The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by poppy marulita, 2023-06-08 06:03:46

test seminar

111

Keywords: geoproduct

POPPY MARULITA HUTAGALUNG S.T., M.T NIM : 201920336 PROGRAM DOKTOR PERENCANAAN WILAYAH SEKOLAH PASCA SARJANA - USU TAHUN 2023 ANALISA ASPEK ASPEK GEOPRODUK BAGI PENGEMBANGAN WILAYAH DI PULAU SAMOSIR


LATAR BELAKANG GeoTourism adalah trend pariwi sata global dengan Pengelolaan UNESCO Global Geopark (UGG) GEOPARK KALDERA TOBA Tahun 2020, anggota (UGG) yang dieval uasi per 4 tahun dalam memper tahankan kenggotaan Pertumbuhan sektor pariwisata Indonesia Tahun 2018 sebagai 9 di dunia, trend pertumbuhan di Provinsi Sumut dan dan di Kabupaten Samosir hingga 2023 . Pulau Samosir merupakan Destinasi Pari wisata yang telah lama berlangsung seba gai produk wisata dengan imej tertentu Tantangan dalam pengembangan Geoproduk pada Geotourism di Pulau Samosir. • Perkembangan bertumbuhnya produk pariwisata di Kawasan Geopark Kalder a Toba terhadap potensi yang ada • Sisi konservasi, ekonomi & kemitraan • Imej sebagai identitas, logo Badan Pe ngelola. Dibutuhkan penelitian menganalisa berb agai geoproduk sesuai filosofi geoproduk


RUMUSAN PERMASALAHAN UNTUK MENEMUKAN DAN MENGANALISIS PENGARUH HUBUNGAN GEOLOGIS, KELAYAKAN EKONOMI DAN HUBUNGAN KEMITRAAN PADA GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM DI PULAU SAMOSIR. UNTUK MENEMUKAN DAN MENGANALISIS PENGARUH HUBUNGAN GEOLOGIS, KELAYAKAN EKONOMI DAN HUBUNGAN KEMITRAAN SERTA PEMAKAIAN LOGO PADA GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM TERHADAP PENGEMBANGAN WILAYAH DI PULAU SAMOSIR. APAKAH HUB GEOLOGIS, KELAYAKAN EK & HUB KEMITRAAN BERPENGARUH PADA GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM DI PULAU SAMOSIR. APAKAH HUB GEOLOGIS, KELAYAKAN EK & HUB KEMITRAAN SERTA PEMAKAIAN LOGO PADA GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM BERPENGARUH TERHADAP PENGEMBANGAN WILAYAH DI PULAU SAMOSIR. APAKAH PEMAKAIAN LOGO MEMBERIKAN PENGARUH SECARA LEBIH DARI PADA HUBUNGAN GEOLOGIS, KELAYAKAN EKONOMI DAN HUBUNGAN KEMITRAAN TERHADAP GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM BAGI PENGEMBANGANWILAYAH TUJUAN PENELITIAN UNTUK MENEMUKAN DAN MENGANALISIS PEMAKAIAN LOGO MEMBERIKAN PENGARUH SECARA LEBIH DARI PADA HUBUNGAN GEOLOGIS, KELAYAKAN EKONOMI DAN HUBUNGAN KEMITRAAN TERHADAP GEOPRODUK DALAM GEOTOURISM BAGI PENGEMBANGAN WILAYAH 1 3 3 2 2 1


NOVELTY PENELITIAN . Bagi seluruh tingkat pemerintahan dan pemangku kepentingan lainnya beserta masyarakat dalam merencanakan dan implementasi program kegiatan guna mempertahankan keanggotaan UGG bagi Geopark Kaldera Toba pada Sebagai bahan rujukan ilmiah khususnya Perencanan dan Pengembangan Wilayah bagi pengembangan penelitian lebih lanjut melalui konsep geotourism dan menambah khasanah ilmu pengetahuan. Untuk mendapatkan model dalam pengelolaan berbagai geoproduk yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan dalam pengembangan wilayah yang berkelanjutan di Pulau Samosir dan global secara umum MANFAAT PENELITIAN ‘TERDAPATNYA MODEL GEOPRODUK DENGAN PENGUATAN LOGO DALAM GEOTOURISM BAGI PENGEMBANGAN WILAYAH DI PULAU SAMOSIR’ Untuk mendapatkan pemahaman filosofi geoproduk yang sebenarnya, sebagai identitas yang dibanggakan khususnya bagi masyarakat setempat dan seluruh pelaku geoproduk bagi pengembangan wilayah di Pulau Samosir dan global secara umum


TINJAUAN TEORI 01 Pengembangan Wilayah 02 Geotourism dan Geoproduk 03 Teori Konservasi, Identitas, Pengembangan Ekonomi Lokal, Kemitraan 04 Teori Brand Image, Logo


Infographic Style Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. I hope and I believe that this Template will your Time and Money. Contents Here Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. I hope and I believe that this Template will your Time and Money. Contents Here Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. I hope and I believe that this Template will your Time and Money. Contents Here Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. I hope and I believe that this Template will your Time and Money. Contents Here


Sumber: Masterplan Geopark Caldera Toba 2020 - 2030 7 Pengembangan Geosite yaitu 1. Geosite Tongging - Sipiso piso (Kab. Karo) 2. Geosite Silahi-Sabungan (Kab. Dairi) 3. Geosite Haranggaol (Kab. Simalungun) 4. Geosite Batu Gantung, Sibaganding (Kab. Simalungun) 5. Geosite Taman Eden (Kab. Toba) 6. Geosite Batu Basiha-TB. Silalahi (Kab. Toba) 7. Geosite Air Terjun Situmurun (Kab. Toba) 8. Geosite Hutaginjang (Kab. Tapanuli Utara) 9. Geosite Muara Sibandang (Kab. Tapanuli Utara) 10. Geosite Sipinsur – Bakti Raja (Kab. Humbahas) 11. Geosite Bakara-Tipang (Kab. Humbahas) 12. Geosite Pusuk Buhit (Kab. Samosir) 13. Geosite Tele (Kab. Samosir) 14. Geosite Huta Tinggi-Sidihoni (Kab. Samosir) 15. Geosite Ambarita–Tuktuk– Tomok (Kab. Samosir) 16. Geosite Simanindo – Batu Raja (Kab. Samosir) 17. Geosite Danau (pemersatu seluruh kabupaten sekawasan Danau Toba). KAWASAN PENELITIAN


defenisi…….. GEOTOURISM 01 Content Here 02 Geotourism didefinisikan sebagai bentuk pariwisata berfokus pada geologi dan lanskap. Geotourism mempromosikan situs geologi, konservasi keanekaragaman hayati, edukasi dan apresiasi tentang geologi melalui melalui pengalaman kunjungan ke fitur geologi, penggunaan geotrail, berbagai aktivitas geology dan pusat perlindungan situs geology (Dowling, 2010). Geotourism didefinisikan sebagai pariwisata yang mendukung dan meningkatkan karakter geografis suatu tempat—lingkungan, budaya, estetika, warisan, dan kesejahteraan penghuninya (https://www.nationalgeograp hic.com/). Penyediaan fasilitas dan layanan interpretatif untuk mempromosikan nilai dan manfaat sosial situs geologi dan geomorfologi dan bahannya, dan untuk memastikan konservasinya, untuk penggunaan pelajar, turis, dan rekreasi santai lainnya yang mengabadikan elemen geokonservasi yang mendasarinya (Hose, 2011). 03 02 04 Defenisi geotourism adalah suatu kegiatan wisata alam yang berkelanjutan dengan fokus utama pada kenampakan geologis permukaan bumi dalam rangka mendorong pemahaman akan lingkungan hidup dan budaya, apresiasi dan konservasi serta kearifan lokal (Hermawan, 2017). 01


defenisi…….. GEOPRODUK 05 03 01 02 04 Geoproduk dapat berupa sebuah objek wisata geologis dengan daya tariknya (Complova 2010) . Geoproduk merupakan produk-produk yang dihasilkan suatu wilayah untuk menambah ekonomi daerah tersebut dengan berbasis kekayaan geologi, biologi, dan budaya setempat (Yuliawati et al, 2021). Geoproduk dapat didefinisikan sebagai setiap benda, lembaga, atau peristiwa yang bertujuan untuk mempromosikan warisan geologi suatu wilayah tertentu, terkait dengan geology, sosioekonomi yang digunakan untuk tujuan komersial dan pendidikan serta secara inheren ramah lingkungan (Bieniek, 2020) Produk lokal yang terkait dengan kegiatan geopark dan simbol warisan geologi dan geomorfologi geopark. Geoproduk yang dibuat berdasarkan unsur geologi geopark tidak hanya memperkenalkan produk lokal dan kerajinan lokal sebagai komponen budaya kepada wisatawan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat wisatawan tentang geologi (Farsani et al, 2012). Geoproduk dapat dikatakan sebagai barang souvenir produk wisata maupun bentuk kegiatan pariwisata termasuk pelayanannya yang memiliki konsep geopark. (Rodrigeues et al, 2021).


10 geoproduk…………...filosofi


NO . URAIAIAN DEFENISI ASPEK EKONOMI ASPEK SOSIAL BUDAYA ASPEK SDA/ LHIDUP ASPEK KELEMBAGAAN 1 Geoproduk dapat dikatakan sebagai barang souvenir produk wisata maupun bentuk kegiatan pariwisata termasuk pelayanannya yang memiliki konsep geopark. (Rodrigeues et al, 2021). Barang produk pariwisata Konsep Geopark Sustainable Konsep Geopark 2 Geoproduk merupakan produk-produk yang dihasilkan suatu wilayah untuk menambah ekonomi daerah tersebut dengan berbasis kekayaan geologi, biologi, dan budaya setempat (Yuliawati et al, 2021). Barang ekonomi sebagai produk suatu wilayah Kekayaan budaya setempat Kekayaan geologi dan biologi Konsep Geopark 3 Geoproduk dapat didefinisikan sebagai setiap benda, lembaga, atau peristiwa yang bertujuan untuk mempromosikan warisan geologi suatu wilayah tertentu, terkait dengan geology, sosioekonomi yang digunakan untuk tujuan komersial dan pendidikan serta secara inheren ramah lingkungan (Bieniek, 2020). Merupakan benda, institusi dan peristiwa bernilai ekonomi Bertujuan komersil profit Melalui tools pendidikan Mempromosikan warisan geologi dan sosioekonomi Ramah lingkungan Konsep Geopark 4 Produk lokal yang terkait dengan kegiatan geopark dan simbol warisan geologi dan geomorfologi geopark. Geoproduk yang dibuat berdasarkan unsur geologi geopark tidak hanya memperkenalkan produk lokal dan kerajinan lokal sebagai komponen budaya kepada wisatawan, tetapi juga meningkatkan pengetahuan masyarakat wisatawan tentang geologi (Farsani et al, 2012). Produk n kerajinan local Unsur edukasi bagi penduduk local dan pendatang Warisan geologi dan geomorfologi yang sustainable Konsep Geopark 5 Produk geowisata adalah komposisi dari produkgeo dan konsep pariwisata yang berwujud nyata (tangible) dan tidak berwujud (intangible), dikembangkan dari komponen abiotik alam, dengan kreasi pengetahuan local pada barang kerajinan yang memberikan pengalaman sepanjang perjalanan hingga kembali ke kediaman (Dryglas et al, 2014). Produk wisata berwujud dan tidak berwujud, objek dasar dan kompleks Daya tarik warisan budaya Komponen Konsep Geopark 6 Geooproduk dapat berupa sebuah objek wisata geologis dengan daya tariknya (Complova 2010) Objek wisata Daya tarik warisan budaya Daya tarik warisan geologi dan biologi Konsep Geopark GEOPRODUK dalam PENGEMBANGAN WILAYAH Produk Ekonomi Wilayah : Barang Dan Layanan Wisata Potensi Wilayah : Kekayaan Geologi, Biologi, Dan Budaya Setempat Secara Sustainable Terdapat Kelembagaan Pengelola


GAP PENELITIAN No Penelitian Uraian Penelitian 1 Alexandru Andrasanu, Cristian Ciobanu Tahun 2018 dengan judul penelitian ’Danube Geotour, Valorisation Of Geo Heritage For Sustainability And Innovative Tourism Development Of Danube Geopark’. Dengan Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Filosofi sebuah Geoproduk mempedomani : (1) hubungan geologis, (2) kelayakan ekonomi dan (3) kemitraan geopark. Kategori geoproduk: (1) merchandise, (2) aktivitas outdoor (3) aktivitas indoor dan (4) konstruksi miniature. Geopark harus berinovasi terhadap pengembangan geoproduk baru yang signifikan serta menawarkan wisata khusus dan unik sekaligus mempromosikan warisan geologi serta warisan alam dan budaya. 2 Joana Rodrigues, Carlos Neto de Carvalho, Mario Ramos. Tahun 2021 dengan judul Geoproducts – Innovative Development Strategies in UNESCO Geopark: Concept, Implementation Methodology, and Case Studies from Naturtejo Global Geopark, Portugal. Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Hubungan Geologis dan Kelayakan Ekonomi dan Kemitraan : Geoproduk sangat strategis untuk pengembangan lokal dalam geowisata, produk dan layanan berdasarkan geodiversity dari wilayah, alat pendidikan dan komunikasi inovatif yang menceritakan kisah, menggambarkan lanskap, mengajarkan keingintahuan, dan membawa kenangan. Geopark mendukung penciptaan produk baru, menghubungkan produk ini dengan warisan geologi, dan mendorong keterlibatan masyarakat local. Selain terkait dengan warisan budaya lokal, terdapat standarisasi yang mensyaratkan terhadap geoproduk : (1) perusahaan Geoproduk harus berlokasi di wilayah Geopark Naturtejo, (2) sebagian besar bahan baku berasal dari Geopark, dan (3) produksi dilakukan di Geopark. Kategori Geoproduk : (a) kerajinan & merchandising; (b) makanan, kosmetik dan lain-lain: produk geologi, produk tanah, produk makanan buatan tangan dan unit pengolahan kecil, kosmetik (c) fasilitas pariwisata: restoran, akomodasi, tempat penjualan; dan (d) jasa terkait pariwisata: perusahaan pariwisata dan jasa pariwisata lainnya. Brand Geopark : Memiliki merek Naturtejo Geopark under UGG, menjelaskan asal produk tersebut di wilayah geopark sebagai strategi komunikasi dan promosi 3 Ayu K Yuliawati, Rofi Rofaida, Budhi P Gautama tahun 2021 dengan judul penelitian Promoting geo-tourism at UNESCO global geoproduct Belitong through geo-product development in small medium enterprise. Analisis Kuantitatif dan Kualitatif Hubungan Geologis dan Kelayakan Ekonomi : Kriteria Geo-produk produksi UKM lokal: 1) harus merespons keinginan dan kebutuhan pasar, 2) dibuat sehubungan dengan konteks geologi, budaya lokal, 3) dikembangkan melalui praktik yang baik. dilakukan dengan mempertimbangkan kelestarian lingkungan 4) dapat dipasarkan. Hubungan Kemitraan: Upaya kolaboratif seluruh stakeholder yaitu manajemen Geo-park, pemerintah daerah, kelompok masyarakat dan CSR perusahaan swasta untuk meningkatkan kemampuan UMKM. Bentuk dukungan dari berbagai stakeholder bagi UKM antara lain (1) melakukan program pelatihan produktivitas keragaman dan kualitas produk Geo,(2) pelatihan komunikasi bisnis, (3) manajemen keuangan, (4) teknologi digital, dan (5) keterampilan pemasaran. Brand Geopark : Mengkomunikasikan geoproduk dgn Brand Geo-park merupakan nilai tambah dlm pengembangan geoproduk.


Kategori barang dan dan layanan yang dinyatakan sebagai Geoproduct adalah : • Kerajinan tangan & merchandising makanan , kosmetik dan lainnya , • Fasilitas pariwisata atau amenities : akomodasi , restoran , tempat penjualan • Jasa terkait pariwisata : perusahaan pariwisata dan geotrails , • Jasa pariwisata lainnya . • Rodrigues et al (2021), GEOPRODUK klasifikasi Kelompok geoproduk yaitu • Objek pasar (cinderamata atau makanan), • Aktivitas luar ruangan , aktivitas dalam ruangan (seperti program di museum, pusat info, restoran , atau peternakan wisata ) dan • Infrastruktur interpretasi kecil yang didedikasikan untuk barang warisan lokal tertentu • Miniatur sebagai interpretasi kecil didedikasikan untuk benda -benda warisan lokal tertentu atau rumah , geotrails , (Andrasanu , 2018 ) .


14 GEO-PRODUK Jenis Kategori Contoh Produk Dasar Objek Brosur dan panduan geowisata, katalog, alat interaktif, album, majalah Bahan multimedia : informasi geografis, situs web, aplikasi geografis, geo-interpretatif koleksi batuan, mineral dan fosil kerajinan misalnya perhiasan, geo-kosmetik, geodekorasi, air minum dalam kemasan, barang pecah belah, kerajinan logam Unit layanan pameran geologis dan museum geo center Event/ acara pameran, festival, pasar seni, geo market, geologis piknik, kompetisi pengetahuan geologis, presentasi geografis, kuliah, siaran film, konferensi geografis Pelayanan jasa geografis tour guide, pelatihan jasa layanan pariwisata jasa geo-edukasi, layanan informasi, jasa geo-medis misalnya geoterapi Kompleks Paket Wisata geotourist trail, geostrada, educational trails, geo-sekolah kamp, Outdoor geo-game Geotrail Geoedu pedestrian, Geo bike, Geocave adventure, Geoauto trail Tempat UNESCO geoparks, UNESCO national geoparks, geological parks, spas, geo-regions Dryglas, Miskiewicz, 2014.


Geoproduk adalah produk wisata suatu wilayah dalam bentuk barang, kegiatan maupun layanan pariwisata yang memiliki : • • • Sebuah geoproduk memiliki: (1) hubungan geologis (2) kelayakan ekonomi (3) kemitraan geopark (Andrasanu, 2018). Temuan yang dapat meningkatkan ekonomi dan promosi wilayah : (4) brand atau logo (Rodriges 2021 n Juliawati 2021) yang mana akan merupakan novelty model geoproduk dalam penelitian ini. BATASAN PENELITIAN VARIABEL n INDIKATOR PENELITIAN KATEGORI GEOPRODUK 1. Barang Pariwisata : Souvenir, Kerajinan, Makanan, Minuman, Tanaman, Brosur, Buku, Katalog, Peta 2. Kegiatan Event Pariwisata : Jasa Geo Trail : Jalan Kaki, Sepeda, Motor, Mobil, Kapal/Boat, Jasa Geo Edukasi Interaktif, Jasa Geo Medis, Jasa Geo Training Interaktif, Geo Competition, Geo Camp, Geo Cultural Attraction, Geo Agriculture, Festival, Pameran, Pasar Seni, Taman Flora dan Fauna 3. Sarana & Prasarana Pariwisata : Geo Transportation, Homestay/Hotel, Restoran, Café, Tourist Centre, Museum, Information Centre Information


16


LOGO GEOPRODUCTS


CONTOH GEOPRODUCTS


KUANTITATIF KUALITATIF MIX METHOD Content Here X1=HUB GEOLOGIS Bahan Baku, Keunikan Geologis, Nilai Budaya X2= KELAYAKAN EKONOMI Bentuk Usaha, Tenaga Kerja, Bentuk Teknologi Produksi, Kontinuitas produksi, Penanganan Limbah, Pemakaian Energi, Promosi dan Pemasaran X3= HUB KEMITRAAN Tingkat ketergantungan, Komitment, Bentuk dukungan X4= LOGO Persepsi, Kesediaan Penggunaan, Sertifikasi Produk Y1= GEOPRODUK Identitas, Minat, Aksesibilitas Harga Y2= PENGEMB WIL Y2.1 =KENAIKAN PENDAPATAN Y.2.2.= KUNJUNGAN WISATA MODEL GEOPRODUK BAGI PENGEMBANGAN WILAYAH METODOLOGI PENELITIAN DIAGRAM SEM STATISTIK DESKRIPTIF


HIPOTESIS PENELITIAN H1 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Hubungan Geologis terhadap var Geoproduk H2 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Kelayakan Ekonomi terhadap var Geoproduk H3 : Terdapat berpengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Kemitraan terhadap var Geoproduk H4 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Brand terhadap var Geoproduk H5 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Hubungan Geologis terhadap var Pengembangan Wilayah H6 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Kelayakan Ekonomi terhadap var Pengembangan Wilayah H7 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari var Kemitraan terhadap var Pengembangan Wilayah H8 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari variabel Brand terhadap variabel Pengembangan Wilayah H9 : Terdapat pengaruh langsung secara signifikan dan positif dari variabel Brand terhadap variabel Pengembangan Wilayah


l Y2 = f(Y1G, X1HG, X2KE, X3HM, X4L) Y2PW, Y1G = Var endogen X1HG, X2KE, X3HM, X4L = Var eksogen Y1G = variabel intervening Y1G = f(X1HG, X2KE, X3HM, X4L) Y1G = var endogen X1HG, X2KE, X3HM, X4L = var eksogen • DEMOGRAFI KEPENDUDUKAN RESPONDEN


DEMOGRAFI KEPENDUDUKAN RESPONDEN 138 157 125 130 135 140 145 150 155 160 Laki laki Perempuan Grafik Distribusi Jenis Kelamin 0 50 100 150 200 Grafik Distribusi Tingkat Pendidikan SD SMP SMA sederajat Diploma Sarjana Pasca Sarjana 0 50 100 150 200 250 300 350 Grafik Distribusi Etnis Batak Jawa Minangkabau Lainnya 150 45 23 16 3 58 0 20 40 60 80 100 120 140 160 Grafik Distribusi Jenis Pekerjaan Pedagang Pengrajin Petani-Peternak Pegawai PNS/Swasta Tenaga Pendidik Lainnya 0 50 100 150 200 250 300 350 Grafilk Lama Berusaha Sekitar 0-2 Thn Sekitar 2-5 Thn Sekitar lebih 5 Tahun Total 0 20 40 60 80 100 120 140 Grafik Distribusi Rentang Usia Usia 21 - 30 Tahun Usia 31 - 40 Tahun Usia 41 - 50 Tahun Usia 51 - 60 Tahun Usia diatas 60 Tahun


DEMOGRAFI KEPENDUDUKAN RESPONDEN Tabel Kategori Umur Status Status Kepemilikan Usaha Kategori Umur Status Kepemilikan Usaha Total Pemilik Pekerja Usia 21 - 30 Tahun 26 5 31 Usia 31 - 40 Tahun 111 14 125 Usia 41 - 50 Tahun 88 6 94 Usia 51 - 60 Tahun 36 4 40 Usia diatas 60 Tahun 5 0 5 Total 266 29 295 Persentase 90.2% 9.8% 100% 101 10 41 3 34 51 55 295 0 50 100 150 200 250 300 350 Distribusi Pengusahaan Geoproduk Barang Pariwisata Kegiatan dan Jasa Pariwisata Sarana Prasarana Pariwisata Barang dan Kegiatan/Jasa Pariwisata 266 29 0 50 100 150 200 250 300 Distribusi Status Kepemilikan Pemilik Pekerja Tabel Keterkaitan Kategori Umur Terhadap Lama Berusaha Kategori Umur Lama Berusaha 0-2 Thn 2-5 Thn > 5 Tahun Total Usia 21 - 30 Thn 7 12 12 31 Usia 31 - 40 Thn 13 47 65 125 Usia 41 - 50 Thn 10 28 56 94 Usia 51 - 60 Thn 8 5 27 40 Usia > 60 Thn 1 0 4 5 Total 39 92 164 295 Persentase 13.20% 31.20% 55.60% 100% Tabel Keterkaitan Tingkat Pendidikan terhadap Jenis Pekerjaan Pendidikan Responden Jenis Pekerjaan Total Pedagang Pengrajin PetaniPeternak Pegawai PNS/Swasta Tenaga Pendidik Lainnya SD- SMP 9 1 2 0 0 0 12 SMA sederajat 101 29 12 4 2 18 166 Diploma 20 10 8 5 1 5 49 Sarjana 20 5 1 5 0 35 66 Pasca Sarjana 0 0 0 2 0 0 2 Total 150 45 23 16 3 58 295 Persentase 50.8% 15.3% 7.8% 5.4% 1.% 19.7% 100% Tabel Keterkaitan Kategori Umur terhadap Kegiatan Geoproduk Kategori Umur Kegiatan Geoproduk Total Barang Pariwi Keg/Jasa Pariwi Sar/Pras Pariwi Barang, Keg/Jasa Pariwi Barang, Sar/Pras Pariwi Keg/Jasa, Sar/Pras Pariwi Barang, Keg/Jasa Sar/Pras 21 – 30 thn 10 5 1 0 5 7 3 31 31 - 40 thn 47 4 16 2 11 23 22 125 41 - 50 thn 34 1 17 1 11 16 14 94 51 - 60 thn 10 0 7 0 6 5 12 40 > 60 thn 0 0 0 0 1 0 4 5 Total 101 10 41 3 34 51 55 295 34.20% 3.40% 13.90% 1 % 11.50% 17.30% 18.60% 100%


Tabel 6.14 Keterkaitan Tingkat Pendidikan terhadap Kegiatan Geoproduk Pendidika n Responde n Kegiatan Geoproduk Barang Total Pariwisata Keg/Jasa Pariwisat a Sar/Pras Pariwisat a Barang, Keg/Jasa Pariwisata Barang, Sar/Pras Pariwisata Barang, Sar/Pras Pariwisata Barang, Keg/Jasa, Sar/Pras Pariwisata SD-SMP 4 1 0 0 0 2 5 12 SMA sederajat 73 6 8 2 25 25 27 166 Diploma 14 1 0 1 4 17 12 49 Sarjana 9 2 32 0 5 7 11 66 Pasca Sarjana 1 0 1 0 0 0 0 2 Total 101 10 41 3 34 51 55 295 Persentase 34.2% 3.4% 13.9% 1.% 11.5% 17.3% 18.6% 100 % Sumber : Data Olahan Tahun 2022


Analisa Model SEM PLS 6.3.1 Analisa Model Pengukuran (Outer Model) Pengujian Outer Model dengan indikator reflektif dilakukan dengan melihat pada hasil (1) Validitas Convergent; (2) Internal Consistency dan (3) Discriminant Validity (Hair et al., 2017). Hasil dari analisa ini menjelaskan kelayakan validitas dan reabilitas konstruk variabel. 6.3.2 Analisa Model Struktural (Inner Model) 6.3.2.1 Analisa Kolinieritas Analisa kolinieritas merupakan asumsi Inner Model PLS yang dilihat dari nilai variance inflation factor (VIF). Hair et al., (2017) menjelaskan batasan kolinieritas Nilai VIF dari variabel adalah sebesar < 5.


Infographic Style You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Contents Here


Gambar 6.1 Diagram Nilai Loading Faktor dan AVE Olahan Pertama


Tabel 6.35 Analisa Convergent Validity dan Internal Consistensy Model Olahan Pertama No Konstruk Item Indikator Item Instrument Outer Loading Cronbach's alpha Composite reliability (rho_a) Composite reliability (rho_c) AVE 1 B B1.1 Makna Brand 0.596 0.735 0.780 0.811 0.399 2 B2.1 Pemakaian Brand 0.735 3 B2.2 Standart Brand 0.733 4 B3.1 Promosi Brand 0.588 5 B3.2 Media Promosi 0.726 6 B3.3 Biaya Promosi 0.668 7 B3.4 Substansi Promosi 0.209 8 G G1.1 Minat Pengunjung 0.760 0.805 0.862 0.867 0.547 9 G1.2 Kualitas Produk 0.757 10 G2.1 Kemudahan Informasi 0.192 11 G2.2 Kemudahan Transportasi 0.815 12 G2.3 Ketersediaan Fas 0.888 13 G2.4 Kelayakan Fas 0.800 14 HG HG1.1 Pemanfaatan Geologis 0.807 0.718 0.774 0.834 0.627 15 HG2.1 Pemanfaatan Florafauna 0.721 16 HG3.1 Pemanfaatan Budaya 0.843 17 HM HM1.1 Pelaksanaan Kemitraan 0.921 0.878 0.920 0.914 0.729 18 HM1.2 Manfaat Kemitraan 0.926 19 HM1.3 Kendala Kemitraan 0.783 20 HM2.1 Kesesuaian Dukungan 0.772 21 KE KE1.1 Kontinuitas Produksi 0.715 0.624 0.602 0.701 0.281 22 KE1.4 Tenaga Kerja Lokal 0.632 23 KE1.5 Bahan Baku Lokal 0.739 24 KE1.6 Teknologi Produksi 0.243 25 KE1.7 Pengembangan Produksi 0.391 26 KE2.1 Pengolahan Sampah 0.218 27 KE2.2 Pemakaian Energi 0.500 28 PW PW1.1 Peningkatan Pembangunan 0.869 0.927 0.929 0.948 0.821 29 PW1.2 Peningkatan Keg Pariwisata 0.908 30 PW1.3 Lama Kunj Wisata 0.922 31 PW2.1 Peningkatan Pend Masy 0.925 Sumber : Data Olahan Tahun 2022


Gambar 6.2 Diagram Nilai Loading Faktor Olahan Kedua


Tabel 6.36. Analisa Convergent Validity dan Internal Consistensy Model Olahan Kedua Kons truk Item Indikato r Item Instrument Outer Loading Cronbach' s alpha Composite Reliability (rho_a) Composite Reliability (rho_c) AVE 1 B B1.1 Makna Brand 0.620 0.758 0.783 0.837 0.511 2 B2.1 Pemakaian Brand 0.819 3 B2.2 Standart Brand 0.818 4 B3.2 Media Promosi 0.685 5 B3.3 Biaya Promosi 0.599 6 G G1.1 Minat Pengunjung 0.761 0.865 0.868 0.903 0.652 7 G1.2 Kualitas Produk 0.752 8 G2.2 Kemudahan Transportasi 0.819 9 G2.3 Ketersediaan Fas 0.891 10 G2.4 Kelayakan Fas 0.806 11 HG HG1.1 Pemanfaatan Geologis 0.806 0.718 0.779 0.834 0.627 12 HG2.1 Pemanfaatan Florafauna 0.718 13 HG3.1 Pemanfaatan Budaya 0.846 14 HM HM1.1 Pelaksanaan Kemitraan 0.921 0.878 0.921 0.914 0.728 15 HM1.2 Manfaat Kemitraan 0.926 16 HM1.3 Kendala Kemitraan 0.781 17 HM2.1 Kesesuaian Dukungan 0.772 18 KE KE1.1 Kontinuitas Produksi 0.781 0.620 0.628 0.796 0.565 19 KE1.4 Tenaga Kerja Lokal 0.732 20 KE1.5 Bahan Baku Lokal 0.741 21 PW PW1.1 Peningkatan Pembangunan 0.869 0.927 0.929 0.948 0.821 22 PW1.2 Peningkatan Keg Pariwisata 0.908 23 PW1.3 Lama Kunj Wisata 0.922 24 PW2.1 Peningkatan Pend Masy 0.925 Sumber : Data Olahan Tahun 2022


Tabel 6.37 Analisa Diskriminant Validity Cross Loading Item Indikator Konstruk Variabel B G HG HM KE PW B1.1 0.620 0.274 0.166 0.263 0.260 0.141 B2.1 0.819 0.431 0.299 0.293 0.418 0.389 B2.2 0.818 0.385 0.262 0.351 0.420 0.354 B3.2 0.685 0.441 0.433 0.380 0.222 0.373 B3.3 0.599 0.313 0.367 0.372 0.199 0.226 G1.1 0.489 0.761 0.404 0.249 0.445 0.655 G1.2 0.385 0.752 0.317 0.241 0.347 0.573 G2.2 0.378 0.819 0.409 0.212 0.418 0.600 G2.3 0.433 0.891 0.428 0.286 0.474 0.616 G2.4 0.442 0.806 0.468 0.372 0.421 0.635 HG1.1 0.353 0.335 0.806 0.265 0.198 0.304 HG2.1 0.387 0.323 0.718 0.370 0.217 0.251 HG3.1 0.329 0.495 0.846 0.176 0.461 0.527 HM1.1 0.490 0.326 0.328 0.921 0.298 0.262 HM1.2 0.422 0.310 0.278 0.926 0.337 0.296 HM1.3 0.204 0.107 0.113 0.781 0.218 0.102 HM2.1 0.359 0.318 0.266 0.772 0.301 0.168 KE1.1 0.453 0.461 0.322 0.246 0.781 0.391 KE1.4 0.166 0.338 0.200 0.181 0.732 0.314 KE1.5 0.324 0.368 0.382 0.364 0.741 0.300 PW1.1 0.337 0.661 0.417 0.193 0.456 0.869 PW1.2 0.460 0.697 0.435 0.261 0.362 0.908 PW1.3 0.387 0.685 0.437 0.238 0.381 0.922 PW2.1 0.409 0.728 0.483 0.267 0.435 0.925 Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Tabel 6.38 Analisa Diskriminant Validity : Fornell Larcker Criterion Konstru k B G HG HM KE PW B 0.715 G 0.530 0.807 HG 0.438 0.505 0.792 HM 0.464 0.339 0.314 0.853 KE 0.434 0.524 0.403 0.348 0.752 PW 0.440 0.765 0.490 0.265 0.451 0.906 Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Tabel 6.39 Analisa Diskriminant Validity : Heterotrait Monotrait Ratio (HTMT) Konstruk B G HG HM KE PW B G 0.637 HG 0.593 0.606 HM 0.533 0.353 0.393 KE 0.598 0.701 0.543 0.461 PW 0.496 0.852 0.553 0.267 0.586 Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Pengujian validitas dan reabilitas pada variabel indikator manifest outer model reflektif dengan melihat hasil uji Discriminant Validity, Internal Consistency dan Convergent Validity diperoleh hasil variabel indikator manifest outer model reflektif tersebur adalah Valid dan Reliabel dalam mengukur variabel konstraknya. Dengan demikian analisa dapat dilanjutkan ke proses berikutnya.


Infographic Style 85K Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Easy to change colors, photos and Text. You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Your Text Here


Tabel 4.60 Analisa Varian Invesion Faktor (VIF) Exogeneous Variabel Konstruk Exogeneous Variabel Konstruk G PW G 1.783 B 1.539 1.676 HG 1.341 1.460 HM 1.331 1.332 KE 1.356 1.506 Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Analisa Signifikansi dan Putusan Hipotesa Analisa signifikansi atau uji t- statistik dilakukan dengan keputusan tingkat signifikansi 5% dan pengujian satu arah. Analisa signifikansi hubungan antar variabel dilakukan dengan membandingkan apabila t- statistic > ttabel, hubungan tersebut adalah berpengaruh signifikan dan dilihat pada nilai p- value dimana v- value < 0.05 maka dinyatakan berpengaruh signifikan.


Tabel 6.41 Analisa Signifikansi dan Putusan Hipotesis Hipotesi s Path/ Jalur Std Beta Std Error t value p values Bias 0.050 0.95 0 Keputusa n H1 HG -> G 0.258 0.056 4.570 0.000 - 0.001 0.165 0.351 Diterima H2 KE -> G 0.290 0.050 5.823 0.000 0.001 0.201 0.366 Diterima H3 HM -> G 0.029 0.048 0.605 0.273 0.001 - 0.050 0.105 Tidak Diterima H4 B -> G 0.278 0.055 5.078 0.000 0.004 0.183 0.362 Diterima H5 HG -> PW 0.131 0.048 2.711 0.003 0.003 0.051 0.209 Diterima H6 KE -> PW 0.046 0.051 0.912 0.181 0.000 - 0.038 0.127 Tidak Diterima H7 HM -> PW -0.030 0.053 0.568 0.285 0.001 - 0.118 0.055 Tidak Diterima H8 B -> PW 0.019 0.053 0.368 0.356 0.004 - 0.072 0.103 Tidak Diterima H9 G -> PW 0.674 0.061 10.968 0.000 - 0.003 0.572 0.773 Diterima Catatan : p <= 0.05 dan 1 tail test Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Persamaan Struktural 1: Y1G = f(HG, KE, HM, B) Y1/Geoproduk= bHG + bKE + bHM + bB + e Y1 = 0.258 HG + 0.290KE + 0.029HM + 0.278B + e Persamaan Struktural 2: Y2 = f(HG, KE, HM, B, G) Y2/Pengemb Wil = bHG + bKE + bHM + bB + bG + e Y2 = 0.131HG + 0.046KE - 0.030HM + 0.019B + 0.674G + e


Infographic Style Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title Get a modern PowerPoint Presentation that is beautifully designed. Contents Title You can simply impress your audience. Contents Title


Infographic Style 01 02 03 04 You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Easy to change colors, photos and Text. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Easy to change colors, photos and Text. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Easy to change colors, photos and Text. Your Text Here You can simply impress your audience and add a unique zing and appeal to your Presentations. Easy to change colors, photos and Text. Your Text Here


Tabel 6.42 Analisa Jalur Tidak Langsung Jalur Jalur Tidak Langsung Std Beta Std Error t v a l u e p v a l u e s Bias 0.050 0.950 Putusan Jalur 1 HG -> G -> PW 0.174 0.040 4 . 3 8 0 0 . 0 0 0 -0.002 0.114 0.244 Complementer Jalur 2 KE -> G -> PW 0.196 0.035 5 . 6 1 1 0 . 0 0 0 -0.001 0.139 0.255 Indirect dan Mediasi Penuh Jalur 3 HM -> G -> PW 0.019 0.032 0 . 5 9 8 0 . 2 7 5 0.001 -0.032 0.074 Tidak ada Efek Jalur 4 B -> G -> PW 0.187 0.039 4 . 8 1 8 0 . 0 0 0 0.001 0.126 0.254 Indirect dan Mediasi Penuh Sumber : Data Olahan Tahun 2022


Tabel 6.43 Analisa Model Secara Parsial f2/FSquare Eksogen Variabel Endogen Variabel G PW G 0.641 tinggi B 0.089 moderat 0.001 rendah HG 0.088 rendah 0.030 moderat HM 0.001 rendah 0.002 rendah KE 0.111 moderat 0.00 rendah Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Analisa Model Summary Simultan dan Parsial (R2 dan f 2 ) R2 /RSquare atau prediktive value adalah merupakan nilai koefisiensi determinan sebagai ukuran kelayakan model yang menunjukkan kekuatan prediksi variable eksogen terhadap endogen dari model yang memiliki nilai kisaran antara 0 - 1. Nilai R2 sebesar 0,67 menunjukkan kekuatan model kuat; 0,33 menunjukkan kekuatan moderat dan 0,19 menunjukkan kekuatan lemah kurang dari 0,19 dianggap tidak ada kekuatan model struktural (Chin, 2003). Dari hasil output algorithm SEM PLS diperoleh nilai R2 adjusted dari variabel endogen Geoproduk sebesar 0.431 yang menjelaskan bahwa model variabel endogen Geoproduk sebesar 43.1% ditentukan oleh faktor predictor HG, KE, HM dan B sementara sisanya 56.9% ditentukan oleh faktor predictor lain diluar penelitian ini. Sementara R2 adjusted dari variabel endogen Pengemb Wil sebesar 0.595 yang menjelaskan bahwa model variabel endogen Pengemb Wil sebesar 59.5% ditentukan oleh faktor prediktor G, HG, KE, HM dan B sementara sisanya 40.5% ditentukan oleh faktor prediktor lain diluar penelitian ini. Dengan demikian kelayakan model Pengemb Wil sebesar 0.595 dan Geoproduk sebesar 43.1% adalah moderat. f 2 /FSquare adalah nilai masing masing pengaruh kekuatan prediktif variable endogen dari model secara parsial dari model dilihat dari nilai koefisiensi determinan atau f2 (effect size Square). Nilai f 2 atau effect size value dikelompokkan atas sebesar 0,02 kekuatan lemah; 0,15 menunjukkan kekuatan moderat dan 0,35 menunjukkan kekuatan tinggi (Knock, 2013 dan Hair, 2017 ). Dari hasil output algorithm SEM PLS, diperoleh nilai f 2 dari variabel konstrak eksogen terhadap variabel konstrak endogen Geoproduk dan Pengembangan wilayah menjelaskan kelayakan model secara parsial. Adapun nilai kelayakan model secara parsial dapat dilihat pada tabel berikut ini.


Tabel 6. 44 Analisa PLS Predict Item Indikator Variabel Endogen Q² predict PLS-SEM_RMSE LM_RMSE G1.1 0.300 0.604 0.627 G1.2 0.179 0.592 0.601 G2.2 0.239 0.595 0.604 G2.3 0.301 0.552 0.564 G2.4 0.304 0.571 0.583 PW1.1 0.245 0.646 0.646 PW1.2 0.253 0.600 0.601 PW1.3 0.236 0.634 0.620 PW2.1 0.296 0.616 0.617 Sumber : Data Olahan Tahun 2022 Analisa PLS Predict PLSpredict adalah pendekatan evaluasi model SEM PLS berorientasi prediksi. Analisa ini berfungsi untuk untuk mengevaluasi kemampuan prediktif out-of-sample dari sebuah model jalur PLS (Shmueli et al., 2019). Setelah mendapatkan nilai distribusi data simetrikal terdistribusi maka yang dipakai adalah nilai RMSE. Selanjutnya dilihat kembali perbandingan antara nilai PLS-SEM_RMSE < LM_RMSE pada setiap indikator dimana bila (1) semua indikaor lebih besar maka model memiliki prediktif tinggi; (2) sebagian indikator maka model memiliki prediktif medium; (3) sebagian kecil indikator maka model memiliki prediktif rendah dan (4) pada seluruh indikator maka model tidak memiliki relevansi. Hasil dari kalkulasi bootstrapping SEM PLS menjelaskan bahwa sebahagian besar indikator bernilai PLS-SEM_RMSE > LM_RMSE, dengan demikian prodiktif model adalah medium. Adapun prediktif kelayakan model dapat dilihat pada tabel berikut ini.


42 TERIMAKASIH


Click to View FlipBook Version