LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK
(LKPD)
Satuan Pendidikan : MA Salafiyah Syafi’iyah
Mata Pelajaran : Akidah Akhlak
Kelas/Semester : X / Gasal
Dibuat Oleh : Mohammad Rizal Azzakki, S.Pd.
Materi Pembelajaran
1. Pengertian, ciri-ciri dan bahaya hubbuddunya
2. Pengertian, sebab-sebab dan bahaya sifat hasad
3. Pengertian, penyebab dan cara menghindari sikap ujub
4. Pengertian, macam-macam, penyebab dan bahaya sikap sombong
5. Pengertian, macam-macam dan bahaya sikap riya’
Menjauhi Akhlak Tercela
Menjahui akhlak tercela dibagi menjadi 5 Bahaya hubbuddunya:
diantaranya yaitu: 1. Cinta dunia akan melalaikan kita
1. Hubbuddunya
2. Hasad untuk mengingat Allah
3. Ujub 2. Melalaikan dalam beribadah
4. Sombong 3. Cinta dunia merupakan sumber
5. Riya’
perbuatan dosa
Hubbuddunya
yaitu menganggap bahwa dunia dan Cara menghindari hubbuddunya:
segala kenikmatannya bersifat kekal dan 1. Menyadari bahwa kehidupan di dunia hanyalah
mengekalkan dirinya sementara
2. Memperbanyak mengingat kematian
Ciri-ciri yang memiliki sifat hubbuddunya: 3. Menyakini dengan sepenuh hati ada kehidupan
1. Menjadikan dunia sebagai tujuan utama setelah kematian
2. Suka menumpuk harta kekayaan 4. Meyakini adanya hari kiamat
3. Kikir 5. Mengingat sejarah Fir’aun dan Qorun yang cinta
4. Serakah
5. Kufur nikmat dunia dan berakhir dengan azab Allah yang sangat
mengerikan
6. Memperbanyak dzikir
7. Menanamkan dalam hati bahwa dunia dan isinya
adalah amanah Allah
Hasad Sebab-sebab orang Bahaya sifat hasad :
adalah perasaan benci berperilaku hasad 1. Mendapat celaan dan
atau tidak senang kepada 1. Adanya rasa
pengucilan dari
seseorang yang permusuhan dan masyarakat
memperoleh kebencian 2. Hidupnya tidak bisa
2. Tidak bersyukur tenang
keberuntungan atau 3. Perasaan tinggi diri 3. Hatinya selalu gelisah
kebahagiaan, serta 4. Kikir atau pelit 4. Mendapat murka
mengharapkan agar 5. Malas Allah.
keberuntungan atau 5. Di akhirat mendapat-
kebahagiaan orang kan azab Allah
tersebut segera lenyap
11 2 3
Ujub adalah suatu sifat 1. Kelebihan fisik 1. Membiasakan sikap
membanggakan diri 2. Intelektual, akal rendah hati
dengan memberikan
dan keahliannya 2. Menyadari bahwa ilmu
satu penghargaan yang dalam memahami yang kita miliki
terlalu berlebihan ilmu sangatlah sedikit
kepada diri sendiri 3. Keturunan
4. Kedudukan atau 3. Meyakini bahwa
jabatan kemuliaan seseorang
5. Harta yang tergantung ketakwaan
melimpah
4. Jabatan kedudukan
adalah amanah dari
Allah
1 2 34
2 34
1
Sombong (takabbur) adalah merasa diri lebih tinggi dari orang lain, baik
keturunan, kekayaan, kepandaian, kedudukan, kecantikan atau ketampanan
dan sebagainya, dan menganggap orang lain lebih rendah darinya.
Allah berfirman dalam QS. An-Nahl: ayat 23
إِنَّهُ َال يُ ِح ُّب ا ْل ُم ْستا ْكبِ ِر ْي ان
Artinya: Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong.
1 34
2
Macam-macam sombong dibagi menjadi dua yaitu:
1. Sombong lahir (takabbur zahir) yaitu perbuatan-perbuatan
kesombongan yang dilakukan oleh anggota badan dan jelas
terlihat
2. Sombong batin (takabbur batin) adalah sifat kesombongan di
dalam jiwa atau hati yang tidak terlihat
12 4
Penyebab sikap sombong: 3
1. Keturunan
2. Kekayaan yang melimpah
3. Kepandaian
4. Kedudukan yang tinggi
5. Kecantikan atau ketampanan
6. Kekuatan tubuh
123
4
Bahaya sikap sombong:
1. Membuat orang lupa diri
2. Senantiasa menolak kebenaran yang dianggap merugikannya
3. Menggunakan segala cara untuk dapat mempertahankan
kemuliaannya
4. Menyebabkan kebencian dan kemurkaan Allah
5. Menyebabkan kehinaan, siksa di dunia dan di akhirat
Riya’ Macam-macam riya’: Bahaya sifat riya’:
adalah 1. Riya’ kholis (riya’ perbuatan) 1. Salah satu dari tanda
melakukan
sesuatu karena adalah jenis riya’ yang kemunafikan
ingin dilihat dimaksudkan untuk 2. Menghapus amal
atau dipuji melakukan ibadah semata-
orang lain mata hanya untuk sholeh
mendapatkan perhatian dan 3. Menyebabkan azab
pujian dari manusia
2. Riya’ syirik (riya’ niyat) di akhirat
adalah suatu perbuatan yang 4. Terhalangnya taufiq
dilakukan dengan niat untuk
menjalankan perintah Allah, dan hidayah dari
namun juga dilandasi dengan Allah
niat agar mendapat perhatian 5. Menjadi penyebab
dan pujian dari manusia jiwa yang tidak
tenang