The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by winda faqih, 2020-11-10 01:13:06

Bahan Ajar Potensi Sumber Daya Alam

Mohon di baca bahan ajar

Keywords: Bahan Ajar Potensi Sumber Daya Alam

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(Lkpd)

BAHAN AJAR GEOGNRaAmFaIKelompok :
KELAS XI PENGELOLAAN SUMB1.ER. .D. .A. .Y. A. . .A. .L. .A. .M. . .

2. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

3. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

NamaSekolah : SMAN 2 XIII KOTO KAMPAR

4. . . . . . . . . . .. . . . . . . . .

Kelas/Semester : XI / 1

5. . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

MateriPokok : POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM

KEHUTANAN, PERTAMBANGA, K6E. LAUTAN DAN PARIWISATA
DI INDONESIA

KOMPETENSI INTI :

KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis

pengetahuan faktual, konseptual, prosedural dalam

Dengan pirlmosues pmeennggeatamhautai,nm, etenkannoyalo,gmi, esnegnuim, pbuuldkaanyai,nfdoarnmasi,
humaniora dengan wawasan kemanusiaan,

menalar daknembaennggskaoamnu, nkikeanseigkaarnamane,ladluainkepgeiaratadnabbaelnajatrerdkiaditalam

kelas dengfaennobmekeenrajasamdaan dankedjaidsiipalnin, dsaenrtma engmgeunnearkaapnkamnodel

pembelajarpsapneensDgiefiistkcaohsveuesarunyaipLrdeoeasnrengdianungrabldaiphkaaadrtaadpkabanidnamnpigensaektrantjayiaadniudyniaktnugdkapat

menemukanmreummeucsahckoasinnumsajsuamlalha.h dua sudut, menemukan rumus

cosinus selisih dua sudut, memilih penggunaan rumus cosinus jumlah
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah

atau selisihkodnukarestududta, nmernagnhaihtungabsntirlaaik yantgerbkaeritkaidtaenngdaenngan

cosinus jumpelanhgemdubaansguadnutdadrainymanegngdhipiteulnagjarninilyaai ydainsgekboelrakhaitan
secara mandiri, dan mampu menggunakan metoda

dengan cossineususasiekliasiidhadhukaesilumduuat.n.

KOMPETENSI DASAR :

KD 3.3 1M. eBngaacnaalalihsiLsKPSDebbaerraiknut ddaenngaPnencegermloalata,nkemSuumdibaenrdisDkauysaikanKedheuntgananan,
KD 4.3 Perteambaannsgeakne,lomkeplaouktmanu,. dan Pariwisata sesuai prinsip – prinsip
2P.emJabwenagbulanhanpBeretrakneylaanajnutyaann. g ada pada LKPD dan bertanyalah kepada

guru jika kurang jelas
3MK.eelaWmubatauknatu,tdpaPenentPgaaerriPwjaeiarssnaetLbaKadPriaDInnaddoSaunlmeashbiae3.r0 mDaeynait Kehutanan, Pertambangan,

TUJUAN PEMBELAJARAN

Melalui metode pembelajaran jarak jauh dengan model pembelajaran
Problem Based Learning menggunakan Google Classroom, WAG, dan Zoom
peserta didik mampu menggali informasi tentang Potensi dan persebaran
sumber daya alam kehutanan, pertambangan, kelautan, dan pariwisata di
Indonesia. dengan rasa ingin tahu, tanggung jawab. Disiplin selama proses
responsive (berfikir kritis) dan proaktif (Kreatif) serta mampu berkomunikasi
dan bekerjasama dengan baik.

INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI

INdikator:
3.3.1 Menganalisis Klasifikasi Sumber Daya
3.2.2 Menganalisis Potensi dan Persebaran Sumber Daya

Alam, Kehutanan, Pertambangan, Kelautan,dan
Pariwisata Indoneisa

SUB MATERI
POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM,
KEHUTANAN, PERTAMBANGAN, KELAUTAN, DAN

PARIWISATA INDONESIA

PETA KONSEP

PENGELOLAAN
SUMBERDAYA ALAM

INDONESIA

Klasifikasi Sumberdaya Potensi dan Sebaran Analisis Mengenai Dampak
Alam Sumberdaya Alam di Indonesia Lingkungan (AMDAL) dalam

Berdasarkan Potensi Pembangunan

Berdasarkan Jenis

Definisi dan Tujuan

Berdasarkan Sifat

Kehutanan Pertambangan Kelautan Pariwisata Pihak-Pihak yang
Berkepentingan dalam AMDAL

Pemanfaatan dalam Usaha dan/atau Kegiatan yang
Kehidupan Harus Memiliki AMDAL

Proses dan Prosdur dalam
AMDAL

AMDAL dalam
Pemnfaatan
Sumberdaya Alam

Pemanfaatan sumberdaya alam
dengan prinsip-prinsip

pembangunan berkelanjutan

1. PENGELOLAAN SUMBER DAYA ALAM DI INDONESIA

Kegiatan Awal, Amatilah Gambar Di Bawah ini

Gambar: penambangan Minyak Bumi Di Riau
https://www.google.com/search?q=GAMBAR+PENAMBANGAN+MINYAK+BUMI+DI+RIAU
 Buatlah beberapa pertanyaan mengenai gambar di atas
 Coba peserta didik cari informasi mengenai gambar tersebut, serta faktor apa saja yang

mempengaruhi persebaran penambangan minyak bumi pada suatu wilayah
Indonesia kaya akan sumber daya alam. Komuditas hutan, barang tambang dan bahan galian merupakan
bagian dari sumber daya alam.

Apa itu sumber daya
alam ????

Sumber daya alam merupakan kekayaan alam yang tidak ternilai dan tersedia di dalam alam sebagai
limpahan dari sang pencipta.

Sumber daya alam hendanya dapat dimanfaatkan secara bijaksana, sehingga ketersediannya dapat
dilestarikan. Pemanfaatan secara tidak bijaksana dapat menimbulkan kelangkaan pada sumber daya
alam tersebut dan bahkan dapat menimbulkan kerusakan.

Oleh karena itu, perlu penggolongan yang baik dan bertanggung jawab dalam pemanfaatan sumber
daya alam. Sehingga sumber daya alam dapat dimanfaatkan oleh generasi kita dan generasi yang akan
datang sebagai rasa syukur kita terhadap anugrah yang telah tuhan berikan.

A. KLASIFIKASI SUMBER DAYA

KLASIFIKASI SUMBERDAYA ALAM

1. Pengertian Sumberdaya Alam

Pengertian sumberdaya alam menurut para ahli: Kata Kunci:
Sumberdaya Alam
a. Soerianegara (1977) mendefinisikan sumberdaya alam Klasifikasi
sebagai unsur-unsur lingkungan alam, baik fisik maupun Potensi
hayati yang diperlukan manusia dalam memenuhi Persebaran
kebutuhannya guna meningkatkan kesejahteraan hidup.

b. Menurut Isard (1972 dalam Soerianegara, 1977) AMDAL

sumberdaya alam sebagai keadaan lingkungan dan Pembangunan Berkelanjutan

bahan-bahan mentah yang digunakan manusia untuk

memenuhi kebutuhan dan memperbaiki kesejahteraannya. Jadi yang dimaksud dengan

sumberdaya alam adalah segala sesuatu yang ada di lingkungan alam baik fisik maupun

hayati yang dapat dimanfaatkan oleh manusia guna memenuhi kebutuhan hidupnya agar

lebih sejahtera.

Manusia atau penduduk merupakan sumber daya bagi negaranya. Manusia dapat memberikan
manfaat bagi negara, seperti sebagai tenaga kerja, mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi,
pelaku ekonomi, negara, dan sebagainya. Sumber daya manusia ini penting dalam memanfaatkan
sumberdaya alam yang ada.

2. Klasifikasi Sumberdaya Alam

Ada beberapa macam sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan dengan berbagai cara.
Sumberdaya alam tersebut dapat diklasifikasikan menurut beberapa hal. Sumberdaya alam dapat
dibedakan berdasarkan sifat, potensi, dan jenisnya:

a. Berdasarkan Potensi

Menurut potensi penggunaannya, sumberdaya alam dibagi beberapa macam, sebagai
berikut :

1) Sumberdaya alam materi : merupakan sumberdaya alam yang dimanfaatkan dalam
bentuk fisiknya. Misalnya , batu, besi, emas, kayu, serat kapas, dan sebagainya.

2) Sumberdaya alam energi : merupakan sumberdaya alam yang dimanfaatkan
energinya. Misalnya batubara, minyak bumi, gas bumi, air terjun, sinar matahari,
energi pasang surut laut, kincir angin, dan lainlain. Manusia menggunakan energi yang
dihasilkan oleh sumberdaya alam itu untuk memasak, menggerakkan kendaraan,
mesin industri, dan sebagainya.

3) Sumberdaya alam ruang : merupakan sumberdaya alam yang berupa ruang atau
tempat hidupnya. Makin besar kenaikan jumlah penduduk, sumberdaya alam ruang
makin sulit diperoleh. Ruang, dalam hal ini, dapat berarti ruang untuk mata
pencaharian (pertanian dan perikanan ), tempat tinggal, arena bermain anak-anak, dan
sebagainya. Di kota-kota besar, seperti Jakarta, sumberdaya alam ruang makin sulit
didapat.

4) Sumberdaya alam waktu, sulit dibayangkan bahwa waktu merupakan sumberdaya
alam. Sebagai sumberdaya alam, waktu tidak berdiri sendiri melainkan terikat dengan
pemanfaatan sumberdaya alam lainnya. Contohnya: air sulit didapat pada musim
kemarau. Akibatnya, mengganggu tanaman pertanian.

b. Berdasarkan Jenis

Menurut jenisnya, sumberdaya alam dibagi dua sebagai berikut :

1) Sumberdaya alam nonhayati (abiotik): disebut juga sumberdaya alam fisik, yaitu
sumberdaya alam berupa benda-benda mati. Misalnya bahan tambang, tanah, air, dan
kincir angin.

2) Sumberdaya alam hayati (biotik): merupakan sumberdaya alam berupa makhluk
hidup. Sumberdaya alam tumbuh-tumbuhan disebut sumberdaya alam nabati,
sedangkan sumberdaya alam hewan disebut sumberdaya alam hewani. Misalnya
hewan, tumbuhan, mikroba, dan manusia.

c. Berdasarkan Sifat

Menurut sifatnya, sumberdaya alam dapat dibagi menjadi 2 yaitu sebagai berikut:

1) Sumberdaya alam yang dapat diperbaharui (Renewable Resources)

Disebut sumberdaya alam yang dapat diperbaharui, karena alam mampu mengadakan
pembentukan baru dalam waktu relatif cepat. Dengan demikian, sumberdaya alam ini tidak
dapat habis. Pembaharuan bisa terjadi dengan dua jalan, yaitu secara reproduksi atau dengan
adanya siklus.

a) Pembaharuan dengan reproduksi. Pembaharuan ini terjadi pada sumberdaya alam
hayati, seperti hewan dan tumbuhan yang dapat berkembang biak sehingga jumlahnya
bertambah. Akan tetapi, bila pengelolaannya tidak tepat, sumberdaya alam hayati
dapat punah. Contoh pembaharuan reproduksi yaitu dengan penerapan prinsipprinsip
genetika, misalnya hibridiasasi dan rekayasa genetika, sumberdaya alam ini dapat
ditingkatkan dan keanekaragamannya.

b) Pembaharuan dengan adanya siklus. Beberapa sumberdaya alam, misalnya air dan
udara terjadi proses yang melingkar membentuk siklus. Dengan demikian, selalu
terjadi pembaharuan. Aktivitas manusia yang dapat menurunkan kualitas dan
kuantitas sumberdaya alam adalah:
• Pencemaran udara akan menurunkan kualitas atmosfer bumi,
• Penebangan hutan dapat menurunkan kualitas air tanah dan
menimbulkan banjir.

Gambar: Sumber daya alam yang dapat diperbaharui
https://www.google.com/search?q=contoh+sumbervdaya+yang+dapat+diperbaharui&tbm

2) Sumberdaya alam yang tidak dapat diperbaharui (Unrenewable Resources)
Sumberdaya alam ini terdapat dalam jumlah yang relatif statis karena tidak ada penambahan
atau pembentukannya sangat lambat bila dibandingkan dengan umur manusia.
Pembentukannya kembali memerlukan waktu ratusan bahkan jutaan tahun. Manusia tidak
dapat memanfaatkannya selama 2-3 generasi. Sumberdaya alam ini dapat habis. Contoh:
bahan mineral, minyak tanah, gas bumi, batubara, dan barang tambang dan sumber daya
fosil lainnya. Berdasarkan daya pakai dan nilai konsumtifnya, sumberdaya alam ini dibedakan
menjadi dua golongan sebagai berikut:

a) Sumberdaya alam yang tidak cepat habis. Tidak cepat habis karena nilai konsumtif
terhadap barang itu relatif kecil. Manusia hanya memanfaatkannya dalam jumlah
sedikit. Di samping itu, sumberdaya alam ini dapat dipakai secara berulang-ulang
hingga tidak cepat habis. Contohnya : intan, batu permata, dan logam mulia (emas).

b) Sumberdaya alam yang cepat habis. Cepat habis karena nilai konsumtif akan barang
itu relatif tinggi. Manusia menggunakan dalam jumlah yang banyak, sehingga
sumberdaya alam akan cepat habis. Di samping itu, daur ulangnya sukar dilakukan.
Contohnya bensin, gas alam, dan bahan bakar lainnya.

Gambar: Sumber Daya Alam yang Tidak Dapat Diperbaharui

https://www.google.com/search?q=SIMBER+DAYA+ALAM+YANG+TIDAK+DAPAT+DIPER
BAHARUI&tbm

Mari Mengamati

Amatilah kota/sekitar tempat tinggal anda, tulislah beberapa SDA yang terdapat di
sekitar tempat tinggal anda kemudian tulislah pada kolam berikut:

No Nama SDA Jenis SDA

1

2
3
4

5

B. POTENSI DAN PERSEBARAN SUMBER DAYA ALAM KEHUTANAN, PERTAMBANGAN,
KALAUTAN DAN PARIWISATA INDONESIA

1. POTENSI PERSEBARAN SUMBER DAYA HUTAN DI INDONESIA

Menurud Undang- undang No 41 tahun 1999 tentang kehutanan

Hutan adalah kesatuan ekosistem berupa hamparan lahan berisi sumber daya alam hayati
yang didominasi pepohonan dalam persekutuan alam lingkungannya yang satu dengan yang

lainnya tidak dapat dipisahkan

Hutan dapat digolongkan atau dapat dibedakan atas beberapa kriteria, yaitu sebagai berikut:
A. BERDASARKAN JENIS TUMBUHNYA

1) Hutan Homogen
Yaitu hutan yang terdiri atas saju jenis tumbuhan utama, misalnya hutan jati dan
hutan pinus

2) Hutan heterogen
Yaitu hutan yang terdiri atas berbagai jenis tumbuhan, misalnya hutan hujan tropis

Gmabar: hutan Homogen (jati) Gmabar: Hutan hujan tropiS

https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+jati&tbm

https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+hujan+tropis&tbm=isch&ved
B. BERDASARKAN KETINGGIAN TEMPAT

1) Hutan pantai
Yaitu hutan yang terdapat disepanjang pantai, misalnya hutan pantai timur pulau
sumatera dan pantai utara pulau jawa

2) Hutan rawa
Yaitu hutan yang terdapat di daerah rawa, misalnya hutan di pulau kalimantan

3) Hutan dataran rendah
Yaitu hutan yang terdapat di daerah dataran renda

4) Hutan pegunungan
Yaitu hutan yang terdapat didaerah pegunungan.

Gambar: hutan berdasarkan ketinggian tempat
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+dataran+rendah&tbm
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+rawa&tbm=isch&ved
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+pantai&tbm
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+pegunungan&tbm
C. BERDASARKAN KEADAAN IKLIM
1) Hutan hujan tripis
Yaitu hutan dengan pohon-pohon besar, tinggi, dan berdaun lebat, misalnya hutan
dipulau sumatra, kalimantan, papua, dataran rendah amozan (brazil) serta florida
bagian selatan (Amerika Tengah)

2) Hutan Muism
Yaitu hutan dengan pepohonan yang daunnya meranggas pada musim kemarau
dan bertunas pada musim hujan.

3) Hutan iklim sedang
Yaitu hutan yang terdapat di wilayah 250- 400 lintang utara dan lintang selatan.
Hutan ini banyak terdapat di australia dan sepanjang pantai pasifik di amerika
utara

D. BERDASARKAN MANFAAT DAN TUJUAN
1) Hutan produksi
Yaitu hutan yang manfaatnya untuk menghasilkan bahan baku industri, misalnya
kayu untuk bangunan, kertas dan perabot rumah tangga
2) Hutan lindung
Yaitu hutan yang dimaksudkan untuk perlindungan alam dan pelestarian
lingkungan, kegunaanya dalah untuk mencegah terjadinya erosi, banjir dan
cadangan penyimpanan air
3) Hutan rekreasi
Yaitu hutan yang diperuntukkan bagi kegiatan rekreasi, contoh hutan candika di
bangkinang kabupaten kampar
4) Hutan suaka alam
Yaitu hutan berfungsi melindungi tumbuh-tumbuhan dan hewan langka, conto
hutan kasang kulim di kota pekanbaru.

1. MANFAAT DARI HUTAN
MAM2.
Menyimpan dan mengatur pesrsediann air kerena akar-akar pohon hutan mampu
3. menghambat dan menahan air yang masuk kedalam tanah.
4. Menyuburkan tanah, karena sisa sisa tumbuhan dan hewan yang mati dapat membentuk
5. humus
6. Mencegah erosi dan longsor
Menjaga keseimbangan iar tanah
7. Menhasilhan bahan mentah industri dan bangunan
Mengurangi polusi udara, karena daun-daun pada pepohonan mampu menyerap gas-
gas polutan
Penghasil oksigen atau co2

2. POTENSI PERSEBARAN SUMBER DAYA PERTAMBANGAN DI INDONESIA

Indonesia sangat kaya akan bahan tambang dunia. Yaitu menempati sebagai prudusen timah kedua,
posisi terbesar keempat untuk komiditi tembaga, posisi kelima untuk komoditas nikel, posisi terbesar
ketujuh untuk komoditas emas, dan posisi kedelapan untuk komunitas bata bara. Akan tetapi sumber
daya alam tersebut akan cepat habis apabila tidak dengan baik. Oleh karena itu, kita harus
mengelolanya dengan baik dan bertanggung jawab dalam memanfaatkannya.

Kegiatan pertambangan merupakan proses pengolahan dan pemanfaatanya bahan-bahan galian, yang
meliputi kegiatan observasi, eksplorasi, dan ekploitasi. Berdasarkan sifat dan lokasi penambangan
dibedakan atas penambangan terbuka dan penambangan tertutup.

Berdasarkan Undang – undang nomor 11tahun 1967 tentang pertambangan, barang tambang atau bahan
galian dibedakan atas tiga golongan, antara lain sebagai berikut:

1. Barang Tambang Golongan A (strategis) merupakan bahan galian yang berperan penting
dalam kelangsungan kehidupan negara

2. Barang Tambang Golongan B (Vitai) merupakan bahan galian yang berperan penting
dalam kegiatan perekonomian negara, dikuasai oleh negara dan dengan menyertakan
rakyat

3. Barang tambang golongan C, merupakan bahan galian yangyang tidak termasuk strategi
dan tidak termasuk vital biasnya diusahakan oleh rakyat

1. Barang Tambang Golongan A

1. Minyak Bumi
Minyak bumi dan gas merupakan minyak mentah berupa campuran dari berbagai senyawa
hidrokarbon. Minyak bumi dan gas bermanfaat sebagai sumber energi utama yang saat ini
banyak dipakai untuk keperluan industri, tranportasi, dan rumah tangga. Agar dapat
dimanfaatkan secara optimal, minyak mentah diproses terlebih dahulu dalam kilang minyak.
Penambangan minyak bumi dan gas dilakukan pada cekungan tersier yang tersebar di
Indonesia. Sedimen tersier adalah endapan yang terbentuk 70.000.000 tahun yang lalu. Di
Indonesia terdapat 60 cekungan sedimen tersier, yang terdiri atas 14 cekungan sudah
diproduksi, 10 cekungan terbukti mengandung hidrokarbon tetapi belum diproduksi, 14
cekungan sudah dibor tetapi belum menunjukkan hasil dan 22 cekungan belum di ekploitasi
secara intensif karena berada di daerah laut dalam.
Daerah penghasil minyak bumi di Indonesia adalah sebagai berikut

 Pulau Sumatera: Lhoksumawe dan Peureula (Aceh); Tanjung Pura (Sumatera Utara); Dumai
dan Sungai pakning (Riau); dan Muara Enim, Plaju, Sungai Gerong (Sumatera Selatan).

 Pulau Jawa: Wonokromo dan Delta (Jawa Timur); Cepu dan Cilacap (Jawa Tengah);
Majalengka dan Jatibarang (Jawa Barat).

 Pulau Papua: Sorong, Babo, dan Kalmono.
 Kepuluan Maluku: P. Seram dan Tenggara.
 Pulau Kalimantan: Balikpapan, P. Tarakan, P. Bunyu, Rantau, Tanjung, Amuntai, dan Sungai

Mahakam.

Daerah penghasil gas alam untuk bahan bakar elpiji (LPG-Liquefid Petroleum Gas) terdapat di Arun
(Aceh), Bontang (Kalimantan), Jawa Barat, Sumatera Utara, dan SumateraSelatan

Gambar 12. Peta Persebaran Cadangan Minyak Bumi Indonesia
Sumber: http://migas.esdm.go.id/post/category/petadandata/petacadangan

2. Gas Bumi
Gas bumi dapat ditemukan diladang atau tambang minyak dan tambang gas bumi.
Berdasarkan lokasi penambangannya gas bumi dibedakan atas dua, yaitu:

1. Offshore
Adalah penambangan gas lepas pantai, pengeboran lepas pantai terdapat di
wilyah pidi (Nangroh Aceh Darussalam), lapas pantai utara jawa barat, jawa
tengah, pantai riau, pantai timur sumatera dan balik papan

2. Onshore
Lokasi penambangan gas berada di darat.

Gas bumi dapat dimanfaatkan untuk sumber energi yang digunakan untuk memasak, bahan bakar
pembangkit listrik, bahan baku industry pupuk dan petrokimia.
Cadangan gas bumi di Indonesia termasuk pada enam besar prosusen di dunia. Gas bumi tersebar di
Indonesia adalah sebagai berikut:
 Arun (nangroh aceh darussalam)
 Dumai (Riau)
 Musi (Sumatera selatan)
 Balongan (jawa barat)
 Balik papan, bontang (kalimantan timur)
 Teluk bintuni (papua barat)
 Natuna (kepulauan Riau)

3. Batu Bara
Batu bara adalah batuan sedimen yang terbentuk dari sisa tumbuhan yang telah mati dan
mengendap selama jutaan tahun yang lalu. Unsur-unsur penyusun utama adalah karbon,
hidrogen, dan oksigen. Energi yang dihasilkan batu bara dapat digunakan untuk pembangkit
listrik, untuk keperluan rumah tangga (memasak), pembakaran pada industri batu bata atau
genteng, semen, batu kapur, bijih besi dan baja, industri kimia, dan lain-lain.

Cadangan batu bara Indonesia hanya 0,5 % dari cadangan dunia. Namun, dari segi produksi
Indonesia menempati posisi keenam dengan jumlah produksi mencapai 246 juta ton,
peringkat pertama ditempati Tiongkok dengan jumlah produksi 2.761 juta ton, disusul USA
1007 juta ton, India 490 juta ton, Australia 325 juta ton, Rusia 247 juta ton. Batu bara dapat
dijumpai di sejumlah pulau, yaitu Kalimantan dan Sumatra. Potensi batu bara di kedua pulau
tersebut sangat besar. Pertambangan batu bara di Kalimantan terdapat di Kalimantan Timur
(Lembah Sungai Berau dan Samarinda), Sumatra Barat (Ombilin dan Sawahlunto), Sumatra
Selatan (Bukit Asam dan Tanjung Enim).

Gambar Batu Bara
Sumber: https://www.google.co.id/

4. Nikel

Nikel digunakan sebagai bahan paduan logam yang banyak digunakan pada berbagai industry
logam. Pusat penggolongan biji nikel di pomala sulawasi Tenggara oleh PT Aneka Tambang dan
PT. Inco (Internasional Nickel Indonesia) di soroaka Sulawesi selatan. Cadangan nikel soroaka
sebesar 94 juta ton. Selai itu terdapat di pulau Gee, pulau pakal, pulau obi (Maluku), pulau gag,
dan pegunungan cyclopas (papua). Negara utama tujuan ekspor nikel adalah jepang.

Gambar : Nikel
https://www.google.com/search?q=gambar+nikel&tbm=isch&ved

5. Timah putih

Timah adalah logam berwarna putih keperakkan, dengan kekerasan yang rendah. Berat jenisnya
mencapai 7,3 g/cm3, serta memiliki sifat konduktivitas panas dan listrik yang tinggi. Logam ini
bersifat mengkilap dan mudah dibentuk.
Kegunaan timah adalah sebagai bahan baku pelapis, solder, cendra mata, bahan pembuatan
kaleng, mata peluru dan pipa.
Potensi timah yang terdapat di Indonesia adalah sebagai berikut:
 Pulau Bangka (pangkal pinang dan muntok, sebanyak 60%)
 Pulau belitung
 Pulau singkep
 Pulau karimun.

Gamabar : Timah Putih
https://www.google.com/search?q=gambar+timah&tbm=isch&ved

2. Barang Tambang Golongan B

1. Emas
Emas dan perak termasuk logam mulia yang sangat disukai masyarakat. Kedua lokam ini selalu
berasosiasi dengan tembaga, besi, dan platina. Emas banyak digunakan sebagai perhiasan,
cendra mata, dan cadangan devisa negara. Potensi endapan emas hampir terdapat dipulau-pulau
besar di Indonesia.
Bersebaran emas di Indonesia adalah sebagai berikut:
 Meulaboh (Nanggroh Aceh Darussalam)
 Muara sipongi (Sumatra utara)
 Salida, gunung arum (Sumatra barat)
 Bengkalis, Kuantan singing (Riau)
 Lubuk denok (Bengkulu)
 Purwakarta dan sukabumi (jawa barat)
 Dawuhan dan tegalrejo (jawa timur)
 Bangkayang dan sinatang Malawi (Kalimantan tengah)
 Sungai Kahayan, sungai barito, sungai Kapuas (Kalimantan selatan)
 Martapura, pleihari (Sulawesi selatan)
 Minahasa, bolaang, mangandau, sangir talaud (sulawasi utara)
 Sumbawa (NTB)
 Flores kafemenanu (NTT)
 Jayawijaya (papua)

Gmabar : Emas
https://www.google.com/search?q=gambar+emas&tbm=isch&ved
2. Perak
Perak merupakan hasil sampingan dari pengelolaan bijih besi emas, tembaga, sifat perak yaitu
lunak, sehingga mudah dibentuk, di cetak dan ditarik, warna putih, mengkilat, sukar teroksidasi,
memiliki daya hantar listrik. Perak digunakan untuk perhiasan, kerajinan logam, dan mata uang,
campuran logam (alloy) fotografi dan alat-alat industry listrik penambangan perak di Indonesia
terdapat di banten (cikotok) dan Riau (Kauntan singingi

Gambar: perak
https://www.google.com/search?q=gambar+perak&tbm=isch&ved=

3. Platina
Platina memiliki ciri berwarna putih keperakkan hingga abu- abu kehitaman, mudah ditempa,
tidak mudah berkarat, dapat direnggangkan dan sukar dicairkan. Platina banyak digunakan untuk
perhiasan, alat kedokteran, dan peralatan komunikasi.
Di Indonesia bijih platina banyak di temukan di Riau (bengkalis) dan Kalimantan selatan
(Martapura)

Gambar: Platina
https://www.google.com/search?q=GAMBAR+ANIMASI+SISWA&tbm
4. Intan
Intan merupakan satu-satunya jenis permata yang hanya memiliki satu unsur yaitu karbon (C ).
Intan terbentuk jauh di dalam bumi sekitar 95 kmatau dengan suhu 1500 – 2000 0c. intan muncul
dipermukaan bumi akibat proses tektonik berupa pengankatan lapisan bumi. Di Indoneisa intan
banyak terdapat di endapan alluvial. Intan di Indonesia sanagat terkenal paling keras dan paling
berat di dunia
Persebaran intan di Indonesia di temukan di daerah sebagai berikut:
 Riau (kambar bangkinang)
 Kalimantan barat (muara mengkiang, ngabung, landak, dan sanggau)
 Kalimantan tengah (barito utara, purukcahu, dan murung raya)
 Kalimantan selatan (martapura)
 Kalimantan timur (kutai)

Gambar: intan

https://www.google.com/search?q=GAMbar+intan&tbm

5. Belerang
Belerang (sulfur) adalah mineral yang dihasilkan oleh proses vulkanisme. Belerang banyak
digunkan untuk industry pupuk, kertas cat, plastic, bahan sintesis, pengelolaan minyak bumi,
industry karet dan ban, industry gula pasir, accu, industry kimia, pahanpeledak, pertenunan, film
dan fotografi, industry logam, dan baja besi

Gamabar:Belerang
https://www.google.com/search?q=GAMbar+belerang&tbm

6. Besi
Besi merupakan logam yang paling banyak terdapat dilapisan lithosfer setelah aluminium. Besi di
gunakan untuk alat pertanian, industry, mesin dan bahan bangunan.
Bijih besi banyak terdapat di daerah sedimentasi dan magmatic di Indonesia persebarannya
terdapat
 Nangroh aceh Darussalam
 Sumatra utara
 Sumatra barat
 Jambi
 Sumatra selatan
 Bengkulu
 Bangka Belitung
 Jawa barat
 Jawa tengah
 Jawa timur
 Kalimantan tengah,
 Sulawasi selatan
 Flores

Gambar besi
https://www.google.com/search?q=GAMbar+besi&tbm=isch&ved

7. Tembaga

Tembaga merupakan bahan tambang yang terbentuk dari larutan Hydrotermal, tembaga jika
digabungkan dengan besi menjadi perunggu. Logam tembaga banyak digunakan dalam industry
peralatan listrik. Kawat tembaga dan paduan tembaga digunakan dalam pembuatan motor listrik,
generator, kabal transmisi, industry listrik rumah dan industry, kendraan bermotor, konduktor
listrik, kabel dan tabung coaxial, tabung microwave, saklar, reaktifiler transistor dan
telekomunikasi.
Potensi tembaga terbesar yang dimiliki Indonesia terdapat di papua. Potensi lainnya menyebar
di pulau jawa barat, Sumatra utara, dan selawasi selatan

Gambar: Tembaga
https://www.google.com/search?q=logam+tembaga&tbm
8. Bauksit
Bauksit merupakan jenis mineral aluminium hidroksida. Bauksit terjadi karena proses pelapukan
batu granit. Ciri dari bauksit sangat lunak, relative ringan, memiliki warna putih kekuningan,.
Bauksit digunakan sebagai bahan utama pembuatan aluminium dan bahan dasar industry kimia.
Di Indonesia bauksit ditemukan di Kepulauan Riau (Bintan), Kalimantan barat dan Bangka
Belitung.

Gambar : Bauksit
3h.ttps:/B/awwrwa.ngogogTlae.cmobma/sneagrcGho?ql=olonggama+nbacuksit&tbm

1. Pasir Vulkanik, batu andesit, dan batu Basalt
Pasir vulkanik merupakan barang tambang lepas berukuran pasir yang dihasilkan dari letusan
gunung api, persebarn pasir vulkanik terdapat di sepanjang jalur gunung api yang masih aktif
Batu andesit adalah basalt umumnya berwarna hitam dan tahan terhadap air hujan, batuan
andesit dan basalt banyak terdapat disepanjang jalur gunung api.
Pasir vulkanik dan batu andesit basalt banyak digunakan untuk bahan bangunan (rumah atau
gedung) pembangunan jalan raya, selain itu batuan andesit dapat digunakan media karya seni
pahat.

2. Obsidian
Obsidian merupakan bahan galian berupa batuan beku luar, obsidian termasuk batuan yang
keras dan memiliki warna yang indah bermacam- macam dari mulai putih, hijau, abu-abu dan
hitam. Obsidian banyak digunakan sebagai bahan batu mulai dan hiasan bangunan.

3. Batu granit
Batuan kranit disebut juga batuan beku dalam karena terbentuk jauh didalam bumi. Warna batu
granit begitu beevariasi tergantung mineral penyusunannya, seperti warna abu-abu, kehijauan,
dan coklat, batu granit banyak digunakan sebagai bahan bangunan seperti lantai dan ornament
dinding.

4. Marmer
Marmer disebut juga batu pualam yang terbentuk dari proses metamarposis batu gamping

5. Kaolin
Kaolin merupakan batuan yang tersusun dari mineral lempung dengan kandungan besi yang
rendah,

3. POTENSI PERSEBARAN SUMBER DAYA kelautan DI INDONESIA

Sumber daya alam di Indonesia tidak hanya tersebar didaratan saja, akan tetapi Indoneisa pun
memiliki potensi dan sebaran sumber daya kelautan yang melimpah dan dapat dimanfaatkan
untuk memenuhi kebutuhan hidup. Salah satu sumber daya kelautan di Indoneisa yaitu sumber
daya perikanan.
Perikanan adalah kegiatan pengelolaan dan femanfaatan sumber daya ikan dari mulai
penangkapan, produksi, sampai dengan pemasarannya. Indonesia memiliki garis pantai
terpanjang di Dunia (81.000 km) sehingga memiliki potensi kekayaan laut yang besar. Kekayaan
laut Indonesia terdapat di laut territorial dan kawasan zona ekonomi ekslusif. Hal ini
menyebabkan Indonesia sangat kaya akan ikan sebagai sumber protein hewani.

Potensi perikanan Indonesia cukup besar sebagai salah satu negara produsen ikan laut dunia.
Menurut FAO 2002. Indoneisa menduduki peringkat ke 6 dunia dalam menghasilkan ikan dan
mengekspor ikan. Indonesia menduduki jajaran ke 10 setelah Thailand, norwegia, amerika
serikat, cina, Denmark, kenada, Taiwan, chili dan rusia.
Jenis perikanan di Indonesia dibedakan berdasarkan lokasi penangkapan dan pembudidayaanya
diantaranya sebagai berikut:
a) Perikanan air tawar
b) Perikanan air laut
c) Perikanan air laut

4. PERSEBARAN DAN SEBARAN SUMBER DAYA ALAM PARIWISATA DI INDONESIA

Potensi wisata adalah sumberdaya alam yang beraneka ragam, dari aspek fisik dan hayati,
serta kekayaan budaya manusia yang dapat dikembangkan untuk pariwisata. Sumberdaya
wisata dapat diartikan sebagai unsur-unsur lingkungan alam atau yang telah diubah oleh
manusia yang dapat memenuhi keinginan wisatawan (Chafid Fandeli, 2001: 48-67). Hal yang
membuat suatu wisata menjadi tujuan utama wisatawan karena atraksi yang dipertunjukkan
dan kondisi daerah tujuan wisata itu sendiri.
a. Atraksi Wisata (Obyek Wisata)
Daya tarik wisata yang juga disebut objek wisata merupakan potensi yang menjadi pendorong
kehadiran wisatawan menuju daerah wisata. Ada tiga bentuk obyek wisata yaitu:

1) Objek wisata alam ( natural resources)
Bentuk dan wujud dari objek wisata ini berupa pemandangan alam. Objek wisata
berwujud pada lingkungan, pegunungan, hutan, pantai,maupun lingkungan hidup yang
berupa flora dan fauna.

2) Objek wisata budaya ( cultural resources)
Bentuk dan wujud dari objek wisata ini lebih banyak dipengaruhi oleh lingkungan
maupun kehidupan manusia, seperti tarian tradisional ataupun kesenian, upacara adat,
upacara keagamaan.

3) Objek buatan manusia ( Man Made Resources)

Bentuk dan wujud objek wisata ini sangat dipengaruhi oleh aktivitas manusia. Wujudnya
berupa museum, tempat ibadah, dan kawasa wisata dibangun seperti Taman Mini
Indonesia Indah.
b. Daerah Tujuan Wisata (DTW)
Menurut Oke A. Yoeti (2008: 48), suatu Daerah Tujuan Wisata (DTW) harus mempunyai
tiga syarat daya tarik untuk menjadi temapat wisata, yaitu:
1) Ada sesuatu yang bisa dilihat ( something to see).
2) Ada sesuatu yang bisa dikerjakan ( something to do).
3) Ada sesuatu yang bisa dibeli ( something to buy).
Menurut Oka A. Yoeti dalam A. Hari Karyono (1997: 28-29), hal-hal yang dapat menarik
orang untuk berkunjung ke suatu daerah tujuan wisata (DTW) antara lain:
1) Benda-benda yang tersedia dan terdapat di alam semesta (natural amenities),

misalnya: iklim, bentuk tanah dan pemandangan, hutan belukar (The Sylvan
elements), fauna dan flora, serta pusat-pusat kesehatan (health center).
2) Hasil ciptaan manusia (Man made supply), misalnya: momentum sejarah, sisa
peradaban masa lalu, acara tradisional serta rumah ibadah.
3) Tata cara hidup masyarakat (The way of life), misalnya upacara keagamaan.
Pada tahun 2017 ini Kementrian Pariwisata Indonesia sedang gencargencarnya
mencanangkan program Wonderful Indonesia-Jelajah Pesona Indonesia. Berikut 10 lokasi
prioritas program tersebut.

Gambar 23. 10 Lokasi Destinasi Prioritas Pariwisata
Sumber: Kementrian Pariwisata, Pembangunan Destinasi Pariwisata Prioritas 2016-2019 (Dadang Rizki Ratman,

2016: 32)

Potensi Pariwisata Indonesia
1) Potensi Pariwisata Alam

Pariwisata alam adalah segala sesuatu yang berhubungan dengan wisata alam,
termasuk pengusahaan objek dan daya tarik wisata alam serta usahausaha yang terkait
di bidang tersebut. Indonesia mempunyai banyak sekali objek wisata alam. Hal tersebut
karena bentuk negara Indonesia berupa kepulauan dengan rangkaian Pengunungan
Sirkum Mediterania dan Sirkum Pasifik melahirkan objek wisata alam yang sangat
beragam. Objek dan daya tarik wisata alam tersebut meliputi obyek wisata alam pantai
dan danau, taman nasional dan gunung.
a) Objek Wisata Pantai

Indonesia merupakan negara kepulauan sehingga banyak dijumpai pantai yang
indah di setiap pulaunya. Panjang garis pantai Indonesia tercatat sekitar 81.290
km menyebabkan Indonesia menjadi negara bergaris pantai terpanjang kedua di
dunia setelah Kanada. Hal tersebut menyebabkan hampir seluruh provinsi di
Indonesia dijumpai objek wisata pantai. Contoh obyek wisata pantai Indonesia
yaitu: Pantai Indrayanti, Pantai Baron, Pantai Krakal (Gunung Kidul, Yogyakarta),
Pantai Maimol (Alor, NTT), Pantai Pink (Pulau Komodo), dan laninnya.

Gambar Pantai Pink Pulau Komodo, NTT
Sumber:http://anekatempatwisata.com/wpcontent/uploads/2015/
08/Pantai-Pink-Pulau-Komodo.jpP

b) Obyek Wisata Danau
Danau merupakan salah satu bentukan alam yang menakjubkan, baik dari segi
proses terbentuknya maupun keindahan alam sekitarnya. Danau di Indonesia ada
2 jenis yaitu danau alami dan danau buatan, keduanya menawarkan keindahan
dan wisata air yang berbeda-beda. Hal tersebut menyebabkan banyak wisatawan

yang tertarik untuk berkunjung melihat dan menikmati keindahan alam danau.
Contoh obyek wisata danau yaitu: Danau Toba (Sumatera Utara), Danau Kelimutu
(Flores, NTT), Danau Labuan Cermin (Biduk-Biduk, Kalimantan Timur), Danau
Maninjau (Agam, Sumatera Barat), obyek wisata Waduk Cirata, Waduk Jatiluhur
(Purwakarta, Jawa Barat) dan sebagainya.

Gambar Danau Labuan Cermin
Sumber:https://ksmtour.com/informasi/tempatwisata/kalimantantimur/
danau-labuan-cermin-danau-dua-rasa-kalimantan-timur.html

c) Objek Wisata Taman Nasional dan Taman Laut
Saat ini terdapat 50 taman nasional di Indonesia yang pengelolaannya di bawah
Departemen Kehutanan Republik Indonesia. Enam diantaranya, ditetapkan
sebagai Situs Warisan Dunia (World Heritage Sites). Hal tersebut menyebabkan
Indonesia kaya akan flora dan fauna. Seperti Taman Nasional Tanjung Puting
sebagai habitat Orangutan, Pulau Komodo yang hanya ada satu di dunia, dan
Taman Nasional Loretz yang memiliki keistimewaan es tropis abadi. Di taman
nasional ini banyak terdapat satwa langka, seperti badak bercula satu di Ujung
Kulon, gajah di Way Kambas, tarsius di Tangkoko Batuangus, dan Harimau di bukit
barisan selatan. Selain taman nasional, juga terdapat taman laut.
Taman Laut adalah suatu daerah laut yang ditetapkan sebagai tempat pelestarian
sumberdaya laut. Di daerah tersebut diatur zona-zona untuk mengatur kegiatan
yang dapat dan tidak dapat dilakukan, misalnya pelarangan kegiatan seperti
penambangan minyak dan gas bumi, perlindungan ikan, biota laut lain dan
ekologinya untuk menjamin perlindungan yang lebih baik. Taman Laut yang
terkenal di Indonesia antara lain Bunaken di Sulawesi Utara, Wakatobi di Sulawesi
Tenggara, dan Raja Ampat di Papua Barat.

d) Objek Wisata Gunung

Obyek wisata yang dapat dijumpai pada daerah gunung atau pegunungan yaitu
wisata air terjun, bumi perkemahan, tempat camping, daerah kawah gunung,
daerah sumber air panas, dan daerah aliran sungai.

Obyek wisata kawah gunung di Indonesia meliputi Gunung Bromo, Tangkuban
Parahu, dan Papandayan. Gunung juga biasa dijadikan sebagai sarana pendakian
untuk wisata minat khusus.

Gambar 26. Gunung Papandayan
Sumber:https://www.google.co.id/search?q=gunung+papandayan&source=lnms&t
bm=isch&sa=X&ved=0ahUKEwjEvsOZrOXUAhXLtY8KHfuGD0EQ_AUICigB&biw=1366
&bih=613#imgrc=_

2) Potensi Pariwisata Budaya

Indonesia memiliki beraneka ragam suku bangsa sehingga budayanyapun

sangat beragam. Setiap daerah memiliki keunikan dan ciri khas masing-

masing.Budaya dari adat-istiadat setiap suku seperti tari-tarian, rumah adat, ukiran, alat

musik,pakaian, upacara pernikahan, upacara

kematian, dan upacara kehidupan lainnya

memiliki daya tarik wisatawan tersendiri untuk

dinikmati keindahannya. Contoh wisata budaya

Indonesia yaitu pertunjukkan tarian Reog

Ponorogo (Jawa

Gambar 27. TariPendet

Timur), pertunjukkan alat musik angklung (Jawa
Barat), tari Kecak (Bali) dan tari Saman (Aceh).

3) Potensi Pariwisata Sejarah Carilah!

Indonesia sangat kaya akan peninggalan a. Carilah permasalahan mengenai eksploitasi

SDA kehutanan, pertambangan, kelautan

sejarah, peninggalan benda-benda kuno, dan dan pariwisata di Indonesia!

bangunan candi peninggalan masa lalu yang b. Tuliskanlah pendapat kalian mengenai
masalah tersebut!
merupakan objek menarik bagi
c. Berikanlah solusinya!
wisatawan dalam negeri maupun luar negeri untuk
d. Kumpulkan tugas pada Guru kalian!

berkunjung. Hal tersebut dikarenakan Indonesia

telah melalui beberapa zaman yaitu zaman prasejarah, zaman Majapahit, zaman Islam,

dan zaman Kolonialisme yang mengakibatkan banyak sekali peninggalan-peninggalan

kuno yang diwarisi, seperti candi, makam, benteng, tempat pengasingan, istana

kerajaan, monumen maupun museum. Daya tarik dari wisata sejarah meliputi nilai

sejarah; keindahan dan keunikan bentuk benda-benda peninggalan kuno; nilai

patriotism; serta nilai-nilai perjuangan yang telah dilalui oleh Bangsa Indonesia. Contoh

obyek wisata sejarah Indonesia yaitu wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan,

Monumen Nasional dan lainnya.

Berikut sebaran 25 Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) Prioritas.

Gambar 28. Sebaran 25 KSPN Prioritas
Sumber: Kementerian Pariwisata, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi

DAFTAR PUSTAKA

Sumber:Lili Somantri, Nurul Huda, 2016, buku siswa aktif dan kreatif Geografi Edisis Revisi Kurikulum
2013, Bandung, Grafindo Media Pratama
Youtube: https://www.google.com/search?q=youtube&tbm=isch&ved=2ahUKEwjU0f

Bahan ajar SMA/MA kelas XI
https://www.google.com/search?q=GAMBAR+PENAMBANGAN+MINYAK+BUMI+DI+RIAU
https://www.google.com/search?q=contoh+sumbervdaya+yang+dapat+diperbaharui&tbm
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+dataran+rendah&tbm
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+rawa&tbm=isch&ved
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+pantai&tbm
https://www.google.com/search?q=gambar+hutan+pegunungan&tbm
https://www.google.com/search?q=logam+bauksit&tbm

SOAL UJI KOMPETENSI

SOAL Objektif

1. Contoh sumber daya alam (SDA) yang tidak dapat diperbaharui adalah…
A. Pertanian
B. Perkebunan
C. Pertambangan
D. Kehutanan
E. Perikanan

2. Berikut ini merupakan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui adalah…
A. Minyak bumi, gas alam, batu bara, aspal dan nikal
B. Emas, perak, platina, dan wolfram
C. Pasir, belerang, batu permata, dan batu granit
D. Batu gamping, bauksit, tembaga dan timah
E. Tanah dan sumber daya alam hayati

3. Hutan yang berfungsi melindungi beragam tumbuhan dari kepunahan disebut…
A. Hutan lindung
B. Hutan produksi
C. Hutan wisata
D. Suaka alam
E. Suaka marga satwa

4. Hutan yang sengaja di budidayakan untuk diambil manfaatnya adalah…
A. Hutan produksi
B. Hutan lindung
C. Hutan penyangga
D. Hutan suaka alam
E. Hutan wisata

5. Hutan pinus dan cemara menurud fungsinya termasuk kedalam hutan…
A. Lindung
B. Buatan
C. Produksi
D. Alam
E. Wisata

6. Kayu yang memiliki ekonomis tinggi adalah…
A. Bambu
B. Rotan
C. Jati
D. Damar
E. Cendana

7. Emas adalah salah satu barang tambang yang termasuk pada bahan galian…,
A. Golongan A
B. Golongan B
C. Golongan c
D. Golongan D
E. Golongan bahan industri

8. Contoh barang tambang B yang diperuntukkan untuk perekonomian negara adalah…
A. Emas, perak dan intan
B. Minyak bumi, batu alam, batu bara
C. Marmer, pasir, minyak bumi
D. Gas alam, batu bara, intan
E. Intan, temabaga, marmer

9. Persebaran intan di Indonesia antara lain di…
A. Kalimantan barat, riau, kalimantan selatan
B. Kalimantan selatan, jawa barat, sulawesi selatan
C. Sumatra utara, kalimantan timur, dan riau
D. Jambi, kalimantantengah dan kalimanatan barat
E. Aceh, sumatra utara dan riau.

10. Dampak Dari pertambangan adalah sebagai berikut, kecuali…
A. Hilangnya lapisan tanah yang subur
B. Sisa penggalian akan menimbulkan zat berbahaya
C. Dapat membunuh makhluk hidup tanah dan air
D. Menimbulkan gas metana sehingga menyebabkan emisi rumah kaca
E. Merusak kualitas lahan

E AA B E E J A
SL MT K
R


Click to View FlipBook Version