The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book materi Internet dan Pembelajaran Digital oleh I Wayan Agus Dimas Anggara

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by agus.dimas, 2022-11-28 06:48:12

INTERNET DAN PEMBELAJARAN DIGITAL

E-Book materi Internet dan Pembelajaran Digital oleh I Wayan Agus Dimas Anggara

Keywords: Internet dan Pembelajaran Digital

Internet dan Pembelajaran Digital

Internet adalah suatu media informasi terkini atau up to date dan tidak bisa
lepas dalam kehidupan masyarakat. Menurut Darmawan (2012) internet sendiri
awalnya didirikan pada tahun 1969 oleh Department Pertahanan Amerika yaitu
ARPANET (Advanced Research Project Agency Network) untuk tujuan riset.
Pada tahun 1971 ARPANET baru terdiri dari 23 host (server induk) dengan lima
belas titik jaringan (nodes), pada saat itu aplikasi canggih yang digunakan adalah
elektronik mail. ARPANET kemudian membentuk WAN (Wide Area Network)
yang terhubung dari Amerika ke jaringan di Norwegia dan Inggris pada Tahun
1973. Tahun 1983 ARPANET memiliki 235 Host yang kemudian meningkat
pesat pada tahun 1989 hingga mencapai 100 ribu host. ARPANET kemudian
berganti nama menjadi INTERNET pada tahun 1990. Tahun 2022 internet bukan
hanya sekedar jaringan yang meliputi wilayah Amerika dan Eropa, tetapi sudah
meliputi seluruh bagian dunia, hingga Indonesia.

Menurut Rodhin (2011) internet menjadi salah satu sarana yang tak
mungkin ditinggalkan dalam keseharian. Sebab bila kita tidak menggunakan
internet maka kita pasti akan ketinggalan informasi yang sedang hangat
diperbincangkan di internet, tetapi dalam menggunakan internet pasti akan
terdapat akibat yang harus ditanggung oleh penggunanya. Tetapi, kembali lagi
intinya kepada para pengguna internet yang memakai dan menikmati adanya
kecanggihan internet ini, sebab jika kita mampu memakai dan menikmati
kecanggihan teknologi maka sekaligus kita dapat menanggung akibat yang akan
diperoleh.

Dengan hadirnya internet di kehidupan masyarakat menjadi terbentuknya
komunitas masyarakat tersendiri, dulu surat menyurat dilakukan dengan
mengirimkan melalui kantor pos tetapi sekarang bisa melakukannya hanya
dengan duduk di rumah dengan mengetik surat tersebut di komputer. Menurut

Sasmita (2020) sebelum adanya internet, pendidikan mengalami masalah utama
yang dihadapi yaitu akses kepada sumber informasi. Pemakaian internet sebagai
media pembelajaran dapat diasumsikan sebagai suatu hal yang sudah lazim
digunakan di kalangan pelajar. Internet dapat dijadikan sebagai sumber belajar
alternatif yang efektif dan efisien, tetapi selama ini yang umum dikenal sebagai
sumber belajar adalah buku dan pendidik.

A. Pengertian Internet
Internet merupakan media yang dapat digunakan untuk mengakses

beragam informasi dan berinteraksi dengan para warga net atau yang kita sebut
dengan netizen. Internet (Interconnected-Networking) dapat kita katakan sebagai
jaringan yang saling terhubung-hubung. Internet merupakan sebuah jaringan
besar yang menghubungkan jutaan komputer di dalam jaringan-jaringan tersebut
karena terdiri dari berbagai jaringan yang meliputi jaringan pendidikan dan
penelitian (Munir, 2017). Untuk dapat mengakses internet, seorang pengguna
dapat mengakses komputer yang telah terkoneksi ke internet atau perlu menjadi
pelanggan dari sebuah ISP (Internet Service Provider). ISP merupakan suatu
organisasi yang bergerak dalam bidang penyediaan jasa akses untuk internet.
Selain itu, pengguna dapat juga melakukan pengaksesan pada warung-warung
internet/warnet. Di Indonesia, terdapat beberapa ISP atau penyedia layanan
seperti Indihome dan Telkomsel. Para penyedia layanan tersebut kemudian
menyediakan layanan internet untuk kita agar dapat terkoneksi dengan internet
melalui sistem yang disebut Kuota.

Jaringan internet juga memiliki istilah LAN (Local Area Network) yang
merupakan suatu jaringan komputer yang hanya mencakup wilayah lokal saja.
Selain itu terdapat juga jaringan MAN (Metropolitan Area Network) yaitu suatu
jaringan komputer yang dapat mencakup area yang lebih luas dan menggunakan
teknologi yang lebih canggih dari LAN. MAN merupakan gabungan dari
beberapa jaringan LAN yang kemudian menjangkau hingga 10 km hingga 50 km.

Seiring dengan perkembangan teknologi, internet kemudian memberikan banyak
layanan atau fasilitas yang dapat kita gunakan.

B. Fasilitas Internet
Internet menyediakan beberapa fasilitas dalam penggunaannya untuk

kebutuhan pengguna secara mandiri ataupun kebutuhan internal organisasi atau
semacamnya dalam memberikan informasi dan komunikasi yang terorganisir.
Dengan pemanfaatan secara optimal, maka manfaat internet akan dirasakan.
Fasilitas-fasilitas internet tersebut ialah:
1. Email

Menurut Gani (2018) Email merupakan surat atau pesan elektronik yang
dikirimkan dan diterima antar pengguna komputer. Email memungkinkan
seorang individu mengirimkan pesan ke individu lainnya dengan waktu yang
cepat, bahkan dalam hitungan detik. Email bagaikan tanda pengenal yang
harus ditunjukkan di dunia maya, seperti misalnya jika kita ingin membuka
website tertentu, membuat media sosial, hingga sebagai alat berkomunikasi
yang sangat penting.
2. Mailing List
Menurut Indarti, dkk (2015) Mailing List atau yang sering disebut dengan
milis merupakan salah satu discussion group yang terdapat pada internet.
Untuk menjadi anggota sebuah milis, kita terlebih dahulu mengirimkan email
ke subscription address dan menunggu persetujuan dari moderator milis
tersebut. Dan anggota milis pun dapat berkomunikasi dengan bertukar
informasi, pendapat, dengan mengirimkan email pada list address. Ada dua
jenis mailing list, yaitu announcement-type list yang tipe komunikasinya
hanya berlaku satu arah dan anggota milis tidak dapat membalas pesan
tersebut, dan discussion-type list yang tiap anggota dapat menerima sekaligus
mengirimkan informasi sesama anggota. Contoh mailing list yaitu: Group
Google yakni dengan alamat groups.google.com kita dapat mengikuti mailing

list pada group ini dengan membutuhkan email google atau G Mail. Adapun
manfaat Mailing List yaitu sebagai sumber untuk dapat memperoleh segala
jenis informasi contohnya seperti lowongan kerja, isu-isu terkini, berita
terbaru, teknologi serta masih banyak lagi.
3. World Wide Web (WWW)
Menurut Indarti, dkk (2015) World Wide Web atau yang sering disingkat
dengan WWW merupakan sebuah sistem yang terdapat pada internet dan
bertugas melakukan pencarian sekaligus pemberian informasi yang cepat
dengan menggunakan teknologi hypertext. Untuk membuat hypertext,
diciptakanlah sebuah bahasa pemrograman yang disebut Hyper Text Markup
Language (HTML). Dengan menggunakan link hypertext yang disebut
hyperlink untuk merujuk dan mengambil halaman-halaman web dari server,
halaman web dapat berisi suara, gambar animasi, teks dan program perangkat
lunak yang menyusun menjadi dokumen yang dinamis. Contoh word wide
web yaitu seperti www.google.com. Fungsi www yaitu untuk menyediakan
data dan informasi apapun dari manapun supaya bisa diakses oleh orang lain
dari seluruh penjuru dunia.
4. Newsgroup
Menurut Gani (2018), newsgroup juga merupakan salah satu discussion group
yang ada di internet. Tidak seperti milis, news gruop menggunakan komputer
jaringan khusus yang disebut sebagai usnet. Setiap komputer terdapat
beberapa newsgroup, setiap news group diatur berdasarkan satu topik general
yang kemudian dibagi menjadi beberapa sub topik dibawahnya. Yang paling
menarik dari newsgroup adalah adanya pengelompokan mengenai topik-topik
yang dibahas. Pengelompokan tersebut dikenal dengan hierarki “The Big
Eight”, yang memuat 8 topik utama paling banyak dibahas pada newsgroup.
Contoh Newsgroup yaitu bisa Melalui Facebook, atau Twitter, yang dapat
dimanfaatkan untuk membuat group pertemanan dan saling bertukar informasi
kepada semua anggota grup tersebut.

5. FTP (File Transfer Protocol)
Menurut Kurniawan dan Herryanto (2017) FTP adalah layanan internet untuk
melakukan transfer file antara komputer kita dengan server di internet. FTP
menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk
komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen
tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data
dimulai. Adapun contoh FTP yaitu: FileZilla merupakan FTP Client yang
paling banyak digunakan, kelebihannya adalah bisa menangani transmisi
simultan, yang bisa dipakai di sistem operasi baik windows, MacOSX ataupun
Linux. Dengan manfaat FTP FTP menjadikan transfer data lebih efisien.

6. Telnet
Menurut Gani (2018) Telnet atau Telecomunication Network adalah sebuah
protokol jaringan yang digunakan pada internet/local area network. Untuk
menyediakan fasilitas komunikasi berbasis teks interaktif dua arah
menggunakan koneksi terminal virtual, dengan memakai dua jenis program
yaitu client dan server, dengan fungsi untuk mengakses sebuah komputer
secara jarak jauh. Dengan tugas client menghubungkan atau membuat network
antara TCP (Transfer Control Protocol). Dengan tugas server yang akan
memberikan informasi kepada software jaringan bahwa komputer pengguna
sudah siap untuk dikoneksikan. Fungsi Telnet ialah untuk mengakses sebuah
atau beberapa buah komputer dari jarak jauh, maka dari kemampuan itulah
yang di sebut sebagai remote ascces.

7. Chatting
Menurut Indarti, dkk (2015) chatting merupakan percakapan antara dua atau
lebih pengguna komputer secara realtime dengan memanfaatkan jaringan
internet. Selain itu pengguna dapat mengirimkan pesan berupa gambar, suara,
vidio, animasi, hingga file penting. Aktivitas percakapan ini dapat dilakukan
oleh siapa saja dan dimana saja tergantung koneksi internetnya. Selain sebagai
alat komunikasi yang efisien dan efektif, chatting juga berfungsi sebagai alat

untuk berdiskusi. Artinya pengguna bisa membuat obrolan lewat grup dan
mengundang pengguna lainnya untuk berkirim pesan dan berdiskusi. Contoh
aplikasi chatting yang sering kita gunakan adalah Whatsapp yang dapat
mengirim pesan, audio atau gambar hingga file secara efisien dan efektif.
8. Search Engine
Adalah program komputer yang dirancang untuk mencari informasi yang
tersedia di dalam dunia maya, yang menampung jutaan hingga miliaran
halaman situs yang berisikan informasi. Menurut Indarti, dkk (2015) search
engine adalah program yang mencari dan mengidentifikasi informasi di dalam
database yang sesuai dengan kata kunci yang dimasukkan oleh pengguna.
Database ini berisi alamat dan konten situs-situs tertentu yang ada di World
Wide Web (WWW). Setelah mendapatkan informasi yang diminta, search
engine akan menampilkan hasilnya pada search engine result page (SERP).
Semakin baik kerja search engine, semakin relevan informasi yang akan
ditampilkan. Sebagai program online, search engine berjalan memanfaatkan
jaringan internet. Baik pada saat pengguna internet mengaksesnya maupun
saat search engine menggali informasi tentang berbagai konten website di
seluruh dunia. Seperti yang kita tau, contoh search engine yang sering kita
gunakan yaitu Google.

C. Internet Sebagai Alternatif Media Pembelajaran
Menurut Dal Pian dan Dal Silveira (Munir, 2009) eksistensi internet dapat

membantu mewujudkan atau menumbuh kembangkan nilai-nilai baru,
menjangkau pembelajar dalam jumlah yang besar, dan memberdayakan individu
dan kelompok sosial. Dengan hadirnya teknologi internet kita bisa memperoleh
berbagai informasi yang berkaitan dengan seluruh aspek dalam kehidupan,
karena internet telah masuk diberbagai kehidupan sehari-hari. Rata- rata internet
dipakai dalam media komunikasi, namun seiring dengan perkembangan

teknologi internet juga berpotensi dalam kepentingan pendidikan dan
pembelajaran.

Berbagai sarana bisa digunakan dalam memanfaatkan internet dan salah
satu sarana yang dapat digunakan dalam media pembelajaran yaitu e-learning
yang mempunyai arti usaha untuk menghasilkan sebuah transformasi proses
pembelajaran dalam bentuk digital dan dijembatani oleh teknologi internet
(Rusman 2013, 129). Dengan didukung banyaknya konferensi elektronik online,
internet menjadi sumber informasi yang luas dan menarik dalam menyiapkan
SDM yang diperlukan. Oleh karena itu, internet digunakan sebagai sumber
informasi yang nantinya akan disampaikan kepada peserta didik dalam metode
belajar dan pembelajaran. Dalam hal ini internet berkaitan dengan proses
pembelajaran, pemanfaatan jaringan internet sebagai sumber dan media
pembelajaran, yang dapat diimplementasikan sebagai browsing, resourcing,
searching, cosulting dan communicating (Adri,2008, h.4).

1. Browsing atau surfing adalah istilah umum yang dipakai dalam ingin
mencari informasi yang berkaitan dengan dunia maya atau web. Dalam
menjalankan browsing ini kita dapat memakai suatu sarana yang Bernama
browser, ada berbagai jenis software browser yang dapat digunakan, mulai
dari yang tidak berbayar seperti mozila, maupun yang berbayar seperti
Netscape dan Internet Explorer.

2. Resourcing melahirkan internet sebagai sumber pengajaran, dalam arti
kontribusi internet sebagai gudangnya informasi yang dapat dimanfaatkan
dalam menerima informasi dan data yang berhubungan dengan materi
pelajaran yang diberikan. Dalam hal ini informasi yang berhubungan
dengan alamat situs yang akan ditinjau sebagai sumber materi ajar sudah
diketahui terlebih dahulu menggunakan informasi yang telah diberikan
pada buku pegangan dan pengajaran ataupun dari informasi lainnya.

3. Searching adalah proses pencarian sumber pembelajaran dalam
melengkapi materi yang akan doteruskan kepada peserta didik. Dalam hal

ini, semua informasi yang berhubungan dengan sumber informasi tersebut
belu diketahui, sehingga dengan menggunakan Search engine merupakan
salah satu cara sarana yang tersedia dalam aplikasi untuk mencari
informasi yang diinginkan.
4. Email (Consulting and Comunicating) merupakan salah satu aplikasi yang
marak digunakan sejak internet pertama kali diperkenalkan, karena dengan
saran ini dapat menjembatani komunikasi data antar pendidik dan peserta
didik.

D. Kelebihan, Tantangan, dan Manfaat Internet
Penggunaan teknologi internet dan pengaplikasian pembelajaran digital

mempunyai kelebihan serta kekurangan dibanding sistem yang lainnya. Internet
menjadi sumber informasi yang luas dan menarik dalam menyiapkan SDM yang
diperlukan. Oleh karena itu, internet digunakan sebagai sumber informasi yang
nantinya akan disampaikan kepada peserta didik dalam metode belajar dan
pembelajaran. Menurut Munir (2017) kelebihan, kekurangan dan manfaat dari
internet adalaht:
1. Internet memiliki kelebihan yang membantu proses pembelajaran yaitu:

a. internet memiliki kemampuan untuk menembus batas waktu dan ruang.
b. internet memberi kemudahan untuk mendapatkan informasi atau materi

yang akan di pelajari atau di sampaikan
c. memudahkan koneksi antar pembelajar dengan nara sumber,
d. terbukanya kesempatan yang sangat luas untuk mempelajari budaya lain.
2. Tantangan Internet diantara lain yaitu:
a. kemungkinkan terjadinya proses akulturasi yang lebih cepat
b. Penyebaran informasi yang tidak valid
c. Koneksi yang tidak setiap waktu stabil
3. Manfaat penggunaan media internet dalam pembelajaran digital antara lain:

a. Memudahkan belajar darimana saja dan kapan saja
b. Pembelajaran menjadi efektif dan efisien
c. Menjangkau berbagai tempat
d. Cakupan ilmu tidak terbatas pada buku

E. Kritikan dan Saran Tentang Internet
Menurut Munir (2017) Kritikan tentang Internet seperti jumlah pengguna

yang bertambah setiap saatnya yang menyebabkan banyak terjadinya penyalahan
bahkan kriminalitas di dalam internet tersebut. Kasus yang sering terjadi akhir-
akhir ini yakni, adanya pelanggaran atas hak cipta terhadap sebuah karya atau
biasa disebut plagiarisme yang dimana suatu karya ilmiah atau karya sastra
seseorang, di jiplak saja tanpa adanya perubahan dalam bentuk struktur dan hanya
mengubah nama pengarangnya saja. Perbuatan tersebut sudah termasuk dalam
tindak kriminalitas karena adanya penyalah gunaan hak cipta dari sang pengarang
asli sebuah karya sastra yang di jiplak. Adapun kasus kriminal lainnya, seperti
pembobolan identittas atau informasi pribadi seorang pengguna oleh para oknum
yang tidak bertanggung jawab. Hal tersebut pun membuat internet yang sangatlah
luas ini menjadi ruang bahkan dunia yang tidak bisa diprediksi keamanan dan
kenyamanan penggunaannya seiring berkembangnya zaman.

Internet memanglah sangat mudah dan cepat dalam pengaksesan suatu
informasi seperti, mencari bentuk teks, foto, video serta audio. Dari banyak hal
yang didapatkan dari internet tersebut, hal itu membuat kurangnya pengontrolan
dalam pengaksesan serta penggunaannya, yang terkadang menyebabkan ada
individu yang kesulitan dalam mencari informasi yang akurat dan tepat untuk
dijadikan refrensinya. Terdapat pula pengguna internet yang belum cukup umur
atau anak-anak untuk mengaksesnya namun anak tersebut mengedit atau
memalsukan tanggal lahirnya agar bisa mengakses informasi dari internet.

Adanya pengolahan atau pemilihan dari pihak yang berwenang untuk
segala informasi yang masuk kedalam ruang internet sangat diperlukan, agar
informasi yang terdapat dalam ruang internet tidak ada yang sama atau ganda.
Selain itu, adanya pengamanan yang sangatlah ketat untuk melindungi berbagai
data data yang ada di dalamnya, seperti data pengguna atau data pribadi agar
terciptanya rasa aman dan nyaman dari penggunanya. Dan harus membuat sebuah
aturan yang bersifat tegas dan mengikat untuk menegakkan pengguna yang
kurang atau belum cukup umur untuk mengakses suatu data yang bersifat
explicit(berbahaya) untuk dilihat atau dicari untuk anak-anak, dan harus adanya
bimbingan dari orang tua untuk cara pengaksesan serta pemantauan yang berkala.

DAFTAR PUSTAKA

Adri, M. (2008). Pemanfaatan Internet sebagai Sumber Pembelajaran.
Disampaikan Dalam Semiloka Pengembangan Model Pembelajaran
Berbasis Teknologi Informasi FT UNP Padang, 22–23.

Darmawan, A. (2012). Sejarah Internet. Jurnal Pendidikan Sejarah, 1-3.
Gani, A. G. (2018). PENGENALAN TEKNOLOGI INTERNET SERTA

DAMPAKNYA. Jurnal Sistem Informasi, 71-86.
Indarti, Wendhie Prayitno, & Anang Heni Tarmoko. (2015). Pemanfaatan

Internet Untuk Pembelajaran (Dasar). Yogyakarta: PPPPTK Matematika.
Kurniawan, B., & Herryanto, D. (2017). PERANCANGAN DAN

IMPLEMENTASI DATA CENTER MENGGUNAKAN FILE
TRANSFER PROTOCOL (FTP) . Jurnal Sistem Komputer Musirawas,
96-103.
Munir. (2017). PEMBELAJARAN DIGITALl. Bandung: Alfabeta.
Rahman, D. (2021). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar dan Informasi.
Maktabatun: Jurnal Perpustakaan dan Informasi, 1(1), 9-14.
Rodhin, R. (2011). Internet dalam konteks perpustakaan. Pustakaloka, 3(1), 1-19.
Sasmita, R. S. (2020). Pemanfaatan Internet Sebagai Sumber Belajar. JURNAL
PENDIDIKAN dan KONSELING, 99-103.


Click to View FlipBook Version