Sistem Pencernaan
Manusia dan Hewan
PENGERJAAN TUGAS E-BOOK SISTEM
PENCERNAAN MANUSIA DAN SISTEM
PENCERNAAN HEWAN
DOSEN PEMBIMBING: Imas Sriana Wardani S.Pd. M.Pd.
NAMA KELOMPOK 6:
1. LUQMAN S. ( 208000091)
2. LINDA NUR Z . (208000243)
3. FADIYAH FARADILLA (208000131)
4. ANGGITA D. I. W. (208000203)
5. AUDYA DEWI A. K. (208000205)
Daftar Isi:
A. Pendahuluan
B. Sistem Pencernaan pada Manusia
1. Mulut
a. Gigi
b. Lidah
c. Kelenjar Ludah
2. Kerongkongan
3. Lambung
4. Usus Halus
5. Usus Besar
6. Anus
C. Sistem Pencernaan pada Hewan
1. Sistem Pencernaan Mamalia
a. Mulut
b. Kerongkongan
c. Lambung
d. Usus Halus
e. Usus Besar
f. Anus
2. Sistem Pencernaan Aves
a. Paruh dan Lidah
b. Kerongkongan
c. Tembolok
d. Lambung kelenjar
e. Empedal
f. Kloaka
3. Sistem Pencernaan Reptilia
a. Mulut
b. Kerongkongan
c. Tembolok
d. Lambung kelenjar
e. Empedal
f. kloaka
4. Sistem Pencernaan Pisces
a. Mulut
b. Kerongkongan
c. Lambung
d. Usus
e. Anus
5. Sistem Pencernaan Serangga
a. Mulut
b. Kerongkongan
c. Tembolok
d. Empedal
e. Lambung
f. Anus
A. PENDAHULUAN
Serat makanan atau dietary fiber merupakan bagian dari
makanan yang tidak bisa dicerna dan diserap untuk menghasilkan
energi pada saat proses pencernaan berlangsung.
Pada proses pencernaan serat memiliki peran yang cukup
banyak, salah satunya yaitu mempercepat waktu untuk mencerna
makanan dibuang dalam bentuk FESES.
Agar anda lebih mudah memahami materi ini. Akan saya berikan
gambar pada dibawah ini
B. SISTEM PENCERNAAN PADA MANUSIA
Pada manusia makanan dicernakan dengan alat-alat
pencernaan yang dimulai dari mulut dan berakhir di usus.
Alat-alat pencernaan secara garis besar dibagi menjadi 2
yaitu, saluran pencernaan dan kelenjar pencernaan. Saluran
pencernaan meliputi rongga mulut, tekak, kerongkongan,
lambung, sekum, usus besar, dan anus. Dan akan berikan sebuah
cntoh gambar dibawah ini.
SALURAN PENCERNAAN
Saluran pencernaan terdiri dari, rongga mulut, tekak,
kerongkongan, lambung, usus, sekum, usus besar, dan anus
sebagai alat pelepasan sisa makanan. Saya akan menjelaskan
bagian-bagian dari saluran pencernaan.
1. Mulut
di dalam rongga mulut terdiri dari lidah, dan kelenjar lidah
mari kita lihat diatas terdapat bagian-bagian dari rongga
mulut.
LIDAH
permukaan lidah dilapisi oleh lapisan mukosa yang
penuh dengan tonjolan yang dinamakan
Lambung dibagi menjadi 3 daerah.
Daerah kardiak, merupakan daerah pintu masuk pertama
makanan dari esofagus.
Daerah fundus, merupakan daerah bagian tengah lambung
yang membulat, menghasilkan HCL dan musin.
Daerah pilorus yang merupakan bagian di daerah bawah
lambung yang berhubungan dengan 12 usus jari,
menghasilkan mukus alkali
Pada dinding lambung terdapat kelenjar yang
menghasilkan getah lambung yang mengandung musin atau lendir
yang mengandung protein, pepsinogen, dan HCL.
4. Usus Halus
Usus halus merupakan tempat penyerapan sari makanan dan
tempat terjadinya proses pencernaan yang paling pajang.
Usus halus terdiri dari 3 bagian
(1) Usus dua belas jari (duodenum)
(2) Usus kosong (jejunum)
(3) Usus penyerap (ileum)
Pada usus dua belas jari terdapat saluran getah pankreas dan
saluran empedu, pankreas menghasilkan getah pankreas
yang mengandung beberapa enzim yaitu:
Amilopsin (amilase), yaitu enzim yang mengubah zat
tepung (amilum) menjadi gula yang lebih sederhana
(maltosa).
Steapsin (lipase), yaitu enzim yang mengubah lemak
menjadi asam yang lemak dan glisterol.
Tripsinogen yang belum aktif diaktifkan menjadi
tripsin, yaitu enzim yang mengubah protein dan pepton
menjadi dipeptida dan asam amino yang siap diserap
oleh usus halus.
Selain enzim dari pankreas, dinding usus halus juga
menghasilkan getah usus halus yang mengandung enzim-
enzim sebagai berikut.
Maltase, berfungsi mengubah maltosa menjadi glukosa.
Laktase, berfungsi mengubah laktosa menjadi glukosa
dan galaktosa.
Sukrase, berfungsi mengubah sukrosa menjadi glukosa
dan fruktosa.
Tripsin, berfungsi mengubah pepton menjadi asam
amino.
Enterokinase, berfungsi mengaktifkan tripsinogen (enzim
yang dihasilkan pankreas) menjadi tripsin.
Umumnya sari makanan diserap saat mencapai akhir usus
halus. Sisa makanan yang tidak diserap secara perlahan-
lahan akan bergerak menuju usus besar.
5. Usus Besar
Makanan yangtidak dicerna di usus halus, misalnya selulosa,
bersama dengan lendir akan menuju ke usus besar menjadi
feses. Di dalam usus besar terdapat bakteri Escherichia coli.
Bakteri ini membantu dalam proses pembusukan sisa makanan
menjadi feses.
Sisa makanan dalam usus besar masih banyak mengandung air
maka sebagian besar air diserap kembali ke usus besar.
Penyerapan kembali air merupakan fungsi penting dari usus
besar.
Usus besar terdiri dari bagian yang naik, yaitu mulai dari usus
buntu (apendiks), bagian mendatar, bagian menurun, dan
berakhir pada anus.
6. Anus
Anus adalah bagian terakhir dari saluran pencernaan. Panjang
anus adalah kira-kita 4-5 cm.
Fungsi Anus
Untuk Melakukan Proses Defekasi
Defekasi ialah proses membuang kotoran sisa pencernaan dalam
bentuk feses, defekasi disebabkan oleh reaksi otot pada dinding
rektum yang dipengaruhi oleh sistem saraf, otot yang bereaksi
tersebut ialah otot sfingter.
Mengatur Keluarnya Feses
Pada saat proses buang air besar, kita juga dapat mengatur
pengeluaran feses sesuai keinginan.
Menahan BAB Di Saat Tertentu
Rasa ingin BAB juga dapat ditahan ketika belum sempat pergi ke
toilet, hal ini dikarenakan ada kontraksi otot sfingter dan levator
setelah menerima impuls dari otak. Otak mengeluarkan impuls
tersebut ketika kita ingin menahannya.
B. SISTEM PENCERNAAN PADA HEWAN
1. SISTEM PENCERNAAN PADA MAMALIA
a. Rongga mulut (Cavum Oris)
Rongga mulut berfungsi sebagai tempat masuknya makanan
dan dimulainya proses pencernaan. Rahang hewan ruminansia
dapat bergerak menyamping untuk menggiling makanan.
b. Esofagus (kerongkongan)
Esofagus berfungsi sebagai jalur penghubung antara rongga
mulut dengan lambung. Makanan hanya melewati esofagus
tanpa melalui proses apapun, hal ini karena kerongkongan
ruminansia umumnya sangat pendek sekitar 5 cm, tetapi
mampu melebar untuk menyesuaikan ukuran dan tekstur
makanan.
c. Lambung
Makanan yang telah melewati esofagus kemudian akan menuju
lambung. Proses pencernaan pada lambung yang pertama
untuk menampung makanan sementara sebelum dikeluarkan
kembali. Selain itu lambung berfungsi dalam proses
pembusukan makanan dan menghasilkan enzim selulase yang
dapat mengurai selulosa.
d. Usus Halus
Usus halus berfungsi menyerap sari-sari makanan yang telah
diproses di dalam lambung. Sari-sari makanan yang diserap
kemudian diedarkan ke seluruh tubuh dan diubah menjadi
energi.
e. Anus
Setelah sari-sari makanan diserap oleh usus halus, sisa proses
penyerapan akan dibawa menuju anus. Sisa ampas
makanan tersebut akan dikeluarkan melalui anus.
2. SISTEM PENCERNAAN PADA AVES
a. Rongga mulut
Dalam rongga mulut, makanan akan dicampur dengan ludah
untuk bahan lubrikasi air.
b. Tembolok
Tembolok adalah saluran yang berfungsi untuk menghubungkan
rongga mulut menuju lambung. Makanan tidak memiliki proses
apapun disini karena berfungsi untuk menyalurkan serta
menimbun makanan.
c. Lambung
Lambung berfungsi untuk mencerna makanan dengan enzim
serta asam klorida atau HCL.
d. Ampela
Ampela berfungsi untuk menghancurkan makanan menjadi lebih
halus.
e. Usus halus , usus besar, kloaka
Usus halus akan menyerap makanan kemudian
membuangsisanya ke usus besar dan dikeluarkan melalui kloaka.