Anda tuju dan persiapkan catatan
sebelum Anda menelepon, perhatikan etika menelepon ketika Anda
bertelepon.dan Perhatikan sistem sambungan telepon yang digunakan di
instansi dari nomor telepon yang Anda tuju. Hal ini mempengaruhi prosedur
yang harus Anda lalui ketika menelpon.

12


I SOAL PILIHAN BERGANDA
Pilihlah salah satu jawaban dari pilihan yang telah tersedia dengan memberi
tanda silang (x) pada jawaban yang benar!

1. Dilihat dari asal katanya, telepon dibagi atas dua kata, yaitu “tele” dan
“phone” yang berasal dari bahasa…

a. Latin d. Yunani

b. Inggris e. India

c. Melayu

2. Di kantor, Andini menggunakan alat komunikasi untuk menyampaikan

informasi dalam lingkup organisasi dari satu bagian atau jabatan ke bagian

atau jabatan lain dalam satu kantor. Alat yang digunakan Andini adalah ...

a. Intercom d. PMBX

b. Telephone Answering e. Switchboard

c. Loudspeaking Telephone

3. Seorang sekretaris menerima telepon dari orang yang ingin dihubungkan

dengan pimpinan kantor, namun pada saat itu pimpinan sedang mengadakan

rapat. Jawaban tepat yang sebaiknya disampaikan sekretaris kepada

penelepon yaitu ...

a. Mohon maaf pimpinan tidak mau menerima telepon dari Anda

b. Mohon maaf, pimpinan sedang rapat penting, mungkin ada pesan yang

akan disampaikan?

c. Pimpinan sedang rapat

d. Pimpinan sedang keluar

e. Mohon maaf pimpinan sibuk

4. Saat melakukan panggilan telepon namun sambungan telepon sibuk, hal yang

harus dilakukan adalah ...

a. Tunggu hingga tersambung

b. Tunggu hingga sambugan terputus

13


c. Tidak jadi menelepon

d. Hubungi dengan telepon lain

e. Segera tutup telepon, hubungi lagi beberapa saat kemudian

5. Siska adalah sekretaris dari PT Jaya Selalu Jakarta, diminta pimpinan untuk

melakukan hubungan telepon dengan PT. Rezeki Jaya Surabaya. Hubungan

telepon yang dilakukan adalah ...

a. Hubungan internasional d. Hubungan langsung

b. Hubungan lokal e. Hubungan antar bagian

c. Hubungan interlokal

6. Berikut ini hambatan dalam bertelepon karena faktor kondisi fisik peralatan
telepon adalah….

a. Berbicara tidak fokus

b. Berbicara berdecak atau berbicara di telepon sambil makan

c. Suara jelas

d. Berbicara di telepon sambil berbicara dengan rekan kerja yang lain

e. Setelah memutar nomor telepon tidak terdengar nada sambung

7. Berikut ini yang merupakan macam-macam pesawat telepon berdasarkan

segi peletakkannya adalah...

a. Telepon khusus d. Telepon umum

b. Telegram e. Twitter

c. Wall Phone (telepon

dinding)

8. Hubungan internasional (overseas call) merupakan...

a. Hubungan telepon antara dua orang secara langsung dalam jarak yang

jauh

b. Hubungan langsung antara satu bagian dengan bagian lainnya dalam satu

kantor

c. Hubungan telepon langsung jarak jauh dari seseorang atau organisasi di

suatu negara dengan orang lain atau organisasi negara lain

d. Hubungan yang dilakukan komunikator dengan komunikan dalam satu

lingkup daerah tertentu atau dalam satu kota

e. Hubungan telepon antara dua orang atau lebih dalam jarak dekat

14


9. Alat komunikasi yang tidak memungkinkan komunikator dengan

komunikan dapat berkomunikasi langsung tanpa operator adalah...

a. Pesawat telepon d. PABX

b. Intercom e. Switchoard

c. PMBX

10. Alat yang dipergunakan untuk memindahkan alur jaringan telepon disebut ...

a. Swicthboard d. Intercom

b. PMBX e. PABX

c. Pesawat telepon

11. Alat komunikasi yang dipergunakan untuk menyampaikan warta atau

keterangan dalam lingkungan organisasi sendiri atau dari satu bagian ke
bagian lain dalam satu instansi dinamakan …

a. Intercom d. Teleks

b. Telepon e. Faksimile

c. PABX
12. Pesawat telepon yang pengoperasianya melalui operator disebut …

a. Pesawat telepon tunggal d. Intercom

b. PMBX e. Teleks

c. PABX
13. Hubungan telepon antardaerah/wilayah, disebut …

a. Telepon tunggal d. Telepon interlokal

b. Telepon ganda e. Telepon internasional

c. Telepon lokal

14. Cara menggunakan hubungan telepon yang dimulai dengan menekan kode

wilayah dan kemudian menekan kode nomor telepon yang dituju disebut
hubungan…

a. Lokal d. Tunggal

b. Interlokal e. Ganda

c. Internasional

15. Seorang personel kantor harus menerapkan etika yang baik dalam bertelepon.

Salah satu bentuk etika dalam bertelepon yaitu....

a. Mengucapkan salam saat telepon diangkat oleh penerima telepon

15


b. Menelpon sambal melakukan pekerjaan lain agar efesien

c. Penerima telepon menutup pembicaraan terlebih dahulu

d. Membiarkan telepon berdering lama untuk memastikan bukan salah

sambung

e. Mengucapkan kata halo untuk memulai perbincangan

16. Berikut yang bukan termasuk hal yang menghambat terjadinya hubungan

telepon adalah ...

a. Telepon digunakan untuk menghubungi bagian lain

b. Sekretaris menerima telepon dengan menonton film

c. Sekretaris membiarka si penelpon menunggu

d. Sekretaris tidak mencatat pesan si penelpon

e. Sekretaris menanyakan identitas si penelpon

17. Jika anda diminta untuk menelepon relasi oleh atasan, maka langkah pertama

yang dipersiapkan adalah....

a. Membawa alat perekam, nomor, nama yang akan dituju dan masalah yang

akan dibicarakan

b. Langsung menekan/memutar nomor telepon relasi

c. Alat tulis, mencatat nomor, nama yang akan dituju dan masalah yang akan

dibicarakan

d. Mencatat data dibuku telepon

e. Meminta operator menyambungkan hubungan telepon dengan relasi
18. Pengejaan (Spelling) Alphabet untuk kata “HATI” adalah....

a. Halo, alpa, tango, india d. Hotel, alpa, tango, india

b. Halo, alpa, tango, indigo e. Halo, alpa, time, india

c. Hotel, astra, tango, india

19. Menerima panggilan telepon disebut . . .

a. Alert call d. Divert call

b. Out going call e. Calling

c. Incoming call

20. Tata cara atau aturan-aturan yang baik mengenai cara menelepon dinamakan

...

16


a. Etika bertelepon d. Sopan santun bertelepon

b. Cara bertelepon e. Hukum bertelepon

c. Aturan bertelepon

21. Jika kita menelepon ke wilayah kota lain dengan menekan nomor (021)

5892328 maka kita menghubungi . . .

a. Wilayah Jakarta dengan nomor 5892328

b. Wilayah Sragen dengan nomor 5892328

c. Wilayah Klate dengan nomor 5892328

d. Wilayah Purwokerjo dengan nomor 5892328

e. Wilayah Yogyakarta dengan nomor 5892328

22. Pertama kali yang Anda ucapkan pada saat menerima telepon adalah…

a. Halo, disini PT Wijaya d. Selamat siang, dengan PT

b. Selamat siang Wijaya

c. Halo, dengan nomor 743126 e. Halo, selamat siang, PT

Wijaya

23. Jika penelepon tidak menyebutkan identitas dirinya, kita dapat bertanya

dengan kalimat . . .

a. Ini yang bicara siapa ya? d. Maaf, siapa yang berbicara?

b. Dengan siapa ini? e. Tolong sebutkan nama

c. Maaf, boleh saya tahu, Anda!

dengan siapa saya

berbicara?

24. Petugas telepon yang bersifat bersahabat, menolong, dan mengerti emosi

penelepon disebut . . .

a. Creative d. Controlled

b. Confident e. Contagious

c. Considerate
25. Dalam etika bertelepon, maksimal telepon berdering adalah…

a. 1 kali d. 4 kali

b. 2 kali e. 5 kali

c. 3 kali
26. Gambar di bawah ini merupakan…

17


a. Telepon IP d. Telepon dinding

b. Telepon meja e. Telepon PABX

c. Telepon genggam

27. Gambar dibawah ini digunakan untuk mencatat pesan telepon, biasanya
disebut…

a. Intercom d. LPT

b. PABX e. Faksimile

c. PMBX

28. Salah satu sikap yang harus ditunjukkan dalam bertelepon adalah considerate.

Berikut ini contoh yang menunjukkan sikap considerate yaitu...
a. “Baiklah Pak Dharma, dengan senang hati pesan Bapak akan saya

sampaikan.”

b. “Cepat hubungi saya kembali.”
c. “Selamat pagi, saya Ema, tolong hubungkan dengan pimpinan.”
d. “Dengan Susanti, disini Dapertemen Keuangan.”
e. “Bapak direktur sedang keluar kota.”

29. Telepon teknologi baru yang menggunakan internet protokol dalam

pengoperasiannya biasa disebut ...

a. Telepon digital c. Telepon dinding

b. Telepon meja d. Telepon duduk

18


e. Telepon IP

30. Alat komunikasi dibawah ini bisa digunakan untuk mengirim informasi secara
satu arah. Alat ini dinamakan…

a. PABX d. Telepon IP

b. Intercom e. Telepon meja

c. PMBX
31. Gambar dibawah ini, merupakan salah satu macam pesawat telepon yaitu…

a. Telepon genggam d. Telepon kursi

b. Telepon IP e. Telepon dinding

c. Telepon meja

32. Hubungan langsung antara satu bagian dengan bagian lainnya dalam satu

kantor. Pernyataan tersebut biasa di istilahkan sebagai ...

a. Hubungan antar bangsa d. Hubungan interlokal

b. Hubungan antar bagian e. Hubungan internasional

c. Hubungan lokal
33. Pengucapakan kata pada gambar tersebut termasuk…

HALLO?

19


a. Kata yang wajib digunakan pada saat bertelepon

b. Kalimat umum yang harus diucapkan

c. Kalimat yang harus dihindari saat menutup telepon

d. Kata non formal yang harus diucapkan saat menerima panggilan telepon

e. Kata yang harus dihindari saat menerima panggilan telepon

33. Jarak ideal antara mic telephone dengan bibir/mulut saat berkomunikasi

melalui telepon adalah...

a. 1 cm d. 4 cm

b. 2 cm e. 5 cm

c. 3 cm

34. Tombol pada pesawat telepon yang bisa digunakan untuk menghubungi no.

telepon sesuai panggilan keluar terakhir secara cepat adalah...

a. Radial d. Hold

b. Redial e. Flash

c. Move

35. Anda adalah telepon operator di edotel SMK N Buduran yang diminta untuk

menghubungkan ke no. Telepon 021-5677087. maka sambungan tersebut

masuk dalam kategori...

a. Sambungan lokal d. Sambungan collect

b. Sambungan interlokal e. Sambungan overseas

c. Sambungan internasional

36. Teknik mengankat/memegang telepon saat menerima panggilan telepon

adalah...

a. Fokus, tangan kanan memegang gagang telepon, tangan kiri memegang

alat tulis

b. Fokus, load speaker dinyalakan, tangan kanan memegang alat tulis, tangan

kiri memegang kertas

c. Fokus, tangan kanan memegang alat tulis, tangan kiri memegang kertas

d. Fokus, tangan kanan memegang alat tulis dan tangan kiri memegang

gagang telepon

e. Fokus, tangan kanan memegang gagang telepon
37. 022 adalah kode area untuk daerah…

20


a. Bandung d. Solo

b. Jakarta e. Bogor

c. Bekasi
38. Hal-hal penting dalam etika bertelepon adalah…

a. Meletakkan kembali gagang telepon dengan keras
b. Mengucapkan “halo” sebelum memulai percakapan

c. Jangan biarkan telepon bordering 2-3 kali segerahlah angkat

d. Diam saja sampai penelpon bertanya

e. Tidak mencatat pesan dari si penelpon
39. Pada saat berbicara di telepon, hal-hal yang harus diperhatikan yaitu…

a. Volume suara cukup jelas

b. Menanyakan hal secara berulang-ulang

c. Tidak mendengarkan si penelpon pada saat berbicara

d. Posisi saat duduk

e. Menggunakan volume suara yang keras

40. Andi tinggal di Jakarta dan akan menghubungi adiknya yang kuliah di

Amerika Serikat melalui sambungan telepon, hubungan telepon yang

dilakukan oleh Andi adalah...

a. Hubungan telepon local

b. Hubungan telepon interlokal

c. Hubungan telepon antar daerah

d. Hubungan telepon internasional

e. Hubungan telepon antar kota

II SOAL URAIAN
Jawablah pertanyaan di bawah dengan tepat dan benar!

1. Apakah yang dimaksud PABX dan PMBX? Kapan hal tersebut digunakan?
2. Jelaskan jenis-jenis pesawat telepon?
3. Apa yang dimaksudkan dengan pelantang suara telepon (loudspeaking

telephone) dan apa fungsinya?
4. Tuliskan langkah-langkah menelpon dengan benar!

21


5. Bila Anda akan menelepon untuk mencari data, apa yang pertama kali akan
Anda ucapkan di telepon?

6. Apa yang harus Anda lakukan bila pada saat menelepon orang yang Anda
tuju sedang tidak ada di tempat?

7. Bagaimana sikap Anda bila harus menjawab telepon dengan kondisi atau
keadaan yang bukan sebenarnya?

8. Tuliskan etiket bertelepon yang santun, agar si penelpon merasa dihargai?
Simulasikanlah hal-hal yang perlu dilaksanakan pada waktu menerima
telepon, misalnya cara menanggapi panggilan telepon, volume suara dalam
berdialog (buat 4 kalimat dialog dengan teman terdekat Anda).

9. Situasi Penerima Telepon: Anda adalah sekretaris pada PT WIJAYA RAYA,
Jalan kesatrian 8 H.12 Matraman Jakarta Timur. Anda diminta, dapat
menjawab dan menyelesaikan pertanyaanpertanyaan yang diajukan oleh
Direktur PT Hutama Karya tentang keterlambatan pengiriman 20 unit
komputer dan 10unit printer serta sampaikan maaf atas kelalaian dari
perusahaan Anda. Catat pesan-pesan yang disampaikan PT Hutama Karya,
pada lembar format berita telepon.
Situasi Penelepon: Penelpon menyampaikan berita pada PT WIJAYA RAYA,
bahwa pesanan berupa 20 unit komputer dan 10unit printer terlambat diterima
selama 12 minggu, sehingga merugikan pemesan karena banyak pelanggan
yang kecewa, (kalimat dapat dikembangkan oleh penelpon yang penting
maksud dan tujuan terpenuhi). Apa yang harus Anda lakukan dan buatlah
format berita telepon yang Anda anggap efektif.

10. Anda sebagai sekretaris junior (sekretaris muda), pada PT Citra Pesona. Jalan
Sitimunigar Raya No. 12 Jakarta Selatan, dan Anda membantu Bapak Broto
Sukatmaja, Manajer Pemasaran Perusahaan tersebut.

Situasi Penelepon: Anda adalah pimpinan pada PT Hutama Karya yang akan
menelepon sekretaris PT Citra Pesona dengan nomor telepon 7341318. Isi
berita adalah menanyakan keterlambatan barang yang telah dipesan satu bulan
yang lalu, berupa 20 unit komputer merek GTC dan 10unit printer merek
Epson Stylus 200. Penelepon minta dikirim paling lambat dua hari dari hari
ini, apabila terjadi keterlambatan lagi, pesanan akan dibatalkan.

22


Situasi Penerima Telepon: Anda harus dapat menjawab dan menyelesaikan
pertanyaan-pertanyaan yang diajukan oleh Direktur PT Hutama Karya tentang
keterlambatan pengiriman 20 unit komputer dan 10unit printer serta
sampaikan maaf atas kelalaian dari perusahaan Anda. Buatlah format berita
telepon yang Anda anggap efektif.

23


1. Penilaian Aspek Kognitif

NO. ASPEK YANG DINILAI SKOR

1. Kemampuan dalam menjawab pertanyaan.

2. Kemampuan mengingat kembali materi yang telah

diajarkan.

3. Kemampuan menerangkan dengan tepat materi

mengenai menerapkan komunikasi melalui telepon

dalam bahasa Indonesia.

Kriteria Skor :

Setiap jawaban benar dan lengkap = 20

Jawaban setengah benar = 10

Jawaban salah =0

A. SOAL PILIHAN GANDA

Setiap jawaban yang benar diberi skor 2, Lalu dimasukkan dalam rumus

berikut ini :
Skor = ℎ 100



Kriteria Skor :

Setiap jawaban benar dan lengkap =2

Jawaban setengah benar =1

Jawaban salah =0

B. SOAL URAIAN

Kriteria Skor :

NO KRITERIA NILAI

1. Menyebutkan semua tahap serta menjelaskan tahap

dengan urutan/sistematis dengan benar, tepat dan 10

jelas.

2. Menjawab dengan Menjelaskan dengan benar, tepat 8
dan jelas.

24


3. Menjawab benar tapi kurang jelas. 5
4. Menjawab kurang dari kriteria diatas. 3
5. Menjawab tidak ada yang dikriteriakan. 0
Skor = ℎ 100



PREDIKAT
Sangat Baik (A) : 86 - 100

Baik (B) : 76 - 85

Cukup (C) : 60 - 75

Kurang (D) : < 59

2. Penilaian Aspek Psikomotorik

NO. ASPEK YANG DINILAI 1 SKOR 4
23
1. Kemampuan untuk mengidentifikasi jenis-
jenis pesawat telepon.

2. Kemampuan dalam mengevaluasi jenis-
jenis pesawat telepon.

Jumlah
Kriteria Skor :
1 = Sangat Baik
2 = Baik
3 = Cukup
4 = Kurang

3. Penilaian Aspek Afektif

NO. ASPEK YANG DINILAI SKOR
SL SR JR TP

1. Keaktifan siswa dalam menanggapi

materi yang diajarkan.

2. Sikap pengendalian diri terhadap materi

yang disampaikan.

25


3. Kemampuan menerapkan materi yang

diajarkan pada diri sendiri.

Jumlah

Kriteria Skor :

SL = Selalu

SR = Sering

JR = Jarang

TP = Tidak Pernah

Keterangan

ASPEK YANG DINILAI SKOR POSITIF SKOR NEGATIF
1
SL = Selalu 4 2
3
SR = Sering 3 4

JR = Jarang 2

TP = Tidak Pernah 1

NILAI ASPEK PARAF
Kognitif
Afektif Psikomotorik Guru Orangtua

A = Sangat Baik B = Baik C = Cukup D = Kurang

26


DAFTAR PUSTAKA

Karyono, Tegu Budi. 2009. Berkomunikasi dengan Pesawat Telepon. smkbantara2.
files.wordpress.com/2009/11/berkomunikasi_dehgan_pesawat_telepon.pdf
(11 November 2020)

Melita, Silfia. 2014. Cara menangani telepon. https://silfiamelita.wordpress.com/
2014/05/08/cara-menangani-telepon/ (09 November 2020)

Sudarmono. 2013. Korespondensi1. KEMENDIKBUD: Depok.
Wulandari Ratna. 2015. Pengertian telepon. http://ratnawulandari12.blogspot.com

/2015/01/pengertian-telepon.html (09 November 2020)

27


Click to View FlipBook Version