LKPD 3
Lembar Kerja Peserta Didik
Kelas X
Gambar Teknik Mesin
“Proyeksi Orthogonal”
NAMA : HADI SUNTORO,ST NILAI
SMK NEGERI 1 JATIREJO
mrdoerr
[Type the company name]
Kelas X
A. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.7 Menganalisis rancangan gambar proyeksi ortoghonal kuadran I dan
kuadran III (2D)
Indikator:
3.7.6 Menganalisis metode proyeksi Eropa.
4.7 Menampilkan gambar proyeksi orthogonal kuadran I dan kuadan III (2D)
Indikator:
4.7.5 Mengambar proyeksi Eropa dengan benar.
B. Materi
Setelah memahami konsep cara memproyeksikan orthogonal, selanjutnya kita
akan mempelajari metode penyajian proyeksi orthogonal. Dimana terdapat dua
jenis metode penyajian yakni metode proyeksi sistem Eropa dan sistem
Amerika. Berikut adalah penjelasan dari proyeksi Eropa
1. Definisi Proyeksi Eropa
Proyeksi Eropa ini adalah metode penyajian gambar yang banyak
digunakan di negara-negara industri kawasan Eropa. Perlu diketahui bahwa
proyeksi Eropa sering dikatakan proyeksi kuadran I karena gambar tampak
depan berada di kuadran I.
2. Ciri-ciri Proyeksi Eropa
Letak gambar poyeksi
ü Tampak depan (Kuadran I)
ü Tampak Kanan (Kuadran II)
ü Tampak atas (Kuadran IV)
Lambang proyeksi
3. Langkah-langkah pembuatan proyeksi Eropa
a. Buatlah salib sumbu untuk menentukan
pandangan depan, samping kanan, dan
atas dalam kuadran (sumbu proyeksi
digambar tipis).
b. Pada sumbu proyeksi merupakan tempat
untuk perputaran antara pandangan atas
dan samping bidang.
c. Ada dua cara untuk memutar garis
proyeksi yakni dengan membuat garis
tipis mirng 450 di bagian kuadran III atau
pun dengan menggunakan sebuah jangka.
d. Perhatikan aturan penempatan dari
proyeksi Eropa.
e. Perhatikan tebal tipis garis untuk garis
sumbu, garis benda, dan garis bantu
proyeksi.
C. Soal Pengetahuan KI-3
Kerjakan beberapa soal berikut dengan tim kelompok anda dengan cermat !
1. Apa yang anda ketahui tentang proyeksi orthogonal kuadran I (Eropa)?
2. Sebutkan ciri-ciri khusus penggambaran proyeksi orthogonal kuadran I?
3. Jelaskan langkah-langkah dalam menggambar proyeksi orthogonal Eropa?
4. Mengapa proyeksi Eropa juga disebut dengan proyeksi kuadran I?
5. Gambarkan pandangan bawah (buttom view) dari proyeksi Eropa dibawah ini
yang masih rumpang?
D. Soal Keterampilan KI-4
1. Buatllahgambar 2D proyeksi orthogonal dari benda dibawah ini dengan
menggunakan metode Eropa sesuai nomor kelompok yang tersedia?
Catatan: Setiap individu dalam kelompok masing-masing mengerjakan tugas
tersebut di kertas A4 yang sudah disediakan lengkap dengan kepala gambar
beserta dimensi ukurannya
LEMBAR JAWABAN PENGETAHUAN
KI-3 Pengetahuan
1. Jawaban:
2. Jawaban:
3. Jawaban:
4. Jawaban:
5. Jawaban:
KUNCI JAWABAN LKPD 3
· LEMBAR PENILAIAN SIKAP
· LEMBAR DAN RUBIK PENILAIAN
PENGETAHUAN
· LEMBAR DAN RUBIK PENILAIAN
KETERAMPILAN
KUNCI JAWABAN PENGETAHUAN
KI-3 Pengetahuan
1. Apa yang anda ketahui tentang proyeksi orthogonal kuadran I (Eropa)?
Jawaban:
Proyeksi orthogoal kuadran I (Eropa) adalah suatu proyeksi yang bidang
proyeksinya tegak lurus terhadap benda dan garis proyeksinya saling sejajar
satu sama lain dengan aturan penggambaran tampak depan berada di
kuadran I, tampak kanan di kuadran II, sedangkan tampak atas berada di
kuadran IV. Proyeksi ini biasanya digunakan di negara-negara industri
kawasan Eropa.
2. Sebutkan ciri-ciri khusus penggambaran proyeksi orthogonal kuadran I?
Jawaban:
Beberapa ciri-ciri dari penggambaran proyeksi orthogonal kuadran I ialah:
a. Lambang proyeksi Eropa seperti gambar dibawah ini:
b. Letak gambar proyeksi
· Tampak depan (kuadran I)
· Tampak kanan (kuadran II)
· Tampak atas (kuadran IV)
c. Penggunaan proyeksi ini digunakan di negara-negara kawasan Eropa
3. Jelaskan langkah-langkah dalam menggambar proyeksi orthogonal Eropa?
Jawaban:
Langkah-langkah menggambar proyeksi Eropa (kuadran I)
a. Buatlah salib sumbu untuk menentukan pandangan depan, samping
kanan, dan atas dalam kuadran (sumbu proyeksi digambar tipis).
b. Pada sumbu proyeksi merupakan tempat untuk perputaran antara
pandangan atas dan samping bidang.
c. Ada dua cara untuk memutar garis proyeksi yakni dengan membuat garis
tipis mirng 450 di bagian kuadran III atau pun dengan menggunakan
sebuah jangka.
d. Perhatikan aturan penempatan dari proyeksi Eropa.
e. Perhatikan tebal tipis garis untuk garis sumbu, garis benda, dan garis
bantu proyeksi.
4. Mengapa proyeksi Eropa juga disebut dengan proyeksi kuadran I?
Jawaban:
Proyeksi Eropa sering disebut kuadran I karena tampak depan pandangan
benda digambarkan pada kuadran I.
5. G ambarkan pandangan bawah (buttom view) dari proyeksi Eropa dibawah ini
yang masih rumpang?
Jawaban:
KI-4 Keterampilan (tes kelompok)
1. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 1
2. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 2
3. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 3
4. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok
5. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 5
6. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 6
7. Gambar proyeksi orthogonal metode Eropa kelompok 7
LEMBAR PENILAIAN SIKAP
Nama pengamat :
Mata pelajaran :
Kompetensi dasar :
Hari/ Tanggal :
Tujuan Penilaian:
Agar dapat melihat keterampilan sosial siswa, maka perlu dinilai indikator-
indikator yang dapat menggambarkan tingkat keterampilan sosial siswa.
Petunjuk Penilaian:
Amati untuk setiap sikap dan perilaku siswa yang berkaitan dengan religiusitas
dengan memberikan skor berikut:
4: Sangat baik
3: Baik
2: Cukup
1: Kurang
Hasil Penilaian:
No. Aspek yang Dinilai
Siswa
Kejujuran Kepedulian Tanggung Sikap Bekerjasama Pendengar
1 jawab proaktif yang baik
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21 Mojokerto, Januari 2019
22 Guru Mata Pelajaran
23
24 Moh Allifudin Syarif
25 NIM 15050524044
26
27
28
29
30
31
32
33
34
Mengetahui,
Kepala Sekolah
_______________
NIP.
LEMBAR PENILAIAN PENGETAHUAN
Mata P elajaran : Teknik Gambar Mesin
Kelas/Semester : X / Genap
Nama Siswa : ………………………………….
Kelas : ………………………………….
No Soal Skor Skor
Maksimal Perolehan
1. Apa yang anda ketahui tentang proyeksi orthogonal 10
kuadran I (Eropa)?
20
2. Sebutkan ciri-ciri khusus penggambaran proyeksi
orthogonal kuadran I? 25
3. Jelaskan langkah-langkah dalam menggambar proyeksi 15
orthogonal Eropa?
30
4. Mengapa proyeksi Eropa juga disebut dengan proyeksi
kuadran I?
5. Gambarkan pandangan bawah (buttom view) dari
proyeksi Eropa dibawah ini yang masih rumpang?
Total skor maksimal 100
No. soal RUBRIKLP KI-3: PENILAIAN TES TULIS Skor
1 Skor 10
Kriteria jawaban Skor 8
2 Jika siswa dapat menjelaskan proyeksi orthogonal kuadran I Skor 5
(Eropa)sesuai dengan kunci jawaban Skor 3
Jika siswa dapat menjelaskan proyeksi orthogonal kuadran I Skor 20
(Eropa)75% sesuai dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menjelaskanproyeksi orthogonal kuadran I Skor 15
(Eropa)50% sesuai dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menjelaskanproyeksi orthogonal kuadran I
(Eropa)25% sesuai dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menyebutkan 3 ciri-ciri khusus penggambaran
proyeksi orthogonal kuadran Isesuai dengan kunci jawaban
beserta contoh gambar
Jika siswa dapat menyebutkan 3 ciri-ciri khusus penggambaran
proyeksi orthogonal kuadran I sesuai dengan kunci
jawabanbeserta contoh gambar Skor 10
Jika siswa dapat menyebutkan 3 ciri-ciri khusus penggambaran
proyeksi orthogonal kuadran I sesuai dengan kunci jawaban
beserta contoh gambar
Jika siswa tidak menjawab sama sekali Skor 0
3 Jika siswa dapat menjelaskan 5 langkah-langkah dalam Skor 25
menggambar proyeksi orthogonal Eropa secara berurutan
sesuai dengan kunci jawaban Skor 20
Jika siswa dapat menjelaskan4 langkah-langkah dalam
menggambar proyeksi orthogonal Eropa secara berurutan
sesuai dengan kunci jawaban Skor 15
Jika siswa dapat menjelaskan3 langkah-langkah dalam
menggambar proyeksi orthogonal Eropa secara berurutan
sesuai dengan kunci jawaban Skor 10
Jika siswa dapat menjelaskan2 langkah-langkah dalam
menggambar proyeksi orthogonal Eropa secara berurutan
sesuai dengan kunci jawaban Skor 5
Jika siswa dapat menjelaskan 1 langkah-langkah dalam
menggambar proyeksi orthogonal Eropa secara berurutan
sesuai dengan kunci jawaban
4 Jika siswa dapat menjelaskanalasan bahwa proyeksi Eropa juga Skor 15
disebut dengan proyeksi kuadran Isesuai dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menjelaskan menjelaskanalasan bahwa proyeksi Skor 8
Eropa juga disebut dengan proyeksi kuadran I50% sesuai
dengan kunci jawaban
Jika siswa tidak menjawab sama sekali Skor 0
5 Jika siswa dapat menggambarkan pandangan bawah proyeksiEropa Skor 30
sesuai dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menggambarkan pandangan bawah namun tebal Skor 20
tipis garis benda tidak ada perbedaan dalam proyeksiEropa sesuai
dengan kunci jawaban
Jika siswa dapat menggambarkan pandangan bawah namun salah Skor 10
meletakkan posisi dalam proyeksiEropa sesuai dengan kunci
jawaban
Jika siswa salah menggambarkan pandangan bawah namun benar Skor 5
meletakkan posisi dalam proyeksiEropa sesuai dengan kunci
jawaban
LEMBAR PENILAIAN KETERAMPILAN (LP KI-4)
Mata P elajaran : Teknik Gambar Mesin Skor Skor Perolehan
Kelas/Semester : X / Genap Maksimal
Nama Siswa : ………………………………….
Kelas : …………………………………. 5
5
No. Aspek Penilaian
5
I Persiapan 10
a. Kelengkapan peralatan gambar 10
25
Sub total
II Proses 10
15
a. Membuat garis tepi 15
15
b. Membuat etiket 55
c. Menggunakan sepasang penggaris segitiga
Sub total 5
III Hasil gambar 5
a. Ketepatan skala gambar 5
b. Ketepatan ukurandan gambar benar 15
c. Kebersihan gambar 100
d. Ketepatan waktu pengumpulan
Sub total
IV Sikap kerja
a. Tanggung jawab
b. Ketelitian
c. Kemandirian
Sub total
Total nilai maksimal
Mengetahui, Mojokerto, …………….
Orang tua/wali murid Guru mata pelajaran,
(…………………………………….) (………………………………………)
Komentar Guru:
RUBRIK LP KI-4: PENILAIAN KETERAMPILAN
No Aspek Kriteria penilaian Skor
I.
Persiapan 5
Kelengkapan Jika alat gambar lengkap 4
peralatan Jika alat gambar cukup lengkap 3
gambar Jika alat gambar kurang lengkap 2
Jika alat gambar tidak lengkap
II. 5
a. Membuat Proses
garis tepi 4
Jarak dan ketebalan garis tepi benar 3
b. Membuat 2
etiket Jarak garis tepi benar ketebalan garis tepi kurang tebal 1
Jarak garis tepi benar ketebalan garis tepi salah 10
Jarak garis tepi kurang benar, ketebalan garis tepi benar
Jarak dan ketebalan garis tepi salah 8
Ukuran etiket dan isi etiket benar, penulisan huruf dan
angka rapi 6
Ukuran etiket dan isi etiket benar, penulisan huruf dan
angka tidak rapi 4
Ukuran etiket benar, isi etiket kurang benar, penulisan
huruf dan angka tidak rapi 2
Ukuran etiket, isi etiket tidak benar, penulisan huruf dan
angka tidak rapi
Ukuran etiket dan isi etiket tidak benar, penulisan huruf
dan angka tidak rapi
c. Menggunaka Menggunakan sepasang penggaris segitiga dengan terampil 5
4
n sepasang Menggunakan sepasang penggaris segitiga cukup terampil 3
2
penggaris Menggunakan sepasang penggaris segitiga kurang terampil 1
segitiga Menggunakan sepasang penggaris segitiga tidak terampil
10
Tidak menggunakan sepasang penggaris segitiga 8
6
III Hasil gambar 4
. 2
15
a. Ketepatan Skala gambar > 90% tepat 12
9
skala Skala gambar >75% tepat 6
3
gambar Skala gambar > 50% tepat 15
Skala gambar >25% tepat
Skala gambar <25% tepat
b. Ketepatan Ketepatan ukurandan gambar benar>90% tepat
ukuran dan Ketepatan ukurandan gambar benar>75% tepat
gambar Ketepatan ukurandan gambar benar>50% tepat
benar Ketepatan ukurandan gambar benar>25% tepat
Ketepatan ukurandan gambar benar<25% tepat
c. Kebersihan Hasil gambar>90% bersih dan rapi
gambar Hasil gambar>75% bersih dan rapi 12
9
Hasil gambar >50% bersih dan rapi 6
3
Hasil gambar >25% bersih dan rapi 15
Hasil gambar <25% bersih dan rapi 12
d. Ketepatan Siswa mengumpulkan hasil gambar kurang dari waktu 9
waktu yang ditentukan 6
pengumpula Siswa mengumpulkan hasil gambar sesuai dengan waktu 3
n yang ditentukan 5
Siswa mengumpulkan hasil gambar lebih dari waktu yang 3
ditentukan. 1
Siswa mengumpulkan hasil gambar saat waktu pelajaran 5
3
sudah habis 1
5
Siswa tidak selesai menggambar waktu pelajaran sudah 4
3
habis 2
1
IV Sikap kerja
.
a. Tanggung Siswa bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas
jawab gambar
Siswa kurang bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas
gambar
Siswa tidak bertanggung jawab dalam mengerjakan tugas
gambar
b. Ketelitian Siswa teliti dalam menggambar
Siswa kurang teliti dalam menggambar
Siswa tidak teliti dalam menggambar
c. Kemandirian Siswa >90% menggambar secara mandiri
Siswa >75% menggambar secara mandiri
Siswa >50% menggambar secara mandiri
Siswa >25% menggambar secara mandiri
Siswa <25% menggambar secara mandiri
DAFTAR PUSTAKA
Priyo, Agung, 2009. Menggambar Mesin Tingkat Dasar. Surabaya: Teknik Mesin FT-
UNESA
Putra, Ratna,2018. Gambar Teknik Mesin. Surakarta: CV. Mediatama
Takeshi Sato, H, Sugiarto Hartono, N. 2010. Menggambar Mesin Menurut Standart
ISO. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.