Emodul ilmu pengetahuan sosial kegiatan ekonomi kelas VII
EMODUL ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
KEGIATAN EKONOMI
KELAS VII
AMIRUDIN, S.Pd
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penulis panjatkan ke hadirat allah Swt, sehingga materi ajar IPS dengan materi
“Kegiatan Ekonomi” dapat terselesaikan dalam bentuk modul. Materi ajar ini merupakan materi
yang dikembangkan untuk kelas VII.
Materi ajar ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan siswa peserta didik dalam pembelajaran IPS
dan diharapkan dengan adanya bahan ajar berupa modul ini kegiatan belajarpun dapat terlaksana
dimanapun dan kapanpun baik perorangan maupun secara bersama.
Materi ini berisi tentang tentang kegiatan ekonomi. Pengetahuan tentang kegiatan ekonomi ini
diperlukan menjadi kerangka analisis peserta didik untuk mengetahui lebih antara materi dengan
kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajari kegiatan ekonomi maka pengetuhuan peserta didik
dapat memahami suatu kegiatan-kegiatan yang terjadi dalam kehihupan nyata.
Penyusun menyadari masih banyak kekurangan dalam menyusun modul ini, sangan diharapkan
kritik dan saran demi perbaikan selanjutnya.
Penyusun mengucapkan banyak terima kasih kepada pihak-pihak yang sudah mendukung dan
menyelesaikan pembuatan modul pembelajaran ini.
Kuningan, Juli 2021
Amirudin, S.Pd
1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR…………………………………………………………… 1
DAFTAR ISI……………………………………………………………………… 2
KEGIATAN PEMBELAJARAN …………………………………………….…. 3
A. Pendahuluan ……………………………………………………………………… 3
B. Kompetensi Dasar ……………………………………………………………….. 4
C. Tujuan Pembelajaran …………………………………………………….………. 4
D. Uraian Materi Pembelajaran……………………………………………………… 4
1. Kegiatan Produksi……………………………………………………………….. 5
2. Kegiatan Distribusi……………………………………………………………… 8
3. Kegiatan Konsumsi.……………………………………………………………... 11
E. Forum Diskusi …………………………………………………………………. 14
F. Tes Formatif…………………………………………………………………… . 16
G. Rangkuman ……………………………………………………………………. 18
H. Daftar Pustaka…………………………………………………………………. . 19
2
KEGIATAN PEMBELAJARAN
KEGIATAN EKONOMI
( Konsumsi, Distribusi dan Konsumsi )
A. PENDAHULUAN
Aktivitas ekonomi merupakan suatu kegiatan yang tidak terpisahkan dalam kehidupan sehari-
hari. Aktivitas ekonomi memaksa para pelakunya berlomba untuk memenuhi kebutuhan masing-
masing. Setiap individu memiliki hak yang sama dalam pemenuhan kebutuhan hidupnya. Tetapi,
berbagai aktivitas itu terdapat aturan yang berlaku, antara lain kebijakan pemerintah yang
memberikan batasan-batasan tiap individu agar bersikap rasional dalam menjalankan aktivitas
ekonominya.
Seiring dengan kemajuan dan perkembangan ekonomi dewasa ini dan juga semakin ketatnya
persaingan yang terjadi dalam dunia usaha,baik dalam negeri maupun diluar negeri dimana
system ekonomi dewasa ini sudah memasuki era persaingan global antar Negara. Oleh karena itu
dirasakan perlu adanya pemahaman serta pengetahuan bagi kalangan pelaku ekonomi guna
meningkatkan mutu,kinerjanya dalam mengembangkan unit-unit usahanya.dan bagi para siswa
hal ini akan dirasa sangat bermanfaat nilainya didalam kita mempelajari peranan pelaku-pelaku
ekonomi yang ada di Indonesia sehingga akan memberikan gambaran yang jelas dalam siswa
mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan sebagai bekal nantinya.Hal inilah yang
melatarbelakangi penting bagi setiap siswa untuk mempelajari aspek-aspek yang saling terkait
dalam perekonomian,dimana pelaku ekonomi memiliki peran yang sangat strategis,dan
pemerintah juga berperan penting sebagai pemberi juga pemegang kebijakan yang dapat member
makna positif bagi para pelaku ekonomi baik itu kebijakan yang berdampak langsung maupun
tidak langsung bagi pelaku ekonomi itu sendiri.Jadi dengan demikian siswa dapat melakukan
analisis-analisis yang terkait dengan hal itu.Siswa juga dituntut lebih pro aktif untuk ikut serta
menyumbangkan pengetahuan maupun pemikiran-pemikirannya untuk kemajuan ekonomi.
Di dalam memenuhi kebutuhan hidupnya yang beranekaragam, maka manusia melakukan
kegiatan ekonomi yang meliputi kegiatan konsumsi, produksi, dan distribusi. Dari ketiga tersebut
apabila salah satu menglami hambatan maka yang lainnya ikut terhambat pula, sehingga terdapat
adanya keterkaitan. Cara bertindak atau sering disebut juga sebagai Tindakan Ekonomi dan cara
berpikir atau sering kita kenal sebagai Prinsip Ekonomi adalah merupakan hal yang mengarahkan
manusia untuk melakukan kegiatan ekonomi.
Pada Modul ini beriksikan tentang materi yakni dengan tema kegiatan ekonomi. Tema tersebut
menggambarkan berbagai kegiatan ekonomi dari berbagai lapisan aspek kehidupan masyarakat.
Bidang ilmu ekonomi ini sebagai landasan pembahasan bidang ilmu sejarah, sosiologi dan
geografi. Maka disusunlah materi ajar ini berupa modul agar mudah dipelajari. Adapun dalam
modul pembelajaran ini berisikan materi tiga bagian yang akan di pelajari yakni kegiatan
produksi, kegiatan distribusi dan kegiatan konsumsi.
Sebelum lebih lanjut ke materi untuk memahami tentang kegiatan ekonomi, maka kalian dapat
menyaksikan vidio pembelajaran kegiatan ekonomi.
3
B. KOMPETENSI DASAR
3.3 Memahami konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan
berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan
penawaran) dan interasi antarruang untuk keberlangsungan kehidupan ekonomi,
sosial, dan budaya Indonesia.
4.3 Menjelaskan hasil analisis tentang konsep interaksi antara manusia dengan ruang
sehingga menghasilkan berbagai kegiatan ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi,
permintaan, dan penawaran) dan interaksi antarruang untuk keberlangsungan
kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Menganalisis kegiatan Produksi
2. Menganalisis kegiatan Distribusi
3. Menganalisis kegiatan Konsumsi
D. URAIAN MATERI
Peta Konsep Kegiatan Ekonomi
Sebelum lebih lanjut ke materi untuk memahami tentang kegiatan ekonomi, maka kalian dapat
menyaksikan vidio pembelajaran kegiatan ekonomi. Kalian dapat menggunakannya dengan
aplikasi QR & Barcode Scanner dan mengarahkannya ke gambar barcode yang ada dibawah :
4
Kegiatan Produksi
Pengertian dan tujuan produksi
Definisi/ pengertian kegiatan produksi adalah segala kegiatan yang dapat menghasilkan atau
meningkatkan nilai guna pada suatu barang/ jasa dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan
manusia. Pengertian produsen adalah orang atau lembaga tertentu yang menghasilkan suatu
barang/ jasa. Sebagao contoh produsen adalah petani, pemilik pabrik, nelayan, guru dan lain-lain.
Di bawah ini adalah contoh kegiatan produksi misalnya:
Mengeksploitasi sumber daya alam, misalnya pertambangan, dan lain-lain.
Mengolah tanah pertanian, kehutanan, perkebunan, dan juga perikanan darat.
Membuat barang dari bahan mentah menjadi bahan jadi, misalnya membuat kursi, dll.
Melakukan jasa-jasa, misalnya perusahaan asuransi, dll.
dan lain sebagainya
Pengertian produksi dapat kita bedakan dalam arti sempit dan produksi dalam arti luas. Produksi
dalam arti yang sempit adalah kegiatan untuk menghasilkan barang. Pengertian produksi dalam
arti luas, yaitu semua kegiatan manusia dalam rangka untuk menambah kegunaan barang/ jasa
dalam memenuhi kebutuhan manusia.
Adapun tujuan kegiatan produksi barang/ jasa adalah untuk memenuhi kebutuhannya yang
sekaligus untuk mendapatkan keuntungan. Barang dan jasa yang diproduksi oleh produsen akan
dikonsumsi oleh masyarakat dalam rangka untuk memenuhi segala kebutuhannya. Dan untuk
produsen, barang yang diproduksinya melalui penggabungan beberapa faktor produksi bertujuan
mencari keuntungan. Produsen medapatkan keuntugan berasal dari selisih antara penerimaan dari
penjualan dengan biaya yang dikeluarkan dalam produksi barang/jasa tersebut.
Faktor produksi
Kegiatan produksi memerlukan faktor produksi atau disebut juga sebagai sumber daya ekonomi
dalam ranngka untuk menghasilkan suatu produk yang berupa barang/ jasa. Faktor
produksi adalah merupakan segala sesuatu yang dipakai dalam rangka untuk menghasilkan
barang/ jasa untuk menambah manfaat dari suatu barang/ jasa. Adapun macam macam faktor
produksi terdiri dari 1). faktor produksi alam, 2). tenaga kerja, 3). modal dan 4). kewirausahaan.
Dari ke-4 faktor produksi itu bisa dikelompokkan menjadi 2 faktor produksi yaitu faktor
produksi asli dan turunan. Untuk faktor produksi asli terdiri dari faktor produksi alam dan
juga tenaga kerja, sedangkan faktor produksi turunan terdiri dari faktor produksi modal dan
juga kewirausahaan.
5
Faktor produksi alam
Adalah merupakan segala sesuatu yang disediakan oleh alam baik secara langsung ataupun tidak
langsung bisa dipakai manusia untuk memenuhi segala kebutuhan hidupnya untuk mencapai
suatu kemakmuran. Contoh faktor produksi alam yang dapat dinikmati langsung misalnya tanah,
udara, air, dan juga sinar matahari. Sedangkan contoh faktor produksi alam yang harus melewati
proes pengolahan lebih lanjut misalnya gas alam, berbagai macam barang tambang (timah, perak,
aluminium, dll), serta tenaga alam (PLTA dan PLTU).
Faktor produksi tenaga kerja
Tenaga kerja atau sumber daya manusia adalah merupakan segala kegiatan manusia baik
berbentuk fisik ataupun rohani yang ditujukan untuk keperluan produksi. Faktor produksi ini
sangat diperlukan untuk mengolah dan meningkatkan nilai (value) atau manfaat atas suatu benda.
Dengan kemampuan sumber daya manusia ini, maka alam bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Berikut merupakan penggolongan tenaga kerja.
a). Tenaga kerja menurut sifatnya antara lain meliputi:
Tenaga kerja jasmani merupakan jenis tenaga kerja yang dalam menjalankan
pekerjaannya memakai fisik atau jasmani untuk membantu proses produksi.
Tenaga kerja rohani merupakan tenaga kerja yang melakukan pekerjaannya dengan
menggunakan pikiran dan perasaan. Sebagai contoh tenaga kerja rohani adalah
pengarang dan juga psikolog.
b). Tenaga kerja menurut kedudukannya, dikelompokkan menjadi :1). tenaga kerja dengan usaha
sendiri dan 2). tenaga kerja yang bekerja pada orang lain.
c). Tenaga kerja berdasar hubungannya dengan proses produksi, dikelompokkan menjadi:
Tenaga kerja langsung merupakan tenaga kerja yang mempunyai hubungan langsung
dengan proses produksi. Misalnya, mandor, operator mesin pabrik.
Tenaga kerja tidak langsung merupakan tenaga kerja yang tidak mempunyai hubungan
langsung dengan proses produksi, namun ikut membantu kelancaran proses produksi.
Sebagai contoh tenaga kerja tidak langsung adalah sekretaris, bagian administrasi.
Faktor produksi modal
Modal tidak hanya terbatas pada bentuk uang saja, namun dapat juga berbentuk mesin, gedung,
tanah, dan lain-lain. Penggolongan modal dapat dikelompokan berdasarkan sumber, penggunaan
atau sifat, fungsi, dan berdasarkan bentuknya.
a). Modal berdasarkan sumbernya
Modal sendiri merupakan modal yang sumbernya adalah dari pemilik perusahaan yang
bersangkutan. Contohnya modal saham.
Modal asing (modal pinjaman) merupakan modal yang sumbernya dari pinjaman atau
berasal dari luar perusahaan. Contohnya modal dari kredit bank.
b). Modal berdasarkan penggunaan atau sifatnya
Modal lancar merupakan modal yang cuma sekali digunakan di dalam proses produksi.
Sebagai contoh adalah bahan mentah, kertas, tinta, dan juga bahan bakar minyak.
Modal tetap merupakan modal yang dapat berulang kali bisa dipakai di dalam proses
produksi. Sebagai contoh adalah mesin, peralatan, dan mobil, dll.
6
c). Modal berdasarkan fungsinya
Modal pribadi merupakan modal yang dimiliki oleh perorangan yang digunakan sebagai
alat untuk memenuhi kebutuhannya. Sebagai contoh adalah rumah yang disewakan dan
hasil sewanya tersebut untuk pemilik rumag tersebut.
Modal masyarakat merupakan modal yang dipakai di dalam proses produksi untuk
kepentingan masyarakat. Sebagai contoh adalah jembatan, jalan raya, gedung sekolah, air
sungai, dan lain sebagainya.
d). Modal berdasarkan bentuknya
Modal nyata/ konkret merupakan modal yang bisa kita lihat dengan mata, yang dipakai
dalam proses produksi, dan berbentuk barang dan uang. Sebagai contoh adalah peralatan
kantor, pabrik, dan juga uang.
Modal tidak nyata/ abstrak merupakan modal yang tidak bisa dilihat dengan memakai
mata dan dipakai dalam proses produksi. Sebagai contoh adalah keahlian memimpin
(manajer), nama baik (good will), hak cipta, dsb.
Faktor produksi kewirausahaan
Faktor ini mempunyai peran merencanakan, mengorganisir, mengatur, mempekerjakan
karyawan, memeriksa hasil kerja karyawan, menggabungkan faktor-faktor produksi lainnya
misalnya alam (tanah), tenaga kerja, dan modal.
Peningkatan jumlah dan juga mutu hasil produksi mempunyai tujuan antara lain:
Supaya kebutuhan masyarakat bisa terpenuhi.
Produk yang bermutu bisa bersaing di pasar dalam negeri dan pasar luar negeri sehingga
penghasilan meningkat.
Dapat membuka lapangan kerja yang baru, dengan demikian mampu mengurangi
pengangguran.
Untuk pemasaran hasil produksi yang lebih luas.
Kemampuan kewirausahaan ini dibedakan menjadi 3 macam antara lain:
Kemampuan manajerial (managerial skills) adalah merupakan kemampuan yang dimiliki
oleh pengusaha dalam rangka mengelola faktor-faktor produksi dengandasar ilmu dan juga
pengalaman.
Kemampuan teknis (technological skill) adalah merupakan kemampuan dari pengusaha
dalam pengggunaan teknik produksi yang tepat dan juga mendukung terciptanya efisiensi
dan efektifitas.
Kemampuan organisasi (organizational skill) adalah merupakan kemampuan dari pengusaha
dalam rangka unttuk mengorganisasikan semua kegiatan perusahaan baik internal maupun
eksternal perusahaan.
Di bidang pertanian dalam rangka meningkatkan perluasan produktifitas dapat dilakukan dengan
2 macam cara yaitu intensifikasi dan ekstensifikasi. Pengertian intensifikasi adalah cara
meningkatkan kemampuan produksi dari faktor produksi yang telah ada, tanpa adanya tambahan
unit produksi baru. Sedangkan pengertian ekstensifikasi adalah perluasan produksi yang
dilakukan dengan cara menambah unit produksi (lahan) yang baru.
7
Kegiatan Distribusi
Pengertian dan fungsi distribusi
Untuk menyampaikan barang/ jasa yang berasal dari produsen ke konsumen dengan cepat,
menguntungkan, efisien (berhasil guna), dan juga efektif (berdaya guna), maka diperlukan
kegiatan distribusi yang dilakukan oleh suatu lembaga yang dinamakan distributor. Pengertian
distribusi adalah suatu kegiatan untuk menyampaikan, menyebarkan, atau menyalurkan barang/
jasa dari produsen ke tangan konsumen. Sedangkan orang/ lembaga yang melakukan
kegiatandinamakandistributor.
Berikut adalah fungsi kegiatan distribusi antara lain:
- Menyalurkan barang dan jasa dari produsen hingga ke tangan konsumen
- Memecahkan perbedaan tempat
Perbedaan tempat antara produsen dan konsumen bisa menyebabkan perbedaan harga barang
yang tinggi. Adapun perbedaan tempat dan hasil produksi diatasi dengan cara yaitu para
pedagang membagi hasil produksinya secara merata dari tempat yang produksinya berlimpah ke
tempat yang kekurangan produksi.
- Memecahkan perbedaan waktu
Terdapat barang yang dihasilkan tidak secara bersamaan dengan waktu kebutuhannya,
sebagai contoh adalah padi yang dipanen secara musiman, tetapi dibutuhkan secara terus-
menerus oleh masyarakat. Di sini terdapat perbedaan waktu, hal ini diatasi oleh para pedagang
dengan cara melakukan pembelian pada saat panen, lalu disimpannya. Pada saat diperlukan oleh
konsumen baru dijual kembali sehingga kebutuhan dari masyarakat bisa tetap terjaga. Ini artinya
para pedagang telah membantu kelancaran dari arus barang sehingga harganya normal.
- Seleksi dan kombinasi barang
Kebutuhan dari konsumen banyak ragamnya, maka bagi pedagang harus bisa menyediakan
beberapa macam barang/ jasa supaya sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh konsumen.
Pedagang mengatasi perbedaan tersebut dengan cara menyediakan beraneka macam barang/ jasa
dalam jumlah dan jua mutu yang sesuai dengen yang diinginkan oleh para konsumen sesuai
dengan daya belinya masin-masing.
Cara distribusi dan tugas distributor
Adapun distribusi memiliki tujuan untuk menyalurkan barang dengan cepat dari produsen ke
tangan konsumen. Penyaluran barang bisa dilakukan dengan 2 cara berikut ini.
8
1). Distribusi langsung
Adalah penyaluran hasil produksi dari produsen langsung dijual/ disalurkan ke tangan konsumen.
Berikut adalah contoh kegiatan distribusi dalam kehidupan sehari hari untuk distribusi
langsung : petani sayur atau petani buah-buahan yang secara langsung menjual hasil produksinya
ke tangan konsumen (masyarakat) tanpa melalui perantara. Berikut ilustrasi distribusi secara
langsung.
Produsen ---> Konsumen/ pemakai
2). Distribusi tidak langsung
Adalah penyaluran dengan memakai bantuan beberapa perantara, seperti pedagang besar, agen,
dan juga pedagang eceran, lalu ke konsumen. Berikut contoh kegiatan distribusi barang secara
tidak langsung : pabrik handphone yang menghasilkan handphone tidak menjualnya secara
langsung ke konsumen, namun melalui agen/ toko-toko handphone lalu ke konsumen.
Berikut ilustrasi distribusi secara tidak langsung.
Distributor sebagai pelaku fungsi distribusi, mempunyai tugas-tugas sebagai berikut.
1. Menjual. Penjualan barang/ jasa ke tangan konsumen.
2. Membeli. Pembelian hasil produksi barang/ jasa dari produsen.
3. Menyimpan. Penyimpanan barang-barang ke gudang hingga batas waktu barang tersebut
diperlukan.
4. Mengangkut. Pengangkutan barang dari produsen ke konsumen yang memerlukannya.
5. Pembelanjaan. Kegiatan yang menyangkut permodalan, pembayaran upah pegawai (buruh),
dan juga biaya pembelian barang.
6. Promosi. Suatu cara memperkenalkan suatu barang yang diperdagangkan, baik yang
berhubungan dengan harga ataupun berhubungan dengan mutu kepada konsumen.
7. Informasi. Pemberian penjelasan tentang perkiraan dari harga dan pemasaran barang pada
sauatu saat tertentu dari pimpinan kepada pelaksana.
8. Standardisasi. Melakukan penetapan ukuran dari barang-barang untuk memudahkan bagi
konsumen dalam menetapkan pilihan.
Berikut ini merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi distribusi barang/ jasa dari
produsen ke tangan konsumen.
1. Faktor pasar. Semakin banyaknya pasar yang disediakan untuk penjualan barang, maka
semakin besar pula peranan dari distribusi.
9
2. Faktor barang. Barang yang akan dihasilkan (diproduksi) perlu diketahui seberapa besar
kebutuhan konsumen, tingkat penerimaan konsumen dan seberapa cepat dan aman barang
bisa disalurkan.
3. Faktor perusahaan. Menuntut produsen untuk mengetahui apa keinginan dari konsumen,
kapan saat dibutuhkan.
4. Faktor kebiasaan dalam membeli. Pada saat membeli apakah distributor dapat menjamin
keamanan dan juga keutuhan dari barang.
Lembaga distribusi
Barang yang dihasilkan oleh produsen agar dapat meningkat kegunaannya untuk pemakainya,
maka fungsi atau peranan dari distributor sangat diperlukan. Berikut ini adalah pihak-
pihak/ lembaga distribusi antara lain:
1. Agen
Merupakan pedagang atau lembaga distribusi yang membeli dan menjual barang atas nama
pihak lain ataupun lembaga yang menyuruhnya.
2. Pedagang besar (grosir)
Merupakan pedagang yang usahanya adalah membeli barang dalam jumlah yang besar lalu
menjualnya lagi kepada pedagang kecil (pengecer), toko, warung, dan juga para pedagang
kaki lima.
3. Pedagang eceran
Merupakan pedagang yang membeli barang dari pedagang besar (grosir) lalu menjualnya
langsung ke konsumen akhir. Sebagai contoh adalah pasar swalayan, toko-toko kecil, dan
juga warung.
4. Makelar
Pengertian makelar adalah orang atau lembaga distributor yang melakukan kegiatan jual beli
barang yang bertindak atas nama pihak lain atau atas nama yang menyuruhnya, tidak atas
nama dirinya sendiri. Para makelar akan bertanggung jawab atas tindakan dan kegiatan jual
beli barang yang dilakukannyatersebut.
5. Komisioner
Merupakan orang atau badan yang melakukan kegiatan jual beli barang yang bertindak atas
namanya sendiri, meskipun barang itu milik orang lain.
6. Importir
Pengertian importir adalah pedagang yang membeli atau mendatangkan barang dari luar
negeri yang kemudian menjualnya di dalam negeri.
7. Eksportir Adalah merupakan pedagang yang membeli barang di dalam negeri
kemudian menjual barangnya ke luar negeri.
10
Kegiatan Konsumsi
Pengertian Konsumsi
Definisi/ pengertian konsumsi adalah suatu kegiatan manusia memakai, atau menggunakan,
atau mengurangi, atau menghabiskan nilai guna suatu barang/ jasa dalam rangka untuk memenuhi
kebutuhan hidupnya. Pada waktu barang/ jasa dipakai untuk memenuhi kebutuhan, maka nilai
gunanya akan menjadi berkurang dan pada akhirnya akan menjadi habis. Contoh
konsumsi adalah: pemakaian tas sekolah. Nilai guna dari tas sebagai alat untuk membawa buku
dan perlengkapan sekolah lainnya dikatakan habis jika tas tersebut telah rusak dan tidak bisa
dipakai lagi. Tujuan konsumsi adalah untuk memenuhi semua kebutuhan hidup manusia,
sehingga akan dicapai kehidupan yang makmur dan sejahtera. Kondisi makmur dan juga
sejahtera merupakan hal yang diimpikan oleh setiap orang. Adapun sifat dari konsumsi barang
bisa bersifat langsung atau bersifat tidak langsung. Pada konsumsi secara langsung pada
umumnya adalah untuk barang yang sekali habis pakai, sebagai contoh adalah makanan,
minuman, dan juga sejenisnya. Sedangkan untuk yang secara tidak langsung adalah umumnya
untuk barang modal atau barang yang bisa untuk dipakai berulang kali, misalnya barang adalah
mesin jahit, mobil, perabot rumah tangga, dan lain lain.
Adapun ciri-ciri benda konsumsi antara lain:
1. Diperlukan pengorbanan. Sebagai contoh adalah teman-teman makan perlu adanya uang.
2. Benda tersebut ditujukan dalam rangka untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Sebahgai
contoh adalah makan ditujukan untuk bisa bertahan hidup.
3. Manfaat, nilai ataupun volume dari benda-benda yang dipakai akan habis sekaligus atau
bertahap.
Faktor yang Mempengaruhi Konsumsi
Di bawah ini faktor yang mempengaruhi pola konsumsi antara lain: pendapatan, harga diri
terhadap lingkungan, ketamakan dan kesombongan, harapan pendapatan yang tinggi di waktu
yang akan datang, tingkat pendidikan, tempat tinggal, umur dan jenis kelamin.
Pendapatan
Pendapatan adalah merupakan faktor utama yang mempengaruhi pada perbedaan tingkat
konsumsi di masyarakat. Besar dan kecilnya pendapatan suatu masyarakat memiliki pengaruh
kepada perilaku konsumsi masyarakat tersebut. Apabila semakin besar pendapatan dari
seseorang, maka akan semakin besar juga kecenderungannya untuk melakukan kegiatan
11
konsumsi barang/ jasa. Begitu pula sebaliknya, semakin kecil pendapatan dari seseorang maka
akan semakin kecil juga kecenderungan di tingkat konsumsinya.
Harga diri terhadap lingkungan
Hal ini dilakukan supaya harga dirinya tidak jatuh di masyarakat supaya dianggap mampu
membeli suatu barang/ jasa. Karena seseorang terkadang akan merasa malu jika ia tidak memiliki
barang yang dimiliki oleh orang lain sehingga akan mendorongnya untuk membeli barang yang
sama bahkan bisa dengan harga yang lebih mahal.
Ketamakan dan kesombongan
Seseorang yang bertingkah laku akan menimbulkan sustu keinginan untuk membeli barang yang
belum ia dimiliki. Orang tersebut memiliki anggapan bahwa jika mempunyai barang yang belum
dimiliki oleh orang lain, maka dirinya merasa lebih dari yang lain.
Harapan pendapatan tinggi di masa yang akan datang
Hal ini berkaitan dengan hutang. Oleh karena adanya harapan terhadap kenaikan pendapatan,
maka seseorang akan berusaha untuk mencari pinjaman dalam rangka berbelanja, sehingga
konsumsinya akan meningkat.
Tingkat pendidikan
Biasanya orang yang memiliki pendidikan yang tinggi maka konsumsinya akan lebih besar jika
dibandingkan dengan orang yang memiliki pendidikan yang rendah.Sebagai contoh adalah
seorang siswa SMP berbeda tingkat konsumsinya jika dibandingkan dengan seorang mahasiswa.
Tempat tinggal
Sebagai contoh adalah di masyarakat desa akan memiliki tingkat konsumsi yang lebih rendah jika
dibandingkan dengan mereka yang tinggal di daerah perotaan. Contoh lainnya adalah seseorang
yang tinggal didaerah dingin akan berbeda konsumsinya dengan daerah yang beriklim panas.
Umur dan jenis kelamin
Umur juga termasuk faktor yang mempengaruhi pola konsumsi seseorang/ masyarakat.
Orang tua akan berbeda konsumsi jika dibandingan dengan anak-anak. Begitu juga untuk jenis
kelamin, laki-laki akan berbeda konsumsinya jika dibandingkan dengan seorang perempuan.
Seperti yang sudah dikatakan bahwa tujuan konsumsi barang/ jas adalah untuk memperoleh
kepuasan yang maksimum dan memenuhi kebutuhan.
Pelaku kegiatan konsumsi
Jika ada pertanyaan misalnya sebutkan pelaku kegiatan konsumsi ? dapat kita jawab bahwa
masyarakat yang melakukan kegiatan konsumsi dikelompokkan menjadi 3 golongan antara lain
1). rumah tangga keluarga, 2). rumah tangga perusahaan, dan 3). rumah tangga pemerintah.
Berikut ini akan kita bahas singkat mengenai pelaku kegiatan konsumsi tersebut.
1). Rumah tangga keluarga
Pada rumah tangga keluarga pada umumnya terdiri dari ayah, ibu, dan juga anak. Untuk asing-
masing nggota keluarga memiliki kebutuhan hidup yang mungkin sama atau bisa juga berbeda.
Maksud dari kebutuhan yang sama tersebut adlah merupakan kebutuhan yang sama-sama
dirasakan kebutuhannya oleh seluruh anggota keluarga, sebagai contohnya adalah kebutuhan
makanan, minuman, pakaian, dan lain-lain. Untuk yang berbeda kebutuhannya misalnya
kebutuhan orang tua yang bekerja akan berbeda kebutuhannya dengan anaknya yang masih
sekolah.
12
Supaya kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi sesuai dengan besarnya endapatan yang dihasikan
maka perlu memperhatikan hal-hal berikut ini.
Menyusun anggaran belanja rumah tangga
Membuat catatan atas penerimaan dan atas pengeluaran
Pembagian secara bijaksana atas semua kebutuhan
Berusaha menabung
2). Rumah tangga perusahaan
Perusahaan adalah merupakan salah satu penyedia dari barang/ jasa yang dibutuhkan oleh
konsumen, sehingga perusahaan melakukan kegiatan produksi.
Berikut ini merupakan contoh kegiatan konsumsi yang dilakukan perusahaan : Pada perusahaan
tekstil maka akan melakukan pembelian bahan baku yang berupa kapas, membayar gaji pegawai,
pemakaian peralatan yang menunjang proses produksi.
3). Rumah tangga pemerintah
Pemerintah dalam rangka menjalankan pemerintahan akan berusaha semaksimal mungkin untuk
memenuhi kebutuhan masyarakatnya. Hal yang disediakan oleh pemerintah adalah dengan
menyediakan sarana dan prasarana masyarakat, seperti membuat jalan raya, menyediakan
angkutan umum, dan lain-lain. Kegiatan konsumsi yang dilakukan pemerintah, misalnya saja
belanja negara dalam rangka untuk pembangunan dan proyek negara.
Aspek positif dan aspek negatif perilaku konsumtif
Terdapat 2 macam sisi dari perilaku konsumtif yaitu aspek positif dan aspek negatif. Dilihat dari
namannya saja bahwa aspek positif dari perilaku konsumtif adalah merupakan sisi baik dari
perilaku konsumtif. Adapun aspek positif konsumsi barang/ jasa memiliki tujuan yaitu untuk
memenuhi kebutuhan hidupnya dan juga sekaligus untuk meningkatkan kemakmuran ataupun
kesejahteraan. Jika barang/ jasa hanya untuk memenuhi kebutuhannya saja, tetapi tidak bisa
untuk meningkatkan kemakmuran/ kesejahteraan maka belum dapat disebut memiliki aspek
positif. Sebagai contoh adaah seseorang yang mengonsumsi minuman yang sehat selain bisa
megobati rasa hausnya juga membuat tubuhnya menjadi sehat. Sedangkan aspek negatif dari
perilaku konsumtif merupakan kebalikan dari yang positif yaitu merupakan sisi buruk dari
perilaku konsumtif. Sebagai contohnya adlah orang yang mengonsumsi miras akan mengobati
rasa hausnya namun akan merusak kesehatannya. Tips yang perlu diperhatikan pada saat akan
melakukan konsumsi adalah kemampuan dan daya beli, kesesuaian dengan tempat, adat istiadat,
agama dan juga budaya yang ada dimasyarakat. Apabila barang/ jasa yang akan dikonsumsi dpat
kita beli tetapi tidak sesuai dengan adat, maka sebaiknya dihindari saja.
13
ARTIKEL
ASMI Pasok Kebutuhan Air Ke Posko
Terpadu Siaga Covid-19
KUNINGAN (MASS)- Untuk membantu penaganan kasus Covid-19 di Kabupaten Kuningan
semua pihak bergerak. Ada yang melakukan penyemprotan desinfektan, bagi-bagi masker
hingga pembagian bantua ke Posko Terpadu Siaga Covid-19.
CV Surya Nedika Isabela yang bergerak dibidang Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) memilih
memberika bantuan kepada air mineral ASMI kepada petugas Posko Penanganan Covid-19 di
lima titik di Kabupaten Kuningan. Bantuan ini diharapkan bisa membantu petugas untuk
kebutuan air mineral.
Direktur CV Surya Nedika Isabela Lutfi Ardika mengatakan peranan petugas posko yang
melaksanakan tugas kemanusiaan ini sangat penting, sehingga perlu diberikan dukungan. Mereka
sebagai garda terdepan gugus tugas tentulah sangat berat perjuangannya sebagai petugas
sekaligus pejuang kemanusiaan.
“Tentu kami apresiasi atas upaya rekan-rekan bertugas di Posko Covid-19 di perbatasan. Saya
secara pribadi menyampaikan penghargaan yang luar biasa. Mereka bersama petugas medis
merupakan garda terdepan,” sebutnya.
Menurut dia, , tugas rekan-rekan di Posko sangat berat, seharian penuh bekerja meninggalkan
keluarga di rumah, untuk melakukan upaya pencegahan penyebaran virus corona.
“Ini bentuk kepedulian saya terhadap relawan covid-19 yang sudah bekerja maksimal siang dan
malam perlu dibantu,” ucapnya.
Bantuan air mineral ini merupakan tahap pertama, kedepan setiap pokso diperbatasan
akan dikirim air mineral. Sebab, air merupakan kebutuhan utama.
Sementara itu, salah seorang anggota Kepolisian Rudianto mengucapkan penghargaan dan
apresiasi atas perhatian perusahaan ASMI yang perduli terhadap wabah corona. Ia berharap
semua ikut peduli dan membantu semampunya.
“Apresiasi atas perhatian perusahaan air mineral, bantuan ini sangat bermanfaat bagi kami. Air
sangat penting karena bukan hanya petugas terkadang yang mudik pun butuh air ketika kita
periksa,” ucapnya.
Posko covid-19 di perbatasan di pintu masuk ke Kabupaten Kuningan didukung tenaga medis
berikut APD. Selain dari unsur Muspika, juga didukung dari Dishub, Satpol PP, BPBD
Kabupaten Kuningan, serta petugas dari Purkesmas. (agus)
https://kuninganmass.com/asmi-pasok-kebutuhan-air-ke-posko-terpadu-siaga-covid-19/
14
LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
Bidang Studi : IPS
: 3.3 Memahami konsep interaksi antara manusia dengan ruang sehingga menghasilkan berbagai kegiatan
ekonomi (produksi, distribusi, konsumsi, permintaan, dan penawaran) dan interasi antarruang untuk
keberlangsungan kehidupan ekonomi, sosial, dan budaya Indonesia.
Materi : Kegiatan Ekonomi
Kelas /Semester : ….. / Ganjil
Hari /tanggal : ……………………………
Waktu : 20 menit
Setelah menyimak, memahami dari artikel diatas coba kalian menjawab pertanyaan dengan
teman kelompoknya !!!
1. Jelaskan kegiatan distribusi dari CV Surya Nedika Isabela pada masa pandemi
covid 19 ?
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………….
2. Bagaimana proses pendistribusian air kemasan ASMI yang di produksi oleh
CV Surya Nedika Isabela di masa pademi covid 19 ?
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
……………………………………………………………………………………………….…
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………………
……………………………
3. Mengapa CV Surya Nedika Isabela melakukan kegiatan tersebut serta kepuasan apa
yang dihasilkannya ?
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
…………………………………………………………………………………………
………………………………
15
Tes Formatif
1. Alasan yang mendorong manusia untuk melakukan sebuah tindakan ekonomi disebut ……
a. Kegiatan ekonomi
b. Prinsip ekonomi
c. Motif ekonomi
d. Hukum ekonomi
2. Untuk mengarahkan aktivitas, barang atau jasa dari tangan produseun ke tangan konsumen
akhir disebut ………….
a. Industri
b. Eksplorasi
c. Distribusi
d. Peremajaan
3. Perhatikan pernyataan berikut!Konsumsi
1) Sumber daya alam 4) Modal
2) Tenaga kerja 5) Teknologi
3) Kerjasama
Berdasarkan pernyataan tersebut, faktor produksi ditunjukkan oleh nomor ....
a. 1, 2, dan 3
b. 1, 2, dan 4
c. 2, 3, dan 4
d. 3, 4, dan 5
4. Ahmad tinggal di daerah pantai sehingga sering mengonsumsi makanan atau minuman dingin.
Di sisi lain, Bejo tinggal di daerah pegunungan sehingga sering mengonsumsi makanan hangat.
Perbedaan pola konsumsi antara Ahmad dan Bejo disebabkan oleh ....
a. Perbedaan latar belakang pendidikan
b. Jumlah anggota keluarga
c. Lingkungan tempat tinggal
d. Gaya hidup
5. Bagi seorang ojol atau ojek online, motor memiliki nilai guna yang tinggi. Namun, bagi seorang
dokter motor tidak memiliki nilai guna yang begitu besar. Berdasarkan pernyataan tersebut,
nilai guna motor didasarkan pada ....
a. Kepemilikannya
b. Tempatnya
c. Bentuknya
d. Waktunya
KUNCI JAWABAN
1. C 4. C
2. C 5. A
3. B
16
Rangkuman
1. Produksi adalah proses / kegiatan menghasilkan, merubah,atau menambah nilai
guna/manfaat barang dan jasa barang dan jasa
2. Faktor Produksi adalah unsur atau komponen yang ada pada proses produksi
Faktor produksi dapat di-kelompokkan menjadi empat yaitu:
1. Sumber alam,
2. Tenaga kerja manusia,
3. Modal
4. pengusaha.
5. Faktor Produksi Alam dan Tenaga Kerja disebut faktor produksi asli
6. Faktor Produksi Modal dan kewirausahaan disebut faktor produksi turunan
7. Proses penyaluran barang dari produsen sampai ke tangan pemakai atau konsumen disebut
dengan istilah proses distribusi. Orang atau lembaga yang melakukan kegiatan distribusi itu
biasa disebut distributor.
8. Produsen dapat menyalurkan hasil produksinya kepada konsumen secara tidak langsung
tetapi melalui badan perantara sebagi lembaga atau individu
9. Perantara Pedagang (Merchant Middleman) merupakan orang atau badan yang membeli
barang dari produsen untuk kemudian menjualnya lagi kepada konsumen.
10. Perantara pedagang ada 2 (dua) : pedagang besar (grosir) dan pengecer (retailer).
Pedagang besar (grosir) adalah pedagang yang melaksanakan jual beli dalam jumlah besar
dengan membeli langsung dari produsen kemudian menjual kembali barang tersebut dalam
jumlah besar pula ke pedagang eceran.Pedagang Kecil/Pengecer (Retailer) yaitu pedagang
yang melaksanakan pembelian barang dagangan dalam jumlah besar dari pedagang besar lalu
menjualnya kembali dalam jumlah yang lebih kecil atau eceran kepada konsumen.
11. konsumsi adalah berbagai kegiatan menggunakan / memanfaatkan / menikmati barang / jasa
untuk memenuhi kebutuhan
12. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Konsumsi
1. Kekayaan
2. Selera
3. Cuaca / Iklim
4. Tingkat Pendidikan
17
DAFTAR FUSTAKA
http://pena.belajar.kemdikbud.go.id/2018/09/pentingnya-pemanfaatan-tik-dalam-proses-
pembelajaran-ips-pada-masa-kini/
https://idcloudhost.com/metode-pembelajaran-pengertian-macam-macam-fungsi-dan-tujuannya/
https://www.aanwijzing.com/2016/10/Kegiatan-Pokok-Ekonomi-Pelajaran-IPS-SMP-MTs-Kelas-VII.html
http://www.barcode-generator.org/
18