Raudhah adalah sebuah tempat di Masjid Nabawi yang letaknya berada di antara rumah dan mimbar Rasulullah SAW. Masuk memakai aplikasi nusuk dan hanya bisa 1x. Tapi bisa masuk tanpa aplikasi setelah solat subuh melalui pintu 25. Rasulullah SAW bersabda: ْلَجَّنِة ِمْن ِرَياِض ا َما َبْيَن َبْيِتى َوِمْنَبِرى َرْوَض ٌة Artinya: "Antara rumahku dan mimbarku terdapat taman di antara taman surga." (HR Bukhari dan Muslim).
Istirahat sejenak di rest area Kubah Hijau adalah sebuah kubah yang diwarnai dengan hijau yang dibangun di atas makam Nabi Muhammad
Memori perjalanan umroh, bagi saya ini perjalanan pertama yang sangat berkesan dan merubah segalanya baik itu prioritas hidup, keinginan, cara pandang. Perjalanan yang menyadarkan diri bahwa Allah Maha Pemurah, Maha Pengampun Maha Pemberi pada diri yang banyak dosa tapi ternyata Allah permudah segalanya, Allah kabulkan segala keinginan saya saat umroh, meskipun keinginan yang hanya dalam hati saja Allah langsung kabulkan. Hamba menjadi sangat malu pada Allah, sangat haru tak henti henti berlinang air mata saat disana. Perjalanan yang semakin memperlihatkan bagaimana perjuangan Rasulullah yang begitu berat untuk memperjuangkan islam, semakin tahu untuk apa kita hidup, bagaimana kita hidup, dan akan kemana kita nanti. Dan jadi menyadarkan bahwa dalam berdoa ungkapkanlah segala keinginan kita meskipun hal hal kecil pun, termasuk keinginan untuk umroh dan haji jangan hanya ingin dalam hati saja tapi ungkapkan dalam setiap untaian doa setelah solat dengan keyakinan pada hati bahwa Allah akan mengabulkan semua doa kita dan dengan disertai ikhtiar serta terus berusaha untuk memantaskan diri agar Allah mengundang kita ke Baitulloh. Melihat postingan orang lain tentang umroh di medsos menjadikan hati ini semakin merasa sangat rindu ingin segera ke baitullah dan menambah motivasi untuk memprioritas umroh karena menunggu jadwal haji yang masih lama. Menyadarkan diri untuk ikhlas merelakan barang yang bersifat duniawi untuk memprioritaskan umroh ataupun haji. Jadi postingan saya tentang umroh untuk selalu mengingatkan segala hal saat perjalanan umroh yang begitu luar biasa bahagia, tenang, damai, nikmat ibadah dan untuk selalu memotivasi diri untuk bisa, mampu, segera kembali ke Baitulloh dengan suami dan anak anak. Mengingatkan diri bahwa ibadah umroh dan juga haji adalah ibadah yang memerlukan fisik yang sehat sehingga memotivasi untuk selalu hidup sehat menjaga kesehatan. Memotivasi untuk tidak mengeluarkan uang untuk hal hal yang tidak bermanfaat atau mubazir. Karena lebih utama untuk menabung kembali untuk ke baitullah. Ya Allah undang kembali hamba beserta suami, anak anak dan keluarga ke Baitullah. Mampukan, mudahkan, segerakan dan sehatkan. Aamiin ya Rabbalalamin
Minggu, 7 Mei Setelah solat magrib kami berangkat ke Al amin. Disana kami solat isya dan mendapat pengarahan terakhir. Lalu kami naik bis, berangkat pkl 08.30 malam. Di jalan kami berhenti di rest area ropita. Senin, 8 Mei Sampai di bandara pkl 4.30, kami solat subuh dan menunggu. Setelah masuk pemeriksaan imigrasi, kami menunggu jadwal terbang. Pkl 10.45 terbang dari bandara. Itu perjalanan pertama saya naik pesawat. Terjadi turbulence kurang lebih 3x, saat setelah take off dan menjelang landing, tapi cuma sebentar. Pukul 16.57 waktu arab sampai di bandara jedah. Kami masuk pemeriksaan imigrasi lalu suami berganti baju oleh kain ikhrom dan kami ambil miqot untuk umroh. Pukul 19.00 sampai hotel anjum. Kami makan malam sambil dibagi kunci kamar. Alhamdulillah kamar kami jendelanya menghadap ke mesjidil haram. Sesuai yang saya inginkan. Pukul 22.45 kami mulai umroh. Alhamdulillah umroh pertama kami begitu haru dan khusu. Semoga Allah menerima ibadah kami. Pukul 2.30 dini hari selesai umroh. Kami kembali ke hotel untuk istirahat.
Selasa 9 Mei Solat subuh kami agak kesiangan jadi kami solat di hotel. Sebelum Dzuhur saya ke kabah dengan neng caca, tawaf sunat, cium kiswah kabah, berdoa di maqam Ibrahim diteruskan dengan solat dzuhur depan kabah. Pada saat menunggu adzan dzuhur saya duduk agak lama sambil berdoa, suhu sangat panas sekitar 41°C. Baju hitam dan tas panas karena menyerap sinar tapi lantai tetap sejuk. Hp pun sangat panas sampai saya agak khawatir takut meledak. Tapi suhu panas tsb bisa terabaikan dgn semangat solat depan kabah. Sedangkan suami solat di lantai 2 karena tidak memakai ikhram. Karena aturannya harus memakai ihram bagi laki laki untuk ke pelataran kabah atau lantai 1. Ashar solat di lantai 2, Magrib, Isya saya dan suami solat ke Masjidil Haram ke lantai 1 Rabu, 10 Mei Solat subuh saya dan suami di area perluasan pintu 114. Sekitar jam 9 kami bersama grup ke pelataran kabah untuk program duha, hijr ismail, multazam dan rukun yamani. Kami mengantri di tembok hijr ismail menunggu dibuka oleh askar, kami berdoa, membaca Yasin dgn suhu 40°C. Tapi tidak dibuka juga. Jadi kami ke sisi bagian yang teduh baca al quran. Sambil menunggu waktu solat dzuhur. Setelah dzuhur kami kembali ke hotel untuk makan siang. Ada kejadian aneh saat makan siang. Saya dan suami antri untuk mengambil makan siang cuma terhalang satu orang, tapi tiba tiba suami tidak terlihat ke mana duduknya. Saya cari berkeliling restauran tidak ada. Akhirnya saya duduk sendiri dan mencoba tlp tapi terus menyambungkan. Setelah makan saya cari lagi dan tanya ke neng caca. Katanya barusan bareng makan sama neng caca cari tth ga ada. Dan mau cari tth lagi. Akhirnya saya ke kamar.
Tidak lama setelah saya dikamar. Suami datang dan bilang sudah mencari tak ketemu dan di tlp menyambungkan. Saya bilang, saya pun sama. Lalu suami istigfar, saya tadi pas bersama bapak bapak grup umroh di depan kabah salah ngomong. Kan ada bapak bapak bilang, "bapak mah meni resep sasarengan wae sareng ibu, ". Lalu dijawab: Lah engga tuh misah, saya di sini, istri disana, biar aja sendiri mandiri. Jadi salah merespon kata kata. Anehnya hp biasa selalu aktif, malah jadi menyambungkan terus. Pas di cek lagi di kamar aktif. Setelah dzuhur pu 13.30 City tour mekkah sekaligus ambil miqot umroh ke 2. Kami mengunjungi jabal tsur kami berfoto. Lalu ke jabal rahmah tapi tidak bisa masuk, disana kami beli es krim. Lalu ke arafah, muzdalifah, mina. Lalu ke masjid Ji'ranah. Salat Ashar dan ambil miqot umroh ke 2. Kembali ke hotel, solat magrib dan isya. Pkl 20.45 mulai umroh ke 2. Pas mau masuk ke pintu 79 rombongan kami diberhentikan oleh askar dan mengecek visa, lalu askar panggil nama suami. Lalu suami maju ke depan dgn kaget. Setelah maju lalu suami saya di foto. Sepertinya untuk laporan dinas askar tsb, seperti yg suami sering lakukan saat dinas. Pa H wawan bilang seumur umur membimbing umroh, baru kali ini diberhentikan askar. Lalu kami masuk dan melaksanakan umroh, selesai jam 12.00 malam. Kami kembali ke hotel. Kamis, 11 Mei Setelah solat duha jalan jalan ke pertokoan sofwa hotel beli gamis 50 SAR yg biru. 70 SAR yg hitam. Beli jus 15 SAR dekat eskalator viral. Kemudian Solat dzuhur dilantai 1 tapi tidak keliatan kabah, sedangkan suami di lantai 2 melalui pintu 74. Solat ashar di perluasan mesjidil haram pintu 114. Sore setelah ashar ke pasar kakiyah, beli tasbih 12.5 SAR 6 buah. Gantungan kunci 20 SAR, kopiah 25 SAR . Ongkos bis 30 SAR. Lalu balik lagi ke hotel. Karena sudah mepet ke waktu magrib, akhirnya saya solat di pelataran luar mesjid dekat gate 114. Solat isya ke gate 114 lagi.
Jumat, 12 Mei Kami berangkat ke mesjid jam 03.00 untuk solat subuh terakhir di mesjidil haram sebelum ke madinah, saya melalu pintu 79 di pelataran kabah sedangkan suami di lantai 2. Pulangnya kami janjian seperti biasa di depan gate 79. Jumatan saya dan suami di perluasan mesjidil haram gate 114 / King Abdullah gate. Kami bertemu pasangan suami istri asal Bandung, mereka di umrohkan oleh anaknya. Mereka sudah berusia lanjut terutama suaminya. Pas mau pulang ke hotel ibunya meminta saya menunggu suaminya. Tapi setelah ditunggu lama tidak kunjung datang. Ia mulai panik karena katanya suaminya suka lupa jalan dan tdk bawa hp. Ia minta saya bareng dia mencari suaminya. Lalu saya ketemu suami. Dan meminta suami untuk mencari bapa tsb. Tapi suami tdk menemukan bapa tsb. Karena kami harus segera bersiap untuk tawaf wada. Akhirnya ibu tsb saya antar ke hotel anjum tower 2 untuk bilang ke tour leader nya. Alhamdulillah disana saya ketemu dgn teman rombongan ibu tsb, jadi saya titipkan dan bilang bahwa suaminya belum ketemu. Biar dicari sama TL nya. Kemudian saya makan siang terakhir di hotel anjum.Pkl 14.00 berkumpul untuk tawaf wada. Selesai tawaf wada pas adzan ashar. Kami langsung ke hotel karena mau ke medinah. Solat ashar nya tadi sudah di jama taqdim dengan solat jumat. Bersiap dan berkumpul ternyata berangkatnya pkl 4.30 sore ke medinah . Di perjalanan kami sambil mendengarkan tausiah, kemudian berhenti di rest area. Membeli baso dan jus serta cemilan. Restoran nya menyuguhkan makanan Indonesia, ada juga minuman khas Indonesia seperti teh kotak, pulpi orange dll. Sampai di madinah pkl 11.30 malam. Kami menginap di hotel grand madinah kamar 224. Setelah makan malam di hotel kemudian kami langsung jalan jalan ke mesjid nabawi sekalian solat magrib dan isya di pelataran luar mesjid nabawi. Pertama kali menikmati suasana Malam di mesjid nabawi yang begitu indah, tenang dan damai. Masya Allah. Lalu kami berjalan jalan ke area pertokoan, kami jalan jalan sampai pkl 01. 00 dini hari lalu balik ke hotel untuk istirahat.
Sabtu 13 Mei Saya dan suami berangkat solat subuh ke mesjid. Saya ke pintu perempuan dan suami ke pintu laki laki. Lalu kami janjian dekat gate 338. Kami duduk dipelataran luar sambil menikmati suasana pagi, foto foto. Balik ke hotel untuk makan pagi. Setelah makan pagi, mandi, lalu kami ke mesjid untuk solat duha dan membaca al quran. Saya ke pintu 21 / king fahd yang ternyata dekat raudoh. Suami di pintu laki laki. Seperti biasa janjian bertemu lalu kami jalan jalan ke area toko di gate 333. Kami beli es krim azwa. Terus kami ke toko mas mau beli gelang senilai 10 jt tapi atm nya tidak bisa di gesek jadi ga jadi. Kami ke atm untuk ambil uang tidak keluar uangnya. Lalu kembali ke hotel. Istirahat lalu solat dzuhur ke mesjid. Balik ke hotel dan di kamar saya mimisan. Solat ashar kami ke mesjid lalu kami janjian sama neng caca untuk ke atm lain untuk ambil uang. Terus kami ke bindawood beli Kurma azwa, coklat, kacang, parfum, minuman. Total kurang lebih 200 SAR atau 800 ribu rupiah. Lalu kami balik ke hotel untuk bersiap ke raudoh. Suami jadwal ke raudoh jam 5.30 sore ke mesjid di pintu 37 Saya solat magrib bersama ibu ibu dekat gate 338 di luar di plataran kemudian solat isya di gate . Setelah isya langsung antri ke raudoh. Masya Allah banyak sekali antriannya. Setelah mengantri kami berlari, karena berlomba untuk bisa segera solat sunat di taman surga /raudhah. Disana kami berdesakan dan memberi salam Assalamualaika ya Rasulullah, lalu solat sunat hajat, mutlak dan solawat serta berdoa. Harunya bisa sedekat itu dengan Rasulullah teringat perjuangan Rasulullah yang begitu berat. Berderai air mata ini dan berdoa semoga mendapat syafaat dari Beliau nanti. Setelah selesai solat, solawat, doa kurang lebih pukul 12.00 malam kami keluar dari raudoh sangat berdesakan. Balik ke hotel kurang lebih pkl 12.30 malam. Kami istirahat untuk bersiap kegiatan besok City tour madinah.
Minggu, 14 Mei Kami seperti biasa solat subuh di mesjid nabawi. Kemudian kami duduk di pelataran luar mesjid sambil nunggu payung terbuka. Saat itu saya melihat perempuan berlarian ke pintu 21 padahal itu pintu laki laki. Saya tanya ternyata mereka mau ke raudoh tanpa nusuk. Jadi bisa ke raudoh setelah solat subuh, melalui pintu 21 setelah laki laki keluar dari mesjid. Lalu kami melihat payung payung terbuka dan memvideonya. Masya Allah indah sekali. Setelah itu kami ke hotel bersiap City tour kota madinah. Berangkat jam 7 pagi. Kami mengunjungi mesjid quba, sudah berwudu dari hotel untuk solat duha dan hajat. Karena ada hadis yang mengatakan bahwa melaksanakan solat duha 2 rakaat dengan berwudu dari rumah pahalanya seperti pahala umroh. Disana banyak sekali burung merpati. Sangat indah. Kemudian kami ke kebun Kurma, disana saya membeli coklat 1 kg 50 SAR dan Kurma isi almond. Lalu kami melanjutkan ke jabal uhud. Tempat terjadinya perang uhud yang banyak menewaskan umat muslim. Disana ada pemakaman syuhada uhud. Gunung uhud adalah gunung yang nantinya ada di surga. Disana kami berdoa dan Disana kami mendapat air mineral, teh manis arab, roti gratis dari yang memberi sodakoh kepada penjiarah. Lalu kami ke mesjid Qiblatain yaitu mesjid yang memiliki 2 qiblat. Yang pertama menghadap ke masjid Al Aqso di Palestina kemudian Rasulullah mendapat wahyu untuk merubah qiblat ke mesjidil haram. Disana kami tidak berhenti hanya lewat saja, lalu meneruskan ke mesjid 7 atau Sab'ah Khandaq, saksi terjadinya perang Khandaq. Dibuat parit untuk pertahanan dari musuh kaum qurais. Kami pun hanya lewat tidak berhenti. Selesai City tour.
Kami kembali ke hotel dan solat dzuhur di mesjid. Setelah selesai solat saya berkata ke suami, mudah mudahan ada yg jualan pakan burung, karena saya ingin juga berbagi dengan burung merpati yang ada dekat gate 338. Alhamdulillah obrolan saya dikabulkan oleh Allah, pas kesana ada yg jualan pakan burung 5 real. Karena tidak setiap waktu ada yg jualan pakan burung. Lalu saya memberi makan burung burung yang ada disana. Setelah itu lalu saya mau membeli cincin emas untuk kenang kenangan. Kami ke toko mas yang ada dekat mesjid nabawi. Suami memilihkan modelnya dan saya suka. Cincin model sederhana 2.90 gram dengan harga per gram 239.88 SAR total 695.65 SAR pajak 104.35 SAR. Total membayar 800 SAR / 3.2 jt rupiah. Kami tadinya mau beli gelang tapi setelah dipikir sayang harga per gram nya lebih mahal dibandingkan di Indonesia. Dan bila di jual di Indonesia jadi murah. Jadi kami hanya membeli satu cincin untuk kenang kenangan.
Setelah itu balik ke hotel, makan siang. Lalu solat ashar di mesjid nabawi. Setelah solat kami duduk di pelataran, saya teringat azka eh ada anak laki laki arab mirip azka sedang main game di hp. Kami duduk santai ingin melihat payung menutup. Lalu kami jalan jalan dulu beli kopi starbuck. Sambil ngobrol dgn jemaah umroh lain. Kemudian saya ngobrol dgn perempuan arab untungnya dia bisa bhs inggris. Dia memberitahu untuk akses ke raudoh melalui pintu 25 setelah solat subuh seperti yang saya lihat sebelumnya. Lalu ia bercerita bahwa saudaranya pernah ke Indonesia yaitu ke jakarta dan bogor. Lalu ia pergi karena diajak suaminya. Karena payung belum juga menutup kami ke hotel dulu untuk wudu persiapan solat magrib. Pas ke mesjid kembali payung sudah menutup. Belum rejeki melihat pas payung menutup. Semoga bisa mendapat undangan ke sana lagi. Setelah solat isya di mesjid kami langsung menuju al baik. Kami ingin mencoba ayam al baik yang terkenal disana. Kami berjalan kaki sekitar 20 menit, disana saya yang antri, karena antrian perempuan tidak begitu panjang seperti antrian laki laki. Saya membeli paket ayam spicy seharga 17 SAR. Saya membeli 2 paket. Kemudian kami jalan lagi ke hotel. Dikamar kami membuka ayam al baik ternyata isinya banyak jadi kami hanya makan 1 paket untuk berdua. Sisa 1 paket kami bungkus untuk dibawa pulang ke Indonesia besok. Lalu kami packing karena koper bagasi harus sudah ada di luar kamar untuk di cek beratnya sambil diberi stiker.
Senin, 15 Mei Kami seperti biasa ke mesjid pkl 03 untuk solat tahajud, taubat, hajat dan membaca al quran dulu lalu solat subuh terakhir sebelum pulang ke Indonesia. Lalu saya janjian dengan neng caca untuk ke raudoh. Kami menunggu dekat pintu 20 menunggu askar mengijinkan masuk. Sambil menunggu kami kenalan dgn 2 perempuan yang dari jakarta. Kami alhamdulillah masuk raudhah setelah solat subuh melalui pintu 20. Kami berlari kencang karena semua orang pun berlari, sampai saya merasa sesak saya berhenti dulu dan dituntun oleh neng caca dan kenalan tadi. Jadi yang tanpa aplikasi nusuk area raudoh nya hanya 2 baris pilar emasnya. Jadi kita harus menuju yang pilar bunga emas. Kami solat di dekat pilar bunga emas, solat duha, hajat, mutlak, solawat dan berdoa. Kemudian kami berusaha maju ke paling depan, pas di barisan ke 2 eh ada wanita arab yang mengusir orang yang ada di depan kami dibarisan pertama. Langsung mempersilahkan kami maju ke barisan terdepan. Disana kami solat lagi. Alhamdulillah mendapat kemudahan dari Allah, mendapat pertolongan dari orang lain. Setelah itu kami keluar mesjid lalu jalan jalan ke area Shopping taiba yang ada bindawood nya. Mengantar neng caca beli baju. Saya ingin beli baju lagi tapi koper dan tas sudah penuh, jadi tidak beli apa apa lagi. Lalu kami balik ke hotel. Istirahat dan cek barang barang persiapan chek out. Kami solat dzuhur sekaligus salam perpisahan ke Rasulullah. Lalu kami mendengar berita duka bahwa ibu Nurhayati yang sakit meninggal dunia.
Setelah solat dzuhur dan ashar di jama taqdim, pkl 14.30 siap ke bandara. Kami menuggu bis di loby lumayan lama. Lalu kami naik bis mampir dahulu ke mesjid quba tapi saya tidak turun. Lalu langsung ke Bandara. Kami menunggu dipinggir jalan dekat bandara karena belum diperbolehkan masuk bandara, boleh masuk 2 jam sebelum jadwal terbang. Alhamdulillah bisa masuk jam 7 malam. Kami solat magrib dan isya di jama taqdim. Lalu kami masuk ke pemeriksaan imigrasi, agak menegangkan karena takut air zam zam di larang atau disuruh di keluarkan. Karena kami membawa 2 botol sedang, 4 botol kecil di tas tengteng. Tapi alhamdulillah aman. Tetapi ada hal lucu sekaligus mendebarkan. Suami pas masuk ke pintu metal detector bunyi terus, bulak balik sampai 5x. Pertama gara gara sabuk, hp, korek, lalu nametag. Padahal saya pakai nametag tidak bunyi. Sandal / sepatu jelas harus dibuka. Jadi tidak boleh membawa apa apa saat masuk pintu tsb. Setelah masuk kami menunggu agak lama, ac nya sangat dingin. Kami lapar karena baru makan siang saja. Lalu suami beli dunkin donut. Kami terbang pkl 12.00 malam. Tempat duduk saya dan suami berjauhan tapi kami tukeran jadi bisa bareng. Dari pesawat terlihat bulan purnama sangat indah. Lalu kami melihat sunrise dari pesawat. Masya Allah sangat indah. Selasa, 16 Mei Kami tiba di bandara sukarno hata pkl 12.00 siang. Kami solat dzuhur dan ashar di jama taqdim. Lalu kami naik bis pkl 15.00 WIB dan pulang ke tasik. Kami berhenti di rest area untuk makan malam di restoran ciganea, solat magrib. Lalu kami meneruskan perjalanan ke tasik. Sampai di tasik pkl. 20.30 WIB. Alhamdulillah perjalanan yang begitu luar biasa bahagia dan penuh makna.